• Tidak ada hasil yang ditemukan

OBAT TRADISIONAL DAN FITOFARMAKA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "OBAT TRADISIONAL DAN FITOFARMAKA"

Copied!
40
0
0

Teks penuh

(1)

OBAT TRADISIONAL DAN FITOFARMAKA

Materi 3 dan 4

TIM DOSEN FFS UHAMKA - 2021

(2)

BENTUK-BENTUK SEDIAAN OT*

*MENGACU PADA: PERATURAN BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN

NOMOR 32 TAHUN 2019 TENTANG PERSYARATAN KEAMANAN DAN MUTU OBAT

TRADISIONAL

(3)

BENTUK-BENTUK SEDIAAN OT

Rajangan

• Berupa satu jenis simplisia, atau campuran beberapa jenis simplisia.

• Cara penggunaannya: pendidihan/penyeduhan dengan air panas.

• Rajangan Obat luar: digunakan utk obat luar

Serbuk

• Berupa butiran homogen dengan derajat halus yang sesuai.

• Bahan baku: simplisia, ekstrak, atau campurannya.

• Cara Penggunaan: diseduh dengan air panas

• Serbuk obat luar: untuk obat luar kecuali luka terbuka; penggunaan: mencampurkan dengan bahan cair (minyak/air) yang sesuai

Pilis

• Bentuk padat

• Bahan baku: serbuk simplisia dan/atau ekstrak

• Cara penggunaan: mencoletkan pada dahi dan di pelipis

Parem

• Sediaan padat atau cair

• Bahan baku: serbuk simplisia dan/atau ekstrak

• yang digunakan dengan cara melumurkan pada kaki dan tangan atau pada bagian tubuh lain.

Losio

• Sediaan cairan mengandung serbuk simplisia, eksudat, ekstrak, dan/atau minyak yang terlarut atau terdispersi berupa suspensi atau emulsi dalam bahan dasar losio

• Ditujukan untuk pemakaian topikal pada kulit

(4)

LANJUTAN …

Tapel

• padat

• Bahan baku: serbuk simplisia dan/atau ekstrak

• digunakan dengan cara melumurkan pada seluruh permukaan perut.

Pil

• Berupa massa bulat

• Bahan baku: serbuk simplisia dan/atau ekstrak

Pastiles

• Berupa lempengan pipih, umumnya bentuk segi empat

• Bahan baku: serbuk simplisia dan/atau ekstrak

Dodol/Jenang

• Padat; bahan bakunya berupa serbuk simplisia, sediaan galenik atau campurannya

Kapsul

• terbungkus cangkang keras

• Kapsul lunak: terbungkus cangkang lunak;

• bahan baku: ekstrak kering, bahan cair, campuran ekstrak kental dengan/atau tanpa bahan tambahan dan/atau serbuk simplisia

(5)

LANJUTAN …

Tablet/Kaplet

• padat kompak, dibuat secara kempa cetak, dalam bentuk tabung pipih, silindris, atau bentuk lain, kedua permukaannya rata atau cembung;

• Bahan baku: ekstrak kering, campuran ekstrak kental dengan bahan pengering dan atau serbuk simplisia .

Granul

• Berupa butiran terbuat dari ekstrak yang telah melalui proses granulasi

• Cara penggunaan: diseduh air panas atau dilarukan dalam air dingin

Cairan obat dalam

• Berupa minyak, larutan, suspensi atau emulsi

• bahan baku: serbuk simplisia dan/atau ekstrak

• digunakan sebagai obat dalam.

• Cairan obat luar: digunakan sebagai obat luar

Efervesen

• Terbuat dari ekstrak dan atau simplisia tertentu

• Kandungan: natrium karbonat dan asam organik yang menghasilkan gelembung gas (CO2) saat dimasukan ke salam air

Sari jamu

• cairan obat dalam dengan tujuan tertentu diperbolehkan mengandung etanol.

