GEJALA ALAM BIOTIK DAN ABIOTIK

83  77 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

GEJALA ALAM BIOTIK DAN ABIOTIK

STANDAR KOMPETENSI: 5. Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan.

KOMPETENSI DASAR : 5.1 Melaksanakan pengamatan objek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam biotik dan abiotik.

Tujuan Pembelajaran : Peserta didik mampu :

1. Menentukan jenis-jenis gejala alam biotik. 2. Menentukan jenis-jenis gejala alam abiotik. 3. membedakan pertumbuhan dan perkembangan. A.Mengamati Gejala Alam Biotik dan Abiotik

Di sekitar kita terdapat adanya benda-benda yang bisa kita golongkan menjadi 2, yaitu makhluk hidup (biotik) dan benda mati (abiotik). Tentu dengan mudah kamu dapat membedakan antara komponen biotik dan abiotik di sekitarmu. Batu dan kerikil yang berserakan di halaman rumah merupakan komponen abiotik, sedangkan kupu-kupu, burung, dan bunga mawar merupakan komponen biotik. Dengan demikian, berdasarkan

objeknya, gejala alam dapat dibedakan menjadi dua yaitu gejala alam biotik dan gejala alam abiotik.

Gejala alam dapat berupa gejala kejadian dan gejala kebendaan. Gejala alam kejadian merupakan peristiwa-peristiwa yang terjadi di alam seperti terjadinya hujan, kebakaran, perkaratan, pengendapan, ke-lahiran, metamorfosis, pernapasan, dan sebagainya. Sedangkan gejala alam

kebendaan menunjukkan benda-benda yang ada di alam seperti tanah liat, besi, kapur, burung, siput, pohon mangga, dan sebagainya.

1. Gejala Alam Biotik

Gejala alam biotik adalah : semua keadaan yang menunjukkan ciri-ciri yang dimiliki oleh makhluk hidup.

Contohnya : Bernafas, tumbuh dan berkembang, berkembangbiak, peka terhadap rangsang dan lain-lain.

Gejala alam biotik dibagi 2 yaitu:

a. Gejala alam biotik kebendaan : menunjukkan ciri-ciri kebendaan yang melekat/menempel pada makhluk hidup (biotik).

Contoh : - Sapi, memiliki bulu warna putih, kakinya berjumlah 4, ekornya 1

- Ketela Pohon, daunnya berwarna hijau, bentuk daun menjari. b. Gejala alam biotik kejadian : menunjukkan peristiwa-peristiwa yang

terjadi pada makhluk hidup (biotik). Contoh : - Sapi, melahirkan anak

- Kuda kakinya pincang

2. Gejala Alam Abiotik

Gejala alam abiotik adalah : semua keadaan yang menunjukkan ciri-ciri yang dimiliki oleh benda mati (abiotik).

Contoh : Warna, wujud, ukuran, bentuk, rasa, bau dan lain-lain. Gejala alam abiotik dibagi 2 yaitu:

a. Gejala alam abiotik kebendaan : menunjukkan ciri-ciri kebendaan yang melekat/menempel pada benda mati (abiotik).

(2)

- Pot Bunga, berwarna hitam, bentuk bulat dengan dimeter 30 cm.

b. Gejala alam abiotik kejadian : menunjukkan peristiwa-peristiwa yang terjadi pada benda mati (abiotik).

Contoh : - Batu-bata , lapuk karena terkena hujan. - Pot Bunga, pecah karena terjatuh.

- Gunung Merapi meletus.

Langkah-langkah metode ilmiah, sebagai berikut:

1. Menemukan masalah dan merumuskan masalah.

2. Menyusun dugaan atau hipotesa dan merumuskan tujuan.

3. Mengumpulkan data / keterangan untuk memecahkan masalah. 4. Menguji / menganalisis data.

5. Menarik kesimpulan.

6. Menguji kesimpulan dengan mengulang percobaan.

Sikap ilmiah yang harus dimiliki oleh seorang pengamat antara lain,sebagai berikut:

1. Mencintai kebenaran ( Jujur ): Sikap ini mendorong seseorang

berlaku jujur dan obyektif.

2. Tidak purba sangka : Tidak berpikir secara prasangka tidak baik dan tidak masuk akal.

3. Bersifat toleran terhadap orang lain : Pengetahuan tidak

mutlak sempurna, maka

menghargai pendapat orang lain dapat digunakan untuk

memperbaiki, melengkapi, menyempurnakan pengetahuan dan tidak memaksa orang lain.

4. Ulet :Tidak putus asa dan selalu berusaha untuk mencari kebenaran walaupun sering tidak memperoleh apa-apa.

5. Teliti dan hati-hati : Teliti dalam melakukan sesuatu dan hati-hati dalam mengambil kesimpulan dan mengeluarkan pendapat.

6. Ingin tahu :Rasa ingin tahu merupakan titik awal dari

pengetahuan dengan didorong untuk ingin tahu lebih banyak dalam melakukan sesuatu.

7. Optimis : Selalu optimis karena terbiasa dengan percobaan atau eksperimen.

Dalam eksperimen terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi percobaan.

Faktor-faktor tersebut dinamakan variabel. Terdapat empat macam variabel, yaitu :

1. Variabel bebas atau variabel manipulatif : Variabel bebas adalah faktor yang sengaja dibuat berbeda atau diubah.

2. Variabel terikat atau variabel respon : Variabel terikat adalah variabel yang diperoleh oleh variabel lain.

(3)

4. Variabel pengganggu : Variabel pengganggu adalah faktor yang dapat mempengaruhi hasil percobaan, tetapi tidak dapat

diperkirakan sebelumnya.

Dari pengamatan yang dilakukan, diperoleh hasil yang disebut data. Terdapat dua (2) macam data, yaitu:

1. Data kualitatif yaitu data yang disajikan tidak dalam bentuk angka. 2. Data kuantitatif yaitu data yang disajikan dalam bentuk angka.

B. Pertumbuhan dan Perkembangan

Pertumbuhan dan perkembangan merupakan dua hal yang berbeda. 1. Pertumbuhan : pertambahan ukuran meliputi : panjang,

tinggi, lebar, volume yang bersifat tidak dapat berbalik (irreversibel) dapat dinyatakan secara kuantitatif (diukur, dan bisa dinyatakan dengan satuan baku)

2. Perkembangan : proses menuju pendewasaan (kearah

(4)

C. KEGIATAN Tugas 1

A. Tujuan : Bisa membedakan gejala alam boitik dan abiotik B. Metode : Percobaan dan pengamatan

C. Alat dan bahan 1. Penggaris 2. Benang kasur

3. Kuadrant sampling (ukuran 1,5 m x 1,5 m dari bambu) 4. Lingkungan luar Sekolah

D. Cara Kerja

1. Masing-masing kelompok membuat kuadrant sampling (ukuran 1,5 m x 1,5 m)

2. Kuadrant sampling dilempar secara acak ke- lingkungan sekolah 3. Diamati apa saja yang ada di dalam kuadrant.

4. Masukkan dalam tabel, sesuai dengan kelompoknya. E. Tabel Pengamatan

1. Dari hasil pengamatan, kelompok makhluk hidup yang kalian temukan dalam jumlah terbanyak adalah ? ...

2. Dari hasil pengamatan, kelompok makhluk hidup yang kalian temukan dalam jumlah terkecil adalah ?.... ...

3. Dari hasil pengamatan, kelompok benda mati yang kalian temukan dalam jumlah terbanyak adalah ?...

4. Dari hasil pengamatan, kelompok benda mati yang kalian temukan dalam jumlah terbanyak adalah ?...

5. Dari hasil pengamatan , dapat disimpulkan bahwa gejala alam biotik memiliki ciri - ciri...

6. Dari hasil pengamatan , dapat disimpulkan bahwa gejala alam abiotik memiliki ciri - ciri...

G. Latihan Soal

PENGAMATAN GEJALA ALAM BIOTIK DAN ABIOTIK

A. PILIHLAH SALAH SATU JAWABAN YANG PALING TEPAT ! 01. IPA disebut juga sains yang terdiri dari …

a. Fisika, Kimia, Sosiologi b. Farmasi, Kimia, Biologi c. Fisika, Kimia, Biologi d. Psikologi, Fisika, Biologi

(5)

c. Bumi dan bentang alamnya d. Galaksi dan tata surya

03. Cabang ilmu IPA yang khusus mempelajari tumbuhan, hewan, dan lingkungan berturut-turut adalah …

a. Biologi, fisiologi, ekosistem b. Botani, zoologi, ekologi c. Taksonomi, botani, ekologi d. Zoologi, botani, morfologi

04. Berikut ini merupakan kelompok abiotik yaitu : a. Air, udara, tanah, bakteri

b. Suhu, kelembaban, virus, telur c. Cahaya, suhu, udara, mineral d. Tanah, air, api, spora

05. Perhatikan data berikut !

1) Es meleleh ketika dipanaskan

2) Burung bertelur untuk melestarikan keturunannya

3) Pelangi terbentuk karena adanya pembiasan cahaya oleh sinar matahari setelah turun hujan

4) Daun putri malu mengatup ketika disentuh

Data yang menunjukkan gejala alam biotik adalah nomor : a. 1 dan 2

b. 1 dan 3 c. 2 dan 3 d. 2 dan 4

06. Berikut ini merupakan contoh faktor biotik yang mempengaruhi faktor abiotik, yaitu : a. Tumbuhan memerlukan cahaya dan karbondioksida untuk berfotosintesis

b. Ikan memerlukan air untuk minum dan tempat hidupnya

c. Cacing tanah mengeluarkan kotoran dan membuat rongga-rongga dalam tanah sehingga dapat menyuburkan tanah

d. Tanaman strawberry perlu suhu udara yang dingin untuk tumbuh dan berbuah dengan baik

