• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN PROGRAM PENERAPAN IPTEK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "LAPORAN PROGRAM PENERAPAN IPTEK"

Copied!
37
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN PROGRAM PENERAPAN IPTEK

PENINGKATAN APLIKASI KOMPUTER

BAGI GURU SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) AUTISMA YAYASAN PENGEMBANGAN POTENSI ANAK (YPPA) PADANG

Oleh :

Asnil, S.Pd., M.Eng. NIP. 19811007 200604 1 001 Elsa Efrina, S.Pd., M.Pd. NIP. 19820814 200812 2 005 Rahmahtrisilvia, S.Pd., M.Pd. NIP. 19750324 200012 2 001 Drs. Sukardi, MT. NIP. 19610510 198603 1 003

Dibiayai DIPA UNP Nomor: 0126/023-04.2/III/2010

Tanggal: 31 Desember 2009 Universitas Negeri Padang

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK

(2)

RINGKASAN 

Sekolah  Luar  Biasa  Autisma  YPPA  Padang  merupakan  suatu  lembaga  pendidikan  yang  diperuntukkan  bagi  anak  yang  berkebutuhan  khusus  sebagaimana yang diatur dalam UU Sisdiknas no 20 tahun 2003 pasal 32 ayat    (1 ). Sekolah ini dikembangkan dengan tidak mengabaikan potensi dasar yang  dimiliki anak serta memaksimalkan segala potensi yang dimiliki anak. pola ini  telah  dilakukan  di  SLB  Autisma  YPPA  Padang  sejak  tahun  1999.  Sampai  pada  saat  ini  telah  mampu  menginklusikan  anak  kesekolah  reguler  lebih  dari  70  orang anak yang tersebar Sumatera Barat. 

Berdasarkan hasil survey tim pelaksana tanggal 24 Oktober 2009 di kantor Sekolah Luar Biasa (SLB) Autisma Yayasan Pengembangan Potensi Anak (YPPA) Padang, menunjukan bahwa yayasan ini melaksanakan pendidikan khusus. Dimana, merupakan pendidikan bagi peserata didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam proses pembelajaran karena kelainan fisik, emosional, sosial dan atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa (Undang-Undang Sisdiknas No 20 tahun 2003 ayat 1). Berdasakan survey  pada  tanggal  24  Oktober  2009,  SLB  Autisma  YPPA Padang menunjukan bahwa; (1) Sekolah ini sudah memiliki Akte Notaris  Yayasan  No.  5  tanggal  24  Juli  2001.  (2)  Adanya  izin  operasional  sekolah  dari  dinas    pendidikan  no  0443/420.DP/Dikdas‐2001,  (3)  Pada  tahun  2006  sudah  punya 70 orang anak yang telah diinklusikan/meanstraiming ke sekolah regular  yang tersebar di kota Padang baik dari tingakat Taman Kanak‐kanak sampai SD,  (4) Adanya keinginan masyarakat untuk memasukkan anaknya ke Sekolah Luar  Biasa Autisma YPPA Padang, (5) Adanya dukungan moral dan materil dari dinas  pendidikan  baik  ditingkat  propinsi  maupun  pusat,  (6)  Adanya  peraturan  perundang‐undangan  yang  mendukung  Pendidikan  Luar  Biasa,  (7)  Sudah  tersedianya lahan yang dibeli dengan luas 456 m2 berikut gedung yang sedang  dibangun (terbengkalai) untuk lokasi SLB Autisma YPPA Padang. 

(3)

kurangnya  pemahaman  masyarakat  tentang  pentingnya  pendidikan  anak  berkebutuhan  khusus  sebagai  salah  satu  hak  azasi  manusia  dan  hak  warga  negara yang harus dipenuhi, sehingga hak mereka sering terabaikan, (4) Masih  minimnya fasilitas pendidikan, (5) Masih minimnya sumber pendanaan sekolah  untuk  operasional  sekolah,  kebutuhan  transportasi  antar  jemput  siswa,  gaji  guru  dan  operasional  sekolah  sehari‐hari,  (6)  Masih  terbatasnya  buku‐buku  penunjang  pendidikan  dan  alat‐alat  pendidikan  berupa  media  dan  alat  bantu  individual siswa, dan (7) Masih terbengkalainya bangunan SLB yang permanen  karena dana yang belum mencukupi sehingga proses operasional sekolah masih  menggunakan  gedung  sekolah  dengan  status  menyewa  dan  belum  memenuhi  criteria gedung sekolah yang ideal. 

Dengan  demikian  perlu  membuat  program;  (1)  Peningkatan  kualitas  pembelajaran yang berbentuk layanan pendidikan terhadap siswa penyandang  Autisma  dan  kebutuhan  khusus  lainnya,  (2)  Peningkatan  kualitas  pendidikan  dan pelayanan terhadap anak, (3) Menjalin kemitraan dengan sekolah regular  yang  telah  dan  akan  menampung  anak  untuk  meanstraiming,  (4)  Pemulihan  kondisi  anak  dan  pembekalan  kecakapan  hidup  siswa  untuk  mandiri,  (5)  Peningkatan  professional  dan  kompetensi  guru,  (6)  Penyediaan  sarana  kebutuhan  pendidikan  yang  lebih  memadai  sesuai  dengan  ketentuan  standar  pelayanan minimalSekolah Luar Biasa khususnya bagi penyandang Autisma, (7)  Peningkatan  manajemen  dan  akuntabilitas  kinerja  kepala  sekolah,  (8)  Penyediaan  alat‐alat  perlengkapan  pendidikan  dan  therapy,  (9)  Penyediaan  tenaga guru dan tenaga kependidikan yang lainnya, (10) Pembangunan gedung  sekolah  yang  permanen  dan  representatif  dalam  suatu  lingkungan  yang  kondusif,  (11)  Pembangunan  ruangan  dan  peralatan  keterampilan/kecakapan  hidup untuk siswa, dan (12) Penyediaan fasilitas dan sarana bermaian maupun  olah raga. 

