• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANCANGAN ULANG COMFORTABLE CHAIR POANG ARMCHAIR (IKEA)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PERANCANGAN ULANG COMFORTABLE CHAIR POANG ARMCHAIR (IKEA)"

Copied!
28
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN TUGAS AKHIR

PERANCANGAN ULANG COMFORTABLE CHAIR POANG ARMCHAIR (IKEA)

Memenuhi salah satu syarat ujian akhir Program Studi Desain Produk

Fakultas Industri Kreatif

Sandy Kesuma Putra 1602184025

Program Studi Sarjana Desain Produk Fakultas Industri Kreatif

Universitas Telkom Bandung

2021

(2)

DAFTAR ISI

LAPORAN TUGAS AKHIR ... 1

DAFTAR ISI... 2

LEMBAR PERSETUJUAN ... 4

LEMBAR PENGESAHAN ... 5

HALAMAN PERNYATAAN ... 6

ABSTRAK ... 7

KATA PENGANTAR ... 9

BAB 1 ... 10

PENDAHULUAN ... 10

1.1 Latar Belakang ... 10

1.2 Identifikasi Masalah ... 11

1.3 Rumusan Masalah (Problem Statement) ... 11

1.4 Pertanyaan Penelitian (Research Question/s) ... 11

1.5 Tujuan Perancangan (Research Objectives) ... 11

1.6 Batasan Masalah (Delimitation/s) ... 12

1.7 Ruang Lingkup Perancangan (Scope) ... 12

1.8 Keterbatasan Penelitian/Perancangan (Limitation) ... 12

1.9 Manfaat Penelitian ... 12

1.10 Sistematika Penulisan Laporan ... 12

BAB II ... 14

TINJAUAN UMUM ... 14

A. DATA LITERATUR ... 14

2.1 Produk Literatur ... 14

2.1.1 Comfortable Chair ... 14

2.2 Metode Segmentasi Pasar... 14

2.3 Metode Perancangan ... 16

2.3.1 Pencarian Data ... 16

2.3.2 Analisa Data ... 17

2.4 Trend dan Gaya Hidup ... 19

B. Data Lapangan ... 19

2.5 Profil Brand ... 19

2.6 Produk ... 20

2.7 Material Produk ... 20

2.8 Fungsi Produk ... 21

2.9 Teknologi Produk ... 21

2.10 Style Produk ... 21

(3)

2.10.1 Poang Armchair ... 21

2.11 Pengguna Produk ... 21

BAB III ... 24

ANALISA DATA... 24

3.1 Metode Perancangan ... 24

3.1.1 Autopsi Produk ... 24

3.1.2 Scamper ... 24

3.2 Material Produk ... 25

3.2.1 Sherpa Fabric ... 25

3.3 Fungsi Produk ... 26

3.3.1 Material Health Awareness ... 26

3.3.2 Easy to use ... 26

3.4 Tekonologi Produk ... 26

3.4.1 Ultra-Portable... 26

3.4.2 Base Craft Product ... 26

3.5 Style Produk ... 26

3.5.1 Casually Colour... 26

3.6 User ... 26

3.6.1 Unisex... 26

3.6.2 Urban Area ... 26

3.7 Segmentasi Pasar ... 27

3.7.1 Textual: ... 27

3.7.2 Visualisasi Desain ... 27

DAFTAR PUSTAKA ... 28

(4)

LEMBAR PERSETUJUAN

Perancangan ulang comfortable chair poang armchair (IKEA)

Sandy Kesuma Putra NIM :1602184025

Proposal ini diajukan sebagai usulan pembuatan TA pada Program Studi Sarjana Desain Produk Fakultas Industri Kreatif

Universitas Telkom

Bandung, <Tanggal/Bulan/Tahun>

Menyetujui

Pembimbing 1 Pembimbing 2

<Nama Lengkap dengan Gelar> <Nama Lengkap dengan Gelar>

<NIP> <NIP>

(5)

LEMBAR PENGESAHAN

Nama Kegiatan : : Tugas Akhir

Judul : Perancangan ulang comfertbale chair poang armchair (IKEA)

Nama Instansi : : Telkom University

Alamat Instansi : JL. Telekomunikasi, Terusan Buah Batu, Bandung Pelaksana : : Sandy Kesuma Putra (1602184025)

Bandung, <tanggal/bulan/tahun>

Menyetujui,

Pembimbing 1 Pembimbing 2

<Nama Lengkap dengan Gelar> <Nama Lengkap dengan Gelar>

<NIP> <NIP>

Mengetahui,

Koordinator Tugas Akhir Prodi Desain Produk

<Nama Lengkap dengan Gelar>

<NIP>

(6)

HALAMAN PERNYATAAN

Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : Sandy Kesuma Putra NIM : 1602184025

Program Studi : Desain Produk

Dengan ini menyatakan bahwa Laporan Tugas Akhir dengan judul “Judul TA Dalam Bahasa Indonesia Singkat dan Spesifik, Tetapi Cukup Jelas

Memberi Gambaran Mengenai Keseluruhan Isi TA” adalah benar-benar karya sendiri dan tidak melakukan penjiplakan kecuali melalui pengutipan dengan etika keilmuan yang berlaku.

Bilamana dikemudian hari ditemukan pelanggaran terhadap etika keilmuan dalam Laporan Tugas Akhir ketidak sesuaian dengan pernyataan ini, maka saya bersedia menanggung resiko / sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenarbenarnya.

