DAFTAR ISI
DAFTAR ISI ... 1
1. InstalasiPaket Perangkat Lunak Web Server (XAMPP)... 2
2. Variabel dan Operator... 8
3. Struktur Kondisi... 12
4. Struktur Pengulangan (Looping)... 16
5. Array... 21
6. Include... 22
7. Session... 24
8. Fungsi...27
9. Object dan Class... 29
10. Mendefiniskan Database dan tabel... 31
11. Membuat menu login dan menu utama... 32 12. Menampilkan data di web page... 36
13. Menyisipkan data di web page... 41
Bab
1
Instalasi Paket Perangkat Lunak Web Server (XAMPP)Sebelum memulai membuat program kedalam bahasa PHP, terlebih dahulu kita persiapkan
perangkat keras dan perangkat lunak web server yang berfungsi untuk menjalankan
aplikasi web yang akan kita kembangkan, pada praktek kali ini kita menggunakan paket
web server yang banyak digunakan yaitu XAMPP.
Adapun cara menginstalasi paket perangkat lunak web server XAMPP adalah sebagai
berikut :
1. Jalankan file xampp-win32-1.7.0-installer.exe (atau versi lainnya)
4. Perhatikan gambar diatas kita diminta untuk mengisi folder tujuan dari paket
XAMPP ini akan di install (c:\xampp\ sebagai nilai default), klik tombol next untuk
melanjutkan instalasi XAMPP
5. Langkah berikutnya centang service apache dan mysql pada item service section
8. Sampai tahap ini, berarti kita sudah menginstal XAMPP. Itu berarti kita sudah
selesai menginstall PHP, APACHE dan MYSQL. Langkah selanjutnya adalah
menjalankan servicenya
9. Jalankan XAMPP Control Panel yang ada di desktop. Atau anda juga dapat
menjalankan XAMPP Control Panel dari menu Start -> All Programs ->
10. Klik Start pada masing-masing untuk Apache dan MySql, sehingga muncul tanda
Running untuk keduanya. PC lokal Anda kini sudah menjadi server Web lokal
11. Buka web browser anda, lalu ketikkanhttp://localhost. Jika tampilannya seperti di
12. Klik Bahasa English maka akan tampil menu utama XAMPP seperti pada tampilan
layar sbb:
13. Untuk menonaktifkan server lokal Anda, keluar dari XAMPP Control Panel.
Caranya, pada XAMPP Control Panel, klik Stop pada masing-masing Apache dan
MySql, lalu tutup jendela kontrol panel (klik X pada pojok kanan atas) hingga
Bab
2
Variabel dan OperatorVariabel
Dalam setiap bahasa pemrograman kita mengenal variabel, Variabel di PHP diawali
dengan tanda dollar ($) diikuti dengan nama variabel. Yang perlu diperhaitkan dalam
membuat program php nama variabel adalah case-sensitive, artinya huruf besar dan huruf
kecil adalah berbeda.
Program berikut mengimplementasikan variabel sebagai berikut:
index.php 1 <?php
2 $strstring="Selamat Datang di Dunia PHP";
3 echo$strstring;//HasilnyaSelamat Datang di Dunia PHP 4 ?>
Jalankan program diatas dengan menggunakan browser yang ada seperti Firefox Mozilla,
Chrome atau Internet Explorer.
Untuk dapat menggabungkan dua variabel atau lebih gunakan operator titik (.) atau
langsung ditulis diantara tanda kutip yang biasa disebut dengan concate, contoh :
Lat_concate.php 1 <?php
2 $txt1="STIKOM CKI"; 3 $txt2="Radin Inten II-Buaran"; 4 $nama="Si Mahasiswa";
5 echo$txt1."-".$txt2;//Hasilnya STIKOMCKI–Radin Inten II-Buaran 6 ?>
Operator
Dalam bahasa pemrograman dapat diartikan sebagai simbol yang digunakan untuk
melakukan suatu operasi terhadap nilai data. Simbol Operator dapat berupa karakter atau
Operator Aritmetik
Digunakan untuk operasi matematis terhadap nilai data. Simbol-simbol yang dapat digunakan adalah sbb :
Operator Deskripsi Contoh Hasil
+
Modulus (sisa hasil pembagi) Penambahan satu
Program berikut adalah latihan untuk operator aritmetik sbb : lat_operator1.php
6 echo$a."<br>"; //hasilnya 10 7
8 $b=$x-$y;
9 echo$b."<br>"; //hasilnya 6 10
11 $c=$x*$y;
12 echo$c."<br>"; //hasilnya 16 13
14 $d=$x/$y;
15echo$d."<br>"; //hasilnya 4 16
17 $e=$x%$y; 18 echo$e."<br>"; 19
Operator Pembanding
Digunakan untuk operasi yang membandingkan nilai data. Simbol-simbol yang digunakan
adalah sbb :
Operator Deskripsi Tidak sama dengan Lebih besar dari Lebih kecil dari
Lebih besar sama dengan Lebih kecil sama dengan
Program berikut adalah latihan untuk operator pembanding sbb : lat_operator2.php
1 <?php 2 $x= 25; 3
4 if($x> 5){
5 echo"X lebih besar dari 5"; 6 }else if($x== 5){
7 echo"X sama dengan 5"; 8 }else if($x< 5){
Logika digunakan untuk operasi yang membandingkan suatu perbandingan. Simbol simbol
yang digunakan :
Operator Deskripsi && Dan
|| Atau
!Bukan
Program berikut adalah latihan untuk operator aritmetik sbb : lat_operator3.php
8 } 9 ?>
Soal 2.1. (Operator Aritmetik)
Susun program yang di dalamnya terdapat operator aritmetik untuk melakukan perhitungan
luas segitiga.
