• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGANTAR MATA KULIAH DINAMIKA KELOMPOK (SESI 1) LOGO

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGANTAR MATA KULIAH DINAMIKA KELOMPOK (SESI 1) LOGO"

Copied!
36
0
0

Teks penuh

(1)

LOGO

PENGANTAR MATA KULIAH DINAMIKA KELOMPOK (SESI 1)

1

(2)

Kontrak Belajar

1. Identitas Mata Kuliah

• Nama Mata Kuliah / Kode : Dinamika Kelompok

• Pengajar :

• Cornelis Novianus, SKM, MKM

• Semester : 5

• Jumlah SKS : 2

• Hari/Pertemuan : Rabu

(3)

Deskripsi Mata Kuliah

2. Strategi Perkuliahan :

Ceramah, Presentasi Kelompok, Praktik Lapangan, dll.

2. Evaluasi Hasil Belajar :

a. Jumlah Total pertemuan 1 semester adalah 16 tatap muka termasuk UTS dan UAS

b. Partisipasi kehadiran dikelas minimal 13 kali pertemuan termasuk UTS dan UAS

c. Pembuatan dan penyajian paper dikelas

d. Presentasi Kelompok.

e. Keaktifan selama perkuliahan berlangsung

f. Ujian tengah semester dan ujian akhir semester

g. Nilai akhir ujian berdasarkan akumulasi

2. Tugas-tugas :

a. Menyusun paper individu

b. Menyusun paper kelompok

(4)

Ketertiban Perkuliahan:

a. Perkuliahan dimulai tepat waktu b. Toleransi keterlambatan 5 menit

c. Mahasiswa datang melebihi 5 menit silahkan mengikuti pelajaran namun tidak diperkenankan mengisi absensi

d. Minimal kehadiran utk ujian adalah 85% jumlah sesi tatap muka e. Apabila mahasiswa tidak masuk lebih dari 3 kali maka tidak

diperkenankan mengikuti ujian

f. Mahasiswa yang tidak dapat mewakili prodi ikut kompetisi/organisasi/sakit → surat izin diberikan hari berikutnya dan diinfokan ke dosen perkuliahan terlebih dahulu sebelum dimulai.

(5)

Penerapan Al Islam Kemuhammadiyahan

Mengulas ayat Quran atau hadits yang terkait dengan topik pembelajaran Penilaian

a. Keaktifan : 10%

b. Tugas : 20%

c. UTS : 30%

d. UAS : 40%

(6)

َسْحَأ ٓىِف َنََٰسن ِْلْٱ اَنْقَلَخ ْدَقَل ميِوْقَت ِن

Sesungguhnya Kami telah

menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-

baiknya.(QS.At Tin 95:4)

1. Pandangan Humanistik

Manusia memiliki dorongan dalam dirinya untuk mencapai tujuan yang positif, rasional dan dinamis (berubah dan

berkembang menjadi pribadi yang lebih baik & lebih sempurna) → menjadi anggota kelompok masyarakat

(7)

Pandangan lainnya

2. Pandangan Behavioristik

• Manusia a/ makhluk relatif yg tingkah

lakunya dikendalikan dari luar dirinya

(lingkungan)

3. Pandangan Martin Buber

Manusia a/ “existensi” –

> memiliki potensi namun dibatasi oleh

alam semesta , potensi untuk “baik” atau “jahat”

tergantung

kecenderungannya

(8)

Simpulan dari 3 pandangan tsb

• Manusia pada dasarnya memiliki tenaga dalam yang dapat

menggerakan hidupnya

• Dalam diri manusia ada fungsi yg bersifat rasional, yg

bertanggungjawab trhadap tingkah laku intelektual dan sosial individu

• Manusia pada hakikatnya dalam proses “menjadi” dan terus

berekmbang

• Manusia mampu mengarahkan

dirinya ketujuan positif dan mengatur serta mengendalikan dirinya untuk menentukan nasibnya sendiri.

• Dalam dinamika kehidupan

individu selalu melibatkan dirinya dalam usaha untuk mewujudkan dirinya sendiri, membantu

oranglain, dan membuat dunia menjadi lebih baik

• Manusia merupakan suatu

keberadaan yang berpotensi yang potensi itu besifat terbatas

• Manusia adalah makhluk Tuhan yang kemungkinan menjadi “baik”

atau “buruk”

• Lingkungan adalah penentu

tingkah laku manusia, dan tingkah laku itu merupakan sesuatu yang dapat dipelajari .