(4)

pengabdian kepada masyarakat untuk memecahkan permasalahan ini  sebagai  upaya    peningkatan  penguasaan  guru‐guru  tentang  komputerisasi  adalah  dengan  mengadakan  pelatihan  komputer  yakni  mengenai  aplikasi  microsoft  word, power point, dan excel.  

Hasil dari kegiatan ini menyimpulkan; (1) Kegiatan pengabdian kepada  masyarakat yang dilaksanakan berupa pelatihan komputer sebagai upaya untuk  peningkatan  pengetahuan  guru  SLB  YPPA  Padang  dalam  menguasai  aplikasi  computer  tentang  Microsoft  word,  Power  point,  dan  excel.  (2)  Kegiatan  ini  dilaksanakan  pada  tanggal  24  sampai  29  Oktober  2010  dengan  peserta  sebanyak 20 orang, hal ini merupakan suatu kemajuan yang sangat berarti dari  keinginan  guru  SLB  Autisma  YPPA  Padang  untuk  meningkatkan  pengetahuannya dibidang computer. Karena peserta yang hadir melebihi target  awal dari tim pelaksana yakni 12 orang. 

(5)

KATA PENGANTAR 

Dalam  usaha  mengemban  Tri  Dharma  Perguruan  Tinggi  pada  tahun  angaran 2010 Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat secara berkesinambungan  terus  melaksanakan  pengabdiannya  pada  mayarakat  sebagai  pengamalan  dan  penerapan  ilmu  pengetahuan.  Salah  satu  kepedulian  yang  dilakukan  adalah  memberikan pelatihan Peningkatan Aplikasi Komputer bagi guru Sekolah Luar  Biasa  (SLB)  Autisma  Yayasan  Pengembangan  Potensi  Anak  (YPPA)  Padang.  Kegiaan  ini  dilakukan  oleh  tim  dalam  bentuk  pelatihan  computer  tentang  Microsoft Office, Microfsoft Word, Microsoft Power Point, Microsoft Excel.  

Tim  pelaksana  kegiatan  pengabdian  masyarakat  tentang  Peningkatan  Aplikasi  Komputer  bagi  guru  Sekolah  Luar  Biasa  (SLB)  Autisma  Yayasan  Pengembangan  Potensi  Anak  (YPPA)  Padang,  meyadari  bahwa  dalam  pelaksanaan  kegiatan  ini  masih  banyak  terdapat  kelemahan  dan  kekurangan  baik  dari  segi  pelaksanaan  maupun  laporan  kegiatan.  Namun  demikian  diharapkan  semua  kekurangan  itu  dapat  dijadikan  sebagai  pengalaman  yang  berharga untuk pelaksanaan kegiatan‐kegiatan dimasa mendatang. 

Akhirnya  pada  kesempatan  ini  kami  sampaikan  ucapan  terima  kasih  kepada : 

1. Bapak Rektor Universitas Negeri Padang. 

2. Ketua Lembaga Pengabdian pada Masyarakat Universitas Negeri Padang.  3. Bapak Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang 

4. Semua pihak yang telah membantu pelaksanaan kegiatan ini. 

(6)

dan kerjasama yang baik, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan sukses  dan mudah‐mudahan laporan ini ada manfaatnya. 

 

Padang, 10 Nopember 2010         

(7)

DAFTAR ISI 

Halaman 

HALAMAN JUDUL  ...  i 

LEMBARAN PENGESAHAN  ...  ii 

RINGKASAN  ... iii 

KATA PENGANTAR  ...  vi 

DAFTAR ISI  ...  viii 

DAFTAR GAMBAR  ... x 

DAFTAR LAMPIRAN  ... xi 

BAB I. PENDAHULUAN   A. Analisis situasi  ...  1 

B. Perumusan Masalah  ...  5 

C. Tujuan Kegiatan  ...  5 

D. Manfaat kegiatan  ...  5 

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA   A. Microsoft Word  ...  7 

B. Microsoft Power Point  ...  10 

C. Microsoft Excel   ...  14 

D. Mencetak Dokumen  ...  18 

BAB III. METODE PEMECAHAN MASALAH   A. Kerangka Pemecahan Masalah   ...  19 

B. Realisasi Pemecahan Masalah  ...  19 

C. Khalayak Sasaran dan Strategis  ...  20 

(8)

A. Hasil  ... 22  B. Pembahasan ... 23 

BAB V. KESIMPULAN DAN SARA 

A. Kesimpulan  ...  26  B. Saran  ...  26  DAFTAR PUSTAKA  

(9)

DAFTAR GAMBAR

Halaman

1. Gambar 1. Tampilan area kerja microsoft word ... 7

2. Gambar 2. Menu dalam office button ... 8

3. Gambar 3. Status bar ... 9

4. Gambar 4. Page search ... 9

5. Gambar 5. Word count ... 9

6. Gambar 6. New blank presentation ... 10

7. Gambar 7. Auto content wizard ... 11

8. Gambar 8. Autocontent wizard (training) ... 12

9. Gambar 9. Autocontent wizard (training) ... 12

10.Gambar 10. Autocontent wizard (training) ... 13

11. Gambar 11. Autocontent wizard (training) ... 13

12. Gambar 12. Microsoft power point (presentation) ... 13

13. Gambar 13. Tampilan di layar saat Microsoft excel dijalankan ... 15

14. Gambar 14. Contoh dokumen untuk mengolah data sederhana ... 16

15. Gambar 15. Penggunaan Autofill ... 17

16. Gambar 16. Style format tabel ... 17

(10)

