• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUGAS AKHIR PERLINDUNGAN TERHADAP PELAKU USAHA DALAM TRANSAKSI JUAL BELI DENGAN SISTEM CASH ON DELIVERY

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "TUGAS AKHIR PERLINDUNGAN TERHADAP PELAKU USAHA DALAM TRANSAKSI JUAL BELI DENGAN SISTEM CASH ON DELIVERY"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS AKHIR

PERLINDUNGAN TERHADAP PELAKU USAHA DALAM TRANSAKSI JUAL BELI DENGAN SISTEM CASH ON DELIVERY MELALUI

MARKETPLACE SHOPEE DAN MEDIA SOSIAL TIKTOK (Studi di Toko Akaci Official dan Toko Milicca.id)

Oleh:

Devinda Prichilia NIM: 201810110311256

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG FAKULTAS HUKUM

2022

(2)

ii TUGAS AKHIR

PERLINDUNGAN TERHADAP PELAKU USAHA DALAM TRANSAKSI JUAL BELI DENGAN SISTEM CASH ON DELIVERY MELALUI

MARKETPLACE SHOPEE DAN MEDIA SOSIAL TIKTOK (Studi di Toko Akaci Official dan Toko Milicca.id)

Disusun dan diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar kesarjanaan

dalam bidang Ilmu Hukum

Oleh:

Devinda Prichilia NIM: 201810110311256

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG FAKULTAS HUKUM

2022

(3)

iii

(4)

iv

(5)

v UNGKAPAN PRIBADI DAN MOTTO

Ungkapan Pribadi : Harapan tanpa keyakinan Seperti doa tanpa pencapaian

Harapan adalah angan Mencapainya sebuah keinginan

Motto :

“Besyukur membuatmu lebih menghargai tentang kehidupan”

(6)

vi ABSTRAKSI

Nama : Devinda Prichilia Nim : 201810110311256

Judul : Perlindungan Terhadap Pelaku Usaha dalam Transaksi Jual dengan Sistem Cash On Delivery melalui Marketplace Shopee

dan Media Sosial Tiktok (Studi di Toko Akaci Official dan Toko Milicca.id)

Pembimbing : Dr. Herwastoeti, SH., M.Si Dwi Indri Hapsari, SH., M.H

Cash on delivery (COD) dilakukan pada saat Konsumen menerima barang secara langsung dengan melakukan pembayaran kepada kurir. Namun, terjadi beberapa kasus yang menimbulkan kerugian bagi Pelaku Usaha dalam transaksi jual beli dengan sistem COD. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perlindungan terhadap Pelaku Usaha dan bagaimana upaya penyelesaian atas kerugian Pelaku Usaha jika Konsumen wanprestasi dalam transaksi jual beli dengan sistem cash on delivery melalui Marketplace Shopee dan Media Sosial Tiktok.

Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah empiris dengan penelitian lapangan. Kesimpulan dan saran dari penulisan ini yakni Marketplace Shopee dan Media Sosial memberikan kebijakan-kebijakan mengenai transaksi jual beli dengan sistem COD sebagai perlindungan terhadap Pelaku Usaha. Namun, dalam hal ini Pelaku Usaha tidak mendapatkan pembayaran dari barang COD yang dipesan oleh konsumen beserta kerugian pada barang saat pengembalian barang COD, karena tidak diatur dalam kebijakan di Marketplace Shopee dan Media Sosial Tiktok. - Pelaku Usaha Marketplace Shopee di Toko Akaci Official dan Pelaku Usaha Media Sosial Tiktok di Toko Milicca.id tidak melakukan upaya hukum represif, upaya penyelesaian yang dilakukan oleh Pelaku Usaha di Toko Akaci Official berupa blacklist akun konsumen. Sedangkan, upaya penyelesaian yang dilakukan oleh Pelaku Usaha di Toko Milicca.id menandai akun belanja Konsumen beserta nomor telepon dan alamatnya. Marketplace Shopee dan Media Sosial Tiktok harus memberikan penyelesaian masalah purna jual untuk Pelaku Usaha dan Konsumen dalam hal konsumen wanprestasi seperti penolakan pembayaran barang COD, tidak dapat dihubungi saat pengantaran, dan tidak memberikan alamat secara akurat dan lengkap. Pelaku Usaha dan Konsumen harus melaksanakan kewajiban sebagaimana telah ditetapkan dalam Peraturan Perundang-undangan dan kebijakan-kebijakan pada Marketplace Shopee dan Media Sosial Tiktok.