(9)

“Ilmu kesehatan masyarakat itu merupakan kombinasi dari ilmu pengetahuan, keterampilan, etika dan moral yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan memperpanjang usia semua orang melalui tindakan kolektif yang terorganisir“.

Dinamika Kelompok VS Kes.Mas

Ilmu Kesehatan Masyarakat

(10)

Seorang Ahli Kesehatan Masyarakat

juga harus mampu bekerja dalam

tim, bekerja kolektif dan multi sektor

(11)

Saya,

Kami, Kamu

Dunia Kelompok

Individu Institusi

organisasi,

(12)

LOGO

Dinamika Kelompok

????

(13)

MATERI PENGANTAR

Pengertian dan konsep dasar dinamika kelompok

Perspektif teoritis tentang Dinamika Kelompok

Komponen dalam kerja kelompok

13

(14)

APA ITU KELOMPOK ?

14

(15)

PENGERTIAN KELOMPOK

• Kata kelompok adalah kumpulan orang-orang yang merupakan kesatuan sosial yang mengadakan interaksi yang intensif dan mempunyai tujuan bersama .

• Menurut W.H.Y. Sprott mendefinisikan kelompok sebagai beberapa orang yang bergaul satu dengan yang lain.

• Kurt Lewin berpendapat ”the essence of a group is not the

similarity or dissimilarity of its members but their interdependence”.

• Smith menguraikan bahwa kelompok adalah suatu unit yang terdapat beberapa individu, yang mempunyai kemampuan untuk berbuat dengan kesatuannya dengan cara dan dasar kesatuan persepsi.

15

(16)

PENGERTIAN KELOMPOK

• Selanjutnya menurut pendapat Reitz bahwa kelompok mempunyai karakteristik sebagai berikut:

Terdiri dari dua orang atau lebih, Berinteraksi. satu sama lain, Saling membagi beberapa tujuan yang sama, dan melihat dirinya sebagai suatu kelompok.

• Sehingga kesimpulan dari berbagai pendapat ahli tentang pengertian kelompok adalah kelompok tidak terlepas dari elemen keberadaan dua orang atau lebih yang melakukan interaksi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama.

16

(17)

Ciri-Ciri Kelompok ?

1) Adanya motif yang sama

Sebagai pengikat dan bekerjasama mencapai tujuan tertentu. Munculnya motif baru sesudah kelompok terbentuk yang memperkokoh kehidupan kelompok sehinggap timbul rasa menyatu di dalam kelompok (sense of belonging).

2) Adanya sikap in-group dan out-group

Sikap penolakan oleh kelompok (out group) dan sikap menerima ke dalam kelompok disebut (in group).

3) Adanya solidaritas

Solidaritas atau kesetiakawanan yang tinggi dalam kelompok tergantung dari kepercayaan setiap anggota akan kemampuan anggota lain untuk melaksanakan tugas dengan baik. Semakin tinggi solidaritas semakin tinggi sense of beloging.

17

(18)

Ciri-Ciri Kelompok..

4) Adanya struktur anggota kelompok

Suatu sistem mengenai relasi antara anggota-anggota kelompok berdasarkan peranan dan status dan interaksi kelompok.

a. Adanya susunan kedudukan fungsonal berdasarkan tugas anggota kelompok dalam kerjasama mencapai tujuan

b. Susunan hierarkis antara anggota kelompok dengan harapan tugas dan kewajiban yang diserahkan kepada anggota-anggota itu dapat diselesaikan dengan wajar.

5) Adanya norma kelompok

Pedoman yang mengatur tingkah laku individu dalam suatu kelompok. Pedoman ini sesuai dengan rumusan tingkah laku yang patut dilakukan anggota kelompok apabila terjadi sesuatu yang tersangkut paut dengan keidupan kelompok lain.

Norma Tertulis dan tidak tertulis.

18

(19)

APA ITU DINAMIKA ?

19

(20)

PENGERTIAN DINAMIKA

• Dinamika berasal dari bahasa Yunani yaitu Dynamics yang berarti “Kekuatan” dan sering diartikan force atau influence.

