• Tidak ada hasil yang ditemukan

Contoh Sidang Penanganan Perkara Kasus W (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Contoh Sidang Penanganan Perkara Kasus W (1)"

Copied!
107
0
0

Teks penuh

(1)

SIDANG SEMU

PENANGANAN PERKARA PERDATA

DALAM HAL WANPRESTASI

(KASUS JUAL BELI SAPI)

Diajukan Dalam Rangka Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Penanganan Perkara Perdata

Dosen Pengampu: Ibu Aristya, S.H., LLM.

Disusun Oleh: Team B PP Perdata

FAKULTAS HUKUM

(2)

KRONOLOGI KASUS WANPRESTASI

- - - 2

SKENARIO SIDANG - - - 5

PUTUSAN- - - 32

LAMPIRAN 1 SURAT LAPORAN HASIL MEDIASI- - - 47

LAMPIRAN 2 SURAT KUASAPENGGUGAT- - - 49

LAMPIRAN 3 SURAT GUGATANWANPRESTASI- - - 51

LAMPIRAN 4 SURAT KUASA TERGUGAT- - - 55

LAMPIRAN 5 JAWABAN TERGUGAT- - - 57

LA59MPIRAN 6 REPLIKPENGGUGAT- - - 59

LAM61PIRAN 7 DUPLIKTERGUGAT- - - 61

LAMPIRAN 8 PEMBUKTIAN - - - -63

(3)

PERKARA PERDATA KASUS WANPRESTASI (DALAM KASUS JUAL BELI SAPI)

TEAM A

(4)

KRONOLOGI

KASUS

WANPRESTASI

ADHINDA HARDIYANTA PUTRA, pekerjaan peternak sapi alamat Banmati RT. 2 RW. 9 Desa Dalangan Kec. Tawangsari Kab. Sukoharjo

Sebagai PENGGUGAT

Dalam hal ini menguasakan kepada : OKTAVIANO D P

Melawan :

HIRZA A, pekerjaan makelar penjual sapi, alamat ngemplak RT. 4 RW. 6 Desa Njetis Kec. Sukoharjo Kab. Sukoharjo

Sebagai TERGUGAT Menguasakan kepada : YENNI TAMALASARI

KRONOLOGI PERKARA

1. Bahwa antara penggugat dan tergugat telah mengadakan perjanjian transaksi jual beli sapi yang cara pembayarannya dilakukan tidak secara tunai

2. Bahwa PENGGUGAT telah menjual sapi sapinya kepada TERGUGAT sebagai berikut :

a. Pada tanggal 1 Mei 2015 PENGGUGAT menjual 2 ekor sapi kepada TERGUGAT yang disaksikan oleh Karyawan dari PENGGUGAT yang bernama ZULFA NAILI dengan harga Rp 9.000.000,- dan Rp 7.500.000,-sehingga total sebesar Rp 16.500.000,- dengan uang muka sebesar Rp 1.500.000,- sehingga kekurangannya sebesar Rp 15.000.000,-.

(5)

7.500.000,-c. Pada tanggal 18 Mei 2015 PENGGUGAT menjual 2 ekor sapi kepada TERGUGAT dengan harga Rp 8.000.000,- dan Rp 9.500.000,- sehingga total sebesar Rp 17.500.000,- dengan uang muka sebesar Rp 2.000.000,-sehingga kekurangannya sebesar Rp

15.500.000,-d. Pada tanggal 20 Mei 2015 PENGGUGAT menjual 3 ekor sapi kepada TERGUGAT sebesar Rp 7.000.000,- ; Rp 8.500.000,- dan Rp 9.500.000,-sehingga total sebesar Rp 25.000.000,- dengan uang muka sebesar Rp 3.000.000,- sehingga kekurangannya sebesar Rp

22.000.000,-Sehingga jumlahkekurangan yang harus dibayar TERGUGAT kepada PENGGUGAT adalah sebesar Rp 60.000.000,- dengan kesepakatan bersama antara PARA PENGGUGAT memberikan batas maksimal waktu pembayaran pada bulan Juli dan TERGUGAT telah menyetujui dan menyanggupi hal tersebut.

3. Bahwa kemudian PENGGUGAT berusaha menagih seluruh sisa pembayaran yang tersebut diatas kepada TERGUGAT pada saat batas waktu yang telah disepakati tetapi TERGUGAT mengelak dan tidak segera melunasi kekurangan pembayaran

4. Bahwa dengan hal tersebut PENGGUGAT telah melakukan Wanprestasi terhadap perjanjian jual beli sapi yang telah disepakati.

KONDISI TERGUGAT

1. Bahwa tergugat dalamhal ini mengalami kebangkrutan dikarenakan sapi sapi yang akan dijual kembali oleh TERGUGAT terjangkit virus antraks dan banyak sapi yang mati sehingga tergugat mengalami kerugian dan tidak dapat melunasi pembayaran pada waktu yang telah disepakati

2. Bahwa TERGUGAT telah mempunyai itikad baik untuk melakukan pembayaran walupun tidak sepenuhnya melunasi pembayaran.

(6)

PENGETAHUAN SAKSI TERHADAP KASUS 1. Zulfa Naili

Sebagai karyawan yang menyaksikan jual beli antara PENGGUGAT dengan TERGUGAT

2. Andrianto H

Sebagai tetangga Para tergugat yang pekerjaannya mengantarkan sapi kepada TERGUGAT. Saksi ini mengetahui transaksi Jual-beli antara PENGGUGAT 2 dengan TERGUGAT, namun tidak mengetahui secara detail.

PENGETAHUAN SAKSI TERGUGAT 1. Nur V

Sebagai Karyawan dari TERGUGAT yang mengetahui kondisi tergugat dan juga mengelola keuangan usaha dari Pekerjaan Tergugat.

2. Rasyid R

(7)

SKENARIO SIDANG PP PERDATA

SIDANG PERTAMA PERDAMAIAN

Panitera : Sidang Pengadilan Negeri Sukoharjo yang memeriksa dan mengadili perkara perdata Nomor : 38/Pdt.G/2015/PN.SKH, antara pihak PENGGUGAT Adhinda Hardianta Putra melawan TERGUGAT Hirza A pada hari selasa tanggal 22 Desember 2015. Majelis Hakim memasuki ruang sidang, hadirin dimohon berdiri. (setelah hakim duduk, hadirin dipersilahkan duduk kembali).

Hakim Ketua : Baiklah, sebelum persidangan dimulai, majelis hakim perintahkan untuk semua hadirin agar menonaktifkan segala bentuk alat komunikasi. Demi kelancaran persidangan marilah kita berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing. Berdoa dimulai. Selesai. Hakim Anggota sudah siap?

Hakim Anggota I&2 : Siap Majelis

Hakim Ketua : Panitera sudah siap?

Panitera : Siap Majelis

Hakim Ketua : Sidang Pengadilan Negeri Sukoharjo yang memeriksa dan mengadili perkara perdata Nomor : 38/Pdt.G/2015/PN.SKH, antara pihak PENGGUGAT Adinda Hardianta Putra melawan TERGUGAT Hirza A pada hari selasa tanggal 22 Desember 2015 dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum. (Ketuk palu 3 kali). Kepada Petugas diperintahkan untuk memanggil Pihak Penggugat dan pihak tergugat untuk memasuki ruang sidang

(8)

Hakim Ketua : saudara Penggugat, dalam persidangan ini apakah saudara bertindak sendiri atau diwakili oleh kuasa hukum saudara?

Kuasa Penggugat : Dalam perkara ini saya Oktaviano D P, SH., Saya dari Team Advokat/Pengacara pada Kantor “SIP and Partner” yang berkantor di JL. Ronggo Warsito No. 2 Serengan Surakarta adalah kuasa dari PENGGUGAT yang juga hadir di samping saya, yang berdasarkan surat kuasa khusus tertanggal 3 Oktober 2015 akan mendampingi Penggugat untuk beracara di persidangan hingga kasus ini selesai Majelis.

Hakim Ketua : saudara Kuasa Hukum Penggugat apakah membawa surat kuasanya? Tolong dibawa ke depan, (KHP menyerahkan surat kuasa khusus dan ijin praktik beracara)

Hakim Ketua : baik, Saudara Tergugat, dalam persidangan ini apakah saudara bertindak atau diwakili oleh kuasa hukum saudara?

Kuasa Tergugat : Dalam perkara ini saya, Yenni Tamalasari, S.H, Saya Dari Team Advokat/Penasehat Hukum pada kantor “Hukum PERMATA and Partner” beralamat di Jl. Ronggo Warsito No.123 Sukoharjo adalah kuasa hukum dari Hirza A yang hadir juga di samping saya,

berdasarkan surat kuasa khusus tanggal 10 Desember 2015 akan mendampingi Tergugat untuk beracara di persidangan hingga kasus ini selesai Majelis.

Hakim Ketua :apakah bawa surat kuasanya? Tolong dibawa kedepan!!! (KHT menyerahkan surat kuasa khusus dan ijin praktik beracara)

Hakim ketua :saudara Tergugat, apakah saudara telah menerima salinan surat gugatan dari pihak penggugat...????

Kuasa Tergugat : sudah Majelis hakim

(9)

Hakim Ketua :Saudara Penggugat dan Tergugat, sesuai dengan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 tahun 2008 tentang Prosedur mediasi di Pengadilan maka perkara ini sebelum diperiksa dan diputus oleh pengadilan, saudara akan diberi kesempatan untuk memikirkan kembali dengan pikiran yang jernih dan tenang baik buruknya perkara ini diputus oleh Pengadilan, untuk itu saudara akan diberi kesempatan untuk menyelesaikan perkara dengan mediasi. Saudara kuasa penggugat, apakah mempunyai mediator sendiri???

Kuasa Penggugat : tidak yang mulia

Hakim Ketua : baik, saudara Tergugat??? Kuasa Tergugat :tidak yang mulia

Hakim Ketua :Baik, karena tidak ada yang mengajukan mediator bebas jadi Majelis akan menunjuk mediator untuk proses mediasi ini. Majelis menunjuk saudara Edward,SH sebagai mediator.