(6)

LANJUTAN …

Plester

• Terbuat dari bahan yg dapat melekat pada kulit dan tahan air

• Bahan baku: serbuk simplisia dan/atau ekstrak

• Digunakan sebagai obat luar ditempelkan pada kulit

Film Strip

• Sediaan padat

• Berbentuk lembaran tipis yang digunakan secara oral

Salep/Krim/Gel

• sediaan setengah padat yang mudah dioleskan.

• bahan baku: ekstrak yang larut atau terdispersi homogen dalam dasar salep/krim/gel yang cocok dan

• Digunakan secara topikal pada kulit

Supositoria

• Sediaan padat umumnya melelh, melunak dan melarut pada suhu tubuh

• Bahan baku: ekstrak yang larut atau terdispersi homogen dalam dasar supositoria yang sesuai

• Penggunaan: untuk wasir melalui rektal

(7)

Bahan Awal  semua bahan baku baik yang berkhasiat maupun tidak berkhasiat, yang berubah maupun tidak berubah, yang digunakan dalam pengolahan OT

Produk Jadi  produk yang telah melalui seluruh tahap proses pembuatan. (termasuk OHT dan Fitofarmaka)

Bahan Tambahan  bahan yang ditambahkan ke dalam OT untuk mempengaruhi sifat atau bentuk OT yang terbukti aman dan tidak memberikan efek farmakologis

PERLU DITENTUKAN PERSYARATAN

MUTUNYA

(8)

Bahan baku

SIMPLISIA

Bahan Tambahan EKSTRAK

Acuan Persyaratan kemanan dan mutu:

FHI atau MMI yang diterbitkan oleh Menteri

Kesehatan RI

Atau

Standar persyaratan Farmakope Negara lain,

referensi ilmiah yang diakui, dan/atau data

ilmiah yang sahih

(9)

FUNGSI BAHAN TAMBAHAN:

• membantu dalam proses pembuatan obat tradisional;

• melindungi, membantu atau meningkatkan stabilitas obat tradisional, atau akseptabilitas konsumen;

• membantu identifikasi produk; atau

• meningkatkan atribut lain yang berkaitan dengan keamanan dan efektifitas

obat selama penyimpanan atau penggunaan.

(10)

PRODUK JADI

OBAT DALAM OBAT LUAR

a. Rajangan Obat Dalam

b. Serbuk Obat Dalam c. Serbuk Instan;

d. Granul;

e. Serbuk Efervesen;

f. Pil;

g. Kapsul;

h. Kapsul Lunak;

i. Tablet/Kaplet;

j. Tablet Efervesen;

k. Tablet Hisap;

l. Pastiles;

m. Dodol/Jenang;

n. Film Strip;

o. Cairan Obat Dalam

SEDIAAN CAIR SEDIAAN

SEMIPADAT SEDIAAN PADAT

a. Cairan Obat Luar;

b. Losio;

c. Parem Cair

a. Salep;

b. Krim;

c. Gel.

a. Parem Padat;

b. Serbuk Obat Luar;

c. Pilis;

d. Tapel;

e. Plester;

f. Supositoria untuk Wasir;

g. Rajangan Obat Luar.

(11)

BAHAN TAMBAHAN

ALAMI

BUATAN

Pemanis: gula tebu, gula aren, gula kelapa, gula bit, daun stevia, sorbitol, mannitol, isomalt, maltitol, lactitol, xylitol (ditemukan pd bhn alam

meskipun prosesnya secara sintetik/fermentasi)

Pewarna: riboflavin, karmin, klorofil, karamel, beta karoten

Pengawet: Asam benzoat, Asam sorbat, metil para- hidroksil benzoat, propil para-hidroksil benzoat Pemanis: aspartame,

sakarin, natrium siklamat, sukralosa, neotam

Pewarna: Kuning FCF CI, merah altura Cl, Hijau FCF CI, dsb

Serbuk dengan bahan baku simplisia tidak boleh mengandung pengawet .