• Sedangkan pengertian dinamika merupakan gerak (dari dalam), tenaga yang menggerakan, semangat (Kamus Besar Bahasa Indonesia).

• Jadi jelas bahwa definisi dinamika adalah tingkah laku yang mempengaruhi warga yang secara langsung yang mempengaruhi warga lain secara timbal balik. Istilah lain juga kedinamisan atau keteraturan yang jelas dalam hubungan psikologis.

20

(21)

PENGERTIAN DINAMIKA

• Pengertian lainnya dinamika adalah sesuatu yang mengandung arti tenaga kekuatan, selalu bergerak, berkembang dan dapat menyesuaikan diri secara memadai terhadap keadaan.

• Dinamika juga berarti adanya interaksi dan interdependensi antara anggota kelompok dengan kelompok secara keseluruhan.

• Keadaan ini dapat terjadi karena selama ada kelompok, semangat kelompok (group spirit) terus-menerus ada dalam kelompok itu, oleh karena itu kelompok tersebut bersifat dinamis, artinya setiap saat kelompok yang bersangkutan dapat berubah.

21

(22)

APA ITU

DINAMIKA KELOMPOK ?

22

Pada prinsipnya adanya kerja sama tidak menutup kemungkinan adanya dinamika dalam sebuah kelompok. Adanya kerja kelompok tidak terlepas dari adanya dinamika sebuah perbedaan dalam kelompok.

(23)

DINAMIKA KELOMPOK

• Dinamika Kelompok adalah suatu kelompok yang terdiri dari dua atau lebih individu yang memiliki hubungan psikologi secara jelas antara anggota satu dengan yang lain yang dapat berlangsung dalam situasi yang dialami secara bersama.

• Atau studi tentang interaksi dan interdependensi antara anggota kelompok yang satu dengan yang lain dengan adanya feed back dinamis atau keteraturan yang jelas dalam hubungan secara psikologis antar individu sebagai anggota kelompok dengan memiliki tujuan tertentu. Dengan interaksi timbul pengaruh secara timbal balik antara satu individu dengan individu yang lain atau individu dengan kelompok secara keseluruhan.

23

• Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, dinamika kelompok adalah

“gerak atau kekuatan yang dimiliki sekumpulan orang dalam masyarakat yang dapat menimbulkan perubahan dalam tata hidup masyarakat yang bersangkutan”.

(24)

DINAMIKA KELOMPOK

• Dinamika kelompok juga dapat diartikan sebagai suatu kelompok yang terdiri dari dua atau lebih individu yang memiliki hubungan psikologi secara jelas antara anggota satu dengan yang lain yang dapat berlangsung dalam situasi yang dialami secara bersama.

24

• Dinamika kelompok juga dapat didefinisikan sebagai

konsep yang menggambarkan proses kelompok yang

selalu bergerak, berkembang dan dapat

menyesuaikan diri dengan keadaan yang selalu

berubah-ubah.

(25)

TUJUAN DINAMIKA KELOMPOK

1

2

Membangkitkan kepekaan diri seorang anggota kelompok terhadap anggota kelompok lain, sehingga dapat menimbulkan rasa saling menghargai .

Menimbulkan rasa solidaritas anggota sehingga dapat saling menghormati dan saling menghargai pendapat orang lain.

25

2

Menimbulkan rasa solidaritas anggota sehingga dapat saling menghormati dan saling menghargai pendapat orang lain.

3

Menciptakan komunikasi yang terbuka terhadap sesama anggota kelompok.

4

Menimbulkan adanya i’tikad yang baik diantara sesama anggota kelompok.

(26)

Fungsi Dinamika Kelompok

1

• Membentuk kerjasama antar anggota kelompok dan saling menguntungkan dalam mengatasi setiap persoalan yang dihadapi.

2

• Memudahkan segala pekerjaan karena melibatkan pemikiran semua anggota kelompok

3

• Mengatasi pekerjaan yang membutuhkan pemecahan masalah dan mengurangi beban pekerjaan yang terlalu besar sehingga selesai lebih cepat, efektif dan efesien.

4

• Menciptakan iklim demokratis dalam kehidupan, setiap individu memiliki hak dan kewajiban dalam menyampaikan masukan dan menjalankan tugasnya sesuai dengan peran di dalam kelompoknya.

