RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan : SMP NEGERI ALOK Mata Pelajaran : BAHASA INDONESIA Kelas/Semester : IX/I
Materi Pokok : Unsur Pembangun Cerpen Alokasi Waktu : 2 JP (1 kali pertemuan )
A. Tujuan Pembelajaran
1 Siswa dapat memahami pengertian cerpen 2 Siswa dapat memahami unsur intrinsik cerpen 3 Siswa dapat memahami unsur ekstrinsik cerpen
4 Siswa dapat membedakan unsur intrinsik dan ekstrinsik
5 Siswa dapat menyimpulkan unsur-unsur cerpen dari hasil tugas kelompok
B. Kegiatan Pembelajaran
Pendahuluan ( 2 menit )
1. Guru mengucapkan salam kepada peserta didik.
2. Guru mengajak peserta didik mengawali kegiatan pembelajaran dengan berdoa.
3. Guru memeriksa kehadiran peserta didik.
4. Guru menyampikan materi pembelajaran dan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
Kegiatan inti ( 6 menit )
1. Guru membagikan teks cerpen kepada peserta didik 2. Guru membagi peserta didik dalam 4 kelompok
3. Guru meminta peserta didik membaca teks cerpen yang berjudul “Untuk Sahabatku”
4. Guru membagikan LKS dan peserta didik berdiskusi dalam kelompok 5. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok
6. Peserta didik menyimpulkan kegiatan pembelajaran
7. Guru memberikan penguatan tentang materi pembelajaran tersebut Penutup ( 2 )
1. Guru membantu Peserta didik untuk menyimpulkan
2. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk merefleksikan tentang pembelajaran bersama teman sebangku.
3. Peserta didik melakukan refleksi dan umpan balik 4. Pemberian tugas
5. Guru menyampaikan materi pada pembelajaran berikutnya.
6. Berdoa
7. Memberi salam
C. Penilaian Pembelajaran
1. Sikap : Observasi saat kegiatan pembelajaran 2. Pengetahuan : Penugasan
3. Ketrampilan : Praktek
Lampiran 1
Tabel Penilan Sikap
NO NAMA SISWA
ASPEK PERILAKU YANG NILAI
JUMLAH SKOR
SKOR SIKAP
KODE NILAI
BS JJ TJ DS
1 2 3
BS : Bekerja sama JJ : Jujur
TJ : Tanggung Jawab DS : Disiplin
Rubrik Penilaian Sikap
Rubrik Skor
Sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh dalam melakukan kegiatan
1 Menunjukkan sudah ada usaha sungguh-sungguh dalam melakukan kegiatan
tetapi masih sedikit dan belum konsisten
2 Menunjukkan sudah ada usaha sungguh-sungguh dalam melakukan kegiatan
yang cukup sering dan mulai konsisten
3 Menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh dalam melakukan kegiatan
secara terus menerus dan konsisten
4
Tabel Penilaian Aspek Pengetahuan
NO ASPEK YANG DINILAI KRITERIA SKOR
1 Unsur Pembangun Teks Cerpen Sangat memahami Memahami
Cukup memahami Kurang memahami
4 3 2 1
2 Struktur teks Sangat memahami
Memahami
Cukup memahami Kurang memahami
4 3 2 1 3 Ciri kebahasaan teks Sangat memahami
Memahami
Cukup memahami Kurang memahami
4
3
2
1
Tabel Penilaian Aspek Keterampilan
Aspek Kriterian dan Skor
25 20 15 10
Kelengkapan aspek formal cerpen
Memuat 1. Judul 2. Nama
pengarang 3. Dialog 4. Narasi
Hanya memuat tiga aspek
Hanya
memuat dua aspek
Hanya
memuat satu aspek
Bobot : 1 Kelengkapan
unsur intrinsik cerpen
Memuat
1) Fakta cerita (plot, tokoh dan latar) 2) Sarana cerita
(sudut pandang
Memuat ketiga sub aspek, namun tidak lengkap
(misalnya, fakta cerita hanya memuat plot dan tokoh, tanpa disertai latar yang jelas)
Hanya
memuat du su aspek
Hanya
memuat satu sub aspek
Bobot 1 Keterpaduan
unsur/struktur cerpen
Struktur disusun dengan
memperhatikan 1) Kaidah plot
(kelogisan, rasa ingin tahu, kejutan, dan keutuhan)
2) Dimensi tokoh (fisiologis, psikologis, dan sosiologi)
3) Dimensi latar (tempat, waktu dan sosial)
Memuat ketiga sub aspek, namun tidak lengkap
Hanya
memuat dua sub aspek
Hanya
memuat satu sub aspek
Bobot 2 Kesesuaian
penggunaan bahasa cerpen
Menggunakan 1) Kaidah EYD 2) Ejaan
penulisan 3) Ragam bahasa
yang disesuaikan dengan
dimensi tokoh dan latar
Memuat ketiga sub aspek, namun tidak lengkap
Hanya
memuat dua sub aspek
Hanya
memuat satu sub aspek
Bobot : 1
Lampiran 2
Materi Pembelajaran.