Soal 2.2. (Operator Pembanding)
Susun program yang di dalamnya terdapat operator pembanding untuk melakukan
perhitungan luas lingkaran.
Soal 2.3. (Operator Logika)
Susun program yang di dalamnya terdapat operator logika untuk melakukan perhitungan
Bab
3
Struktur KondisiKondisional berguna untuk mengecek suatu kondisi dan melakukan suatu kode jika kondisi
tersebut benar atau salah.
3.1. if
Sintaks : if(kondisi){
kode yang dijalankan jika benar }
Program berikut adalah latihan untuk struktur kondisi if sbb : lat_kondisi1.php
1 <?php
2 $x= 10;
3 if($x== 10){
4 echo"Hallo Apa kabar"; 5 }
6 ?>
3.2. if - else
Sintaks : if(kondisi){
kode yang dijalankan jika benar }else{
kode yang dijalankan jika salah }
Program berikut adalah latihan untuk struktur kondisi if ... else sbb : lat_kondisi2.php
1 <?php 2 $x= 5; 3 if($x== 10){
4 echo"Hallo Apa kabar"; 5 }else{
6 echo"X tidak sama dengan 10";
7 }
3.3. if - else if - else
Jika anda membutuhkan kondisi yang banyak
Sintaks : if(kondisi 1){
kode yang dijalankan jika kondisi 1 benar }else if(kondisi 2){
kode yang dijalankan jika kondisi 2 benar }else if(kondisi 3){
kode yang dijalankan jika kondisi 3 benar }else{
kode jika salah satu kondisi di atas tidak ada yang benar }
Program berikut adalah latihan untuk struktur kondisi if ... else if .... else sbb : lat_kondisi3.php
6 }else if($nilai>= 70 &&$nilai< 85){ 7 echo"B";
8 }else if($nilai>= 60 &&$nilai< 70){ 9 echo"C";
10 }else{ 11 echo"D"; 12 ?>
3.4. Switch
Pernyataan SWITCH dapat juga dipergunakan untuk menyatakan suatu pernyataan
kondisional atau bersyarat. Selain SWITCH, kita bisa pula menggunakan IF untuk
menyatakan kondisional.
Sama seperti if - else if - else, switch berguna jika membutuhkan kondisi yang banyak
kode yang dijalankan jika kondisi3 benar;
break;
}
Program berikut adalah latihan untuk struktur kondisi switch sbb : lat_kondisi4.php
1 <?php
2 $buah="mangga"; 3 switch($buah) { 4 case"apple":
5 echo"buahnya adalah apple";
6 break;
7 case"mangga":
8 echo"buahnya adalah mangga";
9 break;
10 case"jambu":
11 echo"buahnya adalah jambu";
12 break;
13 } 14 ?>
Soal 3.1. (Kondisi if)
Susun program yang di dalamnya terdapat struktur kondisi if untuk melakukan perhitungan
luas segitiga.
Soal 3.2. (Kondisi if ... else)
Susun program yang di dalamnya terdapat struktur kondisi if ... else :
1. Untuk melakukan perhitungan luas lingkaran
2. Menghitung total penjualan bila diketahui nilai penjualan lebih besar dari 100 ribu
akan mendapatkan diskon 10% dan bila lebih kecil 100 ribu mendapat diskon 5%
Soal 3.3. (Kondisi if ... else if ... else)
Susun program yang di dalamnya terdapat struktur kondisi if ... else if ... else untuk
melakukan perhitungan total penjualan bila diketahui sbb :
Soal 3.4. (Kondisi switch)
Susun program yang di dalamnya terdapat struktur kondisi switch untuk melakukan
Bab
4
Looping (Pengulangan)Looping atau perulangan digunakan untuk menjalankan suatu statement secara berulang
ulang atau secara terus menerus.
