• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perkembangan garmen menjadi kontribusi terbesar di perkembangan industri tekstil saat ini. Garmen atau pakaian jadi menjadi salah satu kunci dari peningkatan sumbangan di bidang tekstil, industri yang menjadi salah satu sektor andalan Indonesia dalam rangka pertumbuhan perekonomian nasional.

Pengertian garmen sebagai produk akhir dari penggabungan dan penjahitan berbagai potongan dan komponan hingga menjadi suatu bentuk jadi berupa busana atau pakaian jadi, berperan penting dalam industri tekstil dan produk tekstil. Industri garmen juga memberikan sumbangan yang tidak kecil dalam meningkatkan nilai ekspor non migas.

Sebagai bukti bahwa industri garmen menjadi kontribusi terbesar dapat dilihat dari jumlah tenaga kerja yang di serap. Dari satu setengah juta tenaga kerja yang diserap oleh perkembangan industri tekstil sekitar satu per tiga atau sekitar lima ratus ribu tenaga kerja dapat diserap oleh industri garmen. Ini menunjukkan bahwa industri garmen sangat dominan menguasai tekstil di Indonesia. Selain itu industri garmen atau pakaian jadi memberikan kontribusi yang cukup besar untuk dalam ekspor ke luar negeri.

Oleh karena perkembangan garmen yang membuat industri tekstil semakin berkembang, pemerintah yang diwakili oleh kementrian perindustrian memutuskan bahwa mereka masih memprioritaskan tekstil dalam pengembangan. Dengan adanya perhatian dari pemerintah dan bahkan diprioritaskan diharapkan industri ini dapat berkembang dengan cepat dan dapat menjadi industri yang diunggulkan di Indonesia.

Dalam perkembangan industri tekstil yang dilakukan oleh pemerintah diharapkan industri garmen menjadi produk yang unggulan. Pemerintah mengharapkan industri garmen, menjadi unggulan dan dapat meningkatkan nilai ekspor di bidang tekstil

(2)

PT.Urbie Makmur Selaras melihat hal tersebut sebagai peluang bisnis yang sangat menjanjikan dan menguntungkan dengan target market adalah anak muda. Anak muda dianggap lebih peka akan trend fashion style pakaian jadi dan lebih konsumtif dalam penggunaannya. Tidak sedikit perusahaan serupa yang berlomba-lomba menciptakan pakaian dengan macam-macam model desain yang unik dan menarik agar produk yang dihasilkan dapat laris manis diminati kaum muda. Sehingga persainganpun tidak dapat dihindari.

Bisnis pakaian jadi di Indonesia memiliki masalah yaitu penialaian rendah konsumen terhadap busana dalam negeri. “Masih banyak orang Indonesia yang berpikir bahwa pakaian bisa melambangkan status sosial mereka,banyak yang menganggap kualitas mutu barang buatan dalam negeri masih kalah dengan produk ternama. Tak heran jika mereka berlomba-lomba untuk mencari pakaian dengan merek terkenal dari luar negeri”, ungkap Dina Midiani, Direktur Indonesia Fashion Week 2013, dikutip dari situs www.kompas.com.

Dalam menghadapi perkembangan dunia bisnis pakaian jadi saat ini perusahaan dituntut dapat memenangkan strategi merek agar dapat bertahan dipersaingan bisnis yang semakin ketat. Brand image dan quality control yang baik menjadi dasar untuk membangun citra perusahaan yang positif. Selain itu, brand image dan quality control yang positif memberikan manfaat pada perusahaan untuk mengembangkan lini produk dengan memanfaatkan image positif yang telah terbentuk terhadap merek produk, selain itu perusahaan dituntut untuk memaksimalkam penggunaan IT untuk membantu proses bisnis khususnya dalam penjualan dan promosi agar produk yang dibuat dapat dikenal diberbagai daerah bahkan di mancan negara

Oleh karena itu kami melakukan penelitian skripsi dengan judul “Perencanaan Strategi dan Sistem Teknologi Informasi pada PT. Urbie Makmur Selaras dengan Metode Enterprise Architecture”.