Bandung, tanggal/bulan/tahun Yang Menyatakan

<materai tempel 6000>

Sandy Kesuma Putra

(7)

ABSTRAK

Poang armchair atau comfortable chair ini merupakan salah satu produk unggulan dari IKEA. Kursi ini memiliki rangka dari kayu birch bengkok yang direkatkan lapisan agar memberikan ketahanan dan kenyamanan. Sandaran yang tinggi memberikan dukungan yang baik untuk leher dan bantalan tipis dari material polyester untuk dudukan dan senderannya. Poang armchair cocok digunakan oleh para pekerja kantor untuk bekerja sambil bersantai didalam rumah apalagi di kondisi Covid 19 ini membuat kita bekerja secara hybrid. Memiliki gaya tahun 80-an membuat kursi ini banyak diminati kaum lansia. Kursi poang dibuat oleh seorang desainer Jepang bernama Noboru Nakamura. Dia menggambarkan kemudahan gerak kursi memiliki nilai dan makna yang nyata. Poang Chairs pasca 1990-an diproduksi menggunakan kerangka veneer kayu birch bengkok yang dilem dengan rel dari kayu solid. Kursi tersebut kemudian dilapisi dengan pernis bening. Setelah melihat fakta tersebut membuat penulis ingin mengubah beberapa produk berdasarkan segementasi pasar dan trend yang akan datang. Pada proses perancangannya akan menggunakan metode Scamper yaitu suatu teknik yang dapat digunakan untuk memicu kreativitas dan membantu para desainer dalam merancang sesuatu dengan cara memodifikasi produk yang sudah ada untuk menciptakan produk baru.

Kata kuci: Poang Armchair, SCAMPER, Perancangan Ulang

(8)

ABSTRACT

Poang armchair or comfortable chair is one of the flagship products from IKEA. This chair has a frame made of bent birch wood which is layer-glued for durability and comfort. The high back provides good support for the neck and thin polyester cushioning for the seat and back. The Poang armchair is suitable for office workers to work while relaxing at home, especially in this Covid 19 condition, which makes us work hybridly.

Having the style of the 80s makes this chair much in demand by the elderly. Poang chair was made by a Japanese designer named Noboru Nakamura. He described the ease of movement of the chair as having real value and meaning. Post-1990s Poang Chairs are manufactured using a frame of bent birch veneer glued to solid wood rails. The chair is then coated with a clear varnish. After seeing these facts, the author wants to change some products based on market segmentation and upcoming trends. In the design process, the Scamper method will be used, which is a technique that can be used to trigger creativity and assist designers in designing something by modifying existing products to create new products.

Keywords: Poang Armchair, SCAMPER, Redesign

(9)

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah puji dan syukur saya panjatkan selalu kepada Allah SWT ,atas selalu melimpahkan semua ridho dan rahmatnya kepada saya,sehingga saya dapat menyesaikan tugas penulisan ini dengan judul “alat penghalus bumbu masak otomatis”

Saya sebagai penulis sangat berterima kasih kepada tuhan yang masa esa Allah SWT yang telah memudahkan segala urusan agar bisa terselesaikannya tulisan ini dan saya juga berterima kasih kedapa kedua orang tua saya dan kepda teman teman saya yang telah membantu laporan ini

Dalam penulisan ini saya sadar masih banyak terdapat kekurangan dan kesalahan baik di sengaja atau tidak di sengaja dalam penulisan ini.oleh dari ini saya sebagai penulis menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya semua dari saran dan kritik yang sangat berguna akan saya perbaiki di masa yang akan datang.sekian dari saya semoga dari penulisan ini sangat bermanfaat bagi saya dan bagi para pembacanya akhir kata saya ucapkan terima kasih dan mohon maaf jika banyak terdapat kekurangan dalam penyusunan penulisan tugas akhir ini

Bekasi, 10 November 2021

Sandy Kesuma Putra

(10)

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Pada perancangan kali ini akan merancang ulang Poang armchair yang merupakan salah satu jenis produk comfortable chair yang diproduksi oleh IKEA. Kursi ini memiliki fitur utama rangka kayu birch bengkok yang direkatkan lapisan agar memberikan ketahanan yang nyaman. Punggung tinggi memberikan dukungan yang baik untuk leher dan bantalan tipis dari material polyester untuk dudukan dan senderannya. Poang armchair biasanya digunakan oleh para pekerja kantoran untuk bersantai didalam rumah dengan memiliki gaya tahun 80-an membuat kursi ini banyak diminati kaum lansia.

Dilansir oleh website homestratosphere.com terdapat beberapa fakta menarik mengenai poang armchair ini yaitu Desain Skandinavia telah populer di kalangan pembeli IKEA sejak mereka mulai.

Namun, tidak selalu dari Skandinavia. Kursi poang sebenarnya dibuat oleh seorang desainer Jepang bernama Noboru Nakamura. Dia menggambarkan kemudahan gerak kursi memiliki nilai dan makna yang nyata. Dan, begitulah, sebagaimana dibuktikan dengan popularitas Ketua poang yang tersebar luas dan peningkatan penjualan dari tahun ke tahun. Ketua poang awalnya disebut “Kursi Puisi”. Ini segera bergabung dengan item ikonik IKEA lainnya yang banyak diminati, seperti Billy Bookcase dan Lack Table dalam barisan "paling populer" mereka. Namanya kemudian diubah menjadi poang pada 1992 dan, tentu saja, tinggal sejarah. Dan, ya, kursi ikonik ini mungkin akan tercatat dalam sejarah sebagai salah satu perabot paling populer dan dimiliki secara luas di dunia. Dan, tidak ada yang lebih jelas daripada angka penjualan yang luar biasa selama bertahun-tahun. Proses desainnya berkisar pada pembuatan struktur modern berbentuk U, terbuat dari kayu lapis yang dicetak, dan dapat berayun ketika seseorang duduk di dalamnya. Dia ingin itu menjadi cukup elegan tetapi juga akan memberi orang cara untuk melepaskan stres pada saat yang bersamaan. Dia benar-benar mencapai visinya dengan Ketua poang dan, dengan bantuan IKEA, dia dapat membawanya ke publik di seluruh dunia. Joknya terbuat dari kain penyangga polypropylene. Semua bantal terbuat dari kain warna-warni atau kulit lembut yang diisi busa poliuretan. Jenis kain berikut banyak tersedia untuk kursi dan penutup pengganti. Poang Chairs pasca-1990-an diproduksi menggunakan kerangka veneer kayu birch bengkok yang dilem dengan rel dari kayu solid. Kursi-kursi tersebut kemudian dilapisi dengan pernis bening. Setelah melihat fakta tersebut membuat kami ingin mengubah beberapa produk berdasarkan segementasi pasar dan trend yang akan datang.