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

1. Lampiran 1. Personalia pelaksana kegiatan ... 28

2. Lampiran 2. Dokumentasi kegiatan ... 30

3. Lampiran 3. Absensi peserta ... 33

4. Lampiran 4. Modul microsoft word ... 38

5. Lampiran 5. Modul microsoft power point ... 70

(11)

BAB I 

PENDAHULUAN 

A. ANALISIS SITUASI 

Analisis situasi merupakan bagian penting dari isi proposal pengabdian yang menguraikan tentang gambaran secara kuantitatif potret, profil dan kondisi khalayak sasaran yang akan dilibatkan dalam kegiatan penerapan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (IPTEKS). Gambaran kondisi dan potensi wilayah dari segi fisik, sosial, ekonomi maupun lingkungan yang relevan dengan kegiatan yang akan dilakukan (Panduan Pengelolaan Program Hibah DP2M Ditjen Dikti 2006:134).

Kondisi profil khalayak sasaran berdasarkan hasil survey tim pelaksana tanggal 24 Oktober 2009 di kantor Sekolah Luar Biasa (SLB) Autisma Yayasan Pengembangan Potensi Anak (YPPA) Padang, menunjukan bahwa yayasan ini melaksanakan pendidikan khusus. Dimana, merupakan pendidikan bagi peserata didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam proses pembelajaran karena kelainan fisik, emosional, social dan atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa (Undang-Undang Sisdiknas No 20 tahun 2003 ayat 1). Undang-undang yang sama pada ayat 2 disebutkan pendidikan layanan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik di wilayah yang mengalami bencana alam, bencana social dan tidak mampu secara ekonomi.

Didalam UU no 20 tahun 2OO3 Bab IV, bagian kesatuan tentang hak  dan kewajiban warga Negara Pasal 5 disebutkan bahwa: (1l) setiap warga  Negara mempunyai hak yang sama memperoleh pendidikan yang bermutu  dan  (2)  warga  negara  yang  memiliki  kelainan  fisik,  emosional  mental,  intelekrual  haruso  memperoleh  pendidikan  khusus.  Dalam  hal  ini  jelas  menerangkan bahwa setiap warga Negara berhak mendapatkan pendidikan  yang bermutu tidak terkecuali bagi anak Autisma.  

(12)

menjalani  kehidupan  bermasyarakat  minimimal  untuk  dirinya  sendiri.  Peluang dan potensi anak untuk sembuh jelas membutuhkan model layanan  pendidikan secara khusus yang spesifik sesuai dengan kebutuhan anak.  

Sesuai  dengan  Kebijakan  dan  pengembangan  program  pendidikan  luar  biasa  tahun  2003  mengemukakan  Autisme  adalah  gangguan  perkembangan  yang  kompleks  menyangkut  komunikasi,  interaksi  sosial,  dan aktivitas imajinasi simbolik. Dalam memberikan pelayanan pendidikan  bagi  anak  autism  memerlukan  cara  atau  metode  khusus  sehingga  mereka  mendapatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan kebutuhannya.  

Penyelenggaraan  Sekolah  Luar  Biasa  Autisma  YPPA  Padang  merupakan suatu lembaga pendidikan yang diperuntukkan bagi anak yang  berkebutuhan khusus sebagaimana yang diatur dalam UU Sisdiknas no 20  tahun  2003  pasal  32  ayat  (1  ).  Sekolah  ini  dikembangkan  dengan  tidak  mengabaikan potensi dasar yang dimiliki anak serta memaksimalkan segala  potensi  yang  dimiliki  anak.  pola  ini  telah  dilakukan  di  SLB  Autisma  YPPA  Padang  sejak  tahun  1999.  Sampai  pada  saat  ini  telah  mampu  menginklusikan  anak  kesekolah  reguler  lebih  dari  70  orang  anak  yang  tersebar Sumatera Barat. 

(13)

Dari  segi  fisik  sekolah  dapat  pula  diungkapkan  fasilitasnya  sudah  tersedia  jumlah  lokal  sebanyak  17  buah  yang  terdiri  dari;  (1)  10  ruang  belajar/therapy  individual  dengan  ukuran  1,5  x  1,5  m.  (2)  2  ruangan  belajar/therapy  individual  dengan  ukuran    2  x  3  m,  (3),  2  ruang  belajar  klasikal untuk pra TK dan pra SD dengan ukuran 3 x 3 m, (4) 1 ruang untuk  bermain (indor) berukuran 4,5 x 5,5 m, (5) 1 ruangan pustaka ukuran 1,5 x  3 m, (6) 1 ruangan shalat berukuran 2,5 x 2,5 m, (7) 1 ruang kantor 4 x 4,5  m, (7) 1 ruang 3,5 x 4 m untuk therapy relaksasi dan sensori. 

Personil yang mengelola SLB ini terdiri dari; (1) Pengurus sebanyak  7  orang,  (2)  Guru  pegawai  negeri  sipil  (PNS)  sebanyak  2  orang,  (3)  guru  bantu  sebanyak  4  orang,  dan  (4)  Guru  yayasan  sebanayak  11  orang.  Kualifikasi  pengurus  dan  guru‐guru  SLB  Autisma  YPPA  Padang  sudah  sarjana (s1) sebanyak 9 orang, ahli madya sebanyak 3 orang dan selebihnya  berkualifikasi  pendidikan  SLTA  sebanyak  13  orang.  Disamping  itu  dilengkapi juga dengan sarana dan prasarana yang memadai. 

