• Tidak ada hasil yang ditemukan

ALIH KODE, CAMPUR KODE, DAN IDIOLEK SUJIWO TEJO DALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ALIH KODE, CAMPUR KODE, DAN IDIOLEK SUJIWO TEJO DALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS."

Copied!
31
0
0

Teks penuh

(1)

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

ALIH KODE, CAMPUR KODE, DAN IDIOLEK SUJIWO TEJO

DALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

SKRIPSI

diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Sastra

oleh

Happy Rizky K

NIM 1006218

PROGRAM STUDI BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

(2)

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

BANDUNG

2014

ALIH KODE, CAMPUR KODE, DAN IDIOLEK SUJIWO TEJO DALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Oleh

Happy Rizky Kurniasih

Sebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Sastra (S.S) pada Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni

© Happy Rizky Kurniasih 2014

Universitas Pendidikan Indonesia

(3)

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Hak Cipta dilindungi undang-undang.

Skripsi ini tidak boleh diperbanyak seluruhya atau sebagian,

(4)

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

ALIH KODE, CAMPUR KODE, DAN IDIOLEK SUJIWO TEJO DALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Happy Rizky K 1006218

ABSTRAK

Sujiwo Tejo dikenal sebagai dalang, penulis, pelukis, pemusik dan bahkan disebut budayawan. Latar belakangnya sebagai orang Jawa dan kaya akan dunia seni menjadikan sosok yang memiliki ciri khas ketika berbahasa. Dalam buku

Republik #Jancukers ditemukan adanya peristiwa alih kode dan campur kode

yang dilakukan Sujiwo Tejo dengan menggunakan bahasa daerah dan bahasa asing. Alih kode yang dilakukan Sujiwo Tejo biasanya memungut penggalan tembang berbahasa Jawa yang berisi nasihat. Hal lain yang ditemukan dalam buku

Republik #Jancukers adalah adanya variasi idiolek Sujiwo Tejo yang menjadi ciri

khas berbahasanya. Atas dasar itulah peneliti tertarik melakukan penelitian ini. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan: 1) alih kode yang dilakukan Sujiwo Tejo dalam buku Republik #Jancukers; 2) campur kode yang dilakukan Sujiwo Tejo dalam buku Republik #Jancukers; 3) idiolek Sujiwo Tejo; dan 4) fungsi bahasa dari peristiwa alih kode, campur kode, dan idiolek Sujiwo Tejo berdasarkan teori Holmes.

(5)

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

campur kode dalam bahasa Italia sebanyak enam data, campur kode dalam bahasa Arab sebanyak satu data, campur kode dalam bahasa Jepang sebanyak satu data, dan campur kode dalam bahasa Spanyol sebanyak satu data; 3) ditemukan tiga puluh data variasi idiolek Sujiwo Tejo; 4) fungsi yang ditemukan diantaranya adalah fungsi referensial, fungsi direktif, fungsi ekspresif, dan fungsi metalingistik.

ALIH KODE, CAMPUR KODE, DAN IDIOLEK SUJIWO TEJO DALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS foreign languages. Code switching by Sujiwo Tejo usually charge Javanese song snippets of advice. Another thing that is found on Republik #Jancukers is the idiolect by Sujiwo Tejo who has particularity in the language. For this reason, researchers interested in conducting this research. This study was conducted to describe: 1) code switching by Sujiwo Tejo on Republik #Jancukers book; 2) code mixing by Sujiwo Tejo on Republik #Jancukers book; 3) idiolect by Sujiwo Tejo; and; 4) the function of language on code switching, code mixing, and idiolect by Sujiwo Tejo based theory of Holmes.

