Pengaruh penambahan magnet pada poros kincir terhadap karakteristik dan efisiensi kincir angin propeler untuk tiga variasi kecepatan angin
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Berdasarkan hasil perhitungan yang ditampilkan pada Tabel 4.6 maka dapat dibuat grafik hubungan daya kincir dan torsi yang dihasilkan kincir angin untuk variasi
Berdasarkan hasil perhitungan yang ditampilkan pada Tabel 4.6 maka dapat dibuat grafik hubungan putaran poros (rpm) dan torsi yang dihasilkan kincir angin untuk
69 Gambar 4.11 Grafik Hubungan Antara TSR Dan Koefisien Daya Elektris Pada Tiga Variasi Kecepatan Angin, Kincir Angin Komposit Dua Sudu ᴓ 1m, Lmax 13 cm Dengan Jarak 12.5 cm
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mencari torsi, daya kincir, koefisien daya dan tip speed ratio (TSR) pada kincir angin model Savonius dengan ukuran diameter kincir
Dari gambar grafik dapat dilihat bahwa nilai putaran poros puncak kincir pada kecepatan angin 7,3 m/s dengan variasi lebar maksimal 11 cm memiliki nilai 813 rpm yang terjadi pada
Berdasarkan data hasil perhitungan yang ditampilkan pada Tabel 4.5 maka dapat dibuat grafik hubungan antara torsi dengan kecepatan putaran kincir yang dihasilkan
Dari grafik hubungan antara kecepatan angin dengan Tip Speed Ratio (TSR) terlihat nilai TSR maksimal pada jumlah blade 5 dan kecepatan angin maksimal 4 m/s lebih
Dari Gambar 4.1 dapat ditarik kesimpulan bahwa kincir angin dengan variasi berat sudu 0,24 kg pada kecepatan 5 m/s memiliki nilai putaran poros kincir (n)