• Tidak ada hasil yang ditemukan

ISU-ISU AKUNTANSI LAINNYA TERKAIT PENERAPAN PSAK 73

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "ISU-ISU AKUNTANSI LAINNYA TERKAIT PENERAPAN PSAK 73"

Copied!
47
0
0

Teks penuh

(1)

Sesi III

Fasilitator:

Marisi P. Purba, S.E., M.H., Ak, CA, ACPA (Praktisi, Penulis & Akademisi)

ISU-ISU AKUNTANSI LAINNYA TERKAIT

PENERAPAN PSAK 73

(2)

PIUTANG SEWA DAN PENDAPATAN SEWA – BUKU LESSOR

ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA – BUKU LESSEE

PENCATATAN SEWA MELEKAT

(3)

ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA – BUKU LESSEE

Liabilitas Sewa

Aset Hak Guna

• Pembayaran tetap,

• Pembayaran sewa variabel,

• Jaminan nilai residu,

• Harga eksekusi opsi beli,

• Pembayaran penalti jika menghentikan sewa.

• Jumlah pengukuran awal liabilitas sewa,

• Pembayaran sewa dikurangi insentif sewa yang diterima,

• Biaya langsung awal*,

• Estimasi biaya bongkar dan restorasi.

Pengakuan awal (PSAK 73-23-28):

* Biaya langsung awal adalah biaya inkremental untuk mendapatkan sewa yang tidak akan dikeluarkan jika sewa tidak diperoleh.

(4)

ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA – BUKU LESSEE

Pengukuran selanjutnya-aset hak guna (PSAK 73.30):

Model Biaya

“Untuk menerapkan model biaya, penyewa mengukur aset hak-guna pada biaya perolehan:

a) dikurangi dengan akumulasi depresiasi dan akumulasi kerugian penurunan nilai; dan

b) Disesuaikan dengan pengukuran kembali liabilitas sewa yang ditetapkan dalam paragraf 36 (c)”.

Model Pengukuran Lain

Properti Investasi Aset Tetap

Model Nilai Wajar (Fair Value Model) Model Revaluasi

(Revaluation Model)

(5)

ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA – BUKU LESSEE Pengukuran selanjutnya-liabilitas sewa (PSAK 73.36):

“Setelah tanggal permulaan, penyewa mengukur liabilitas sewa dengan:

a) Meningkatkan jumlah tercatat untuk mereflesikan bunga atas liabilitas sewa;

b) Mengurangi jumlah tercatat untuk merefleksikan sewa yang telah dibayar; dan

c) Mengukur kembali jumlah tercatat untuk merefleksikan

penilaian kembali atau modifikasi sewa yang ditetapkan

dalam paragraf 39-46 atau untuk merefleksikan

pembayaran sewa tetap secara substansi revisian (lihat

paragraf PP42)”.

(6)

ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA – BUKU LESSEE

Contoh I:

PT X (lessee) dan PT Y (lessor) melakukan perjanjian sewa menyewa kendaraan berupa 1 unit truk per 1 Januari 2019. Perjanjian tersebut memuat ketentuan-ketentuan sebagai berikut:

1. Perjanjian sewa menyewa tersebut berlangsung selama 5 tahun, tidak dapat dibatalkan (non-cancelable) dengan pembayaran cicilan sewa per tahun sebesar Rp 20.711.110 pada setiap tanggal 1 Januari.

2. Truk tersebut memiliki nilai wajar sebesar Rp 100.000.000 dengan taksiran masa manfaat ekonomis selama 5 tahun dengan nilai residu Rp 5.000.000.

3. Perjanjian sewa tersebut tidak memiliki opsi untuk diamendemen.

Truk tersebut dikembalikan kepada PT Y pada akhir masa sewa.

4. Tingkat suku bunga pinjaman inkremental adalah 5% per tahun.

5. PT X menyusutkan aset tersebut dengan basis garis lurus.

6. PT Y mengenakan tarif pengembalian (rate of return) atas penyewaan tersebut sebesar 4% per tahun.

(7)

ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA – BUKU LESSEE

Contoh I:

Berdasarkan data tersebut di atas, maka diperoleh informasi sebagai berikut:

Nilai yang dikapitalisasi = Rp 20.711.110 x 4,62990 (PVF-OA5,4%)

= Rp 95.890.269.

