IMPLEMENTASI JARINGAN LABORATORIUM KOMPUTER DI SMPN 1 TAMBUN SELATAN SEBAGAI PENUNJANG KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR
Anbar Ardiansyah Rusmana Eko Darwiyanto Mohamad Idham Iskandar [email protected] [email protected] [email protected]
Program Studi Teknik Komputer Politeknik Telkom Bandung
2011
ABSTRAK
Dalam membangun sebuah jaringan komputer yang harus kita ingat adalah topologi, konfigurasi dan sistemnya. SMP Negeri 1 Tambun Selatan memerlukan sebuah sistem jaringan komputer yang terhubung dengan internet serta memerlukan kualitas jaringan yang baik dan server yang mempunyai sistem atau kualitas yang berbeda dengan client untuk menunjang kinerja di sekolah khususnya di laboratorium komputer.
Mikrotik adalah Router Software yang dapat menggunakan peralatan embeded (minimum sistem) maupun menggunakan PC (personal komputer). Dalam membangun jaringan komputer, pembahasan dilihat dari dua aspek: perangkat keras dan perangkat lunak. Topologi yang digunakan adalah Topologi Star dimana semua kabel terpusat pada switch yang dihubungkan dengan mengunakan jenis kabel lurus (straight cable) dengan kabel jenis UTP dengan kedua ujungnya menggunakan konektor RJ 45. Switch yang digunakan adalah merk TP-Link 16 port. Untuk mewujudkan jaringan komputer yang terhubung ke internet dengan menggunakan mikrotik sebagai PC Router maka dilakukan konfigurasi FTP Server, DHCP Server, Proxy Server, Web Server dan DNS Server.
Jaringan komputer yang sudah di rancang sudah di implementasikan di SMP Negeri 1 Tambun Selatan. Hasilnya akan dirasakan oleh para siswa/i, dalam kegiatan belajar mengajar dalam rangka pengaksesan data secara terintegrasi, cepat dan up to date. Dengan terkoneksinya jaringan komputer di laboratorium SMP Negeri 1 Tambun Selatan dapat melakukan sharing file, data dan informasi yang pada akhirnya mendukung efisiensi kerja. Mikrotik PC Router yang diinstal dan dikonfigurasi terbukti mampu meningkatkan kecepatan akses pada jaringan internet. PC Router
1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
Dengan berkembangnya jaman teknologi komunikasi dan ilmu pengetahuan, telah memberi pengaruh yang signifikan bagi kehidupan di masa yang akan datang, bahkan teknologi semakin kompleks mampu mempengaruhi pola pikir manusia. Peran teknologi saat ini sangat penting dan hampir menjadi kebutuhan primer. Namun berbanding terbalik dengan perkembangan teknologi di Indonesia, karena pemerintah hanya memfokuskan pengembangan teknologi di kota-kota besar. Sehingga kota-kota-kota-kota kecil seperti terabaikan. Terhambatnya perkembangan teknologi di kota-kota kecil berarti menghambat pula perkembangan generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa.
Kini komputer dapat bekerja dalam sistem jaringan komunikasi baik jarak dekat maupun jarak jauh, seperti halnya pada pembangunan jaringan laboratorium komputer di SMPN 1 Tambun yang membutuhkan komunikasi antar komputer untuk menunjang transfer data antar komputer karena dengan adanya komunikasi antara komputer akan membantu proses belajar. Karena untuk membangun sebuah laboratorium harus memenuhi kriteria sebuah laboraotrium, contohnya: laboratorium komputer. Sebuah laboratorium dapat berjalan bila memiliki sebuah jaringan dan komputer. Komputer merupakan hal yang paling vital dalam pembuatan laboratorium karena tanpa komputer suatu jaringan tidak akan bisa berjalan. Untuk menyambungkan semua komputer yang ada di laboratorium di perlukan jaringan dan untuk membuat suatu jaringan di perlukan switch, router dan kabel UTP. Switch digunakan sebagai penguat dan penghubung kabel–kabel UTP komputer satu dengan yang lainnya. Router digunakan untuk menghubungkan dua jaringan yang berbeda.
Dengan adanya permasalahan di atas maka di perlukan implementasi jaringan laboratorium komputer di SMPN 1 Tambun serta menambahkan fasilitas Web server, DNS server, FTP server, DHCP server dan squid proxy. Sehingga dapat membantu murid yang tidak mampu agar tetap dapat berkembang dengan baik dengan memanfaatkan fasilitas laboratorium komputer yang ada di sekolah.
1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimana implementasi jaringan di laboratorium komputer SMPN 1 Tambun Selatan?