(6)

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

(7)

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

DAFTAR ISI

(8)

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

4. Campur Kode ... 14

(9)

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

2. Campur Kode dalam Bahasa Belanda ... 139

3. Campur Kode dalam Bahasa Italia ... 140

4. Campur Kode dalam Bahasa Arab ... 144

5. Campur Kode dalam Bahasa Jepang ... 144

6. Campur Kode dalam Bahasa Spanyol ... 145

7. Campur Kode dalam Bahasa Jawa ... 146

8. Campur Kode dalam Bahasa Sunda ... 190

9. Campur Kode dalam Bahasa Bali ... 192

10.Campur Kode dalam Bahasa Madura... 193

D. Analisis Data dan Pembahasan Idiolek Sujiwo Tejo ... 194

E. Analisis dan Pembahasan Fungsi Bahasa ... 201

1. Fungsi Bahasa menurut Teori Holmes... 201

2. Fungsi Alih Kode, Campur Kode, dan Idiolek Sujiwo Tejo dalam Buku Republik #Jancukers... 205

BAB V SIMPULAN DAN SARAN A.Simpulan ... 208

B. Saran ... 209

DAFTAR PUSTAKA

(10)

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

BAB I PENDAHULUAN

A.Latar Belakang

Buku Republik #Jancukers ditulis oleh Sujiwo Tejo dengan menggunakan

banyak bahasa (multilingual), yaitu bahasa Indonesia, bahasa Asing, dan bahasa

Daerah. Hal ini menimbulkan gejala alih kode dan campur kode yang dilakukan

Sujiwo Tejo sebagai penulis buku Republik #Jancukers. Di buku ini juga terdapat

variasi idiolek Sujiwo Tejo yang menunjukan ciri khas berbahasanya. Keadaan ini

menarik untuk diteliti dengan kajian sosiolinguistik.

Buku Republik #Jancukers ini merupakan kumpulan esai ilmiah populer

berisi kritik sosial masyarakat Indonesia. Menurut Oetama (Tejo, 2012, hlm. vii)

kata jancuk mirip dengan kata sialan dalam bahasa Indonesia pada umumnya atau

trembelane dalam bahasa Jawa Tengah.

Kata cuk dalam Kamus Bausastra memiliki arti thole atau anak laki-laki.

Kata cuk kemudian berubah menjadi jancuk. Pada kamus online Universitas

Gajah Mada (UGM) kata jancuk memiliki arti sialan, keparat, brengsek (ungkapan

perkataan umpatan untuk mengekspresikan kekecewaan atau bisa juga digunakan

untuk mengungkapkan ekspresi keheranan atas suatu hal yang luar biasa),

sedangkan kata jancukan bermakna bersetubuh.

Pada awalnya memang kata jancuk digunakan sebagai perkataan umpatan

karena merujuk pada makna yang kotor atau tidak sopan. Namun, saat ini kata

jancuk mengalami perluasan makna dan menjadi simbol keakraban serta

keterbukaan dalam pergaulan. Hal ini sejalan dengan Tejo (2012, hlm. ix), yang

(11)

2

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

tulus ia dapat menyakiti, tapi dengan kehendak untuk akrab, kehendak untuk

hangat sekaligus cair dalam menggalang pergaulan, jancuk laksana pisau bagi

orang memasak.

Sementara itu, Tejo mendefinisikan Republik Jancukers adalah imajinasi

tentang tata pergaulan yang dibangun oleh kehendak dasar untuk berakrab-akrab

ria satu sama lain, laki-perempuan, tua-muda, terdidik secara formal maupun

tidak, semuanya.

Dilihat dari judul bukunya, Republik #Jancukers dianalogikan sebagai

Republik Indonesia dengan segala khayalan penulis. Hal ini dapat dilihat dari

penggunaan kata republik yang merujuk pada bentuk pemerintahan Indonesia,

yaitu republik dan dikepalai seorang presiden. Demikian juga dengan komunitas

Jancukers, Sujiwo Tejo menjabat sebagai presiden. Sementara itu, #Jancukers

bermakna keterbukaan dan keakraban. Penulisan #Jancukers pada judul buku

menggunakan tanda pagar, tanda pagar seperti ini erat kaitannya dalam dunia

media sosial, salah satunya adalah twitter. Tanda pagar ini disebut hash tag.