Hakim Ketua : saudara penggugat dan tergugat, saya beri kesempatan selama 1 minggu untuk menyelesaikan perkara ini dengan mediasi. Bagaimana saudara kuasa Penggugat??

Kuasa Penggugat :Baik Majelis hakim

Hakim Ketua :Bagaimana saudara kuasa Tergugat??? Kuasa Tergugat :ya Majelis Hakim

Hakim Ketua :Baiklah. Untuk memberikan kesempatan kepada Penggugat dan Tergugat untuk melakukan Mediasi, maka sidang pada hari ini ditunda selama 1 minggu dari sekarang dan akan dilanjutkan tanggal Berapa panitera?

Panitera :Tanggal 05 Januari 2016 Majelis

Hakim Ketua :apakah terdapat persidangan lain pada hari itu?

Panitera :Tidak Majelis..

(10)

Kepada para pihak untuk menghadiri sidang tanpa surat panggilan dari pengadilan. selanjutnya Sidang pada hari ini ditutup. (ketok palu 1x)

(11)

SIDANG KEDUA GUGATAN

Hakim Ketua :Sidang Pengadilan Negeri Sukoharjo yang memeriksa dan mengadili perkara perdata pada tingkat pertama, dalam perkara Nomor 38/Pdt.G/2015/PN.SKH, antara pihak PENGGUGAT Adhinda Hardianta Putra melawan TERGUGAT Hirza A pada hari ini tanggal 05 Januari 2016 dengan ini dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum (ketuk palu 3x).

Saudara Penggugat, majelis hakim telah menerima salinan surat hasil mediasi dari mediator Edward yang menyatakan bahwa perdamaian yang saudara tempuh melalui mediasi tidak menemukan titik perdamaian, maka sidang akan dilanjutkan dengan pembacaan surat gugatan. Saudara penggugat dan kuasa penggugat, apakah saudara sudah siap dengan surat gugatan anda???

Penggugat : siap Majelis. Kami siap saat ini juga. Hakim Ketua : Baik. silakan dibacakan

Kuasa Penggugat :(menyerahkan salinan jawaban gugatan kepada Hakim dan penggugat kemudian kembali ke tempat duduk.

Penggugat : ya, kami tetap pada gugatan tersebut.

Hakim Ketua : saudara tergugat, apakah anda mengetahui isi gugatan tersebut??

Tergugat : ya majelis, Saya telah mempelajari isi dari gugatan tersebut.

(12)

Kuasa Tergugat : iya majelis hakim. Kami akan membuat jawaban gugatannya dan kami mohon waktu 2 minggu.

Hakim Ketua :Bagaimana Kuasa Hukum Penggugat?

Kuasa Penggugat :Keberatan Majelis. Kami kira waktu 1 minggu sudah cukup.

Hakim Ketua :Baiklah untuk memberikan kesempatan kepada pihak kuasa hukum tergugat untuk menyusun jawaban gugatannya maka sidang pada hari ini ditunda selama 1 minggu dari sekarang dan akan dilanjutkan pada tanggal berapa panitera?

Panitera :Tanggal 12 Januari 2016 Majelis

Hakim Ketua :Baiklah.apakah terdapat persidangan lain pada hari itu?

Panitera :Tidak Majelis.

(13)

SIDANG KETIGA JAWABAN GUGATAN

Hakim Ketua :Sidang Pengadilan Negeri Sukoharjo yang memeriksa dan mengadili perkara perdata pada tingkat pertama, dalam perkara Nomor 38/Pdt.G/2015/PN.SKH, antara pihak PENGGUGAT Adinda Hardianta Putra melawan TERGUGAT Hirza A pada hari ini tanggal 12 Januari 2016 dengan ini dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum (ketuk palu 3x).

Hakim Ketua :Bagaimana kuasa hukum penggugat apakah selama ini sudah tercapai perdamaian?

KH Penggugat :Belum yang mulia, untuk itu kami mohon sidang tetap dilanjutkan

Hakim Ketua :Bagaimana kuasa hukum tergugat apakah selama ini sudah tercapai perdamaian?

KH Tergugat :Belum yang mulia, kami juga mohon agar sidang tetap dilanjutkan.

Hakim Ketua :Baiklah. Saudara tergugat, apakah saudara sudah siap dengan jawaban gugatan?

Tergugat :Siap majelis

Hakim Ketua :Siapkan.

Kuasa Tergugat :terimakasih. (menyerahkan jawaban gugatan kepada Hakim dan penggugat kemudian gugatan dibacakan

(14)

Hakim Ketua : baik, bagaimana dengan tergugat?

KH Tergugat : keberatan yang mulia, kami pikir dengan waktu 3minggu itu terlalu lama, bagaimana kalau 1 minggu saya tenggang waktu untuk membuat replik

Ketua Hakim : baik, karena waktu 3 minggu itu terlalu lama maka penggugat diberi waktu 1 minggu buat membuat replik. Maka siding akan ditunda, dan akan dimulai lagi pada tanggal berapa panitera ?

Panitera : Tanggal 19 Januari 2016 Majelis.

Hakim Ketua : apakah terdapat persidangan lain pada hari itu? Panitera : Tidak Majelis..

(15)

SIDANG KEEMPAT REPLIK

Hakim Ketua :Sidang Pengadilan Negeri Sukoharjo yang memeriksa dan mengadili perkara perdata pada tingkat pertama, dalam perkara Nomor 38/Pdt.G/2015/PN.SKH, antara pihak PENGGUGAT Adhinda Hardianta Putra melawan TERGUGAT Hirza A pada hari ini tanggal 19 Januari 2016 dengan ini dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum (ketuk palu 3x).

Hakim Ketua :Bagaimana kuasa hukum penggugat apakah selama ini sudah tercapai perdamaian?

KH Penggugat :Belum yang mulia, untuk itu kami mohon sidang tetap dilanjutkan

Hakim Ketua :Bagaimana kuasa hukum tergugat apakah selama ini sudah tercapai perdamaian?

KH Tergugat :Belum yang mulia, kami juga mohon agar sidang tetap dilanjutkan.

Hakim Ketua :Baiklah. Saudara penggugat, apakah saudara sudah siap dengan replik penggugat?

Pergugat : Siap majelis

Hakim Ketua : Siapkan.

Kuasa Pergugat : terimakasih. (menyerahkan replik penggugat kepada Hakim dan tergugat kemudian dibacakan sambil berdiri di tempat duduk KHP) terima kasih majelis, kami siap membacakan isi replik penggugat Bahwa ……….

Hakim Ketua : baik, saudara tergugat apakah saudara akan mengajukan duplik atas replik penggugat??

Kuasa tenggugat : iya majelis, kami akan mengajukan duplik tapi kami mohon waktu 1 minggu majelis hakim

(16)

KH pengugat : keberatan yang mulia, kami pikir dengan waktu 1 minggu itu terlalu lama, bagaimana kalau 3 hari?

Ketua hakim : bagaimana dengan tergugat ?

KH tergugat : keberatan yang mulia, waktu 3 hari terlalu cepat,bagaimana kalau 4 hari?

Ketua hakim : bagaimana dengan penggugat ?

Penggugat : baik yang mulia, saya rasa 4 hari cukup.

Ketua Hakim : baik, karena waktu 3 hari itu terlalu cepat maka tergugat diberi waktu 4 hari buat membuat duplik. Maka siding akan ditunda, dan akan dimulai lagi pada tanggal berapa panitera ?

Panitera : Tanggal 23 Januari 2016 Majelis.

Hakim Ketua : apakah terdapat persidangan lain pada hari itu? Panitera : Tidak Majelis..

(17)

SIDANG KELIMA DUPLIK

Hakim Ketua : Sidang Pengadilan Negeri Sukoharjo yang memeriksa dan mengadili perkara perdata pada tingkat pertama, dalam perkara Nomor 38/Pdt.G/2015/PN.SKH, antara pihak PENGGUGAT Adhinda Hardianta Putra melawan TERGUGAT Hirza A pada hari ini tanggal 23 Januari 2016 dengan ini dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum (ketuk palu 3x).

Hakim Ketua : Bagaimana kuasa hukum penggugat apakah selama ini sudah tercapai perdamaian?

KH Penggugat : Belum yang mulia, untuk itu kami mohon sidang tetap dilanjutkan

Hakim Ketua : Bagaimana kuasa hukum tergugat apakah selama ini sudah tercapai perdamaian?

KH Tergugat : Belum yang mulia, kami juga mohon agar sidang tetap dilanjutkan.

Hakim Ketua : Baiklah. Saudara kuasa hukum tergugat, apakah saudara sudah siap dengan duplik tergugat?

penggugat : Siap majelis Hakim Ketua : Siapkan.

Kuasa tergugat : terimakasih. (menyerahkan duplik tergugat kepada Hakim dan penggugat, kemudian dibacakan sambil berdiri di tempat duduk KHT) terima kasih majelis, kami siap membacakan isi duplik penggugat Bahwa ……….

Hakim Ketua : baik, saudara penggugat apakah sudah jelas dengan duplik dari tergugat

(18)

Ketua Hakim : baik, untuk melanjutnya pemeriksaan berikutnya akan dilakukan agenda sidang pembuktian. Maka sidang akan ditunda, bagaimana penggugat?

Penggugat : baik majelis, untuk mempersiapkan bukti yang akan kami bawa kami membutuhkan waku 1 minggu majelis

Hakim ketua : bagaimana tergugat ?

Tergugat :baik yang mulia

Hakimketua : baik, Maka sidang akan ditunda, dan akan dimulai lagi pada tanggal berapa panitera ?

Panitera : Tanggal 30 Januari 2016 Majelis.

Hakim Ketua : apakah terdapat persidangan lain pada hari itu? Panitera : Tidak Majelis..