PT X

Penjurnalan - 1 Jan 2019:

Aset hak guna………..…….Dr. 95.890.269

Hutang sewa jangka panjang………..Cr. 95.890.269 Beban bunga.………..…….Dr. 3.007.166

Hutang sewa jangka panjang………..Cr. 3.007.166

(8)

ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA – BUKU LESSEE Contoh I:

SKEDUL

PEMBAYARAN

Termin Tanggal

bayar Cicilan Pokok Bunga Saldo Hutang Sewa

a b c d = c - (f-1) e = (f -1)*i f = (f-1) - d

0 1-Jan-19 95,890,269

1 1-Jan-19 20,711,110 20,711,110 - 75,179,159 2 1-Jan-20 20,711,110 17,703,944 3,007,166 57,475,216 3 1-Jan-21 20,711,110 18,412,101 2,299,009 39,063,114 4 1-Jan-22 20,711,110 19,148,585 1,562,525 19,914,529 5 1-Jan-23 20,711,110 19,914,529 796,581 0

103,555,550 95,890,269 7,665,281

PT X

Penjurnalan - 1 Jan 2019:

Hutang sewa jangka panjang….Dr. 20.711.110

Kas………..Cr. 20.711.110 Penjurnalan - 31 Des 2019:

Beban depresiasi………..….Dr. 19.178.053

Akum. depresiasi - Aset hak guna……...Cr. 19.178.053

(9)

ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA – BUKU LESSEE

Contoh I:

PT X

Penjurnalan - 1 Jan 2020:

Beban bunga.………..…….Dr. 3.007.166

Hutang sewa jangka panjang…………...Cr. 3.007.166 Hutang sewa jangka panjang….Dr. 20.711.110

Kas……….Cr. 20.711.110 Penjurnalan - 31 Des 2020:

Beban depresiasi………..….Dr. 19.178.053

Akum. depresiasi-Aset hak guna…..…..Cr. 19.178.053

(10)

ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA – BUKU LESSEE

Contoh I:

PT X

Penjurnalan - 1 Jan 2021:

Beban bunga.………..…….Dr. 2.299.009

Hutang sewa jangka panjang…………...Cr. 2.299.009 Hutang sewa jangka panjang….Dr. 20.711.110

Kas………...Cr. 20.711.110 Penjurnalan - 31 Des 2021:

Beban depresiasi………..….Dr. 19.178.053

Akum. depresiasi-Aset hak guna………...Cr. 19.178.053

(11)

ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA – BUKU LESSEE

Contoh I:

PT X

Penjurnalan - 1 Jan 2022:

Beban bunga.………..…….Dr. 1.562.525

Hutang sewa jangka panjang…………...Cr. 1.562.525 Hutang sewa jangka panjang….Dr. 20.711.110

Kas……….Cr. 20.711.110 Penjurnalan - 31 Des 2022:

Beban depresiasi………..….Dr. 19.178.053

Akum. depresiasi-Aset hak guna..……..Cr. 19.178.053

(12)

ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA – BUKU LESSEE

Contoh I:

PT X

Penjurnalan - 1 Jan 2023:

Beban bunga.………..…….Dr. 796.581

Hutang sewa jangka panjang…………...Cr. 796.581 Hutang sewa jangka panjang….Dr. 20.711.110

Kas……….Cr. 20.711.110 Penjurnalan - 31 Des 2023:

Beban depresiasi………..….Dr. 19.178.053

Akum. depresiasi-Aset hak guna ….…..Cr. 19.178.053

Jika pada tanggal 1 Januari 2024 PT X membeli aset sewa tersebut dari PT Y dengan nilai Rp 5.000.000 dengan sisa masa manfaat ekonomis, maka akan dilakukan pencatatan sebagai berikut:

Penjurnalan - 1 Jan 2024:

