• Tidak ada hasil yang ditemukan

ENGLISH IN MIDWIFERY PRACTICE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ENGLISH IN MIDWIFERY PRACTICE"

Copied!
96
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Kh Endah Widhi Astuti, M.Mid
  • Sekolah: universitas
  • Mata Pelajaran: kebidanan
  • Topik: English In Midwifery Practice
  • Tipe: bahan ajar
  • Tahun: 2013
  • Kota: medan

I. INTRODUCTION TO MIDWIFERY PRACTICE

Bahagian ini memberikan gambaran umum tentang kepentingan bahasa Inggeris dalam praktik kebidanan. Ia menekankan bagaimana penguasaan bahasa Inggeris dapat meningkatkan komunikasi antara bidan dan pasien, serta memudahkan pemahaman prosedur medis. Dengan kemampuan berbahasa Inggeris yang baik, bidan dapat menjelaskan kondisi pasien dengan lebih jelas dan efektif, yang berkontribusi kepada hasil perawatan yang lebih baik.

II. Kegiatan Belajar 1: Establishing Relationship

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mahasiswa dalam membangun hubungan yang baik dengan pasien. Tujuan pembelajaran termasuk kemampuan untuk memperkenalkan diri dan bertanya dengan benar. Pemahaman tentang jenis-jenis pertanyaan seperti yes/no questions, WH-questions, dan tag questions adalah penting untuk memastikan komunikasi yang efektif.

2.1 Tujuan Pembelajaran

Setelah menyelesaikan kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu melakukan perkenalan dan menjelaskan fungsi berbagai jenis pertanyaan. Ini mencakup memahami struktur dan penggunaan pertanyaan dalam konteks kebidanan.

2.2 Uraian Materi

Mahasiswa akan mempelajari cara berkenalan, jenis-jenis pertanyaan, dan cara memperkenalkan teman. Contoh-contoh percakapan yang relevan disediakan untuk membantu mahasiswa dalam praktik.

III. Kegiatan Belajar 2: Asking – Filling in Medical Report

Kegiatan ini fokus pada kemampuan mahasiswa untuk mengajukan pertanyaan yang tepat dan mengisi laporan medis pasien. Ini penting untuk mengumpulkan informasi yang akurat tentang kondisi kesehatan pasien dan memastikan dokumentasi yang tepat.

3.1 Tujuan Pembelajaran

Mahasiswa diharapkan dapat membuat pertanyaan dan mengisi laporan medis dengan benar setelah menyelesaikan kegiatan ini. Ini mencakup keterampilan bertanya yang efektif dan pemahaman tentang informasi yang perlu dikumpulkan.

3.2 Uraian Materi

Contoh percakapan antara bidan dan pasien disajikan untuk menunjukkan cara mengajukan pertanyaan yang relevan. Mahasiswa juga akan belajar tentang jenis pertanyaan yang sering digunakan dalam praktik kebidanan.

IV. Kegiatan Belajar 3: Explaining Procedure

Kegiatan ini bertujuan untuk melatih mahasiswa dalam memberikan instruksi dan menjelaskan prosedur kepada pasien dengan jelas. Mahasiswa perlu memahami cara menyampaikan informasi dengan cara yang mudah dipahami oleh pasien.

4.1 Tujuan Pembelajaran

Setelah menyelesaikan kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memberikan instruksi yang jelas dan tepat kepada pasien. Ini mencakup keterampilan dalam menjelaskan prosedur medis dengan cara yang sederhana.

4.2 Uraian Materi

Mahasiswa akan belajar berbagai ungkapan dan kalimat yang digunakan untuk memberikan instruksi. Contoh percakapan yang menggambarkan situasi nyata dalam praktik kebidanan juga disediakan.

V. Rangkuman dan Tugas Akhir

Rangkuman dari semua kegiatan belajar menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara bidan dan pasien. Tugas akhir dirancang untuk memperkuat pembelajaran dan memastikan mahasiswa dapat menerapkan keterampilan yang telah dipelajari dalam situasi praktis.

Referensi Dokumen

  • English For Nursing and Health Care ( Bradley, R. )
  • English For Academic Purposes ( Cox, K & Hill, D )
  • Oxford Practice Grammar ( Easwood, J )
  • NUCLEUS. English for Science ( Kerr, R. & Smith, J. )

Referensi

Dokumen terkait

 Object of prepositions merupakan kata benda (noun), kata ganti (pronoun), gerund (Verb-ing), atau klausa kata benda (noun clause) yang muncul setelah kata depan (preposition)..

Membatasi pemakaian kata benda dengan menunjukkan bahwa orang atau benda yang ditunjukkan oleh kata benda digunakan satu demi satu, atau dalam bagian-bagian yang terpisah..

Kata ini untuk menunjuk pada benda (tempat).. yang dekat dengannya. Kata ini dan itu selain digunakan untuk merujuk pada orang, digunakan juga untuk merujuk pada

Kata tanya digunakan untuk menanyakan nama benda, manusia, haiwan, tempat, orang, dan bilangan.. Contoh kata tanya ialah apa, siapa, di mana, mengapa, kenapa, berapa, bila,

Apabila kita ingin menunjukkan milik tidak menggunakan kata ganti (pronoun) tetapi menggunakan nama atau kata benda, maka digunakan apostrophe (tanda ‘) ditambah s dibelakang

Kata sendi nama `di' digunakan khusus di hadapan kata nama atau frasa nama yang menunjukkan tempat dan ditulis terpisah daripada kata nama atau frasa nama yang -mengikutinya. Ibunya

Pada contoh kata Fantastic, kata tersebut merupakan kata sifat (adjective) yang berfungsi sebagai kata benda (noun) karena kata fantastic digunakan sebagai nama menu yang

Faktor sosial budaya dapat mempengaruhi penamaan baik itu dalam hal nama orang, tempat, benda, atau bahkan konsep abstrak karena nama seseorang atau sesuatu seringkali berasal dari