(19)

SIDANG KEENAM BUKTI SAKSI PENGGUGAT

Hakim Ketua : Sidang Pengadilan Negeri Sukoharjo yang memeriksa dan mengadili perkara perdata pada tingkat pertama, dalam perkara Nomor 38/Pdt.G/2015/PN.SKH, antara pihak PENGGUGAT Adhinda Hardianta Putra melawan TERGUGAT Hirza A pada hari ini tanggal 30 Januari 2016 dengan ini dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum (ketuk palu 3x).

Hakim Ketua : Bagaimana kuasa hukum penggugat apakah selama ini sudah tercapai perdamaian?

KH Penggugat : Belum yang mulia, untuk itu kami mohon sidang tetap dilanjutkan.

Hakim Ketua : Bagaimana kuasa hukum tergugat apakah selama ini sudah tercapai perdamaian?

KH Tergugat : Belum yang mulia, kami juga mohon agar sidang tetap dilanjutkan.

Hakim Ketua : Baiklah.Apakah kuasa hukum penggugat sudah siap dengan alat bukti dan saksi?

Kuasa Penggugat : sudah Majelis hakim. (menyerahkan alat bukti kepada majelis hakim)

Hakim Ketua : (Berunding dengan hakim anggota sambil menandai dengan P-1, P-2, dst.)

(20)

(salah satu kuasa hukum tergugat maju kedepan untuk memeriksa berkas bukti setelah selesai kembali ke tempat duduk)

Hakim Ketua : karena kuasa hukum penggugat sudah menyerahkan alat bukti maka apakah saudara kuasa hukum penggugat sudah siap dengan saksi-saksi dan berapa saksi yang diajukan?

Kuasa Penggugat : sudah majelis, kami membawa 4 orang saksi. Saksi pertama kami adalah Annisa Maratus Sholihah, kedua Indra Tri W, ketiga Khaerul Umam dan yang keempat Irfani Nurul Huda

Hakim Ketua : Baik. Kepada petugas diperintahkan untuk memanggil saksi Annisa Maratus Sholihah Untuk memasuki ruang persidangan.

Panitera : Siap majelis. kepada saksi Annisa Maratus Sholihah Untuk memasuki ruang persidangan.

(Saksi masuk kemudian duduk ditempat yang disediakan)

Hakim Ketua : Saudara saksi sebelum memberikan keterangan, majelis hakim memerintahkan untuk mengajukan kartu identitas saudara.

(Saksi maju kedepan memberikan kartu identitas kepada hakim)

Hakim Ketua : Saudara saksi saya akan menanyakan identitas saudara terlebih dahulu, Nama Saudara??

Saksi penggugat 1 : Zulfa Naili majelis Hakim Ketua : umur??

Saksi penggugat 1 : 30 tahun majelis Hakim Ketua : pekerjaan?

(21)

Hakim Ketua : alamat?

Saksi penggugat 1 : Jalan Dr. Muwardi No 135 Sukoharjo

Hakim Ketua : agama?

Saksi penggugat 1 : Islam majelis

Hakim Ketua : Apakah saudara dalam keadaan sehat jasmani dan rohani?

Saksi penggugat 1 : ya majelis saya dalam keadaan sehat jasmani dan rohani Hakim Ketua : Saudara saksi, sebelum saudara memberikan keterangan, maka saudara akan disumpah terlebih dahulu menurut agama dan kepercayaan saudara, apakah saudara saksi bersedia???

Saksi P 1 : ya, saya bersedia

Hakim Ketua : silahkan. Kepada juru sumpah dimohon untuk menempatkan diri dan saksi silahkan berdiri.

Juru sumpah : (juru sumpah berdiri disamping atau belakang saksi sambil membawa Al-Qur’an dan meletakkan di atas kepala saksi) ikuti kata-kata yang saya ucapkan, “Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memberikan keterangan yang benar tidak lain daripada yang sebenarnya”

Saksi P 1 : “Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memberikan keterangan yang benar tidak lain dari pada yang sebenarnya”

Hakim Ketua : saudara saksi, saudara telah disumpah menurut agama dan kepercayaan saudara, maka saudara wajib memberikan keterangan jujur dan yang sebenar-benarnya. Apakah saudara mengerti???

Saksi P 1 : iya majelis, saya mengerti.

(22)

Saksi P 1 : saya kenal majelis. Tetapi saya tidak ada hubungan keluarga dengan saudara Penggugat

Hakim Ketua : dengan Tergugat??

Saksi P 1 : saya juga kenal tergugat yang mulia.

Hakim Ketua : Apakah saudara memiliki hubungan pekerjaan dengan Penggugat?

Saksi penggugat 1 : iya, saya sebagai karyawannya. Hakim Ketua : dengan tergugat?

Saksi penggugat 1 : tidak

Hakim Ketua : silahkan hakim anggota 1 melanjutkan pertanyaan HA 1 : terimakasih majelis, kepada saudara saksi sejak kapan

sdr bekerja sebagai karyawan dari saudara penggugat?

Saksi p 1 : maksud yang mulia penggugat yang mana? HA 1 : saudara penggugat Adhinda Hardianta Putra

Saksi P 1 : iya yang mulia, kira-kira satu tahun yang lalu yang mulia

HA 1 : sdr saksi, apa yang anda ketahui tentang perkara ini? Saksi p 1 : tau yang mulia, karena pada saat penjualan sapi antara

penggugat dan tergugat pada tanggal 1 mei 2015 saya menyaksikannya.

HA 1 : apakah saudara mengetahui berapa ekor sapi yang dijual penggugat kepada tergugat?

Saksi P 1 : tau yang mulia. Penggugat menjual 2 ekor sapi kepada tergugat dengan harga Rp. 9.000.000 dan Rp. 7.500.000. sehingga total Rp. 16.500.000.

HA 1 : apakah saudara tahu bahwa penjualan sapi tersebut tidak dilakukan dengan tunai?

(23)

HA 1 : apakah saudara tahu berapa uang yang belum dibayar tunai oleh tergugat ?

Saksi P 1 : tau yang mulia.

HA 1 : berapa ?

Saksi P 1 : pada saat itu kekurangannya sebesar Rp 15.000.000,-. Yang mulia

HA 1 : berarti uang muka yang dibayar pertama kali Rp. 1.500.000.

Saksi P 1 : iya yang mulia.

HA 1 : terima kasih. saya rasa cukup majelis.

Hakim Ketua : silahkan hakim anggota 1 apakah ada pertanyaan?

HA 2 : tidak majelis

Hakim Ketua : baik, saudara Kuasa Hukum Penggugat, bagaimana dengan kesaksian yg diberikan oleh saksi I. apakah kesaksian yg diberikan saksi sudah benar?

KH Penggugat : sudah majelis.

Hakim Ketua : apakah ada pertanyaan yang akan diajukan? KH P : tidak majelis.

Hakim Ketua : sdr Kuasa Hukum Tergugat, bagaimana dengan kesaksian saksi Penggugat? Apakah Ada yang akan memberikan tanggapan?

K H Tergugat : ada yang mulia. Bahwa pada tanggal 20 juli 2015 telah membayar lagi sebesar Rp. 5.000.000,- sehingga kekurangannya sebesar Rp. 10.000.000,-.

Hakim Ketua : bagaimana kuasa hukum penggugat apakah ada tanggapan?

(24)

yang dijanjikan tergugat pada tanggal 28 Juli 2015 yang mulia.

Hakim Ketua : terimakasih. saudara saksi, untuk sementara keterangan saudara kami anggap cukup, apabila pengadilan masih memerlukan keterangan saudara, apakah saudara bersedia untuk diperiksa lagi?

Saksi p 1 : bersedia majelis

Hakim Ketua : Terimakasih, silahkan saudara mengambil kartu identitas saudara dan silahkan duduk ditempat yang telah disediakan.

Silahkan Kepada Panitera memanggil saksi selanjutnya

Panitera : Siap majelis. kepada saksi Indra Tri W Untuk memasuki ruang persidangan.

(Saksi masuk kemudian duduk ditempat yang disediakan)

Hakim Ketua : Saudara saksi sebelum memberikan keterangan, majelis hakim memerintahkan untuk mengajukan kartu identitas saudara.

(Saksi maju kedepan memberikan kartu identitas kepada hakim)

Hakim Ketua : Saudara saksi saya akan menanyakan identitas saudara terlebih dahulu, Nama Saudara??

Saksi p 2 : Andrianto H

Hakim Ketua : umur??

Saksi penggugat 2 : 40 tahun majelis Hakim Ketua : pekerjaan? Saksi penggugat 2 : Wirausaha Hakim Ketua : alamat?

Saksi penggugat 2 : Jl. Dr. Rajiman No. 36 Sukoharjo

(25)

Saksi penggugat 2 : Islam majelis

Hakim Ketua : Saudara saksi, sebelum saudara memberikan keterangan, maka saudara akan disumpah terlebih dahulu menurut agama dan kepercayaan saudara, apakah saudara bersedia???

Saksi penggugat 2 : ya, saya bersedia

Hakim Ketua : silahkan. Kepada juru sumpahdimohon untuk menempatkan diri.

(juru sumpah maju dengan diikuti saksi penggugat)

Juru sumpah : (juru sumpah berdiri disamping atau belakang saksi sambil membawa Al-Qur’an dan meletakkan di atas kepala saksi) ikuti kata-kata yang saya ucapkan, “Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memberikan keterangan yang benar tidak lain daripada yang sebenarnya”

Saksi penggugat 2 : “Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memberikan keterangan yang benar tidak lain daripada yang sebenarnya”

Hakim Ketua : saudara saksi, saudara telah disumpah menurut agama dan kepercayaan saudara, maka saudara wajib memberikan keterangan jujur dan yang sebenar-benarnya. Apakah saudara mengerti???

Saksi p 2 : saya mengerti.

Hakim Ketua : baik, Apakah saudara kenal atau memiliki hubungan keluarga dengan Penggugat?

Saksi penggugat 2 : kenal majelis, penggugat adalah tetangga saya. Hakim Ketua : dengan Tergugat??

Saksi penggugat 2 : kenal yang mulia

Hakim Ketua : Apakah saudara memiliki hubungan pekerjaan dengan Penggugat?