Pada proses perancangannya akan menggunakan metode SCAMPER yaitu suatu teknik yang dapat digunakan untuk memicu kreativitas dan membantu para desainer dalam merancang sesuatu dengan cara memodifikasi produk yang sudah ada untuk menciptakan produk baru. Metode SCAMPER

(11)

didasarkan pada pemikiran bahwa segala sesuatu yang baru merupakan modifikasi dari sesuatu yang sudah ada. SCAMPER merupakan akronim atau singkatan dari setiap huruf menggambarkan cara yang berbeda dari yang sudah ada untuk memicu dan menghasilkan ide-ide baru dalam inovasi produk, baik yang berhubungan dengan tempat, penguna, alat, material, ide, atau bahkan suasana psikologis manusia. Selain itu, diperlukan segemntasi pasar yang digunakan sebagai tolak ukur pada perancangan pengguna produk. Menurut Rhenald kasali bahwa sebagian besar konsep segmentasi yang dipelajari di Indonesia adalah segmentasi A-priori, yaitu segmentasi yang dilakukan sebelum suatu produk/jasa/ide diluncurkan kepada pasar. Dengan cara A-priori, para profesional menunjukkan siapa sasaran pasarnya, berapa usianya, berapa penghasilannya perbulan, di mana kelas sosialnya, di mana mereka dapat dijangkau, dan tentu saja bagaimana perilaku mereka.

Biasanya dari hasil segmentasi tersebut dijadikan pertimbangan memilih satu atau beberapa segmen pasar yang tepat untuk dikenai usaha pemasaran.

1.2 Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar Belakang di atas, berikut identifikasi permasalahan :

1. Merancang comfortable chair menggunakan material yang nyaman saat digunakan 2. Merancang comfortable chair yang multi fuctionable sebagai alat relaksasi

3. Merancang comfortable chair sesuai dengan antropometri dan ergonomi

1.3 Rumusan Masalah (Problem Statement)

1. Bagaiaman merancang comfortable chair yang multi fuctionable sebagai alat relaksasi?

2. Bagaimana merancang comfortable chair dengan menggunakan material yang nyaman saat digunakan?

3. Bagaimana merancang comfortbale chair sesuai dengan antropometri dan ergonomi?

1.4 Pertanyaan Penelitian (Research Question/s)

1. Bagaimana cara merancang comfortable chair yang nyaman digunakan untuk kebutuhan wfh?

2. Bagaimana metode scamper dapat diterapkan dalam perancangan comfortable chair?

1.5 Tujuan Perancangan (Research Objectives)

1. Agar dapat merancancang comfortable chair yang nyaman digunakan pada saat wfh dan membuat rileks user.

2. Agar dapat merancang desain dan bentuk comfortable chair yang baru yang dapat lebih menyesuaikan kebutuhan penunjang pada saat wfh.

(12)

1.6 Batasan Masalah (Delimitation/s)

Perlu adanya Batasan agar penelitian tidak jauh dari tujuan. Berikut batasan masalah yang perlu di perhatikan :

1. Produk di rancang untuk para pekerja kantoran dan mahasiswa yang sedang melakukan wfh.

2. Berfokus pada kenyaman produk agar dapat menunjang para pekerja kantoran dan mahasiswa yang sedang melakukan wfh.

1.7 Ruang Lingkup Perancangan (Scope)

Penelitian atau perancangan ini berfokus pada perancangan ulang comfortable chair untuk para pekerja ataupun mahasiswa yang sedang melakukan wfh dikarenakan virus Covid 19.

Study Analisa akan berfokus pada survey lapangan untuk melihat dan menganalisa kekurangan pada comfortable chair yang sudah ada.

1.8 Keterbatasan Penelitian/Perancangan (Limitation)

Penelitian/perancangan ini dilaksanakan pada masa pandemi Covid 19, maka dari itu untuk pengumpulan data lebih banyak dilakukan secara daring. Hingga jurnal dan buku yang hanya bisa dibaca secara online.

1.9 Manfaat Penelitian

1. Bagi Pekerja : Mempermudah para pekerja kantoran untuk melakukan segala kegiatannya sehingga lebih nyaman dirumah.

2. Bagi Mahasiswa : Membantu mereka dalam kegiatan perkuliahan yang nyaman walaupun dilakukan secara daring.

3. Bagi Pengetahuan : Perancangan comfortable chair ini diharapkan bisa memberikan tambahan inovasi baru dalam perancangan comfortable chair yang sudah ada.