Aset tetap.……..………..…….Dr. 5.000.000

Kas……….Cr. 5.000.000

(13)

ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA – BUKU LESSEE Penilaian kembali liabilitas sewa (PSAK 73.39-43):

Perubahan Jaminan Nilai Residu

Peninjauan ulang pasar rental

Perubahan pada penilaian atas opsi untuk membeli

Perubahan masa sewa

(14)

ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA – BUKU LESSEE

Penilaian kembali liabilitas sewa (PSAK 73.39):

“Setelah tanggal permulaan, penyewa menerapkan paragraf 40-43 untuk mengukur kembali liabilitas sewanya untuk merefleksikan perubahan pembayaran sewa.

Penyewa mengakui jumlah pengukuran kembali liabilitas

sewa sebagai penyesuaian terhadap aset hak guna. Akan

tetapi, jika jumlah tercatat aset hak guna berkurang

menjadi nol dan masih terdapat pengurangan dalam

pengukuran liabilitas sewa, maka penyewa mengakui sisa

jumlah pengukuran kembali dalam laba rugi”.

(15)

ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA – BUKU LESSEE Penilaian kembali liabilitas sewa (PSAK 73.39):

No. Perubahan Penilaian Kembali

1. Perubahan masa sewa Tingkat diskonto revisian 2. Perubahan nilai opsi

untuk membeli kembali

Tingkat diskonto revisian 3. Perubahan nilai jaminan

residu

Mendiskonto

pembayaran dengan tingkat diskonto tetap 4. Perubahan pembayaran

sewa masa depan

Mendiskonto

pembayaran dengan

tingkat diskonto tetap

(16)

ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA – BUKU LESSEE

Contoh II:

Pada Contoh I di atas, jika nilai taksiran nilai residu lebih rendah dari nilai residu yang dijamin, dan nilai residu diperkirakan sebesar Rp 3.000.000.

Dengan demikian, PT X memperhitungkan pembayaran tambahan sebesar Rp 2.000.000 (Rp 5.000.000 – Rp 3.000.000) dalam menentukan liabilitas sewa dan aset hak guna.

Berdasarkan data tersebut di atas, maka perhitungan nilai liabiltas sewa dan aset hak guna adalah sebagai berikut:

Nilai sekarang pembayaran sewa tahunan

(Rp 20.711.110 x 4,62990 (PVF-AD5,4%))………..Rp 95.890.350 Nilai sekarang pembayaran atas nilai residu sebesar

Rp 2.000.000 yang akan dibayar 5 tahun kemudian

(Rp 2.000.000 x 0,82193 (PVF 5,4%))………Rp 1.643.860 Libilitas sewa/aset hak guna………..Rp 97.534.210

(17)

ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA – BUKU LESSEE

Contoh II:

PT X

Penjurnalan - 1 Jan 2019:

Aset hak guna………..…….Dr. 97.534.210

Hutang sewa jangka panjang………..Cr. 97.534.210 Hutang sewa jangka panjang….Dr. 20.711.110

`Kas………..………..Cr. 20.711.110

(18)

ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA – BUKU LESSEE Contoh II:

SKEDUL

PEMBAYARAN

Termin Tanggal

bayar Cicilan Pokok Bunga Saldo Hutang Sewa

a b c d = c - (f-1) e = (f -1)*i f = (f-1) - d

0 1-Jan-19 97,534,210

1 1-Jan-19 20,711,110 20,711,110 - 76,823,100 2 1-Jan-20 20,711,110 17,638,190 3,072,920 59,184,910 3 1-Jan-21 20,711,110 18,343,710 2,367,400 40,841,200 4 1-Jan-22 20,711,110 19,077,460 1,633,650 21,763,740

5 1 –Jan-23 20,711,110 19,840,560 870,550 1,923,180

6 1-Jan-24 2,000,000 1,923,180 76,820 0

105,555,550 97,534,210 8,021,340

PT X

Penjurnalan - 1 Jan 2019:

Hutang sewa jangka panjang….Dr. 20.711.110

Kas………..Cr. 20.711.110 Penjurnalan - 31 Des 2019:

Beban depresiasi………..….Dr. 19.506.842

Akum. depresiasi - Aset hak guna……....Cr. 19.506.842

(19)

ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA – BUKU LESSEE

Contoh II:

PT X

Penjurnalan - 1 Jan 2020:

Beban bunga.………..…….Dr. 3.072.920

Hutang sewa jangka panjang…………...Cr. 3.072.920 Hutang sewa jangka panjang….Dr. 20.711.110

Kas……….Cr. 20.711.110 Penjurnalan - 31 Des 2020:

Beban depresiasi………..….Dr. 19.506.842

Akum. depresiasi-Aset hak guna…..…..Cr. 19.506.842

(20)

ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA – BUKU LESSEE

Contoh II:

PT X

Penjurnalan - 1 Jan 2021:

Beban bunga.………..…….Dr. 2.367.400

Hutang sewa jangka panjang…………....Cr. 2.367.400 Hutang sewa jangka panjang….Dr. 20.711.110

Kas………..Cr. 20.711.110 Penjurnalan - 31 Des 2021:

Beban depresiasi………..….Dr. 19.506.842

Akum. depresiasi-Aset hak guna………..Cr. 19.506.842

(21)

ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA – BUKU LESSEE

Contoh II:

PT X

Penjurnalan - 1 Jan 2022:

Beban bunga.………..…….Dr. 1.633.650

Hutang sewa jangka panjang…………...Cr. 1.633.650 Hutang sewa jangka panjang….Dr. 20.711.110

Kas……….Cr. 20.711.110 Penjurnalan - 31 Des 2022:

Beban depresiasi………..….Dr. 19.506.842

Akum. depresiasi-Aset hak guna..……..Cr. 19.506.842

(22)

ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA – BUKU LESSEE

Contoh II:

PT X

Penjurnalan - 1 Jan 2023:

Beban bunga.………..…….Dr. 870.550

Hutang sewa jangka panjang…………...Cr. 870.550 Hutang sewa jangka panjang….Dr. 20.711.110

Kas……….Cr. 20.711.110 Penjurnalan - 31 Des 2023:

Beban depresiasi………..….Dr. 19.506.842

Akum. depresiasi-Aset hak guna ….…..Cr. 19.506.842

Penjurnalan - 1 Jan 2024:

Beban bunga.………..…….Dr. 76.820

Hutang sewa jangka panjang…………...Cr. 76.820 Hutang sewa jangka panjang….Dr. 2.000.000

Kas……….Cr. 2.000.000

(23)

ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA – BUKU LESSEE Modifikasi Sewa (PSAK 73.44):

“Penyewa mencatat modifikasi sewa terpisah jika:

a) Modifikasi meningkatkan ruang lingkup sewa dengan menambahkan hak untuk menggunakan satu aset pendasar atau lebih; dan

b) Imbalan sewa meningkat sebesar jumlah yang setara

dengan harga tersendiri untuk peningkatan dalam

ruang lingkup dan penyesuaian tepat pada harga

tersendiri tersebut untuk merefleksikan kondisi kontrak

tertentu”.

(24)

PIUTANG SEWA DAN PENDAPATAN SEWA – BUKU LESSOR

Sewa pembiayaan atau sewa operasi?

(25)

PIUTANG SEWA DAN PENDAPATAN SEWA – BUKU LESSOR Pengukuran awal:

Piutang Sewa

Niai Sekarang Pembayaran

Sewa

Nilai Sekarang Nilai Residu yang Dijamin

dan Tidak Dijamin

= +

(26)

PIUTANG SEWA DAN PENDAPATAN SEWA – BUKU LESSOR Pengukuran awal-piutang sewa (PSAK 73.47):

“Pada tanggal permulaan, pesewa mengakui aset yang dimiliki dalam sewa pembiayaan dalam laporan posisi keuangan dan menyajikannya sebagai piutang pada jumlah yang sama dengan investasi neto sewa”.