Kata Kunci: Pelaku Usaha, Cash on delivery (COD), Marketplace, Media Sosial.

(7)

vii ABSTRACT

Name : Devinda Prichilia Nim : 201810110311256

Tittle : Protection of Business Actors in Buying and Selling

Transactions with the Cash On Delivery System through the Shopee Marketplace and Tiktok Social Media (Study at Akaci Official Stores and Milicca.id Stores)

Adviser : Dr. Herwastoeti, SH., M.Si Dwi Indri Hapsari, SH., M.H

Cash on delivery (COD) is carried out when the Consumer receives the goods directly by making payments to the courier. However, there were several cases that caused losses for Business Actors in buying and selling transactions using the COD system. This paper aims to find out how to protect business actors and how to solve business actors' losses if consumers default in buying and selling transactions with a cash on delivery system through the Shopee Marketplace and Tiktok Social Media. The method used in this paper is empirical with field research.

Conclusions and suggestions from this paper, namely The Shopee Marketplace and Social Media provide policies regarding buying and selling transactions with the COD system as protection for Business Actor. However, in this case the Business Actor does not get payment for COD item ordered by consumers along with losses on goods when returning COD item, because it is not regulated in the policies on the Shopee Marketplace and Tiktok Social Media. Shopee Marketplace business actors at the Akaci Official Store and Tiktok Social Media Business actors at the Milicca.id Store do not take repressive legal efforts, settlement efforts made by Business Actors at the Akaci Official Store are in the form of blacklisting consumer accounts. Meanwhile, the settlement efforts carried out by Business Actors at the Milicca.id Store marked the consumer's shopping account along with the telephone number and address. The Shopee Marketplace and Tiktok Social Media must provide after-sales problem resolution for Business Actors and Consumers in the event that consumers default such as refusal to pay for COD goods, cannot be contacted during delivery, and do not provide accurate and complete addresses.

Business Actors and Consumers must carry out their obligations as stipulated in the Legislation and policies on the Shopee Marketplace and Tiktok Social Media.

Keywords: Business Actors, Cash on delivery (COD), Marketplace, Social Media.

(8)

viii KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Warahmahmatullahi Wabarakatuh.

Alhamdulillah, segala puji dan syukur bagi Allah SWT sebagai pemilik segala ilmu pengetahuan dan alam ini. Berkat segala rahmat dan hidayah-Nya serta telah memberikan nikmat Kesehatan dan kesempatan, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini pada waktunya yang berjudul “Perlindungan Terhadap Pelaku Usaha dalam Transaksi Jual Beli dengan Sistem Cash On Delivery melalui Marketplace Shopee dan Media Sosial Tiktok (Studi di Toko Akaci Official dan Toko Milicca.id)” yang disusun untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar kesarjanaan Studi Strata Satu (S1) dalam bidang Ilmu Hukum di Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang. Tidak lupa salawat berangkaian salam kepada Rasulullah SAW, yang telah mengangkat derajat umat manusia yakni Islam dari alam kedzaliman dan jahiliyah menuju alam yang penuh dengan ilmu pengetahuan yang canggih seperti saat ini.