1.10 Sistematika Penulisan Laporan BAB I PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang

1.2

Identifikasi Masalah

1.3

Rumusan Masalah

1.4

Pertanyaan Perancangan

1.5

Tujuan Perancangan

1.6

Batasan Masalah

1.7

Ruang Lingkup Perancangan

(13)

1.8

Keterbatasan Perancangan

1.9

Manfaat Perancangan

1.10

Sistematika Penulisan Laporan BAB II KAJIAN

2.1

Kajian Pustaka

2.2

Kajian Lapangan

2.3

Summary

BAB III METODE

3.1

Rencana Penelitian

3.2

Metode Penggalian Data

3.3

Proses Perancangan

3.4

Metode Validasi BAB IV PEMBAHASAN

4.1

Proses Perancangan

4.2

Hasil Validasi BAB V KESIMPULAN

5.1

Kesimpulan

5.2

Saran/Rekomendasi DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

(14)

BAB II

TINJAUAN UMUM A. DATA LITERATUR

2.1 Produk Literatur

2.1.1 Comfortable Chair

Menurut Niels Diffrient, Menurutnya mendesain kursi impian itu, tidak perlu rumit.

Walaupun sederhana yang penting fungsinya untuk pengguna. Bahwa faktanya fungsilah yang dibutuhkan oleh pengguna. Contoh fungsi yang dimaksud yaitu kenyamanan pada material dan ergonominya.

Comfortable chair adalah salah satu bagian dari produk relaksasi yang digunakan untuk bersantai ketika lelah beraktivitas maupun bekerja. Comfortable chair biasanya digunakan di rumah,kantor,dan ruangan. Comfortable chair memiliki berbagai desain sesuai fungsinya.

Material yang digunakannya pun beragam, mulai dari kain perca,fabric,nylon,dll.

Pada umumnya, comfortable chair memiliki bagian yaitu penyangga dan dudukannya, bahkan hingga memiliki bentuk yang sustainable.

2.2 Metode Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar kedalam kelompok yang berbeda-beda. Masing-masing kelompok tersebut terdiri dari konsumen yang mempunyai ciri/sifat yang hampir sama.

Segmentasi merupakan upaya pembagian pasar, saluran, atau pelanggan ke dalam berbagai kelompok dengan kebutuhan yang berbeda. Rhenald Kasali mengatakan, segmentasi adalah proses mengotakkotakan pasar (yang heterogen) kedalam kelompok-kelompok “potential customres” yang memiliki kesamaan kebutuhan dan/atau karakter yang memiliki respons yang sama dalam membelanjakan uangnya.

Rhenald kasali berpendapat bahwa sebagian besar konsep segmentasi yang dipelajari di Indonesia adalah segmentasi A-priori, yaitu segmentasi yang dilakukan sebelum suatu produk/jasa/ide diluncurkan kepada pasar. Dengan cara A-priori, para profesional menunjukkan siapa sasaran pasarnya, berapa usianya, berapa penghasilannya perbulan, di mana kelas sosialnya, di mana mereka dapat dijangkau, dan tentu saja bagaimana perilaku mereka. Biasanya dari hasil segmentasi tersebut dijadikan pertimbangan memilih satu atau beberapa segmen pasar yang tepat untuk dikenai usaha pemasaran.

(15)

Secara umum, konsep segmentasi A-priori berbicara mengenai segmentasi pasar yang dilakukan sebelum memulai melakukan pemasaran. Rhenald kemudian menambahkan jenis segmentasi yang ditujukan untuk perumusan produk atau layanan yang tepat bagi konsumen yang disebut dengan segmentasi Post-Hoc. Segmentasi Post-Hoc pada dasarnya adalah segmentasi yang dilakukan setelah produk/jasa/ide/kampanye dijalankan. Segmen dibuat setelah pemasar memilih pasarnya, data pasar yang dimiliki (mengonsumsi produk/jasa/ide) tersebut kemudian dikumpulkan dan dianalisis sesuai dengan atribut produk yang dianggap penting. Jadi segmentasi Post-Hoc adalah pendekatan yang berorientasi pada riset dan dikembangkan untuk produk-produk spesifik pada suatu jangkauan waktu tertentu. Pemasar dapat menggunakan geografi atau demografi untuk melakukan segmentasi Post-Hoc namun yang paling sering adalah menggunakan pendekatan perilaku (behaviours), survey yang mengukur tentang sikap, kebutuhan-kebutuhan atau manfaat yang dicari (benefit sought).

Tabel Pendekatan A-Priori dan Post-Hoc

Segmentasi disebut juga pemangsaan. Ada dua cara untuk melanjutkan analisis

pemangsaan, yakni pendekatan A-priori atau Posthoc. 12 Pendekatan A-priori dalam segmentasi pasar pada dasarnya adalah pendekatan berdasarkan atribut konsumen atau mensegmentasikan pasar menurut karakter konsumen yang homogen misalnya seperti usia, pekerjaan, perilaku, kelas sosial, dan sebagainya. Sedangkan pendekatan Post-Hoc lebih menekankan pada ciri-ciri produk. Pendekatan produk sering dikaitkan dengan sikap konsumen. Sikap konsumen yang dipelajari adalah spesifik terhadap produk-produk tertentu (Attitude toward the product) sehingga pendekatan Post-Hoc seringkali disebut sebagai pendekatan segmentasi berdasarkan pendekatan atribut-atribut produk.