07. Berikut ini merupakan contoh faktor abiotik yang mempengaruhi faktor biotik, yaitu : a. Ketika berfotosintesis, tumbuhan menghasilkan oksigen

b. Hewan mengeluarkan kotoran yang dapat menyuburkan tanah

c. Tumbuhan memerlukan nutrisi yang cukup agar dapat tumbuh dengan baik

d. Daun-daun yang berserakan di permukaan tanah akan membusuk dan membentuk humus 08. Kegiatan menguraikan data-data yang diperoleh sehingga dapat digunakan untuk membuat

kesimpulan disebut … a. penafsiran

b. analisis c. memprediksi d. penyelidikan

09. Urutan langkah kerja dalam melakukan penelitian sering disebut dengan … a. metode ilmiah

b. sistem ilmiah c. sikap ilmiah d. laporan ilmiah

10. Langkah pertama dalam pelaksanaan metode ilmiah adalah …. a. Mengumpulkan data

b. Merumuskan masalah c. Mengambil hipotesis d. Melakukan eksperimen

11. Langkah dalam metode ilmiah yang dilakukan untuk menguji hipotesis adalah …. a. Perumusan masalah

b. Eksperimen

(6)

d. Mengumpulkan data

12. Tujuan utama penggunaan metode ilmiah adalah :

a. Meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran manusia b. Mengubah sikap manusia menjadi lebih ilmiah

c. Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan adanya penemuan-penemuan baru

d. Meningkatkan penggunaan teknologi baru

13. Jawaban sementara dari permasalahan yang akan dipecahkan disebut … a. hipotesis

b. kesimpulan c. eksperimen d. rumusan masalah

14. Hasil penelitian dipublikasikan dalam bentuk : a. metode ilmiah

b. sistem ilmiah c. sikap ilmiah d. laporan ilmiah

15. Tujuan mengkomunikasikan hasil penelitian adalah agar … a. Hasil penelitian tersebut dapat dimanfaatkan oleh orang lain b. Menunjukkan kemampuan kita kepada publik

c. Mempererat hubungan ilmuwan dengan masyarakat d. Mencari keuntungan dari hasil publikasi

16. Pernyataan berikut yang bukan fakta adalah : a. Batang tampak beruas-ruas

b. Mahkota bunga berjumlah ganjil c. Bunganya berbau sedap

d. Penyerbukan terjadi karena adanya serangga 17. Langkah-langkah metode ilmiah :

1) Merumuskan masalah

2) Melakukan pengamatan dan mengumpulkan data 3) Melakukan eksperimen/percobaan

4) Merumuskan hipotesis/dugaan sementara 5) Menarik kesimpulan

6) Menguji kesimpulan dengan mengulang percobaan lagi Urutan langkah-langah metode ilmiah yang benar adalah … a. 1,2,4,3,5,6

b. 2,1,3,4,5,6 c. 1,4,2,3,5,6 d. 2,1,4,3,5,6

18. Pak Budi ingin meneliti tentang penyebab kematian ikan-ikan di kolamnya. Pak budi menduga bahwa penyebab kematian ikan-ikan tersebut adalah infeksi oleh jamur.

Langkah-langkah metode ilmiah yang telah dilakukan oleh Pak budi tersebut telah sampai pada tahap …

a. Menemukan masalah b. Mengumpulkan data c. Merumuskan hipotesis d. Menarik kesimpulan

19. Variabel dalam sebuah percobaan yang dapat diubah-ubah disebut : a. Variabel kontrol

b. Variabel bebas c. Variabel terikat d. Variabel pengganggu

20. Variabel bebas pada percobaan tentang “pengaruh jenis pakan terhadap pertumbuhan ikan lele” adalah :

(7)

c. Waktu pemberian pakan d. Jenis dan usia ikan lele

21. Berikut ini adalah sikap ilmiah yang harus dimiliki oleh seorang peneliti, kecuali : a. Mencintai kebenaran dan ulet

b. Teliti dan hati-hati c. Ingin tahu dan optimis d. Manipulasi dan pesimis

22. Data hasil eksperimen yang tidak disajikan dalam bentuk angka disebut data : a. Kualitatif

b. Kuantitatif c. Primer d. Sekunder

23. Pengukuran suhu menggunakan termometer akan menghasilkan data yang bersifat.. a. Fisika

b. Kimia c. Kualitatif d. Kuantitatif

24. Perhatikan data berikut ! 1) Warna bunganya kuning 2) Lebar daunnya 4 cm – 5 cm 3) Batangnya kuat

4) Jumlah kelopak bunganya enam

Data pengamatan di atas yang bersifat kuantitatif adalah nomor : a. 1 dan 2

b. 1 dan 3 c. 2 dan 3 d. 2 dan 4

25. Pada sebuah penelitian diambil rumusan masalah : “Bagaimana pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan perkecambahan biji”.

Hipotesis dari masalah tersebut adalah …

a. Cahaya tidak berpengaruh terhadap perkecambahan biji b. Cahaya berpengaruh terhadap perkecambahan biji c. Cahaya mempercepat perkecambahan biji

d. Cahaya memperlambat perkecambahan biji

B. JAWABLAH SOAL-SOAL DI BAWAH INI DENGAN TEPAT ! 01. Sebutkan 5 cabang ilmu biologi disertai pengertiannya !

02. Jelaskan pengertian biotik dan abiotik !

03. Beri 3 contoh gejala alam biotik yang ada di sekitar kita ! 04. Beri 3 contoh faktor biotik yang mempengaruhi abiotik !

05. Jelaskan urutan langkah-langkah dalam metode ilmiah secara lengkap! 06. Jelaskan perbedaan data kualitatif dan data kuantitatif !

07. Jelaskan apa yang dimaksud dengan variabel bebas ! Beri 1 contoh ! 08. Jelaskan mengapa dalam setiap percobaan perlu adanya variabel kontrol! 09. Buatlah sebuah hipotesis dari percobaan tentang “pengaruh temperatur air

terhadap kecepatan pernafasan ikan”!

(8)

MIKROSKOP DAN CARA PENGGUNAANYA

STANDAR KOMPETENSI : 5. Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan.

KOMPETENSI DASAR : 5.3 Menggunakan mikroskop dan peralatan pendukung lainnya untuk mengamati gejala-gejala kehidupan

Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat :

1. Menyebutkan fungsi mikroskop

2. Menyebutkan nama bagian-bagian mikroskop 3. Menunjukkan bagian-bagian mikroskop

4. Menjelaskan fungsi bagian-bagian mikroskop 5. Menggunakan mikroskop dengan benar

6. Membuat preparat dengan teknik sayatan melintang 7. Membuat preparat dengan teknik sayatan membujur A. Mikroskop

Mikroskop berasal dari kata micro (berarti kecil) dan scope (berarti alat untuk melihat objek/mengamati). Jadi mikroskop adalah alat yang dapat

digunakan untuk melihat benda-benda yang ukurannya sangat kecil yang tidak dapat dilihat secara langsung dengan mata.

Mikroskop pertama kali dibuat oleh Anthony Van Leeuwenhoek (1632 – 1723) dengan bentuk yang masih sederhana, dan memiliki perbesaran maksimum 300 kali perbesaran. Mikroskop ada banyak macamya, contoh : mikroskop cahaya (biasa dipakai di sekolah, pencahayaannya dari cahaya matahari / lampu), mikroskop Elektron ( mampu untuk melihat dengan perbesaran 2 juta kali )

(9)

2. Fungsi Bagian-bagian Mikroskop

a. Tubus/tabung mikroskop, berupa tabung kosong yang dapat dinaik-turunkan untuk mengatur fokus.

b. Lensa objektif, terletak di bagian bawah tabung mikroskop, berfungsi untuk menghasilkan bayangan benda yang sedang diamati. Lensa ini tersedia dalam berbagai ukuran pembesaran, biasanya 5x, 10x, dan 12,5x. c. Lensa okuler, terletak di bagian atas tabung mikroskop, fungsinya untuk

memperbesar bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif. Lensa ini tersedia dalam berbagai ukuran pembesaran, biasanya 4x, 10x, 40x, dan 100x.

d. Revolver, adalah alat yang dapat berputar untuk memilih ukuran lensa objektif yang akan digunakan.

e. Makrometer (tombol pengatur kasar), adalah tombol pengatur fokus bayangan dengan menaik-turunkan tabung mikroskop dengan cepat. f. Mikrometer (tombol pengatur halus), adalah tombol pengatur fokus

bayangan dengan menaik-turunkan tabung mikroskop dengan jarak pergeseran yang lebih rapat dibandingkan makrometer.

g. Lengan mikroskop, merupakan bagian yang dipegang ketika mikroskop akan dipindahkan.

h. Meja preparat, tempat meletakkan preparat yang akan diamati.

i. Penjepit objek, yaitu penjepit preparat agar kedudukannya tidak bergeser ketika sedang diamati.

j. Diafragma, berupa lubang yang berfungsi untuk mengatur banyak sedikitnya cahaya yang dibutuhkan dalam pengamatan.

k. Kondensor (pemusat cahaya), terdiri dari seperangkat lensa yang berfungsi untuk mengatur intensitas cahaya.

(10)

l. Cermin, berfungsi untuk mengarahkan cahaya agar dapat masuk

diafragma dan kondensor. Biasanya tersedia dua cermin (permukaan datar dan cekung). Kedua cermin dapat dipakai bergantian sesuai dengan kondisi cahaya ruangan. Pada ruangan yang terang cukup menggunakan cermin yang datar, namun bila cahaya ruangan redup dapat digunakan cermin cekung. Ada juga jenis mikroskop yang menggunakan sumber cahaya dari lampu listrik, sehingga pengamatan tidak tergantung pada kondisi

pencahayaan ruangan.

m.Kaki mikroskop, merupakan bagian paling bawah yang berfungsi untuk mengokohkan kedudukan mikroskop.

3. Cara Menggunakan Mikroskop

Lakukan Kegiatan berikut ini untuk berlatih menggunakan mikroskop. a. Alat dan Bahan

- Mikroskop

- Preparat awetan

- Sumber Cahaya (bila gelap) b. Cara Kerja

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan mikroskop cahaya adalah sebagai berikut.

1. Membawa mikroskop dengan cara tangan kanan memegang bagian lengan mikroskop dan tangan kiri memegang kaki mikroskop.

2. Letakkan mikroskop di tempat yang datar, kering, dan memiliki cahaya yang cukup.

3. Pasang lensa okuler dengan lensa yang memiliki ukuran perbesaran sedang( 10 kali ).

4. Putar revolver untuk memilih lensa objektif dengan perbesaran paling kecil (4 kali atau 10 kali).

5. Putar makrometer untuk menjauhkan lensa objektif dengan meja mikroskop.

6. Aturlah diafragma agar lensa mendapatkan cahaya yang cukup. 7. Aturlah cermin yang sesuai dengan kondisi cahaya ruangan. Cermin

datar digunakan jika kondisi ruangan cukup terang, sedangkan cermin cekung digunakan saat kondisi ruangan kurang cahaya (redup).

8. Siapkan preparat yang akan diamati, letakkan di atas lubang meja mikroskop, kemudian kokohkan dengan penjepit objek.

9. Putar makrometer perlahan-lahan sehingga lensa objektif berada pada posisi terdekat dengan meja mikroskop.

10. Amati preparat melalui lensa okuler sambil memutar

makrometer untuk menemukan bayangan. Untuk mengatur fokus, gunakan mikrometer sehingga diperoleh bayangan yang jelas. 11. Jika letak preparat belum tepat, preparat dapat digeser. 12. Gunakan perbesaran lensa objektif yang lebih kuat untuk

mengamati preparat dengan lebih jelas. 4. Cara Membuat Preparat Basah pada Tumbuhan

Cara membuat preparat bisa dilakukan dengan cara sederhana. Preparat dapat diamati secara melintang maupun membujur. Preparat melintang

(11)

Berikut ini langkah-langkah untuk membuat preparat melintang batang.