(3)

1.2 Ruang Lingkup

Penyusunan skripsi ini memiliki ruang lingkup perusahaan pada bagian produksi dan penjualan dalam bisnis pakaian jadi. Perusahaan ingin memperbaiki produksi nya dikarenakan waktu yang di gunakan untuk produksi pada saat ini masih sering terlambat agar lebih efisien, selain itu perusahaan ingin memperbaiki quality control pada pemilihan bahan baku dan hasil produksi yang untuk meningkatkan kualitas produk menjadi lebih baik agar dapat lebih unggul dari produk pesaing bisnis lain dan dapat lebih bersaing. Perusahaan ingin memperluas cangkupan pasar ke seluruh indonesia yang saat ini masih terbatas di Jakarta, Bandung dan sekitarnya agar lebih dapat dikenal.

1.3 Tujuan dan Manfaat 1.3.1. Tujuan

Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah sebagai berikut:

1. Menganalisis strategi pada perusahaan dan pengembangannya guna mewujudkan visi dan misi perusahaan.

2. Menganalisis kebutuhan SI/TI untuk mendukung strategi perusahaan. 3. Mengusulkan pengembangan strategi dan rencana SI/TI yang

mendukung strategi diperusahaan.

1.3.2. Manfaat

Manfaat yang diharapkan dari penulisan skripsi ini adalah sebagai berikut:

1. Memberikan perencanaan strategi informasi bagi PT. Urbie Makmur Selaras untuk bisnis yang dapat digunakan sebagai referensi di masa yang akan datang.

2. Memberikan kemudahan proses operasional bisnis pada perusahaan sehingga dapat meningkatkan kinerja, efektifitas dan efisiensi pada PT. Urbie Makmur Selaras.

3. Memberikan usulan rencana SI/TI yang mendukung strategi perusahaan.

(4)

1.4 Metodologi Penelitian

Metodologi penelitian yang digunakan pada penulisan skripsi ini yaitu:

1. Metode Pengumpulan Data

Beberapa teknik yang dilakukan yaitu: a. Studi Pustaka

Studi Pustaka dilakukan dengan menggunakan beberapa sumber yang ada seperti artikel dan buku. Studi pustaka berguna untuk mengetahui landasan teori serta pengetahuan dan informasi mengenai lingkungan internal dan eksternal.

b. Wawancara

Teknik wawancara dilakukan dengan melakukan tanya jawab secara langsung kepada pihak-pihak yang terlibat. Wawancara berguna untuk memperoleh informasi strategis mengenai PT. Urbie Makmur Selaras. c. Observasi

Teknik observasi dilakukan dengan mengamati situasi dan kondisi secara langsung pada PT. Urbie Makmur Selaras. Observasi berguna untuk mengetahui proses bisnis yang sedang berjalan, informasi yang diperlukan serta SI/TI yang di gunakan pada PT. Urbie Makmur Selaras.

d. Dokumen.

Pengambilan data melalui dokumen tertulis maupun elektronik dari lembaga atau institusi. dokumen diperlukan untuk mendukung kelengkapan data lain.

2. Metode Analisa Strategi

Metode analisis dan perancangan yang digunakan dalam penulisan laporan skripsi ini adalah sebagai berikut:

1. Analisis Enterprise Achitecture dalam buku An Introduce to Enterprise

Architecture menurut Scott A. Bernard, 2005,

yaitu:

Strategic Goal and Initiatives Business Products and Service Data and Information

(5)

Networks and Infrastructure Security/Standards/Workforce

1.5Kerangka Pikir

Pemilihan Judul/ Topik Penelitian

Latar Belakang Penelitian

Studi Pustaka Wawancara Survai Studi Dokumen Perusahaan

Analisis Curent System Landasan Teori:

