• Tidak ada hasil yang ditemukan

IMPLEMENTASI JARINGAN LABORATORIUM KOMPUTER DI SMPN 1 TAMBUN SELATAN SEBAGAI PENUNJANG KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "IMPLEMENTASI JARINGAN LABORATORIUM KOMPUTER DI SMPN 1 TAMBUN SELATAN SEBAGAI PENUNJANG KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

IMPLEMENTASI JARINGAN LABORATORIUM KOMPUTER DI SMPN 1 TAMBUN SELATAN SEBAGAI PENUNJANG KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR

Anbar Ardiansyah Rusmana Eko Darwiyanto Mohamad Idham Iskandar [email protected] [email protected] [email protected]

Program Studi Teknik Komputer Politeknik Telkom Bandung

2011

ABSTRAK

Dalam membangun sebuah jaringan komputer yang harus kita ingat adalah topologi, konfigurasi dan sistemnya. SMP Negeri 1 Tambun Selatan memerlukan sebuah sistem jaringan komputer yang terhubung dengan internet serta memerlukan kualitas jaringan yang baik dan server yang mempunyai sistem atau kualitas yang berbeda dengan client untuk menunjang kinerja di sekolah khususnya di laboratorium komputer.

Mikrotik adalah Router Software yang dapat menggunakan peralatan embeded (minimum sistem) maupun menggunakan PC (personal komputer). Dalam membangun jaringan komputer, pembahasan dilihat dari dua aspek: perangkat keras dan perangkat lunak. Topologi yang digunakan adalah Topologi Star dimana semua kabel terpusat pada switch yang dihubungkan dengan mengunakan jenis kabel lurus (straight cable) dengan kabel jenis UTP dengan kedua ujungnya menggunakan konektor RJ 45. Switch yang digunakan adalah merk TP-Link 16 port. Untuk mewujudkan jaringan komputer yang terhubung ke internet dengan menggunakan mikrotik sebagai PC Router maka dilakukan konfigurasi FTP Server, DHCP Server, Proxy Server, Web Server dan DNS Server.

Jaringan komputer yang sudah di rancang sudah di implementasikan di SMP Negeri 1 Tambun Selatan. Hasilnya akan dirasakan oleh para siswa/i, dalam kegiatan belajar mengajar dalam rangka pengaksesan data secara terintegrasi, cepat dan up to date. Dengan terkoneksinya jaringan komputer di laboratorium SMP Negeri 1 Tambun Selatan dapat melakukan sharing file, data dan informasi yang pada akhirnya mendukung efisiensi kerja. Mikrotik PC Router yang diinstal dan dikonfigurasi terbukti mampu meningkatkan kecepatan akses pada jaringan internet. PC Router

(2)

1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Dengan berkembangnya jaman teknologi komunikasi dan ilmu pengetahuan, telah memberi pengaruh yang signifikan bagi kehidupan di masa yang akan datang, bahkan teknologi semakin kompleks mampu mempengaruhi pola pikir manusia. Peran teknologi saat ini sangat penting dan hampir menjadi kebutuhan primer. Namun berbanding terbalik dengan perkembangan teknologi di Indonesia, karena pemerintah hanya memfokuskan pengembangan teknologi di kota-kota besar. Sehingga kota-kota-kota-kota kecil seperti terabaikan. Terhambatnya perkembangan teknologi di kota-kota kecil berarti menghambat pula perkembangan generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa.

Kini komputer dapat bekerja dalam sistem jaringan komunikasi baik jarak dekat maupun jarak jauh, seperti halnya pada pembangunan jaringan laboratorium komputer di SMPN 1 Tambun yang membutuhkan komunikasi antar komputer untuk menunjang transfer data antar komputer karena dengan adanya komunikasi antara komputer akan membantu proses belajar. Karena untuk membangun sebuah laboratorium harus memenuhi kriteria sebuah laboraotrium, contohnya: laboratorium komputer. Sebuah laboratorium dapat berjalan bila memiliki sebuah jaringan dan komputer. Komputer merupakan hal yang paling vital dalam pembuatan laboratorium karena tanpa komputer suatu jaringan tidak akan bisa berjalan. Untuk menyambungkan semua komputer yang ada di laboratorium di perlukan jaringan dan untuk membuat suatu jaringan di perlukan switch, router dan kabel UTP. Switch digunakan sebagai penguat dan penghubung kabel–kabel UTP komputer satu dengan yang lainnya. Router digunakan untuk menghubungkan dua jaringan yang berbeda.