1. Alat dan Bahan :

- Batang muda Bougenvile - Pisau silet

- Air - Pipet

- Kertas Penghisap air (Tissue) - Kaca Objek ( Objective glass) - Kaca penutup ( Deglass) 2. Cara Kerja :

a. Siapkan batang yang akan diamati. Pilihlah batang yang cukup lunak sehingga mudah diiris dengan silet.

b. Iris batang dengan silet secara melintang ke arah tubuh setipis mungkin. Untuk preparat yang tipis seperti daun, kamu dapat menyelipkan daun pada potongan wortel atau gabus yang telah dibelah, kemudian

mengirisnya bersamaan.

c. Letakkan hasil sayatan pada objek gelas dan tetesi dengan air. d. Tutup dengan gelas penutup perlahan-lahan. Usahakan agar tidak

terbentuk gelembung udara.

e. Keringkan air yang berlebihan di sekitar kaca penutup dengan kertas isap ( Tissue).

f. Preparat siap untuk diamati dengan mikroskop.

g.Cobalah membuat preparat dengan irisan membujur atau membaut preparat daun !

5. Tugas Mandiri

1. Gambarlah mikroskop lengkap dengan bagian-bagiannya! 2. Buatlah Artikel tentang Mikroskop !

B. Latihan Soal

MIKROSKOP

PILIHLAH SALAH SATU JAWABAN YANG PALING TEPAT !

01. Penemu mikroskop yang pertama kali adalah …. a. Antony Van Leeuwenhoek

b. Carolus Linnaeus c. Tritz Zernike d. Gregor Mendel

02. Mikroskop yang memiliki dua lensa okuler disebut mikroskop… a. Monokuler

b. Binokuler c. Cahaya d. Elektron

03. Pernyataan yang benar tentang lensa mikroskop adalah :

a. Lensa objektif yang dekat dengan mata pengamat dan lensa okuler yang dekat dengan benda yang diamati

(12)

c. Lensa objektif dan lensa okuler berada dekat dengan mata pengamat d. Lensa objektif dan lensa okuler dapat diubah-ubah letaknya

04. Cara membawa mikroskop yang benar adalah:

a. Mikroskop dibawa dengan satu tangan, memegang pada bagian lengan mikroskop b. Mikroskop dibawa dengan satu tangan, memegang pada bagian kaki mikroskop

c. Mikroskop dibawa dengan dua tangan, kedua tangan memegang pada bagian mikroskop d. Mikroskop dibawa dengan dua tangan, satu tangan memegang bagian kaki dan satunya

memegang pada ba gian lengan mikroskop

05. Apabila bayangan benda pada mikroskop belum jelas terlihat, maka dapat diperjelas dengan cara: a. Mengatur posisi cermin

b. Menaikkan dan menurunkan tubus mikroskop c. Mengatur pemutar halus

d. Menggeser meja preparat

06. Nama bagian mikroskop yang diberi tanda x dan y adalah …

a. Lensa okuler dan revolver b. Lensa obyektif dan diafragma c. Pengatur halus dan revolver d. Lensa obyektif dan pengatur kasar

07. Bagian pada mikroskop yang berfungsi untuk mengatur banyak sedikitnya cahaya adalah … a. Kondensator

b. Diafragma c. Tubus d. Mikrometer

08. Untuk melihat susunan jaringan pengangkut pada batang tumbuhan, maka kita membuat preparat …

a. Irisan membujur batang b. Irisan melintang batang c. Irisan menyerong batang d. Irisan kulit batang

09. Untuk mengamati bentuk stomata pada daun maka kita membuat preparat dengan cara : a. Membuat irisan melintang daun yang masih muda

b. Membuat irisan melintang daun yang sudah tua

c. Membuat irisan membujur permukaan daun bagian atas d. Membuat irisan membujur permukaan daun bagian bawah 10. Langkah-langkah penggunaan mikroskop :

1) Meletakkan mikroskop di atas meja 2) Memasang preparat

3) Mencari medan penglihatan 4) Mengatur fokus

Urutan langkah-langkah penggunaan mikroskop yang benar adalah … a. 1,2,3,4

b. 1,3,2,4 c. 1,3,4,2 d. 1,4,3,2

11. Pada pengamatan obyek dengan mikroskop menggunakan perbesaran lensa okuler 15 X dan lensa obyektif 40 X, maka perbesaran mikroskop pada saat digunakan adalah …

(13)

12. Pada pengamatan sel bawang merah, diperoleh diameter bidang pandang pada lensa obyektif 1,3 mm dan gambar sel yang tampak menempati 0,25 bidang pandang. Jika 1 mm=1000 mm, ukuran sel yang sebenarnya adalah …

a. 192 mm b. 250 mm c. 325 mm d. 520 mm

13. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan ketika menggunakan mikroskop, kecuali a. Kedudukan meja benda pada saat melakukan pengamatan hendaknya dalam posisi datar b. Pastikan objek yang hendak diamati telah ditutup dengan gelas penutup

c. Mulai dengan menggunakan perbesaran paling kuat dalam melakukan pengamatan d. Jangan mengarahkan reflektor pada sumber cahaya langsung karena pencahayaan yang

terlalu kuat dapat merusak mata

14. Suatu alat yang digunakan untuk mengetahui ukuran objek yang diamati dengan mikroskop disebut :

a. Mikrometer b. Hidrometer c. Higrometer d. Auksanometer

15. Perhatikan gambar berikut !

Gambar yang menunjukkan irisan melintang adalah nomor … a. 1 dan 4

(14)

B. JAWABLAH SOAL-SOAL DI BAWAH INI DENGAN TEPAT! 1. Jelaskan 5 bagian-bagian mikroskop beserta fungsinya!

2. Jelaskan perbedaan mikroskop monokuler dan binokuler! 3. Jelaskan langkah-langkah menggunakan mikroskop yang benar! 4. Jelaskan langkah-langkah membuat preparat sederhana!

5. Jelaskan langkah-langkah perawatan mikroskop agar mikroskop dapat berfungsi dengan baik dan awet!

6. Gambarkan bentuk irisan preparat secara membujur dan melintang! 7. Jelaskan langkah-langkah pembuatan herbarium secara sederhana!

8. Gambarkan irisan melintang batang tanaman dikotil beserta keterangannya! 9. Gambarkan irisan melintang daun beserta keterangannya!

(15)

PERALATAN LABORATORIUM DAN KESELAMATAN KERJA

STANDAR KOMPETENSI : 5 Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan.

KOMPETENSI DASAR : 5.4. Menerapkan keselamatan kerja delam melakukan pengamatan gejala- gejala alam.

Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu :

1. Mengenal alat Laboratorium dan bahan kimia benar .

2. Mengambil dan menyimpan kembali ( dalam almari ) alat Lababoratorium dan bahan Kimia dalam posisi yang benar dan aman.

3. Menjelaskan symbol-simbol bahan kimia dalam laboratorium.

4. Menyebutkan minimal 5 macam bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan kita.

A.Peralatan Laboratorium

Berikut ini merupakan beberapa jenis alat-alat laboratorium. 1. Alat bedah

Gb1. Pinset Gb2. Gunting bedah Gb3. Skalpel Gb4. Spatula Gb5. Suntik

a. Pinset ( untuk menjepit / memegang ) , gb.1 b. Gunting bedah ( untuk menggunting ), gb. 2

c. Pisau bedah / skalpel ( untuk mengiris/ membedah ), gb. 3

d. Sendok bedah / spatula ( untuk mengangkat / mengambil jaringan / organ yang mungkin rusak jika digunakan pinset/skalpel ), gb. 4 e. Jarum suntik ( untuk memasukkan cairan obat ), gb. 5

f. Penarik / refraktor ( untuk menarik jaringan yang menutup jaringan lain )

g. Kloroform / obat bius

2. Alat – alat Laboratorium

Gb.1 Labu Erlenmeyer Gb. 2 Gelas Kimia Gb. 3 Gelas Ukur

Gb.4 Cawan Petri Gb. 5 Pipet Tetes Gb. 6 Corong Glass Gb.7. Tabung Reaksi

(16)

Pada saat bekerja di laboratorium kamu harus memperhatikan

keselamatan kerja. Kamu harus mematuhi semua tata tertib yang berlaku di laboratorium. Tata tertib dibuat untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja saat kamu melakukan percobaan kimia.

Kamu harus ingat bahwa di laboratorium terdapat berbagai bahan kimia berbahaya. Selain itu di laboratorium juga terdapat alat yang mudah pecah dan alat yang menggunakan listrik. Setiap kali melakukan percobaan di laboratorium, kamu harus selalu memakai jas praktikum dan kacamata pengaman dan jangan lupa siapkan kain lap dan catatan praktikum.

C. Pengenalan Bahan Kimia Berbahaya di Laboratorium

Bahan-bahan kimia yang terdapat dalam laboratorium perlu kamu kenali dengan baik kegunaan dan bahaya yang ditimbulkannya sehingga kamu tidak salah dalam menggunakan/memperlakukan bahan-bahan kimia. Perhatikan beberapa simbol bahan kimia pada Tabel berikut !

