• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bidang Lomba Agribisnis Ayam Petelur

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Bidang Lomba Agribisnis Ayam Petelur"

Copied!
32
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

KATA PENGANTAR

Salah satu dari 4 pilar utama visi Indonesia tahun 2045 adalah pembangunan manusia dan penguasaan IPTEK (lmu Pengetahuan dan Teknologi), dengan peningkatan taraf Pendidikan rakyat Indonesia secara merata, peran kebudayaan dalam pembangunan, sumbangan IPTEK (lmu Pengetahuan dan Teknologi) dalam pembangunan, derajat kesehatan dan kualitas hidup rakyat, serta reformasi ketenagakerjaan. Sejalan dengan visi tersebut, dalam peningkatan pendidikan IPTEK (ilmu Pengetahuan dan Teknologi) merata pada era digitalisasi ini, siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dituntut tidak saja harus menguasai penggunaan peralatan digital tetapi juga wajib menguasai softskill yang mumpuni.

Karena IPTEK dan komunikasi saling terkait dan tidak bisa dipisahkan, maka pada era digitalisasi disruptif, akan ada pekerjaan baru yang tercipta dan pekerjaan konvensional yang akan hilang. Untuk itu, siswa SMK harus senantiasa meningkatkan kualitas diri dan penguasaan keterampilan agar dapat memenuhi tuntutan pasar kerja, baik di masa kini maupun di masa yang belum kita prediksikan. Pekerjaan – pekerjaan yang selama ini dikerjakan yang sudah ada akan digantikan oleh sistim Artificial Intelligence (AI), otomatisasi atau robot yang dapat mengambil alih beberapa peran kerja manusia. Namun secanggih-canggihnya kemajuan IPTEK, hal yang pasti muskil digantikan oleh AI adalah softskills seperti Komunikasi & Empati, Berpikir Kritis, Kreatifitas, Strategi, Pengelolaan Teknologi, instalasi dan maintenance, keterampilan fisik, dan visi & imajinasi. Era digitalisasi maupun otomasi, dapat mengubah struktur ekonomi maupun tenaga kerja di Indonesia, kecuali beberapa pekerjaan yang sulit diotomasi misalnya kemampuan softskills (berinteraksi dengan orang lain dan keahlian khusus).

Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Nasional XXVIII Tahun 2020 ini akan berbeda dengan LKS pada umumnya, dengan munculnya pandemi Covid-19 mendorong Indonesia untuk berubah dan tidak lagi menjalankan pola-pola yang lama. Seluruh lomba-lomba yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional dilakukan secara daring dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid- 19. Sisi baik dari tantangan ini adalah siswa SMK diajak untuk bersahabat dan berkolaborasi dengan teknologi daring. Pusat Prestasi Nasional melakukan pembaharuan dengan melaksanakan LKS 2020 secara daring. LKS Tingkat Nasional Tahun 2020 melombakan sebanyak 42 bidang lomba. Diharapkan pada masa pandemi Covid-19 tidak mengurangi semangat siswa untuk berprestasi.

Sehubungan dengan hal tersebut, Pusat Prestasi Nasional, Sekretariat Jenderal, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ikut mendukung pengembangan kualitas SMK dalam mengikuti perkembangan IPTEK dan memenuhi Visi Indonesia 2045. LKS Tingkat Nasional Tahun 2020 adalah salah satu kegiatan untuk mendorong semangat berprestasi peserta didik SMK yang diadakan setiap tahun dan sebagai upaya mempromosikan lulusan SMK kepada dunia usaha/dunia industri serta pemangku kepentingan lainnya.

Panduan Teknis LKS SMK Tingkat Nasional XXVIII Tahun 2020 Daring merupakan dokumen pendukung pelaksanaan LKS demi tercapainya kegiatan agar berjalan dengan baik dan dapat memberikan informasi kepada semua pihak yang ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan LKS.

Dalam kesempatan ini disampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung dalam penyusunan Panduan Teknis pelaksanaan LKS SMK Tingkat Nasional XXVIII Tahun 2020.

Plt. Kepala Pusat Prestasi Nasional

Asep Sukmayadi, S.IP., M.Si NIP. 197206062006041001

(3)

DAFTAR ISI

Halaman

COVER LUAR ... i

COVER DALAM ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... iv

A. PENDAHULUAN ... 1

B. STANDAR KOMPETENSI BIDANG LOMBA ... 4

C. SISTEM PENILAIAN ... 5

D. TEST PROJECT ... 8

E. ALAT ... 19

F. BAHAN ... 21

G. BAHAN PENUNJANG ... 22

H. LAYOUT DAN LUASAN ... 23

I. JADWAL BIDANG LOMBA ... 25

J. KEBUTUHAN LAIN DAN SPESIFIKASINYA ... 27

K. REKOMENDASI JURI ... 27

Lampiran 1: Proyek Uji LKS Lampiran 2: Format Penilaian

(4)

A.

PENDAHULUAN

A.1. Nama dan Deskripsi Lomba A.1.1. Nama Bidang Lomba

“Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Nasional ke 28 Tahun 2020, Bidang Agribisnis Ayam Petelur”.

A.1.2. Deskripsi Lomba

Agrisbisnis Ayam Petelur merupakan salah satu kegiatan usaha dalam bidang perunggasan, khususnya yang bergerak dalam usaha budidaya ayam petelur yang mencakup kegiatan persiapan kandang, seleksi bibit, pemeliharaan, kesehatan, pemanenan dan pemasaran. Hal yang esensi dalam budidaya ayam petelur adalah memastikan bahwa proses budidaya ayam petelur dapat dilakukan dengan prosedur yang benar sehingga dapat menghasilkan produk utama berupa telur konsumsi yang terstandar sampai di tangan konsumen dan dapat menghasilkan keuntungan yang optimal bagi peternak (pelaku usaha).

Sejalan dengan semakin meningkatnya tuntutan masyarakat akan produk hewan yang aman dan berkualitas, tidak terkecuali termasuk produk telur konsumsi. Hal ini menuntut dunia usaha dan dunia industri khususnya dalam bidang usaha budidaya ayam petelur untuk dapat menghasilkan telur kosumsi yang terstandar, aman dan berkualitas melalui proses budidaya ayam petelur yang terstandar dengan tetap mempertimbangkan kesejahteraan hewan (animal welfair).