Sediaan yang diperbolehkan mengandung pengawet adalah serbuk dengan bahan baku ekstrak , Sediaan obat dalam lainnya dan sediaan obat luar.

Antioksidan: alfa-tokoferol; asam askorbat, BHA, BHT, TBHQ, propil galat,

dsb

(12)

BAHAN TAMBAHAN LAIN (ANTIKEMPAL,

PENGEMULSI, PELAPIS, PENSTABIL, PELARUT, PENGISI

DAN LAINNYA)

Minyak jarak (Ricinus oil)

Carnauba wax  surface treatment

Setil alcohol  sebagai pelapis, pengemulsi)

Diasetil tartart (Diacetyltaaxrtaric) dan ester asam lemak dari gliserol

Magnesium stearate  sebagai lubrikan Fosfat  sebagai fosforus

Polidimetilsiloksan Polysorbate

Polivinil alcohol  sebagai pelapis dan penstabil

Potasium sitrat  sebagai alkalizing agent, buffering agent, dan sequestering agent

Sukrogliserida

Titanium dioksida (TiO2)  q.s. sebagai pewarna Opak

Dekstrin  q.s. sebagai bahan pengisi

Avicel  q.s. sebagai bahan pengisi

Amilum  q.s. sebagai bahan pengisi

(13)

PARAMETER UJI PERSYARATAN KEAMANAN DAN MUTU

SIMPLISIA

• organoleptik

• kadar abu

• kadar zat terekstraksi air

• kadar zat terekstraksi etanol

• bahan organik asing

• cemaran mikroba termasuk bakteri patogen

• cemaran jamur/kapang

• cemaran aflatoksin

• cemaran residu pestisida

• cemaran logam berat,

• kadar air

• kadar zat aktif/zat identitas.

EKSTRAK

• seperti simplisia

• juga mencakup konsistensi ekstrak,

PRODUK JADI

• a. organoleptik;

• b. kadar air;

• c. cemaran mikroba;

• d. aflatoksin total;

• e. cemaran logam berat;

• f. keseragaman bobot;

• g. waktu hancur;

• h. volume terpindahkan;

• i. penentuan kadar alkohol;

• j. pH.

(14)

• Produk Jadi tertentu, selain harus memenuhi parameter uji

persyaratan keamanan dan mutu produk jadi harus memenuhi uji kualitatif dan kuantitatif, MELIPUTI:

a. bahan baku OHT;

b. bahan aktif pada bahan baku dan produk jadi Fitofarmaka;

c. residu pelarut produk dengan pelarut ekstraksi selain etanol dan/atau air yang ditetapkan penggunaannya berdasarkan

persetujuan registrasi; dan

d. produk lain yang berdasarkan kajian membutuhkan uji kualitatif

dan/atau kuantitatif.

(15)

WADAH & PENYIMPANAN

WADAH

•Wadah tertutup baik

•Wadah tertutup rapat

Penyimpanan

• Disimpan pada suhu kamar

• Disimpan ditempat kering

• Disimpan terlindung

dari sinar matahari

(16)

PERSYARATAN

MASING-MASING SEDIAAN OT

Acuan:

PERATURAN BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN NOMOR 32 TAHUN 2019

TENTANG PERSYARATAN KEAMANAN DAN MUTU OBAT TRADISIONAL

(17)

RAJANGAN

PIL

DODOL/JENANG

PASTILES

KAPSUL

TABLET/KAPLET OBAT CAIR DALAM

SARI JAMU

SERBUK

(18)

PILIS

TAPEL PAREM CAIR PLESTER/KOYO

CAIRAN OBAT LUAR

SALEP

(19)

PRODUK JADI OT

Persyaratan

Keamanan dan Mutu

SEDIAAN OBAT DALAM

Bentuk, bau, rasa, warna

• Rajangan, Serbuk, Serbuk Instan, Granul, serbuk Efervesen, Pil, Kapsul, Kapsul

Lunak, Tablet/kaplet, Tablet hisap, Pastiles, Dodol/Jenang: ≤ 10%

Tablet Efervesen: ≤ 5%

Film Strip: ≤ 15%.