(26)

Hakim Ketua : dengan tergugat? Saksi penggugat 2 : iya yang mulia

Hakim Ketua : Apakah saudara dalam keadaan sehat jasmani dan rohani?

Saksi penggugat 2 : ya majelis saya dalam keadaan sehat jasmani dan rohani Hakim Ketua : silahkan hakim anggota 2 melanjutkan pertanyaan HA 2 :terimakasih majelis, kepada saudara saksi apakah

saudara tau transaksi jual beli antara penggugat dan tergugat?

Saksi penggugat 2 : iya, saya mengetahui majelis

HA 2 :apakah saudara mengetahui berapa harga penjualan sapi? Dan berapa uang yang belum di bayarkan secara tunai?

Saksi P 2 :saya tidak mengetahui secara detail yang mulia,karana saya hanya mengantarkan sapi

HA 2 : terima kasih. Saya kira cukup majelis. Hakim Ketua : kepada HA 1, apakah ada pertanyaan? HA 1 : tidak majelis

Hakim Ketua :baik, saudara Kuasa Hukum Penggugat, bagaimana dengan kesaksian yg diberikan oleh saksi penggugat 2. apakah kesaksian yang diberikan saksi sudah benar?

KH Penggugat : sudah majelis.

Hakim Ketua : apakah ada pertanyaan yg akan diajukan? KH Penggugat : tidak majelis.

Hakim Ketua : sdr Kuasa Hukum Tergugat, bagaimana dengan kesaksian saksi Penggugat? Apakah Ada yg akan ditanggapi?

(27)

Hakim Ketua :bagaimana kuasa hukum penggugat apakah ada tanggapan?

KHP 1 : tidak. Sudah cukup yang mulia

Hakim Ketua : saudara saksi, untuk sementara keterangan saudara kami anggap cukup, apabila pengadilan masih memerlukan keterangan saudara, apakah saudara bersedia untuk diperiksa lagi?

Saksi P 2 : bersedia majelis

Hakim Ketua : Terimakasih, silahkan saudara mengambil kartu identitas saudara dan silahkan duduk ditempat yang telah disediakan.

Hakim Ketua : Baik. karena agenda pada hari ini telah selesai maka sidang akan ditunda selama 3 hari dengan agenda bukti dan saksi-saksi dari pihak Kuasa Hukum Tergugat pada tanggal berapa panitera?

Panitera : Tanggal 2 Februari 2016 Majelis.

Hakim Ketua : apakah terdapat persidangan lain pada hari itu? Panitera : Tidak Majelis..

(28)

SIDANG KETUJUH BUKTI SAKSI TERGUGAT

Hakim Ketua :Sidang Pengadilan Negeri Sukoharjo yang memeriksa dan mengadili perkara perdata pada tingkat pertama, dalam perkara Nomor 38/Pdt.G/2015/PN.SKH, antara pihak PENGGUGAT Adhinda Hardianta Putra melawan TERGUGAT Hirza A pada hari ini tanggal 2 Februari 2016 dengan ini dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum (ketuk palu 3x).

Hakim Ketua :Bagaimana penggugat apakah selama ini sudah tercapai perdamaian?

KH Penggugat :Belum yang mulia, untuk itu kami mohon sidang tetap dilanjutkan

Hakim Ketua :Bagaimana tergugat apakah selama ini sudah tercapai perdamaian?

KH Tergugat :Belum yang mulia, kami juga mohon agar sidang tetap dilanjutkan.

Hakim Ketua :Apakah kuasa hukum Tenggugat sudah siap dengan alat bukti dan saksi?

Kuasa Tergugat :sudah Majelis hakim. (menyerahkan alat bukti kepada majelis hakim)

Hakim Ketua :(Berunding dengan hakim anggota sambil menandai dengan T-1, T-2, dst.)

Hakim Ketua :baik alat bukti kami terima.. Untuk Saudara kuasa hukum Penggugat silahkan maju untuk memeriksa bukti-bukti dari kuasa hukum Tergugat.

(salah satu kuasa hukum penggugat maju kedepan untuk memeriksa berkas bukti setelah selesai kembali ke tempat duduk)

(29)

Tenggugat sudah siap dengan saksi2 dan berapa saksi yang diajukan?

Kuasa Tergugat :sudah majelis, kami membawa 2 orang saksi. Saksi pertama kami adalah saudari Nur Vdan yang kedua adalah saudara Rasyid R.

Hakim Ketua :Baik. Kepada petugas diperintahkan untuk memanggil saksi Nur V dan Rasyid R Untuk memasuki ruang persidangan.

Panitera :Siap majelis.. kepada saksi Nur V Untuk memasuki ruang persidangan.

(Saksi masuk kemudian duduk ditempat yang disediakan)

Hakim Ketua :Saudara saksi sebelum memberikan keterangan, majelis hakim memerintahkan untuk mengajukan kartu identitas saudara.

(Saksi maju kedepan memberikan kartu identitas kepada hakim)

Hakim Ketua :Saudara saksi saya akan menanyakan identitas saudara terlebih dahulu, Nama Saudara??

Saksi tergugat 1 :Nur V

Hakim Ketua :umur??

Saksi tergugat 1 :35 tahun majelis Hakim Ketua :pekerjaan?

Saksi tergugat 1 :pegawai swasta majelis

Hakim Ketua :alamat?

Saksi tergugat 1 :Jalan Merdeka No. 01 Sukoharjo

Hakim Ketua :agama?

Saksi tergugat 1 :Islam majelis

(30)

Saksi tergugat 1 :ya majelis saya dalam keadaan sehat jasmani dan rohani Hakim Ketua :Saudara saksi, sebelum saudara memberikan keterangan,

maka saudara akan disumpah terlebih dahulu menurut agama dan kepercayaan saudara, apakah saudara bersedia???

Saksi tergugat 1 :ya, saya bersedia

Hakim Ketua :silahkan. Kepada juru sumpahdimohon untuk menempatkan diri dan saksi silahkan berdiri.

Juru sumpah :(juru sumpah berdiri disamping atau belakang saksi sambil membawa Al-Qur’an dan meletakkan di atas kepala saksi) ikuti kata-kata yang saya ucapkan, “Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memberikan keterangan yang benar tidak lain daripada yang sebenarnya”

Saksi tergugat 1 :“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memberikan keterangan yang benar tidak lain daripada yang sebenarnya”

Hakim Ketua :saudara saksi, saudara telah disumpah menurut agama dan kepercayaan saudara, maka saudara wajib memberikan keterangan jujur dan yang sebenar-benarnya. Apakah saudara mengerti???

Saksi tergugat 1 :iya majelis, saya mengerti..

Hakim Ketua :baik, Apakah saudara kenal atau memiliki hubungan keluarga dengan Penggugat?

Saksi tergugat 1 :tidak yang mulia Hakim Ketua :dengan Tergugat?? Saksi tergugat 1 :kenal

Hakim Ketua :Apakah saudara memiliki hubungan keluarga atau pekerjaan dengan terguguat?

(31)

Hakim Ketua :kepada HA 1, apakah ada pertanyaan? HA 1 :tidak majelis

Hakim Ketua :kepada HA 2, apakah ada pertanyaan?

HA 2 :ada majelis. kepada saudara saksi apakah saudara mengetahui permasalahan antara pihak penggugat dan pihak tergugat?

Saksi tergugat 1 :tahu yang mulia,

HA 2 :lalu yang saudara ketahui berapa kekurangan nya?

Saksi tergugat 1 :kekurangan seluruhnya kepada semua pihak penggugat sebesar Rp. 36.000.000 yang mulia

HA 2 :apakah saudara tahu bahwa tergugat telah melarikan diri ?

Saksi tergugat 1 :itu tidak benar yang mulia, tergugat tidak pergi meninggalkan rumah atau berusaha kabur namun karena tergugat merasa terdesak dan tidak sama sekali punya pemasukan tergugat pergi untuk berkerja yang mulia

HA 2 :Terima kasih. Sudah cukup majelis.

Hakim Ketua :baik, saudara Kuasa Hukum Tergugat, bagaimana dengan kesaksian yg diberikan oleh saksi tergugat I. apakah kesaksian yg diberikan saksi sudah benar?

Kuasa Hukum T :sudah majelis.

Hakim Ketua :apakah ada pertanyaan yang akan diajukan? Kuasa Hukum T :tidak majelis.

Hakim Ketua :sdr Kuasa Hukum Penggugat, bagaimana dengan kesaksian saksi Tergugat? Apakah Ada yg akan ditanyakan?

Kuasa Hukum P :Tidak Majelis

Hakim Ketua :kepada HA, KHP,dan KHT apakah masih ada tambahan yang ingin disampaikan?

(32)

Hakim Ketua :saudara saksi, untuk sementara keterangan saudara kami anggap cukup, apabila pengadilan masih memerlukan keterangan saudara, apakah saudara bersedia untuk diperiksa lagi?

Saksi tergugat 1 :bersedia majelis

Hakim Ketua :Terimakasih, silahkan saudara mengambil kartu

identitas saudara dan silahkan duduk ditempat yang telah disediakan.

Silahkan Kepada Panitera memanggil saksi selanjutnya

Panitera :Siap majelis. Kepada saksi M. Hafid Nugroho Untuk memasuki ruang persidangan.

(Saksi masuk kemudian duduk ditempat yang disediakan)

Hakim Ketua :Saudara saksi sebelum memberikan keterangan, majelis hakim memerintahkan untuk mengajukan kartu identitas saudara.

(Saksi maju kedepan memberikan kartu identitas kepada hakim)

Hakim Ketua :Saudara saksi saya akan menanyakan identitas saudara terlebih dahulu, Nama Saudara??

Saksi tergugat 2 :M. Hafid Nugroho

Hakim Ketua :umur??

Saksi tergugat 2 :38 tahun majelis Hakim Ketua :pekerjaan? Saksi tergugat 2 :Wirausaha Hakim Ketua :alamat?

Saksi tergugat 2 :Jl. Nyemprit No. 20 Surakarta

Hakim Ketua :agama?