Simbol (#) atau hash tag digunakan untuk menandai kata kunci atau topik di

tweet. Hash tag dibuat secara organis oleh pengguna twitter sebagai cara

menggolongkan pesan.

Berdasarkan penjelasan yang sudah diuraikan dapat disimpulkan bahwa

buku Republik #Jancukers sebenarnya adalah media yang digunakan oleh Sujiwo

Tejo untuk menyampaikan umpatan atau kritik terhadap kehidupan Republik

Indonesia dengan cara yang akrab dan terbuka.

Secara umum bahasa memiliki fungsi yang sangat beragam, bergantung dari

sudut pandang yang digunakan. Menurut Wardhaugh (Chaer dan Agustina, 2010,

hlm. 15) fungsi bahasa adalah alat komunikasi manusia, baik tertulis maupun

(12)

3

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Kinneavy (Chaer dan Agustina, 2010, hlm. 15) disebut expression, information,

exploration, persuasion, dan entertainment.

Menurut Fasold (Chaer dan Agustina, 2010, hlm. 153) hal pertama yang terbayang bila kita memikirkan bahasa adalah “bahasa keseluruhan” (whole

languages) di mana kita membayangkan seseorang dalam masyarakat bilingual

atau multilingual berbicara dua bahasa atau lebih dan harus memilih mana yang

harus digunakan. Dalam hal memilih ini ada tiga jenis pilihan yang dapat

dilakukan. Pertama, dengan melakukan alih kode (code switching). Kedua,

dengan melakukan campur kode (code mixing). Ketiga, dengan memilih satu

variasi dari bahasa yang sama (intra language variation).

Penelitian mengenai alih kode dan campur kode pernah dilakukan oleh

Mulyani (2010), penelitian ini membahas alih kode dan campur kode dalam novel

Jomblo Sebuah Komedi Cinta. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa:

(1) wujud alih kode yang ditemukan, yaitu: (a) alih kode antarkalimat 57,5%; (b)

alih kode intrakalimat 22,5%; dan (c) alih kode akhir kalimat 20%. (2) wujud

campur kode yang ditemukan, yaitu: (a) unsur kata 70,72%; (b) unsur frasa

24,32%; (c) unsur perulangan kata 2,16%; dan (d) unsur klausa 3,24%. (3) makna

alih kode yang ditemukan, yaitu memberikan penjelasan, menunggu, ajakan,

memuji, mengungkapkan kebingungan, alasan, harapan, mencari perhatian, dan

ungkapan perasaan. (4) makna campur kode yang ditemukan, yaitu memberikan

informasi, memberikan penjelasan, mengungkapkan kekesalan, mengejek,

mengungkapkan rasa ingin tahu, mengungkapkan kebingungan, memberikan

alasan, memberikan saran, merayu, dan mengungkapkan rasa tidak percaya.

Penelitian lainnya juga pernah dilakukan oleh Sulistianti (2011), penelitian

ini membahas penggunaan alih kode dan campur kode dalam bahasa siaran radio

Ninetyniners Bandung. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1)

(13)

4

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

sebanyak tiga data; (2) jenis alih kode berupa perpindahan metaforis sebanyak 50

data, perpindahan situasional sebanyak 37 data, dan perpindahan percakapan 16

data; (3) faktor penyebab terjadinya alih kode, yaitu terpengaruh oleh mitra tutur,

bermaksud mengejek, perubahan situasi, perubahan topik pembicaraan,

memberikan penegasan, tingkat keakraban, perasaan kesal, perasaan bersalah,

perbedaan mitra tutur, dan bermaksud bergurau; (4) wujud campur kode terdiri

dari penyisipan unsur berupa kata sebanyak 84 data, frasa 29 data, reduplikasi

sebanyak 11 data, idiom sebanyak dua data, dan klausa sebanyak 17 data.