ORGANOLEPTIK

KADAR AIR

OBAT DALAM

(20)

CEMARAN MIKROBA

OBAT DALAM

1. Rajangan yang diseduh dengan air panas sebelum digunakan

2. Serbuk yang diseduh dengan air panas sebelum digunakan

3. Rajangan yang direbus sebelum digunakan

*( sama seperti di atas kecuali persyaratan di bawah ini:

4. Serbuk Instan, Granul, serbuk Efervesen, Pil, Kapsul, Kapsul Lunak, Tablet/kaplet, Tablet Efervesen, Tablet hisap, Pastiles, Dodol/Jenang, Film Strip dan Cairan Obat Dalam.

PRODUK JADI OT

Persyaratan

Keamanan dan Mutu

SEDIAAN OBAT

DALAM

(21)

PRODUK JADI OT

AFLATOKSIN TOTAL

(aflatoksin B1, B2, G1 dan G2)

Persyaratan

Keamanan dan Mutu

SEDIAAN OBAT DALAM

Obat dalam (Serbuk, Rajangan, Serbuk Instan, Granul, serbuk Efervesen, Pil, Kapsul, Kapsul Lunak, Tablet/kaplet, Tablet Efervesen, Tablet

hisap, Pastiles, Dodol/Jenang, Film Strip dan Cairan Obat Dalam)

Kadar aflatoksin total (aflatoksin B1, B2, G1 dan G2)

≤ 20 µg/kg dengan syarat aflatoksin B1 ≤ 5 µg/kg.

OBAT DALAM

(22)

PRODUK JADI OT

CEMARAN LOGAM BERAT

(Rajangan, Serbuk, Serbuk Instan, Granul, serbuk Efervesen, Pil, Kapsul, Kapsul Lunak, Tablet/kaplet, Tablet Efervesen, Tablet hisap,

Pastiles, Dodol/Jenang, Film Strip dan Cairan Obat Dalam)

Persyaratan Keamanan dan Mutu

SEDIAAN OBAT DALAM

OBAT DALAM

(23)

KESERAGAMAN BOBOT

1. Rajangan yang diseduh dengan air panas/yang direbus sebelum

digunakan; dodol/jenang tidak dipersyaratkan keseragaman bobotnya.

2. Serbuk simplisia yang diseduh dengan air panas sebelum digunakan.

Dari 10 kemasan primer tidak lebih dari 2 kemasan yang masing- masing bobot isinya menyimpang dari tabel dan tidak satu

kemasanpun yang bobot isinya menyimpang dua kali lipat dari tabel berikut:

PRODUK JADI OT

Persyaratan

Keamanan dan Mutu

SEDIAAN OBAT DALAM

OBAT DALAM

(24)

3. Serbuk Instan, serbuk Efervesen dan Granul

Dari 20 kemasan primer tidak lebih dari 2 kemasan yang masing- masing bobot isinya menyimpang dari bobot isi rata-rata yang dinyatakan pada penandaan lebih besar dari harga yang

ditetapkan dalam kolom A dan tidak satu kemasanpun yang bobot isinya menyimpang dari bobot isi rata-rata lebih besar dari harga yang ditetapkan dalam kolom B, yang tertera pada daftar berikut:

KESERAGAMAN BOBOT (lanjutan)

PRODUK JADI OT

Persyaratan

Keamanan dan Mutu

SEDIAAN OBAT DALAM

OBAT DALAM

(25)

4. Pil

• Dari 10 Pil, tidak lebih 2 Pil yang menyimpang dari tabel, dan tidak satupun yang menyimpang dua kali lipat dari tabel berikut.