2. Bagaimana konfigurasi DNS
server, Web server, FTP server
dan cara mengatur Proxy Server di laboratorium komputer SMPN 1 Tambun ?
1.3 Batasan Masalah
1. Laporan ini hanya melakukan perancangan dan menentukan topologi yang sesuai untuk laboratorium komputer SMPN 1 Tambun.
2. Hanya dilakukan pembagian IP yang optimal pada jaringan laboratorium. 3. Menggunakan 1 Server dan 19 Client. 4. Operating sistem yang digunakan Ubuntu
10.10 untuk Server.
5. Operating sistem yang digunakan
Windows Xp untuk Client.
6. Menggunakan Laptop dan PC sebagai bahan penelitian.
7. Untuk pengujian menggunakan 1 laptop sebagai server, 2 laptop sebagai client. 8. Untuk pengujian menggunakan PC
Router.
9. Dalam filterisasi squid hanya berdasarkan keyword dan domain.
1.4 Maksud dan Tujuan
1. Mengimplementasi jaringan di laboratorium komputer SMPN 1 Tambun.
2. Mengetahui konfigurasi DNS Server, Web
Server, FTP Server dan Proxy Server
untuk proses belajar mengajar. 1.5 Metedologi Penelitian
Mempelajari teori-teori yang menunjang dan mencari informasi yang berhubungan dengan penelitian ini.
b. Design Topologi
Melakukan pendesainan jaringan agar mudah dalam penerapan.
c. Pembagian jaringan dan testing
Melakukan pembagian jaringan dan melakukan testing pada jaringan yang telah di bangun.
d. Implementasi
Menerapkan apa yang sudah kita bangun. e. Tahap pembuatan
Ini adalah langkah terakhir dalam pembangunan laboratorium komputer.
2 LANDASAN TEORI
2.1 JARINGAN KOMPUTER
Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan komputer untuk membagi sumber daya.
2.1.1 Tipe Jaringan Komputer
Jaringan client-server
Tipe jaringan Client-Server menghubungkan komputer server dengan beberapa komputer
client/workstation. Komputer server adalah
komputer yang menyediakan fasilitas Sedangkan komputer client adalah komputer-komputer yang menggunakan fasilitas yang digunakan oleh komputer server.
2.1.2 Topologi Jaringan Komputer
Topologi jaringan merupakan gambaran pola hubungan antara komponen-komponen jaringan, yang meliputi komputer server, komputer
client/workstation, hub/switch, pengkabelan dan
komponen jaringan yang lain. Terdapat bermacam-macam topologi di dalam teori
jaringan komputer, namun dalam pembahasan ini hanya dibahas satu macam, yaitu:
Topologi Star
Topologi Star merupakan topologi yang menghubungkan beberapa komputer dengan menggunakan perangkat yaitu Hub atau Switch. Perangkat ini berfungsi sebagai pengontrol dari semua komputer yang terhubung dalam jaringan. 2.1.3 Area Jaringan Komputer
Jaringan Komputer dapat menjangkau area yang kecil maupun yang sangat luas.
Local Area Network (LAN)
Sebuah Local Area Network atau yang biasa disebut juga dengan LAN, adalah jaringan komputer yang dibatasi oleh area yang relatif kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah perkantoran di sebuah gedung, atau sebuah sekolah, dan biasanya berukuran sampai beberapa kilometer.
2.1.4 Switch
Switch jaringan (switch) adalah sebuah alat
jaringan yang melakukan bridging transparan (penghubung segementasi banyak jaringan dengan forwarding berdasarkan alamat MAC).
Switch adalah hub pintar yang mempunyai
kemampuan untuk menentukan tujuan MAC
address.
2.1.5 Router
Router memiliki kemampuan melewatkan paket
IP dari satu jaringan yang berbeda ke jaringan lain yang bukan susunan atau jaringan yang mungkin memiliki banyak jalur diantara keduanya. Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. 2.2 SERVER
Server adalah sebuah sistem komputer
yang menyediakan jenis layanan (service) tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server
didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan (network operating
system). Server juga menjalankan perangkat
lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya, seperti halnya berkas atau alat pencetak (printer), dan memberikan akses kepada
workstation anggota jaringan.
2.2.1 DHCP SERVER
Dynamic Host Configuration Protocol (DCHP) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP.
2.2.2 WEB SERVER
Web server atau server adalah komputer yang dikhususkan untuk menaruh data website, hanya saja dalam hal ini server harus 24 jam online, jika tidak maka data tak bisa diakses oleh pengunjung website. Semua komputer logikanya bisa dijadikan server, namun server yang khusus untuk website punya spesifikasi khusus.