(14)

Pada hal tantangan masa depan yang bakal dihadapi akan semakin  berat  yang  ditandai  dengan  adanya  kecendrungan,  (1)  Tuntutan  yang  semakin  tinggi  serta  kompetisi  Sekolah  Luar  Biasa  yang  harus  baik,  (2)  Besarnya  biaya  pendukung  bagi  anak  berkebutuhan  khusus,  (3)  Makin  meningkatnya jumlah anak Autisme yang butuh pelayanan, (4) penyandang  autism perlu dilayani secara profesioanl, (5) Pengintegrasian anak sekolah  regular  cukup  banyak  tantangan,  mulai  dari  penerimaan  sekolah  regular,  anak  yang  butuh  pendamping  dan  permasalahan‐permasalahan  lain  yang  muncul  ketika  anak  telah  diingklusikan,  (6)  Tantangan  kedepan  akan  dikemanakan anak setelah mereka mengikuti pendidikan, adakah lowongan  pekerjaan bagi mereka, dan (7) Pelayanan yang professional membutuhkan  SDM yang memadai sehingga butuh peningkatan SDM yang sesuai dengan  tuntutan pemenuhan kebutuhan anak Autisma. 

Dengan demikian perlu membuat program; (1) Peningkatan kualitas  pembelajaran  yang  berbentuk  layanan  pendidikan  terhadap  siswa  penyandang  Autisma  dan  kebutuhan  khusus  lainnya,  (2)  Peningkatan  kualitas pendidikan dan pelayanan terhadap anak, (3) Menjalin kemitraan  dengan  sekolah  regular  yang  telah  dan  akan  menampung  anak  untuk  meanstraiming,  (4)  Pemulihan  kondisi  anak  dan  pembekalan  kecakapan  hidup  siswa  untuk  mandiri,  (5)  Peningkatan  professional  dan  kompetensi  guru,  (6)  Penyediaan  sarana  kebutuhan  pendidikan  yang  lebih  memadai  sesuai  dengan  ketentuan  standar  pelayanan  minimalSekolah  Luar  Biasa  khususnya  bagi  penyandang  Autisma,  (7)  Peningkatan  manajemen  dan  akuntabilitas kinerja kepala sekolah, (8) Penyediaan alat‐alat perlengkapan  pendidikan  dan  therapy,  (9)  Penyediaan  tenaga  guru  dan  tenaga  kependidikan  yang  lainnya,  (10)  Pembangunan  gedung  sekolah  yang  permanen  dan  representatif  dalam  suatu  lingkungan  yang  kondusif,  (11)  Pembangunan  ruangan  dan  peralatan  keterampilan/kecakapan  hidup  untuk  siswa,  dan  (12)  Penyediaan  fasilitas  dan  sarana  bermaian  maupun  olah raga. 

(15)

keterampilan/kemampuan  guru‐guru  dalam  hal  penguasaan  keterampilan  komputerisasi,  sehingga  mampu  membimbing  siswa  dalam  bentuk  media  interaktif  dalam  proses  pembelajaran.  Agar  lebih  konkritnya  alternative  penyelesaian  masalah  tersebut  maka  tim  pengabdian  kepada  masyarakat  mengajukan judul: Peningkatan Keterampilan Aplikasi Komputer  Bagi Guru  Sekolah  Luar  Biasa  (SLB)  Autisma  Yayasan  Pengembangan  Potensi  Anak  (YPPA) Padang. 

 

B. PERUMUSAN MASALAH 

Berdasarkan analisis situasi, permasalahan yang diperoleh dari hasil  survey  serta  prioritas  program  yang  telah  diungkapkan,  maka  diperlukan  peningkatan  kemampuan/kompetensi  guru‐guru  dalam  hal  penguasaan  keterampilan  komputerisasi  dan  program  aplikasi  komputer  media,  sehingga mampu membimbing siswa dalam bentuk media interaktif dalam  proses pembelajaran. Dalam hal menjalankan komputer berbasis Windows  Microsoft  Office,  membuat  model,  merancang  program  dan  pemogramannya  dalam  bentuk  media  yang  sesuai  dengan  kebutuhan  proses  pembelajaran  dan  mengantisipasi  kemajuan  teknologi  dibidang  komputer. 

 

C. TUJUAN KEGIATAN 

Tujuan  kegiatan  Peningkatan  Keterampilan  Komputer  Bagi  Guru  Sekolah  Luar  Biasa  (SLB)  Autisma  Yayasan  Pengembangan  Potensi  Anak  (YPPA)  Padang  adalah  agar  terjadi  peningkatan  kompetensi/kemampuan  guru‐guru dalam hal penguasaan keterampilan komputerisasi dan program  aplikasi  komputer  media,  sehingga  mampu  membimbing  siswa  dalam  bentuk media interaktif dalam proses pembelajaran berbasis sistem operasi  windows, Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft Power Point   

D. MANFAAT KEGIATAN 

(16)

pengetahuan  dan  keterampilan  mengguankan  komputer  tentang  sistem  operasi windows, Microsoft word, Microsoft Power point, Microsoft Excel.  Melalui kegiatan peningkatan keterampilan aplikasi komputer, maka guru‐ guru  akan  bertambah  pengetahuaanya  dalam  hal;  (1)  Pengenalan  system  operasi windows, (2) Pengenalan Microsoft word, (3) Pengenalan Microsoft  Power  point,  dan  (4)  Aplikasi  Micrososft  Power  point,  (5)  Pengenalan  Microsoft  Excel,  (6)  Aplikasi  Microsoft  Excel,  (7)  Pemakaian  formula  Microsoft Excel. 