Ringkasa Meteri :
unsur-unsur pembangun karya satra teks cerita pendek meliputi : 1. Unsur intrinsik
Unsur-unsur intrinsik karya sastra berbentuk cerpen, adalah unsur pembangun struktur cerpen yang ada di dalam cerpen itu sendiri yakni :
1) Tema adalah gagasan sentral yang mencakup permasalahan dalam cerita yang akan diungkapkan untuk memberikan arah dan tujuan cerita.
2) Tokoh (orang/nama) dan penokohan (karakter/perilaku) tokoh) dalam cerita a. Tokoh cerita bisa dibedakan berdasarkan perannya, yakni tokoh utama,
tokoh pembantu, dan tokoh tambahan
b. Berdasarkan watak yang diperankan, tokoh utama dibedakan menjadi tokoh protagonis (tokoh baik), tokoh antagonis (tokoh jahat), tokoh wirawan/wirawati (tokoh baik pendukung tokoh protagonis), dan tokoh antiwirawan/antiwirawati (tokoh jahat pendukung tokoh antogonis).
Dalam kasus dimana tokoh utamanya lebih dari satu orang maka tokoh yang lebih penting disebut tokoh inti ( tokoh pusat)
Penggambaran karakter tokoh oleh pengarang dapat menggunakan 2 teknik:
a. Analitik atau secara langsung
b.Dramatik atau tidak langsung (melalui fisik dan tindakan, lingkungan kehidupan, dialog, jalan pikiran, dan penggambaran watak tokoh)
3) Alur cerita
Alur atau plot dapat didefenisikan sebagai cara pengarang menjalin kejadian- kejadian secara beruntun dengan memperhatikan hukum sebab akibat sehingga merupakan kesatuan yang padu, bulat dan utuh.
Alur dalam cerita terdiri atas lima bagian yaitu a. Pengenalan situasi
b. Pengungkapan peristiwa c. Konflik
d. Klimaks e. Penyelesaian
Konflik dapat diartikan sebagai suatu pertentangan dan inti dari alur.
Macam-macam konflik :
a. Pertentangan diri sendiri ( konflik batin) b. Pertentangan dengan orang lain
c. Pertentangan dengan lingkungan (ekonomi, politik, sosial, dan budaya) 4) Pertentangan dengan agama
Latar adalah tempat dan atau waktu terjadinya cerita
Latar dapat dibedakan ke dalam tiga unsur pokok, yaitu latar tempat, latar waktu, latar suasana (sedih, senang dll).
5) Sudut pandang merupakan strategi yang digunakan oleh pengarang cerpen untuk
menyampaikan ceritanya. Baik itu sebagai orang pertama, kedua, ketiga. Bahkan
acapkali para penulis menggunakan sudut pandang orang yang berada di luar cerita.
6) Gaya bahasa merupakan ciri khas sang penulis dalam menyampaikan tulisannya kepada publik. Baik itu penggunaan majasnya, diksi dan pemilihan kalimat yang tepat didalam cerpennya.
7) Amanat (nilai moral) adalah pesan moral atau pelajaran yang dapat kita petik dari cerita pendek tersebut. Didalam suatu cerpen, biasanya moral tidak ditulis secara langsung, melainkan tersirat dan akan memahami pemahaman pembaca akan cerita pendek tersebut.
2. Unsur Ekstrinsik
1) Latar belakang masyarakat adalah hal yang mendasari seorang penulis membuat cerpen yang mana menyangkut kondisi lingkungan masyarakat. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi penulis antara lain:
a. Ideologi negara b. Kondisi politik c. Kondisi sosial d. Kondisi ekonomi
2) Latar belakang penulis adalah faktor yang ada dalam diri penulis sehingga mendorong penulis dalam membuat cerpen. Ada beberapa faktor latar belakang penulis antara lain:
a. Riwayat hidup penulis b. Kondisi psikologis c. Aliran sastra penulis
3) Nilai-nilai yang terkandung dalam cerpen meliputi : a. Nilai agama
b. Nilai pendidikan
c. Nilai sosial
d. Nilai moral
e. Nilai budaya
Lampiran 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK Nama Peserta Didik :
Kelas :
Materi :
Bacalah cerpen di bawah ini dengan cermat!