2.2.3 DNS SERVER
DNS (Domain Name System:Sistem
Penamaan Domain) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (Distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata
setiap server transmisi surat (Mail exchange
server) yang menerima surat elektronik (email)
untuk setiap domain. 2.2.4 FTP SERVER
Protocol (FTP) adalah suatu protocol yang
digunakan untuk mengirimkan atau memperoleh file dari server ke komputer local, dengan menggunakan usename dan password sebagai informasi yang diperlukan untuk melakukan pengaksesan ke server. Untuk yang melakukan koneksi melalui konsol, untuk menghubungkan antara komputer adalah dengan mengetikkan perintah seperti berikut ini: ftp alamatIP / nama_hosts-tujuan.
2.2.5 PROXY SERVER
Proxy server sudah sangat popular dikalangan pengguna internet, karena kemampuannya untuk menghemat bandwith, meningkatkan keamanan, dan menambah kecepatan web-surfing. Proxy Server adalah
server yang bertugas menyimpan sementara
(cache) file html server lain, sehingga mempercepat akses internet untuk alamat-alamat yang sudah pernah diakses sebelumnya.
2.2.5.1 SQUID
Squid adalah sebuah daemon yang digunakan sebagai proxy server dan web cache. Squid memiliki banyak jenis penggunaan, mulai dari mempercepat server web dengan melakukan
caching permintaan yang berulang-ulang, caching
DNS, caching situs web, dan caching pencarian komputer di dalam jaringan untuk sekelompok komputer yang menggunakan sumber daya jaringan yang sama, hingga pada membantu keamanan dengan cara melakukan penyaringan (filter) lalu lintas.
2.3 MIKROTIK
Microtik merupakan sistem operasi linux base yang diperuntukan sebagai network router. Didesain untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya. Administrasinya bisa dilakukan melalui winbox application (Winbox).
2.4 OPERATING SYSTEM
Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software - software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software - software itu.
2.3.1 WINDOWS XP
Windows XP adalah jajaran sistem operasi berbasis grafis yang dibuat oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, yang mencakup komputer rumah dan desktop bisnis, laptop, dan pusat media (Media Center).
2.3.2 UBUNTU
Ubuntu merupakan salah satu distribusi Linux yang berbasiskan Debian. Ubuntu adalah sistem operasi lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional
3 ANALISIS DAN KEBUTUHAN PERANGKAT
3.1 Analisis
Sebuah komputer baiknya mempunyai banyak kelebihan bila dibandingkan dengan
client. Terlebih pada server yang memberikan
sebuah service yang banyak bagi clientnya. Seperti dalam sebuah area laboratorium sekolah dimana server memberikan koneksi internet, file
sharing kepada banyak client. Disinilah peran proxy server, ftp server, serta dhcp server untuk
membagi jaringan yang berbeda. Penanganan yang cepat terhadap masalah yang dihadapi menjadi kunci untuk melindungi sistem dari gangguan-gangguan yang ada.
3.2 Analisis Jaringan Yang Sudah Ada Di dalam laboratorium ini sudah memiliki 19 PC yang dihubungkan dengan switch. Spesifikasi yang dimiliki PC adalah
Tabel 1 : Spesifikasi Minimum
No Spesifikasi Minimum
1 Ram 512
2 40GB Disk space 3 komputer pentium 3 4 2 Buah NIC
5 Motherboard dengan slot PCI
6 1 Buah Switch port 24
Tabel 2 : Spesifikasi Rekomendasi
No Spesifikasi Rekomendasi
1 Ram 4gb
2 80GB Disk space 3 komputer pentium 4
4 3 Buah Switch port 16
Komputer Client Server Switch 1 Komputer Client Server Switch 1 192.168.0.2 – 192.168.0.11 192.168.0.12 – 192.168.0.21 192.168.1.2
3.3 Analisis Kebutuhan Perangkat Keras (Hardware)
Bagian ini menjelaskan hardware yang digunakan dalam proses perancangan jaringan laboratorium dan digunakan pada saat system berjalan.
Tabel 3 : Spesifikasi Perangkat Keras
No Spesifikasi Perangkat Keras
1 1 PC yang berfungsi sebagai server. 2 19 PC yang berfungsi sebagai client. 3 Kabel UTP
4 Konektor RJ45
5 Switch yang berguna sebagai
penghubung jaringan local
6 PC-Router yang berguna
penghubung suatu jaringan yang berbeda.
3.4 Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak (Software)
Dalam implementasi laboratorium komputer memerlukan perangkat lunak,yang merupakan perangkat yang sangat penting dalam proses pembuatan system.