Hal ini menjadi tantangan dan harus direspon oleh pihak dunia pendidikan dalam hal ini SMK pertanian khususnya program keahlian agribisnis ternak unggas untuk dapat mencetak peserta didik yang kompetendi bidangnya dan berkarakter serta memiliki etos kerja sesuai dengan tuntutan dunia usaha dan dunia industry sesuai bidangnya.

“Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Nasional ke 28 tahun 2020, Bidang Agribisnis Ayam Petelur”, merupakan proses kegiatan pengujian (pembuktian) kompetensi / keterampilan siswa dalam melakukan tugas atau pekerjaan Agribisnis Ayam Petelur (layer). Pelaksanaan lomba kali ini tidak seperti pelaksanaan lomba pada tahun tahun sebelumnya, mengingat pada tahun ini pelaksanaan lomba bersamaan dengan masih terjadinya wabah “covid 19”, maka pelaksanaan lomba dilakukan secara

(5)

virtual dengan melakukan modivikasi – modivikasi pada proses pelaksanaannya tanpa mengurangi esensi dari kompotensi komptetensi yang dilombakan.

Bidang lomba ini dilaksanakan secara individu oleh setiap peserta yang mewakili provinsi-provinsi di Indonesia, yang mencakup kompetensi teknis pemeliharaan, analisa produksi dan analisa ekonomi serta kemampuan komunikasi melalui presentasi, yang akan berlangsung dan dinilai menggunakan daftar penilaian kinerja yang sudah disiapkan panitia. Perlombaan ini menganut system fair play, yakni berlomba pada batasan yang sudah diketahui sebelumnya, kemampuan yang dituntut adalah kemampuan bekerja dengan cepat, tepat, dan efektif serta kemampuan untuk mempresentasikan materi dengan baik dan efektif.

Karakter kerja yang dibutuhkan bagi seorang professional pada kompetensi keahlian agribisnis ternak Unggas (“agribisnis ayam petelur”) ini meliputi disiplin, teliti, taat azas, dan tanggung jawab, dalam melakukan proses budidaya ayam petelur mulai dari persiapan kandang sampai pemasaran.

Peserta yang dapat mengikuti “Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Nasional ke 28 tahun 2020, bidang Agribisnis Ayam Petelur”, adalah siswa SMK Program Keahlian Agrbisnis Ternak.

A.1.3. Isi Deskripsi Teknis

Aspek aspek yang dilombakan dalam pelaksanaan “Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Nasional ke 28 Tahun 2020, Bidang Agribisnis Ayam Petelur”, meliputi:

a. Praktik kejuruan

Praktik kejuruan mencakup 9 (sembilan) kompetensi. Beberapa kompetensi dilakukan dengan tes keterampilan melalui unjuk kerja (tes kinerja), dilengkapi dengan pertanyaan (pengetahuan) sebagai pendukung unjuk kerja yang dilakukan.

Beberapa kompetensi lainnya dilakukan dengan tes pengetahuan, dengan memberi pertanyaan (soal studi kasus). Ke Sembilan kompetensi tersebut adalah:

 Melakukan pembuatan indukan (Brooding Ring)

 Melakukan penanganan dan seleksi DOC

 Melakukan pengelolaan pemberian pakan

 Malakukan vaksinasi

 Melakukan seleksi ayam petelur produktif dan analisis harga pokok produksi

(6)

 Melakukan seleksi telur konsumsi

 Melakukan pengambilan sampel darah

 Melakukan identifikasi organ dan pengenalan penyakit

 Melakukan pemanenan ayam petelur afkir

Praktik kejuruan dilakukan secara langsung secara virtual dan direkam. Selesai kegiatan hasil rekaman dikirim saat itu juga ke ke dewan juri untuk untuk melakukan crosss cek dalam pelaksanaan penilaian.

b. Presentasi

Naskah presentasi yang ditulis dalam bahasa Inggris, dan presentasi/wawancara menggunakan bahasa Inggris akan memproleh skor penilaian maksimum. Presentasi dilakukan secara virtual. Naskah dan bahan presentasi (soft copy) dikirim ke dewan juri sebelum pelaksanaan lomba.

c. Portofolio

Merupakan pendukung kemampuan psikomotorik / praktik kejuruan. Porto folio disajikan dalam bentuk photo atau sketsa dilengkapi narasi, kliping, tulisan ilmiah, dan lain – lain.

Portofolio dipajang dilokasi kegiatan tes praktik, waktunya bersamaan dengan pelaksanaan tes praktik. Dokumen portofolio (soft copy) juga dikirim ke dewan juri sebelum pelaksanaan lomba.

A.2. Faktor Resiko dan Keselamatan Kerja

Pekerjaan dalam bidang agribisnis ternak unggas petelur dapat berisiko terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, diantaranya, terpapar debu kandang, kotoran ayam, terpapar penyakit hewan, bahaya kebakaran yang berasal dari alat pemanas dan sebagainya. Oleh karena itu peserta wajib menggunakan alat pelindung diri, diantaranya sepatu boot, pakaian kerja, masker, sarung tangan, kaca mata pelindung, dan topi.

A.3. Dokumen Terkait

Dokumen ini hanya berisi informasi tentang aspek teknis pelaksanaan lomba. Dokumen lain yang juga harus dipelajari adalah:

a. Pedoman lomba,

b. Informasi di website panitia:

(7)

 Kisi-kisi soal LKS

 Rencana Kerja

 Form Kebutuhan alat dan bahan

B. STANDAR KOMPETENSI BIDANG LOMBA

B.1. Ketentuan Umum

Target kompetensi yang akan dilombakan pada bidang lomba Agribisnis Ayam Petelur dirumuskan berdasarkan situasi dunia kerja / dunia industri bidang usaha budidaya ayam petelur dengan tetap mengacu pada SKKNI, SNI, dan Kurikulum SMK.

LKS mengukur pengetahuan dan pemahaman melalui penampilan/unjuk kerja. Proyek uji, skema penilaian dan bobot masing-masing modul proyek uji dikembangkan berdasarkan spesifikasi kompetensi LKS-SMK.

