• Tidak ada hasil yang ditemukan

PAJANAN DEBU KAYU SEBAGAI FAKTOR RISIKO RENDAHNYA KECEPATAN TRANSPOR MUKOSILIAR HIDUNG PADA PEKERJA PABRIK PENGOLAHAN KAYU “M” DI KABUPATEN BADUNG.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PAJANAN DEBU KAYU SEBAGAI FAKTOR RISIKO RENDAHNYA KECEPATAN TRANSPOR MUKOSILIAR HIDUNG PADA PEKERJA PABRIK PENGOLAHAN KAYU “M” DI KABUPATEN BADUNG."

Copied!
51
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2. 1 Anatomi hidung (Putz dan Pabst, 2000)
Gambar 2. 2 Susunan ultrastruktur tubulus silia pada berbagai tingkatan
Gambar 2. 3 Siklus normal silia (Ballenger, 2003)

Referensi

Dokumen terkait

Masih terbatasnya studi yang mempelajari patogenesis pajanan debu kayu pada orang sehat, khususnya dalam hubungan dengan kadar CD4 dan eosinofil serum pada

Berdasarkan penelitian tentang pajanan debu kayu (PM 10 ) dan gejala penyakit saluran pernafasan pada pekerja meubel sektor informal maka diperoleh simpulan sebagai berikut

Hasil analisis menunjukkan waktu transportasi mukosiliar hidung yang diperoleh dari pemeriksaan juga menunjukkan hubungan yang signifikan dengan jenis kelamin

Pada penelitian ini didapatkan nilai koefisien korelasi antara pajanan debu kayu dengan IL-8 serum adalah r = 0,327 ; p < 0,011 yang berarti terdapat korelasi yang

Dari data hasil penelitian ini maka dapat diambil simpulan yaitu terdapat hubungan negatif yang bermakna antara pajanan debu kayu dan IFN-γ serum pekerja