• Tidak ada hasil yang ditemukan

Variabilitas – Sosial Budaya.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Variabilitas – Sosial Budaya."

Copied!
27
0
0

Teks penuh

(1)

Faktor yg mempengaruhi efektifitas

Faktor yg mempengaruhi efektifitas

profesi dokter dan faktor yg

profesi dokter dan faktor yg

menghambat pengabdian seorang

menghambat pengabdian seorang

dokter

dokter

Pendidikan,pengetahuan,ekonomi,budaya Pendidikan,pengetahuan,ekonomi,budaya

(2)

Proses Pendidikan

Proses Pendidikan

Sistem Konvensional Sistem Konvensional

Sistem PBL (Problem base Learning)Sistem PBL (Problem base Learning)

Mahasiswa DOKTER

(3)
(4)

Medan Tugas

Medan Tugas

Dokter Umum Medan Tugas

Luas

Variabilitas

Persiapan

(5)
(6)

Medan Tugas

PTT >>>

Non PTT

Persiapan ???

Tempat

Tempat

Pengabdian

Pengabdian

Puskesmas >>

(7)

Efektifitas Profesi dokter

Efektifitas Profesi dokter

Cognitif ( Pengetahuan )Cognitif ( Pengetahuan )

(8)

Cognitif ( Pengetahuan )

Cognitif ( Pengetahuan )

Level taxonomy (Bloom) Level taxonomy (Bloom) C 1 ( recall of knowledge)C 1 ( recall of knowledge)

C6.

(9)

Psikomotor

Psikomotor

Keterampilan Komunikasi Keterampilan Komunikasi Keterampilan pengambilan Keterampilan pengambilan

anamnesa/riwayat penyakit anamnesa/riwayat penyakit

Keterampilan pemeriksaan fisik/jasmani Keterampilan pemeriksaan fisik/jasmani

pasien pasien

Keterampilan menentukan pemeriksaan Keterampilan menentukan pemeriksaan

penunjang yang sesuai utk menegakkan penunjang yang sesuai utk menegakkan

diagnosa diagnosa

(10)

Affective/Attitude(Sikap)

Affective/Attitude(Sikap)

Ikut merasakan kesusahan pasien Ikut merasakan kesusahan pasien Mau meluangkan waktu untuk Mau meluangkan waktu untuk

mendengarkan keluhan pasien mendengarkan keluhan pasien

Mengadakan komunikasi efektif dgn Mengadakan komunikasi efektif dgn

pasien dan keluarganya pasien dan keluarganya

(11)

Pendidikan

Pendidikan

Lama Pendidikan Lama Pendidikan Penyebab Penyebab

Dalam diri sendiri Dalam diri sendiri Diluar diri sendiri Diluar diri sendiri

 Ekonomi Ekonomi

 Lingkungan Lingkungan  keluarga,kost,dll keluarga,kost,dll

(12)

Variabilitas – Sosial Budaya

Variabilitas – Sosial Budaya

Untuk berkomunikasi secara efektif Untuk berkomunikasi secara efektif

dengan seorang pasien mengenai dengan seorang pasien mengenai penyakitnya atau pengobatannya, penyakitnya atau pengobatannya, seorang dokter harus mengetahui seorang dokter harus mengetahui

bagaimana pasien memandang

bagaimana pasien memandang penyakitpenyakit

tersebut,

tersebut, etiologinyaetiologinya dan dan pengobatannyapengobatannya

(13)

Variabilitas - Persiapan

Variabilitas - Persiapan

Adat – budayaAdat – budaya BahasaBahasa

Agama / KepercayaanAgama / Kepercayaan HukumHukum

MakananMakanan

(14)

Variabilitas – Sosial Budaya

Variabilitas – Sosial Budaya

Agar dapat efektif dalam merawat pasien Agar dapat efektif dalam merawat pasien

dengan latar belakang sosial berbeda, dengan latar belakang sosial berbeda,

dokter harus mengembangkan suatu dokter harus mengembangkan suatu

pemahaman khusus mengenai pemahaman khusus mengenai

kepercayaan

kepercayaan dan dan praktek-praktek praktek-praktek kesehatan

(15)

Sikap terhadap Kesehatan

Sikap terhadap Kesehatan

1.

1. Model berlawananModel berlawanan

Darah tidak dapat diperbaharui. Darah tidak dapat diperbaharui.

Kekurangan darah menimbulkan Kekurangan darah menimbulkan

penyakit. penyakit.

Terjadi kesulitan dalam izin mengambil Terjadi kesulitan dalam izin mengambil

sampel darah, bank darah dan transfusi sampel darah, bank darah dan transfusi

(16)

2.

2. Pengetahuan masyarakat yg tidak sesuaiPengetahuan masyarakat yg tidak sesuai

Diare : - disebabkan “palasik” Diare : - disebabkan “palasik”

- karena demam tinggi, salah - karena demam tinggi, salah

makanmakan Demam :

Demam :

- “Tasapo” - “Tasapo”

(17)

3.

3. Menolak rawat inap/berobat ke RSMenolak rawat inap/berobat ke RS

- Upacara penguburan ari-ari - Upacara penguburan ari-ari

- Memakan pantangan adat - Memakan pantangan adat

(18)

4.

4. Perbedaan persepsi Perbedaan persepsi

Bukan obat yg menyembuhkan, tetapi Bukan obat yg menyembuhkan, tetapi

sentuhan tangan penyuntiknyasentuhan tangan penyuntiknya

-Tanpa suntikan bukan obat-Tanpa suntikan bukan obat

- Semakin banyak suntikan semakin OK - Semakin banyak suntikan semakin OK - obat luar negeri lebih baik dari lokal

- obat luar negeri lebih baik dari lokal

(19)

5.