B.2. Spesifikasi Kompetensi LKS-SMK

Spesifikasi kompetensi yang akan dilombakan pada bidang lomba Agribisnis Ayam Petelur meliputi 9 (sembilan) kompetensi. Berdasarkan kajian yang telah dilakukan, maka LKS tahun 2020 dengan sistem daring ini berbeda dengan LKS sebelumnya, beberapa soal baik dalam bentuk tes kinerja maupun teori mengalami beberapa modifikasi modifikasi sebagai berikut:

No Kompetensi LKS 2018 LKS 2020

(daring)

P K P K

1 Melakukan pembuatan indukan (Brooding Ring)

v v v v

2 Melakukan Penanganan dan seleksi DOC v v v 0 3 Melakukan pengelolaan pemberian pakan v v v 0

4 Malakukan vaksinasi v v v v

5 Melakukan seleksi ayam petelur produktif dan menghitung harga pokok produksi dan harga jual

v v v 0

6 Melakukan seleksi telur konsumsi v v v 0

7 Melakukan pengambilan sampel darah v v v v 8 Melakukan identifikasi organ dan

pengenalan penyakit

v v v v

9 Melakukan pemanenan ayam petelur afkir v v v v Keterangan: P. Pengetahuan v : dilaksanakan

K. Keterampilan (Praktik) 0 : tidak dilaksanakan

(8)

C. SISTEM PENILAIAN

C.1. Petunjuk Umum

Penilaian LKS-SMK menggunakan ketentuan yang telah ditetapkan panitia. Penilaian LKS-SMK menggunakan dua jenis, yaitu subyektif dan obyektif. Penilaian subyektif dilakukan dengan cara pengamatan proses maupun hasil. Untuk memudahkan justifikasi disediakan kriteria penilaian. Sedangkan penilaian obyektif didasarkan pada pengukuran kriteria.

C.2. Skema Penilaian

Penilaian materi lomba mencakup: praktik kejuruan (60 %), wawasan produktif / presentasi (30 %), dan portofolio (10 %)

a. Penilaian Praktik

No Mod

ul Kompetensi Skore

1. A Melakukan pembuatan indukan (Brooding Ring) 20

2. B Melakukan penanganan dan seleksi DOC 6

3. C Melakukan pengelolaan pemberian pakan 7

4. D Malakukan vaksinasi 15

5. E Melakukan seleksi ayam petelur produktif dan menghitung harga pokok produksi dan harga jual

7

6. F Melakukan seleksi telur konsumsi 6

7. G Melakukan pengambilan sampel darah 13

8. H Melakukan identifikasi organ dan pengenalan penyakit 16 9. I Melakukan pemanenan ayam petelur afkir 10

Total 100

b. Penilaian Presenrtasi

Penilaian presentasi (30 %), dilakukan untuk mendukung komponen teori dan kejuruan. Naskah presentasi yang ditulis dalam bahasa Inggris, dan presentasi/wawancara menggunakan bahasa Inggris akan memproleh skor penilaian maksimum. Untuk lebih mudahnya dapat dilihat pada tabel berikut:

(9)

NO ASPEK

SKOR SKOR

KATEGORI A BAHASA INGGRIS

KATEGORI A BAHASA INDONESIA

KATEGORI B BAHASA INGGRIS

KATEGORI B BAHASA INDONESIA

1). Makalah 12 10 10 8

2). Penampilan 12 12 12 12

3). Penguasaan Materi 33 28 28 23

4). Efektivitas berkomunikasi

20 17 17 14

5). Efisiensi

pemanfaatan waktu

11 11 11 11

6). Media Presentasi 12 12 12 12

JUMLAH 100 90 90 80

Aspek Penilaian 1) Makalah

Aspek makalah yang dinilai, sebagai berikut :

a) Judul makalah diutamakan berkaitan dengan ayam petelur dan mengangkat potensi daerah.

b) Makalah memenuhi persyaratan:

Kertas ukuran A4, diketik 1,5 spasi, jumlah halaman 5 – 10 halaman Penampilan makalah rapi, menarik dan bersih

Kelengkapan isi (landasan teori, kaitan dengan potensi daerah, prospek ekonomi, tingkat kemudahan teknologi, dampak aspek lingkungan hidup) Penggunaan bahasa efektif dan efisien

Bahasa yang digunakan Indonesia / Inggris

Penggunaan data terbaru (referensi 5 tahun terakhir) c) Topik presentasi

 Katagori A :

Makalah yang bertemakan materi terkini (up to date) :

 Pemanfaatan bahan alami keunggulan daerah untuk peningkatan produktifitas ayam petelur dan penanganan kasus-kasus penyakit saat ini

 Inovasi manajemen dalam pemeliharaan ayam petelur

 Inovasi sarana produksi.

(10)

 Katageri B :

Makalah yang bertemakan materi Umum :

 Penetasan telor tetas (Hatchery)

 Pemasaran telur konsumsi.

 Pemasaran DOC Layer

 Pengontrolan Kesehatan.

 Analisa ekonomi ayam layer

 Manajemen Pemeliharaan ayam petelur secara umum 2) Penampilan

a) Kerapihan berpakaian b) Tingkat percaya diri

c) Cara presentasi / body language

3) Penguasaan Materi (Presentasi dan Diskusi) a) Penguasaan landasan teori

b) Penguasaan kaitan dengan potensi daerah c) Penguasaan prospek ekonomis

d) Penguasaan penerapan teknologi

e) Penguasaan pemanfaatan limbah untuk pertanian, peternakan, perikanan, lingkunagn untuk pakan ternak unggas.

f) Penguasaan dampak aspek lingkungan hidup 4) Efektivitas Berkomunikasi

a) Efektivitas dan efisiensi penggunaan bahasa (Inggris / Indonesia) b) Kelantangan / kekerasan suara, intonasi

c) Tempo bicara

5) Efisiensi Pemanfaatan Waktu

a) Ketepatan penggunaan waktu presentasi

b) Waktu yang tersedia dapat digunakan untuk menjelaskan seluruh materi yang dianggap penting dan menjawab pertanyaan juri

6) Media Presentasi a) Daya Tarik b) Variasi c) Keterbacaan

d) Substansi (memuat hal-hal pokok)

e) Cara mengoperasikan alat bantu media (Laptop, LCD, dan lain lain)

(11)

c. Penilaian Portofolio

Penilaian portofolio merupakan pendukung kemampuan psikomotorik / praktik kejuruan. Portofolio disajikan dalam bentuk:

1) Photo atau sketsa dilengkapi narasi, kliping, tulisan ilmiah, dll dan akan dipajang/display di arena lomba.

2) Rekomendasi dari lembaga pembina teknis yang relevan dengan materi sajian.