Sementara itu, posisi penelitian ini mendeskripsikan alih kode dan campur

kode dengan aspek analisis: bentuk lingual, wujud, jenis, dan makna. Hal yang

membedakan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya adalah pada penelitian

ini juga mendeskripsikan variasi idiolek Sujiwo Tejo dengan aspek analisis makna

kontekstual.

Penjelasan singkat mengenai fenomena sosiolinguistik yang akan dianalisis

adalah sebagai berikut. Berikut adalah contoh peristiwa alih kode, misalnya pada

kalimat: cermin yang nonragawi itu harus demikian, sehingga siapapun yang

berkaca jadi tahu apakah dirinya sekadar menjadikan agomo ageming aji ...

sinandang nggo nyenyanding naliko dong semo....

Sementara itu contoh peristiwa campur kode, misalnya pada kalimat:

sumpah jabatanya dinaungi oleh payung umbrella girl; koruptor-koruptor baru

yang lebih fresh; agar goverment memberikan kesempatan yang sama pula pada

warga Tiongkok. Selain itu terdapat contoh lain yang merupakan variasi idiolek

Sujiwo Tejo yang menunjukan ciri khas berbahasanya, misalnya pada kalimat

berikut: bisa jadi suatu saat dasar negara itu adalah Pancasimpuh, saking tekuk

lututnya kita pada seluruh kekuatan asing; akan lenyap sudah NKRI, yaitu Negara

Kesatuan Retweet Indonesia; mungkin motivator bisa juga merakyat asal

(14)

5

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Alih kode yang dilakukan Sujiwo Tejo biasanya memungut penggalan

tembang berbahasa Jawa yang berisi nasihat, sedangkan campur kode yang

dilakukan Sujiwo Tejo tidak hanya berasal dari bahasa Daerah saja tetapi dari

bahasa Asing. Sementara itu, variasi idiolek Sujiwo Tejo memunculkan kata-kata

baru yang belum pernah ada sebelumnya, sehingga hanya dapat dianalisis

berdasarkan makna kontekstualnya.

Berdasarkan uraian yang telah disampaikan di atas peneliti tertarik untuk

menganalisis buku Republik #Jancukers karya Sujiwo Tejo. Melalui penelitian ini

peneliti berharap dapat menambah atau menghasilkan penelitian dalam bidang

sosiolinguistik khususnya dalam bahasan alih kode, campur kode, dan variasi

idiolek.

B.Masalah Penelitian

Pada bagian ini akan dijelaskan masalah penelitian yang meliputi: (1)

identifikasi masalah, (2) batasan masalah, dan (3) rumusan masalah. Adapun

uraian masalah penelitian adalah sebagai berikut.

1. Identifikasi Masalah

Identifikasi masalah yang terdapat dalam penelitian ini adalah sebagai

berikut.

1) Terdapat gejala sosiolinguistik berupa alih kode dan campur kode yang

dilakukan Sujiwo Tejo sebagai penulis buku Republik #Jancukers.

2) Adanya variasi idiolek Sujiwo Tejo yang menunjukan ciri khas berbahasanya.

3) Fungsi bahasa dari peristiwa alih kode, campur kode, dan variasi idiolek

(15)

6

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

2. Batasan Masalah

Setelah mengidentifikasi masalah, peneliti akan menguraikan batasan

masalah. Berikut adalah batasan masalah dalam penelitian ini. Masalah yang

diangkat dalam penelitian kali ini hanya mengupas beberapa hal berikut.

1) Analisis alih kode dan campur kode yang dilakukan Sujiwo Tejo hanya

meliputi aspek: bentuk lingual, wujud, bentuk, dan makna.

2) Analisis variasi idiolek Sujiwo Tejo hanya meliputi aspek makna kontekstual.