D. Latihan Soal

KESELAMATAN KERJA DI LABORATORIUM

A. PILIHLAH SALAH SATU JAWABAN YANG PALING TEPAT !

(17)

Nama alat tersebut adalah … a. Gelas kimia

b. Gelas ukur c. Erlenmeyer d. Tabung reaksi

2. Perhatikan data berikut! 1) Masker

2) Jas kerja 3) Sarung tangan 4) Helm

Yang merupakan kelengkapan kerja di laboratorium adalah … a. 1 dan 3

b. 1 dan 4 c. 3 dan 4 d. 2 dan 3

3. Untuk mengambil cairan dari dalam botol, maka kita menggunakan …. a. Tabung reaksi

b. Gelas ukur c. Pipet d. Pinset

4. Cara menyimpan alat laboratorium :

1) Tabung reaksi : dikeringkan, disimpan di rak, posisi tegak 2) Gunting : dikeringkan, simpan di almari, dekat bahan kimia 3) Stopwatch : dibersihkan, simpan dalam almari terkunci 4) Pipet : disimpan dalam laci dan posisi terbalik

5) Lampu bunsen : ditutup dengan penutup plastik pada bagian sumbunya Cara penyimpanan alat laboratorium yang benar adalah …

a. 1, 2, 3 b. 1, 3, 4 c. 2, 3, 5 d. 3, 4, 5

5. Pertolongan pertama yang harus diberikan saat tangan terkena bahan kimia berbahaya adalah … a. Tangan diberi pasta gigi

b. Tangan dialiri air terus-menerus

c. Tangan diberi alkohol konsentrasi tinggi d. Tangan dilap dengan kertas tisu

6. Perilaku yang benar dan aman saat di laboratorium adalah … a. Membawa bekal makanan

b. Mengenakan pakaian ketat c. Serius dan tekun

(18)

Simbol itu menunjukkan bahwa bahan kimia tersebut bersifat … a. Beracun

b. Radioaktif c. Mudah terbakar d. Korosif

8. Berikut ini adalah contoh zat kimia yang bersifat korosif adalah … a. Asam klorida

b. Uranium c. Akuades d. Metanol

9. Contoh zat kimia yang dapat menimbulkan iritasi adalah .... a. uranium

b. kloroform c. alkohol d. sianida

10. Nama lain zat kimia yang memiliki rumus molekul NaCl adalah … a. Sabun

b. Deterjen c. Garam dapur d. Asam klorida

11. Berikut ini adalah gas beracun yang dihasilkan dari sebuah reaksi kimia yaitu… a. CO

b. H2 c. CO2 d. N2

12. Zat kimia yang sering disebut kapur tohor adalah .... a. eosin

b. kalium permanganat c. kalsium oksida d. yodium kristal

13. Perhatikan alat laboratorium berikut ! 1) Buret

2) Pinset 3) Erlenmeyer 4) Skalpel 5) Kaki tiga

Nama alat yang terbuat dari kaca adalah … a. 1 dan 3

b. 2 dan 4 c. 3 dan 4 d. 4 dan 5

14. Untuk mengukur volume zat cair dengan ukuran yang sangat kecil menggunakan alat …. a. Gelas ukur

b. Gelas kimia c. Pipet tetes d. Pipet ukur

(19)

c. Dimasukkan ke dalam gelas kimia d. Dipanaskan langsung di atas api

16. Teknik memanaskan bahan menggunakan tabung reaksi dan penjepit adalah … a. Tangan memegang penjepit dan ditekan, dipanaskan di atas nyala api

b. Tangan kiri memegang penjepit dan tangan kanan memegang tabung reaksi c. Tangan memegang ujung penjepit, dipanaskan dan tabung sambil digetarkan

d. Tangan memegang penjepit, dipanaskan sambil digetarkan dan mulut tabung reaksi ke arah yang aman

17. Suatu alasan ketika kita menuangkan bahan kimia cair dari suatu botol ke botol atau wadah lain, label harus menghadap ke atas, adalah :

a. Agar label terlihat dengan jelas

b. Agar label terhindar dari tetesan cairan kimia c. Agar label tidak mudah jatuh karena di atas botol d. Agar label warnanya tetap putih dan kering

18. Cara memindahkan bahan yang terendam dalam larutan asam pekat yang paling tepat adalah … a. Mengambil dengan dua ujung jari

b. Menumpah bahan ke tempat lain c. Menggunakan alat penjepit d. Menggunakan alat sendok

19. Berikut ini yang merupakan langkah yang tepat untuk menjaga keselamatan kerja dalam laboratorium IPA adalah ....

a. menyimpan alat yang mudah pecah di rak tinggi

b. menyimpan bahan kimia cair di rak dengan ketinggian di atas kepala c. meletakan pemadam kebakaran di dalam almari tertutup rapat

d. menyediakan kotak pertolongan pertama di tempat yang aman 20. Perhatikan data berikut !

1) Hindarkan dari gesekan 2) Disimpan dekat dengan api 3) Simpan yang jauh dari api 4) Jauhkan dari tempat basah

5) Simpan zat itu dalam keadaan basah

6) Hindarkan dari badan karena dapat menimbulkan iritasi

Dari data di atas, perlakuan terhadap bahan kimia yang eksplosif adalah … a. 1,3,5

b. 1,3,4 c. 1,4,5 d. 4,5,6

B. JAWABLAH PERTANYAAN-PERTANYAAN BERIKUT INI DENGAN TEPAT ! 1. Sebutkan 5 contoh tata tertib yang ada di laboratorium!

2. Gambar 5 simbol bahan-bahan kimia yang ada di laboratorium dan jelaskan pula artinya! 3. Beri 3 contoh bahan kimia yang bersifat korosif!

4. Sebutkan fungsi dari alat-alat laboratorium berikut : a. pinset

b. pipet tetes c. tabung reaksi d. bunsen

(20)

GERAK LURUS

Standar Kompetensi : 5 Memahami memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan.

Kompetensi Dasar : 5.2. Menganalisa data percobaan gerak lurus berubah beraturan serta penerapanya dalam kehidupan

sehari-hari. Tujuan Pembelajaran

Peserta didik dapat:

1. Menjelaskan pengertian gerak 2. merumuskan persamaan laju.

3. menunjukan konsep GLB dalam bentuk grafik.. 4. mendefinisikan percepatan.

5. menunjukan konsep GLBB dalam bentuk grafik.

6. menunjukan konsep GLBB dipercepat dalam kehidupan sehari-hari. A.Pengertian Gerak

Gerak adalah Perubahan posisi suatu benda terhadap titik acuannya. Jadi benda dikatakan bergerak jika kedudukan benda itu berubah terhadap benda lain sebagai titik acuan.

Titik acuan adalah suatu titik untuk memulai pengukuran perubahan kedudukan benda. Adapun titik-titik yang dilalui oleh suatu benda ketika bergerak disebut lintasan. Sedangkan jarak adalah panjang lintasan yang ditempuh benda selama bergerak.

Gerak bersifat relatif,maksudnya gerak tersebut bergantung pada titik acuan yang digunakan. Sehingga berdasarkan keadaannya, gerak benda dapat dibedakan menjadi dua macam , yaitu :

1. Gerak Nyata : Gerak benda sesungguhnya, contoh : orang berjalan, kelereng mengelinding, kuda berlari dll.

(21)

Sedangkan berdasarkan lintasannya, gerak dapat dibagi menjadi 3 macam yaitu :

1. Gerak Lurus : gerak yang lintasannya berupa garis lurus. Contohnya buah jatuh, mobil berjalan lurus kedepan dan lain-lain. 2. Gerak Parabola : gerak yang lintasannya berupa garis lengkung

setengah lingakaran (parabola) contohnya : Bola basket dilempar masuk ke keranjang.

3. Gerak Melingkar: gerak yang lintasannya berupa lingkaran. Contohnya gerak jarum jam.

B. Jarak dan Perpindahan

Jika seseorang pergi dari rumah ke sekolah, kemudian kembali lagi ke rumah. Tahukah kamu berapakah jarak dan perpindahannya? Besarnya jarak yang ditempuh merupakan jarak dari rumah ke sekolah ditambahkan dengan jarak dari sekolah ke rumah. Misal jarak dari rumah ke sekolah adalah 500 m, maka jarak yang ditempuh adalah 500 m + 500 m = 1000 m.

Adapun untuk menentukan besarnya perpindahan, kamu perlu memerhatikan arah perpindahannya. Perpindahan yang ditempuh adalah 500 m ke arah sekolah (+500 m) dan 500 m ke arah rumah yang letaknya berlawanan dengan arah ke sekolah (–500 m). Jadi, perpindahan yang telah ditempuh adalah 500 m + (–500 m) = 0 m. Hal ini berarti meskipun orang tersebut bergerak, tetapi perpindahan yang dilakukan adalah nol karena kedudukan awal dan akhirnya sama.

Dari pembahasan di atas, dapat kita nyatakan pengertian jarak dan perpindahan sebagai berikut. Jarak adalah panjang lintasan yang ditempuh benda tanpa memerhatikan arah, sedangkan perpindahan adalah panjang lintasan yang ditempuh benda dengan memerhatikan arahnya.

C. Kelajuan dan Kecepatan

Kelajuan adalah perubahan jarak terhadap posisi awalnya dalam suatu selang waktu tertentu tanpa memperhatikan arahnya . Contohnya Pada saat Andi naik sepeda motor tampak pada spedometer jarum menunjukan kelajuan 40 km/jam.

Sedangkan kecepatan adalah kelajuan dengan memerhatikan arahnya. Contohnya Andi naik sepeda motor 40 km/jam ke arah utara.

Secara matematis, persamaan kelajuan dapat didefinisikan sebagai berikut.

Kelajuan = jarak(meter) waktu(s ekon)

v = st

Keterangan :

v : kelajuan ( satuan m/s) s : jarak ( satuan meter )

t : waktu ( satuan sekon atau detik )

(22)

Dalam kehidupan sehari-hari, sulit untuk mempertahankan gerak suatu benda dalam kelajuan yang tetap. Sebagai contoh, ketika naik sepeda, kamu akan mengurangi kelajuan ketika hendak berhenti atau berbelok dan ketika akan berjalan atau setelah berbelok, kamu akan menambah kelajuan kembali. Hal ini berarti laju suatu benda selalu mengalami perubahan atau laju kendaraan tidaklah tetap. Untuk laju yang selalu berubah-ubah, perlu menghitung kelajuan rata-rata. Kelajuan rata-rata adalah hasil bagi lintasan total yang ditempuh suatu benda dengan selang waktu total yang diperlukan untuk menempuh lintasan tersebut. Secara matematis, kelajuan rata-rata dapat dinyatakan dalam persamaan berikut.

V = s1+s2+s3+ t1+t2+t3+

Keterangan :

v = kelajuan rata-rata (m/s)

s = lintasan yang di tempuh benda (m)

t = selang waktu untuk menempuh lintasan (s)

D. Gerak Lurus

Gerak lurus adalah gerak yang lintasannya lurus. Berdasrkan kelajuannya, gerak lurus dibedakan menjadi dua yaitu : Gerak lurus beraturan ( GLB ) dan Gerak lurus berubah beraturan ( GLBB ). 1. Gerak Lurus Beraturan ( GLB )

Gerak lurus beraturan adalah gerak suatu benda pada lintasan yang lurus di mana pada setiap selang waktu yang sama, benda tersebut menempuh jarak yang sama ( gerak suatu benda pada lintasan yang lurus dengan kelajuan tetap).

Benda yang bergerak dengan laju tetap, dapat dinyatakan dalam grafik laju (v) terhadap waktu (t) dan jarak (s) terhadap waktu (t), seperti yang ditunjukkan gambar berikut !