D. TEST PROJECT

D.1. Petunjuk Umum

Proyek uji / Test Project dikembangkan untuk mengukur seluruh spesifikasi kompetensi LKS-SMK. Penyusunan proyek uji bertujuan untuk penilaian pencapaian spesifikasi kompetesi LKS-SMK. (Projek Uji dibuat pada dokumen terpisah)

Tes Projek akan berubah minimal 30% dari kisi-kisi yang sudah pernah diberikan.

Aturan khusus keterampilan sudah ada pada Tehnikal Deskripsi ini. Mungkin akan sedikit berbeda dengan dunia kerja sebenarnya dikarenakan memang aturan ini dibuat untuk kepentingan keterampilan kompetisi dalam kondisi Covid-19. Termasuk juga tidak ada batasan untuk peralatan yang digunakan, prosedur dan alur kerja, serta pengelolaan dokumen dan distribusi.

D.1.1. Kriteria Toleransi pengukuran

Penilaian setiap proyek dilakukan melalui observasi dan pertanyaan klarifikasi pada saat peserta melakukan project dan hasil proyek

D.2. Kriteria Penilaian

Sebagaimana dijelaskan pada skema penilaian, proyek uji mencakup 9 kompetensi dengan bobot nilai 60% dari total keseluruhan penilaian. Bobot masing-masing kriteria penilaian ditentukan berdasarkan kompleksitas dan jumlah sub kriteria pada setiap proyek, dengan skore dan batasan waktu pelaksanaan sebagai berikut:

(12)

No Modul Kompetensi (Kriteria) Skore

Hari pelaksanaan

(hari ke)*

Waktu (menit) 1. A Melakukan pembuatan

indukan (Brooding Ring)

20 1 atau 2 25

2. B Melakukan penanganan dan seleksi DOC

6 1 atau 2 10

3. C Melakukan pengelolaan pemberian pakan

7 1 atau 2 15

4. D Malakukan vaksinasi 15 1 atau 2 15

5. E Melakukan seleksi ayam petelur produktif dan menghitung harga pokok produksi dan harga jual

7 1 atau 2 15

6. F Melakukan seleksi telur konsumsi

6 1 atau 2 10

7. G Melakukan pengambilan sampel darah

13 1 atau 2 10

8. H Melakukan identifikasi organ dan pengenalan penyakit

16 1 atau 2 15

9. I Melakukan pemanenan ayam petelur afkir

10 1 atau 2 15

Total 100 130

Keterangan * Tergantung Jadwal dan hasil undian peserta

D.2.1. Persyaratan Proyek Uji

Peralatan dan bahan yang digunakan dalam pelaksanaan lomba menggunakan peralatan dan bahan stnadar sesuai dengan yang tertera pada tabel (form) kebutuhan alat dan bahan LKS Nasional tahun 2020 (daring)

Proses penilian lomba meliputi penilaian praktik, presentasi dan portofolio, mengacu pada form penilaian yang yang sudah ditetapkan panitia sebagaimana tercantum dalam form penilaian LKS Nasional tahun 2020 (daring)

D. 3. Sub Kriteria

Sub kriteria adalah uraian lebih lengkap tentang aspek yang akan dinilai terkait dengan proyek uji

(13)

No Modul Kriteria / Sub Kriteria

Hari Pelaksanaan

Penilaian 1. A Melakukan pembuatan indukan (Brooding

Ring)

1 atau 2 A.1 Menentukan luas Indukan

A.2 Menentukan diameter indukan A.3 Melakukan pemasangan brooding A.4 Melakukan penaburan litter dan

pemasangan alas koran pada litter, dan desinfeksi brooding

A.5 Menghitung jumlah tempat pakan dan tempat minum

A.6 Mengatur tata letak peralatan

A.7 Memasang Termometer dan hygrometer A.8 Mengisi tempat pakan dan tempat minum A.9 Menyalakan brooder

A.10 Menetukan suhu ideal brooding

A.11 Menentukan kelembaban ideal brooding A.12 Mengetahui manfaat pemberian air gula A.13 Menentukan jenis alat dan sistem

pemberian air minum

A.14 Menentukan jenis sumber energy dan jenis alat yang dipkai sebagai pemanas

2. B Melakukan penanganan dan seleksi DOC 1 atau 2 B.1 Menentukan cara seleksi DOC berkualitas

B.2 Menentukan cara penanganan DOC

3. C Melakukan Pengelolaan Pemberian pakan 1 atau 2 C.1 Menghitung FCR

C.2 Menentukan syarat pakan yang baik

4. D Malakukan vaksinasi 1 atau 2

D.1 Memahami faktor faktor yang

mempengaruhi keberhasilan vaksinasi D.2 Melarutkan vaksin tetes mata (ID live) D.3 Melakukan Handling DOC

D.4 Melakukan vaksinasi tetes mata

D.5 Menentukan dosis untuk vaksinasi injeksi sub cutan

D.6 Melakukan pengocokan (pencampuran) vaksin

(14)

D.7 Melakukan handling ayam untuk vaksinasi dengan cara injeksi sub cutan)

D.8 Melakukan injeksi sub cutan sesuai dengan prosdur

5. E Malakukan seleksi ayam petelur produktif dan menghitung harga pokok produksi dan harga jual

1 atau 2

E.1 Menentukan syarat ayam petelur produktif yang berkualitas

E.2 Mengghitung harga pokok produksi dan harga jual pullet

6. F Melakukan seleksi telur konsumsi 1 atau 2

F.1 Menentukan syarat telur konsumsi yang baik

F.2 Menentukan penyebab telur pecah / retak

7. G Melakukan pengambilan sampel darah 1 atau 2 G.1 Melakukan handling ayam untuk

pengambilan sampel darah pada vena brachialis (pada bagian sayap)

G.2 Melakukan pengambilan sampel darah pada vena brachiaalis (bagian sayap)

8. H Melakukan identifikasi organ dan pengenalan penyakit

1 atau 2 H.1 Melakukan persiapan alat bedah bangkai

H.2 Melakukan bedah bangkai H.3 Melakukan identifikasi organ H.4 Melakukan identifikasi penyakit

berdasarkan perubahan kondisi organ

9. I Melakukan pemanenan ayam petelur afkir 1 atau 2 I.1 Melakukan penangkapan ayam

I.2 Memasukkan ayam ke dalam keramba I.3 Melakukan penimbangan

I.4 Menghitung rata rata berat badan

D.4. Aspek

Pelaksanaan tes proyek akan dinilai berdasarkan hasil observasi yang dapat diamati dan diukur berdasarkan keakuratannya.