Dengan adanya permasalahan di atas maka di perlukan implementasi jaringan laboratorium komputer di SMPN 1 Tambun serta menambahkan fasilitas Web server, DNS server, FTP server, DHCP server dan squid proxy. Sehingga dapat membantu murid yang tidak mampu agar tetap dapat berkembang dengan baik dengan memanfaatkan fasilitas laboratorium komputer yang ada di sekolah.

1.2 Rumusan Masalah

1. Bagaimana implementasi jaringan di laboratorium komputer SMPN 1 Tambun Selatan?

2. Bagaimana konfigurasi DNS

server, Web server, FTP server

dan cara mengatur Proxy Server di laboratorium komputer SMPN 1 Tambun ?

1.3 Batasan Masalah

1. Laporan ini hanya melakukan perancangan dan menentukan topologi yang sesuai untuk laboratorium komputer SMPN 1 Tambun.

2. Hanya dilakukan pembagian IP yang optimal pada jaringan laboratorium. 3. Menggunakan 1 Server dan 19 Client. 4. Operating sistem yang digunakan Ubuntu

10.10 untuk Server.

5. Operating sistem yang digunakan

Windows Xp untuk Client.

6. Menggunakan Laptop dan PC sebagai bahan penelitian.

7. Untuk pengujian menggunakan 1 laptop sebagai server, 2 laptop sebagai client. 8. Untuk pengujian menggunakan PC

Router.

9. Dalam filterisasi squid hanya berdasarkan keyword dan domain.

1.4 Maksud dan Tujuan

1. Mengimplementasi jaringan di laboratorium komputer SMPN 1 Tambun.

2. Mengetahui konfigurasi DNS Server, Web

Server, FTP Server dan Proxy Server

untuk proses belajar mengajar. 1.5 Metedologi Penelitian

(3)

Mempelajari teori-teori yang menunjang dan mencari informasi yang berhubungan dengan penelitian ini.

b. Design Topologi

Melakukan pendesainan jaringan agar mudah dalam penerapan.

c. Pembagian jaringan dan testing

Melakukan pembagian jaringan dan melakukan testing pada jaringan yang telah di bangun.

d. Implementasi

Menerapkan apa yang sudah kita bangun. e. Tahap pembuatan

Ini adalah langkah terakhir dalam pembangunan laboratorium komputer.

2 LANDASAN TEORI

2.1 JARINGAN KOMPUTER

Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan komputer untuk membagi sumber daya.

2.1.1 Tipe Jaringan Komputer

 Jaringan client-server

Tipe jaringan Client-Server menghubungkan komputer server dengan beberapa komputer

client/workstation. Komputer server adalah

komputer yang menyediakan fasilitas Sedangkan komputer client adalah komputer-komputer yang menggunakan fasilitas yang digunakan oleh komputer server.

2.1.2 Topologi Jaringan Komputer

Topologi jaringan merupakan gambaran pola hubungan antara komponen-komponen jaringan, yang meliputi komputer server, komputer

client/workstation, hub/switch, pengkabelan dan

komponen jaringan yang lain. Terdapat bermacam-macam topologi di dalam teori

jaringan komputer, namun dalam pembahasan ini hanya dibahas satu macam, yaitu:

 Topologi Star

Topologi Star merupakan topologi yang menghubungkan beberapa komputer dengan menggunakan perangkat yaitu Hub atau Switch. Perangkat ini berfungsi sebagai pengontrol dari semua komputer yang terhubung dalam jaringan. 2.1.3 Area Jaringan Komputer

Jaringan Komputer dapat menjangkau area yang kecil maupun yang sangat luas.

Local Area Network (LAN)

Sebuah Local Area Network atau yang biasa disebut juga dengan LAN, adalah jaringan komputer yang dibatasi oleh area yang relatif kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah perkantoran di sebuah gedung, atau sebuah sekolah, dan biasanya berukuran sampai beberapa kilometer.