-Perencanaan Strategi SI/TI

-EA

Analisis Masalah Strategis

Change Management Transisi Driver

Future System

Penysunan SI/TI Strategis

Management Plan Simpulan / Saran EA/ Artifact Strategi SI/TI (SWOT/PEST/ Value Chain/ CONOD) Strategi SI/TI Strategi SI/TI EA/Artifact Perencanaan Strategi Managemen Proyek Abstrak

Latar belakang Penelitian Ruang Lingkup Penelitian Metode Penelitian Sistematika Penulisan

Strategic Goal/Initiatives Business Product and Service

Data and Information flows IS system and Aplication network and infrastucture

Strategi bisnis dan Strategi SI/TI saat ini

Strategi bisnis dan Strategi SI/TI hasil analisi

Update Strategic Goals/Initiative Improve Bussiness Product and Services

Enchanced Data and Information flow Integrated System and Application Optimize Networks and Infrastructure

Kebutuhan hardware, software, database, SSD,

dan Network strategis

Rencana pengembangan 3- tahun Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 1 Bab 2

Gambar 1.1 Kerangka Pikir 1.6 Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan ini terdiri dari 5 bab yang diuraikan sebagai berikut:

BAB 1 : PENDAHULUAN

Pada Bab ini berisi mengenai latar belakang, ruang lingkup, tujuan dan manfaat, metodologi dan sistematika penulisan.

(6)

BAB 2 : LANDASAN TEORI

Pada Bab ini berisi mengenai kajian pustaka dan penelusuran literatur yang telah dilakukan, berupa teori umum dan khusus mengenai sistem informasi dan metode Enterprise Architecture.

BAB 3 : ANALISIS CURRENT ARCHITECTURE

Pada Bab ini berisi sejarah perusahaan, struktur organisasi, sistem yang sedang berjalan, masalah dan usulan pemecahan masalah terhadap ketersediaan bahan baku, produksi dan penjualan pada PT. Urbie Makmur Selaras.

BAB 4 : FUTURE ARCHITECTURE

Pada Bab ini merupakan pengolahan dan analisis sistem informasi yang berisis penjelasan artifak Enterprise Architecture (khususnya future architecture) terhadap bahan baku produksi dan penjualan pada PT. Urbie Makmur Selaras.

BAB 5 : SIMPULAN DAN SARAN

Pada Bab ini berisi kesimpulan berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dan memberikan saran-saran yang diperlukan perusahaan untuk meningkatkan dan mengembangkan kinerja melalui strategi-strategi yang diusulkan dari analisis sistem yang berjalan.

Gambar

Gambar 1.1 Kerangka Pikir  1.6 Sistematika Penulisan

Referensi

Dokumen terkait

Perencanaan studi membantu mahasiswa selama menempuh perkulihannya untuk mengurangi hambatan yang dihadapi dan membantu dalam menggunakan waktu secara efisien,

Pada saat menjalankan proyeknya tersebut perusahaan mengalami beberapa masalah yaitu adanya pembebasan lahan sehingga membutuhkan waktu untuk menyelesaikan masalah

Pencarian data mengenai High-Risk Customer baik dari dalam atau dari luar Indonesia dianggap tidak efisien karena dapat meningkatkan biaya operasional Bank dan lamanya

a. Dapat menghasilkan informasi yang lebih baik. Memperbaiki atau mengurangi kesalahan yang sering terjadi pada sistem yang dikerjakan secara manual.. Efisiensi dalam

Maka dari itu diperlukan peramalan penjualan (forecasting) yang sangat akurat demi membuat strategi penjualan yang efektif dan juga efisien pada waktu yang tepat

Tujuan dari Supply Chain Management adalah untuk pengiriman produk menjadi tepat waktu dan juga mengurangi biaya yang dikeluarkan perusahaan.. Supply Chain

Transparansi dalam pasar modal berarti keharusan emiten, perusahaan publik, dan pihak lain yang tunduk kepada UUPM untuk menginformasikan kepada masyarakat dalam waktu yang

Saat ini perusahaan sedang menghadapi masalah pada perencanaan dan pengendalian proses produksi akibat tidak adanya perhitungan waktu baku produksi yang menyebabkan standar