Menururt Rhenald Kasali ada beberapa dasar pada Segmentasi Pasar konsumen :

 Segmentasi Demografis

Segmentasi demografis membagi pasar menjadi kelompok berdasarkan variabel seperi usia, jenis kelamin, ukuran keluarga, siklus hidup keluarga, pendapaan, pekerjaan, pendidikan, agama, ras, generasi, dan kebangsaan. Fakor-faktor demografis

 Segmentasi Post-Hoc : “I am going to let the customer data show me the segment”

Dasar : Demografi atau perilaku, Survei-survei tentang sikap, kebutuhan psikografi atau manfaat, preferensi / pilihan.

 Segmentasi A-Priori : “I already know the segment”.

Dasar : demografi, geografi, psikografi

(16)

tersebut adalah dasar paling umum yang digunakan untuk menetapkan segmentasi kelompok pelanggan. Salah satu alasannya adalah bahwa tingkat variasi kebutuhan, keinginan, dan penggunaan konsumen sering berhubungan erat dengan variabel demografis. Variabel demografis merupakan variable yang paling mudah diukur di bandingkan dengan variabel lainnya

 Segmentasi Geografis

Segemntasi geografis membutuhkan pembagian pasar menjadi unit geografis yang berbeda seperti negara, wilayah, negara bagian, daerah, kota,atau bahkan lingkungan sekitar. Suatu perusahaan mungkin memutuskan untuk beroperasi disatu atau beberapa wilayah geografis, atau beroperasi di seluruh wilayah tetapi memberi perhatian pada perbedaan geografis dalam kebutuhan dan keinginan.

 Segmentasi Psikografis

Segmentasi psikografis membagi pembeli menjadi kelompok berbeda berdasarkan kelas sosial, gaya hidup, atau karakteristik kepribadian. Orangorang dalam kelompok demografis yang sama bisa memiliki komposisi psikografis yang sangat berbeda.

2.3 Metode Perancangan

2.3.1 Pencarian Data

Metode ini melibatkan kehati-hatian dan pembongkaran produk secara lengkap untuk mengevaluasi keputusan desain yang dibuat,belajar dari keputusan itu dan untuk jelajahi cara membuat versi baru dari desain yang lebih baik.

Sebagai bagian dari pengumpulan informasi proses yang digunakan terutama dalam formatif tahapan proses desain produk,otopsi produk juga memfasilitasi komunikasi saat metode dilakukan dalam tim.

Otopsi produk harus dilakukan di lingkungan bengkel yang bersih. Menjadi Sadarilah bahwa produk seringkali sangat kompleks dan mungkin terpisah sangat bagian-bagian kecil, jadi perawatan harus dilakukan, bukan untuk merusak atau kehilangan komponen selama membongkar. Anda akan perlu: Alat yang tepat untuk pembongkaran seperti driver sekrup untuk sekrup tahan rusak. Wadah plastik kecil untuk disimpan dan terpisah, pengencang dan kecil komponen. Buku sketsa, pulpen dan pensil menggambar bagian dan detail perakitan; dan untuk merekam nama bagian. Kamera untuk memotret dan / atau merekam video prosesnya. Apa yang kamu coba cari tahu? Produksi dan perakitan terperinci pendekatan yang diambil oleh

(17)

perusahaan dan desainer, dan juga mendapatkan langsung pengetahuan tentang cara kerja batin produk. Otopsi Produk Proses

 Sumber produk sejenis (dan dalam beberapa kasus, format berbeda) atau ketik sebagai produk yang Anda pernah diminta untuk mendesain ulang.

 Hati-hati membongkar produk. Jangan hancurkan produk buka tetapi pisahkan file bagian tanpa merusaknya. Rekam menggunakan fotografi atau video proses sehingga bisa diletakkan kembali bersama.

 Siapkan gambar, diagram dan catatan yang menjelaskan bagian-bagian penting dan fitur desain perakitan. Catat ini untuk referensi selama proses berlangsung.

 Buat catatan tentang bagaimana fitur-fiturnya diidentifikasi mungkin diadaptasi atau mungkin berdampak umum pada desain Anda sendiri.

 Analisis, menggunakan gambar,catatan dan foto dikumpulkan,sifat bahan dan manufaktur yang digunakan dalam mendapatkan produk pemahaman tentang keputusan desain dibuat dan menghasilkan ide untuk dibuat iterasi produk di masa mendatang lebih baik,dalam hal kinerja, kemudahan servis, keberlanjutan, dll.

Referensi : Milton, A. & Rodgers, P. 2013, Research Methods for Product Design: Portfolio Skills – Product Design, Laurance King, London.

2.3.2 Analisa Data

Gambar 2.1 Scamper (Sumber : egyptinnovate.com,2021)

SCAMPER adalah suatu teknik yang dapat digunakan untuk memicu kreativitas dan membantu para desainer dalam merancang sesuatu dengan cara memodifikasi produk yang sudah ada untuk menciptakan produk baru. Metode SCAMPER didasarkan pada pemikiran bahwa segala sesuatu yang baru merupakan modifikasi dari sesuatu yang sudah ada. SCAMPER merupakan akronim atau singkatan dari setiap huruf menggambarkan cara yang berbeda dari yang sudah ada untuk memicu

(18)

dan menghasilkan ide-ide baru dalam inovasi produk, baik yang berhubungan dengan tempat, penguna, alat, material, ide, atau bahkan suasana psikologis manusia.

SCAMPER sendiri merupakan metode yang dapat dilakukan untuk merancang inovasi produk yang terdiri dari 7 cara dari setiap hurufnya yaitu :

S = Subtitute (Mengganti)

Subtitute adalah metode desain dengan berusaha memikirkan dan melakukan penggantian bagian seperti material,komponen, maupun fungsi dari produk sebelumnya dengan produk akan dirancang dengan tujuan untuk menciptakan proses atau hasil rancangan yang berbeda.