5. Pengobatan, pencegahan dan Pengobatan, pencegahan dan

pemeliharaan

pemeliharaan

- Sakit adalah ketidaknyamanan - Sakit adalah ketidaknyamanan

- Tidak berobat sebelum sakit - Tidak berobat sebelum sakit

(20)

Penyebab Penyakit

Penyebab Penyakit

Kepercayaan : hantu, sihir, roh,…Kepercayaan : hantu, sihir, roh,… Ilmiah : bakteri, virus, jamur, …Ilmiah : bakteri, virus, jamur, …

Humoral patologi : keseimbangan panas-Humoral patologi : keseimbangan

(21)

Penyebab penolakan pengobatan

Penyebab penolakan pengobatan

Ilmiah

Ilmiah

1.

1. Kurikulum tak sesuaiKurikulum tak sesuai 2.

2. Pengobatan klinis vs pencegahanPengobatan klinis vs pencegahan 3.

3. Prioritas yang berbeda antara nakes dan Prioritas yang berbeda antara nakes dan

masyarakat masyarakat

4.

4. Asumsi keliru tentang pengambil Asumsi keliru tentang pengambil

keputusan keputusan

5.

5. Kekurangan dalam pelayanan kesehatan Kekurangan dalam pelayanan kesehatan

(22)

Hal hal positif dimasyarakat

Hal hal positif dimasyarakat

Penting bagi dokter untuk mengetahui apa Penting bagi dokter untuk mengetahui apa

yang digunakan pasien untuk memerangi yang digunakan pasien untuk memerangi

penyakitnya –

penyakitnya – apabila tidak berbahayaapabila tidak berbahaya – – hal tersebut mungkin dapat dibiarkan

hal tersebut mungkin dapat dibiarkan

dalam rencana penyembuhan dan dalam rencana penyembuhan dan

(23)

Pengenalan atas Faktor-faktor Pengenalan atas Faktor-faktor

Lingkungan alamiah dan Sosial Budaya Lingkungan alamiah dan Sosial Budaya Medan Tugas akan dapat memprediksi : Medan Tugas akan dapat memprediksi :

Pelaksanaan Tugas

Faktor Pendukung

(24)

Faktor penghambat pengabdian

Faktor penghambat pengabdian

dokter

dokter

 Budaya setempat yang tidak sesuai dgn norma Budaya setempat yang tidak sesuai dgn norma

kesehatan ( turun temurun )

kesehatan ( turun temurun )

 Kebiasaan individu dan masyarakat yg tak Kebiasaan individu dan masyarakat yg tak

sesuai dengan norma kesehatan

sesuai dengan norma kesehatan

 Pendidikan masyarakat yg rendah shg belum Pendidikan masyarakat yg rendah shg belum

mampu menerima keterangan dokter

mampu menerima keterangan dokter

 Ekonomi masyarakat /keluarga shg pasien dan Ekonomi masyarakat /keluarga shg pasien dan

keluarganya tidak mau dirujuk ke fasilitas

keluarganya tidak mau dirujuk ke fasilitas

kesehatan yg memadai

(25)

Faktor penghambat pengabdian

Faktor penghambat pengabdian

dokter (2)

dokter (2)

Keilmuan dokter yang statis dan Keilmuan dokter yang statis dan

berkurang ( Life long study) berkurang ( Life long study)

Keterampilan dokter yang statis / Keterampilan dokter yang statis /

berkurang berkurang

Suasana keterbatasan gender dalam Suasana keterbatasan gender dalam

melayani pasien terutama perempuan melayani pasien terutama perempuan

Ketidakmampuan berkomunikasi shg Ketidakmampuan berkomunikasi shg

(26)

Faktor penghambat dokter dalam

Faktor penghambat dokter dalam

pengabdian sbg dokter(3)

pengabdian sbg dokter(3)

Fasilitas dan sarana kesehatan yang Fasilitas dan sarana kesehatan yang

kurang memadai kurang memadai

Kesejahteraan dokter yang kurang wajar Kesejahteraan dokter yang kurang wajar

dari pemerintah sehingga harus mencari dari pemerintah sehingga harus mencari

tambahan lain tambahan lain

Bobot kerja yang berat sehingga Bobot kerja yang berat sehingga

(27)

Referensi

Dokumen terkait

Upaya yang perlu dilakukan oleh masyarakat negeri Ouw, ialah tidak hanya. sekedar mempertahankan suatu tradisi atau budaya secara turun-temurun,

atau campuran dari bahan tersebut yang secara turun temurun telah.. digunakan untuk pengobatan, dan dapat diterapkan sesuai dengan

Ke Khas-an Budaya Buton bahwa Pemerintahan Raja dan Sultan di Buton tidak bersifat mutlak dan turun-temurun seperti di Cina, Jawa atau kerajaan melayu lain,

Nilai, norma dan pola perilaku yang diwariskan secara turun-temurun ini dapat berlanjut karena telah menjadi budaya birokrasi, sehingga seseorang yang bergabung dalam

Budaya santheka hasil Panen Jagung Masyarakat Errabu terhadap kiai dan guru adalah merupakan budaya yang sifatnya turun temurun dari nenek moyang masyarakat Desa Errabu

Bukan hanya merasa tidak nyaman dengan nilai-nilai yang selama ini ada atau yang sudah menjadi penjaga budaya turun-temurun, “mereka” itu agaknya juga telah

Sedangkan yang dapat dikatakan sebagai pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya adalah:10 - Diturunkan secara turun temurun - DIbuat, dimiliki dan juga digunakan oleh masyarakat

Jadi, yang dimaksud dengan budaya lokal bukan hanya berupa nilai, ide, dan hasil dari kegiatan tradisional maupun budaya turun temurun yang telah diwariskan oleh nenek moyang setempat,