• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah

Analisis merupakan salah satu cabang matematika yang mempelajari an- tara lain barisan, limit, deret, kekontinuan, kekonvergenan, integral, dan yang lain- nya. Salah satu yang menarik untuk dipelajari adalah integral karena dalam inte- gral suatu fungsi memiliki beberapa hubungan dengan karakteristik dan sifat-sifat dari berbagai macam fungsi seperti fungsi kontinu, fungsi bervariasi terbatas dan yang lainnya. Oleh para ahli matematika, salah satu teori integral yang menarik untuk dikembangkan adalah integral Riemann. Apostol (1974) dan Protter (2000) kemudian mengembangkan integral Riemann menjadi integral Riemann-Stieltjes.

Integral Riemann-Stieltjes merupakan generalisasi dari integral Riemann dengan mengambil integratornya berupa fungsi bervariasi terbatas.

Fungsi bervariasi terbatas merupakan salah satu topik yang banyak dipela- jari dalam matematika analisis terkait dengan teori integral. Fungsi bervariasi ter- batas kemudian dikembangkan lebih luas yaitu fungsi bervariasi-p terbatas den- gan p > 0. Setiap fungsi bervariasi terbatas merupakan fungsi bervariasi-p terbatas tetapi tidak setiap fungsi bervariasi-p terbatas merupakan fungsi bervariasi terbatas.

Salah satu karakteristik dari fungsi bervariasi-p terbatas adalah limit kiri dan limit kanannya ada. Fungsi bervariasi-p terbatas memiliki suatu sifat terkait osilasi dari fungsinya. Menurut Young (1936) dan Chia (2004), setiap nilai variasi dari fungsi bervariasi terbatas selalu lebih besar dari nilai osilasi fungsinya pada interval [a, b].

Fungsi bervariasi-p terbatas kemudian dijadikan salah satu topik yang menarik un- tuk diteliti dalam teori integral. Young (1936) menjelaskan, bahwa suatu fungsi f dapat terintegral terhadap fungsi bervariasi-p terbatas dengan p ≥ 1. Integral ini ke- mudian dikenal dengan nama integral Young-Stieltjes. Kemudian, dengan mengem-

1

(2)

bangkan teorema-teorema dari pertidaksamaan Holder dan pertidaksamaan Young, Young (1936) meneliti dan mengkonstruksi bahwa fungsi bervariasi-p terbatas da- pat terintegral secara Young-Stieltjes terhadap fungsi bervariasi-q terbatas dengan p, q > 0 dengan sifat 1

p +1 q > 1.

Dalam hal ini, penulis tertarik untuk meneliti tentang sifat-sifat integral Riemann-Stieltjes yang masih berlaku pada integral Young-Stieltjes dan membuk- tikan salah satu eksistensi yang menarik dari integral Young-Stieltjes, yaitu integral Young-Stieltjes fungsi bervariasi-p terbatas terhadap fungsi bervariasi-q terbatas un- tuk p, q > 0

dengan 1 p +1

q > 1.

1.2. Perumusan Masalah

Rumusan masalah yang dibahas dalam skripsi ini adalah:

1. Pengertian dan sifat-sifat karakteristik dari fungsi bervariasi terbatas

2. Pengertian dan sifat-sifat karakteristik dari fungsi bervariasi-p terbatas serta hubungannya dengan fungsi bervariasi terbatas.

3. Menyelidiki sifat-sifat yang berlaku pada integral Young-Stieltjes.

4. Menyelidiki eksistensi dari integral Young-Stieltjes fungsi bervariasi-p ter- batas terhadap fungsi bervariasi-q terbatas.

1.3. Batasan Masalah

Pada penyusunan tugas akhir ini, penulis membatasi masalah pada sifat- sifat dalam integral Young-Stieltjes serta proses pembuktian eksistensi dari integral Young-Stieltjes fungsi bervariasi-p terbatas terhadap fungsi bervariasi-q terbatas.

Dimulai dengan pertidaksamaan Young, pertidaksamaan Holder, pertidaksamaan Minkowski, pengertian dan sifat-sifat dari fungsi bervariasi-p terbatas serta hubun- gannya dengan fungsi bervariasi terbatas.