(17)

BAB II 

TINJAUAN PUSTAKA 

A. Microsoft Word 

Microsoft  Word  (MS  Word)  merupakan  program  untuk  mengolah  kata. Program ini bisa digunakan untuk menulis dokumen misalnya karya  tulis, skripsi, novel, dan sebagainya. Selain menulis dokumen, MS Word juga  dapat digunakan untuk bekerja dengan tabel, menulis teks dengan kreasi,  menyisipkan  gambar,  maupun  yang  lainnya.  Secara default tampilan  area  kerja  program  MS  Word  2007  terdiri  atas Title Bar, Office Button, Quick  Access Toolbar,  Menu  Bar, Ribbon, RulerStatus Bar, dan View Toolbar.  Tampilan area kerja dapat dilihat pada Gambar 1. 

 

  Gambar 1. Tampilan area kerja MS Mord 

 

(18)

membuat  dokumen  baru  (New),  membuka  dokumen  (Open),  menyimpan  dokumen (Save), mencetak dokumen (Print), dan sebagainya (Gambar 2). 

 

  Gambar 2.Menu‐menu dalam office button 

Quick  Access  Toolbar  berisi  tombol‐tombol  yang  berfungsi  sebagai  alternative  penggunaan  perintah  yang  sering  digunakan.  Sebagai  contoh,  tool  Open  merupakan shortcut dari  Office  Button>Open,  atau  tool  Save  merupakan shortcut dari Office Button>Save. 

(19)

  Gambar 3. Status bar 

  Gambar 4. Page search 

Words  menampilkan  jumlah  halaman,  kata,  huruf  (tanpa  spasi),  huruf (dengan spasi), paragraf, dan baris (Gambar 5). 

  Gambar 5. Word count 

View Toolbar berisi pengaturan jenis tampilan dokumen, antara lain: 

1. Print  Layout,    memberikan  tampilan  sesuai  hasil  yang  akan  diterima  pada saat dicetak (default).  

2. Full Screen Reading, memberikan tampilan halaman penuh.  

3. Web  Layout,  memberikan  tampilan  sesuai  hasil  yang  ditampilkan  di  dalam jendela browser.  

(20)

5. Draft,  memberikan  tampilan  yang  berkelanjutan  (menggabungkan  seluruh halaman seperti dalam satu gulungan). Tiap halaman dipisahkan  oleh garis titik‐titik. 

B. Microsoft Power Point 

Microsoft Power Point adalah suatu software yang akan membantu  dalam  menyusun  sebuah  presentasi  yang  efektif,  professional,  dan  juga  mudah.  Microsoft  Power  Point  akan  membantu  sebuah  gagasan  menjadi  lebih  menarik  dan  jelas  tujuannya  jika  dipresentasikan  karena  Microsoft  Power  Point  akan  membantu  dalam  pembuatan  slide,  outline  presentasi,  presentasi elektronika, menampilkan slide yang dinamis, termasuk clip art  yang  menarik,  yang  semuanya  itu  mudah  ditampilkan  di  layar  monitor  komputer. 

1)  Membuat slide presentasi 

New  Blank  Presentation  Pada  layar  akan  Nampak  slide  serti  gambar  berikut. 

  Gambar 6. New Blank Presentation 

Langkah – langkah yang dapat dilakukan dalam membuat slide  adalah  membuat text, membuat judul, klik pada tulisan  “Click to add title”  lalu  ketikkan judul presentasi. Membuat textbox pada click to add text, klik  icon,  klik  pada  bagian  dari  slide  yang  ingin  ditambahkan  tulisan.  Menggunakan  Bullet  and  Numbering  klik  area  textbox  yang  ingin  menggunakan  Bullet  and  Numbering  lalu  klik  Format Æ  Bullets  and 

(21)

luar area textbox. Membuat WordArt, klik Insert ÆPicture ÆWordArt 

atau  cari  icon  Insert  WordArt  pada  Drawing  Toolbar,  pilih  1  model  kemudian  klik  OK  muncul  kotak  dialog  seperti  di  bawah  ini,  lalu  ketikkan tulisan yang diinginkan lalu klik OK. 

2)  New From Auto Content Wizard 

Penggunaan  Auto  Content  Wizard  adalah  untuk  lebih  mempermudah  pembuatan  slide  dimana  telah  disediakan  kerangka‐kerangka  yang  sering digunakan oleh pembuat slide presentasi. Keunggulan teknik ini  adalah pada segi kecepatan pembuatan walaupun jenis yang disediakan  masih terbatas. Kotak Dialog berikut akan muncul disini dapat diamati  bahwa  proses  wizard  ini  akan  melalui  3  tahapan  yakni  Presentation  Type, Presentation Style, dan juga Presentation Option. 

  Gambar 7. AutoContent Wizard 

(22)

  Gambar 8. AutoContent Wizard – (Training) 

Pilih salah satu tipe presentasi yang diinginkan lalu klik Next dan kotak  dialognya berubah menjadi sebagai berikut. 

  Gambar 9. AutoContent Wizard – (Training) 

(23)

  Gambar 10. AutoContent Wizard – (Training) 

Isikan  Judul  dan  juga  Footer  yang  ingin  ditampilkan  setelah  itu  tekan  Next. 

  Gambar 11. AutoContent Wizard – (Training) 

Proses  wizard  telah  selesai  sehingga  tekan  tombol  Finish.  Hasilnya  adalah sebagai berikut. 

(24)

Diperoleh  slide  yang  telah  jadi.  Dimana  telah  terdapat  effect  dan  juga  slide  translation.  Selain  itu  juga  dapat  diperoleh  point‐point  yang  biasanya  digunakan  dalam  membuat  presentasi  sesuai  dengan  topik  yang telah dipilih, selanjutnya tinggal menyesuaikan isinya dengan yang  akan dipresentasikan saja. 

