• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERENCANAAN PROGRAM PENGAJARAN (SILABUS)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PERENCANAAN PROGRAM PENGAJARAN (SILABUS)"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

AKADEMI KEPERAWATAN (AKPER)

PEMERINTAH KABUPATEN TAPANULI TENGAH

Jl. A.R. Surbakti Sihaporas Kel. Sibuluan Nauli Kec. Pandan Kab. Tapanuli Tengah Telp. (0631) 371718

PERENCANAAN PROGRAM PENGAJARAN (SILABUS)

Nama Mata Kuliah : Keperawatan Profesional

Kode Mata Kuliah : WAT 4.05

Penempatan : Semester III

Tingkat : II AKPER PEMKAB TAPANULI TENGAH

Tahun Akademik : 2011/2012

Beban Studi : 2 SKS (T=1 SKS=1 jam, P=1 SKS=2 jam) = 3 jam/minggu

Pert

Hari, Tgl/Bln/Th Pertemuan

Tujuan Instruksional Umum

Tujuan Instruksional Khusus

Pokok

Bahasan Sub Pokok Bahasan Metode Waktu Dosen Referensi

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

I Jum’at, 16 Sept 2011

Mahasiswa dapat menyebutkan konsep historis keperawatan profesional

1. Mahasiswa dapat menyebutkan perkembangan keperawatan di dunia 2. Mahasiswa dapat

menyebutkan perkembangan keperawatan di Indonesia

Konsep historis keperawatan profesional

1. Perkembangan keperawatan di dunia

2. Perkembangan keperawatan di Indonesia

3. Tokoh-tokoh dalam bidang keperawatan

Ceramah Tanya jawab

3 x 60 menit Winda Darpianur, S.Kep, Ns

Ali, Zaidin H., (2000).

Dasar-Dasar Keperawatan Profesional. Jakarta : Widya Medika

Priharjo Robert, (2005).

Konsep dan Perspektif : Praktik Keperawatan Profesional. (Edisi 2).

Jakarta : EGC

(2)

3. Mahasiswa dapat menyebutkan tokoh- tokoh dalam bidang keperawatan II Jum’at,

23 Sept 2011

Mahasiswa dapat menjelaskan konsep dasar keperawatan profesional

1. Mahasiswa dapat menjelaskan definisi keperawatan profesional 2. Mahasiswa dapat

menjelaskan ciri-ciri profesionalisme keperawatan 3. Mahasiswa dapat

menjelaskan definisi praktik keperawatan profesional

4. Mahasiswa dapat menjelaskan falsafah praktik keperawatan profesional

5. Mahasiswa dapat menjelaskan fokus praktik keperawatan profesional

Konsep dasar keperawatan profesional

1. Definisi keperawatan 2. Ciri-ciri profesionalisme

keperawatan 3. Definisi praktik

keperawatan profesional 4. Falsafah praktik

keperawatan profesional 5. Fokus praktik keperawatan

profesional

Ceramah Tanya jawab Diskusi Penugasan

3 x 60 menit Winda Darpianur, S.Kep, Ns

Ali, Zaidin H., (2000).

Dasar – Dasar

Keperawatan Profesional.

Jakarta : Widya Medika

Blais, Kathleen koenig, dkk,. (2002). Praktik Keperawatan Profesional : Konsep & Perspektif.

(Edisi 4). Jakarta : EGC

III Jum’at, 30 Sept 2011

Mahasiswa dapat menjelaskan standar praktik keperawatan profesional

1. Mahasiswa dapat menjelaskan definisi standar praktik keperawatan profesional 2. Mahasiswa dapat

menjelaskan sumber

Standar praktik keperawatan profesional

1. Definisi standar praktik keperawatan profesional 2. Sumber standar praktik

keperawatan profesional 3. Standar performa

profesional ANA 4. Manfaat standar praktik

Ceramah Tanya jawab Diskusi

3 x 60 menit Nurlailan Batubara, S.Kep,Ns

Blais, Kathleen koenig, dkk,. (2002). Praktik Keperawatan Profesional : Konsep & Perspektif.