KESERAGAMAN BOBOT (lanjutan)

PRODUK JADI OT

Persyaratan

Keamanan dan Mutu

SEDIAAN OBAT DALAM

OBAT DALAM

(26)

5. Kapsul dan Kapsul Lunak

Untuk Kapsul yang berisi Obat Tradisional kering:

Dari 20 Kapsul, tidak lebih dari 2 Kapsul yang masing- masing bobot isinya menyimpang dari bobot isi rata-rata lebih besar dari 10% dan tidak satu Kapsulpun yang bobot isinya menyimpang dari bobot isi rata-rata lebih besar dari 25%.

Untuk Kapsul yang berisi Obat Tradisional cair:

Tidak lebih dari satu Kapsul yang masing-masing bobot isinya menyimpang dari bobot isi rata-rata lebih besar dari 7,5% dan tidak satu Kapsul pun yang bobot isinya

menyimpang dari bobot isi rata-rata lebih besar dari 15%.

KESERAGAMAN BOBOT (lanjutan)

PRODUK JADI OT

Persyaratan

Keamanan dan Mutu

SEDIAAN OBAT DALAM

OBAT DALAM

(27)

6. Tablet/Kaplet, Tablet Hisap, Pastiles, Tablet Efervesen

Dari 20 Tablet/kaplet/tablet hisap/Pastiles/Tablet Efervesen, tidak lebih dari 2 Tablet yang masing-masing bobotnya menyimpang dari bobot rata-ratanya lebih besar dari pada harga yang ditetapkan dalam kolom A dan tidak satu tabletpun yang bobotnya

menyimpang dari bobot rata-ratanya lebih besar dari harga yang ditetapkan dalam kolom B, yang tertera pada daftar berikut:

KESERAGAMAN BOBOT (lanjutan)

PRODUK JADI OT

Persyaratan

Keamanan dan Mutu

SEDIAAN OBAT DALAM

OBAT DALAM

(28)

7. Cairan Obat Dalam Volume terpindahkan

• Volume rata-rata larutan yang diperoleh dari 10 wadah tidak kurang dari 100%, dan tidak satupun volume wadah yang kurang dari 95% dari volume yang dinyatakan pada

penandaan.

• Jika dari 10 wadah yang diukur terdapat volume rata-rata kurang dari 100% dari yang tertera pada penandaan akan tetapi tidak satupun volume wadah yang kurang dari 95%

dari volume yang tertera pada penandaan, atau terdapat tidak lebih dari satu wadah volume kurang dari 95%, tetapi tidak kurang dari 90% dari volume yang tertera pada penandaan, dilakukan pengujian terhadap 20 wadah tambahan.

• Volume rata-rata larutan yang diperoleh dari 30 wadah tidak kurang dari 100% dari volume yang tertera pada penandaan, dan tidak lebih dari satu dari 30 wadah volume kurang dari 95%, tetapi tidak kurang dari 90% seperti yang tertera pada penandaan.

KESERAGAMAN BOBOT (lanjutan)

Batas maksimum etil alkohol yang diizinkan dalam OT  1% dalam bentuk sediaan cairan oral.

Penentuan kadar alkohol dengan cara destilasi atau kromatografi gas.

PRODUK JADI OT

Persyaratan

Keamanan dan Mutu

SEDIAAN OBAT DALAM

OBAT DALAM

(29)

WAKTU HANCUR

PRODUK JADI OT

Persyaratan

Keamanan dan Mutu

SEDIAAN OBAT DALAM

OBAT DALAM

(30)

Sediaan: Serbuk Instan, Granul, serbuk Efervesen, Pil, Kapsul, Kapsul Lunak, Tablet/kaplet, Tablet

Efervesen, Tablet hisap, Pastiles, Dodol/Jenang, Film Strip dan Cairan Obat Dalam.

