• Tidak ada hasil yang ditemukan

SELAMAT DATANG PESERTA SOSIALISASI PENGISIAN SPMI ONLINE Selasa, 29 Agustus 2017 Kantor Penjaminan Mutu

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "SELAMAT DATANG PESERTA SOSIALISASI PENGISIAN SPMI ONLINE Selasa, 29 Agustus 2017 Kantor Penjaminan Mutu"

Copied!
32
0
0

Teks penuh

(1)

SELAMAT DATANG

PESERTA SOSIALISASI PENGISIAN SPMI ONLINE 2017

Selasa, 29 Agustus 2017

Kantor Penjaminan Mutu

(2)

SOSIALISASI PENGISIAN SPMI ONLINE 2017

29 Agustus 2017

Kantor Penjaminan Mutu

(3)
(4)

DASAR HUKUM

1. UU No 20 Th. 2003 ttg Sistem Pendidikan Nasional 2. PP No 19 Th 2005 ttg Standar Nasional Pendidikan 3. UU No 12 Th. 2012 ttg Sistem Pendidikan Tinggi

4. PP No 4 Thn. 2014 ttg Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi

5. Permendikbud No 139 Thn. 2014 ttg Pedoman Statuta dan Organisasi Perguruan Tinggi 6. Permendikbud No. 95 Th. 2014, ttg Pembukaan, Penutupan Prodi

7. Permenristekdikti No. 44 Thn. 2015 ttg Standar Nasional Pend. Tinggi (SN Dikti)

8. Permenristekdikti No. 62 Thn 2016 ttg Sistem Penjaminan Mutu Internal Pendidikan Tinggi

(SPMI PT)

(5)

UU No 20/2003 Sistem Pendidikan

Nasional

Psl. 50

Pemerintah menentukan kebijakan nasional dan standar nasional

pendidikan untuk menjamin mutu

pendidikan nasional.

Psl. 51 Pengelolaan satuan pendidikan tinggi dilaksanakan

berdasarkan prinsip otonomi, akuntabilitas, jaminan mutu, dan

evaluasi yang transparan

PP No 19/2005 Standar Nasional

Pendidikan

Psl. 4 Standar Nasional Pendidikan bertujuan menjamin mutu

pendidikan nasional dalam rangka

mencerdaskan

kehidupan bangsa dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat

Psl. 91 Setiap satuan

pendidikan pada jalur formal dan nonformal wajib melakukan

penjaminan mutu pendidikan

UU No 12/2012 Pendidikan Tinggi

Psl. 51 (2) Pemerintah

menyelenggarakan sistem penjaminan mutu Pendidikan Tinggi untuk mendapatkan

Pendidikan bermutu.

Psl. 52 (1) Penjaminan mutu Pendidikan Tinggi merupakan kegiatan sistemik untuk

meningkatkan mutu Pendidikan Tinggi secara berencana dan berkelanjutan

Psl. 52 (2)

Penjaminan mutu dilakukan melalui Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi,

Pengendalian, dan Peningkatan standar Pendidikan Tinggi.

Permen No 62/2016 SPMI

Psl. 2(1)

SPM Dikti bertujuan menjamin pemenuhan Standar Pendidikan Tinggi secara sistemik dan berkelanjutan, sehingga tumbuh dan berkembang budaya mutu

Psl. 3(1)

SPM Dikti terdiri atas:

a. SPMI; dan b. SPME

(6)

DASAR HUKUM

1. Peraturan BAN-PT No. 2/2017 ttg Sistem Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi

2. Peraturan BAN-PT No. 4/2017 ttg Kebijakan Penyusunan Instrumen Akreditasi

(7)

Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (SPM Dikti)

1 2

Sinkronisasi SPMI dengan SPME

(8)

Akreditasi (SPME)