Saksi tergugat 2 :Islam majelis

(33)

Saksi t 2 :ya majelis saya dalam keadaan sehat jasmani dan rohani Hakim Ketua :Saudara saksi, sebelum saudara memberikan keterangan,

maka saudara akan disumpah terlebih dahulu menurut agama dan kepercayaan saudara, apakah saudara bersedia???

Saksi tergugat 2 :ya, saya bersedia

Hakim Ketua :silahkan. Kepada juru sumpahdimohon untuk menempatkan diri.

(juru sumpah maju dengan diikuti saksi penggugat)

Juru sumpah :(juru sumpah berdiri disamping atau belakang saksi sambil membawa Al-Qur’an dan meletakkan di atas kepala saksi) ikuti kata-kata yang saya ucapkan, “Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memberikan keterangan yang benar tidak lain daripada yang sebenarnya”

Saksi tergugat 2 :“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memberikan keterangan yang benar tidak lain daripada yang sebenarnya”

Hakim Ketua :saudara saksi, saudara telah disumpah menurut agama dan kepercayaan saudara, maka saudara wajib memberikan keterangan jujur dan yang sebenar-benarnya. Apakah saudara mengerti???

Saksi tergugat 2 :saya mengerti.

Hakim Ketua :baik, Apakah saudara kenal atau memiliki hubungan keluarga dengan Penggugat?

Saksi tergugat 2 :tidak majelis Hakim Ketua :dengan Tergugat?? Saksi tergugat 2 :kenal majelis

(34)

Saksi tergugat 2 :iya yang mulia, karena saya karyawan yang dipercaya tergugat untuk mengurus sapi-sapinya

Hakim Ketua :silahkan hakim anggota 1 melanjutkan pertanyaan HA 1 :terimakasih majelis, kepada saudara saksi apakah yang

saudara ketahui terkait masalah ini?

Saksi tergugat 2 :baik yang mulia, saya tahu masalah jual beli sapi namun saya hanya sekedar tahu, tidak begitu tau harga berapa atau sampai kekuarangannya berapa karena saya hanya yang merawat sapi-sapi yang dibeli oleh tergugat

HA 1 :terima kasih. Saya kira cukup majelis. Hakim Ketua :kepada HA 2, apakah ada pertanyaan?

HA 2 :ada majelis. Apakah saudara tergugat pernah bercerita kepada anda bahwa tergugat mempuyai kekurangan kepada Para penggugat?

Saksi tergugat 2 :tidak majelis hakim

HA 2 :apakah saudara tahu tentang kepergian tergugat?

Saksi T 2 :setahu saya Cuma pergi untuk bekerja yang mulia.

HA 2 :terima kasih. Saya kira cukup majelis.

Hakim Ketua :baik, saudara Kuasa Hukum Tergugat, bagaimana dengan kesaksian yang diberikan oleh saksi tergugat 2. apakah kesaksian yang diberikan saksi sudah benar?

Kuasa Hukum T :sudah majelis.

Hakim Ketua :apakah ada pertanyaan yang akan diajukan? Kuasa Hukum T :tidak majelis.

Hakim Ketua :sdr Kuasa Hukum Penggugat, bagaimana dengan kesaksian saksi Tergugat? Apakah Ada yg akan ditanyakan?

Kuasa Hukum T :Tidak Majelis

(35)

KHP+HA+KHT :cukup majelis

Hakim Ketua :saudara saksi, untuk sementara keterangan saudara kami anggap cukup, apabila pengadilan masih memerlukan keterangan saudara, apakah saudara bersedia untuk diperiksa lagi?

Saksi tergugat 2 :bersedia majelis

Hakim Ketua :Terimakasih, silahkan saudara mengambil kartu

identitas saudara dan silahkan duduk ditempat yang telah disediakan.

Hakim Ketua :Baik. Karena kuasa hukum penggugat dan kuasa hukum tergugat tidak mengajukan kesimpulan maka agenda sidang selanjutnya adalah pembacaan putusan oleh majelis hakim dan untuk memberikan kesempatan kepada majelis hakim maka sidang ditunda dan akan dilanjutkan pada tanggal berapa panitera ?

Panitera :9 Februari 2015 majelis

Hakim Ketua :apakah terdapat persidangan lain pada hari itu?

Panitera :Tidak Majelis..

(36)
(37)

Hakim Ketua :Sidang Pengadilan Negeri Sukoharjo yang memeriksa dan mengadili perkara perdata pada tingkat pertama, dalam perkara Nomor 38/Pdt.G/2015/PN. SKH, antara pihak PENGGUGAT Adhinda Hardianta Putra melawan TERGUGAT Hirza A pada hari ini tanggal 9 Februari 2016 dengan ini dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum (ketuk palu 3x).

Hakim Ketua :Bagaimana kuasa hukum penggugat apakah selama ini sudah tercapai perdamaian?

Kuasa Hukum P :Belum yang mulia, untuk itu kami mohon sidang tetap dilanjutkan

Hakim Ketua :Bagaimana kuasa hukum tergugat apakah selama ini sudah tercapai perdamaian?

Kuasa Hukum T :Belum yang mulia, kami juga mohon agar sidang tetap dilanjutkan.

Hakim Ketua :Baiklah, Agenda persidangan hari ini adalah pembacaan putusan. Kepada kuasa hukum penggugat dan kuasa hukum tergugat untuk mendengarkan putusan ini dengan seksama.

Hakim ketua :Apakah menerima putusan ini?

KH. Penggugat :Kami akan pikir-pikir dulu majelis hakim

(38)

KH. Tergugat :Mengerti majelis hakim

Hakim ketua :Apakah menerima putusan ini? KH. Tergugat :Kami akan pikir pikir dulu

Hakim ketua :Kepada pihak yang merasa keberatan dengan isi putusan tersebut, dapat mengajukan banding dengan tenggang waktu sebagaiamana diatur dalam undang-undang sejak putusan ini dibacakan melalui kepaniteraan pengadilan Negeri Sukoharjo. Dengan ini sidang dinyatakan ditutup. (ketok 3x).

Panitera :Sidang perkara nomor Nomor 38/Pdt.G/2014/PN. SKH pada hari kamis 9 Februari 2015 dinyatakan selesai. Majelis Hakim dipersilahkan meninggalkan ruang sidang, hadirin dimohon berdiri.

PUTUSAN

(39)

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

Pengadilan Negeri Sukoharjo yang memeriksa dan mengadili perkara-perkara perdata pada peradilan tingkat pertama telah menjatuhkan putusan dalam perkara perdata gugatan antara:

Adhinda Hardianto Putra, pekerjaan peternak sapi alamat Banmati RT. 2 RW. 9 Desa Dalangan Kec. Tawangsari Kab. Sukoharjo

Selanjutnya disebut Sebagai -PENGGUGAT

Dalam hal ini Penggugat mengusakan kepada Oktaviano D P. SH, advokat yang berkantor di kantor hukum “SIP & Partner” yang beralamat di kantor SIP & Partners, Jalan Ronggowarsito No. 2 Serengan Surakarta. Berdasarkan Surat Kuasa Khusus tertanggal 3 Oktober 2015: MELAWAN -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- --

HIRZA A , pekerjaan penjual sapi (blantik), alamat ngemplak RT. 4 RW. 6 Desa Njetis Kec. Sukoharjo Kab. Sukoharjo, Jawa Tengah ; - - - - - -

Selanjutnya disebut sebagai TERGUGAT

-Pengadilan Negeri tersebut - - -

Telah membaca berkas perkara

(40)

Telah mendengar pihak penggugat dan saksi-saksi yang diajukan tertanggal 4 oktober 2015 yang terdaftar di kepaniteraan Pengadilan Negeri Sukoharjo pada tanggal 4 Oktober 2015 di bawah register perkara Nomor: 38/ Pdt.G/2014/PN.Skh., telah mengemukakan halhal sebagai berikut:

-1. Bahwa antara para penggugat dan Tergugat telah mengadakan perjanjian transaksi jual beli sapi yang cara pembayarannya dilakukan tidak secara tunai;

2. Bahwa Para PENGGUGAT telah menjual sapi sapinya kepada Tergugat sebagai berikut :

-a. Pada tanggal 1 Mei 2015 Penggugat menjual 2 ekor sapi kepada TERGUGAT yang juga disaksikan oleh Karyawan dari Penggugat yang bernama Annisa Mar’atus Sholihah dengan harga Rp 9.000.000,-( Sembilan juta rupiah) dan Rp 7.500.000,- 9.000.000,-(tujuh juta lima ratus ribu rupiah) sehingga total sebesar Rp 16.500.000,- (enam belas juta lima ratus ribu rupiah) dengan uang muka sebesar Rp 1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah) sehingga kekurangannya sebesar Rp 15.000.000,. (lima belas juta rupiah)

(41)

kekurangannya Rp 7.500.000,( tujuh juta lima ratus ribu rupiah)

-c. Pada tanggal 18 Mei 2015 Penggugat menjual 2 ekor sapi kepada Tergugat dengan harga Rp 8.000.000,- (delapan juta rupiah) dan Rp 9.500.000,- (sembilan juta lima ratus ribu rupiah) sehingga total sebesar Rp 17.500.000,- (tujuh belas ribu lima ratus ribu rupiah) dengan uang muka sebesar Rp 2.000.000,- (dua juta rupiah) sehingga kekurangannya sebesar Rp 15.500.000,-( lima belas juta lima ratus ribu rupiah)

-d. Pada tanggal 20 Mei 2015 PENGGUGAT menjual 3 ekor sapi kepada Tergugat sebesar Rp 7.000.000,- (tujuh juta rupiah) ; Rp 8.500.000,-(delapan juta lima ratus ribu rupiah) dan Rp 9.500.000,- ( sembilan juta lima ratus ribu rupiah) sehingga total sebesar Rp 25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah) dengan uang muka sebesar Rp 3.000.000,- (tiga juta rupiah) sehingga kekurangannya sebesar Rp. 22.000.000,- (dua puluh dua juta rupiah).

-- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- --Sehingga jumlah kekurangan yang harus dibayar Tergugat kepada Penggugat adalah sebesar Rp 60.000.000,- (enam puluh juta rupiah) dengan kesepakatan bersama antara para Penggugat memberikan batas maksimal waktu pembayaran pada bulan Juli dan Tergugat telah menyetujui dan menyanggupi hal tersebut.

(42)

-4. Bahwa Pada tanggal 21 Juli 2015, TERGUGAT baru mampu membayar kepada Penggugat sebesar Rp. 2.000.000,-dan sisanya akan dibayar pada tanggal 28 Juli 2015 yaitu sebesarRp. 5.500.000,

-5. Bahwa pada waktu yang bersamaan pada tanggal 21 Juli 2015, Tergugat membayar kekurangan pembelian sapi kepada Penggugat sebesar Rp.

7. Bahwa pada tanggal 10 Agustus 2015, Penggugat sudah memperingatkan kepada Tergugat untuk segera melunasi, namun Tegugat masih meminta tenggang waktu sampai tanggal 30 Agustus 2015 karena Tergugat mengalami kebangkrutan karena sapi-sapi Tergugat terjangkit virus

antraks dan banyak sapi yang mati. -8. Bahwa pada tanggal 10 september 2015, Penggugat berusaha menagih

(43)

-9. Bahwa pada tanggal 30 september 2015, Penggugat mendatangi rumah Tergugat dengan meminta bantuan sdr. Khaerul Umamselaku Ketua RT Dukuh ngemplak RT. 4 RW. 6 Desa Njetis Kec. Sukoharjo Kab. Sukoharjo. Pada saat itu TERGUGAT tidak ada di rumah dan hanya bertemu dengan Istri Tergugat, namun istri tergugat tidak memberikan penjelasan terhadap para Penggugat. -10. Bahwa dengan hal tersebut Tergugat telah melakukan Wanprestasi

terhadap perjanjian jual beli sapi yang telah disepakati.

-Berdasarkan hal – hal tersebut diatas, maka para penggugat mohon kepada Pengadilan Negeri Sukoharjo untuk memeriksa dan memutus perkara ini :

PRIMER:

1. Menerima Gugatan para Penggugat; -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- --

(44)

3. Menyatakan Tergugat telah melakukan perbuatan wanprestasi dalam membayar sisa pembayaran atas sapisapi yang dibeli dari Penggugat

-4. Menghukum tergugat untuk membayar sisa pembayaran sebesar Rp. 36.000.000 kepada Penggugat

-5. Menghukum Tergugat untuk membayar uang paksa sebesar Rp. 500.000,-per hari apabila Tergugat lalai dalam melaksanakan putusan ini terhitung sejak tanggal putusan ini sampai dengan dilunasinya pembayaran ganti rugi tersebut -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- --

6. Menghukum Tergugat untuk membayar biaya perkara ini. -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- --

7. Menyatakan putusan ini dapat dijalankan terlebih dahulu (uitvoerbaar bij voorraad) meskipun timbul verzet, banding dan kasasi -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- --

SUBSIDAIR:

... ...

1. Memohon majlis hakim yang mulia memutus perkara ini yang seadil-adilnya dan sebenar-benarnya (ex aequo at bono).

(45)

3. Menimbang bahwa dengan hadirnya Penggugat dan tergugat bersama kuasanya, majelis hakim memberdayakan perdamaian melalui mediasi yang karena Para pihak tidak mempunyai mediator, maka majelis hakim menunjuk saudara Edward, SH. Sebagai mediatornya.

4. Menimbang bahwa karena mediasi yang dilakukan Penggugat dan tergugat dengan mediator Edward, SH.dinyatakan gagal dengan alasan Pihak penggugat bersikeras merasa bahwa tergugat sudah berusaha melarikan diri untuk tidak membayar kekurangan pembayaran sapi yang sudah dibelinya, dan alasan Pihak Tergugat Merasa bahwa masih mampu membayar kekurangannya dan merasa tidak melarikan diri, karena tergugat pergi dari rumah bekerja mencari uang, maka dilanjutkan pembacaan surat gugatan.

5. Menimbang Bahwa atas gugatan dari penggugat yang disampaikan oleh kuasa Hukumnya Maka tergugat memberikan jawaban gugatan sebagai berikut :

Dalam Pokok Perkara

1. Bahwa Tergugat menyangkal dalil-dalil yang dikemukakan Penggugat kecuali apa yang diakuinya secara tegas.

2. Bahwa apa yang tercantum dalam posita 1, 2, 3, 4, 5, 6 dan 8 adalah benar adanya dan tergugat secara tegas mengakui hal tesebut.

3. Bahwa benar di dalam posita ke 7 ( Tujuh) tergugat meminta kembali jangka waktu untuk melunasi pembayaran, namun dikarenakan hingga batas waktu yang diberikan tergugat belum mempunyai pemasukan dari usahanya. Sehingga tergugat belum bisa melunasi utang tersebut.

(46)

tidak mau melunasi pembayaran akan tetapi tergugat pergi mencari pekerjaan agar dapat melunasi pembayaran.

5. Bahwa pada posita ke 10 (sepuluh) tidak benar melakukan wanprestasi karena tergugat sudah mempunyai iktikad baik untuk melunasi walaupun tidak sesuai dengan jangka waktu yang sudah ditentukan.

Menimbang Bahwa atas jawaban gugatan oleh tergugat yang disampaikan oleh Penasehat Hukumnya Maka Para penggugat memberikan tanggapannya (Repliknya) sebagai berikut :

Tentang Pokok Perkara:

1. Bahwa apa yang dikatakan tergugat pada poin 1 dan 2 adalah benar dan tergugat telah secara tegas mengakui bahwa tergugat melakukan perjanjian jual beli dengan pembayaran sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan.

2. Bahwa jawaban tergugat dalam pokok perkara poin ke-3 tergugat telah membenarkan bahwa penggugat telah memberikan tambahan jangka waktu sesuai dengan yang telah disepakati tetapi tergugat tetap tidak melunasi hutang kepada para penggugat.

3. Bahwa pada jawaban terguagat pada poin ke-4 seharusnya tergugat tidak pergi dari rumah walaupun dengan alasan mencari pekerjaan dan tidak memberikan konfirmasi dalam bentuk apapun kepada para penggugat.

4.Bahwa pada jawaban tergugat pada poin ke-5 tidak benar adanya karena tergugat secara jelas telah melakukan wanprestasi dengan tidak memenuhi pelunasan pembayaran pada jangka waktu yang telah ditetapkan.

Menimbang Bahwa atas replik oleh penggugat yang disampaikan oleh Penasehat

(47)

DALAM POKOK PERKARA ( KONPENSI )

1. Bahwa Tergugat menyangkal dalil-dalil yang dikemukakan Penggugat kecuali apa yang diakuinya secara tegas.

2. Bahwa tergugat telah menyatakan alasan mengenai penundaan dalam pembayaran dengan jangka waktu yang telah disepakati bersama karena tidak ada pemasukan dalam usahanya.

3. Bahwa tergugat sebelumnya sudah ada iktikad baik untuk melunasi hutang namun karena tergugat merasa terdesak karena belum adanya pemasukan dalam usahanya maka tergugat terpaksa pergi dari rumah untuk mencari pekerjaan.

4. Bahwa tergugat bukan sengaja melakukan wanprestasi dengan tidak melunasi pembayaran namun hal itu terjadi karena kondisi keuangan tergugat yang sangat krisis.

Menimbang, bahwa untuk mendukung dalil-dalil gugatannya, Penggugat telah

mengajukan alat bukti surat, berupa :

1. Kwitansi No. 01 tertanggal 1 Mei 2015 dengan nominal Rp 1.500.000,00 (satu juta lima ratus ribu rupiah) ... diberi tanda P.1 2. Kwitansi No. 02 tertanggal 10 Mei 2015 dengan nominal Rp

500.000,00 (lima ratus ribu rupiah) ... diberi tanda P.2 3. Kwitansi No. 03 tertanggal 18 Mei 2015 dengan nominal Rp

2.000.000,00 (dua juta rupiah) ... diberi tanda P.3

4. Kwitansi No. 04 tertanggal 20 Mei 2015 dengan nominal Rp 3.000.000,00 (tiga juta rupiah) ... diberi tanda P.4

5. Kwitansi No. 05 tertanggal 20 Juli 2015 dengan nominal Rp 5.000.000,00 (lima juta rupiah) ... diberi tanda P.5

(48)

7. Kwitansi No. 07 tertanggal 21 Juli 2015 dengan nominal Rp 5.000.000,00 (lima juta rupiah) ... diberi tanda P.7

8. Kwitansi No. 08 tertanggal 22 Juli 2015 dengan nominal Rp 12.000.000,00 (dua belas juta rupiah) ... diberi tanda P.8

Menimbang, bahwa selain alat bukti surat tersebut diatas, Penggugat dipersidangan telah pula mengajukan 2 (dua) orang Saksi yang masing-masing telah memberikan keterangan dibawah sumpah, yang pada pokoknya sebagai berikut :

1. Saksi Zulfa Naili (saksi – I Penggugat)

 Bahwa saksi mengenal penggugat dan tergugat dan saksi memiliki hubungan pekerjaan dengan penggugat yaitu sebagai karyawan penggugat

 Bahwa saksi mengetahui transaksi jual beli antara penggugat dengan tergugat yang pada tanggal 1 Mei 2015 penggugat menjual 2 (dua) ekor sapi kepada tergugat

 Bahwa saksi mengetahui harga penjualan sapi yang dilakukan oleh penggugat dengan tergugat sebesar Rp 9.000.000,- dan Rp 7.500.000,- dengan total Rp 16.500.000,-

 Bahwa saksi mengetahui pembayaran uang muka yang dilakukan oleh tergugat kepada penggugat sebesar Rp 1.500.000,- sehingga kekurangaan pembayaran yangdilakukan tergugat seesar Rp

15.000.000,-2. Saksi Andrianto H (saksi – II Penggugat)

 Bahwa saksi mengenal penggugat dan tergugat serta memiliki hubungan pekerjaan dengan penggugat sebagai pengatar sapi  Bahwa saksi mengetahui adanya transaksi jual beli yang dilakukan

