• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS RELEVANSI LAPORAN KEUANGAN BERD

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ANALISIS RELEVANSI LAPORAN KEUANGAN BERD"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS RELEVANSI LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN BIAYA

HISTORIS PADA KONDISI INFLASI (Studi kasus pada perusahaan Textil

yang go publik di Bursa Efek Jakarta)

ABDUL M., YUSMUNAB (2002) ANALISIS RELEVANSI LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN BIAYA HISTORIS PADA KONDISI INFLASI (Studi kasus pada perusahaan Textil yang go publik di

Bursa Efek Jakarta). Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

PDF

- Published Version

1737Kb

Abstract

ABSTRAK Dalam kondisi perekonomian yang mengalami krisis terdapat kecenderungan harga-harga yang naik secara umum dan terns menerus atau sering disebut inflasi. Dalam bi.dang akuntansi, inflasi menimbulkan permasalahan tersendiri. Penyajian informasi keuangan yang dilaporkan oleh akuntansi yang didasarkan pada asumsi nilai unit moneter yang stabil menjadi tidak relevan sebab kenyataannya perekonomian senantiasa di.pengaruhi oleh gejolak inflasi. Dalam penelitian ini dilakukan terhadap perusahaan Textil yang go publik di BEJ yang merupakan salah satu sektor industri yang tidak luput dari pengaruh kondisi inflasi, perusahaan Textil tersebut terbagi kedalam dua sub sektor industri Tekstil yaitu kelompok industri Textile Mile Product dan kelompok industri Apparel and Other Textile Product. Periode pengamatan yang dilaksanakan yaitu dari tahun 1997 sampai dengan tahun 2000, laju inflasi di Indonesia pada periode pengamatan tersebut berfluktuasi yaitu untuk tahun 1997 inflasi sebesar 11,05 %, tahun 1998 inflasi sebesar 77,63 %, tahun 1999 inflasi sebesar 2,01 % dan tahun 2000 inflasi sebesar 9,35 %. Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 24 perusahaan Textil, dengan indikator keuangan yang diteliti berupa total asset, net sales, net income, current ratio, debt to equity ratio, dan return on investment. Pengujian hipotesis dilakukan dengan berdasarkan pada t-test dua sampel. Basil penelitian pada a = 5 menunjukan bahwa dad enam indikator yang diteliti terdapat lima indikator yang menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan antara laporan keuangan biaya historis dengan laporan keuangan yang disesuaikan tingkat harga umum yaitu total asset, net sales, net income, current ratio dan debt to equity ratio. Sedarigkan satu indikator lainnya menunjukan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara laporan keuangan biaya historis dengan laporan keuangan yang disesuaikan tingkat harga umum yaitu return on invesment. ABSTRACT , In economic condition that is crisis in generally there is the prices increase and continuously or always that is called inflation. In accounting, the inflation have it self problem. Financial information present that reported by accounting based on assumption value of monetary unit is stable that is become irrelevance because in reality the economic always influence by inflation fluctuation. In this research did to Textile company that is go public in Jakarta Stock Exchange (BEJ) are one of industrial sector it is not free of influence inflation condition, the Textile company divide into two sub sector Textile industry that is the industry of Textile Mile Product group and the industry of Apparel and Other Textile Product group. Observation period did that is 1997 up to 2000, the inflation in Indonesian on observation period there is fluctuation for 1997 inflation is 11,05 %, 1998 inflation is 77,63 %, 1999 inflation is 2,01 %, and 2000 inflation is 9,35 %. The sample took in this research are 24 companies of Textile, with the financial indicator tested that are total asset, net sales, net income, debt to equity ratio, and return on investment. The hypothesis test did with based on t-test pair sample. The result of research on a = 5 % showed that six indicator tested there are five indicators showed significant different between financial report historical cost with financial report adjusted with general price level that are total asset, net sales, net income, current ratio, and debt to equity ratio. Meanwhile one indicator else showed significant indifferent between financial report historical cost with financial report adjusted with general price level that is return on investment.

Referensi

Dokumen terkait

Pada form tersebut terdapat 5 (lima) kategori laporan yang telah terbuat berdasarkan transaksi perusahaan yaitu laporan jurnal umum, laporan buku besar, laporan

Pada form tersebut terdapat 5 (lima) kategori laporan yang telah terbuat berdasarkan transaksi perusahaan yaitu laporan jurnal umum, laporan buku besar, laporan

Alternatif lain yang dapat digunakan jika terdapat kesulitan dalam memecah laporan keuangan SKPD menjadi laporan keuangan SMK adalah dengan menyusun 5 (lima) komponen laporan

Penyusunan anggaran Perbedaan yang paling mencolok, pada pusat biaya teknis, sangat mungkin untuk mengestimasikan jumlah yang benar dari biaya yang akan dikeluarkan

Dari 5 (lima) indikator kinerja yang telah ditetapkan tersebut, terdapat 4 (empat) indikator yang capaian realisasi kinerjanya sesuai dengan target (100 persen), yaitu

Sementara dalam hal disclosure, cost and benefit, misstate, dan ketepatan waktu penyusunan laporan keuangan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara PPK SKPD

 Perusahaan yang sama dapat menggunakan metode penilaian atau pengakuan pendapatan yang berbeda yang dapat mengganggu dipenuhinya prinsip daya banding  Perbedaan periode laporan

Laporan Keuangan  Laporan yang menunjukan kondisi keuangan perusahaan pada saat ini atau dalam suatu periode tertentu  Laporan mengenai posisi kemampuan dan kinerja keuangan