C = Combine (Menkombinasikan)

Combine adalah metode desain dengan berusaha memikirkan dan melakukan penggabungan konsep desain dua atau lebih pada bagian bagian tertentu dari produk sebelumnya dengan produk yang akan dirancang dengan tujuan untuk menciptakan proses atau hasil rancangan yang berbeda.

A = Adapt (Mengdaptasi)

Adapt adalah metode desain dengan berusaha memikirkan dan melakukan adaptasi ide yang sudah ada untuk diterapkan pada produk yang akan dirancang dengan tujuan untuk menciptakan proses dan hasil rancangan yang berbeda.

M = Magnify (Memperbesar)

Magnify adalah metode desain dengan berusaha memikirkan dan melakukan pembesaran atau skala terhadap produk maupun komponen produk yang akan dirancang dengan tujuan menciptakan proses dan hasil rancangan yang berbeda.

P = Put to Other Uses (Meletakkan ke Fungsi Lain)

Put to Other Uses metode desain dengan berusaha memikirkan dan melakukan penempatan bentuk,fungsi,material rancangan dalam bentuk lain pada produk yang akan dirancang dengan tujuan menciptakan proses dan hasil rancangan yang berbeda.

E = Eliminate (Menghilangkan atau Mengecilkan)

Eliminate adalah metode desain dengan berusaha memikirkan dan melakukan penyederhanaan, pengurangan atau penghilangan komponen-komponen tertentu pada produk sehingga lebih fokus pada bagian atau fungsi yang paling penting pada produk yang akan dirancang dengan tujuan menciptakan proses dan hasil rancangan yang berbeda.

(19)

R = Rearrange/Reverse

Rearrange/Reverse metode desain dengan berusaha memikirkan dan melakukan upaya menyusun atau menata ulang komponen pada produk yang berbeda dari produk yang sudah ada sehingga memberikan nilai tambah pada produk yang akan dirancang dengan tujuan menciptakan proses dan hasil rancangan yang berbeda.

Untuk menggunakan teknik SCAMPER, terlebih dahulu perlu dirumuskan secara jelas permasalahan pada produk yang akan dirancang dengan mengunakan rumus dalam bentuk pertanyaan. Contohnya yaitu :

2.4 Trend dan Gaya Hidup

Menurut Robert Peters, Desain itu dibuat untuk budaya dan digarisi oleh nilai yang menentukan masa depan. Jadi, desain itu merupakan sebuah patokan gaya hidup di masa depan maupun di masa lalu yang menghasilkan suatu tren atau budaya.

B. Data Lapangan

2.5 Profil Brand

Nama : IKEA

Alamat : Jl. Jalur Sutera Boulevard Alam No.45, RT.002/RW.002, Kunciran, Sutera, Kota Tangerang, Banten 15320

Website : www.ikea.co.id

Gambar 2.2 Logo Ikea (Sumber : ikea.com,2021)

IKEA adalah sebuah perusahaan asal Swedia yang bergerak dibidang peritel perabot untuk rumah tangga. Pada musim dingin 2004, terdapat 364 toko IKEA di 46 negara di berbagai belahan dunia. Katalog IKEA yang berisi info produk IKEA diperkirakan adalah buku yang pendistribusiannya kedua terluas setelah Alkitab dan biasanya diperbaharui tiap Agustus. Pada tanggal 15 Oktober 2014, Hero Supermarket, pemegang lisensi IKEA di Indonesia telah membuka gerai pertama IKEA di Alam Sutera, Tangerang, Banten, Indonesia.

IKEA Alam Sutera merupakan toko ke-364 dan yang paling baru dari 46 negara di dunia. Gerai ini merupakan satu-satunya gerai IKEA di Indonesia, dan juga terdapat Distribution Point IKEA di

(20)

seluruh Indonesia. IKEA juga sudah menjalin kerja sama dengan industri lokal di Solo, Jawa Tengah dengan mengambil bahan baku dan pengrajin di Solo dan Yogyakarta. Produk-produk lokal tersebut akan dipasarkan IKEA ke pasar internasional.

2.6 Produk

Poang Armchair (IKEA)

Gambar 2.3 Poang Armchair (Sumber : ikea.com,2021)

Poang Armchair adalah salah satu jenis comfortable chair yang diproduksi oleh IKEA.

Kursi ini memiliki fitur utama rangka kayu birch bengkok yang direkatkan lapisan memberikan ketahanan yang nyaman. Punggung tinggi memberikan dukungan yang baik untuk leher.

Berbagai macam bantal kursi memudahkan untuk mengubah tampilan Poang dan ruang tamu Anda. Untuk duduk lebih nyaman dan rileks, Anda dapat menggunakan kursi berlengan bersama dengan bangku kaki Poang.

Spesifikasi Produk : 2.6.1 Lebar: 68 cm 2.6.2 Kedalaman: 83 cm 2.6.3 Tinggi: 100 cm

2.6.4 Lebar tempat duduk: 55 cm 2.6.5 Kedalaman dudukan: 53 cm 2.6.6 Tinggi tempat duduk: 41 cm 2.7 Material Produk

 Material pada Poang Armchair ini yaitu :

 Bantal pada Kursi

(21)

 Isi belakang dan kursi : Busa poliuretan 30 kg / m3, Isi poliester

 Tepi pita : 100% katun

 Kain : 100% polyester (min. 90% didaur ulang)

Rangka pada Kursi

 Kain pendukung : 100% polypropylene

 Rangka : Veneer kayu lapis tempel yang dibentuk dengan permukaan, Veneer kayu birch, Lacquer akrilik bening.