Dengan dorongan cinta serta kasih sayang begitu besar dari Orangtua, penghargaan dan ucapan terima kasih terdalam penulis haturkan kepada Slamet Jatmiko (Bapak) dan Almh. Suhartini (Ibu), yang dengan segenap tenaga mencurahkan kasih sayang, kesabaran, dukungan serta keihlasan kepada Putri Bungsunya untuk memperoleh pendidikan Strata Satu (S1) yang sampai akhir dapat penulis selesaikan. Terima kasih juga kepada Firman Amanullah dan Deny Anggara (Kakak), dan Loryena Ayu (Kakak Ipar), yang telah memberikan semangat untuk tetap bertahan dalam perkuliahan sampai akhirnya pada penyusunan skripsi ini.

Ucapan Terima kasih juga tak lupa penulis sampaikan kepada Ibu Dr.

Herwastoeti, S.H., M.Si., selaku Dosen Pembimbing Pertama dan kepada Ibu Dwi Ratna Indri Hapsari, S.H., M.H., selaku Dosen Pembimbing Kedua, yang telah menyempatkan waktu dan pikirannya ditengah kesibukan beliau untuk dapat membimbing penulis dalam penyusunan skripsi ini dengan kesabaran dan kelembutannya memberikan masukan dan saran yang membangun. Serta ucapan terima kasih lainnya kepada:

1. Bapak Drs. Fauzan, M.Pd selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Malang

2. Bapak Dr. Tongat, S.H., M.Hum selaku Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang

3. Bapak Bayu Dwiwiddy Jatmiko, S.H., M.Hum selaku Wakil Dekan I Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang.

4. Ibu Ratri Novita Erdianti, S.H., MH selaku Wakil Dekan II Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang

5. Bapak Said Noor Prasetyo, S.H., MH selaku Wakil Dekan III Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang

(9)

ix 6. Ibu Cholidah, S.H., MH selaku Kepala Program Ilmu Hukum Fakultas

Hukum Universitas Muhammadiyah Malang

7. Bapak dan Ibu Dosen Prodi Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Malang yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu dalam prakata ini.

Terima kasih atas Ilmu dan Pengetahuan yang telah diberikan kepada penulis selama menjadi mahasiswa, semoga Ilmu yang telah diberikan menjadi manfaat di dunia dan ladang Pahala kelak di Akhirat, Aamiin 8. Bapak dan Ibu Staff Tata Usaha Fakultas Hukum Universitas

Muhammadiyah Malang yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu dalam prakata ini. Terima kasih atas segala bantuan selama penulis menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Malang

9. Terima kasih kepada seluruh jajaran Laboratorium Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang untuk kesempatannya sehingga penulis dapat mengembangkan skill di bidang hukum.

10. Terima kasih kepada Sekha Anggita dan Regina Heart yang telah memberikan semangat, masukan dan saran dalam penulisan skripsi ini.

Serta pihak lain yang terlibat baik secara langsung mauppun tidak langsung memberi dukungan, doa, dan saran kepada penulis. Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam penulisan ini yang disebabkan keterbatasan pengalaman dan kemampuan menulis dalam dunia hukum dan dalam dunia keilmuan pada umumnya. Oleh karena itu, penulis memohon maaf dan mengharapkan adanya kritik dan saran yang bersifat membangun. Kiranya tulisan ini dapat bermanfaat bagi banyak pihak yang membutuhkannya.

Malang, 23 Juni 2022

Devinda Prichilia

(10)

x DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL……….ii

UNGKAPAN PRIBADI DAN MOTTO………...v

ABSTRAKSI………vi

ABSTRACT………...vii

KATA PENGANTAR………...viii

DAFTAR ISI……….ix

DAFTAR TABEL……….…….x

DAFTAR BAGAN………....xi

DAFTAR GAMBAR………xii

DAFTAR LAMPIRAN………...….xiii

BAB I………...………1

A. Latar Belakang………1

B. Rumusan Masalah………...7

C. Tujuan Penelitiana………...………8

D. Manfaat (Untuk Subjek) Penelitian……….8

E. Kegunaan (Untuk Objek) Penelitian……...………9

F. Metode Penelitian……….…...10

1. Sumber Data………...………….…....…11

2. Metode Pengumpulan Data………...…..12

3. Metode Analisis Data………..13

G. Sistematika Penulisan………...………14

BAB II………...………....….…16

A. Landasan Teori……….…….16

1. Tinjauan Umum tentang Perdagangan Elektronik (E-commerce).…….16

2. Tinjauan Umum tentang Marketplace…………...……….….…...18

3. Tinjauan Umum tentang Media Sosial……….…….….22

4. Tinjauan Umum tentang Perjanjian dalam Transaksi Jual Beli…….…24

5. Tinjauan Umum tentang Perjanjian dalam Transaksi Jual Beli secara Elektronik………...36

6. Tinjauan Umum tentang Perlindungan Hukum……….38

7. Tinjauan Umum tentang Pelaku Usaha………..39

8. Tinjauan Umum tentang Konsumen……….……..41

9. Tinjauan Umum tentang Prestasi dan Wanprestasi……….……...44

10. Tinjauan Umum tentang Upaya Hukum……….………....46

BAB III………..…50

(11)

xi

A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian……….50

1. Toko Akaci Official………50

2. Toko Milicca.id………...………52

B. Pembahasan………..54

1. Perlindungan terhadap Pelaku Usaha jika Konsumen wanprestasi dalam transaksi jual beli dengan sistem Cash On Delivery melalui Marketplace Shopee di Toko Akaci Official dan Media Sosial Tiktok di Toko Milicca.id………54

2. Upaya Penyelesaian atas kerugian Pelaku Usaha jika Konsumen wanprestasi dalam transaksi jual beli dengan sistem Cash On Delivery melalui Marketplace Shopee di Toko Akaci Official dan Media Sosial Tiktok di Toko Milicca.id………...………75

BAB IV……….……….86

A. Kesimpulan……...………86

B. Saran……….88

DAFTAR PUSTAKA………89

LAMPIRAN………..96

(12)

xii DAFTAR TABEL

Tabel 3.1 : Kendala Seputar COD (Bayar di Tempat) ………..58 Tabel 3.2 : Dokumen untuk Proses Penyelesaian Masalah di Marketplace

Shopee……….………….75

(13)

xiii DAFTAR BAGAN

Bagan 3.1 : Stukrur Toko Akaci Official ... 50 Bagan 3.2 : Struktur Toko Milicca.id ... 52 Bagan 3.3 : Klaim Asuransi ………... 56

(14)

xiv DAFTAR GAMBAR

Gambar 3.1 : Laman Marketplace Shopee Akaci Official …...……….49 Gambar 3.2 : Laman Media Sosial Tiktok Milicca.id ………...………51

Gambar 3.3 : Laman pembelian pada Marketplace Shopee Akaci Official dengan sistem cash on delivery ………..57

Gambar 3.4 : Bukti pengembalian barang COD kepada Pelaku Usaha karena konsumen tidak dapat dihubungi oleh kurir di tahun 2020 pada Marketplace Shopee Akaci Official ………...………58 Gambar 3.5 : Bukti pengembalian barang COD kepada Pelaku Usaha karena

konsumen tidak dapat dihubungi oleh kurir di tahun 2021 pada Marketplace Shopee Akaci Official …………..……….59

Gambar 3.6 : Bukti pengembalian barang COD kepada Pelaku Usaha karena konsumen menolak untuk membayar barang kepada kurir di tahun