Rekomendasi Perbaikan

Internal

SPMI melakukan regenerasi

sistem Peningkatan

Mutu Berkelanjutan

Evaluasi Diri Rekomendasi Perbaikan Sistem

Dikti

Siklus Peningkatan Mutu Berkelanjutan

Melalui SPMI dan Akreditasi

(9)

Hubungan antara SN-Dikti dengan Kriteria Akreditasi

(10)

KRITERIA PENILAIAN

(11)

Peraturan BAN PT No 4/2017

(12)

SPMI ITS

(13)

Standar BAN PT Standar Internal

SPMI

Standar Pengembangan

Kelompok II

No Prodi

1 S2

2 S1 yang belum mengikuti sertifikasi dan / atau akreditasi AUN QA dan / atau ABET 3 Diploma III dan IV

Kelompok I

No Prodi

1 S1 yang telah mengikuti sertifikasi dan / atau akreditasi AUN QA dan / atau ABET

2 S1 yg akan mengikuti sertifikasi dan / atau akreditasi internasional AUN QA dan yg lain

• AUN QA 2017: Untuk kelengkapan dokumen Appendix

• AUN QA 2018: Untuk

kelengkapan dokumen SAR AUN QA

(14)

St Jumlah Indikator

Nilai Maksimum (Ni) x bobot absolut (bbt)

Persentase (Nixbbt) terhadap total Nilai

1 Visi, Misi 3 13.20 2.64

2 Tata Kelola 9 25.68 5.14

3 Mahasiswa dan Lulusan 17 55.56 11.11

4 SDM 20 66.88 13.38

5 Pembelajaran dan suasana

akademik 24 63.76

12.75 6 Prasarana, Sarana dan

keuangan 21 55.76

11.15

7 Penelitian 15 34.80 6.96

8 Abmas 9 39.96 7.99

9 Kerjasama & kemitraan

strategis 11 44.0

8.80

Total indikator dari kriteria BAN PT yang

disinkronisasi dengan SN Dikti 129 399.96 79.92

10 Internal 39 100.4 20.08

Total indikator wajib untuk Prodi ITS

168 500 100

Kelompok II: Diploma III dan IV

(15)

St Jumlah Indikator

Nilai Maksimum (Ni) x bobot absolut (bbt)

Persentase (Nixbbt) terhadap total Nilai

1 Visi, Misi 3 13.2 2.51

2 Tata Kelola 9 25.68 4.88

3 Mahasiswa dan Lulusan 17 55.56 10.56

4 SDM 20 67.24 12.78

5 Pembelajaran dan suasana akademik 24 63.76 12.12

6 Prasarana, Sarana dan keuangan 20 55.76 10.60

7 Penelitian 15 34.8 6.61

8 Abmas 9 39.96 7.59

9 Kerjasama & kemitraan strategis 11 44 8.34

Total indikator dari kriteria BAN PT yang

disinkronisasi dengan SN Dikti 128 399.96 79.9

10 Standar 10 39 100.4 19.96

Total indikator wajib untuk Prodi ITS

167 500.36 100

Kelompok II: Program Sarjana

(16)

NO Jumlah Indikator

Nilai Maksimum (Ni) x bobot absolut (bbt)

Persentase (Nixbbt) terhadap total Nilai

1

Visi, Misi

3 13.2 2,64

2

Tata Kelola

9 27.2 5,44

3

Mahasiswa dan Lulusan

18 51.52 10,304

4

SDM

19 52.32 10,464

5

Pembelajaran dan suasana

akademik

24 68.12 13,632

6

Prasarana, Sarana dan

keuangan

19 68.84 13,768

7

Penelitian

15 34.80 6,96

8

Abmas

9 39.96 7,992

9

Kerjasama & kemitraan

strategis

11 44 8,8

Total indikator dari kriteria BAN PT yang

disinkronisasi dengan SN Dikti 127 400 80

10 Internal 30 100 20

Total indikator wajib untuk Program

Magister ITS 157 500 100

Kelompok II: Program Magister

(17)