Dalam PHP, kita memiliki pernyataan looping sebagai berikut:
while–melakukan pengulangan melalui blok kode sementara kondisi yang ditentukan benar
do ... while - pengulangan melalui blok kode satu kali, kemudian mengulangi loop selama
kondisi yang ditentukan benar
for - pengulangan melaluiblok kode sejumlah tertentu dari kali
foreach - pengulangan melalui blok kode untuk setiap elemen dalam array
4.1. for
Berguna untuk pengulangan yang sudah ditentukan terlebih dahulu awalnya berapa,
dijalankan sampai kondisi bagaimana.
Sintaks :
for(awal; kondisi; penambahan){
kode untuk dijalankan
}
Program berikut adalah latihan untuk pengulangan for sbb : lat_loop1.php
1 <?php
2 for($i= 1;$i<= 10;$i++) { 3 echo$i."<br>";
Berguna untuk menjalankan suatu kode terus menerus selama kondisi bernilai TRUE
Sintaks :
while(kondisi){
kode untuk dijalankan;
}
Program berikut adalah latihan untuk pengulangan while sbb : lat_loop2.php
Perulangan untuk array yang mempunyai nilai
Sintaks :
foreach (array as $value){
statement
}
atau
foreach (array as $key => $value){
statement
2 $angka=array("satu","dua","tiga", “satujuta”); 3 //$i=”tujuh”;
4 foreach($arras$key=>$value) {
5 echo"Key: $key; Value: $value<br />\n";
6 }
7 8 ?>
Soal 4.1. (pengulangan for)
Susun program yang di dalamnya terdapat pengulangan for untuk menampilkan angka 1
s.d 100.
Soal 4.2. (pengulangan while)
Susun program yang di dalamnya terdapat pengulangan while untuk menampilkan
bilangan ganjil dan genap
Soal 4.3. (pengulangan foreach)
Susun program yang di dalamnya terdapat pengulangan foreach untuk menampilkan semua
Bab
5 Array
Array adalah merupakan variabel khusus, yang dapat menampung lebih dari satu nilai pada suatu waktu.
dengan array kita dapat mengakses sekumpulan nilai dengan menggunakan satu nama variable. Jika kita
memiliki daftar item (daftar nama mahasiswa, misalnya), menyimpan mahasiswa di variabel tunggal bisa
terlihat seperti ini:
$mhs1="Mahasiswa A";
$mhs2="Mahasiswa B ";
$mhs3="Mahasiswa C";
Program berikut adalah latihan untuk pengunaan array sbb : lat_array.php
1 <?php
2 $mhs=array("si ali","si ani","si ati");
3 echo "Saya Mengenal " . $mhs[0] . ", " . $mhs[1] . " dan " . $mhs[2] . "."; 4 echo "<br>";
5 $age=array("Peter"=>"35","Ben"=>"37","Joe"=>"43"); 6 echo "Peter is " . $age['Peter'] . " years old.";
7 8 ?>
Soal 5.1. (array)
Susun program yang di dalamnya terdapat array untuk menampilkan nama-nama bulan
Bab
6 Include
PHP memungkinkan suatu kode yang disimpan dalam suatu file disertakan ke dalam suatu
script PHP dengan menggunkan pernyataan include. Hal ini sangat berguna kalau kita
mempunyai sederetan kode (misalnya definisi suatu fungsi, definisi suatu konstanta, atau
kode yang lain) yang sering digunakan pada berbagai script PHP yang kita buat. Dalam hal
ini kita cukup menuliskan kode tersebut sekali saja ke dalam sebuah file. Lalu jika
memerlukan kode tersebut kita bisa menggunakan fungsi include
Program berikut adalah latihan untuk penggunaan include sbb : lat_include1.php
1 <?php
2 echo "selamat datang di website PHP”; 3 echo "<br>”;
4 ?>
lat_include2.php 1 <?php
2 include 'lat_include1.php';
3 echo "<br>Ini adalah contant atau isi dari website <br>"; 4
5 ?>
Soal 6.1. (include)
Susun program yang di dalamnya terdapat file include untuk menampilkan menu user
Bab
7 Session
Sebuah variabel Session PHP digunakan untuk menyimpan informasi atau mengubah
pengaturan untuk session pengguna. Session variabel menyimpan informasi tentang satu
pengguna tunggal, dan tersedia untuk semua halaman dalam satu aplikasi. Dalam
penanganan session terdapat beberapa proses yang perlu diperhatikan:
• Proses pembuatan session
• Proses pemeriksaan session
• Proses penghapusan session
Program berikut adalah latihan untuk pembuatan session sbb : lat_session1.php
1 <?php
2 Session_start();
3 If(isset ($_POST[‘login’]))
4 {
5 $user = $_POST[‘user’]; 6 $passwd= $_POST[‘passwd’];
7 If ($user == ‘user”&& $passwd=”passuser”) { 8 $_SESSION[‘login’] = $user;
9 Echo “<h1> andaberhasil login</h1>”;
10 Echo“<h2>klik <ahref=’lat_session2.php’> disini(lat_session2.php)</a>”;
11 }
17 <title>login here ... </title> 18 </head>
19 <body>
Soal 7.1. (session)
Susun program yang di dalamnya terdapat session untuk menyimpan informasi tanggal
Bab
8 Fungsi
Fungsi (function) merupakan serangkaian script/kode yang mempunyai kegunaan khusus
dan tertentu, merupakan seurutan atau serangkaian kode yang sering dipergunakan/dipakai.