26

(27)

BENTUK-BENTUK KELOMPOK

1. In group-Out group

In group (kelompok dalam) merupakan kelompok sosial yang diantara anggota-anggotanya saling simpati dan mempunyai perasaan dekat satu dengan lainnya.

Sedangkan outgroup (kelompok luar) ialah kelompok yang berada di luar suatu kelompok yang ditandai oleh adanya antagonisme, prasangka atau antipati. Misalnya orang-orang kulit hitam di lingkungan orang-orang kulit putih.

2. Kelompok Primer dan sekunder

Klasifikasi ini dikemukakan oleh C.H. Colley (1909). Kelompok primer dan sekunder dibedakan berdasarkan ada tidaknya ciri saling mengenal atau kerjasama yang erat dan bersifat personal di antara anggota-anggotanya.

27

(28)

Kelompok Primer/Primary Group

Primary Group : ditandai ciri-ciri kenal-mengenal antara anggota-anggotanya serta kerjasama erat yang bersifat pribadi, cth: Keluarga, kelompok sepermainan, RT.

1. Kondisi-kondisi fisik dari primary group

Syarat penting primary group : a) anggota kelompok secara fisik berdekatan satu dengan lainnya, b) kelompok tsb adalah kecil, c) kelanggengan hubungan antar anggota.

2. Sifat hubungan-hubungan primer

Kesamaan tujuan utama bebas dari unsur kontrak, ekonomi, politik, maupun hubungan kerja. Hubungan tsb bersifat pribadi, spontan, sentimentil dan inklusi.

2. Kelompok-kelompok yang kongkrit dan hubungan-hubungan primer

Dalam kenyataannya primary group yang sempurna cukuplah sulit. Satu hal yang nampak bahwa selalu kelompok-kelompok kecil hidup secara harmonis, bahkan ada yang ditandai oleh rasa benci-membenci dan konflik.

28

(29)

Kelompok Sekunder

• Kelompok besar yang terdiri banyak orang, hubungannya tak perlu berdasarkan kenal- mengenal secara pribadi, dan sifatnya juga tidak begitu langgeng, contoh : partai politik, perhimpunan serikat pekerja.

• Hubungan sekunder adalah kontrak atau jual beli (Soekanto, 1986)

• Interaksi saling hubungan tak langsung, berjauhan dan formal, kurang bersifat kekeluargaan, obyektif.

29

(30)

BENTUK KELOMPOK (LANJUTAN)

3. Gemainschaft (paguyuban)

• Gemainschaft (paguyuban) adalah suatu bentuk kehidupan bersama yang anggota-anggotanya diikat oleh hubungan batin yang murni, bersifat alamiah dan kekal.

• Hubungan antar-anggota kelompok paguyuban memiliki ciri :

(1) intim (menyeluruh yg mesrah sekali),

(2) privat (bersifat pribadi khusus utk berapa orang saja),cth: paguyuban kesehatan jiwa, paguyuban kesehatan lansia, dll

(3) eksklusif (hanyalah untuk kita saja dan tdk utk orang

lain di luar kita). Misalnya keluarga.

30

(31)

BENTUK KELOMPOK (LANJUTAN)

• Menurut Tonnies, ada tiga tipe paguyuban, yaitu:

(1) gemainschaft by blood, contohnya keluarga atau klmpk kekerabatan (klen)

(2) gemainschaft of place, misalnya orang-orang se-RT/RW,

(3) gemainschaft of mind, yaitu paguyuban yang terdiri atas orang- orang yang memiliki jiwa atau ideologi yang sama, sehingga meskipun bertempat kediaman yang saling berjauhan dan tidak memiliki kesamaan keturunan atau keluarga tetapi tetap memiliki hubungan yang erat, intim, kekal dan dalam. Misalnya: kelompok keagamaan dan sebagainya.

3. Gesselschaft (patembayan)

• Gesselschaft (patembayan) adalah suatu bentuk kehidupan bersama yang didasarkan pada ikatan lahir yang pokok untuk jangka waktu yang pendek dan bersifat kontraktual (Menurut perjanjian/surat kontrak). Ciri patembayan hubungan anggota bersifat formal, memiliki orientasi ekonomi dan tidak kekal.