St Jumlah Indikator

Nilai Maksimum (Ni) x bobot absolut (bbt)

Persentase (Nixbbt) terhadap Total Nilai

1 Visi, Misi 3 13.20 2.20

2 Tata Kelola 9 25.68 4.28

3 Mahasiswa dan Lulusan 17 55.68 9.26

4 SDM 20 67.24 11.20

5 Pembelajaran dan suasana

akademik 24

63.76 10.62

6 Prasarana, Sarana dan

keuangan 20

55.76 9.29

7 Penelitian 15 34.80 5.80

8 Abmas 9 39.96 6.66

9 Kerjasama & kemitraan

strategis 11

44.00 7.33

10 Internal 39 100.40 16.73

11 Pengembangan 43 99.76 16.62

Jumlah 210 600.12 100

Kelompok I: Program Sarjana

(18)

KELOMPOK II – PROGRAM DIPLOMA

No Fakultas PEND.

DIPLOMA Departemen

1 FAKULTAS VOKASI TIGA TEKNIK INFRASTRUKTUR SIPIL 2 FAKULTAS VOKASI

EMPAT TEKNIK INFRASTRUKTUR SIPIL 3 FAKULTAS VOKASI

TIGA TEKNIK MESIN INDUSTRI 4 FAKULTAS VOKASI

TIGA TEKNIK ELEKTRO OTOMASI 5 FAKULTAS VOKASI

TIGA TEKNIK KIMIA INDUSTRI 6 FAKULTAS VOKASI

TIGA TEKNIK INSTUMENTASI

7 FAKULTAS VOKASI

TIGA STATISTIKA BISNIS

(19)

KELOMPOK II – PROGRAM SARJANA

Fakultas Departemen

1 FMIPA FISIKA

2 FMIPA MATEMATIKA

3 FMIPA BIOLOGI

4 FTI TEKNIK MESIN

5 FTI TEKNIK FISIKA

6 FTI TEKNIK MATERIAL (P.N: TEKNIK MATERIAL DAN METALURGI) 7 FTE TEKNIK KOMPUTER (P.N: TEKNIK MULTIMEDIA DAN JARINGAN)

8 FTE TEKNIK BIOMEDIK

9 FTSP ARSITEKTUR

10 FTSP DESAIN PRODUK INDUSTRI

11 FTSP TEKNIK GEOMATIKA

12 FTSP PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

13 FTSP DESAIN INTERIOR

14 FTSP TEKNIK GEOFISIKA

15 FTK TEKNIK PERKAPALAN

16 FTK TEKNIK SISTEM PERKAPALAN

17 FTK TEKNIK KELAUTAN

18 FTK TEKNIK TRANSPORTASI LAUT

19 FTIK SISTEM INFORMASI

20 FBMT MANAJEMEN BISNIS

(20)

No Prodi Magister dari Departemen Fakultas

1 MMT FBMT

2 TEKNIK SIPIL FTSP

3 ARSITEKTUR FTSP

4 TEKNIK LINGKUNGAN FTSP

5 TEKNIK GEOMATIKA FTSP

6 TEKNOLOGI KELAUTAN FTK

7 SISTEM INFORMASI FTIF

8 TEKNIK INFORMATIKA FTIF

9 TEKNIK KIMIA FTI

10 TEKNIK MESIN FTI

11 TEKNIK MATERIAL

(p.n: Teknik Material dan Metalurgi) FTI

12 TEKNIK INDUSTRI FTI

13 TEKNIK ELEKTRO FTI

14 TEKNIK FISIKA FTI

15 MATEMATIKA FMIPA

16 BIOLOGI FMIPA

17 STATISTIKA FMIPA

18 FISIKA FMIPA

19 KIMIA FMIPA

K EL O M P O K II P R O G R A M M A G IST ER

(21)