2.1.4 Switch

Switch jaringan (switch) adalah sebuah alat

jaringan yang melakukan bridging transparan (penghubung segementasi banyak jaringan dengan forwarding berdasarkan alamat MAC).

Switch adalah hub pintar yang mempunyai

kemampuan untuk menentukan tujuan MAC

address.

2.1.5 Router

Router memiliki kemampuan melewatkan paket

IP dari satu jaringan yang berbeda ke jaringan lain yang bukan susunan atau jaringan yang mungkin memiliki banyak jalur diantara keduanya. Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. 2.2 SERVER

(4)

Server adalah sebuah sistem komputer

yang menyediakan jenis layanan (service) tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server

didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan (network operating

system). Server juga menjalankan perangkat

lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya, seperti halnya berkas atau alat pencetak (printer), dan memberikan akses kepada

workstation anggota jaringan.

2.2.1 DHCP SERVER

Dynamic Host Configuration Protocol (DCHP) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP.

2.2.2 WEB SERVER

Web server atau server adalah komputer yang dikhususkan untuk menaruh data website, hanya saja dalam hal ini server harus 24 jam online, jika tidak maka data tak bisa diakses oleh pengunjung website. Semua komputer logikanya bisa dijadikan server, namun server yang khusus untuk website punya spesifikasi khusus.

2.2.3 DNS SERVER

DNS (Domain Name System:Sistem

Penamaan Domain) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (Distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata

setiap server transmisi surat (Mail exchange

server) yang menerima surat elektronik (email)

untuk setiap domain. 2.2.4 FTP SERVER

Protocol (FTP) adalah suatu protocol yang

digunakan untuk mengirimkan atau memperoleh file dari server ke komputer local, dengan menggunakan usename dan password sebagai informasi yang diperlukan untuk melakukan pengaksesan ke server. Untuk yang melakukan koneksi melalui konsol, untuk menghubungkan antara komputer adalah dengan mengetikkan perintah seperti berikut ini: ftp alamatIP / nama_hosts-tujuan.

2.2.5 PROXY SERVER

Proxy server sudah sangat popular dikalangan pengguna internet, karena kemampuannya untuk menghemat bandwith, meningkatkan keamanan, dan menambah kecepatan web-surfing. Proxy Server adalah

server yang bertugas menyimpan sementara

(cache) file html server lain, sehingga mempercepat akses internet untuk alamat-alamat yang sudah pernah diakses sebelumnya.

2.2.5.1 SQUID

Squid adalah sebuah daemon yang digunakan sebagai proxy server dan web cache. Squid memiliki banyak jenis penggunaan, mulai dari mempercepat server web dengan melakukan

caching permintaan yang berulang-ulang, caching

DNS, caching situs web, dan caching pencarian komputer di dalam jaringan untuk sekelompok komputer yang menggunakan sumber daya jaringan yang sama, hingga pada membantu keamanan dengan cara melakukan penyaringan (filter) lalu lintas.

(5)

2.3 MIKROTIK

Microtik merupakan sistem operasi linux base yang diperuntukan sebagai network router. Didesain untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya. Administrasinya bisa dilakukan melalui winbox application (Winbox).

2.4 OPERATING SYSTEM

Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software - software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software - software itu.

2.3.1 WINDOWS XP

Windows XP adalah jajaran sistem operasi berbasis grafis yang dibuat oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, yang mencakup komputer rumah dan desktop bisnis, laptop, dan pusat media (Media Center).

2.3.2 UBUNTU

Ubuntu merupakan salah satu distribusi Linux yang berbasiskan Debian. Ubuntu adalah sistem operasi lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional

3 ANALISIS DAN KEBUTUHAN PERANGKAT

3.1 Analisis

Sebuah komputer baiknya mempunyai banyak kelebihan bila dibandingkan dengan

client. Terlebih pada server yang memberikan

sebuah service yang banyak bagi clientnya. Seperti dalam sebuah area laboratorium sekolah dimana server memberikan koneksi internet, file

sharing kepada banyak client. Disinilah peran proxy server, ftp server, serta dhcp server untuk

membagi jaringan yang berbeda. Penanganan yang cepat terhadap masalah yang dihadapi menjadi kunci untuk melindungi sistem dari gangguan-gangguan yang ada.