(3)

Selanjutnya diberikan tentang definisi dan beberapa sifat dari integral Young- Stieltjes beserta menyelidiki beberapa eksistensi dari integral Young-Stieltjes. Salah satu eksistensi yang menarik adalah bahwa fungsi bervariasi-p terbatas dapat terin- tegral Young-Stieltjes terhadap fungsi bervariasi-q terbatas dengan p, q > 0 dan

1 p+ 1

q > 1. Pada tugas akhir ini akan dibuktikan bahwa integral Young-Stieltjes masih memiliki sifat-sifat dari integral Riemann serta jika fungsi bervariasi-p ter- batas dapat terintegral secara Young-Stieltjes terhadap fungsi bervariasi-q terbatas.

1.4. Maksud dan Tujuan

Selain untuk memenuhi syarat kelulusan Program Strata-1 (S1) Program Studi Matematika Universitas Gadjah Mada, penyusunan skripsi ini bertujuan un- tuk mempelajari tentang fungsi bervariasi-p terbatas beserta sifat-sifatnya, integral Young-Stieltjes beserta sifat-sifatnya, dan membuktikan eksistensi integral Young- Stieltjes fungsi bervariasi-p terbatas terhadap fungsi bervariasi-q terbatas.

1.5. Tinjauan Pustaka

Fungsi bervariasi terbatas merupakan salah satu fungsi yang menarik un- tuk dipelajari oleh peneliti, diantaranya Apostol (1974), Chae (1995) dan Protter (2000). Fungsi bervariasi terbatas memiliki kaitan dengan fungsi monoton dan fungsi kontinu yang terdiferensiabel. Fungsi bervariasi terbatas dapat digeneral- isasikan menjadi fungsi bervariasi-p terbatas dengan p > 0. Menurut Chia (2004) dan Young (1936), fungsi bervariasi-p terbatas memiliki beberapa sifat karakteris- tik dan juga memiliki hubungan terkait dengan osilasi dari fungsinya. Sifat-sifat karakteristik yang dimaksud adalah bahwa fungsi bervariasi-p terbatas merupakan ruang vektor serta limit kiri dan limit kanannya ada. Hubungan fungsi bervariasi-p terbatas terkait dengan osilasi dari fungsinya ditunjukkan bahwa nilai variasi dari fungsi bervariasi-p terbatas selalu lebih besar dari nilai osilasi fungsinya. Selan- jutnya, fungsi bervariasi-p terbatas digunakan dalam salah satu teori integral yaitu integral Young-Stieltjes.

(4)

Integral Young-Stieltjes merupakan generalisasi dari integral Riemann. Menu- rut Bartle (2000), integral Riemann merupakan integral suatu fungsi bernilai real terhadap fungsi integrator yang merupakan fungsi identitasnya. Kemudian, Apostol (1974) dan Protter (2000) menjelaskan bahwa integral Riemann dapat digenera- lisasikan menjadi integral Riemann-Stieltjes dengan mengambil fungsi integratornya merupakan fungsi bervariasi terbatas. Young (1936) memberikan suatu kondisi di- mana fungsi integrator dari integral Riemann diperluas menjadi fungsi bervariasi-p terbatas. Integral Riemann terkait dengan fungsi integrator bervariasi-p terbatas ini dikenal dengan integral Young-Stieltjes. Kemudian, dengan menggunakan beber- apa teorema yang dikembangkan dari pertidaksamaan Holder dan pertidaksamaan Young, Young (1936) mengkonstruksikan bahwa fungsi bervariasi-p terbatas terin- tegral secara Young-Stieltjes terhadap fungsi bervariasi-q terbatas dimana p, q > 0 dengan sifat 1

p +1 q > 1.