• Cth: Sebuah perusahaan/industri atau organisasi buruh.

31

(32)

4. Kelompok Formal dan Informal

• Klasifikasi ini dikemukakan oleh van Doorn dan Lammers (1964). Kelompok formal merupakan kelompok yang mempunyai peraturan-peraturan yang tegas dan sengaja diciptakan.

• Pada kelompok formal terdapat pembatasan yang tegas mengenai hak-hak, kewajiban, wewenang, dan tanggung jawab anggota-anggota kelompok sesuai dengan statusnya masing-masing, baik fungsional maupun struktural.

• Kelompok informal merupakan kelompok yang dibangun berdasarkan hubungan-hubungan yang bersifat personal dan tidak ditentukan oleh aturan-atuan yang resmi.

32

(33)

5. Membership dan reference group

• Klasifikasi ini dikemukakan oleh Robert K. Merton.

Membership Group merupakan kelompok dengan anggota-anggota yang tercatat secara fisik sebagai anggota.

• Sedangkan reference group merupakan kelompok acuan, maksudnya orang menjadikan kelompok yang bersangkutan sebagai acuan bertindak dan berperilaku, walaupun secara fisik ia tidak tercatat sebagai anggota.

33

(34)

6. Kelompok semu dan tidak teratur

• Kerumunan

Ialah sekumpulan orang yang tidak terorganisir dan bersifat sementara. Suatu kerumunan dapat memiliki pemimpin, tetapi tidak memiliki struktur dan pembagian kerja. Identitas seseorang akan tenggelam apabila berada dalam sebuah kerumunan.

Misalnya : penonton bioskop, demonstrasi, pengungsi, kerumunan antrian, kerumunan pesta, dsb.

• Publik (massa)

Seringkali disebut dengan khalayak umum atau khalayak ramai. Publik semacam dengan kelompok hanya tidak menjadi kesatuan, hubungan sosial terjadi secara tidak langsung, melainkan melalui alat-alat komunikasi massa, seperti: media massa cetak, elektronik, termasuk pembicaraan berantai, desas-desus, dan sebagainya.

34

(35)

KOMPONEN DALAM KERJA KELOMPOK

7. Timbulnya norma-norma kelompok 8. Adanya proses sosialisasi kelompok 9. Kegiatan untuk menambah anggota

baru dan mempertahankan anggota yg lama.

5. Adanya jalinan komunikasi antar anggota kelompok

6. Adanya pengawasan dan

pengendalian kegiatan kelompok 3. Ketersediaan fasilitas yang

mendukung dan memadai

4. Peningkatan partisipasi anggota kelompok

1. Pembagian tugas yg jelas disesuaikan dgn kemampuan

2. Kegiatan yg terus-menerus dan teratur

35

(36)

LOGO

www.themegallery.com

36

Referensi

Dokumen terkait

psikologis secara jelas antara anggota yang satu dengan yang lain; antar anggota kelompok mempunyai hubungan psikologis yang berlangsung dalam situasi yang dialami

lebih individu, memiliki hubungan psikologis secara jelas antara anggota satu dengan lainnya, dapat berlangsung dalam situasi yang dialami

Dinamika kelompok adalah studi tentang interaksi individu dalam kelompok, khususnya kelompok kecil (anggota < 20 orang), yang didalamnya ditandai dengan adanya

Dinamika Masyarakat merupakan suatu kehidupan masyarakat yang terdiri dari dua atau lebih individu dalam suatu wilayah yang memiliki hubungan psikologis secara jelas

Struktur tugas yang melibatkan semua anggota dengan baik, maka struktur kelompok sebagai salah satu unsur dinamika kelompok semakin kuat..

mengartikan dinamika kelompok sebagai suatu kelompok yang teratur dari dua individu atau lebih yang mempunyai hubungan psikologis secara jelas antara anggota yang

Dinamika Masyarakat merupakan suatu kehidupan masyarakat yang terdiri dari dua atau lebih individu dalam suatu wilayah yang memiliki hubungan psikologis secara jelas

DINAMIKA : Bag dari ilmu Fisika barang-barang yg bergerak atau tenaga yg menggerakkan ; DINAMIS bertenaga, berkekuatan, dan sanggup menyesuaikan diri KELOMPOK : Beberapa orang yang