BATAS RESIDU PELARUT

PRODUK JADI OT

Persyaratan

Keamanan dan Mutu

SEDIAAN OBAT DALAM

OBAT DALAM

Batas residu pelarut ekstraksi yang ditentukan

adalah selain etanol dan/atau air

(31)

• Pemanis : Rajangan, Serbuk, Serbuk Instan, Granul, serbuk Efervesen, Pil, Kapsul, Kapsul Lunak, Tablet/kaplet, Tablet Efervesen, Tablet hisap, Pastiles, Dodol/Jenang, Film Strip dan Cairan Obat Dalam.

• Pengawet, Pewarna, Antioksidan, dan bahan lain yang diizinkan (antikempal, pengemulsi, pelapis, penstabil, pelarut, pengisi, dsb): Serbuk

Instan, Granul, serbuk Efervesen, Pil, Kapsul, Kapsul Lunak, Tablet/kaplet, Tablet Efervesen, Tablet hisap, Pastiles,

Dodol/Jenang, Film Strip dan Cairan Obat Dalam.

• Pengawet t idak boleh untuk sediaan OT dgn bahan baku serbuk simplisia

BAHAN TAMBAHAN

PRODUK JADI OT

Persyaratan

Keamanan dan Mutu

SEDIAAN OBAT DALAM

OBAT DALAM

(32)

PRODUK JADI OT

Persyaratan

Keamanan dan Mutu

SEDIAAN OBAT LUAR

Cairan Obat Luar, Losio, Parem Cair, Salep, Krim, Gel, Parem, Serbuk Obat Luar, Pilis, Tapel, Plester,

Supositoria untuk wasir, Rajangan Obat Luar dan bentuk lain yang sesuai.

Bentuk, bau, warna

Sediaan padat: Parem, Serbuk Obat Luar, Pilis, Tapel, Plester, Supositoria untuk wasir, Rajangan

Obat Luar dan bentuk lain yang sesuai.

≤ 10%

OBAT LUAR

ORGANOLEPTIK

KADAR AIR

(33)

CEMARAN MIKROBA

OBAT LUAR

1.Cairan Obat Luar, Losio, Parem Cair

2.

Salep, Krim, Gel

3. Parem, Serbuk Obat Luar, Pilis, Tapel, Plester, Supositoria untuk wasir, Rajangan Obat Luar dan bentuk lain yang sesuai.

PRODUK JADI OT

Persyaratan Keamanan dan

Mutu

SEDIAAN OBAT

LUAR

(34)

1. Parem, Pilis, Tapel dan Plester tidak dipersyaratkan

2. Supositoria untuk wasir

• Dari 10 Supositoria, tidak lebih 1 Supositoria menyimpang dari tabel, dan tidak satupun menyimpang dua kali lipat dari tabel berikut.

KESERAGAMAN BOBOT

PRODUK JADI OT

Persyaratan

Keamanan dan Mutu

SEDIAAN OBAT LUAR

OBAT LUAR

(35)

PRODUK JADI OT

Persyaratan Keamanan dan Mutu

SEDIAAN OBAT LUAR

3. Serbuk Obat Luar

Dari 20 kemasan primer tidak lebih dari 2 kemasan yang masing- masing bobot isinya menyimpang dari bobot isi rata-rata yang dinyatakan pada penandaan lebih besar dari harga yang

ditetapkan dalam kolom A dan tidak satu kemasanpun yang bobot isinya menyimpang dari bobot isi rata-rata lebih besar dari harga yang ditetapkan dalam kolom B, yang tertera pada daftar berikut:

KESERAGAMAN BOBOT (lanjutan)

OBAT LUAR

PRODUK JADI OT

Persyaratan Keamanan dan Mutu

SEDIAAN OBAT

LUAR

(36)

4. Cairan Obat Luar, Losio, Parem Cair Volume terpindahkan

• Volume rata-rata larutan yang diperoleh dari 10 wadah tidak kurang dari 100%, dan tidak satupun volume wadah yang kurang dari 95% dari

volume yang dinyatakan pada penandaan.