2.8 Fungsi Produk

Fungsi dari Poang Armchair ini yaitu sebagai kursi untuk bersantai dan biasa digunakan pada ruang kerja di rumah maupun kantor.

2.9 Teknologi Produk

Fitur yang unik dari poang armchair yaitu menggunakan kayu birch yang dibengkokan dengan cara dipanaskan pada suhu tinggi.

2.10 Style Produk

2.10.1 Poang Armchair

Desainer Jepang, Noboru Nakamura , menciptakan kursi tersebut pada tahun 1976 bekerja sama dengan manajer produk Lars Engman. Desainnya menyerupai " Kursi berlengan 406 ", yang dibuat oleh perancang Finlandia Alvar Aalto pada tahun 1939, tetapi dilengkapi dengan jok tipis, bukan jok berlapis selaput 406. Rangka kayu lapisnya yang sudah dicetak akan berayun sedikit saat seseorang duduk di dalamnya, memberi kesan kursi goyang. Nakamura bermaksud agar hal ini membangkitkan perasaan rileks. Desain kursi telah mengalami beberapa kali perubahan sejak diperkenalkan. Awalnya bernama " Poem, "diubah namanya menjadi" Poang "pada tahun 1992, dan bagian kursi diubah dari baja tubular menjadi kayu, yang memungkinkan kursi dikemas rata dan menyebabkan penurunan harga sebesar 21%. Warna, pola, dan bahan pelapis juga berulang kali diubah untuk memperhitungkan preferensi pelanggan yang berubah. Harga Poang telah menurun tajam sejak diperkenalkan.

2.11 Pengguna Produk

Lokasi : Indonesia Iklim : Tropis Wilayah : Perkotaan Segementasi Geografi

(22)

Segmentasi Demografi User : Unisex Usia : 25-40 Tahun Pekerjaan : Wiraswasta

Segmentasi Psikografi Hobi : Menata Rumah

Gaya Hidup : Menengah

Kelas Sosial : Menengah ke Atas

2.12 Tren Dan Gaya Hidup Yang Akan Datang

PARAMETER KEYWORD VISUALISASI

Material

 Sherpa Fabric

Fungsi  Material Health Awareness

 Easy to use

(23)

Teknologi  Ultra-Portable

 Base Craft Product

Style  Casually Colour

User  Unisex

 Urban Area

 WFH

(24)

BAB III ANALISA DATA

3.1 Metode Perancangan

3.1.1 Autopsi Produk

Autopsi produk merupakan sebuah metode yang digunakan untuk meneliti sebuah produk dengan cara mengbongkar sebuah produk atau membedah produk, demi mengetahui fungsi, sistem, pengolahan, proses pada produk tersebut.

Pada prosesnya, Metode Autopsi diperlukan peralatan dan bahan untuk menunjang proses pembongkaran pada produk seperti peralatan perkakas,dll.

3.1.2 Scamper

Metode perancangan yang digunakan yaitu SCAMPER yaitu dengan : Subtitude :

Mengganti material pada bantalan kursi menggunakan Sherpa Fabric Combine :

Mengkombinasikan material kayu birch dan besi sebagai rangka kursi Adapt :

Mengadaptasi bentuk saku belakang pada celana jeans untuk fungsi tempat media baca pada kursi

Magnify :

Memperlebar ukuran bantalan sandaran dan memperbesar ukuran space dudukan pada kursi agar nyaman saat digunakan

Put to another use :

Mengubah bentuk rangka kursi menjadi semi sofa dengan menambahkan fitur pemutar musik relaksasi

Eliminate :

Menghilangkan fungsi senderan dan menggantinya menggunakan bantalan Rearrange :

(25)

Mengatur kembali konsep warna dan style kursi dengan memdadukan gaya minimalis modern multifungsi.

3.1 Material Produk

3.2.1 Sherpa Fabric

Gambar 3.1 Sherpa Fabric (Sumber : etsy.com,2021)

Lembut dan halus, sherpa adalah kain rajut yang populer digunakan untuk melapisi pakaian, pakaian musim dingin, dan bahkan barang-barang rumah tangga. Bahannya memberikan kesan yang lebih nyaman pada produk apa pun, membuatnya sempurna untuk digunakan selama musim dingin.

Ciri khas Sherpa adalah teksturnya yang super lembut dan mewah. Umumnya menyerupai wol atau kulit domba, sherpa adalah alternatif ramah lingkungan yang sempurna untuk bulu domba. Kualitas sherpa sangat mirip dengan bahan yang disebutkan di atas, dan tidak ada hewan yang perlu dilukai dalam prosesnya.

Dinamakan setelah orang Sherpa di Nepal, kain Sherpa menyerupai pakaian berlapis wol yang dikenakan oleh suku tersebut. Namun, berbeda dengan yang dikenakan orang Sherpa, kainnya biasanya terbuat dari kapas murni, serat sintetis seperti poliester, atau campuran katun dan serat sintetis.

Sherpa juga disebut kulit domba palsu atau bulu mencukur tiruan. Tidak hanya sherpa yang lebih ramah hewan, tetapi juga jauh lebih murah daripada wol atau bulu asli. Namun, rasanya sama nyamannya dengan aslinya.

Kainnya memiliki dua sisi. Salah satunya adalah sisi wol yang telah dijahit dengan tekstur lembut dan bergelombang yang sebanding dengan bulu domba asli, dan sisi lainnya adalah cangkang rajutan yang halus. Bersama-sama, mereka membuat bahan sherpa yang hangat dan tahan lama.