1.6. Metodologi Penelitian

Metode yang digunakan dalam pembuatan skripsi ini adalah metode liter- atur. Pada awalnya dengan mengumpulkan referensi-referensi baik berupa buku, ju- rnal, maupun berbagai sumber lain seperti internet. Selanjutnya, dilakukan metode penelitian yaitu dengan meneliti dan menggabungkan referensi-referensi yang di- acu. Selain itu, penulis juga berkonsultasi dengan dosen pembimbing mengenai materi pembahasan yang didapat.

Mulai dari mempelajari definisi dan sifat-sifat dari fungsi bervariasi terbatas dan integral Riemann. Kemudian dengan menggunakan ketkasamaan Holder dan Minkowski, fungsi bervariasi terbatas dikembangkan menjadi fungsi bervariasi-p terbatas dengan p > 0. Selanjutnya, dengan menggunakan fungsi bervariasi-p ter- batas dengan p ≥ 1 sebagai integratornya, integral Riemann dikembangkan menjadi integral Young-Stieltjes.

Dalam integral Young-Stieltjes, dibahas tentang definisi, sifat-sifat dan eksistensinya.

Salah satu eksistensi yang menarik adalah integral Young-Stieltjes dari fungsi bervariasi-

(5)

p terbatas terhadap fungsi bervariasi-q terbatas dengan p, q > 0 dan 1 p +1

q > 1.

Semua materi diperoleh dari berbagai macam buku, jurnal, diktat, dan internet.

Berikutnya dibahas dengan dosen pembimbing kemudian disusun menjadi tugas akhir ini.

1.7. Sistematika Penulisan

Pada penulisan skripsi ini, penulis menggunakan sistematika sebagai berikut.

BAB I PENDAHULUAN

Pada bab ini dibahas mengenai latar belakang masalah, perumusan masalah, batasan masalah, maksud dan tujuan, tinjauan pustaka, metode penelitian, dan sistematika penelitian.

BAB II DASAR TEORI

Pada bab ini dibahas tentang definisi dari definisi fungsi bervariasi terbatas beserta sifatnya dan definisi integral Riemann beserta sifatnya.

BAB III INTEGRAL YOUNG-STIELTJES

Pada bab ini dibahas tentang pertidaksamaan Holder dan Minkowski, definisi fungsi bervariasi-p terbatas beserta sifatnya, definisi dan sifat-sifat yang berlaku pada in- tegral Young-Stieltjes dan teorema-teorema yang terkait untuk membuktikan eksis- tensi integral Young-Stieltjes fungsi bervariasi-p terbatas terhadap fungsi bervariasi- q terbatas.

BAB IV KESIMPULAN

Pada bab ini dibahas tentang kesimpulan yang diperoleh dari tugas akhir ini.

Referensi

Dokumen terkait

Pada kromatografi kolom ini, teknik pada saat pembuatan kolom dengan bubur selulosa dan juga pelarut yang ditambahkan, dan pada kolom tidak boleh sampai retak, dan harus pada

Hasil penelitian tabulasi silang diperoleh hasil bahwa untuk prediktor tekanan darah diperoleh responden yang hipertensi terhadap rasio LDL/HDL positif memiliki

Memperhatikan beberapa faktor yang memengaruhi pematangan dan pemijahan ikan tuna sirip kuning baik berdasarkan ukuran, umur, maupun lokasi pemijahannya, maka perlu

Bakteri asam laktat sebagai isolat probiotik untuk dapat bertahan dan tumbuh pada saluran pencernaan harus mampu melewati berbagai kondisi lingkungan yang menekan, salah

Penelitian ini dilakukan dengan membagikan kuesioner untuk 111 responden yang terdiri dari 31 pernyataan untuk menentukan penilaian terhadap layanan aplikasi Sistem Akademik

Menurut World Health Organization (WHO), kesehatan reproduksi merupakan suatu keadaan fisik, mental dan sosial yang utuh, bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan dalam

Analisa imbangan air bulan basah dan bulan kering di Sub DAS Blongkeng, penggunaan lahan yang mengalami surplus air di bulan basah adalah hutan daerah Dukun

Dengan keuntungan (keuntungan kotor) sekitar Rp. 295.053,03/bulan tersebut, pemilik galangan harus membiayai operasional galangan tiap bulannya selain keuntungan yang harus