Laju ( v = m/s ) Jarak ( s = meter )

Waktu ( t = sekon ) Waktu ( t = sekon ) Gb. Grafik Laju (v) terhadap Waktu (t) Gb. Grafik Jarak

(s)terhadap waktu (t)

2. Gerak Lurus Berubah Beraturan ( GLBB )

(23)

kecepatan awal. Secara matematis, persamaan percepatan dapat didefinisikan sebagai berikut.

a = v2– v1 t2– t1 Keterangan :

a = Percepatan (m/s2)

v1 = Kecepatan awal / mula-mula ( m/s ) v2 = Kecepatan akhir ( m/s )

t 1 = Waktu awal / mula-mula (s )

t 2 = Waktu akhir (s )

Sedangkan gerak lurus berubah beraturan dapat dibagi menjadi dua, yaitu GLBB dipercepat dan GLBB diperlambat.

a. Gerak Lurus Berubah Beraturan ( GLBB ) dipercepat

GLBB dipercepat adalah gerak lurus suatu benda yang perubahan kecepatannya selalu bertambah. Contohnya bola menggelinding pada bidang miring.

Untuk menentukan kecepatan dan jarak tempuh pada GLBB dipercepat digunakan persamaan sebagai berikut.

v = v1 + a . t Keterangan :

s = v1 + 1

2 a t2 v1 = Kecepatan awal benda (m/s)

v2 = Kecepatan akhir

benda (m/s)

t = Waktu ( s ) s = Jarak ( m )

a = Percepatan ( m/s2 )

b. Gerak Lurus Berubah Beraturan ( GLBB ) diperlambat

GLBB diperlambat adalah gerak lurus suatu benda yang perubahan kecepatannya selalu bertkurang. Contohnya bola dilempar ke atas. Untuk menentukan kecepatan dan jarak tempuh pada GLBB

dipercepat digunakan persamaan sebagai berikut.

v = v1 - a . t Keterangan :

s = v1 - 1

2 a t2 v1 = Kecepatan awal benda (m/s)

v2 = Kecepatan akhir

benda (m/s)

t = Waktu ( s ) s = Jarak ( m )

a = Percepatan ( m/s2 )

E. Penerapan GLB dan GLBB dalam kehidupan sehari-hari.

(24)

Gambar Ticker Timer

Jenis gerakan benda dapat dilihat dari pita rekaman. Benda bergerak lurus beraturan (GLB) akan menghasilkan tanda ketikan yang jaraknya selalu sama dalam selang waktu tertentu.

Arah gerak pita

Gambar Hasil ketikan Pita Ticker Timer untuk GLB

Benda yang bergerak lurus berubah beraturan dipercepat akan mengahasilkan ketikan seperti tampak pada gambar di bawah ini.

Arah gerak pita

Gambar hasil ketikan Pita Ticker Timer untuk GLBB dipercepat Sedangakan benda yang bergerak lurus berubah beraturan diperlambat akan menghasilakan ketikan sebagai berikut.

Arah gerak pita

Gambar hasil ketikan Pita Ticker Timer untuk GLBB diperlambat Untuk membuktikannya bisa dilakukan melalui percobaan berikut ini. Kegiatan 1 : Gerak lurus beraturan ( GLB )

Alat dan bahan

1) Mobil mainan berenergi 2) Papan luncur

3) Ticker timer dan pita ticker timer 4) Catu daya

Gambar . Menyelidiki gerak lurus beraturan Langkah kerja

1) Hubungkan mobil mainan dengan ticker timer (pewaktu ketik), pasang catu daya. Biarkan mobil mainan bergerak

2) Apa yang dapat kamu simpulkan dari rekaman pita ticker timer? Apakah dua titik yang berdekatan pada pita tetap atau berubah–ubah?

(25)

5) Susunlah potongan tersebut pada sumbu x – y, seperti gambar di bawah ini.

6) Setelah tersusun amati dan nyatakan kesimpulanmu! Kegiatan 2 : Gerak lurus berubah beraturan

Alat dan bahan 1) Mobil mainan 2) Papan luncur 3) Ticker timer 4) Meja

Gambar untuk menyelidiki gerak lurus berubah beraturan Langkah kerja

1) Hubungkan mobil mainan dengan ticker timer (pewaktu ketik), biarkan bergerak

2) Apa yang dapat kamu simpulkan dari rekaman pita ticker timer? Apakah dua titik yang berdekatan pada pita tetap atau berubah– ubah?

3) Hitunglah sepanjang pita ketik dan beri tanda setiap jarak 5 ketikan. 4) Dengan menggunakan gunting , buatlah beberapa potongan setiap jarak

5 ketikan tersebut

5) Susunlah potongan tersebut pada sumbu x – y, seperti gambar di bawah ini.

6) Setelah tersusun amati dan nyatakan kesimpulanmu!

F. Latihan Soal

GERAK LURUS

(26)

01. Sebuah benda dikatakan bergerak jika … a. Benda tersebut terletak di tempat yang jauh

b. Kedudukan benda tersebut berubah terhadap kedudukan benda lain c. Lintasan benda itu berupa garis lurus

d. Jarak benda itu terhadap benda lain tetap

02. Ali berangkat ke sekolah naik angkutan kota. Pernyataan berikut yang benar adalah … a. Angkutan kota bergerak terhadap Ali

b. Sekolah bergerak terhadap Ali

c. Ali bergerak terhadap sopir angkutan kota d. Ali bergerak terhadap sekolah

03. Gerak bersifat relatif, artinya …

a. Benda yang bergerak akan selalu nampak bergerak b. Acuan benda yang bergerak harus selalu diam

c. Benda yang bergerak terhadap suatu acuan dapat diam terhadap acuan yang lain d. Benda bergerak jika acuannya diam dan benda diam jika acuannya bergerak

04. Yang dimaksud titik acuan suatu benda yang bergerak adalah … a. Suatu titik yang bergerak bersama benda tersebut

b. Suatu titik yang merupakan tempat benda tersebut c. Suatu titik yang dilalui oleh benda tersebut

d. Suatu titik tempat pengukuran perubahan kedudukan benda tersebut dimulai

05. Sebuah mobil bergerak dengan kelajuan 72 km/jam. Kelajuan tersebut dalam satuan SI sama dengan …

a. 5 m/s b. 10 m/s c. 15 m/s d. 20 m/s

06. Sebuah sepeda motor bergerak dengan kelajuan 15 m/s. Jika dinyatakan dalam km/jam, kelajuan tersebut sama dengan …

a. 36 km/jam b. 54 km/jam c. 60 km/jam d. 80 km/jam

07. Imron berlari dengan kelajuan 2 m/s selama 15 menit. Jarak yang ditempuh Imron adalah : a. 30 m

b. 500 m c. 900 m d. 1800 m

08. Wawan berangkat ke sekolah pukul 06.30 dengan naik sepeda. Jarak rumah Wawan dengan sekolah 3 km. sekolah dimulai pukul 07.00. Agar Wawan tidak terlambat tiba di sekolah, ia harus mengayuh sepedanya dengan kecepatan …

a. minimum 3 km/jam b. maksimum 3 kam/jam c. minimum 6 km/jam d. maksimum 6 km/jam

09. Cara terbaik menyatakan kelajuan gerak benda yang berubah-ubah selama selang waktu tertentu adalah dalam bentuk …

(27)

10. Sebuah mobil melaju di jalan tol yang lurus. Selama 15 menit pertama mobil itu menempuh jarak 15 km; 30 menit selanjutnya menempuh jarak 45 km; 15 menit selanjutnya menempuh jarak 20 km. Kecepatan rata-rata mobil tersebut adalah …

a. 80 km/jam b. 60 km/jam c. 70 km/jam d. 55 km/jam

11. mengendarai sepeda motor dan menempuh jarak 54 km dalam tempo 2 jam. Kecepatan motor Budi adalah …

a. 2,5 m/s b. 5,0 m/s c. 7,5 m/s d. 10 m/s

12. Perhatikan gambar berikut !

Berdasaran rekaman lintasan benda pada pita ticker di atas, gerak yang terjadi adalah … a. gerak lurus beraturan

b. gerak lurus berubah beraturan dipercepat c. gerak lurus berubah beraturan diperlambat

d. gerak lurus berubah beraturan dipercepat kemudian diperlambat

13. Sebuah troli mula-mula berkecepatan 9 m/s, dalam waktu 7 sekon kecepatannya menjadi 30 m/s. Percepatan yang dialami troli adalah :

a. 3,0 m/s2 b. 3,3 m/s2 c. 4,2 m/s2 d. 6,0 m/s2

14. Perhatikan grafik berikut !

Grafik kecepatan terhadap waktu yang menunjukkan benda bergerak lurus dipercepat beraturan adalah …

(28)

c. III d. IV

15. Apabila kecepatan benda selalu tetap, maka percepatannya … a. positif

b. negatif c. berubah-ubah d. nol

16. Percepatan suatu benda dipengaruhi oleh, kecuali … a. kecepatan awal

b. kecepatan akhir c. selang waktu d. kelajuan rata-rata

17. Berikut ini empat contoh gerak benda : 1) Bola jatuh bebas ke bumi

2) Bola menggelinding di atas pasir 3) Bola menuruni bidang miring 4) Bola dilemparkan vertikal ke atas

Yang termasuk gerak lurus berubah beraturan dipercepat adalah nomor … a. 1 dan 2

b. 2 dan 3 c. 1 dan 3 d. 2 dan 4

18. Gerak benda yang dilempar vertikal ke atas dan akhirnya jatuh ke tanah adalah … a. GLBB

b. GLBB kemudian berubah menjadi tidak beraturan

c. GLBB diperlambat kemudian berubah menjadi GLBB dipercepat d. GLB kemudian berubah menjadi GLBB

19. Pernyataan yang benar untuk GLBB adalah : a. Kecepatan benda berubah secara teratur b. Kecepatan benda berubah-ubah

c. Kecepatan benda bertambah, kemudian berkurang d. Kecepatan benda tetap

20. Yang termasuk GLBB diperlambat adalah … a. Batu pada saat dilempar ke atas

b. Bola menggelinding turun pada bidang miring c. Gerak mobil saat digas

d. Buah mangga saat jatuh dari pohonnya

B. JAWABLAH PERTANYAAN-PERTANYAAN BERIKUT INI DENGAN TEPAT ! 1. Beri 3 contoh gerak lurus berubah beraturan dipercepat yang ada dalam kehidupan

sehari-hari !

2. Sebuah motor balap mampu melaju dengan kecepatan 223 km/jam. Nyatakan satuan tersebut dalam satuan SI !

3. Dian pergi ke toko buku menggunakan sepeda motor dengan kecepatan tetap. Jarak rumah Dian ke toko buku 6 km dan ditempuh dalam waktu 20 menit. Hitunglah kecepatan sepeda motor Dian !

4. Kecepatan sebuah mobil berubah dari 72 km/jam menjadi 54 km/jam dalam waktu 10 sekon. Hitunglah percepatan mobil tersebut !