C. Microsoft Excel 

(25)

dari lembar kerja yang aktif  b. Office Button 

Berisi  barisan  perintah  untuk  pengoperasian  Program  yang  standar  misalnya  membuat  dokumen  baru,  membuka  dokumen  lama,  menyimpan, mencetak dan mempublish dokumen 

 

  Gambar 13. Tampilan di layar saat Microsoft excel dijalankan  c. Akses Cepat Toolbar (Quick Access Toolbar) 

Merupakan  sarana  yang  disediakan  Microsoft  Excel  untuk  mempercepat akses berkomunikasi dengannya misalnya  menyimpan,  mencetak dan sebagainya 

d. Toolbar 

Merupakan  deretan  tool‐tool  (gambar‐gambar)  yang  mewakili  perintah  dan  berfungsi  untuk  mempermudah  dan  mengefisienkan  pengoperasian program. 

e. Help 

(26)

f. Lembar Kerja (Workbook) 

Baris  ini  berisikan  informasi  halaman,  section,  letak  insertion  point  dan tombol pengendali. 

g. Cell,  merupakan  nomor  baris,  nomor  kolom,  nama  range,  fungsi,  penggulung  vertical  dan  horizontal  serta  untuk  memudahkan  dalam  membaca  suatu  dokumen  dengan  menggulung  layar  vertical  dan  horisontal. 

3. Membuat Dokumen 

Pada sub bab ini, kita akan membuat dokumen sebagai contoh pengelolaan data sederhana. Dari contoh pengelolaan data sederhana kita akan belajar tentang cara pengetikan di excel, alignment, cara memformat huruf, cara memformat tabel dan cell, dan memanfaatkan fasilitas Autofill. Berikut contoh pengelolaan data yang pertama seperti pada Gambar 14.

Gambar 14. Contoh dokumen untuk mengelola data sederhana 4. Penggunaan AutoFill 

(27)

Gambar 15. Penggunaan auto Fill

Pada Kolom NO dan KODE, Autofill digunakan untuk membuat seri number secara terurut sedangkan pada kolom Nama Unit digunakan untuk mengcopy data yang sama ke beberapa cell secara cepat. Selanjutnya lengkapi data tabel seperti pada gambar 15.

5. Penggunaan Format Table dan Cell 

a. Microsoft Excel menyediakan fasilitas format table dengan beberapa template seperti memberi border, warna border, warna cell dan style font dengan klik tombol format table seperti ini , kemudia akan muncul pilihan style format tabel seperti berikut ini.

Gambar 16. Style Format Tabel

(28)

6. Penggunaan Rumus 

Penggunaan rumus dan fungsi untuk perhitungan dan pengolahan data pada software perkantoran merupakan fungsi utama Microsoft Excel. Contoh penggunaan rumus sederhana pada sebuah dokumen seperti pada gambar 17 dibawah ini.

Gamabr 17. Contoh dokumen penggunaan rumus

Buat dokumen seperti pada Gambar 6.6 diatas tetapi kosongkan dulu kolom Biaya pada semua triwulan. Pengisian kolom biaya menggunakan rumus sehingga untuk data berikutnya tinggal copy rumusnya. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

a. Klik Cell pertama pada kolom biaya misalnya Cell F16, kemudian ketikkan =D16*E16 kemudian tekan Enter.

b. Copy rumus pada Cell F16 ke Cell F17 sampai F19 dengan cara tarik kebawah sampai F19 fill handle yang ada dipojok Cell F16 kemudian lepaskan, hasil copy rumus akan tampil pada Cell F17 sampai F19.

c. Lakukan langkah 1 dan 2 untuk kolom biaya pada Cell H16, J16, dan N16. D. Mencetak File 

(29)

BAB III 

METODE PEMECAHAN MASALAH 

A. Kerangka Pemecahan Masalah 

Agar dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru‐guru  Sekolah  Luar  Biasa  (SLB)  Autisma  Yayasan  Pengembangan  Potensi  Anak  (YPPA) Padang mengenai aplikasi komputer, salah satunya dapat dilakuakn  dengan  mengadakan  pelatihan  komputer.  Materi  yang  diberikan  dalam  pelatihan  computer  ini  berkaitan  erat  dengan  aplikasi  computer  terutama  untuk administrasi dan media dalam proses pembelajaran. Dengan harapan  setelah mengikuti kegiatan pelatihan ini diharapkan guru‐guru SLB Autisma  YPPA Padang bisa bertambah pengetahuannya mengenai aplikasi computer.  B. Realisasi Pemecahan Masalah 

Universitas  Negeri  Padang  sesuai  dengan  spesialisasinya,  mempunyai sumber daya yang cukup dibidang komputerisasi sebagai upaya  peningkatan  kemampuan  masyarakat  mengenai  aplikasi  computer.  Untuk  merealisasikan  kegiatan  ini,  sesuai  dengan  permasalahan  yang  ditemukan  dalam  kegiatan  survey  yang  dilakukan  oleh  tim  pengabdian  masyarakat,  ditemukan kerangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dibidang  aplikasi computer khususnya guru SLB Autisma YPPA Padang. 

Langkah‐langkah  untuk  merealisasikan  kegiatan  tersebut  adalah  sebagai  berikut  : 

1.   Persiapan. 

Agar kegiatan ini berjalan dengan lancar sesuai dengan apa yang  direncanakan  dan  memenuhi  tujuan  serta  target  yang  hendak  dicapai,  maka dilakukan kegiatan persiapan antara lain:  

a. Mengadakan observasi terhadap objek sasaran, agar informasi yang  diperoleh lebih memberikan gambaran yang jelas terhadap kegiatan  yang akan dilakukan nantinya.  