2022 pada Marketplace Shopee Akaci Official ………..60 Gambar 3.7 : Laman pembelian pada Media Sosial Tiktok Milicca.id dengan

sistem cash on delivery ………...62 Gambar 3.8 : Bukti pengembalian barang COD kepada Pelaku Usaha karena

ditolak oleh Konsumen di tahun 2022 pada Media Sosial Tiktok Milicca.id ………66 Gambar 3.9 : Bukti pengembalian barang COD kepada Pelaku Usaha karena

konsumen tidak dapat dihubungi oleh kurir di tahun 2022 pada Media Sosial Tiktok Milicca.id ………..67 Gambar 3.10 : Foto barang cacat dari pengembalian barang dengan sistem COD

melalui Marketplace Shopee di Toko Akaci Official …………...68

(15)

xv DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 : Surat Tugas

Lampiran 2 : Surat Pengantar Penelitian

Lampiran 3 : Surat Keterangan Telah Melakukan Penelitian Lampiran 4 : Kartu Kendali Bimbingan

(16)

89 DAFTAR PUSTAKA

Buku/E-Book

Alyusi. S. D. 2019. Media Sosial: Interaksi, Identitas, dan Modal Sosial. Jakarta:

Kencana (Prenadamedia Group), hal. 1.

Anggito, Albi dan Setiawan, Johan. 2018. Metode Penelitian Kualitatif. Sukabumi:

CV Jejak, hal. 7-9.

Efendi, Jonaedi dan Ibrahim, Johnny. 2016. Metode Penelitian Hukum; Normatif dan Empiris. Depok: Kencana, hal. 3.

Hernoko, A. Y. 2010. Hukum Perjanjian Asas Proporsionalitas dalam Kontrak Komersial. Jakarta: Prenadamedia Group, hal. 19-20.

Hutagalung, S. M. 2019. Praktik Peradilan Perdata, Kepailitan, & Alternatif Penyelesaian Sengketa. Jakarta Timur: Sinar Grafika, hal. 289-291.

Ishaq. 2017. Metode Penelitian Hukum dan Penulisan Skripsi, Tesis, serta Disertasi. Bandung: Alfabeta, hal. 71.

Komariah. 2019. Hukum Perdata. Malang: Umm Press, hal. 162-164.

Mutmainah, Aulia. 2018. Hukum Perlindungan Konsumen; Dimensi Hukum Positif dan Ekonomi Syariah. Yogyakarta: Pustaka Baru Press, hal. 49.

Pikahulan, Rustan Magun. 2019. Hukum Perikatan. Pareapare: IAIN Parepare Nusantara Press, hal. 19.

(17)

90 Shidarta, dkk. 2019. Aspek Hukum Ekonomi dan Bisnis. Jakarta: Prenadamedia

Group, hal 57.

Sidabalok, Janus. 2014. Hukum Perlindungan Konsumen di Indonesia. Bandung:

PT CITRA ADITYA BAKTI, hal. 58-64.

Zamroni, M. 2020. Penafsiran Hakim dalam Sengketa Kontrak: Kajian Teori dan Praktik Pengadilan. Surabaya: Scopindo Media Pustaka, hal. 8-9.

Jurnal Nasional

Adelia, T., dan Marpaung, D. S. H. 2021. Upaya Hukum Penyelesaian Sengketa Jual Beli melalui E-commerce. JUSTITIA: Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora, vol. 8 (6), hal. 1443-1446.

Alydrus, S. M. Z, dkk. 2020. Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen PT. PLN (Persero) Balikpapan Terkait Adanya Pemadaman Listrik. Jurnal Lex Suprema, vol 2 (1), hal. 364-365.

Ardhinata. A., dan Fanani, S. 2015. Keridhaan (Antaradhin) dalam Jual Beli Online (Studi Kasus UD. KUNTAJAYA Kabupaten Gresik). JESTT, vol. 2 (1), hal.50.

Artaya, I Putu dan Purworusmiardi, Tubagus. 2019. Efektifitas Marketplace dalam Meningkatkan Konsentrasi Pemasaran dan Penjualan Produk bagi UMKM di Jawa Timur.

Asri, D. P. B. 2018. Perlindungan Hukum Preventif Terhadap Ekspresi Budaya Tradisional Di Daerah Istimewa Yogyakarta Berdasarkan Undang-Undang

(18)

91 Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta. Jurnal of Intellectual Property, vol. 1 (1), hal. 18.