(15)

No Sub

Kriteria Deskripdi

1. Melakukan pembuatan indukan (Brooding Ring)

A1 Ukuran luas indukan tepat sesuai dengan standar kebutuhan DOC

A2 Ukuran diameter brooding tepat sesuai dengan sesuai dengan ukuran luas brooding

A3 Pemasangan brooding bentuk lingkaran sempurna dengan ukuran diameter tepat sesuai standar kebutuhan luas indukan A4 Penaburan litter dan pemasangan alas koran dilakukan, serta

desinfeksi kandang dilakukan dengan cepat dan efisien

A5 Jumlah tempat pakan dan tempat minum dihitung sesuai standar kebutuhan berdasarkan jumlah DOC

A6 Peralatan diatur dengan tata letak yang sesuai

A7 Thermometer dan hygrometer diletakkan secara tepat A8 Tempat pakan dan tempat minum diisi sesuai standar A9 Brooder dapat menyala dengan sempurna

A10 Suhu ideal brooding ditentukan dengan tepat

A11 Kelembaban ideal brooding ditentukan dengan tepat A12 Manfaat air gula dijelaskan dengan tepat

A13 Sistem pemberian air minum ditentukan sesuai standar A14 Sistem pemanas dan alat brooder ditentukan dengan tepat.

2. Melakukan penanganan dan seleksi DOC

B1 cara seleksi DOC yang berkualiutas ditentukan B2 Cara penanganan DOC ditentukan

3. Melakukan pengelolaan pemberian pakan C1 FCR dihitung dengan tepat

C2 syarat pakan yang baik ditentukan dengan tepat 4. Malakukan vaksinasi

D1 Faktor faktor yang mempengaruhi keberhasilan vaksinasi dijelaskan dengan tepat.

D2 Vaksin dilarutkan sesuai prosedur

D3 Handling DOC dilakukan sesuai prosedur D4 Vaksinasi tetes mata dilakukan sesuai prosedur

D5 Dosis vaksisnasi injeksi sub cutan ditentukan dengan tepat D6 Pencampuran vaksin dilakukan sesuai prosedur

D7 Handling ayam untuk vaksinasi dengan cara injeksi sub cutan) dilakukan sesuai dengan prosedur

D8 Injeksi sub cutan dilakukan sesuai dengan prosdur

(16)

5. Melakukan seleksi ayam petelur produktif dan menghitung harga pokok produksi dan harga jual

E1 Syarat ayam petelur produktif yang berkualitas ditentukan dengan tepat

E2 Harga pokok produksi dan harga jual pullet dihitung dengan tepat.

6. Melakukan seleksi telur konsumsi

F1 syarat telur konsumsi yang baik ditentukan dengan tepat F2 Penyebab telur pecah / retak dianalisis

7. Melakukan pengambilan sampel darah

G1 Handling untuk pengambilan sampel darah pada vena brachialis (pada bagian sayap) dilakukan sesuai prosedur

G2 Pengambilan sampel darah pada vena brachiaalis (bagian sayap) dilakukan sesuai prosedur

8. Melakukan identifikasi organ tubuh ayam

H1 Persiapan alat bedah bangkai dilakukan secara lengkap H2 Bedah bangkai dilakukan sesuai prosedur

H3 Identifikasi organ dilakukan secara tepat

H4 Identifikasi penyakit berdasarkan perubahan kondisi organ dilakukan secara akurat

9. Melakukan pemanenan ayam petelur afkir dan program pemberian pakan

I1 Penangkapan ayam dilakukan sesuai prosedur

I2 Memasukkan ayam ke dalam keramba dilakukan sesuai prosedur

I3 Penimbangan dilakukan sesuai prosedur I4 Rata rata berat badan dihitung dengan tepat

D.5. Penilaian

Penilaian LKS-SMK menggunakan ketentuan yang telah ditetapkan panitia. Penilaian LKS-SMK menggunakan dua jenis, yaitu subyektif dan obyektif. Penilaian subyektif dilakukan dengan cara pengamatan proses maupun hasil. Untuk memudahkan justifikasi disediakan kriteria penilaian. Sedangkan penilaian obyektif didasarkan pada pengukuran kriteria.

Penilaian proyek uji mencakup 9 kompetensi dengan bobot nilai 60% dari total keseluruhan penilaian. Bobot masing-masing kriteria penilaian ditentukan berdasarkan kompleksitas dan jumlah sub kriteria pada setiap proyek, dengan skore sebagai berikut:

(17)

No Modul Kompetensi Skore 1. A Melakukan pembuatan indukan (Brooding Ring) 20 2. B Melakukan penanganan dan seleksi DOC 6 3. C Melakukan pengelolaan pemberian pakan 7

4. D Malakukan vaksinasi 15

5. E Melakukan seleksi ayam petelur produktif dan menghitung harga pokok produksi dan harga jual

7

6. F Melakukan seleksi telur konsumsi 6

7. G Melakukan pengambilan sampel darah 13

8. H Melakukan identifikasi organ dan pengenalan penyakit

16 9. I Melakukan pemanenan ayam petelur afkir 10

Total 100

D.5.1. Penilaian Subyektif

Penilaian subyektif dilakukan untuk proses kerja dan hasil kerja yang berdasarkan pengamatan atau jastifikasi juri. Penilaian subyektif memerlukan kriteria (rubrik) untuk membantu proses penilaian.

Kriteria (rubrik) penilaian ditetapkan dewan juri dengan mempertimbangkan skor maksimal setiap sub kriteria dengan rentang nilai mulai dari 0 samapi dengan skor maksimal setiap sub kriteria.

Sebagai contoh:

sub kriteria ciri ciri DOC yang baik, dengan skor maksimal 3.

0 = semua jawaban salah 1 = satu jawaban benar 2 = dua jawaban benar

3 = tiga atau lebih jawaban benar

D.5.2. Penilaian Obyektif

Penilaian obyektif dilakukan oleh minimal dua juri. Penilaian hanya memberikan angka (skor maksimal) bila sesuai ukuran dan toleransi dan 0 bila tidak sesuai.