(30)

dilaksanakan  terhadap  kegiatan  ini.  Termasuk  juga  dalam  hal  ini  menetapkan  materi  pelatihan  dan  bentuk  keterampilan  yang  akan  dilakukan.  

c. Penentuan Peserta Pelatihan. 

Supaya  kegiatan  ini  lebih  efektif,  maka  peserta  pelatihan  dalam  kegiatan ini ditetapkan semua guru dan staf administrasi yang ada di  Sekolah  Luar  Biasa  (SLB)  Autisma  Yayasan  Pengembangan  Potensi  Anak (YPPA) Padang.  

d.  Kegiatan  berikut  adalah  menetapkan  materi  pelatihan,  yang  berhubungan dengan aplikasi computer terutama untuk media pada  saat proses pembelajaran dan administrasi.    

2.   Pelaksanaan Kegiatan. 

Kegiatan  Peningkatan  Keterampilan  Aplikasi  Komputer  Bagi  Guru  Sekolah  Luar  Biasa  (SLB)  Autisma  Yayasan  Pengembangan  Potensi  Anak  (YPPA)  Padang  dilakukan  di  Laboratorium  Komputer  Jurusan  Teknik  Elektro  Fakultas  Teknik  Universitas  Negeri  Padang.  Kegiatan  dilaksanakan pata tanggal 24 Oktober 2010 sampai dengan 29 Oktober  2010.  Kegiatan  dilaksanakan  dalam  dua  scenario,  yakni  (1)  kegiatan  teori  dan  pratikum  yang  dilakukan  dengan  bimbingan  pemateri/instruktur, dan  (2)  kegiatan  pelatihan  dalam  bentuk  belajar  mandiri. 

C. Khalayak Sasaran dan Strategis 

Khalayak  sasaran  dan  strategis  pada  kegiatan  ini  adalah  guru‐guru  Sekolah  Luar  Biasa  (SLB)  Autisma  Yayasan  Pengembangan  Potensi  Anak  (YPPA) Padang. 

D. Metode Penerapan IPTEKS 

Metode  yang  digunakan  dalam  penyampaian  materi,  baik  yang  bersifat teori maupun praktek adalah sebagai berikut; 

1. Metode ceramah dan tanya jawab 

(31)

mengenai  kemampuan  peserta  pelatihan  tentang  materi  yang  disampaikan. 

2. Praktek langsung 

(32)

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Hasil

Pelaksanaan kegiatan peningkatan keterampilan aplikasi komputer bagi guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Autisma Yayasan Pengembangan Potensi Anak (YPPA) Padang dapat berjalan dengan baik dan lancer. Hal ini diperoleh berkat kerjasama serta partisipasi aktif dan rasa pengabdian yang tinggi dari tim pelaksana, ditambah lagi dengan kerjasama dari semua pihak yang terkait dengan pelaksanaan kegiatan ini.

Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan bisa membantu para guru dalam meningkatkan pengetahuannya mengenai aplikasi komputer, terutama mengenai aplikasi Microsoft Word, Microsoft Power Point, dan Microsoft Excel.

Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 20 peserta, hal ini sudah melebihi target yang mana pada konfermasi awal dengan halayak sasaran diperkirakan akan diikuti oleh 12 orang guru sebagai peserta. Dari sini sudah terlihat antusiasme dari khalayak sasaran untuk mengikuti kegiatan pengabdian yang dilaksanakan.

Pencapaian hasil Pelaksanaan kegiatan peningkatan keterampilan aplikasi komputer bagi guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Autisma Yayasan Pengembangan Potensi Anak (YPPA) Padang ini selanjutnya akan dilihat dari aspek tujuan dan manfaat pelaksanaan kegiatan. Berikut ini gambaran yang jelas tentang kegiatan yang telah dilaksanakan.

1. Pencapaian Tujuan.

(33)

2. Pencapaian Target.

Target dari pelaksanaan kegiatan ini adalah memberikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yakni; (1) meningkatkan pengetahuan guru

SLB Autisma YPPA Padang mengenai sistem operasi windows, (2) meningkatkan pengetahuan guru SLB Autisma YPPA Padang mengenai

aplikasi microsoft word, (3) meningkatkan pengetahuan guru SLB Autisma YPPA Padang mengenai microsoft power point, dan (4) meningkatkan pengetahuan guru SLB Autisma YPPA Padang mengenai microsoft excel. 3. Pencapaian Manfaat.

Seperti yang telah dijelaskan pada bagian terdahulu bahwa manfaat dari kegiatan ini adalah Sesuai dengan tujuan yang telah dikemukakan, maka manfaat yang diharapkan dan dirasakan langsung oleh guru SLB autism YPPA Padang adalah (1) peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam komputerisasi terutama mengenai Microsoft word, power point, dan excel serta aplikasinya, (2) staf akademika UNP, khususnya jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik UNP memperlihatkan peran aktifnya dalam memecahkan persoalan-persoalan yang ada dalam masyarakat terutama dalam penerapan ilmu dan teknologi, khususnya pengetahuan tentang komputerisasi.

Tahapan jangka panjang diharapkan kepada guru SLB Autisma YPPA Padang yang telah dilatih dapat menuangkan pengetahuan dan keterampilannya dalam proses belajar mengajar untuk meningkatkan mutu lulusannya.

B. PEMBAHASAN

(34)

dari faktor pendorong tentang keberhasilan kegiatan ini, disamping itu dibahas juga faktor yang menghambatnya.

