• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II PERANGKAT EVALUASI. A. Instrumen Proses Pembelajaran Bahasa Inggris

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II PERANGKAT EVALUASI. A. Instrumen Proses Pembelajaran Bahasa Inggris"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

BAB II

PERANGKAT EVALUASI

A. Instrumen Proses Pembelajaran Bahasa Inggris

Instrumen penilaian komponen proses pembelajaran bahasa Inggris berdasarkan respondennya dibedakan menjadi empat, yaitu instrumen dengan responden kepala sekolah, teman sejawat guru bahasa Inggris, guru bahasa Inggris yang mengajar di kelas tersebut, dan instrumen dengan responden siswa. Instrumen mencakup penilaian terhadap ke empat komponen proses pembelajaran, yaitu: kinerja guru bahasa Inggris, kepribadian guru bahasa Inggris, prilaku siswa, dan fasilitas pembelajaran. Adapun masing-masing instrumen secara ringkas dapat dilihat berikut ini.

1. Instrumen untuk Kepala Sekolah

Instrumen yang diisi oleh kepala sekolah terdiri dari:

a. Kinerja guru bahasa Inggris, b. Kepribadian guru bahasa Inggris, c. Prilaku siswa,

d. Fasiltas Pembelajaran.

Instrumen yang lengkap dapat dilihat pada lampiran 1.

2. Instrumen untuk Teman Sejawat Guru Bahasa Inggris

Instrumen yang diisi oleh teman sejawat guru bahasa Inggris terdiri dari:

(2)

b. Kepribadian guru bahasa Inggris, c. Prilaku siswa,

d. Fasiltas Pembelajaran.

Instrumen yang lengkap dapat dilihat pada lampiran 2.

3. Instrumen untuk Guru Bahasa Inggris yang mengajar di kelas

Instrumen berbentuk self report yang diisi oleh guru bahasa Inggris yang mengajar di kelas teridiri dari:

a. Kinerja guru bahasa Inggris, b. Kepribadian guru bahasa Inggris, c. Prilaku siswa,

d. Fasiltas Pembelajaran.

Instrumen yang lengkap dapat dilihat pada lampiran 3.

4. Instrumen untuk Siswa SMA kelas XII

Instrumen yang diisi oleh siswa SMA kelas XII terdiri dari:

a. Kinerja guru bahasa Inggris, b. Kepribadian guru bahasa Inggris, c. Prilaku siswa,

d. Fasiltas Pembelajaran.

Instrumen yang lengkap dapat dilihat pada lampiran 4.

(3)

B. Instrumen Output Pembelajaran Bahasa Inggris

Penilaian kompetensi bahasa Inggris siswa dalam model ini dilakukan oleh guru bahasa Inggris. Adapun instrumen penilaian menyesuaikan dengan kompetensi dasar dan indikator yang dikembangkan dalam pembelajaran bahasa Inggris.

Berdasarkan kompetensi dasar yang dituntut mata pelajaran bahasa Inggris di jenjang SMA, ada dua alternatif instrumen yang dapat digunakan untuk menilai kompetensi bahasa Inggris siswa di jenjang SMA, yaitu tes tertulis dan lisan. Tes tertulis digunakan untuk mengetahui kemampuan bahasa Inggris siswa tentang reading dan writing sedangkan tes lisan untuk mengetahui kemampuan bahasa Inggris siswa

tentang listening dan speaking.

1. Instrumen Penilaian Litening dan Reading

Hasil penilaian output pembelajaran bahasa Inggris yang meliputi kompetensi bahasa Inggris siswa dapat diketahui melalui instrumen dengan menggunakan butir-butir soal UN yang pernah dipakai pada tahun sebelumnya.

Buti-butir ujian susulan tahun sebelumnya juga dapat digunakan untuk mengukur kemampuan listening dan reading siswa. Butir-butir ini telah diujicobakan berkali- kali oleh para ahli bahasa Inggris dari Pusat Penilaian Pendidikan-BALITBANG sehingga kesahihan dan keandalan insrumen ini tidak diragukan lagi. Instrumen yang lengkap untuk mengukur listening dan reading dapat dilihat pada lampiran 5.

(4)

2. Instrumen Penilaian Speaking dan Reading

Instrumen untuk mengetahui kemampuan speaking dan writing siswa dikembangkan oleh peneliti. Kemampuan speaking dan writing siswa dinilai oleh evaluator dan dibantu oleh 2 (dua) guru bahasa Inggris. Untuk speaking, siswa

disuruh menceritakan tiga pilihan: 1) pengalaman mereka yang tak pernah terlupakan (unforgettable experience), 2) aktivitas sehari-hari, 3) ambisi mereka pada masa yang akan datang, kemudian untuk writing, siswa disuruh menuliskan apa yang telah mereka ceritakan dalam bahasa Inggris dengan jumlah kata tidak lebih dari 150 kata. Instrumen yang lengkap untuk mengukur speaking dan writing dapat dilihat pada lampiran 6.