Tabel 4 : Spesifikasi Perangkat Lunak
No Spesifikasi Perangkat Lunak
1 Sistem operasi Ubuntu 10.10 2 Sistem operasi Windows xp 3 Microtik untuk PC-Router
3.5 Skema Logik Jaringan
Internet Komputer Client Server Switch 1 Switch 2 Switch 3 router 192.168.1.2 192.168.0.2 – 192.168.0.30 eth1 eth2
Gambar 2: Skema Logik Jaringan yang akan di
bangun
4 IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 IMPLEMENTASI
4.1.1 Instalasi DNS Server
1. Pertama-tama install terlebih dahulu Bind9, dengan perintah :
$ sudo apt-get install bind9 2. Edit ethernet dengan perintah :
$ nano /etc/network/interfaces 3. Buat forward IP DNS, dengan perintah :
$ nano /etc/bind/named.conf.options 4. Untuk membuat zona baru dalam sebuah DNS
Server local, dengan perintah :
$ nano /etc/bind/named.conf.local 5. Copy file dari /etc/bind/db.local ke dalam file
/etc/bind/db.proyek.com dengan perintah: $ cp /etc/bind/db.local
/etc/bind/db.proyek.com
6. Konfigurasi file db.proyek.com dengan perintah : $ nano /etc/bind/db.proyek.com
7. Copy file dari /etc/bind/db.127 ke dalam file /etc/bind/db.192 dengan perintah :
$ cp /etc/bind/db.127 /etc/bind/db.192 8. Konfigurasi file db.192 dengan perintah :
$ nano /etc/bind/db.192
9. Konfigurasi DNS Server pada file resolv.conf dengan perintah :
10. Konfigurasi Hosts dengan perintah : $ nano /etc/hosts
11. Setelah konfigurasi selesai restart bind9 dengan perintah :
$ /etc/init.d/bind9 restart 12. Cek hasil DNS dengan perintah :
$ dig proyek.com
13. Cek menggunakan nslookup dengan perintah $ nslookup proyek.com
Gambar 3: Pengecekan Menggunakan nslookup
4.1.2 Instalasi Web Server
Adapun langkah – langkah penginstalan Web server adalah sebagai berikut :
1. Pertama instal dulu web server apache # sudo apt-get install apache2
2. kedua install database server # sudo apt-get install mysql-server 3. kemudian install php untuk apache
# sudo apt-get install php5
4. sebagai tambahan juga silahkan tes terlebih dahulu apakah webserver yang telah kita buat tadi sukses atau tidak dengan cara ketikkan alamat di browsernya :
http://localhost
Gambar 4: Hasil Instalasi
5. jika telah tampil tulisan “it work“, berarti instalasi yang baru kita lakukan telah berhasil dan untuk htdoc di linux adalah :
/ var / www /
Gambar 5: Test Di Dalam Htdoc Linux
4.1.3 Instalasi FTP Server
1. Pertama-tama Anda masuk sebagai root.
2. Ketikkan syntax # apt-get install vsftpd
3. Setelah menginstall, buat folder di dalam /home/(nama komputer), dengan mengetikkan # mkdir srv/ftp
4. Ketikkan # usermod -d /ftp ftp, ini berarti folder ftp yang telah dibuat agar dapat diisi dengan file, sehingga setiap orang yang menghubungi server dengan ftp dapat mengakses file server.