Dia Sahabatku
Pada suatu hari hiduplah dua orang sahabat mereka bernama shelly dan yenni. Mereka bersahabat selama 3 tahun lamanya. Shelly dan yenni saling menyayangi bahkan banyak orang-orang yang menyangka bahwa mereka saudara kandung. Setiap pagi sebelum berangkat kesekolah shelly selalu pergi kerumah Yenni untuk bersama berangkat ke sekolah.
Pada siang harinya sesuai dengan rencana yang mereka telah sepakati sebelumnya, merka akan pergi ke swalayan yang tidak berada jauh dari sekolah mereka. Mereka pergi ke swalayan untuk membeli sebuah kado dan kue yang akan mereka belikan untuk nenek shelly. Nenek Shelly adalah orang yang baik. Ia selalu baik dan ramah kepada Yenni walaupun Yenni bukan cucu dari sang Nenek.
Bukan hanya itu Nenek shelly juga terkadang memberikan nasihat dan uang saku Cuma-Cuma kepada mereka.
Waktu sudah menunjukkan pukul 3 sore tetapi belum juga ada kabar yang pasti dari Yenni.
Sembari menunggu kedatangan Yenni , Shelly membaca novel yang sebelumnya di beli di Toko Buku langganan mereka bersama Yenni. Membaca novel adalah hobi yang dimiliki shelly, berbeda dengan Yenni yang lebih memilih untuk bermain basket. Meskipun hobi mreka yang berbeda tetapi mereka tetap dapat bersama. Bila ada latihan basket di sekolah maka shelly selalu setia menunggu Yenni sembari mengerjakan tugas atau sekedar untuk melanjutkan membaca novel.
“Aduh Yenni kemana ya?, Tanya shelly dalam hati” Shelly yang merasa panik terhadap Yenni karena sudah 3 jam setelah dirinya menunggu tidak ada kabar yang pasti dari Yenni. “ Shelly “ Teriak seorang remaja yang berada tidak jauh dari keberadaannya. “ maaf, tadi aku harus membersihkan lapangan sebelum pulang, karena aku lupa mengerjakan tugas Matematika “ Jawab Yenni. Dengan wajah kesal sekaligus kasihan setelah mendengarkan alasan yang diberikan Yenni akhirnya Shelly memutuskan untuk pergi ke Swalayan. “ kan aku udah pernah bilang, kalo ada tugas itu langsung dikerjain malemnya “ Shelly member nasihat kepada Yenni dengan sedikit marah.
Setelah sampai di tempat yang mereka tuju yaitu swalayan, mereka langsung segera membeli kue dan memilih kira-kira kado yang mana yang pantas untuk Nenek Shelly. Shelly dan Yenni memutuskan untuk membeli baju sebagai hadiah yang akan mereka belikan kepada Nenek. Baju berwarna kuning yang cocok dengan kuli Nenek yang berwarna cukup cerah membuat mereka merasa itulah hadiah yang pas dan cocok untuk mereka berikan kepada Nenek. Bagi Yenni, Nenek Shelly adalah neneknya juga karena, Nenek Shelly juga selalu menyamakan kasih sayang yang ia berikan kepada Shelly dan Yenni. Maka dari itu, Yenni selalu menyayangi semua keluarga Shelly. Bagi Yenni mengeluarkan uang itu tak masalah asalkan Nenek atau keluarga Shelly yang lain bahagia. Setelah selesai membelanjakan kebutuhan apa saja yang mereka inginkan, mereka memutuskan untuk pulang
karena mereka sudah ditunggu di Rumah Nenek oleh keluarga Shelly. Maka dari itu, mereka memutuskan untuk cepat-cepat pulang.
Sesampainya di Rumah, mereka segera disambut oleh keluarga Shelly. Keluarga Shelly sudah mengganggap Yenni sebagai keluarga. Kebersamaan yang tidak bisa di dapatkan di dalam keluarga Yenni dapat Ia dapatkan di saat bersama dengan keluarga Shelly. Selain itu baik keluarga Shelly juga selalu memperhatikan Yenni.