(29)

m/s, 20 menit kedua kecepatannya 20 m/s dan 5 menit ketiga kecepatannya 15 m/s. Hitunglah kecepatan rata-rata taksi tersebut !

KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP

Standar Kompetensi : 6. Memahami keanekaragaman makhluk hidup Konpetensi Dasar : 6.1. Mengidentifikasi ciri-ciri makhluk hidup Tujuan Pembelajaran :

Peserta didik mampu :

1. Mengidentifikasi ciri-ciri makhluk hidup

2. Membuat laporan tentang ciri-ciri makhluk hidup berdasarkan pengamatan.

3. Membedakan ciri-citi tumbuhan dan hewan.

A. Ciri-ciri Makhluk Hidup

Manusia, hewan, dan tumbuhan adalah makhluk hidup yang ada di bumi. Ukuran, bentuk, kebiasaan, tempat, dan cara hidup berbagai makhluk hidup itu bermacam-macam. Meskipun demikian semua makhluk hidup mempunyai ciri-ciri yang membedakan dengan makhluk tak hidup dan benda mati. Apa sajakah ciri-ciri makhluk hidup? Ciri-ciri makhluk hidup adalah sebagai berikut.

1.Bernapas

Setiap saat makhluk hidup selalu bernapas. Bernapas adalah proses pengambilan oksigen ( O2 )dari udara bebas serta melepaskan karbondioksida ( CO2 )dan uap air. Oksigen digunakan untuk pembakaran zat makanan yang disebut proses oksidasi biologis. Proses oksidasi menghasilkan energi yang digunakan untuk berbagai aktivitas. Sedangkan sisa oksidasi berupa karbondioksida dan uap air dikeluarkan bersama udara yang dihembuskan ketika bernapas.

.2. Memerlukan Makanan atau Nutrisi

(30)

berusaha memenuhi sendiri kebutuhan makannya. Hal ini membuktikan bahwa hewan memerlukan makanan.

Bagaimana cara tumbuhan memperoleh nutrisi? Tumbuhan berhijau daun mempunyai klorofil yang dapat digunakan untuk membuat makanan sendiri dengan fotosintesis. Fotosintesis memerlukan bahan-bahan berupa karbon dioksida, air, dan cahaya matahari. Dalam proses fotosintesis dihasilkan oksigen dan karbohidrat. Perhatikan reaksi fotosintesis berikut ini.

cahaya matahari

6 CO2 + 6 H2O C6H12O6 + 6 O2

karbondioksida Air klorofil Karbohidrat Oksigen

Tumbuhan juga memerlukan berbagai macam mineral atau unsur hara untuk menunjang kehidupannya. Tentu kamu pernah memupuk tanaman hias atau melihat petani menebarkan pupuk pada tanamannya di sawah. Tujuan pemupukan ini adalah memberi unsur hara pada tanaman sehingga dapat tumbuh subur.

3.Bergerak

Perhatikan makhluk hidup yang ada di sekitarmu. Manusia, hewan, dan tumbuhan semuanya melakukan gerakan. Gerak pada manusia dan hewan mudah diamati. Selain itu gerak pada manusia dan hewan dapat menyebabkan berpindah tempat sehingga disebut gerak aktif.

(31)

4.Peka Terhadap Rangsangan (Iritabilitas)

Agar dapat bertahan hidup, semua makhluk hidup harus dapat menanggapi perubahan lingkungan. Misalnya secara spontan kamu akan menutup mata saat ada benda yang tiba-tiba mendekati mata. Tanaman yang kamu letakkan di dalam rumah dekat jendela akan tumbuh ke arah sumber cahaya yaitu mendekati jendela. Jadi makhluk hidup mempunyai ciri peka terhadap rangsangan.

Hewan dan manusia mempunyai indera. Melalui indera inilah hewan dan manusia mengetahui rangsangan dari lingkungannya. Manusia mempunyai lima indera pokok yang disebut panca indera, yaitu mata yang peka terhadap rangsangan cahaya, telinga peka terhadap rangsangan suara, hidung peka terhadap rangsang bau, lidah peka terhadap rangsangan rasa, dan kulit yang peka terhadap rangsangan sentuhan, tekanan, panas, dingin, dan rasa sakit.

Lalu bagaimana mengetahui bahwa tumbuhan juga peka terhadap rangsangan? Meskipun tumbuhan tidak mempunyai indera, kamu dapat mengamatinya dengan jelas pada tumbuhan putri malu. Jika kamu menyentuh daunnya, maka daun itu akan segera menutup. Sesungguhnya semua tumbuhan peka terhadap rangsangan seperti air, mineral, cahaya matahari, gravitasi, dan kelembapan.

5. Berkembang Biak (Reproduksi)

Berkembang biak adalah menghasilkan keturunan. Kamu tentu tahu bahwa setiap makhluk hidup tidak dapat hidup selamanya. Tujuan dari reproduksi adalah untuk melestarikan jenisnya agar tidak punah.

Cara perkembangbiakan makhluk hidup ada dua cara, yaitu secara seksual/generatif dan secara aseksual/vegetatif. Perkembangbiakan secara generatif didahului dengan peleburan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. Contoh perkembangbiakan secara seksual adalah unggas bertelur, mamalia melahirkan, dan tumbuhan menghasilkan biji. Perkembangbiakan secara aseksual tidak melalui peleburan dua jenis sel kelamin, misalnya Amoeba membelah diri, Hydra menghasilkan tunas, mencangkok, stek, umbi lapis, dan merunduk.

6. Tumbuh dan Berkembang

Pertumbuhan merupakan perubahan ukuran tubuh akibat bertambahnya jumlah sel dan volume tubuh. Pertumbuhan bersifat ireversibel, artinya tidak dapat kembali ke bentuk semula. Misalnya dari tubuhmu yang bertambah tinggi dan tidak akan kembali menjadi pendek lagi. Sedangkan berkembang merupakan proses menuju kedewasaan yang bersifat kualitatif. Misalnya telur katak menetas menjadi berudu, lalu menjadi katak berekor, katak muda, dan akhirnya berkembang menjadi katak dewasa.

7. Mengeluarkan Zat Sisa (Ekskresi)

(32)

Anus merupakan poros sistem pencernaan yang mengeluarkan zat sisa berupa tinja, air, dan garam.

Bagaimana tumbuhan mengeluarkan zat sisa? Pengeluaran zat sisa pernapasan pada tumbuhan dilakukan melalui stomata dan lentisel.

Lembar Kegiatan

Perbedaan Makhluk Hidup dan Benda Tak Hidup Tujuan

1. Mengidentifikasi ciri-ciri makhluk hidup

2. Mengidentifikasi perbedaan makhluk hidup dan benda tak hidup Petunjuk Kerja

1. Amatilah makhluk hidup dan benda tak hidup yang ada di sekitarmu. 2. Tuliskan ciri-ciri yang ada pada makhluk hidup dan makhluk tak hidup yang kamu amati.

Catat pula aktivitas yang dilakukan.

3. Tuliskan hasil pengamatanmu ke dalam tabel.

Tabel Pengamatan N

o Nama MakhlukHidup

Ben da Mati

Jumla

h Keterangan/ Ciri-ciri

Pertanyaan

1. Apa saja ciri yang ada pada makhluk hidup?

2. Apakah perbedaan ciri antara makhluk hidup dan makhluk tak hidup? 3. Buatlah kesimpulan dari kegiatan yang telah kamu lakukan tersebut! B. Latihan Soal

CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP

A. PILIHLAH SALAH SATU JAWABAN YANG PALING TEPAT !

01. Berikut ini adalah ciri-ciri makhluk hidup, yaitu : a. Bernafas, bergerak, iritabilita, reproduksi, nutrisi

b. Berberak, usia bertambah, adaptasi, memerlukan CO2, berkembang biak

c. Mengeluarkan zat sisa, respirasi, bertambah banyak, dapat terbang, memerlukan suhu yang sama

(33)

02. Salah satu ciri hidup makhluk hidup adalah peka terhadap rangsang. Pernyataan berikut yang menggambarkan dengan benar ciri tersebut adalah …

a. Biji kacang berkecambah saat ditanam b. Bunga pukul empat mekar di sore hari

c. Daun putri malu menutupsaat menerima sentuhan d. Ujung batang membengkok ke arah datangnya cahaya

03. Peristiwa keluarnya keringat termasuk proses : a. ekskresi

b. respirasi c. defekasi d. transpirasi

04. Perhatikan pernyataan berikut !

1) Teratai mempunyai daun lebar dan tangkai daun berongga 2) Daun putri malu mengatup jika disentuh

3) Burung mempunyai pundi-pundi hawa untuk membantu pernafasan saat terbang 4) Itik berkaki selaput untuk memudahkan berenang

Pernyataan yang menunjukkan ciri makhluk hidup yang beradaptasi terhadap lingkungan adalah …

a. 1,2,3 c. 1,2,4 b. 1,3,4 d. 2,3,4

05. Perhatikan gambar di bawah ini !

Gambar di atas menunjukkan ciri hidup … a. bergerak

b. bernafas c. tumbuh

d. berkembang biak

06. Berikut adalah ciri-ciri organisme : 1) Dapat berfotosintesis

2) Tidak dapat membuat makanan sendiri

3) Mempunyai alat indera untuk menanggapi rangsang 4) Tidak mempunyai alat indera

5) Bergerak secara aktif 6) Bergerak secara pasif

Yang merupakan ciri-ciri hewan adalah nomor : a. 1,4,5

b. 2,3,5 c. 2,4,5 d. 2,3,6

(34)

c. heterotrof d. autotrof

08. Perhatikan gambar di bawah ini !

Gambar organisme di atas memiliki ciri-ciri hidup … a. Dapat bergerak aktif

b. Dapat berfotosintesis c. Memiliki alat indera d. Tidak memerlukan CO2

09. Berikut ini nama hewan dan alat pernafasan yang benar adalah … a. Ikan gurami paru-paru

b. Katak paru-paru dan kulit c. Cacing insang

d. Sapi trakea dan pulmo

10. Berikut ini hasil ekskresi manusia, kecuali … a. hormon

b. keringat c. urine d. CO2 dan air

11. Perhatikan gambar di bawah ini !

Zat sisa yang dikeluarkan oleh aktivitas gambar di atas adalah, kecuali … a. Keringat

b. Karbondioksida c. Uap air

d. Lendir

12. Berikut ini adalah organisme yang mampu berkembang biak secara generatif maupun vegetatif adalah …

(35)

13. Perhatikan gambar di bawah ini !

Organisme di atas berkembang biak dengan … a. tunas

b. rizoma c. biji d. spora

14. Perhatikan pernyatan berikut !

1) Pertumbuhan merupakan proses menuju ketuaan 2) Pertumbuhan sebagai proses perubahan ukuran 3) Pertumbuhan bersifat irreversible