(49)

Menimbang, bahwa untuk membuktikan dalil-dalil sangkalannya, Tergugat mengajukan bukti bukti surat, sebagai berikut :

1. Kwitansi pembayaran pembelian obatvirus antraks sebesarRp 750.000,00 (tujuh ratus ribu rupiah) ... diberi tanda T.1 2. Bukti pembayaran periksaaan sapi kepada mantri sapi ...

diberi tanda T.2

Menimbang, bahwa selain alat bukti surat tersebut diatas, Penggugat dipersidangan telah pula mengajukan 2 (dua) orang Saksi yang masing-masing telah memberikan keterangan dibawah sumpah, yang pada pokoknya sebagai berikut :

1. Nur V (saksi – I Tergugat)

 Bahwa saksi tidak mengenal penggugat dan mengenal tergugat serta saksi memiliki hubungan pekerjaan dengan tergugat sebagai karyawan pengelola keuangan

 Bahwa saksi saksi mengetahui adanya perjanjian jual beli yang dilakukan oleh penggugat dan tergugat

 Bahwa saksi mengetahui kekurang pembayaran yang dilakukan oleh tergugat sebesar Rp 36.000.000,-

 Bahwa saksi mengetahui tindakan tergugat meninggalkan rumah bukan untuk melarikan diri melainkan untuk bekerja

2. Rasyid R (saksi – II Tergugat)

 Bahwa saksi hanya mengenal tergugat karena memiliki hubungan pekerjaan dengan tergugat sebagai karyawan yang mengurus sapi sapi tergugat

(50)

 Bahwa saksi mengetahui kebangkrutan yang dialami oleh tergugat yang disebabkan oleh sapi sapi yang dibeli tergugatterjangkit virus antraks

 Bahwa saksi mengetahui tergugat pergi dari rumah dengan alasan untuk bekerja

Menimbang berdasarkan bukti – bukti yang telah diberikan serta keterangan dari saksi – saksi yang telah diajukan setelah dilakukan pemeriksaan ternyata memang benar mengalami kebangkrutan sehingga tidak dapat melakukan pelunasan pembayaran kepada penggugat dikarenakan sapi-sapi yang telah dibeli oleh tergugat terjangkit virus antraks dan banyak sapi-sapi yang mati.

Menimbang bahwa dengan demikian terdapat fakta hukum bahwa terjadi perjanjian jual beli antara Penggugat dengan Tergugat sebesar Rp 60.000.000,00 (enam puluh juta rupiah) dengan obyek jual beli berupa 8 (delapan) ekor sapi.

Menimbang, bahwa dalam perjanjian jual beli tersebut Tergugat telah lalai memenuhi penjanjian berupa pelunasan pembayaran sebesar Rp 36.000.000,00 (tiga puluh enam juta rupiah) yang wajib dibayar hingga tenggang waktu yang telah disepakati pada tanggal 28 Juli 2015 dengan pergi dari rumah dan tanpa ada konfirmasi apapun terkait pelunasan pembayaran tersebut oleh tergugat.

Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut diatas,

Penggugat telah berhasil membuktikan dalil gugatannya, sedangkan Tergugat tidak berhasil untuk membuktikan dalil bantahannya, bahwa Tergugat meninggalkan rumah karena bekerja dan mencoba melakukan pelunasan pembayaran kepada Penggugat.

(51)

Menimbang bahwa untuk mempersingkat uraian putusan ini maka ditunjuk segala sesuatu sebagaimana tertuang dalam berita acara persidangan perkara ini dan merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan pokoknya mendalilkan hal-hal sebagai berikut :

Bahwa antara para penggugat dan Tergugat telah mengadakan perjanjian transaksi jual beli sapi yang cara pembayarannya dilakukan tidak secara tunai;

Bahwa Para PENGGUGAT telah menjual sapi sapinya kepada Tergugat sebagai berikut :

-Pada tanggal 1 Mei 2015 Penggugat menjual 2 ekor sapi kepada TERGUGAT yang juga disaksikan oleh Karyawan dari Penggugat yang bernama Annisa Mar’atus Sholihah dengan harga Rp 9.000.000,- ( Sembilan juta rupiah) dan Rp 7.500.000,- (tujuh juta lima ratus ribu rupiah) sehingga total sebesar Rp 16.500.000,- (enam belas juta lima ratus ribu rupiah) dengan uang muka sebesar Rp 1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah) sehingga kekurangannya sebesar Rp 15.000.000,. (lima belas juta rupiah)

(52)

-Pada tanggal 18 Mei 2015 Penggugat menjual 2 ekor sapi kepada Tergugat dengan harga Rp 8.000.000,- (delapan juta rupiah) dan Rp 9.500.000,-(sembilan juta lima ratus ribu rupiah) sehingga total sebesar Rp 17.500.000,-(tujuh belas ribu lima ratus ribu rupiah) dengan uang muka sebesar Rp 2.000.000,- (dua juta rupiah) sehingga kekurangannya sebesar Rp 15.500.000,( lima belas juta lima ratus ribu rupiah)

-Pada tanggal 20 Mei 2015 PENGGUGAT menjual 3 ekor sapi kepada Tergugat sebesar Rp 7.000.000,- (tujuh juta rupiah) ; Rp 8.500.000,- (delapan juta lima ratus ribu rupiah) dan Rp 9.500.000,- ( sembilan juta lima ratus ribu rupiah) sehingga total sebesar Rp 25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah) dengan uang muka sebesar Rp 3.000.000,- (tiga juta rupiah) sehingga kekurangannya sebesar Rp. 22.000.000,- (dua puluh dua juta rupiah).

-- -- -- -- -- --Sehingga jumlah kekurangan yang harus dibayar Tergugat kepada Penggugat adalah sebesar Rp 60.000.000,- (enam puluh juta rupiah) dengan kesepakatan bersama antara Penggugat memberikan batas maksimal waktu pembayaran pada bulan Juli dan Tergugat telah menyetujui dan menyanggupi hal tersebut.

(53)

Bahwa pada waktu yang bersamaan pada tanggal 21 Juli 2015, Tergugat membayar kekurangan pembelian sapi kepada Penggugat sebesar Rp. 5.000.000, dan sisanya akan dibayar pada tanggal 28 Juli 2015

-Bahwa pada tanggal 22 Juli 2015, Tergugat baru mampu membayar kepada Penggugat sebesar Rp. 12.000.000,- dan kekurangannya akan dilunasi bersamaan dengan Penggugat yang lain. -Tergugat mengalami kebangkrutan karena sapi-sapi -Tergugat terjangkit virus

antraks dan banyak sapi yang mati.

-Bahwa pada tanggal 10 september 2015, Penggugat berusaha menagih kedua kalinya seluruh sisa pembayaran sebesar Rp. 36.000.000 kepada Penggugat karena Tergugat tidak kunjung melunasi dan memberikan kepastian dan bahkan mengelak. -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- --

(54)

Bahwa dengan hal tersebut Tergugat telah melakukan Wanprestasi terhadap perjanjian jual beli sapi yang telah disepakati. -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- ---- -- -- -- -- -- -- --

Bahwa atas kelalaian tersebut tergugat telah melakukan perbuatan ingkar janji / cidera janji ( wanprestasi )

Menimbang bahwa untuk membuktikan dalil-dalil gugatannya, para penggugat telah mengajukan empat orang saksi yang menerangkan di bawah sumpah sebagaimana tersebut di atas:

Menimbang bahwa selanjutnya akan dipertimbangkan bukti-bukti para penggugat tersebut dikaitkan dengan dalil-dalil gugatan para penggugat tersebut di atas.

(55)

7.500.000,-Menimbang bahwa dari keterangan saksi-saksi tersebut yang Majelis akan mempertimbangkan tuntutan Penggugat sebagaimana tercantum dalam petitum gugatan secara beruntun sebagai berikut

Menimbang bahwa terhadap petitum 1 oleh karena petitum tersebut bergantung dari petitum-ptitum selanjutnya maka petitum tersebut baru dapat dipertimbangkan setelah petitum –petitum lainnya selesai dipertimbangkan

Menimbang oleh karena para penggugat telah dapat membuktikan dalil-dalil pokok gugatannya maka petitum 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10 haruslah diterima.

Menimbang bahwa dari pertimbangan-pertimbangan tentang petitum di atas maka gugatan para penggugat dapat dikabulkan untuk keseluruhannya, oleh karenanya tergugat berada di pihak yang kalah dan sesuatu ketentuan pasal 181 ayat (1) HIR maka tergugat dihukum untuk membayar biaya yang timbul dalam perkara ini.

Mengingat ketentuan dalam HIR maupun perundangan-undangan lain yang berkenaan dengan perkara ini

M E N G A D I L I

1. Menerima seluruh gugatan penggugat dalam pokok perkara

2. Menyatakan bahwa perjanjian jual beli sapi antara penggugat sah demi hukum

(56)

4. Menghukum tergugat untuk membayar sisa pembayaran kepada penggugat sebesar Rp 36.000.000,00 (tiga puluh enam juta rupiah) 5. Menghukum tergugat untuk membayar uang paksa (Dwangsom) sebesar

Rp 500.000,00 (lima ratus ribu rupiah) untuk setiap hari keterlambatannya, apabila tergugat lalai dalam melaksanakan putusan ini terhitung sejak putusan ini sampai dengan dilunasinya pembayaran ganti rugi tersebut.

6. Menghukum tergugat untuk membayar biaya yang timbul dari perkara ini sebesar Rp 1.000.000,00 (satu juta rupiah)

Demikianlah diputuskan dalam rapat permusyawaratan majelis hakim Pengadilan Negeri Sukoharjo pada hari oleh kami : Arshad Jauhar F , SH, M.Hum, Novan Tri H, SH, M.Hum, Egga Anggara, SH, M.Hum, masing-masing sebagai hakim anggota putusan tersebut diucapkan dalam persidangan yang terbuka untuk umum pada hari 19 Februari 2016 oleh ketua majelis tersebut didampingi oleh hakim-hakim anggota tersebut di atas, dibantu oleh HENI KURNIANTI, SH,M.Hum panitera Pengadilan Negeri Sukoharjo dengan dihadiri para pihak.

