32 Universitas Kristen Petra
3. METODE PENELITIAN
3.1. Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif adalah penelitian yang menggunakan deskripsi lewat kata-kata. Kajian tidak memanfaatkan perhitungan angka seperti pada pendekatan kuantitatif (Endraswara, 2006, p.85). Sedangkan penelitian deskriptif bertujuan untuk menjelaskan, meringkaskan berbagai kondisi, berbagai situasi, atau berbagai variabel yang timbul di masyarakat yang menjadi obyek penelitian itu berdasarkan apa yang terjadi, kemudian mengangkat ke permukaan karakter atau gambaran tentang kondisi, situasi, ataupun variabel tersebut (Bungin, 2010, p.36). Dengan demikian, penulis menggunakan penelitian deskriptif karena ingin menjelaskan tentang strategi bersaing pada PT. Gading Sakti Motor yang dideskripsikan lewat kata-kata dan tidak memanfaatkan perhitungan angka.
3.2. Definisi Konseptual
Penelitian ini secara konseptual membahas tentang strategi bersaing di PT.
Gading Sakti Motor. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah lingkungan internal, lingkungan eksternal, SWOT, dan formulasi strategi. Di bawah ini merupakan definisi konseptual dari pengolahan data yang dilakukan oleh peneliti:
3.2.1. Lingkungan Internal
Lingkungan internal perusahaan meliputi sumber daya manusia, pemasaran, keuangan, dan produksi/operasional. Lingkungan internal perusahaan akan diukur berdasarkan:
a. Sumber daya manusia, meliputi:
- Sistem rekrutmen dan seleksi yang diterapkan perusahaan - Pelatihan dan pengembangan karyawan
- Sistem kompensasi - Penilaian kinerja
\
33 Universitas Kristen Petra
b. Pemasaran, meliputi:
- Kondisi persiangan
- Kerja sama dengan perusahaan lain dalam bidang pemasaran - Kelebihan produk perusahaan dibandingkan pesaing
- Fasilitas atau layanan perusahaan kepada konsumen - Kegiatan promosi dan pengenalan produk
- Target segmen perusahaan - Posisi perusahaan di dalam pasar c. Keuangan, meliputi:
- Cara pengumpulan modal perusahaan - Pembagian laba perusahaan
d. Produksi/operasional, meliputi:
- Menentukan langkah-langkah untuk memperlancar kegiatan operasional
- Pengawasan kegiatan operasional perusahaan
- Menciptakan kondisi yang menunjang pelaksanaan kerja karyawan - Penggunaan teknologi
3.2.2. Lingkungan Eksternal
Lingkungan eksternal terdiri dari segala sesuatu yang berada di luar batas- batas organisasi dan mungkin mempengaruhi organisasi tersebut. Lingkungan eksternal memainkan peran besar dalam menentukan keberhasilan atau kegagalan semua organisasi. Lingkungan eksternal akan diukur berdasarkan model lima kekuatan (five forces model) Porter yang terdiri dari:
a. Ancaman pendatang baru yaitu ancaman dari masuknya pemain baru ke dalam industri yang sama. Ancaman pendatang baru di industri penjualan sepeda motor akan dilihat berdasarkan:
- Peluang pendatang baru untuk memasuki industri
- Pendatang baru yang bergerak dalam industri yang sama
- Peranan regulasi atau kebijakan pemerintah
- Persyaratan modal
- Loyalitas pelanggan
34 Universitas Kristen Petra
b. Ancaman produk pengganti yaitu ancaman dari kehadiran para produsen produk pengganti dari industri yang lain. Ancaman produk pengganti`
di industri penjualan sepeda motor akan dilihat berdasarkan:
- Jenis produk pengganti
- Harga produk pengganti
- Kualitas produk pengganti
- Strategi perusahaan dalam menghadapi persaingan dengan produk pengganti
c. Kekuatan tawar menawar pemasok yaitu kemampuan tawar menawar pemasok dalam mempengaruhi intensitas persaingan dalam industri.