C. Panduan Evaluasi Model EPBI 1. Langkah–langkah Evaluasi

a. Mempersiapkan instrumen untuk mengukur proses pembelajaran bahasa Inggris yang dilaksanakan. Jumlah instrumen disesuaikan dengan jumlah siswa dalam satu atau beberapa kelas yang ingin dievaluasi.

b. Membagikan instrumen proses pembelajaran kepada seluruh siswa pada ± 30 menit terakhir sebelum kegiatan pembelajaran berakhir pada pertemuan terakhir sebelum diadakan penilaian hasil belajar siswa. Instrumen sebaiknya diisi dan dikumpulkan pada waktu itu juga, tidak dibawa pulang.

(5)

c. Membagikan instrumen penilaian proses pembelajaran kepada teman sejawat guru bahasa Inggris sebelum masuk kelas.

d. Membagikan instrumen penilaian proses pembelajaran kepada kepala sekolah sebelum masuk kelas.

e. Membagikan instrumen penilaian output pembelajaran bahasa Inggris, kompetensi bahasa Inggris siswa yang telah dipersiapkan.

f. Membagikan instrumen penilaian proses pembelajaran termasuk penilaian kinerja guru berupa self report kepada guru bahasa Inggris setelah selesai pembelajarannya.

g. Berdasarkan hasil penilaian terhadap proses dan output pembelajaran bahasa Inggris kemudian diadakan evaluasi terhadap pembelajaran yang telah dirancang dan dilaksanakan oleh guru.

h. Merumuskan rekomendasi kepada guru maupun sekolah berdasarkan hasil evaluasi pembelajaran bahasa Inggris.

2. Rekomendasi Hasil Evaluasi.

Rekomendasi dari hasil evaluasi pembelajaran bertujuan untuk memperbaiki pembelajaran bahasa Inggris SMA yang akan datang sehingga (hasil) output pembelajaran bahasa Inggris akan lebih baik. Rekomendasi ditujukan kepada guru bahasa Inggris dan pimpinan sekolah.

a. Rekomendasi untuk guru

Rekomendasi untuk guru memuat saran perbaikan terhadap komponen :

(6)

1) Satu atau beberapa indikator kinerja guru di dalam kelas yang dianggap masih kurang atau masih perlu ditingkatkan.

2) Satu atau beberapa indikator kepribadian guru bahasa Inggris yang dianggap masih perlu dimunculkan di dalam proses pembelajaran bahasa Inggris.

3) Satu atau beberapa indikator prilaku siswa yang dianggap masih kurang di dalam proses pembelajaran bahasa Inggris.

b. Rekomendasi untuk pimpinan sekolah

Rekomendasi untuk pimpinan sekolah mencakup komponen:

1) Kinerja guru bahasa Inggris, khususnya yang terkait dengan kompetensi guru yang perlu dikembangkan.

2) Fasilitas pembelajaran yang perlu dilengkapi atau diperbaiki, baik dari segi kecukupan luas ruang, tata ruang, perlengkapan kelas maupun alat elektronik (seperti: sound system, tape recorder, LCD, rekaman VCD/ DVD dan VCD/DVD player) sehingga lebih kondusif untuk kegiatan belajar bahasa Inggris.

3) Media dan sumber-sumber pembelajaran yang perlu dilengkapi dan ditingkatkan pemakaiannya.

3. Waktu Pelaksanaan Evaluasi

Evaluasi pembelajaran bahasa Inggris dilaksanakan setiap akhir semester atau akhir tahun.

(7)

4. Skoring Instrumen a. Skor Pilihan Jawaban

Nilai skor masing-masing pilihan jawaban adalah sebagai berikut:

Pilihan Jawaban Skor

Sangat memadai Sangat bagus Sangat setuju Selalu 5

Memadai Bagus Setuju Sering 4

Cukup memadai Cukup Ragu –ragu Jarang 3

Kurang memadai Kurang Tidak setuju Jarang sekali 2 Sangat kurang

memadai

Sangat kurang Sangat tidak setuju

Tidak pernah 1

b. Penilaian Proses Pembelajaran Bahasa Inggris

Penilaian proses pembelajaran bahasa Inggris dilakukan dengan membandingkan nilai skor total dengan standar proses pembelajaran. Adapun standar penilaian untuk aspek proses pembelajaran bahasa Inggris adalah sebagai berikut:

Standar Penilaian Proses Pembelajaran

Rata-rata Skor Klasifikasi

4,01 – 5 Sangat Baik

3,01 – 4,00 Baik

2,01 – 3,00 Cukup

1,01 – 2,00 Kurang

0 – 1,00 Sangat Kurang

c. Penilaian output Pembelajaran

1) Penilaian output Pembelajaran secara Umum

Sebelum dilakukan penilaian lebih lanjut, hasil penilaian output pembelajaran bahasa Inggris dikonversikan ke dalam angka dengan skala 1

(8)

samapai dengan 100. Penilaian pembelajaran bahasa Inggris dari aspek output berpedoman pada ketentuan sebagai berikut:

Standar Penilaian Output Pembelajaran Jumlah Nilai Skor Rata-rata

Skor

Klasifikasi

81 – 100 5 4,01 – 5 Sangat Baik

61 – 80 4 3,01 – 4,00 Baik

41 – 60 3 2,01 – 3,00 Cukup

21 – 40 2 1,01 – 2,00 Kurang

0 – 20 1 0 – 1,00 Sangat Kurang

Standar dari aspek output pembelajaran tersebut di atas bersifat tentatif, dalam arti sekolah dapat menentukan standar penilaian yang berbeda sesuai target maupun karakteristik sekolah yang bersangkutan.