(18)

D.6. Komposisi Penilaian Subyektif dan Obyektif

NO Modul Kriteria Subyektif Obyektif Total 1. A Melakukan pembuatan indukan

(Brooding Ring)

12 2 14

2. B Melakukan penanganan dan seleksi DOC

2 0 2

3. C Melakukan pengelolaan pemberian pakan

1 1 2

4. D Malakukan vaksinasi 7 1 8

5 E Melakukan seleksi ayam petelur produktif dan menghitung harga pokok produksi dan harga jual

2 0 2

6 F Melakukan seleksi telur konsumsi 2 0 2

7. G Melakukan pengambilan sampel darah

2 0 2

8. H Melakukan identifikasi organ dan pengenalan penyakit

4 0 4

9. I Melakukan pemanenan ayam petelur afkir

2 2 4

TOTAL 34 6 40

*) dan **) jumlah item yang dinilai

D.7. Keseluruhan Asesmen

No Sub

Kriteria Deskripsi Subyektif Obyektif Total 1. Melakukan pembuatan indukan (Brooding

Ring)

14

A1 Ukuran luas indukan tepat sesuai dengan standar kebutuhan DOC

1 A2 Ukuran diameter brooding tepat

sesuai dengan sesuai dengan ukuran luas brooding

1

A3 Pemasangan brooding bentuk lingkaran sempurna dengan ukuran diameter tepat sesuai standar kebutuhan luas indukan

1

A4 Penaburan litter dan pemasangan alas koran dilakukan dengan cepat dan efisien

1

A5 Jumlah tempat pakan dan tempat minum dihitung sesuai standar

1

(19)

kebutuhan berdasarkan jumlah DOC

A6 Peralatan diatur dengan tata letak yang sesuai

1 A7 Thermometer dan hygrometer

diletakkan secara tepat

1 A8 Tempat pakan dan tempat minum

diisi sesuai standar

1 A9 Brooder dapat menyala dengan

sempurna

1 A10 Suhu ideal brooding ditentukan

dengan tepat

1 A11 Kelembaban ideal brooding

ditentukan dengan tepat

1 A12 Manfaat air gula dijelaskan dengan

tepat

1 A13 Sistem pemberian air minum

ditentukan sesuai standar

1 A14 Sistem pemanas dan alat brooder

ditentukan dengan tepat.

1

2. Melakukan penanganan dan seleksi DOC 2

B1 Cara seleksi DOC yang baik ditentukan

1 B2 Cara penanganan DOC ditentukan 1 3 Melakukan Pengelolaan Pemberian

Pakan

2

C1 FCR dihitung dengan tepat 1

C2 Syarat pakan yang baik di tentukan dengan tepat

1

4. Malakukan vaksinasi 8

D1 Faktor faktor yang mempengaruhi keberhasilan vaksinasi dijelaskan dengan tepat.

1

D2 Vaksin dilarutkan sesuai prosedur 1 D3 Handling DOC dilakukan sesuai

prosedur

1 D4 Vaksinasi tetes mata dilakukan

sesuai prosedur

1

D5 Dosis ditentukan dengan tepat 1

D6 Pencampuran vaksin dilakukan sesuai prosedur

1 D7 Handling ayam untuk vaksinasi

dengan cara injeksi sub cutan) dilakukan sesuai dengan prosedur

1

(20)

D8 Injeksi sub cutan dilakukan sesuai dengan prosdur

1 5. Melakukan seleksi ayam petelur

produktif dan analisis harga pokok produksi

2

E1 Menentukan syarat ayam petelur produktif yang berkualitas

1 E2 Menghitung harga pokok produksi

dan harga jual pullet

1

6. Melakukan seleksi telur konsumsi 2

F1 Menentukan telur konsumsi yang baik / tidak baik

1 F2 menentukan penyebab telur retak 1

7. Melakukan pengambilan sampel darah 2

G1 Handling untuk pengambilan darah pada vena brachialis (pada bagian sayap) dilakukan sesuai prosedur

1

G2 Pengambilan darah pada vena brachiaalis (bagian sayap) dilakukan sesuai prosedur

1

8. Melakukan identifikasi organ dan pengenalan penyakit

4 H1 Persiapan alat bedah bangkai

dilakukan secara lengkap

1 H2 Bedah bangkai dilakukan sesuai

prosedur

1 H4 Identifikasi organ dilakukan secara

tepat

1 H4 Identifikasi penyakit berdasarkan

perubahan kondisi organ dilakukan secara akurat

1

9. Melakukan pemanenan ayam petelur afkir dan program pemberian pakan

4 I1 Penangkapan ayam dilakukan

sesuai prosedur

1 I2 Penimbangan dilakukan sesuai

prosedur

1 I3 Memasukkan ayam ke dalam

keramba dilakukan sesuai prosedur

1 I4 Rata rata berat badan dihitung

dengan tepat

1

Total 34 6 40

(21)

D.8. Prosedur Asesmen

No Modul Deskripsi Hari Bobot

Penilain

A Penilaian Praktik 2 hari 60%

1. A Melakukan pembuatan indukan (Brooding Ring)

2. B Melakukan penanganan dan seleksi DOC 3 C Melakukan pengelolaan pemberian pakan 4. D Malakukan vaksinasi

5. E Melakukan seleksi ayam petelur produktif dan menghitung harga pokok produksi dan harga jual

6. F Melakukan seleksi telur konsumsi 7. G Melakukan pengambilan sampel darah 8. H Melakukan identifikasi organ dan

pengenalan penyakit

9. I Melakukan pemanenan ayam petelur afkir dan program pemberian pakan

B Penilaian Presentasi * 1 hari

-

30%

C Penilaian Portofolio * 10%

Total

3 hari 100%

Keterangan:

* Naskah dan bahan presentasi serta portofolio di kirim ke Juri sebelum tanggal pelaksanaan

(22)

E. ALAT

E.1. Ketentuan Umum

Alat dan bahan yang telah disedikan oleh panitia tidak dapat digantikan dengan alat dan bahan yang dibawa oleh peserta kecuali panitia meminta peserta untuk menyiapkan sesui dengan ketentuan yang sudah ditetapkan.