Investasi Neto Sewa

Pembayaran tetap - insentif sewa terutang Pembayaran sewa variabel

Jaminan nilai residu

Harga eksekusi opsi beli

Pembayaran penalti untuk menghentikan sewa

+ + + +

=

(27)

PIUTANG SEWA DAN PENDAPATAN SEWA – BUKU LESSOR

Contoh III:

Pada Contoh I di atas, pencatatan yang dilakukan oleh PT Y sebagai lessor adalah sebagai berikut:

Infromasi tambahan:

1. Perjanjian sewa menyewa tersebut berlangsung selama 5 tahun, tidak dapat dibatalkan (non-cancelable) setiap tanggal 1 Januari.

2. Truk tersebut memiliki nilai wajar sebesar Rp 100.000.000 dengan taksiran masa manfaat ekonomis selama 5 tahun dengan nilai residu yang dijamin adalah sebesar Rp 5.000.000. Harga perolehan truk dari dealer adalah sebesar Rp 85.000.000.

3. Perjanjian sewa tersebut tidak memiliki opsi untuk diamendemen dan truk tersebut dikembalikan kepada PT Y pada akhir masa sewa.

4. PT Y mengenakan tarif pengembalian (rate of return) atas penyewaan tersebut sebesar 4% per tahun.

5. Pada akhir masa sewa, diperoleh informasi bahwa nilai residu aset adalah sebesar Rp 3.000.000.

(28)

PIUTANG SEWA DAN PENDAPATAN SEWA – BUKU LESSOR

Contoh III:

Nilai wajar aset sewaan………Rp 100.000.000 Nilai sekarang atas nilai residu yang dijamin

(Rp 5.000.000 x 0,82193 (PVF 5,4%))……….Rp 4.109.650 Nilai yang diperoleh PT Y melalui pembayaran

sewa.……….………..Rp 95.890.350 Pembayaran selama 5 tahun dengan tarif

pengembalian 4%,

(Rp 95.890.350: 4,62990(PVF-AD5,4%))………Rp 20.711.110

Piutang sewa = Nilai sekarang pembayaran sewa + Nilai sekarang atas nilai residu yang dijamin = Rp 95.890.350 + Rp 4.109.650 = Rp 100.000.000

(29)

PIUTANG SEWA DAN PENDAPATAN SEWA – BUKU LESSOR

Contoh III:

PT Y

Penjurnalan - 1 Jan 2019:

Piutang sewa jangka panjang...Dr. 100.000.000

Penjualan……….………..Cr. 100.000.000 Harga pokok penjualan…………..Dr. 85.000.0000

Persediaan………..………..Cr. 85.000.000

(30)

Contoh III:

SKEDUL

PEMBAYARAN

Termin Tanggal

bayar Cicilan Pokok Bunga Saldo Piutang Sewa

a b c d = c - (f-1) e = (f -1)*i f = (f-1) - d

0 1-Jan-19 - - - 100,000,000

1 1-Jan-19 20,711,110 20,711,110 - 79,288,890 2 1-Jan-20 20,711,110 17,539,550 3,171,560 61,749,340 3 1-Jan-21 20,711,110 18,241,140 2,469,970 43,508,200 4 1-Jan-22 20,711,110 19,970,780 1,740,330 24,537,420

5 1 –Jan-23 20,711,110 19,729,610 981.500 4,807,810

6 1-Jan-24 5,000,000 4,807,810 192,190 0

108,555,550 100,000,000 8.555.555

PT X

Penjurnalan - 1 Jan 2019:

Kas………..….Dr. 20.711.110

Piutang sewa jangka panjang………..Cr. 20.711.110 Penjurnalan - 31 Des 2019:

Piutang sewa jangka panjang..Dr. 3.171.560

Pendapatan bunga……….……....Cr. 3.171.560

PIUTANG SEWA DAN PENDAPATAN SEWA – BUKU LESSOR

(31)

Contoh III:

PT X

Penjurnalan - 1 Jan 2020:

Kas………..….Dr. 20.711.110

Piutang sewa jangka panjang………..Cr. 20.711.110 Penjurnalan - 31 Des 2020:

Piutang sewa jangka panjang..Dr. 2.469.970

Pendapatan bunga……….……....Cr. 2.469.970

PIUTANG SEWA DAN PENDAPATAN SEWA – BUKU LESSOR

Penjurnalan - 1 Jan 2021:

Kas………..….Dr. 20.711.110

Piutang sewa jangka panjang………..Cr. 20.711.110 Penjurnalan - 31 Des 2021:

Piutang sewa jangka panjang..Dr. 1.740.330

Pendapatan bunga……….……....Cr. 1.740.330

(32)

Contoh III:

PT X

Penjurnalan - 1 Jan 2022:

Kas………..….Dr. 20.711.110

Piutang sewa jangka panjang………..Cr. 20.711.110 Penjurnalan - 31 Des 2022:

Piutang sewa jangka panjang..Dr. 981.500

Pendapatan bunga……….……....Cr. 981.500

PIUTANG SEWA DAN PENDAPATAN SEWA – BUKU LESSOR

Penjurnalan - 31 Des 2023:

Piutang sewa jangka panjang..Dr. 192.190

Pendapatan bunga……….……....Cr. 192.190 Penjurnalan-1 Jan 2024

Persediaan………...…..Dr. 3.000.000 Kas*.……….Dr. 2.000.000

Piutang sewa jangka panjang………..…Cr. 5.000.000

* Apabila nilai residu tidak dijamin, maka kerugian diakui sebesar Rp 2.000.000.

(33)

Modifikasi Sewa (PSAK 73.79):

Sewa Pembiayaan (PSAK 73.79):

Sama seperti PSAK 73.44

PIUTANG SEWA DAN PENDAPATAN SEWA – BUKU LESSOR

Sewa Operasi (PSAK 73.82):

“Pesewa mencatat modifikasi sewa operasi sebagai sewa

baru sejak tanggal efektif modifikasi dengan

mempertimbangkan pembayaran sewa dibayar dimuka

atau terutang terkait dengan sewa orisinal sebagai bagian

dari pembayaran sewa untuk sewa baru”.

(34)

PENCATATAN SEWA MELEKAT

Apakah ada pengalihan hak penggunaan aset?

Kontrak Outsourcing

Kontrak Pengadaan

Jasa

Telekomunikasi

Take-or pay

Contract

(35)

PENCATATAN SEWA MELEKAT

telco listrik tambang

air minum

jasa

pengamanan

dll

(36)

PENCATATAN SEWA MELEKAT

Apakah lessee dapat memutuskan untuk tidak menyewa aset pendasar tanpa mempengaruhi secara

signifikan haknya untuk

menggunakan aset pendasar lain?

Apakah lessee mendapat manfaat dari aset pendasar

secara terpisah atau bersamaan dengan sumber daya lain?

Apakah aset pendasar memiliki ketergantungan atau interrelasi yang tinggi dengan aset

pendasar lainnya?

Sewa melekat atau bukan? (PSAK 73.PP32-PP33):

(37)

PENCATATAN SEWA MELEKAT

Bifurcation

X

Y

Kontrak

(38)

PENCATATAN SEWA MELEKAT

Penilaian terhadap embedded

lease

Kontrak dengan embedded

lease

Kontrak tanpa embedded

lease

(39)

PT X adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengamanan. Pada tanggal 2 Januari 2008, PT X melakukan pengadaan jasa pengamanan kepada PT Y selama lima tahun. Jasa pengamanan diberikan disertai dengan alat-alat patroli seperti mobil patroli dan peralatan pengamanan.

Kontrak tersebut bernilai sebesar Rp 5.000.000.000. Kontrak sejenis, yang tidak menyertakan peralatan berupa mobil patroli bernilai sebesar Rp 4.000.000.000. Pembayaran dilakukan setiap 6 bulan. Jika nilai wajar mobil patroli tersebut adalah Rp 800.000.000 dan masa manfaat ekonomis adalah 6 tahun, sedangkan aset tetap tersebut dahulu diperoleh dengan harga Rp 700.000.000. Tingkat suku bunga inkremental adalah 9% per tahun. Mobil patroli tersebut diperkirakan tidak memiliki nilai residu di akhir masa kontrak pengadaan jasa pengamanan. Susunlah penjurnalan transaksi yang harus dilakukan oleh PT X!