KELOMPOK 1

No Nama Prodi Sarjana Fakultas Kelompok I

1 Statistik FMIPA

2 Kimia FMIPA

3 Teknik Kimia FTI

4 Teknik Industri FTI

5 Teknik Elektro FTE

6 Teknik Sipil FTSP

7 Teknik Lingkungan FTSP

8 Informatika FTIK

(22)

Standar BAN PT Standar Internal

SPMI ITS

Standar Pengembangan

Terdiri dari:

1. Standar yang diturunkan dari Visi, Misi ITS

2. Standar Nasional Dikti yang tidak terakomodasi di kriteria BAN PT Terdiri dari:

Standar yang diambil dari Kriteria AUN,

yang tidak ada pada kriteria BAN PT dan

Internal

(23)

TEKNIS PELAKSANAAN SPMI

Data yang digunakan:

1 (satu) tahun akademik

1 September 2016 – 31 Agustus 2017

(24)

Tahap Pelaksana Waktu 1 Isi melalui online

spmi.its.ac.id

Kadep / Kaprodi /

Kasubbag / Admin Prodi

29 Agust - 22 September 2017

2 Penilaian secara desk evaluasi

Auditor independen 25 – 29 September 2017 3 Penilaian melalui visitasi

ke Prodi

Auditor independen 2 – 13 Oktober 2017 Jadwal menyusul

Informasi melalui surat resmi dan share.its.ac.id

4 Rapat evaluasi hasil nilai KPM & Auditor Oktober Mg 4, 2017 5 Penentuan peringkat nilai

SPMI

KPM & Auditor Oktober Mg 4, 2017 6 SK Rektor penentuan

peringkat

Rektor Nov, Mg 1, 2017

7 Pengumuman peringkat Rektor 10 November 2017

(25)

DOKUMEN

share.its.ac.id

Login:

Username: NIP baru

Passw: 123

(26)

http://share.its.ac.id/course/index.php?categoryid=669

(27)

http://share.its.ac.id/course/view.php?id=2796

(28)
(29)
(30)
(31)

Tersedia dokumen:

1. Panduan penyusunan SAR AUN QA 2. Informasi strategi menyusun SAR AUN

3. Persiapan pelaksanaan site visit AUN QA

(32)

Terimakasih

Referensi

Dokumen terkait

Jawaban untuk menjawab kenapa dibangunnya SIMP3 adalah Bisnis Proses di Direktorat Penyiaran sangatlah beragam, kompleks dan unik juga bersinggungan dengan banyak sisi seperti

tersebut sesuai dengan penelitian ini, dimana pemberian pupuk fosfor dosis (T 2 ) 25 g/ polybag atau 50 kg/ha menunjukkan pertambahan tinggi terbaik, jika

Umpan balik dapat dijadikan sebagai alat bagi guru untuk membuat belajar peserta didik menjadi lebih baik dan meningkatkan kinerjanya.Umpan balik tersebut dapat dilakukan

Untuk Desa Warialau, strategi pengelolaan yang diterapkan dalam aturan seperti sasi cukup baik, namun ada beberapa tambahan yaitu: (1).Pengayaan stok teripang di habitat alaminya

Para Pihak sepakat bahwa ruang lingkup pekerjaan pemeriksaan, perawatan, penggantian suku cadang/ sparepart dan/atau perbaikan lainnya atas Kendaraan WASKITA yang akan

Berdasarkan pembelahan awal mulai dari mikrospora, ada empat model lintasan androgenesis yang menghasilkan embrio atau tanaman secara in vitro yaitu: (1)

antara bagian dari mati, misalnya kosong billet atau lembaran (cf.. Berbeda dengan ekstrusi bebas, lebih besar deformasi yang mungkin.. 6.5.3

Metode Penelitian : Penelitian ini termasuk penelitian Observational Analitik yaitu penelitian yang bertujuan menjelaskan hubungan antar variabel, yang dalam hal