Peserta diberikan waktu familiarisasi fasilitas lomba sebelum lomba dimulai

E.1.1. Daftar sarana dan prasarana

No. Nama Alat Spesifikasi Jumlah Satuan

A PEMBUATAN INDUKAN

1 Seng chick guard Indolock; lebar 40 cm 4 m

2 tiang penjepit brooding bambu - kayu 5 bh

3 Tabung gas) 15 kg 1 bh

4 Gas brooder Gasolec/IGM 1 bh

5 Meteran 5 m 1 bh

6 DOC Feeder (BCF) ukuran 5 kg, Medion 5 bh

7 Tempat minum Manual 1 galon 5 bh

8 Termometer ruangan standar 1 bh

9 Gunting seng standar 1 bh

10 Hand sprayer plastik, kapasitas 5 liter, manual

1 bh

11 Terpal Plastik ukuran ukuran lebar 2 m 8 m

12 Regulator standard with volume (12 kg) 1 bh

13 Hygrometer standar 1 bh

14 Selang gas Karet 4 m

B

PENANGANAN DAN SELEKSI DOC

C

PENGELOLAAN PEMBERIAN PAKAN

D VAKSINASI

1 Automatic syrinc Socorex, 5 cc 1 bh

2 Termos es Marina cooler 5 liter 1 bh

3 Jarum ukuran 0,7 3 box

4 Dispossible spuit 3 ml 1 dus

5 Dispossible spuit 1 ml 1 dus

E SELEKSI AYAM PETELUR PTODUKTIF DAN

MENGHITUNG HPP DAN HARGA JUAL

(23)

F SELEKSI TELUR KONSUMSI

G PENGAMBILAN SAMPEL DARAH

H IDENTIFIKASI ORGAN DAN PENGENALAN

PENYAKIT

1 Disecting set nekropsi set 1 set

2 Baki (alas bedah) Plastik / kayu 1 bh

3 Pisau stainless 1 bh

I

PEMANENAN AYAM

TELUR AFKIR

1

Sekat kandang untuk menempatkan ayam afkir

pagar bambu 4 bh

2 Keramba plastik 4 bh

3 Timbangan Salter ukuran 50 kg 1 bh

4 Tempat pakan ukuran 3 kg 2 bh

5 Tempat minum galon manual 2 bh

E.1.2. Daftar Alat para Peserta

Alat yang dipersiapkan oleh peserta meliputi:

No Jenis peralatan Keterangan

Perlengkapan Safety 1. Sepatu Boot 2. Pakain kerja

3. Sarung tangan kain

4. Sarung tangan karet 5. Masker

6. Kacamata google 7. Topi

Perlengkapan lomba 1 Kalkulator

2. Alat tulis (balpoint, pensil, penghapus, penggaris, kertas buram kosong)

3. Papan untuk alas menulis

(24)

E.1.3. Alat dan bahan yang dilarang digunakan

Peserta dilarang mempergunakan, membawa dan menyimpan alat dan bahan dalam arena lomba selain peralatan dan bahan yang sudah ditetapkan oleh panitia,

diantaranya:

a. Telephon genggam b. Senjata tajam c. Narkoba d. Minuman keras e. rokok

F. BAHAN

Seluruh bahan yang digunakan disediakan oleh panitia

No. Nama Bahan Spesifikasi Jumlah Satuan

A PEMBUATAN INDUKAN

1 Gas LPG isi tabung 15 kg 1 bh

2 Kawat tali ukuran 14 3 m

3 Bambu (untuk gantungan pemanas)

tua, lurus 1 btg

4 Sekam kemasan 50 kg 5 karung

5 Koran bekas bagus, kering 4 kg

6 Masker kain 1 box

7 Sarung tangan karet karet tipis, gloves 1 box

8 Sarung tangan kain kain 4 pasang

9 Gula pasir kristal standar 0.5 kg

B PENANGANAN DAN SELEKSI DOC

C PENGELOLAAN PEMBERIAN PAKAN

D VAKSINASI

1 Vaksin live IBD Gumboro A, 500

dosis

1 ampul

2 Vaksin killed ND Killed, 250 ml 1 botol

3 DOC DOC layer 30 ekor

4 Diluent 500 dosis 1 botol

E SELEKSI AYAM PETELUR PTODUKTIF DAN

MENGHITUNG HPP DAN HARGA JUAL

(25)

F

SELEKSI TELUR

KONSUMSI

G

PENGAMBILAN SAMPEL

DARAH

H IDENTIFIKASI ORGAN DAN PENGENALAN

PENYAKIT

1 Jarum pentul standar 1 pak

2 Kertas Label kecil, ukuran 1 x 2 cm 1 pak

I

PEMANENAN AYAM

TELUR AFKIR

1 Tali rafia roll besar 1 rol

2 Sekat pembatas pagar bambu 3 x 5 m 4 m

3 ayam afkir ayam afkir/tua/jantan

panen

21 ekor

G. BAHAN PENUNJANG

Tertera menjadi satu pada form kebutuhan untuk layout

(26)

H. LAYOUT DAN BAHAN

H.1. Layout

5

10

H.2. Tabel Kebutuhan Bahan untuk Layout

No. Nama Alat dan Bahan Spesifikasi Jumlah Satuan

A PERALATAN UNTUK

PRAKTIK

1 Listrik PLN, atau Genset Standar 1 Set

2 Ruang terbuka / ruangan untuk kegiatan praktik

pagar bambu, untuk ukuran area /

ruangan total 4 x 4 m 16 m

3 Meja tulis meja kantor, kayu atau besi 1 bh

Denah Ruang untuk Uji Praktik

Kamera 2

Meja tulis berisi laptop dan ATK lomba Masuk

Tempat menyimpan

alat dan bahan

Kamera 2

Kamera 3 (mobile)

Tempat menyimpan

alat dan bahan

4 m

Kursi Meja untuk

uji praktik

Keluar

4 m

(27)

4 Kursi tulis Kursi kantor, kayu atau stanles

steel 1 bh

5 Taplak meja motif / polos 1 lembar

6 Komputer / laptop

Intel core i7, DDR3 8 GB, SSD 500 GB, VgA, LAN, OS Windows 10

1 bh

7 kabel rol ukuran minimal 10 m 1 bh

8 headset 1 bh

9 Kamera 3 bh

10 Tripot (tempat / tiang

kamera) 3 bh

11 Calculator minimal 2 digit di belakang koma 1 bh

B

PERALATAN UNTUK

PRESENTASI

1 Ruangan untuk presentasi standar 1 bh

2 Meja Tulis Meja kantor, kayu atau besi 1 bh

3 Kursi Tulis Kursi kantor, kayu atau stanles

steel 1 bh

4 Taplak Meja Motif / polos 1 lembar

5 Komputer / Laptop

Intel core i7, DDR3 8 GB, SSD 500 GB, VgA, LAN, OS Windows 10

1 bh

6 Kabel rol ukuran minimal 10 m 1 bh

7 Head set 1 bh

8 Kamera 1 bh

C BAHAN

1 Air bersih

2 blok note polos / garis 1 bh

3 balpoint standar 1 bh

4 name tag / standar 1 lembar

5 jaringan internet / paket

pulsa internet 50 GB 1 GB

6 Spanduk / Banner kurang lebih 3 - 4 m 1 lembar

7

Tali / tambang untuk

penyekat / pembatas ruang / area uji praktik

standar 20 meter

(28)