2) Penilaian output Pembelajaran Bahasa Inggris SMA

Output pembelajaran bahasa Inggris adalah kompetensi bahasa Inggris

siswa yaitu kemampuan siswa berkomunikasi dalam bahasa Inggris baik secara lisan maupun tulisan mencakup keterampilan listening, reading, speaking dan writing. Untuk pedoman penilaian listening dan reading, setiap butir diberi skor

1 jika betul kalau salah diberi skor 0 kemudian masing-masing skor yang betul dikalikan 2. Karena jumlah butir 50, skor tertinggi adalah 100. Penilaian speaking dan writing diberi nilai/skor dengan pedoman sebagai berikut:

(9)

I. Speaking

Category No Students’

Names

Fluency

≤ 30

Pronunciation

≤ 30

Accuracy

≤ 20

Intonation

≤ 20

Score Total

≤ 100 1

2 3

Palembang, ... - ...- 2008 Penilai,

...

II. Writing

Category No Students’

Names

Appropriate Vacabulary

≤ 20

Grammar

≤ 30

Format

≤ 20

Appropriate Topic

≤ 30

Score Total

≤ 100 1

2 3

Palembang, ... - ...- 2008 Penilai,

...

Untuk menghitung skor rerata untuk semua komponen model EPBI, baik skor komponen, sub komponen maupun skor total akan lebih mudah apabila menggunakan komputer program Microsoft Excel.

(10)

D. Format Laporan Hasil Evaluasi

Format laporan hasil evaluasi model EPBI adalah sebagai berikut:

LAPORAN HASIL EVALUASI PEMBELARAN BAHASA INGGRIS

1. Nama Sekolah : SMA Negeri...

2. Kelas : ...

3. Nama Guru : ...

4. Rangkuman Penilaian:

Klasifikasi No

Komponen dan Sub Komponen Penilaian

Rerata

Skor SK K C B SB 1 Kinerja Guru bahasa Inggris

2 Kepribadian guru bahasa Inggris 3 Prilaku siswa terhadap pembelajaran

bahasa Inggris

4 Fasilitas pembelajaran

5 Kompetensi bahasa Inggris siswa Listening

Reading Speaking Writing

Jumlah

SK = Sangat Kurang; K = Kurang; C = Cukup; B = Baik; SB = Sangat Baik 5. Hasil Evaluasi Pembelajaran Bahasa Inggris:

...

6. Rekomendasi: Perlu adanya perbaikan/peningkatan aspek – aspek berikut:

a. Kinerja Guru Bahasa Inggris:

...

(11)

b. Kepribadian Guru Bahasa Inggris:

...

...

c. Prilaku Siswa terhadap Pembelajaran Bahasa Inggris:

...

...

d. Fasilitas Pembelajaran Bahasa Inggris:

...

...

Palembang,...-...- 200 Evaluator,

...

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil yang diperoleh terhadap pertumbuhan panjang misellium bibit F2 jamur tiram dan jamur merang tertinggi pada media kardus yaitu 5 cm/hari,

Makna sebagai tu- han-tuhan yang tampak ini dijelaskan dengan implementasi berupa kepatuhan dan ketaatan yang harus dipenuhi dan dilakukan oleh kelu- arga pihak laki-laki

Berdasarkan output SPSS hasil pengujian koefisien jalur secara parsial di atas, pada tabel coefficient diketahui bahwa variabel perubahan nilai tukar mempunyai t

Tulisan ini ingin melihat sejauh mana preferensi masyarakat pesantren terhadap bank syariah khususnya di DKI Jakarta, dengan menggunakan metode regresi logistik (Logit) yang

Lompat adalah suatu gerakan mengangkat tubuh dari suatu titik ke titik lain yang lebih jauh atau tinggi dengan ancang-ancang lari cepat atau lambat dengan menumpu satu

Oleh karena itu adanya informasi mengenai kandungan gizi, jenis asam amino, asam lemak dari filet ikan patin lokal, dan warna daging ikan pada penelitian ini

Pada tabel 2 dapat dilihat hasil analisis statistik dengan Spearman Rho Correlation didapatkan nilai koefisien korelasi 0,679 dan p=0,031 yang berarti bahwa

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi penyusunan anggaran tidak berpengaruh terhadap budgetary slack, kecukupan anggaran memoderasi hubungan antara