Benuf Kornelius dan Azhar, Muhammad. 2020. Metodologi Penelitian Hukum sebagai Instrument Mengurai Permasalahan Hukum Kontemporer. Jurnal Gema Keadilan, hal. 29.

Budhi, Galih Setiyo. 2016. Analisis Sistem E-commerce pada Perusahaan Jual- Beli Online Lazada Indonesia. Jurnal Electronics, Informatics, and Vocational Education (ELINVO), vol. 1 (2), hal. 78 dan 82.

Dewi, S. A. K. 2015. Perjanjian Jual Beli Barang Melalui Elektronik Commerce (E-Com). Jurnal Ilmiah Teknologi dan Informasi ASIA (JITIKA), vol. 9 (2), hal. 3.

Firdaus, Riza. 2017. Perlindungan Hukum bagi Pembeli dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli Tanah Yang Masih Berstatus Hak Pengelolaan.

Lambung Mangkurat Law Journal, vol 2 (1), hal. 119.

Fitria, T. N., 2017. Bisnis Jual Beli Online (Online Shop) dalam Hukum Islam dan Hukum Negara. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, vol. 03 (01), hal. 55.

Imam, Rozul dan Nugraha, A. R. 2018. Perancangan Sistem Informasi E- Marketplace Original Clothing Indonesia Berbasis Web. JUMANTAKA, vol. 01 (01).

Luthfi. 2017. Implementasi Yuridis tentang Kedudukan Memorandum of Understanding (mou) dalam Sistem Hukum Perjanjian Indonesia. Jurnal Syaruah: Jurnal Ilmu Hukum dan Pemikiran, vol 7 (2), hal. 183.

(19)

92 Mubarok, Ali, dkk. 2021. Strategi Pemasaran Melalui Marketplace dalam Upaya Peningkatan Penjualan pada UMKM Desa Pabuaran. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 2 (3).

Nainggolan, I. 2021. Perlindungan Hukum Bagi Pelaku Usaha E-Commerce Ditinjau dari Hukum Positif Indonesia. Procesing Seminar Nasional Kewirausahaan, vol. 2 (1), hal. 1065.

Normuliati, Sri dan Istiqamah. 2020. Pengaruh Media Sosial dan Televisi terhadap Keterampilan Berbicara pada Siswa SMKN 2 Marabahan. Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, vol. 5 (1), hal. 29.

Pardede, G. E. 2021. Urgensi Penyeragaman Kebijakan COD pada Marketplace Indonesia demi Mewujudkan Perlindungan Hukum. Journal of Economic &

Business Law Review (JEBLR), vol. 1 (2), hal. 14.

Priantoro, Boedi. 2019. Strategi Komunikasi Pemasaran Melalui Media WhatsApp (Studi Kasus Garuda Indonesia Solo). Buku 2: “Sosial dan Humaniora”, vol. 2 (14), hal. 2.

Rijali, Ahmad. 2018. Analisis Data Kualitatif. Jurnal Alhadharah, vol. 17 (33), hal.

84.

Setiawan, Andi. 2021. Media Sosial Sebagai Sarana Kebebasan Berpendapat Bagi Penganut Ateis Menurut Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Jurnal Lentera ICT, vol. 7 (1), hal. 4.

Siahaan, C dan Lidwina, P. R. 2021. Perkembangan Teknologi Komunikasi dalam Meningkatkan Perekonomian di Indonesia (Studi Pada Penggunaan E-

(20)

93 commerce di Akun Media Sosial). Jurnal Ilmiah Indonesia, vol. 6 (1), hal.

643.

Silviasari. 2020. Penyelesaian Sengketa Konsumen dan Pelaku Usaha dalam Transaksi E-commerce Melalui Sistem Cash On Delivery. MLS: Media of Law and Sharia, vol. 1 (3), hal. 152.