(Edisi 4). Jakarta : EGC

(3)

standar praktik keperawatan profesional 3. Mahasiswa dapat

menjelaskan standar performa profesional ANA

4. Mahasiswa dapat menjelaskan manfaat standar praktik keperawatan profesional

keperawatan profesional

Priharjo Robert, (2005).

Konsep dan Perspektif : Praktik Keperawatan Profesional. (Edisi 2).

Jakarta : EGC

IV Jum’at, 7 Okt 2011

Mahasiswa dapat menjelaskan model praktik keperawatan profesional

1. Mahasiswa dapat menjelaskan definisi model praktik keperawatan profesional 2. Mahasiswa dapat

menjelaskan tujuan model praktik keperawatan profesional 3. Mahasiswa dapat

menjelaskan konsep model praktik keperawatan profesional 4. Mahasiswa dapat

menjelaskan model praktik keperawatan profesional (MPKP)

Model praktik keperawatan profesional

1. Definisi model praktik keperawatan profesional 2. Tujuan model praktik

keperawatan profesional 3. Konsep model praktik

keperawatan profesional 4. Model praktik keperawatan

profesional (MPKP) 5. Kelebihan dan kekurangan

masing-masing MPKP

Ceramah Tanya jawab Penugasan

3 x 60 menit Nurlailan Batubara, S.Kep,Ns

Blais, Kathleen koening, dkk,. (2002). Praktik Keperawatan Profesional : Konsep & Perspektif.

(Edisi 4). Jakarta : EGC

Gaffar, La Ode Jumadi.

(1999). Pengantar Keperawatan Profesional.

Jakarta : EGC

Priharjo Robert, (2005).

Konsep dan Perspektif : Praktik Keperawatan Profesional. (Edisi 2).

Jakarta : EGC

(4)

5. Mahasiswa dapat mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan masing- masing MPKP V Jum’at,

14 Okt 2011

Mahasiswa dapat menjelaskan landasan etik keperawatan profesional

1. Mahasiswa dapat menjelaskan definisi nilai

2. Mahasiswa dapat menjelaskan penyebaran nilai 3. Mahasiswa dapat

menjelaskan nilai penting keperawatan profesional

4. Mahasiswa dapat menjelaskan definisi moral

5. Mahasiswa dapat menjelaskan prinsip moral

6. Mahasiswa dapat menjelaskan definisi etik

7. Mahasiswa dapat menjelaskan tipe masalah etik 8. Mahasiswa dapat

menjelaskan kode etik keperawatan

Landasan etik keperawatan profesional

1. Definisi nilai 2. Penyebaran nilai

3. Nilai penting keperawatan profesional

4. Definisi moral 5. Prinsip moral 6. Definisi etik 7. Tipe masalah etik 8. Kode etik keperawatan

Ceramah Tanya jawab Penugasan

3 x 60 menit Tiur R.

Sitohang, S.Kep,Ns

Ali, Zaidin H., (2000).

Dasar – Dasar

Keperawatan Profesional.

Jakarta : Widya Medika

Blais, Kathleen koening, dkk,. (2002). Praktik Keperawatan Profesional : Konsep & Perspektif.

(Edisi 4). Jakarta : EGC

Gaffar, La Ode Jumadi.

(1999). Pengantar Keperawatan Profesional.