3) Pendeskripsian fungsi bahasa berdasarkan teori Holmes dari peristiwa alih

kode, campur kode, dan variasi idiolek Sujiwo Tejo sebagai penulis buku

Republik #Jancukers.

3. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, penulis merumuskan masalah

sebagai berikut.

1) Bagaimana alih kode yang dilakukan Sujiwo Tejo dalam buku Republik

#Jancukers?

2) Bagaimana campur kode yang dilakukan Sujiwo Tejo dalam buku Republik

#Jancukers?

3) Bagaimana variasi idiolek Sujiwo Tejo dalam buku Republik #Jancukers?

4) Bagaimana fungsi bahasa dari peristiwa alih kode, campur kode, dan variasi

idiolek dalam buku Republik #Jancukers?

C.Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah di atas penulis, penelitian ini bertujuan untuk

mendeskripsikan hal-hal sebagai berikut:

1) alih kode yang dilakukan Sujiwo Tejo dalam buku Republik #Jancukers;

(16)

7

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

3) variasi idiolek Sujiwo Tejo dalam buku Republik #Jancukers;

4) fungsi bahasa dari peristiwa alih kode, campur kode, dan variasi idiolek dalam

buku Republik #Jancukers.

D.Manfaat Penelitian

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat teoretis. Selain itu,

penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan yang bersifat praktis.

Adapun penjabarannya sebagai berikut.

1. Manfaat Teoretis

Manfaat teoretis ialah manfaat yang berkaitan dengan pengembangan ilmu.

Penelitian ini diharapkan dapat menambah khazanah pengetahuan mengenai alih

kode, campur kode, dan variasi idiolek yang dilakukan Sujiwo Tejo sebagai

penulis buku Republik #Jancukers.

2. Manfaat Praktis

Manfaat praktis dari penelitian ini diuraikan di bawah dengan maksud

untuk:

1) menambah wawasan kebahasaan dan perbendaharaan kata dari berbagai

bahasa;

2) menjadi tuntunan dan bahan perbandingan dalam penyusunan karya ilmiah

atau penelitian selanjutnya.

E. Struktur Organisasi

Sebagai gambaran umum dalam penyusunan skripsi ini, peneliti menyusun

ringkasan struktur organisasi skripsi dari bab I hingga bab V. Dalam bab I,

(17)

8

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

masalah, dan rumusan masalah), tujuan penelitian, manfaat penelitian (manfaat

teoretis dan manfaat praktis), dan struktur organisasi skripsi.

Dalam bab II, peneliti menguraikan landasan teoretis yang memaparkan

aspek-aspek sebagai berikut: (1) sosiolinguistik; (2)bilinguaisme; (3) alih kode;

(4) campur kode; (5) variasi idiolek; (6) bentuk lingual; (7) makna; (8) fungsi

bahasa; dan (9) karya ilmiah populer.

Dalam bab III, peneliti memaparkan metode penelitian yang digunakan

dalam penelitian. Adapun metode tersebut meliputi (1) pendekatan penelitian, (2)

sumber data dan korpus, (3) teknik pengumpulan data, (4) teknik pengolahan data,

(5) instrumen penelitian, (6) contoh analisis data, (7) definisi operasional, dan (8)

alur penelitian.

Dalam bab IV, peneliti memaparkan hasil analisis dan pembahasan

berdasarkan alih kode, campur kode, variasi idiolek, dan fungsi bahasa yang

sudah didapatkan. Pada bab V disajikan kesimpulan dari pembahasan yang telah

diuraikan di bab sebelumnya serta rekomendasi yang dianggap perlu demi

(18)

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

A.Metode Penelitian

Kajian mengenai alih kode, campur kode, idiolek Sujiwo Tejo dalam buku

Republik #Jancukers ini melibatkan disiplin ilmu sosiolinguistik. Penelitian ini

menggunakan pendekatan sosiolinguistik dengan metode penelitian

deskriptif-kualitatif.