• Jika dari 10 wadah yang diukur terdapat volume rata-rata kurang dari 100% dari yang tertera pada penandaan akan tetapi tidak ada satu wadahpun volumenya kurang dari 95% dari volume yang tertera pada penandaan, atau terdapat tidak lebih dari satu wadah volume kurang dari 95%, tetapi tidak kurang dari 90% dari volume yang tertera pada

penandaan, dilakukan pengujian terhadap 20 wadah tambahan.

• Volume rata-rata larutan yang diperoleh dari 30 wadah tidak kurang dari 100% dari volume yang tertera pada penandaan, dan tidak lebih dari satu dari 30 wadah volume kurang dari 95%, tetapi tidak kurang dari 90%

seperti yang tertera pada penandaan.

KESERAGAMAN BOBOT (lanjutan)

PRODUK JADI OT

Persyaratan

Keamanan dan Mutu

SEDIAAN OBAT LUAR

OBAT LUAR

(37)

Sediaan: Cairan Obat Luar, Losio, Parem Cai, Cairan Obat Luar, Losio, Parem Cair , Parem, Serbuk Obat Luar, Pilis, Tapel, Plester, Supositoria untuk wasir, Rajangan Obat Luar dan bentuk lain

yang sesuai.

BATAS RESIDU PELARUT

PRODUK JADI OT

Persyaratan

Keamanan dan Mutu

SEDIAAN OBAT LUAR

OBAT LUAR

Batas residu pelarut ekstraksi yang ditentukan

adalah selain etanol dan/atau air

(38)

WAKTU HANCUR

PRODUK JADI OT

Persyaratan

Keamanan dan Mutu

SEDIAAN OBAT LUAR

OBAT LUAR

Supositoria untuk wasir

•  30 menit untuk Supositoria dengan dasar lemak,

•  60 menit untuk Supositoria dengan dasar larut dalam air.

(39)

• Pewarna: Cairan Obat Luar, Losio, Parem Cair, Salep, Krim, Gel

Pengawet: Param, Pilis, Tapel (tidak boleh untuk sediaan OT dgn bahan baku serbuk simplisia)

• Bahan tambahan lain yang diperlukan sesuai persyaratan

BAHAN TAMBAHAN

PRODUK JADI OT

Persyaratan

Keamanan dan Mutu

SEDIAAN OBAT LUAR

OBAT LUAR

(40)

Terima Kasih

Referensi

Dokumen terkait

Dengan berlakunya peraturan Daerah ini maka Peraturan Daerah Tingkat II Purbalingga Nomor 1 Tahun 1962 Tentang Pemakaian Mobil Ambulance Milik Daerah Tingkat II

Penulis membuat alat peraga Puzzle Pythagoras sebagai upaya melaksanakan proses pembelajaran yang menyenangkan yang diharapkan dapat meningkatkan mutu pembelajaran dan

dengan nama Lajnah Muraqabah Yanbua cabang Mojokerto sebagai muraqib8. (Koordinator lajnah) Thoriqoh baca tulis dan menghafal Al-Quran

Di kantor inilah Hawking memperoleh pemikiran-pemikiran besarnya (yang pada bagian pemikiran-pemikiran besarnya (yang pada bagian pintunya tertulis HARAP TENANG, BOS

0 Sistem Absensi BK guru piket wali murid login data absen data absen info siswa data siswa info absen konfirmasi login login konfirmasi login info absen data siswa data absen

Pacific Rubber Works Indonesia dengan menggunakan metode six sigma-DMAIC bahwa proses produksi PE-BZ080 sudah baik, dilihat dari p-chart dengan kemampuan produksinya masih

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan, tugas pokok dan fungsi petugas assembling di lapangan sudah sesuai dengan teori yaitu menerima pengembalian dokumen rekam

Konsep Fisika “kalor mengalir secara spontan dari benda bersuhu tinggi ke benda bersuhu rendah dan tidak mengalir secara spontan dalam arah sebaliknya” 2) Hukum II