(26)

3.3 Fungsi Produk

3.3.1 Material Health Awareness

Material healt awareness adalah gambaran umum tentang bagaimana material yang digunakan dalam produk dapat mempengaruhi kesehatan manusia dan lingkungan, dengan penekanan pada bagaimana perusahaan dapat mengambil tindakan untuk memilih bahan yang lebih aman. Selain itu juga dapat mempengaruhi kesehatan mental dan psikologi penggunanya.

3.3.2 Easy to use

Easy to use adalah merupakan sebuah tujuan yang ada pada produk, produk tersebut dituju untuk memudahkan penggunanya saat mengoperasikan produk. Penggunaannya terletak pada fungsi, bentuk, sistem dll.

3.4 Tekonologi Produk

3.4.1 Ultra-Portable

Ultra portable merupakan sebuah element desain yang bertujuan menghasilkan sebuah produk yang mudah dibawa kemana-mana, dengan cara dapat dilipat, ditekuk dll. Sehingga memudahkan penggunanya saat memakainya.

3.4.2 Base Craft Product

Base craft product adalah pembuatan dengan tangan, dengan atau tanpa bantuan alat.

Istilah "produksi kerajinan" menggambarkan teknik pembuatan yang digunakan dalam hobi kerajinan tangan dan metode pembuatan yang umum.

3.5 Style Produk

3.5.1 Casually Colour

Casually color merupakan sebuah spektrum warna dasar yang biasa digunakan sehari- hari dan dipakai pada produk dengan memadukan warna dasar.

3.6 User

3.6.1 Unisex

Unisex adalah produk yang dirancang tanpa mempertimbangkan jenis kelamin dan gender tertentu.

3.6.2 Urban Area

(27)

Urban area adalah wilayah yang mempunyai kegiatan utama bukan pertanian dengan susunan fungsi kawasan sebagai tempat permukiman perkotaan, pemusatan dan distribusi pelayanan jasa pemerintahan, pelayanan sosial, dan kegiatan ekonomi.

Kawasan perkotaan yang besar dengan jumlah penduduk di atas satu juta orang dan berdekatan dengan kota satelit disebut sebagai metropolit

3.7 Segmentasi Pasar

3.7.1 Textual:

Segementasi Geografi Lokasi : Indonesia

Iklim : Tropis

Wilayah : Urban Area

Segmentasi Demografi User : Unisex

Usia : 25-60 Tahun

Pekerjaan : Pekerja Kantoran

Segmentasi Psikografi Hobi : Relaksasi

Gaya Hidup : Atas

Kelas Sosial : Menengah ke Atas

3.7.2 Visualisasi Desain

Gambar 3.2 Visual Desain (Sumber : Penulis, 2021)

(28)

DAFTAR PUSTAKA

BINUS. https://sis.binus.ac.id/2020/07/28/contoh-dan-penerapan-scamper-method/. Diakses pada 5 November 2021.

IKEA. https://www.ikea.co.id/en/products/sofas-and-armchairs/armchairs/poang-spr-49240824. Diakses pada 5 November 2021.

Juncheng. (2019). “Apa aitu kain sherpa”, http://m.id.globetextile.com/info/what-is-the-sherpa-fabric-. Diakses pada 5 November 2021.

Kania Dekoruma., (2016). Dekoruma.com. https://www.dekoruma.com/artikel/9951/furniture-101-kayu-solid-si- alami-yang-menarik-hati. Diakses pada 6 November 2021.

Country Living. https: https://www.countryliving.com/home-design/g4654/cozy-chairs/. Diakses pada 6 November 2021.

Fast Company. https://www.fastcompany.com/3063312/poaeng-the-little-known-history-of-ikeas-most-famous-chair.

Diakses pada 22 November 2021.

Medcom.id. https://www.medcom.id/properti/inspirasi-properti/ob3AW0oK-desain-sederhana-kuncian-ikea. Diakses pada 30 November 2021.

The Gallery. https://ensvimh.blogspot.com/2021/08/poang-armchair-cushion-poang-armchair.html. Diakses pada 10 Desember 2021.

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

 Tanggal 18 Maret 2015, terdapat berita berjudul “Pemicu Kontroversi” isi pembahasan berita ini adalah memihak karena dalam program yang dipandu oleh Najwa Shihab ini

dan negara, semakin memperjelas keberadaan Pakem di institusi penegak hukum ini. UU No.15/1961 merupakan produk hukum yang menegaskan tugas kejaksaan untuk mengawasi aliran

Dalam kasus ini, seharusnya PwC India, berdasarkan prinsip kehati-hatian, telah mempertimbangkan segala risiko yang dapat terjadi dari tindakan memberikan opini yang tidak sesuai

ini akan terjadi? Kita tidak tahu. Bagian nubuatan dari kitab suci ini mencerminkan tulisan Matius tentang perumpamaan gandum dan ilalang. Apakah ini gabungan dari

Pemegang Hak Tanggungan adalah orang perseorangan atau badan hukum yang berkedudukan sebagai pihak yang berpiutang. Penerima Hak Tanggungan, yang sesudah pemasangan Hak Tanggungan

Araştırma sonuçları İÖÖ alt boyutu bakımından, öğrencinin akademik öz-yeterlik inançlarının akademik başarıyı artırdığına ve akademik başarının önemli

Ukuran tubuh kambing Gembrong berada antara kambing PE dan kambing Kacang, sedangkan yang sangat spesifik terlihat adalah tubuhnya yang ditutupi bulu yang panjang terutama

Oleh karena itu bila tokoh dan karakter, s9rta isi danjalan cerita sesuai dengan tujuan yang hendak disampaikan pada anak yakni tentang bahaya orang tak dikenal, maka diharapkan