Yenni hanya tinggal berdua dengan ayahnya selain itu, ayah Yenni sering pergi meninggalkan Yenni untuk mencari uang berdagang di luar kota. Dengan kata lain, Yenni selalu merasa kesepian bahkan kadang enggan untuk pulang kerumah. Ibu Yenni telah lama bercerai dengan Ayahnya kurang lebih semenjak Yenni berumur 11 tahun. Semenjak Ayah dan Ibunya bercerai Yenni tidak pernah bertemu Ibunya. Ia tidak pernah merasakan perhatian dari seorang Ibu semenjak kedua orang tuanya telah resmi bercerai. Oleh karena hal itu, Shelly selalu berada di dekat Yenni karena ia tidak ingin sahabatnya merasa kesepian karena baginya persahabatan itu bukan hanya dapat dikatakan dimulut saja tetapi dibuktikan dengan nyata.
1. Tentukan tema yang terdapat pada cerpen!
...
...
...
...
2. Isilah tabel berikut dengan menganalisis cerpen di atas!
No Nama Tokoh Karakter Tokoh Bukti Kutipan
3. Tentukanlah alur cerpen di atas!
No Alur Bukti / Kutipan
1 Pengenalan (eksposition)
2 Pengungkapan peristiwa (complication) 3 Konflik ( rising action)
4 Klimaks (turing point) 5 Penyelesaian (ending)
4. Tentukanlah latar cerpen di atas!
1) Tempat Bukti : 2) Waktu Bukti :
3) Suasana Bukti :
5. Tentukanlah gaya bahasa yang terdapat dalam teks cerpen di atas!
No Jenis Gaya Bahasa Bukti Kutipan
6. Tentukan amanat teks cerita pendek di atas!
...
...
...
...
7. Nilai-nilai moral apa saja yang terkandung dalam teks cerita pendek di atas!
No Jenis Nilai Bukti Kutipan
Lampiran Penilaian Ranah Kognitif ( Pengetahuan)
Kisi - Kisi Soal
Satuan Pendidikan : SMP Negeri Alok Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas : IX
Semester : 1 (Satu)
Materi Pokok : Teks cerpen
N O
IPK TEKNIK PENILAIA
N
BENTUK INSTRUME
N PENULISAN
SOAL BOBO
T
1 Membuat kesimpulan tentang unsurunsur pembangu n karya sastra dengan bukti yang mendukun g dari cerita pendek yang dibaca atau didengar
Tes Tertulis Uraian Tentukan tema yang terdapat pada cerpen!
10
2 Membuat kesimpulan tentang unsurunsur pembangu n karya sastra dengan bukti yang mendukun g dari cerita pendek yang dibaca atau didengar
Tes tertulis Uraian Isilah tabel berikut dengan menganalisis cerpen di atas!
15
3 Membuat kesimpulan tentang unsurunsur pembangu n karya sastra dengan bukti yang mendukun g dari cerita
Tes Tertulis Uraian Tentukanlah alur cerpen di atas!
N o
Alur Bukti /
Kutipa n 1 Pengenalan
(eksposition) 2 Pengungkapa n peristiwa
15
pendek yang dibaca atau didengar
(complication )
3 Konflik ( rising action) 4 Klimaks
(turing point) 5 Penyelesaian
(ending) 4 Membuat
kesimpulan tentang unsurunsur pembangu n karya sastra dengan bukti yang mendukun g dari cerita pendek yang dibaca atau didengar
Tes tertulis Uraian Tentukanlah latar cerpen di atas!
*Tempat Bukti :
*Waktu Bukti :
*Suasana Bukti :
15
5 Membuat kesimpulan tentang unsurunsur pembangu n karya sastra dengan bukti yang mendukun g dari cerita pendek yang dibaca atau didengar
Tes Tertulis Uraian Tentukanlah gaya bahasa yang terdapat dalam teks cerpen di atas!
No Jenis Gaya Bahasa
Bukti Kutipan
15
6 Membuat kesimpulan tentang unsurunsur pembangu n karya sastra dengan
Tes tertulis Uraian Tentukan amanat teks cerita pendek di atas
15
bukti yang mendukun g dari cerita pendek yang dibaca atau didengar 7 Membuat
kesimpulan tentang unsurunsur pembangu n karya sastra dengan bukti yang mendukun g dari cerita pendek yang dibaca atau didengar
Tes tertulis Uraian 1. Nilai-nilai moral apa saja yang terkandung dalam teks cerita pendek di atas!
No Jenis Nilai
Bukti Kutipan
15