Kekuatan tawar menawar pemasok di industri penjualan sepeda motor akan dilihat berdasarkan:
- Jumlah pemasok
- Pertimbangan dalam memilih pemasok
- Produk pemasok merupakan produk yang penting bagi perusahaan
- Layanan pemasok
- Kemampuan pemasok dalam memenuhi kebutuhan perusahaan
- Kemungkinan perusahaan berganti pemasok
d. Kekuatan tawar menawar pembeli yaitu kemampuan pembeli yang mempengaruhi intensitas persaingan dalam suatu industri. Kekuatan tawar menawar pembeli di industri penjualan sepeda motor akan dilihat berdasarkan:
- Pembeli dapat dengan mudah beralih ke pesaing
- Kedudukan pembeli bagi perusahaan
- Permintaan konsumen
- Tanggapan pembeli terhadap produk perusahaan
e. Persaingan sesama industri yaitu persaingan di antara pesaing-pesaing yang telah ada dalam industri yang sama. Persaingan sesama industri akan dilihat berdasarkan:
- Pertumbuhan pasar di industri
- Kondisi persaingan
- Jumlah pesaing
- Pesaing utama perusahaan
35 Universitas Kristen Petra - Dampak yang ditimbulkan dari adanya pesaing
- Upaya perusahaan dalam menghadapi ancaman pesaing
- Kekuatan dan kelemahan pesaing
- Kekuatan perusahaan dalam menghadapi pesaing
- Kelemahan perusahaan dalam menghadapi pesaing
3.2.3. Analisis SWOT
Digunakan untuk menilai kekuatan dan kelemahan internal PT. Gading Sakti Motor serta peluang dan ancaman eksternalnya. Analisis SWOT terdiri dari:
strategi SO (kekuatan-peluang), strategi WO (kelemahan-peluang), strategi ST (kekuatan-ancaman), dan strategi WT (kelemahan-ancaman). Masing-masing strategi akan dijelaskan sebagai berikut:
a. Strategi SO yaitu memanfaatkan kekuatan internal PT. Gading Sakti Motor untuk menarik keuntungan dari peluang eksternal
b. Strategi WO yaitu bertujuan untuk memperbaiki kelemahan internal PT.
Gading Sakti Motor dengan cara mengambil keuntungan dari peluang eksternal
c. Strategi ST yaitu menggunakan kekuatan internal PT. Gading Sakti Motor untuk menghindari atau mengurangi dampak ancaman eksternal
d. Strategi WT yaitu taktik defensif yang diarahkan untuk mengurangi kelemahan internal serta menghindari ancaman eksternal
Tabel 3.1. Matriks SWOT
Daftar Kekuatan Daftar Kelemahan
Daftar Peluang Strategi SO
- Menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang
Strategi WO
- Mengatasi kelemahan dengan memanfaatkan peluang
Daftar Ancaman Strategi ST
- Menggunakan kekuatan untuk menghindari ancaman
Strategi WT - Meminimalkan
kelemahan untuk menghindari ancaman
Sumber: David (2009, p.329)
IFAS EFAS
36 Universitas Kristen Petra
3.2.4. Formulasi Strategi
Formulasi strategi adalah menghasilkan strategi-strategi yang sesuai dan berguna untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan perusahaan baik tujuan-tujuan jangka pendek maupun tujuan jangka panjang.
3.3. Subyek Penelitian
Pada penelitian ini, penulis melakukan penelitian pada PT. Gading Sakti Motor yang berlokasi di Jalan Bonorogo no.70, kota Pamekasan. PT. Gading Sakti Motor merupakan dealer sepeda motor merek Yamaha yang berdiri sejak tahun 2008.
3.4. Obyek Penelitian
Menurut Sugiyono (2012) objek penelitian adalah suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, objek kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2012). Di dalam penelitian ini, objek penelitiannya adalah strategi bersaing PT. Gading Sakti Motor.
3.5. Penentuan Informan Penelitian
Penentuan informan ditentukan menggunakan purposive sampling, yaitu peneliti memilih informan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang disesuaikan dengan maksud penelitian (Kuncoro, 2012, p.139). Penentuan informan yang digunakan dalam penelitian berasal dari internal perusahaan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan perusahaan keluarga.
Unsur internal perusahaan yang dimaksud adalah unsur perusahaan yang memiliki peran dalam operasional perusahaan langsung maupun hanya sebagai pengawas jalannya perusahaan. Berikut ini adalah data dan alasan mengapa penulis memilih informan tersebut:
1. Jhony Wijaya selaku pendiri dan pemilik PT. Gading Sakti Motor yang dapat memberikan informasi secara jelas tentang nilai, pembentukan sejarah, perkembangan perusahaan, tujuan jangka panjang dan tujuan jangka pendek perusahaan, dan lingkungan eksternal perusahaan.
37 Universitas Kristen Petra
2. Robert Wijaya sebagai manajer dealer yang mengetahui tentang kegiatan operasional perusahaan dan lingkungan eksternal perusahaan.