4) Pertumbuhan sebagai proses perubahan bentuk

Pernyataan di atas yang berkaitan dengan pengertian pertumbuhan adalah … a. 1 dan 2

b. 1 dan 3 c. 2 dan 3 d. 3 dan 4

15. Salah satu ciri mahkhluk hidup adalah bernafas. Reaksi kimia respirasi di bawah ini yang paling benar adalah …

a. C6H12O6 + O2 CO2 + H2O + energi

b. C6H12O6 + 6O2 6CO2 + 6H2O + energi

c. CO2 + H2O C6H12O6 + O2

d. 6CO2 + 6H2O C6H12O6+ O2

16. Tahap pekembangan manusia : 1) remaja

2) bayi 3) anak-anak 4) dewasa 5) manula 6) tua

Urutan tahapan perkembangan manusia yang benar adalah … a. 2-3-4-1-5-6

b. 2-3-1-4-6-5 c. 2-1-3-4-5-6 d. 2-3-5-1-4-5

17. Pada tahap perkembangan manusia, masa pubertas berlangsung pada tahap … a. anak-anak

b. remaja c. dewasa d. manula

18. Masa pubertas pada perempuan ditandai dengan peristiwa … a. menstruasi

(36)

19. Setiap makhluk hidup selalu bereproduksi yang bertujuan untuk … a. Beradaptasi terhadap lingkungan

b. Melestarikan jenisnya agar tidak punah c. Terhindar dari kematian

d. Terhindar dari pemangsa

20. Manusia dan hewan dapat menanggapi rangsang karena keduanya memiliki … a. Organ tubuh yang lengkap

b. Akal dan budi pekerti c. Rangka tubuh yang kuat d. Alat indera

B. JAWABLAH PERTANYAAN-PERTANYAAN BERIKUT INI DENGAN TEPAT !

1. Sebutkan ciri-ciri makhluk hidup yang dimiliki oleh tanaman pisang !

2. Daun petai cina mengatup pada malam hari. Disebut apakah ciri hidup yang ditunjukkan oleh peristiwa tersebut ?

3. Tumbuhan dalam pot dipindahkan ke ruangan yang gelap. Setelah beberapa hari maka tumbuhan itu mati. Jelaskan mengapa terjadi demikian !

4. Makhluk hidup dapat berkembang biak secara generatif dan vegetatif. Jelaskan perbedaan keduanya dan berikanlah contoh makhluk hidup yang berkembang biak secara generatif dan vegetatif !

5. Jelaskan mengapa makhluk hidup perlu mengeluarkan zat sisa dari dalam tubuhnya !

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

Standar Kompetensi : 6. Memahami keanekaragaman makhluk hidup Konpetensi Dasar: 6.2. Mengklasifikasikan makhluk hidup berdasarkan

ciri-ciri yang dimiliki. Tujuan Pembelajaran :

Peserta didik mampu:

1. Membedakan makhluk hidup yang satu dengan yang lain berdasarkan ciri Khusus kehidupan yang dimilikinya.

2. Menjelaskan tujuan klasifikasi

3. Membuat perbandingan ciri-ciri khusus tiap kingdom dalam sistem 5 kingdom.

(37)

A. Keanekaragaman dan Klasifikasi Makhluk Hidup

Keanekaragaman berarti perbedaan ciri-ciri dan sifat pada makhluk hidup yang berlainan jenis. Contoh, terdapat bermacam-macam jenis hewan yang ada di lingkungan sekitarmu. Selain beraneka ragam, dalam satu jenis makhluk hidup juga terdapat variasi.

Variasi berarti perbedaan ciri-ciri dan sifat pada makhluk hidup yang sejenis, misalnya variasi warna pada bunga mawar yaitu ada yang berwarna merah, oranye, putih, dan kuning. Karena makhluk hidup sangat beraneka ragam, maka makhluk hidup itu perlu dikelompok-kelompokkan. Kegiatan pengelompokan makhluk hidup ( penggolongan ) dan pemberian nama makhluk hidup disebut klasifikasi.

1.Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah sebagai berikut:

a. Mempermudah dalam mempelajari dan mengenal berbagai macam makhluk hidup;

b. Mengetahui hubungan kekerabatan antar makhluk hidup;

c. Mengetahui manfaat makhluk hidup untuk kepentingan manusia; d. Mengetahui adanya saling ketergantungan antara makhluk hidup.

Cabang biologi yang khusus mempelajari klasifikasi adalah

taksonomi. Untuk melakukan klasifikasi, ada dua hal yang perlu dikuasai yaitu melakukan identifikasi dan memberikan nama. Identifikasi adalah menentukan ciri makhluk hidup yang diamati. Di antara berbagai jenis makhluk hidup terdapat persamaan dan perbedaan ciri. Persamaan dan perbedaan ciri pada makhluk hidup inilah yang digunakan sebagai dasar klasifikasi.

2.Jenis Sistem Klasifikasi

a. Sistem dua kingdom, di kemukakan oleh Aristoteles, yaitu Kingdom Plantae ( Tumbuhan ) dan Animalia ( Hewan ).

b. Sistem tiga kingdom, oleh Ernst Haeckel, yaitu kingdom Fungi ( Jamur ), Plantae ( tumbuhan ) dan Animalia ( hewan ).

c. Sistem empat kingdom, oleh Robert Whittakher ( 1959 ), yaitu kingdom Monera, Fungi, Plantae dan Animalia.

d. Sistem lima kingdom , oleh Robert Whittakher ( 1969 ), yaitu kingdom Monera, Protista, Fungi, Plantae dan Animalia.

3.Tata Nama dalam Klasifikasi

Carolus Linnaeus (1707—1778), seorang dokter dan penyelidik alam berkebangsaan Swedia yang sangat tertarik pada ilmu tumbuh-tumbuhan. Beliau mengembangkan suatu metode binomial nomenclatur atau sistem tata nama ganda. Karena jasanya tersebut, Linnaeus dijuluki sebagai Bapak Taksonomi. Penulisan nama spesies (nama ilmiah) menurut tata nama Binomial Nomenclature adalah :

1. Nama spesies harus terdiri atas dua kata (tunggal) dan yang sudah dilatinkan

2. Kata pertama menunjukkan nama genus (marga) dan kata kedua merupakan nama penunjuk spesies (nama yang spesifik)

3. Kata pertama harus dimulai dengan huruf kapital dan kata kedua harus ditulis dengan huruf kecil, meskipun berasal dari nama orang, negara, atau pulau

4. Nama spesies ditulis dengan huruf miring atau dicetak tebal atau diberi garis bawah

5. Kedua kata harus dipisahkan

(38)

c. Anjing nama ilmiahnya Canis familiaris.

Urutan takson dalam klasifikasi beberapa jenis hewan dan tumbuhan. Animalia

(Hewan) Contoh Plantae (Tumbuhan) Contoh Kingdom

(Kerajaan) Animalia Kingdom (Kerajaan) Plantae (Tumbuhan) Phylum/Filum

(Bagian) Chordata Divisio (Bagian) Spermatophyta Classis (Kelas) Mamalia Classis (Kelas) Monocotyledonae Ordo (Bangsa) Carnivora Ordo (Bangsa) Gramineales Familia/Famili

(Suku) Felidae Familia/Famili (Suku) Graminae Genus (Marga) Felis Genus (Marga) Zea

Species (Jenis) Felis catus(Kucing) Species (Jenis) Zea mays(Jagung)

4. Kunci Determinasi ( Kunci Dikotomi )

Kunci determinasi adalah daftar yang memuat sejumlah keterangan tentang suatu organisme.

Kegiatan 1

Kunci Determinasi Sederhana

Tujuan : Mengidentifikasi hewan dengan menggunakan kunci determinasi.

Alat dan bahan : Berbagai hewan bertulang belakang seperti kuda, ikan, katak, ular, kadal, burung dara dan kelinci.

Prosedur kerja:

Identifikasi hewan yang tersedia satu per satu dengan menggunakan kunci

determinasi berikut. Kunci determinasi

1. a. Memiliki sirip, bernapas dengan insang selamanya ... kelas Pisces

b. Tidak memiliki sirip atau bernapas dengan insang saat kecil ... ke nomor 2

2. a. Kulit halus dan

lembap ... kelas Amfibia b. Kulit ditutupi sisik, rambut, atau

bulu ... ke nomor 3 3. a. Kulit ditutupi oleh

sisik ... kelas Reptilia b. Kulit ditutupi bulu atau

rambut ... ke nomor 4 4. a. Kulit ditutupi bulu dan memiliki

sisik ... kelas Aves b. Kulit berambut dan terdapat kelenjar

susu ... kelas Mamalia

(39)

Tabel Hasil Determinasi Menggunakan Kunci Sederhana N

o Nama Kunci Determinasi

Kegiatan 2

Menggunakan Kunci Determinasi Sederhana Pada Tumbuhan

Tujuan : Menggunakan kunci determinasi sederhana Pada Tumbuhan

Alat dan Bahan : 1. A lat tulis

2. Tumbuhan lumut, suplir, pakis haji, pinus, padi, jagung, kembang sepatu, mangga

Petunjuk Kerja

1. Perhatikanlah beberapa jenis tumbuhan yang tersedia. 2. Amati berdasarkan ciri yang dimiliki dan gunakanlah kunci

determinasi

tumbuhan untuk mengisi Tabel

3. Buatlah tabel seperti contoh di bawah ini, dan tuliskan urutan nomor kunci determinasi untuk tanaman tersebut.

Tabel Hasil Determinasi Menggunakan Kunci Sederhana N

o Nama Kunci Determinasi

. Nama Tumbuhan Urutan Nomor Kunci Determinasi Contoh kunci determinasi tumbuhan:

1. a. tidak mempunyai batang... 2 b. mempunyai batang... 3 2. a. tidak mengandung klorofil atau zat hijau daun... Jamur

b. mempunyai zat hijau daun... Ganggang

3. a. tidak mempunyai bunga ... L umut dan Paku

b. merupakan tumbuhan bunga... 4 4. a. merupakan tumbuhan berbiji terbuka... . Gymnospermae

b. merupakan tumbuhan berbiji tertutup... Angiospermae

(40)

Pertanyaan

1. A pakah yang dimaksud kunci determinasi? 2. Apakah kegunaan kunci determinasi?

5. Sistem Klasifikasi 5 Kingdom a. Monera

Monera terdiri dari Bakteri dan Ganggang hijau - biru ( Cyanophyta ), sama-sama memiliki ciri selnya bersifat prokariotik ( sel yang intinya tidak memiliki membran inti )

1) Bakteri

Bakteri berukuran mikroskopis sehingga kamu hanya dapat

mengamatinya dengan mikroskop. Selnya bersifat prokariotik (inti sel tidak diselubungi oleh membran inti, sehingga hanya disebut daerah inti).

a) Salmonella typosa, penyebab penyakit tipus. b) Mycobacterium tuberculosis, penyebab TBC.

c) Escherichia coli, hidup di usus besar manusia yang membantu membusukkan sisa makanan.

d) Rhizobium radicicola, hidup bersimbiosis dengan tanaman kacang-kacangan yang membantu menambat nitrogen dari udara dengan membentuk bintil-bintil akar.

e) Bacillus antrachis, penyebab penyakit antraks pada ternak. f) Clostridium tetani penyebab penyakit tetanus.