3.2 Analisis Jaringan Yang Sudah Ada Di dalam laboratorium ini sudah memiliki 19 PC yang dihubungkan dengan switch. Spesifikasi yang dimiliki PC adalah

Tabel 1 : Spesifikasi Minimum

No Spesifikasi Minimum

1 Ram 512

2 40GB Disk space 3 komputer pentium 3 4 2 Buah NIC

5 Motherboard dengan slot PCI

6 1 Buah Switch port 24

Tabel 2 : Spesifikasi Rekomendasi

No Spesifikasi Rekomendasi

1 Ram 4gb

2 80GB Disk space 3 komputer pentium 4

4 3 Buah Switch port 16

Komputer Client Server Switch 1 Komputer Client Server Switch 1 192.168.0.2 – 192.168.0.11 192.168.0.12 – 192.168.0.21 192.168.1.2

(6)

3.3 Analisis Kebutuhan Perangkat Keras (Hardware)

Bagian ini menjelaskan hardware yang digunakan dalam proses perancangan jaringan laboratorium dan digunakan pada saat system berjalan.

Tabel 3 : Spesifikasi Perangkat Keras

No Spesifikasi Perangkat Keras

1 1 PC yang berfungsi sebagai server. 2 19 PC yang berfungsi sebagai client. 3 Kabel UTP

4 Konektor RJ45

5 Switch yang berguna sebagai

penghubung jaringan local

6 PC-Router yang berguna

penghubung suatu jaringan yang berbeda.

3.4 Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak (Software)

Dalam implementasi laboratorium komputer memerlukan perangkat lunak,yang merupakan perangkat yang sangat penting dalam proses pembuatan system.

Tabel 4 : Spesifikasi Perangkat Lunak

No Spesifikasi Perangkat Lunak

1 Sistem operasi Ubuntu 10.10 2 Sistem operasi Windows xp 3 Microtik untuk PC-Router

3.5 Skema Logik Jaringan

Internet Komputer Client Server Switch 1 Switch 2 Switch 3 router 192.168.1.2 192.168.0.2 – 192.168.0.30 eth1 eth2

Gambar 2: Skema Logik Jaringan yang akan di

bangun

4 IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 IMPLEMENTASI

4.1.1 Instalasi DNS Server

1. Pertama-tama install terlebih dahulu Bind9, dengan perintah :

 $ sudo apt-get install bind9 2. Edit ethernet dengan perintah :

 $ nano /etc/network/interfaces 3. Buat forward IP DNS, dengan perintah :

 $ nano /etc/bind/named.conf.options 4. Untuk membuat zona baru dalam sebuah DNS

Server local, dengan perintah :

 $ nano /etc/bind/named.conf.local 5. Copy file dari /etc/bind/db.local ke dalam file

/etc/bind/db.proyek.com dengan perintah:  $ cp /etc/bind/db.local

/etc/bind/db.proyek.com

6. Konfigurasi file db.proyek.com dengan perintah :  $ nano /etc/bind/db.proyek.com

7. Copy file dari /etc/bind/db.127 ke dalam file /etc/bind/db.192 dengan perintah :

 $ cp /etc/bind/db.127 /etc/bind/db.192 8. Konfigurasi file db.192 dengan perintah :

 $ nano /etc/bind/db.192

9. Konfigurasi DNS Server pada file resolv.conf dengan perintah :

(7)

10. Konfigurasi Hosts dengan perintah :  $ nano /etc/hosts

11. Setelah konfigurasi selesai restart bind9 dengan perintah :

 $ /etc/init.d/bind9 restart 12. Cek hasil DNS dengan perintah :

 $ dig proyek.com

13. Cek menggunakan nslookup dengan perintah  $ nslookup proyek.com

Gambar 3: Pengecekan Menggunakan nslookup

4.1.2 Instalasi Web Server

Adapun langkah – langkah penginstalan Web server adalah sebagai berikut :

1. Pertama instal dulu web server apache # sudo apt-get install apache2

2. kedua install database server # sudo apt-get install mysql-server 3. kemudian install php untuk apache