Slamet. 2013. Tuntutan Ganti Rugi dalam Perbuatan Melawan Hukum: Suatu Perbandingan dengan Wanprestasi. Lex Jurnalica, vol. 10 (2), hal. 111.

Suyati. 2021. Dampak Media Sosial Terhadap Konflik di Masyarakat. Jurnal PETIK, vol. 7 (1), hal. 31.

Talib, I. 2013. Bentuk Putusan Penyelesaian Sengketa Berdasarkan Mediasi. Lex et Societatis, vol. 1 (1), hal. 23.

Ummah, L. D. 2018. Rancang Bangun E-Commerce pada Toko Kerudung Nuri Collection Berbasis Customer Relationship Management. Jurnal Nuansa Informatika, vol. 12 (2), hal. 14.

Wahyuni, S dan Masri, E. 2020. Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Belanja Online di Masa Pandemi Covid-19. Prosiding Seminar Nasioanl Online & Call for Paper.

Zaluchu,S. E. 2020. Strategi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif di Dalam Penelitian Agama. Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat, hal.

32-33.

Jurnal Internasional

(21)

94 Amiliza, T., dkk. 2022. Contribution of External Public Relations of Directorate General of Tax Through Social Media to the Organizational Image and the Increase in Tax Awareness. Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal), vol. 5 (2), hal. 9527.

Martiwi, R., dkk. 2022. Online Advertisement, Online Marketplace, and Price as Intervening Variables in Influencing Products Purchase Decisions.

Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI- Journal), vol. 5 (2), hal. 12884.

Purwandari, B., dkk. 2022. Factors Affecting Switching Intention from Cash on Delivery to E-Payment Services in C2C E-commerce Transactions:

COVID-19, Transaction, and Technology Perspectives. Emerging Science Journal, vol. 6, hal. 137.

Peraturan Perundang-Undangan

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 Tentang Perdagangan.

Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.

(22)

95 Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 Tentang Arbitrase dan

Alternatif Penyelesaian Sengketa.

Internet

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Diakses dari https://kbbi.web.id/lindung, tanggal 16 Januari 2022, pukul 9.00 WIB.

KBBI. 2 Arti Perlindungan di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBBI). Diakses dari https://kbbi.lektur.id/perlindungan, tanggal 16 Januari 2022.

Pusat Edukasi Penjual Shopee. Diakses dari https://seller.shopee.co.id, tanggal 25 Mei 2022, pukul 7.00 WIB.

Tiktok Shop Academy. Diakses dari https://seller-id.tiktok.com/university/policy, tanggal 12 Mei 2022, pukul 10.00 WIB.

(23)

96

Referensi

Dokumen terkait

Adapun skripsi ini berjudul : “Pengaruh Biochar dan Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.)”yang merupakan salah satu

Protective factor dari perkembangan hidup pelaku yang paling utama adalah perhatian dan kepedulian orangtua (parental affection), menumbuhkan kedekatan emosional

Pada dialog tersebut, terdapat 9 variasi perlokusi, yaitu: 3 perlokusi membuat petutur berpikir tentang (get hearer to think about), 2 perlokusi membuat petutur tahu

Untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap dan perilaku Mahasiswa Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana tentang program layanan call center (Sistem

Divisi dari Partai Liberal yang pada dasarnya mendapat dukungan dari iuran keanggotaan, yaitu dari 8000 anggota di seluruh Australia. Divisi ini

penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala nikmat, rahmat dan hidayah serta kesempatan dan kesehatan yang diberikan-Nya sehingga penulis dapat

Uji MANOVA digunakan untuk menguji apakah terdapat perbedaan beberapa variabel terikat antara bebrapa kelompok yang

Interaksi antara jenis zeolit dengan komposisi N-zeolit yaitu pada aplikasi komposisi pupuk N-zeolit K5 (perbandingan zeolit : N = 50 : 1) dengan zeolit tanpa modifikasi