Penelitian deskriptif bertujuan membuat pendeskripsian secara sistematis,

faktual, akurat, mengenai fakta-fakta, dan sifat-sifat populasi atau daerah tertentu

(Sulistiany, 2013, hlm. 10). Demikian juga dengan penelitian deskriptif yang

dilakukan dalam penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara sistematis,

faktual, dan akurat mengenai alih kode, campur kode, dan idiolek Sujiwo Tejo

dalam buku Republik #Jancukers.

Penelitian menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif, yang

digunakan untuk memecahkan masalah dengan cara mengumpulkan data,

mengklasifikasikan, menganalisis, dan menginterpresentasikannya (Mahsun,

2005, hlm. 92). Oleh karena itu, untuk mendukung metode penelitian deskriptif

ini, peneliti melakukan penelitian secara kualitatif. Penelitian kualitatif ini

dimaksudkan untuk memperoleh data bahasa mengenai alih kode, campur kode,

(19)

27

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

B.Sumber Data dan korpus

Sumber data dalam penelitian ini berupa data bahasa tulis, yaitu kumpulan

esai ilmiah populer karya Sujiwo Tejo pada buku Republik #Jancukers yang

terdiri atas enam belas bab dengan 85 esai. Rinciannya adalah sebagai berikut.

BAB I Umbrella Girl

BAB II Within

BAB III Amba‟s Song

BAB IV Changing Room

BAB V Dying Footsteps

BAB VI Fireflies

BAB VII Harimau

BAB VIII Ingsun

BAB IX Kidung Kekasih

BAB X Love-Colored Eyes

BAB XI Lullaby

BAB XII Panas Udan

BAB XIII Rahuvana Tattwa

BAB XIV After The End

Korpus dalam penelitian ini berupa wacana yang mengandung fenomena

sosiolinguistik. Fenomena sosiolingistik yang dimaksud, yaitu berupa peristiwa

alih kode, campur kode, dan idiolek Sujiwo Tejo.

C.Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik

(20)

28

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

terdiri dari enam belas bab dengan 85 esai. Data yang digunakan adalah wacana

yang mengandung fenomena sosiolinguistik, yaitu alih kode, campur kode, dan

idiolek Sujiwo Tejo dalam buku Republik #Jancukers.

D.Teknik Pengolahan Data

Teknik pengolahan data dalam penelitian ini adalah dengan analisis

dokumen. Melakukan analisis dokumen dengan menggunakan kajian

sosiolinguistik. Setelah mengumpulkan data, langkah selanjutnya yang dikerjakan

adalah mengolah data. Langkah analisis dokumen dalam mengolah data adalah

sebagai berikut.

1. Analisis Alih Kode, Campur Kode, dan Idiolek Sujiwo Tejo

Setelah mendapatkan data wacana yang mengandung fenomena

sosiolinguistik, kemudian dianalisis alih kode, campur kode, dan idiolek Sujiwo

Tejo dalam buku Republik #Jancukers. Langkah analisis pemilihan bahasa adalah

sebagai berikut.

1) Alih kode dianalisis berdasarkan wujud, jenis, dan maknanya.

2) Campur kode dianalisis berdasarkan bentuk lingual, wujud, jenis, dan

maknanya.

3) Idiolek Sujiwo Tejo dianalisis berdasarkan makna kontekstualnya.

2. Analisis Fungsi Bahasa

Setelah mendapatkan data, kemudian dianalisis fungsi bahasa dari kasus alih

kode, campur kode, dan idiolek Sujiwo Tejo dalam buku Republik #Jancukers.

(21)

29

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

E. Instrumen Penelitian

Instrumen penelitian yang digunakan berupa kartu data. Kartu data tersebut

digunakan untuk mencatat data alih kode, campur kode, dan idiolek Sujiwo Tejo.