# sudo apt-get install php5

4. sebagai tambahan juga silahkan tes terlebih dahulu apakah webserver yang telah kita buat tadi sukses atau tidak dengan cara ketikkan alamat di browsernya :

http://localhost

Gambar 4: Hasil Instalasi

5. jika telah tampil tulisan “it work“, berarti instalasi yang baru kita lakukan telah berhasil dan untuk htdoc di linux adalah :

/ var / www /

Gambar 5: Test Di Dalam Htdoc Linux

4.1.3 Instalasi FTP Server

1. Pertama-tama Anda masuk sebagai root.

2. Ketikkan syntax # apt-get install vsftpd

3. Setelah menginstall, buat folder di dalam /home/(nama komputer), dengan mengetikkan # mkdir srv/ftp

4. Ketikkan # usermod -d /ftp ftp, ini berarti folder ftp yang telah dibuat agar dapat diisi dengan file, sehingga setiap orang yang menghubungi server dengan ftp dapat mengakses file server.

5. Buka file vsftpd.conf Anda, dengan mengketikkan # nano /etc/vsftpd.conf, dan edit file tersebut.

(8)

6. Restart vstpd Anda yang telah dibuat dengan ketik :

# /etc/init.d/vsftpd restart

7. Letak file Anda pada folder ftp yang anda buat, misalnya dalam hal ini server membuat file yang bernama 1.png

8. Mencoba apakah ftp Anda sudah jalan dengan cara ketikkan ftp://[ip_address] pada address bar layanan internet anda.

Gambar 6: Hasil Ftp

4.1.4 Instalasi Squid

1. Pertama - tama install terlebih dahulu squid melalui synaptic atau melalui command prompt

dengan cara : # sudo apt-get install squid

2. Setelah selesai maka Squid langsung dapat di konfigurasikan dengan cara: # nano /etc/squid/squid.conf

3. Tetapi sebelum di edit terlebih dahulu backup dulu file aslinya agar kalau rusak bisa

dikembalikan ke default : # cp /etc/squid/squid.conf

/etc/squid/squid.conf.bak

4. Selanjutnya melakukan konfigurasi script Squid : # nano /etc/squid/squid.conf

# nano /etc/squid/file.conf

# nano etc/squid/keywordblock.txt 5. Bila selesai makan masukkan perintah :

# squid -z

6. Melakukan transparansi proxy dengan cara : # iptables -A PREROUTING -t nat -p tcp –dport 80 -j REDIRECT –to-port 3128

7. Restart squid dengan cara :

# squid -k reconfigure 4.1.5 Instalasi Mikrotik

1. Buatlah virtual machin baru pada virtual box atau VMWare :

2. Masuk ke setting dan pilih storage untuk memasukkan iso Mikrotik

3. Pilih apa yang ingin digunakan di dalam

mikrotik,setelah selesai reboot dan masukkan iso key

4. Setelah memasukkan iso key tunggu beberapa menit sampai key keluar, setelah itu cek bila key ada maka keluarkan iso key dan reboot

5. Setelah di reboot dan berhasil, maka akan muncul tampilan mikrotik

Gambar 7: Tampilan Mikrotik

4.2 PENGUJIAN

4.2.1 PC-Router

1. Setting IP pada Winbox Ip server : 192.168.1.2

Range Ip Client :192.168.0.2-192.168.0.30 Setelah di setting maka akan muncul ip pada addresslist

Gambar 8: Tampilan Addresslist

2. Setelah menyetting IP client dan server di winbox pada mikrotik maka selanjutnya setting dhcp server

(9)

Gambar 9: DHCP Server

3. Jika selesai maka buka menu leases, jika berhasil maka akan muncul IP address, Mac address dan lamanya peminjaman IP

Gambar 10: Tampilan leases

4. Setelah melakukan penyettingan IP dan DHCP server maka test koneksi dengan cara

Ke client Ping 192.168.0.30 Ke server ping 192.168.1.2

Gambar 11: Koneksi ke client

Gambar 12: Koneksi ke server

4.2.2 Client

1. Ketika client masuk ke dalam jaringan laboratorium maka client akan mendapatkan ip secara random.

Gambar 13: Ip yang di dapat client

2. Setelah mendapatkan Ip dan menerima internet shared maka client dapat membuka situs-situs yang ada.

Gambar 14: Test dari client ke facebook

Gambar 15: Test dari Client ke youtube

3. Ternyata setelah di ping bisa, tetapi ketika di buka seperti facebook.com, client tidak dapat membukanya karena situs www.facebook.com , www.youtube.com sudah di blok oleh server pada squid proxy

(10)

Gambar 16: Client membuka facebook

Gambar 17: Client membuka Youtube

5 PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Pada Proyek Akhir ini dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :

1. Dengan adanya jaringan ini di SMPN 1 Tambun Selatan, mempermudah proses belajar mengajar. 2. Dengan adanya FTP server, DHCP server, Web

server, DNS server dan Proxy server di SMPN 1

Tambun Selatan akan mempermudah mengelola jaringan dan memfilter jaringan.