Contoh IV:

PENCATATAN SEWA MELEKAT

(40)

Jawab:

Berdasarkan kasus tersebut di atas, diperoleh data sebagai berikut di bawah ini:

Persentase nilai kini sewa terhadap nilai wajar aset………...99%

Lama sewa………..60 bulan Masa manfaat ekonomis……….……….72 bulan Persentase lama sewa terhadap masa manfaat ekonomis……...83%

Tingkat suku bunga……….………..………...9%

PENCATATAN SEWA MELEKAT

Contoh IV:

(41)

Termin Tanggal

bayar Cicilan Pokok Bunga Saldo Piutang

Sewa

0 2-Jan-08 791.271.818

1 2-Jan-08 100,000,000 64.392.768 35.607.232 726.879.050 2 2-Jul-08 100,000,000 67.290.443 32.709.557 659.588.607 3 2-Jan-09 100,000,000 70.318.513 29.681.487 589.270.094 4 2-Jul-09 100,000,000 73.482.846 26.517.154 515.787.248 5 2-Jan-10 100,000,000 76.789.574 23.210.426 438.997.674 6 2-Jul-10 100,000,000 80.245.105 19.754.895 358.752.570 7 2-Jan-11 100,000,000 83.856.134 16.143.866 274.896.435 8 2-Jul-11 100,000,000 87.629.660 12.370.340 187.266.775 9 2-Jan-12 100,000,000 91.572.995 8.427.005 95.693.780 10 2-Jul-12 100,000,000 95.693.780 4.306.220 0

1.000.000.000 791.271.818

Tabel cicilan sewa, bunga dan saldo hutang selama masa sewa adalah sebagai berikut:

PENCATATAN SEWA MELEKAT

Contoh IV:

(42)

Dr Piutang sewa jangka panjang 791.271.818

Cr Aset tetap-peralatan 700.000.000

Cr Laba 91.271.818

Dr Kas 500.000.000

Cr Piutang sewa jangka panjang 64.392.768

Cr Pendapatan bunga 35.607.232

Cr Pendapatan jasa pengamanan 400.000.000

Dr Kas 500.000.000

Cr Piutang sewa jangka panjang 67.290.443

Cr Pendapatan bunga 32.709.557

Cr Pendapatan jasa pengamanan 400.000.000 PV pembayaran sewa pembiayaan………791.271.818

FV aset sewa pembiayaan………..…….800.000.000 Jurnal pencatatan yang dilakukan oleh PT X per 2 Januari 2008 adalah sebagai berikut:

Jurnal pencatatan yang dilakukan oleh PT X per 2 Juli 2008 adalah sebagai berikut:

PENCATATAN SEWA MELEKAT

Contoh IV:

(43)

Jika contoh IV di atas tidak ditemukan kontrak sejenis yang dapat diperbandingkan, namun diperoleh data bahwa nilai wajar mobil patroli tersebut adalah Rp 600.000.000 (dahulu diperoleh dengan harga Rp 500.000.000) dan tingkat suku bunga yang digunakan untuk transaksi sewa adalah 13,8% (tingkat suku bunga inkremental). Susunlah penjurnalan transaksi yang harus dilakukan oleh PT X!

Jawab:

Berdasarkan kasus tersebut di atas, diperoleh data sebagai berikut di bawah ini:

Persentasenilai kini sewa terhadap nilai wajar aset………..88%

Lama sewa………...60 bulan Masa manfaat ekonomis……….………..72 bulan Persentase lama sewa terhadap masa manfaat ekonomis……...83%

Tingkat suku bunga……….………..13,8%

Contoh V:

PENCATATAN SEWA MELEKAT

(44)