2). Ganggang Hijau-Biru ( Cyanophyta )

Ganggang hijau-biru mempunyai ciri-ciri seperti bakteri, namun mempunyai klorofil a yang digunakan untuk fotosintesis. Klorofil ini tidak terletak di dalam kloroplas, tetapi tersebar di dalam

sitoplasma dan disebut bakterioklorofil. Beberapa contoh ganggang hijau-biru adalah sebagai berikut.

a) Anabaena cycadae, hidup bersimbiosis pada akar pakis haji. b) Anabaena azolla, hidup bersimbiosis di akar paku air

c) Azolla piñata sehingga dapat menyuburkan perairan.

d) Spirulina maxima, dimanfaatkan sebagai sumber makanan berprotein tinggi yang disebut protein sel tunggal (PST).

e) Oscillatoria, merupakan ganggang biru yang berbentuk filamen. f) Gloeocapsa, ganggang biru bersel tunggal yang dapat

memfiksasi nitrogen bebas di udara. b. Kingdom Protista

Kingdom Protista meliputi berbagai jenis makhluk hidup yang mempunyai sel eukariotik (mempunyai inti sel yang diselubungi membran inti). Makhluk hidup yang termasuk dalam kingdom ini adalah Protozoa dan ganggang selain ganggang biru.

1. Protozoa

Protozoa merupakan mikroorganisme yang mempunyai ciri-ciri seperti hewan, yaitu dapat bergerak bebas dan tidak mempunyai klorofil. Protozoa mempunyai alat gerak berupa kaki semu, silia (rambut getar), dan flagela (rambut cambuk), sehingga Protozoa dibagi menjadi empat kelompok berdasarkan alat geraknya yaitu Rhizopoda, Flagelata, Ciliata, dan Sporozoa. Perhatikan beberapa contoh Protozoa berikut ini.

(41)

b.Trypanosoma gambiense (Flagellata), penyebab penyakit tidur di daerah Afrika. Bergerak dengan flagela atau rambut cambuk.

c. Paramecium caudatum (Ciliata), bergerak dengan menggunakan silia atau rambut getar.

d.Balantidium coli (Ciliata), penyebab penyakit diare berdarah pada manusia.

e.Plasmodium sp. (Sporozoa) menyebabkan penyakit malaria pada manusia. Contohnya Plasmodium malaria penyebab malaria kuartana, Plasmodium vivax penyebab malaria tersiana takganas, dan Plasmodium falciparum penyebab malaria tersiana ganas. Plasmodium tidak mempunyai alat gerak aktif, tetapi dapat berpindah tempat dengan mengikuti aliran darah.

2. Ganggang (Alga)

Ganggang mempunyai ciri-ciri yang menyerupai tumbuhan, yaitu mempunyai dinding sel dan berklorofil untuk fotosintesis ganggang yang hidup di perairan.

Perhatikan contoh ganggang berikut ini.

a. Chlorella, (ganggang hijau), dibudidayakan untuk dimanfaatkan sebagai bahan makanan yang mengandung protein tinggi.

b. Sargassum siliquosum (ganggang cokelat), hidup menempel di bebatuan sepanjang pantai berbatu daerah tropis.

c. Eucheuma spinosum (ganggang merah), dikenal sebagai rumput laut yang menghasilkan agar-agar.

d. Diatom (ganggang pirang), umumnya hidup sebagai plankton di laut. Diatom yang telah mati cangkangnya mengendap di dasar laut membentuk tanah diatom (tanah kersik) yang dapat

digunakan sebagai bahan penyaring, bahan cat, dan bahan pelicin (amplas).

c. Kingdom Fungi

Kingdom Fungi meliputi berbagai jamur yang mempunyai ciri-ciri tidak berklorofil, selnya eukariotik, berdinding sel dari zat kitin, dan semua bersifat heterotrof (tidak dapatmembuat makanan sendiri). Jamur tersusun atas benang-benang hifa. Hifa bercabang-cabang membentuk miselium yang membentuk tubuh jamur. Jamur berkembang biak

dengan membentuk spora.

Perhatikan beberapa contoh jamur berikut ini.

1. Rhizopus stolonifer (Phycomycetes), digunakan untuk membuat tempe dari kedelai, sehingga dikenal sebagai jamur tempe. 2. Saccharomyces cerevisiae (Ascomycetes), dimanfaatkan untuk

membuat bir dan anggur sari buah.

3. Penicillium notatum (Ascomycetes), menghasilkan antibiotik penisilin.

4. Volvariella volvacea (Basidiomycetes), dikenal sebagai jamur merang yang enak dimakan.

5. Pleurotus ostreatus (Basidiomycetes), disebut pula jamur tiram yang enak dan aman untuk dimakan.

6. Alternaria (Deuteromycetes), parasit pada tanaman kentang. 7. Helminthosporium (Deuteromycetes), parasit pada tanaman padi

dan jagung. d. Kingdom Plantae

Kingdom Plantae meliputi berbagai jenis tumbuhan yaitu lumut, paku, dan tumbuhan biji. Ciri khas plantae adalah mempunyai klorofil,

eukariotik, selnya berdinding dari

(42)

1. Lumut ( Bryophyta )

Ciri-ciri tumbuhan lumut secara umum sebagai berikut.

a. memiliki bentuk menyerupai akar (disebut rhizoid), batang dan daun, tetapi bukan akar, batang dan daun sejati,

b. Tidak ditemukan adanya jaringan pembuluh pada alat tubuhnya. Pengangkutan air dan garam mineral berlangsung dari sel ke sel secara lambat,

c. Habitatnya di tempat lembab atau basah, d. Tubuhnya berukuran 0,5cm—15 cm, dan

e. Daur hidupnya mengalami pergiliran keturunan antara fase kawin (gametofit) dan tak kawin (sporofit), disebut metagenesis

Lumut dibedakan dalam dua kelompok, yakni lumut hati

(Hepaticeae) dan lumut daun (Musci). Contoh lumut hati adalah Marchantia polymorpha sebagai bahan yang digunakan untuk mengobati panyakit radang hati. Contoh lainnya Sphagnum

fimbriatum (lumut gambut) dan Pogonatum cirrhatum merupakan contoh lumut daun.

2. Paku ( Ptreridopyta )

Paku merupakan kelompok tumbuhan berpembuluh, karena

golongan tumbuhan paku mempunyai pembuluh kayu (xilem) dan pembuluh tapis (floem). Tumbuhan ini mempunyai organ tubuh seperti akar, batang, dan daun sejati (Cormophyta). Daunnya mengandung klorofil untuk fotosintesis. Daun yang mengandung spora disebut sporofil yang merupakan daun fertil (subur). Daun yang tidak mengandung spora dan hanya untuk fotosintesis saja disebut tropofil yang merupakan daun steril (mandul). Ciri khas tumbuhan paku adalah ujung daun tumbuhan paku ketika masih muda menggulung. Paku berkembang biak dengan spora dan mengalami pergiliran keturunan.

Tumbuhan paku dikelompokkan menjadi beberapa kelas, diantaranya adalah :

a. Paku ekor kuda /Equisetinae, ( Equisetum debile digunakan sebagai penggosok )

b. Paku kawat /Lycopodineae, (Lycopodium cernum, Lycopodium clavatum, yang

digunakan sebagai bahan obat-obatan

c. Paku benar /Filicinae, ( Adiantum cuneatum (suplir) untuk

tanaman hias, Azolla pinnata (paku sampan), Dryopteris filixmas digunakan untuk obat cacing, Marcilea crenata (semanggi) dikonsumsi sebagai sayuran, Alsophilla glauca (paku tiang), dan Asplenium nidus (paku sarang burung).

e. Tumbuhan Biji

Ciri tumbuhan biji secara umum memiliki akar, batang, dan daun sejati. Tumbuhan biji juga mempunyai alat perkembangbiakan yang tampak jelas berupa bunga. Hasil perkembangbiakan secara kawin adalah zigot yang kemudian akan berkembang menjadi embrio. Tumbuhan berbiji dibedakan menjadi tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) dan tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae).

Figur

Gambar mikroskop
Gambar mikroskop. View in document p.9
Gambar yang menunjukkan irisan melintang adalah nomor …a. 1 dan 4 b. 2 dan 3 c. 1, 2 dan 3d
Gambar yang menunjukkan irisan melintang adalah nomor a 1 dan 4 b 2 dan 3 c 1 2 dan 3d. View in document p.13
Gambar Ticker Timer
Gambar Ticker Timer. View in document p.24
Grafik kecepatan terhadap waktu yang menunjukkan benda bergerak lurus dipercepat beraturan adalah …a
Grafik kecepatan terhadap waktu yang menunjukkan benda bergerak lurus dipercepat beraturan adalah a. View in document p.27
Tabel Pengamatan
Tabel Pengamatan. View in document p.32
Tabel  Hasil Determinasi Menggunakan Kunci Sederhana
Tabel Hasil Determinasi Menggunakan Kunci Sederhana. View in document p.39
Tabel  Hasil Determinasi Menggunakan Kunci Sederhana
Tabel Hasil Determinasi Menggunakan Kunci Sederhana. View in document p.39
Tabel  Hasil Pangamatan
Tabel Hasil Pangamatan. View in document p.43
Gambar makhluk hidup di atas dikelompokkan dalam kingdom …
Gambar makhluk hidup di atas dikelompokkan dalam kingdom . View in document p.46
Gambar Sel tumbuhan
Gambar Sel tumbuhan. View in document p.50
Gambar Sel Hewan
Gambar Sel Hewan . View in document p.51
5Gambard. Jaringan Saraf
Gambard Jaringan Saraf. View in document p.52
Gambar penampang akar
Gambar penampang akar. View in document p.55
Gambar Piramida Makanan
Gambar Piramida Makanan. View in document p.61
Gambar di atas menunjukkan satuan makhluk hidup penyusun ekosistem yang disebut ..
Gambar di atas menunjukkan satuan makhluk hidup penyusun ekosistem yang disebut . View in document p.63

Referensi

Memperbarui...