5.2 Saran

Ada beberapa saran yang perlu ditambahkan dalam proyek akhir ini :

1. Penambahan spesifikasi baik itu server maupun clientnya, agar performanya lebih optimal. 2. Penanganan sistem jaringan harus dilakukan

dengan baik agar lalu-lintas dapat berjalan lancer. Disarankan ada devisi atau department khusus yang secara khusus menangani masalah jaringan yang ada.

3. Mengadakan server tambahan untuk sebagai

back-up operasi maupun back-up data bila

sewaktu-waktu terjadi kerusakan pada server utama atau gagal sistem pasa server utama.

DAFTAR PUSTAKA

[1] Ashari, Ahmad. 2010. Linux System

Administrator. Bandung: Informatika.

[2] Madcoms. 2009. Membangun Sistem

Jaringan Komputer. Madiun: Andi.

[3] Rafiudin, Rahmat. 2008. Squid Koneksi

Anti Mogok. Yogyakarta: Andi.

[4] Sofana, Iwan. 2008. Membangun

Jaringan Komputer. Bandung:

Informatika.

[5] Sopandi, Dede. 2010. Instalasi Dan

Konfigurasi Jaringan Komputer.

Bandung: Informatika.

[6] Sugeng, Winarno. 2010. Jaringan komputer TCP/IP. Bandung: Modula. [7] Tanenbaum, Andrew S. 1996. Computer

Networks. New Jersey: Prentice Hall Inc. [8] Triyuliani, Agnes Heni. 2007. Jaringan

Komputer. Yogyakarta: Andi.

[9] Wikipedia. Windows_XP, Diakses pada 14 juni 2011 dari http://id.wikipedia.org/wiki/Windows_XP

Gambar

Gambar 1: Skema Logic Jaringan yang sudah ada
Tabel 3 : Spesifikasi Perangkat Keras  No  Spesifikasi Perangkat Keras  1  1 PC yang berfungsi sebagai server
Gambar 4: Hasil Instalasi
Gambar 7: Tampilan Mikrotik  4.2  PENGUJIAN
+2

Referensi

Dokumen terkait

Artinya bahwa dalam pengelolaan atau pengorganisasian laboratorium Teknik Komputer Jaringan di SMK Negeri 1 Sawit Boyolali pada kenyataanya dibagi menjadi tiga

Satriawan, Pengaruh Penerapan Multimedia Berbasis Komputer Terhadap Hasil Belajar Merakit Personal Computer Siswa Kelas X Teknik Komputer dan Jaringan Di SMK

Melihat bahwa kecenderungan Pemanfaatan Perpustakaan Multimedia siswa Teknik Komputer dan Jaringan di SMK Negeri 1 Magelang sedang dan masih terdapat siswa dengan

Hasil penelitian mengenai kualitas informasi pada penerapan aplikasi Inlislite di perpustakaan SMP Negeri 1 Tatah Makmur dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian

Korelasi Persepsi Siswa Terhadap Kegiatan Pembelajaran dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas X TKJ (Teknik Komputer Jaringan) 1 SMK PGRI..

Topologi jaringan komputer yang telah ada di SMK Negeri 1 Sawit terkait dalam pelayanan internet untuk pembelajaran maupun keperluan lain kepada siswa maupun guru

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan laboratorium komputer teknik multimedia untuk kegiatan pembelajaran di SMK Negeri 2 Sewon pada aspek (1) sarana dan

Dokumen berisi rencana minggu efektif untuk pembelajaran mata pelajaran Dasar-Dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi kelas X semester ganjil tahun ajaran 2022/2023 di SMK N 1 Rawajitu