Dengan adanya fungsi ini pemrograman dapat dipermudah karena tidak harus menulis
berulang-ulang .
Program berikut adalah latihan untuk penggunaan function sbb : lat_fungsi1.php
1 <?php
2 echo "selamat datang di websitePHP”; 3 echo "<br>”;
4 print(cetaktebal(“ini latihan cetak tebal”)); 5
6 function cetaktebal($parameter1)
7 {
8 $strstring = “<B>”;
9 $strstring .= “$parameter1”; 10 $strstring .=”</B>”;
11 Return($strstring
12 }
13 14 ?>
Bab
9
23
Object dan Class
Bagian utama dari sebuah program yang berorientasi objek adalah objects. Sebagai contoh,
sebuah mobil adalah objek. Sebuah mobil mempunyai properties atau bagian di alamnya,
seperti warna, mesin, roda, pintu dsb. Sebuah mobil juga dapat melakukan sesuatu (ada
sesuatu yang bisa dilakukan dengan mobil), seperti mengisi bensin, menyalakan mesin,
berjalan, mengerem dsb. Class merupakan penjelasan atau deskripsi dari object. Di dalam
class, terdapat penjelasan tentang suatu object termasuk properties yang dimilikinya serta
kelakuan atau method yang bisa dilakukan oleh object.
Program berikut adalah latihan untuk penggunaan class sbb : lat_class1.php
1 <?php 2 class mobil
3 {
10 $this->warna = $warnaBaru;
11 }
12
13 function tampilWarna ()
14 {
15 echo "Warna mobilnya : " . $this->warna;
16 }
17 }
18 $obja = new mobil(); 19 $objb = new mobil();
20 echo "<b>Mobil pertama</b><br>"; 21
$obja->tampilWarna(); 22
echo "<br>Mobil pertama ganti
24 warna<br>"; $obja->gantiWarna("Merah"); 25 $obja->tampilWarna(); //
26
27 echo "<br><b>Mobil kedua</b><br>"; 28 $objb->gantiWarna("Hijau");
Soal 9.1. (class dan object)
Susun program yang di dalamnya terdapat class untuk membuat form input sederhana
Bab
10
Mendefinisikan Database dan tabelBasis data (atau database) adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer
secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk
memperoleh informasi dari basis data tersebut (http://id.wikipedia.org/wiki/Database).
RDBMS atau Relationship Database Management System merupakan salah satu jenis
DBMS yang mendukung adanya relationship atau hubungan antar tabel.
MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL atau DBMS
yang multithread, multi-user sebagai perangkat lunak gratis di bawah lisensi GNU General
Public License (GPL).
Terdapat 2 (dua) jenis perintah SQL, yaitu :
1. DDL atau Data Definition Language
DDL merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan pendefinisian suatu struktur
database, dalam hal ini database dan table. Beberapa perintah dasar yang termasuk DDL
ini antara lain :
• CREATE
2. DML atau Data Manipulation Language
DML merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan manipulasi atau pengolahan
data atau record dalam table. Perintah SQL yang termasuk dalam DML antara lain :
• SELECT
• INSERT
Program berikut adalah latihan untuk membuat database sbb : • Open phpmyadmin melalui browser dengan mengetik alamat
http://localhost/phpmyadmin/
• Klik tombol SQL kemudian ketik perintah berikut : CREATE DATABASE mahasiswa;
•
Program berikut adalah latihan untuk membuat tabel sbb : lat_createtabel1.php
1 <?php 2 ob_start();
3 $host="localhost"; // Host name 4 $username="root"; // Mysql username 5 $password=""; // Mysql password
6 $db_name="mahasiswa"; // Database name 7
8 mysql_connect("$host", "$username", "$password")or die("cannot connect"); 9 mysql_select_db("$db_name")or die("cannot select DB");
10
11 $sql="CREATE TABLE mhs ( 12 nim varchar(10) NOT NULL, 13 nama varchar(30) NOT NULL, 14 tgllahir date,
15 alamat text,
16 PRIMARY KEY(nim) 17 );";
18
19 $result=mysql_query($sql);
20 echo “membuat tabel sukses”;echo exit; 21
22 ob_end_flush(); 23 ?>