3. Accounting yang mengetahui semua tentang keuangan perusahaan.
4. Bagian HRD yang dapat memberikan informasi tentang kebijakan yang berhubungan dengan sumber daya manusia.
5. Supervisor marketing yang dapat memberikan informasi mengenai kegiatan pemasaran perusahaan
3.6. Jenis dan Sumber Data
Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif. Data kualitatif merupakan data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambar, keterangan- keterangan seperti sejarah, perencanaan, serta strategi perusahaan (Moleong, 2012). Dengan demikian deskripsi data yang didapatkan berupa kata-kata. Data kualitatif yang didapatkan berasal dari hasil wawancara dengan informan penelitian. Informan penelitian bersumber dari pendiri perusahaan dan unsur internal perusahaan. Selain itu, data kualitatif didapatkan dari dokumen perusahaan yang berisikan sejarah perusahaan, visi misi, dan struktur organisasi.
Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari:
1. Data primer
Menurut Istijanto (2005, p.32) data primer adalah data asli yang dikumpulkan sendiri oleh periset untuk menjawab masalah risetnya.
Dalam penelitian ini data primer diperoleh dari hasil wawancara dengan informan penelitian.
2. Data Sekunder
Data sekunder merupakan data yang telah dikumpulkan pihak lain, bukan oleh periset sendiri untuk tujuan lain. Artinya periset adalah tangan kedua yang sekedar mencatat, mengakses, atau meminta data tersebut (yang kadang sudah berwujud informasi) ke pihak lain yang telah mengumpulkannya dilapangan Istijanto (2005, p.27). Data sekunder yang diperoleh berupa dokumen perusahaan, buku-buku literatur, internet.
38 Universitas Kristen Petra
3.7. Prosedur Pengumpulan Data
Prosedur pengumpulan data yang digunakan sebagai berikut:
1. Wawancara
Wawancara yang digunakan adalah wawancara semi terstruktur, yaitu tidak ada pertanyaan yang ditentukan sebelumnya, kecuali pada tahapan sangat awal yakni ketika memulai wawancara dengan melontarkan pertanyaan umum dalam area studi (Daymon dan Holloway, 2008, p.264). Wawancara dilakukan secara langsung melalui tatap muka dengan informan penelitian. Tahapan dari wawancara yang dilakukan adalah sebagai berikut:
a. Menentukan kriteria sasaran yang akan diwawancarai
b. Menyusun pedoman wawancara berdasarkan definisi konseptual c. Menentukan siapa yang diwawancarai
d. Menentukan tempat dan waktu wawancara, untuk itu penulis terlebih dahulu mengadakan perjanjian dengan informan penelitian untuk menentukan waktu yang tepat.
2. Dokumentasi
Data yang didapat dari pengumpulan data melalui dokumentasi berupa dokumen perusahaan yang berisikan profil perusahaan dan foto-foto hasil observasi di lapangan
3.8. Teknik Analisis Data
Analisis data yang digunakan adalah dengan cara deskriptif. Langkah- langkah analisis dalam penelitian ini sebagai berikut:
a. Pencatatan data
Mencatat yang menghasilkan catatan lapangan, dengan hal itu diberi kode agar sumber datanya dapat ditelusuri.
b. Kategorisasi data
Mengumpulkan, memilah-milah, mengklasifikasikan, mensintesiskan, membuat ikhtisar, dan membuat indeksnya
c. Interpretasi data
Berpikir dengan jalan membuat agar kategori data itu mempunyai makna, mencari dan menemukan pola dan hubungan-hubungan serta membuat temuan-temuan umum (Seiddel dalam Moleong, 2012, p.248).
39 Universitas Kristen Petra
Dalam analisis data untuk penelitian kualitatif juga dilakukan uji keabsahan data. Uji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi.
Uji triangulasi sendiri terdiri dari beberapa jenis, yaitu (Moleong, 2012, p.330- 331):
a. Triangulasi sumber, membandingkan dan mengecek balik derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh melalui berbagai sumber yang berbeda
b. Triangulasi metode, pengecekan derajat kepercayaan penemuan hasil penelitian dengan beberapa teknik pengumpulan data
c. Triangulasi penyidik, memanfaatkan peneliti atau pengamat lain untuk keperluan pengecekan kembali derajat kepercayaan data
d. Triangulasi teori, memeriksa derajat kepercayaan dengan satu atau lebih teori Penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dimana data yang didapat dari hasil wawancara dengan informan penelitian dibandingkan dengan data yang didapatkan dari informan lainnya. Dengan demikian pengujian datanya melibatkan berbagai sumber.