1. Faktor Pendorong

Faktor pendorong yang dimaksud dalam pembahasan ini adalah faktor yang menunjang terhadap keberhasilan pelaksanaan kegiatan Peningkatan aplikasi computer bagi guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Autisma Yayasan Pengembangan Potensi Anak (YPPA) Padang dalam bentuk pelatihan computer aplikasi Microsoft Office, Microsoft Word, Microsoft Power Point, dan Microsoft Excel yang sesuai dengan kebutuhan guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Autisma Yayasan Pengembangan Potensi Anak (YPPA) Padang untuk meningkatkan proses pembelajarannya. Adapun faktor-faktor yang menunjang pelaksanaan kegiatan ini dapat dikemukakan sebagai berikut : a. Faktor Situasi kegiatan.

Oleh karena kegiatan ini memang berdasarkan kebutuhan dari masyarakat (Guru SLB YPPA Padang), maka dalam hal persiapan dan pelaksanaan kegiatan tidak menemui hambatan dan rintangan yang berarti, apa lagi kalau dilihat dari situasi tempat pelaksanaan kegiatan yang mudah dicapai (Laboratorium computer Jurusan Teknik Elektro FT UNP). Sehingga memudahkan bagi tim pelaksana membuat perencanaan, pelaksanaan pelatihan dan bimbingan.

b. Masyarakat (sasaran).

(35)

2. Faktor Penghambat

(36)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

Merujuk pembahasan yang telah dikemukan diatas, maka pada bagian ini dikemukakan kesimpulan dan saran yang akan merangkum semua hasil kegiatan Peningkatan Aplikasi Komputer bagi guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Autisma Yayasan Pengembangan Potensi Anak (YPPA) Padang dari awal sampai akhir.

A. Kesimpulan

Setelah membahas tentang permasalahan, tujuan, manfaat, khalayak sasaran, pelaksanaan dan hasil kegiatan maka selanjutnya didapat kesimpulan sebagaiberikut :

1. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan berupa pelatihan komputer sebagai upaya untuk peningkatan pengetahuan guru SLB YPPA Padang dalam menguasai aplikasi computer tentang Microsoft word, Power point, dan excel.

2. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 24 sampai 29 Oktober 2010 dengan peserta sebanyak 20 orang, hal ini merupakan suatu kemajuan yang sangat berarti dari keinginan guru SLB Autisma YPPA Padang untuk meningkatkan pengetahuannya dibidang computer. Karena peserta yang hadir melebihi target awal dari tim pelaksana yakni 12 orang.

B. Saran

(37)

DAFTAR PUSTAKA 

Anton  R.  Pardede.  2008.    Membuat  presentasi,  Microsoft  Power  Point  2007,  Sistem Informasi UKDW 2005 Tutorial Microsoft Power Point, (online),  (http://www.scribd.com/doc/16815508/PowerPoint, diakses 22 Januari 

2010) 

Bappeda.  1999. Monitoring Tipologi dan Klasifikasi Nagari Provinsi Sumatera  Barat Tahun 2006/2007, Padang: Direktorat Pembangunan Desa. 

………  2005.   Sumatera  Barat Dalam Angka, Bappeda  dan  Statistik  TK.I.  Sumbar: Padang 

………  2006.  Sumatera  Barat  Dalam  Angka,  Bappeda  dan  Statistik  TK.I.  Sumbar: Padang 

………  2007.  Sumatera  Barat  Dalam  Angka,  Bappeda  dan  Statistik  TK.I.  Sumbar: Padang 

DP2M  Ditjen  Dikti.  2006. Panduan  PengelolaanProgram Hibah DP2M Dikjen  Dikti. jakartaDepdiknas RI. 

Tim  Broad  Base  Education.  2001.  Panduan  Pelaksanaan  Broad  Best  Education(BBE) Buku III. Jakarta : DIKNAS Jakarta. 

Yayasan Pengembangan Potensi Anak. 2006. Rencana Induk Pengembangan SLB  Autisma YPPA Padang. Padang: YPPA PADANG 

………….  2009.  Microsoft  Word  2007,  modul  Microsoft  Word  2007.  Program 

Keahlian    Smemester  gasal  2008/2009,  (Online), 

(http://parvian.file.wordpress.com/2008/10/bab­6­microsoft­excel.Pdf

diakses 10 Januari 2010 ). 

Gambar

Gambar 1. Tampilan area kerja MS Mord 
Gambar 2.Menu‐menu dalam office button 
Gambar 3. Status bar 
Gambar 6. New Blank Presentation 
+7

Referensi

Dokumen terkait

Faktor-faktor yang mempengaruhi Keselamatan Pada Desain Bangunan Sekolah Luar Biasa Khusus Anak Disabilitas Fisik ... Studi

Pendidikan Guru Sekolah Dasar Pendidikan luar Biasa Pendidikan luar Sekolah Teknologi Pendidikan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pendidikan Bahasa Inggris Pendidikan

Namun baru terlayani 85.645 ABK disabilitas yang memperoleh layanan pendidikan pada Sekolah Luar Biasa (SLB), Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), dan sekolah terpadu

Implementasi Program Jampersal di Puskesmas Jember Kidul mempunyai faktor penghambat dan pendorong dari keberhasilan program dimana dari faktor pendorong tersebut

Implementasi Program Jampersal di Puskesmas Jember Kidul mempunyai faktor penghambat dan pendorong dari keberhasilan program dimana dari faktor pendorong tersebut

Siswa Sekolah Luar Biasa B Singaraja, hasil kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan pengetahuan dan ketrampilan dalam membuat lenan rumah

1.2.1.3 Sumber-sumber belajar yang digunakan oleh para guru dan peserta didik dalam proses pembelajaran agama Hindu di sekolah dasar masih mengandalkan sumber-sumber

Menurut pedoman pelayanan kesehatan anak pada sekolah luar biasa tahun 2010, Sekolah luar biasa adalah sekolah yang diperuntukkan untuk anak berkebutuhan khusus