5. Buka file vsftpd.conf Anda, dengan mengketikkan # nano /etc/vsftpd.conf, dan edit file tersebut.
6. Restart vstpd Anda yang telah dibuat dengan ketik :
# /etc/init.d/vsftpd restart
7. Letak file Anda pada folder ftp yang anda buat, misalnya dalam hal ini server membuat file yang bernama 1.png
8. Mencoba apakah ftp Anda sudah jalan dengan cara ketikkan ftp://[ip_address] pada address bar layanan internet anda.
Gambar 6: Hasil Ftp
4.1.4 Instalasi Squid
1. Pertama - tama install terlebih dahulu squid melalui synaptic atau melalui command prompt
dengan cara : # sudo apt-get install squid
2. Setelah selesai maka Squid langsung dapat di konfigurasikan dengan cara: # nano /etc/squid/squid.conf
3. Tetapi sebelum di edit terlebih dahulu backup dulu file aslinya agar kalau rusak bisa
dikembalikan ke default : # cp /etc/squid/squid.conf
/etc/squid/squid.conf.bak
4. Selanjutnya melakukan konfigurasi script Squid : # nano /etc/squid/squid.conf
# nano /etc/squid/file.conf
# nano etc/squid/keywordblock.txt 5. Bila selesai makan masukkan perintah :
# squid -z
6. Melakukan transparansi proxy dengan cara : # iptables -A PREROUTING -t nat -p tcp –dport 80 -j REDIRECT –to-port 3128
7. Restart squid dengan cara :
# squid -k reconfigure 4.1.5 Instalasi Mikrotik
1. Buatlah virtual machin baru pada virtual box atau VMWare :
2. Masuk ke setting dan pilih storage untuk memasukkan iso Mikrotik
3. Pilih apa yang ingin digunakan di dalam
mikrotik,setelah selesai reboot dan masukkan iso key
4. Setelah memasukkan iso key tunggu beberapa menit sampai key keluar, setelah itu cek bila key ada maka keluarkan iso key dan reboot
5. Setelah di reboot dan berhasil, maka akan muncul tampilan mikrotik
Gambar 7: Tampilan Mikrotik
4.2 PENGUJIAN
4.2.1 PC-Router
1. Setting IP pada Winbox Ip server : 192.168.1.2
Range Ip Client :192.168.0.2-192.168.0.30 Setelah di setting maka akan muncul ip pada addresslist
Gambar 8: Tampilan Addresslist
2. Setelah menyetting IP client dan server di winbox pada mikrotik maka selanjutnya setting dhcp server
Gambar 9: DHCP Server
3. Jika selesai maka buka menu leases, jika berhasil maka akan muncul IP address, Mac address dan lamanya peminjaman IP
Gambar 10: Tampilan leases
4. Setelah melakukan penyettingan IP dan DHCP server maka test koneksi dengan cara
Ke client Ping 192.168.0.30 Ke server ping 192.168.1.2
Gambar 11: Koneksi ke client
Gambar 12: Koneksi ke server
4.2.2 Client
1. Ketika client masuk ke dalam jaringan laboratorium maka client akan mendapatkan ip secara random.
Gambar 13: Ip yang di dapat client
2. Setelah mendapatkan Ip dan menerima internet shared maka client dapat membuka situs-situs yang ada.
Gambar 14: Test dari client ke facebook
Gambar 15: Test dari Client ke youtube
3. Ternyata setelah di ping bisa, tetapi ketika di buka seperti facebook.com, client tidak dapat membukanya karena situs www.facebook.com , www.youtube.com sudah di blok oleh server pada squid proxy
Gambar 16: Client membuka facebook
Gambar 17: Client membuka Youtube
5 PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Pada Proyek Akhir ini dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1. Dengan adanya jaringan ini di SMPN 1 Tambun Selatan, mempermudah proses belajar mengajar. 2. Dengan adanya FTP server, DHCP server, Web
server, DNS server dan Proxy server di SMPN 1
Tambun Selatan akan mempermudah mengelola jaringan dan memfilter jaringan.
5.2 Saran
Ada beberapa saran yang perlu ditambahkan dalam proyek akhir ini :
1. Penambahan spesifikasi baik itu server maupun clientnya, agar performanya lebih optimal. 2. Penanganan sistem jaringan harus dilakukan
dengan baik agar lalu-lintas dapat berjalan lancer. Disarankan ada devisi atau department khusus yang secara khusus menangani masalah jaringan yang ada.
3. Mengadakan server tambahan untuk sebagai
back-up operasi maupun back-up data bila
sewaktu-waktu terjadi kerusakan pada server utama atau gagal sistem pasa server utama.
DAFTAR PUSTAKA
[1] Ashari, Ahmad. 2010. Linux System
Administrator. Bandung: Informatika.
[2] Madcoms. 2009. Membangun Sistem
Jaringan Komputer. Madiun: Andi.
[3] Rafiudin, Rahmat. 2008. Squid Koneksi
Anti Mogok. Yogyakarta: Andi.
[4] Sofana, Iwan. 2008. Membangun
Jaringan Komputer. Bandung:
Informatika.
[5] Sopandi, Dede. 2010. Instalasi Dan
Konfigurasi Jaringan Komputer.
Bandung: Informatika.
[6] Sugeng, Winarno. 2010. Jaringan komputer TCP/IP. Bandung: Modula. [7] Tanenbaum, Andrew S. 1996. Computer
Networks. New Jersey: Prentice Hall Inc. [8] Triyuliani, Agnes Heni. 2007. Jaringan
Komputer. Yogyakarta: Andi.
[9] Wikipedia. Windows_XP, Diakses pada 14 juni 2011 dari http://id.wikipedia.org/wiki/Windows_XP