Termin Tanggal

bayar Cicilan Pokok Bunga Saldo Piutang Sewa

0 2-Jan-08 529.224.675

1 2-Jan-08 75.000.000 38.486.179 36.513.821 490.738.496 2 2-Jul-08 75.000.000 41.141.531 33.858.469 449.596.965 3 2-Jan-09 75.000.000 43.980.088 31.019.912 405.616.877 4 2-Jul-09 75.000.000 47.014.491 27.985.509 358.602.386 5 2-Jan-10 75.000.000 50.258.253 24.741.747 308.344.134 6 2-Jul-10 75.000.000 53.725.817 21.274.183 254.618.316 7 2-Jan-11 75.000.000 57.432.627 17.567.373 197.185.690 8 2-Jul-11 75.000.000 61.395.187 13.604.813 135.790.503 9 2-Jan-12 75.000.000 65.631.143 9.368.857 70.159.360 10 2-Jul-12 75.000.000 70.159.360 4.840.640 0

750.000.000

529,224,675

Tabel cicilan sewa, bunga dan saldo hutang selama masa sewa adalah sebagai berikut:

PENCATATAN SEWA MELEKAT

Contoh V:

(45)

Dr Piutang sewa jangka panjang

529.224.675

Cr Aset tetap peralatan 500.000.000

Cr Laba 29.224.675

Dr Kas 500.000.000

Cr Piutang sewa jangka panjang

38.486.179

Cr Pendapatan bunga 36.513.821

Cr Pendapatan jasa pengamanan

425.000.000 PV pembayaran sewa pembiayaan………....529.224.675 FV aset sewa pembiayaan………..…….600.000.000 Jurnal pencatatan yang dilakukan oleh PT X per 2 Januari 2008 adalah sebagai berikut:

PENCATATAN SEWA MELEKAT

Contoh V:

(46)

Dr Kas 500.000.000 Cr Piutang sewa jangka

panjang

41.141.531

Cr Pendapatan bunga 33.858.469

Cr Pendapatan jasa

pengamanan 425.000.000

Jurnal pencatatan yang dilakukan oleh PT X per 2 Juli 2008 adalah sebagai berikut:

PENCATATAN SEWA MELEKAT

Contoh V:

(47)

Questions?

Marisi P. Purba, S.E., M.H., Ak, CA, ACPA

Email: [email protected]

Phone: 0812 2068 4307

Gambar

Tabel cicilan sewa, bunga dan saldo hutang selama masa sewa adalah  sebagai berikut:
Tabel  cicilan  sewa,  bunga  dan  saldo  hutang  selama  masa  sewa  adalah  sebagai berikut:

Referensi

Dokumen terkait

Untuk penilaian kembali aktiva tetap atau disingkat Revaluasi sebenarnya tidak diizinkan oleh standar akuntansi yang berlaku di Indonesia akan tetapi sepanjang ada peraturan

1) Simpanan Wajib, yaitu jumlah nilai uang tertentu yang masih harus dibayar oleh anggota untuk setiap periode tertentu. Simpanan wajib ini dapat diambil kembali dengan cara

tetapi dengan modifikasi karena disesuaikan dengan karakteristik dan operasional organisasi sebagai lembaga anrjl z*at Sebaiknya ada PSAK khusus untuk lembaga pengelola

Dalam penjelasan PSAK aset murabahah untuk tujuan dijual kembali diakui sebagai persediaan sebesar biaya perolehan, namun saat ini tidak dapat dipungkiri lagi bahwa tidak

perlakuan akuntansi untuk transaksi sewa perlu diterapkan secara konsisten sesuai dengan PSAK No.30 dalam rangka penyusunan laporan keuangan perusahaan. Untuk itu guna

1) Operating Lease (Sewa guna Usaha tanpa hak opsi).. Pada operating lease, lessor membeli barang dan kemudian menyewakan kepada lessee untuk jangka waktu tertentu.

Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana (S1) pada Program Studi Akuntansi STIENU Jepara. Shalawat dan salam, semoga selalu

Perubahan kapitalisasi sewa dapat menyebabkan perubahan pada laporan keuangan perusahaan (adanya peningkatan dalam jumlah total asset, liabilitas dan penurunan total