Jakarta : EGC

(5)

VI Jum’at, 21 Okt 2011

Mahasiswa dapat menjelaskan sistem pendidikan keperawatan

1. Mahasiswa dapat menjelaskan perkembangan pendidikan tinggi keperawatan di Indonesia 2. Mahasiswa dapat

menjelaskan jenjang pendidikan tinggi keperawatan di Indonesia 3. Mahasiswa dapat

menjelaskan kurikulum pendidikan keperawatan 4. Mahasiswa dapat

menjelaskan kerangka konsep pendidikan keperawatan 5. Mahasiswa dapat

menjelaskan pendidikan

keperawatan lanjutan 6. Mahasiswa dapat

menjelaskan praktik keperawatan lanjutan

Sistem pendidikan keperawatan

1. Perkembangan pendidikan tinggi keperawatan di Indonesia

2. Jenjang pendidikan tinggi keperawatan di Indonesia 3. Kurikulum pendidikan

keperawatan 4. Kerangka konsep

pendidikan keperawatan 5. Pendidikan keperawatan

lanjutan

6. Praktik keperawatan lanjutan

Ceramah Tanya jawab

3 x 60 menit Tiur R.

Sitohang, S.Kep,Ns

Ali, Zaidin H., (2000).

Dasar – Dasar

Keperawatan Profesional.

Jakarta : Widya Medika

Blais, Kathleen koening, dkk,. (2002). Praktik Keperawatan Profesional : Konsep & Perspektif.

(Edisi 4). Jakarta : EGC

(6)

VII Jum’at, 25 Nov 2011

Mahasiswa dapat menjelaskan organisasi profesi keperawatan

1. Mahasiswa dapat menjelaskan ciri-ciri organisasi profesi 2. Mahasiswa dapat

menjelaskan peran dan fungsi organisasi profesi

3. Mahasiswa dapat menjelaskan manfaat organisasi profesi 4. Mahasiswa dapat

menjelaskan organisasi keperawatan di Indonesia (PPNI) 5. Mahasiswa dapat

menjelaskan organisasi

keperawatan di dunia

Organisasi profesi keperawatan

1. Ciri-ciri organisasi profesi 2. Peran dan fungsi

organisasi profesi

3. Manfaat organisasi profesi 4. Organisasi keperawatan di

Indonesia (PPNI)

5. Organisasi keperawatan di dunia

Ceramah Tanya jawab Diskusi

3 x 60 menit Nurlailan Batubara, S.Kep,Ns

Ali, Zaidin H., (2000).

Dasar – Dasar

Keperawatan Profesional.

Jakarta : Widya Medika

Blais, Kathleen koening, dkk,. (2002). Praktik Keperawatan Profesional : Konsep & Perspektif.

(Edisi 4). Jakarta : EGC

VIII Jum’at, 2 Des 2011

Mahasiswa dapat menjelaskan peran perawat profesional

1. Mahasiswa dapat menjelaskan peran perawat sebagai promotor 2. Mahasiswa dapat

menjelaskan perawat sebagai edukator 3. Mahasiswa dapat

menjelaskan peran perawat sebagai manajer

4. Mahasiswa dapat

Peran perawat profesional

1. Perawat sebagai promotor 2. Perawat sebagai edukator 3. Perawat sebagai manajer 4. Perawat sebagai peneliti 5. Perawat sebagai advokat

politik

6. Perawat sebagai kolaborator

Ceramah Tanya jawab Diskusi Penugasan

3 x 60 menit Nurlailan Batubara, S.Kep,Ns

Ali, Zaidin H., (2000).

Dasar – Dasar

Keperawatan Profesional.

Jakarta : Widya Medika

Blais, Kathleen koening, dkk,. (2002). Praktik Keperawatan Profesional : Konsep & Perspektif.