I. JADWAL BIDANG LOMBA

Waktu Kegiatan Keterangan

Hari C -1

09.00 - 12.00 3 jam Pemeeriksaan lokasi lay out, dan kelengkapan alat

dan bahan

Tim Juri

13.00 – 14.30 10 menit Perkenalan Yuri, peserta dan Pembimbing

Tim Juri, peserta, pembimbing, dan tim tknis LKS

10 menit Penjelasan rencana kegiatan LKS

Jadwal Kegiatan 40 menit Penjelasan Bidang Lomba:

Agribisnis Ayam Petelur

Bahan presentasi

Juri

30 menit Tanya jawab

14.30 – 16.30 180 menit Persiapan Lomba Cek

Perlengkapa n

Peserta

16.30 – istirahat

Hari C1

08.00 – 09.00 Persiapan Lomba Tim juri,

Peserta, tim teknis.

09.00 – 10.00 50 menit Pelaksanaan Lomba (Soal tertulis)

Dokumen Penilaian

Tim juri, Peserta, tim teknis.

10.00 – 16.00 80 menit* Pelaksanaan lomba (Praktik)

Dokumen Penilaian

Tim juri, Peserta, tim teknis.

16.00 – 17. 00 Penilaian portofolio Dokumen

Penilaian

Tim juri, Peserta, tim teknis.

Hari C2

08.00 – 09.00 Persiapan Lomba Dokumen

Penilaian

Tim juri, Peserta, tim teknis.

09.00 – 12.00 80 menit* Pelaksanaan Lomba (Praktik)

Dokumen Penilaian

Tim juri, Peserta, tim teknis.

13.00 – 16.00 80 menit* Pelaksanaan lomba (Praktik)

Dokumen Penilaian

Tim juri, Peserta, tim teknis.

16.00 – 17.00 Penilaian portofolio Dokumen

Penilaian

Tim juri, Peserta, tim teknis.

(29)

Hari C3

08.00 - 08.30 30 menit Persiapan Lomba Tim juri,

Peserta Lomba , tim teknis

08.30 – 12.00 15 menit** Pelaksanaan Presentasi (untuk 12 peserta)

Naskah dan bahan presentasi

Tim juri, Peserta Lomba , tim teknis

13.00 – 16.30 15 menit** Pelaksanaan Presentasi (untuk 12 peserta)

Naskah dan bahan presentasi

Tim juri, Peserta Lomba , tim teknis

16.30 – 17.00 30 menit Evaluasi dan persiapan rekap nilai

Lembar penilaian

Tim Juri dan tim teknis Keterangan:

* Setiap kelompok pelaksanaan ui praktik membutuhkan waktu 80 menit

** Pelaksanaan presentasi membutuhkan waktu 15 menit per peserta

(30)

J. KEBUTUHAN LAIN DAN SPESIFIKASINYA J.1. Kebutuhan Juri untuk Menilai

No. Nama Bahan Spesifikasi Jumlah Satuan

A PERALATAN

1 Laptop Intel core i7, DDR3 8 GB, SSD 500 GB, VgA, LAN, OS Windows 10

3 bh

2 Kabel rol Standar (10 m) 1 bh

3 Flashdisc 16 Giga 3 bh

4 Heatset 3 bh

5 Printer standar hitam putih 1 bh

B BAHAN

1 Kuota Internet 50 GB 3 Paket

2 Balpoint Standar 3 bh

3 Pensil 2B 3 bh

4 Penghapus pensil sedang 3 bh

5 Block note kertas putih bergaris / polos 3 bh

6 Stop Watch Standar 1 bh

J.2. Kebutuhan Perlombaan

Sudah tertera menjadi satu pada form kebutuhan alatdan bahan untuk layout.

K. REKOMENDASI JURI

No Nama Institusi No Telp Email

1 Drh. Hadi Wibowo PT. Sumber Multi Vita

,0818945378 [email protected] 2 Ir. Yuda Mandala UD. Dony Farm /

Cakra Farm

,08156855347 yudhachidori´[email protected] 3 Ir. Sunarno, MP. BBPPMPV Pertanian 085221649790 [email protected]

L. USULAN TIM TEKNIS

No Nama Institusi No Telp Email

1 Danil Daniawan Hasan

BBPPMPV Pertanian 081906546864 [email protected] 2 Lely Lisnawatri, S.

Pi.

BBPPMPV Pertanian 087722296321 [email protected] 3 Etin Kuraesin, S.Si.,

M.Pd

BBPPMPV Pertanian 081221117867 [email protected]

(31)

LAMIRAN 1. PROYEK UJI LKS LAMPIRAN 2. FORMAT PENILA

(32)

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Sesuai dengan usia hingga dewasa, tekanan sistolik dan diastolik akan meningkat secara bertahap. Tekanan sistolik adalah tekanan puncak terjadi saat ventrikel

Bilimin değer yargılarıyla ilişkisine bakarken, sonuçlarının şu ya da bu yolda kullanılmasının yol açtığı sorunları değil, bilimsel düşünme yönteminin

Além deste capítulo introdutório, este trabalho está organizado da seguinte maneira: o capítulo 2 descreve os 14 princípios de gerenciamento da Toyota, e as ferramentas e técnicas

Nama Philodendron selloum atau Dendron jari berasal dari bahasa yunani, yaitu dari kata Philo “Cinta” dan Dendron “Pohon”.Karena keindahan bentuk yang menyerupai jari dan warna

 Warga Negara atau Penduduk atau Institusi Amerika Serikat Pengendali tidak akan mengajukan tuntutan hukum berupa apapun juga (termasuk tuntutan ganti rugi) kepada BPAM dan BPAM

Tamime dan Robinson (1999) menyatakan bahwa produk susu fermentasi yang menggunakan starter campuran akan menghasilkan produksi asam laktat lebih tinggi dari pada yang

Promoting writing experiences mean that each students in learning community share their writing experiences so that each of them can learn each other relating to

Kompetensi profesional, hal ini berpengaruh ke peserta didik termotivasi untuk selalu belajar meningkatkan prestasi belajarnya yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan nilai