Hakim – Hakim Anggota, Hakim Ketua Majelis,

(Arshad Jauhar F , SH, M.Hum) (Novan Tri H, SH, M.Hum)

(Egga Anggara, SH, M.Hum)

(57)

(HENI KURNIANTI, SH,M.Hum)

LAMPIRAN 1

SURAT LAPORAN HASIL MEDIASI

Kepada Yth :

Majelis Hakim yang memeriksa

Sidang Gugatan Perdata wanprestasi Perkara Nomor 38/Pdt.G/2015/PN.SKH

Di

Pengadilan Negeri Sukoharjo

Dengan Hormat,

Bersama ini saya selaku Mediator dalam Sidang Gugatan Perdata wanprestasi Perkara Nomor 38/Pdt.G/2015/PN.SKH, memberitahukan bahwa proses mediasi yang kami laksanakan telah gagal mencapai kesepakatan (pernyataan tentang kegagalan mediasi terlampir)

Demikianlah laporan ini kami sampaikan dan atas perhatian Majelis Hakim yang terhormat kami ucapkan terima kasih.

Sukoharjo, 3 Januari 2016

(58)

Edward, S.H

BERITA ACARA MEDIASI

Pada hari ini tanggal 3 Januari 2016 saya Edward, SH Mediator pada Pengadilan Negeri Sukoharjo dengan ini menyatakan bahwa :

Sidang Gugatan Perdata wanprestasi Perkara Nomor 38/Pdt.G/2015/PN.SKH:

Adindha Hardiyanto Putra, sebagai Penggugat

MELAWAN

Hirza A, sebagai Tergugat.

Bahwa proses mediasi yang ditempuh antara Pihak Penggugat dan Tergugat dalam Sidang Gugatan Perdata wanprestasi Perkara Nomor 38/Pdt.G/2015/PN.SKH yang kami tempuh telah gagal untuk mencapai kata sepakat, dengan alasan sebagai berikut :

1. Pihak penggugat bersikeras merasa bahwa tergugat sudah berusaha melarikan diri untuk tidak membayar kekuranganpembayaran sapi yang sudah dibelinya.

(59)

Demikianlah Berita Acara Mediasi ini dibuat dengan sebenaranya dan ditandatangani oleh saya selaku Mediator dan para pihak yang bersangkutan tersebut.

Sukoharjo, 3 Desember 2015

Kuasa Hukum Penggugat Kuasa Hukum Tergugat

Oktaviano D P Yenni Tamalasari

LAMPIRAN 2

SURAT KUASA PENGGUGAT

SURAT KUASA

Yang bertanda tangan di bawah ini:

1. Nama :Adhinda Hardianto Putra Pekerjaan :Peternak Sapi

Alamat :Banmati RT. 2 RW. 9 Desa Dalangan Kec. Tawangsari Kab. Sukoharjo

Dalam hal ini memilih domisili hukum di kantor kuasa tersebut di bawah ini, menerangkan bahwa dengan ini memberi kuasa kepada :

1. Nama :Oktaviano D P, SH Pekerjaan :Advokat

Advokat/Asisten Advokat/Pembela Umum/Asisten Pembela Umum pada Kantor hukum SIP and Partner yang bertempat di Jalan Ronggo Warsito No.2 Serengan, Surakarta yang bertindak secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama.

KHUSUS

(60)

perdamaian dengan persetujuan pemberi kuasa dan pada umumnya melakukan hal-hal yang dianggap perlu oleh penerima kuasa.

Surat kuasa ini diberikan dengan hak substitusi.

Sukoharjo, 3 Oktober 2015

Pemberi kuasa

Wijayanto

Penerima Kuasa

Oktaviano D P, SH Materai

(61)

LAMPIRAN 3

SURAT GUGATAN WANPRESTASI

Hal :Gugatan Wanprestasi Sukoharjo, 4 Oktober 2015 Lampiran :(Surat Kuasa)

Kepada

Yth. Ketua Pengadilan Negeri Sukoharjo

Di

SUKOHARJO

Dengan hormat,

Kami yang bertandatangan dibawah ini : 1. Oktaviano D P S.H

Adalah benar advokat yang tergabung dalam “SIP & Partner” yang beralamat di kantor SIP & Partners, Jalan Ronggowarsito No. 2 Serengan Surakarta. Berdasarkan Surat Kuasa Khusus pada tanggal 3 Oktober 2014 untuk dan atas

nama :

ADINDA HARDIYANTO PUTRA, pekerjaan peternak sapi alamat Banmati RT. 2 RW. 9 Desa Dalangan Kec. Tawangsari Kab. Sukoharjo

(62)

Dengan ini, para Penggugat hendak mengajukan Gugatan kepada :

Yenni Tamalasari, pekerjaan penjual sapi (blantik), alamat ngemplak RT. 4 RW. 6 Desa Njetis Kec. Sukoharjo Kab. Sukoharjo

selanjutnya disebut sebagai TERGUGAT

Adapun yang menjadi dasar-dasar dan alasan diajukannya Gugatan wanprestasi Hutang-piutang adalah sebagai berikut :

POSITA:

1. Bahwa antara penggugat dan Tergugat telah mengadakan perjanjian transaksi jual beli sapi yang cara pembayarannya dilakukan tidak secara tunai;

2. Bahwa PENGGUGAT telah menjual sapi sapinya kepada Tergugat sebagai berikut :

a. Pada tanggal 1 Mei 2015 Penggugat menjual 2 ekor sapi kepada TERGUGAT yang juga disaksikan oleh Karyawan dari Penggugat yang bernama Zulfa Naili dengan harga Rp 9.000.000,- dan Rp 7.500.000,- sehingga total sebesar Rp 16.500.000,- dengan uang muka sebesar Rp 1.500.000,- sehingga kekurangannya sebesar Rp 15.000.000,-.

b. Pada tanggal 10 Mei 2015 Penggugat menjual 1 ekor sapi kepada Tergugat sebesar Rp 8.000.000,- dengan uang muka sebesar Rp 500.000,- sehingga kekurangannya Rp

7.500.000,-c. Pada tanggal 18 Mei 2015 Penggugat menjual 2 ekor sapi kepada Tergugat dengan harga Rp 8.000.000,- dan Rp 9.500.000,- sehingga total sebesar Rp 17.500.000,- dengan uang muka sebesar Rp 2.000.000,- sehingga kekurangannya sebesar Rp 15.500.000,-d. Pada tanggal 20 Mei 2015 PENGGUGAT menjual 3 ekor sapi

(63)

Sehingga jumlah kekurangan yang harus dibayar Tergugat kepada kepada Penggugat sebesar Rp. 5.000.000,-dan sisanya akan dibayar pada tanggal 28 Juli 2015 yaitu sebesar Rp.

10.000.000,-4. Bahwa Pada tanggal 21 Juli 2015, TERGUGAT baru mampu membayar kepada Penggugat sebesar Rp. 2.000.000,-dan sisanya akan dibayarpada tanggal 28 Juli 2014 yaitu sebesar Rp.

5.500.000,-5. Bahwa pada waktu yang bersamaan pada tanggal 21 Juli 2015, Tergugat membayar kekurangan pembelian sapi kepada Penggugat sebesar Rp. 5.000.000,- dan sisanya akan dibayar pada tanggal 28 Juli 2015 yaitu sebesar

Rp.10.500.000,-6. Bahwa pada tanggal 22 Juli 2015, Tergugat baru mampu membayar kepada Penggugat 4 (Teguh Arifin) sebesar Rp. 12.000.000,- dan kekurangannya akan dilunasi bersamaan dengan Penggugat yang lain yaitu sebesar

Rp.10.000.000,-7. Bahwa pada tanggal 10 Agustus 2015, Penggugat sudah memperingatkan kepada Tergugat untuk segera melunasi, namun Tegugat masih meminta tenggang waktu sampai tanggal 30 Agustus 2015 karena Tergugat mengalami kebangkrutan karena sapi-sapi Tergugat terjangkit virus

antraks dan banyak sapi yang mati.

8. Bahwa pada tanggal 10 september 2015, Para Penggugat berusaha menagih kedua kalinya seluruh sisa pembayaran sebesar Rp. 36.000.000 kepada tergugat karena Tergugat tidak kunjung melunasi dan memberikan kepastian dan bahkan mengelak.

Referensi

Dokumen terkait

KESIMPULAN DAN SARAN A. Pelaksanaan sistem pembuktian di Pengadilan Agama Pekanbaru dalam perkara cerai gugat No. Dimana majelis hakim yang memeriksa dan mengadili

---PENGADILAN TINGGI MEDAN, yang memeriksa dan mengadili perkara perdata dalam peradilan tingkat banding telah menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara antara : ---

Dimana mengadili merupakan serangkain tindakan hakim untuk menerima, memeriksa, dan memutus perkara pidana berdasarkan asas bebas, jujur, dan tidak memihak di sidang pengadilan

Dalam kasus tersebut, setelah hakim memeriksa eksepsi kompetensi absolut yang diajukan para tergugat dan berpendapat bahwa ia berwenang memeriksa dengan mengadili perkara

Agar Majelis Hakim Pengadilan Negeri Banyuwangi yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan : 1.Menyatakan terdakwa SUKMO LINTANG BIN MAHFUD dengan identitas tersebut diatas,

Mengingat tugas pokok hakim sebagai pelaksana kekuasaan kehakiman di Pengadilan Agama adalah menerima, memeriksa, mengadili serta menyelesaikan setiap perkara yang

Penelitian terdahulu yang ditulis oleh Arkisman (2017) berjudul ”Effektifitas Alat Bukti Pemeriksaan Setempat pada Sidang Perkara Perdata di.. Pengadilan

diperiksa dan diputus sebelum memeriksa pokok perkara, artinya apabila tergugat mengajukan eksepsi yang menyatakan bahwa PN tidak berwenang mengadili perkara baik secara