(Edisi 4). Jakarta : EGC

(7)

menjelaskan peran perawat sebagai peneliti

5. Mahasiswa dapat menjelaskan peran perawat sebagai advokat politik 6. Mahasiswa dapat

menjelaskan peran perawat sebagai kolaborator

MID EXAMINATION 5-10 Des 2011 IX Jum’at,

16 Des 2011

Mahasiswa dapat menjelaskan regulasi dan aspek legal keperawatan

1. Mahasiswa dapat menjelaskan definisi regulasi keperawatan 2. Mahasiswa dapat

menjelaskan klasifikasi regulasi keperawatan 3. Mahasiswa dapat

menjelaskan mekanisme regulasi keperawatan 4. Mahasiswa dapat

menjelaskan aspek legal keperawatan 5. Mahasiswa dapat

menjelaskan perlindungan hukum untuk perawat

Regulasi dan aspek legal keperawatan

1. Definisi regulasi keperawatan 2. Klasifikasi regulasi

keperawatan 3. Mekanisme regulasi

keperawatan

4. Aspek legal keperawatan 5. Perlindungan hukum

untuk perawat

Ceramah Tanya jawab Penugasan

3 x 60 menit Winda Darpianur, S.Kep,Ns

Blais, Kathleen koening, dkk,. (2002). Praktik Keperawatan Profesional : Konsep & Perspektif.

(Edisi 4). Jakarta : EGC

Priharjo Robert, (2005).

Konsep dan Perspektif : Praktik Keperawatan Profesional. (Edisi 2).

Jakarta : EGC

(8)

X Jum’at, 13 Jan 2012

Mahasiswa dapat menjelaskan keperawatan dalam perspektif budaya &

spiritualitas

1. Mahasiswa dapat menjelaskan konsep budaya

2. Mahasiswa dapat menjelaskan keperawatan budaya Leininger

3. Mahasiswa dapat menjelaskan Konsep spiritualitas

4. Mahasiswa dapat menjelaskan parameter budaya dan spiritualitas yang mempengaruhi asuhan keperawatan

Keperawatan dalam perspektif budaya &

spiritualitas

1. Konsep budaya 2. Keperawatan budaya

Leininger

3. Konsep spiritualitas 4. Parameter budaya dan

spiritualitas yang mempengaruhi asuhan keperawatan

Ceramah Tanya jawab Penugasan

3 x 60 menit Tiur R.

Sitohang, S.Kep,Ns

Ali, Zaidin H., (2000).

Dasar – Dasar

Keperawatan Profesional.

Jakarta : Widya Medika

Blais, Kathleen koening, dkk,. (2002). Praktik Keperawatan Profesional : Konsep & Perspektif.

(Edisi 4). Jakarta : EGC

XI Jum’at, 20 Jan 2012

Mahasiswa dapat menjelaskan keperawatan dalam hubungannya dengan perkembangan informatika

1. Mahasiswa dapat menjelaskan informatika keperawatan 2. Mahasiswa dapat

menjelaskan pendidikan perawat informatika 3. Mahasiswa dapat

menjelaskan teknologi dan informatika 4. Mahasiswa dapat

menjelaskan kerangka kerja

Keperawatan dalam hubungannya dengan perkembangan informatika

1. Informatika keperawatan 2. Pendidikan perawat

informatika

3. Teknologi dan informatika 4. Kerangka kerja

informatika

Ceramah Tanya jawab Penugasan

3 x 60 menit Winda Darpianur, S.Kep,Ns

Blais, Kathleen koening, dkk,. (2002). Praktik Keperawatan Profesional : Konsep & Perspektif.

(Edisi 4). Jakarta : EGC

Priharjo Robert, (2005).

Konsep dan Perspektif : Praktik Keperawatan Profesional. (Edisi 2).

Jakarta : EGC

(9)

informatika XII Jum’at,

27 Jan 2012

Mahasiswa dapat mengidentifikasi isu yang berhubungan dengan landasan etik keperawatan profesional

1. Mahasiswa dapat mengidentifikasi aborsi dan

hubungannya dengan landasan etik keperawatan profesional 2. Mahasiswa dapat

mengidentifikasi eutanasia dan hubungannya dengan landasan etik keperawatan profesional

Isu yang berhubungan dengan landasan etik keperawatan profesional

1. Aborsi 2. Eutanasia

Diskusi (Seminar) Penugasan

3 x 60 menit Tiur R.

Sitohang, S.Kep,Ns

Blais, Kathleen koening, dkk,. (2002). Praktik Keperawatan Profesional : Konsep & Perspektif.

(Edisi 4). Jakarta : EGC

XIII Jum’at, 3 Feb 2012

Mahasiswa dapat mengidentifikasi organisasi keperawatan

1. Mahasiswa dapat mengidentifikasi organisasi

keperawatan PPNI 2. Mahasiswa dapat

mengidentifikasi organisasi

keperawatan ANA

Organisasi Profesi Keperawatan

1. PPNI 2. ANA

Diskusi (Seminar) Penugasan

3 x 60 menit Nurlailan Batubara, S.Kep,Ns

Blais, Kathleen koening, dkk,. (2002). Praktik Keperawatan Profesional : Konsep & Perspektif.

(Edisi 4). Jakarta : EGC

XIV Jum’at, 10 Feb 2012

Mahasiswa dapat mengidentifikasi aplikasi model praktik keperawatan profesional di RS

1. Mahasiswa dapat mengidentifikasi model primer 2. Mahasiswa dapat

mengidentifikasi model tim 3. Mahasiswa dapat

mengidentifikasi

Aplikasi Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) di RS

1. Model Primer 2. Model Tim 3. Model Kasus

4. Model Manajemen kasus

Diskusi (Seminar) Penugasan

3 x 60 menit Nurlailan Batubara, S.Kep,Ns

Blais, Kathleen koening, dkk,. (2002). Praktik Keperawatan Profesional : Konsep & Perspektif.

(Edisi 4). Jakarta : EGC

(10)

model kasus 4. Mahasiswa dapat

mengidentifikasi model manajemen kasus

XV Jum’at, 17 Feb 2012

Mahasiswa dapat mengidentifikasi keperawatan dalam hubungannya dengan perkembangan informatika

1. Mahasiswa dapat mengidentifikasi telenursing 2. Mahasiswa dapat

mengidentifikasi perawat vs robot

Teknologi Keperawatan

1. Telenursing 2. Perawat vs Robot

Diskusi (Seminar) Penugasan

3 x 60 menit Winda Darpianur, S.kep,Ns

Blais, Kathleen koening, dkk,. (2002). Praktik Keperawatan Profesional : Konsep & Perspektif.

(Edisi 4). Jakarta : EGC

FINAL EXAMINATION 20-25 Feb 2012

Pandan, 2011

Koordinator Mata Kuliah

Winda Darpianur, S.Kep, Ns

Nip. 198704242010012023

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Oleh karena itu pembelajaran melalui peralatan musik tradisional sebagai sumber bunyi dapat menjadi salah satu solusi permasalahan yang disebutkan di atas, karena: bunyi alat

Dalam penelitian ini hasil dari analisis performance menunjukkan bahwa aplikasi dapat berjalan dengan baik dan sistem mampu merespon user sesuai dendan tutorial

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2008 tentang Kecamatan, Peraturan Daerah Kabupaten Manggarai Nomor 6 Tahun 2008 dan Peraturan Bupati Manggarai Nomor

Kelebihan dari Model sistem ini adalah sistem ini mampu mempertahankan keseimbangan suhu mulai dari 30  –   33 C dan Kelembaban tergantung kondisi cuaca sekitar

pembelajaran agama Hindu belum sesuai dengan hasil yang dicapai oleh siswa karena sulitnya mengajar anak berkebutuhan khusus, maka guru dituntut untuk pintar

Karakteristik tumbuh rumput Setaria splendida Stapf menunjukkan bahwa pemberian perlakuan pupuk biourin U3 terhadap nisbah berat kering daun dengan berat kering batang dan

Manipulasi penjualan didefinisikan sebagai usaha manajemen untuk meningkatkan penjualan secara temporer dengan menawarkan diskon harga dan memperlunak kredit yang diberikan.