Kartu data kasus alih kode digunakan untuk analisis berdasarkan wujud, makna,

dan fungsi alih kode yang dilakukan penulis buku Republik #Jancukers, serta

menyimpulkan hasil analisis. Selanjutnya, kartu data kasus campur kode

digunakan untuk analisis berdasarkan bentuk lingual, wujud, jenis, makna, dan

fungsi campur kode yang dilakukan penulis buku Republik #Jancukers, serta

menyimpulkan hasil analisis. Sementara itu, kartu data idiolek Sujiwo Tejo

digunakan untuk analisis berdasarkan makna kontekstualnya. Bentuk kartu data

(22)

30

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Tabel 3.1

Kartu Data Kasus Alih Kode dan Analisis

No data/ sumber data/

judul wacana/ halaman

(diisi dengan nomor urut data)

Data (diisi dengan peristiwa alih kode)

Analisis analisis data meliputi:

1) wujud alih kode;

Kartu Data Kasus Campur Kode dan Analisis

No data/ sumber data/

judul wacana/ halaman

(diisi dengan nomor urut data)

Data (diisi dengan peristiwa campur kode)

Analisis analisis data meliputi:

1) bentuk lingual campur kode;

2) wujud campur kode;

3) jenis campur kode;

4) (a) makna leksikal campur kode;

(b) makna kontekstual campur kode;

(23)

31

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Tabel 3.3

Kartu Data Idiolek dan Analisis

No data/ sumber data/

judul wacana/ halaman

(diisi dengan nomor urut data)

Data (diisi dengan peristiwa idiolek)

Analisis analisis data meliputi:

1) makna kontekstual idiolek;

2) fungsi bahasa.

F. Contoh Analisis Data

Berikut ini adalah salah satu contoh data dan analisis yang merupakan kasus

alih kode, campur kode, dan idiolek Sujiwo Tejo dalam buku Republik

#Jancukers. Contoh analisis data menggunakan wacana yang berjudul “Bajak”,

berikut adalah penjabarannya.

Tabel 3.4

Contoh Data Kasus Alih Kode dan Analisis

No data/ sumber data/

judul wacana/ halaman

AK018/ buku Republik #Jancukers/ Bajak/ 336

Data ...mung, nggwing, embun embun kawruhmu...

mbun mbunan pajare dumadi...

Analisis analisis data meliputi:

1) wujud alih kode: alih bahasa dari bahasa

Indonesia ke dalam bahasa Jawa;

2) jenis alih kode: alih kode intern;

3) (a) makna leksikal: mung hanya

(24)

32

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

embun-embun kawruhmu  segala arti

kepandaianmu

mbun-mbunan pajare dumadi  kening tempat

berpikir.

„segala arti kepandaianmu terjadi pada kening sebagai tempat berpikir‟

(b) makna kontekstual: kejadian yang sesuai

dengan pemikiran;

4) fungsi bahasa: fungsi referensial.

Hasil analisis dan pembahasan:

Tuturan tersebut terjadi pada waktu Sujiwo Tejo berbicara tentang

kesombongan manusia yang mengakui dirinya sebagai pencipta terhadap

benda-benda yang ada di bumi. Sementara menurut penulis, manusia hanyalah

menemukan dan menyusun dari semua yang telah diciptakan Tuhan.

Pada data di atas, ditemukan gejala alih kode, dari kode bahasa Indonesia ke

dalam kode bahasa Jawa. Kalimat yang termasuk alih kode adalah ...mung,

nggwing, embun embun kawruhmu... mbun mbunan pajare dumadi..., kalimat

tersebut merupakan penggalan lirik lagu Sujiwo Tejo yang berjudul “Dying Footsteps”. Wujud alih kode yang dilakukan penulis berupa peralihan bahasa. Sementara jenis alih kodenya adalah alih kode intern, karena terjadi alih kode

antara bahasa sendiri dengan bahasa Daerah (Chaer dan Agustina, 2010, hlm. 113). Makna leksikal dari data di atas adalah „„embun-embun kepintaranmu...dahi pusatnya kejadian‟, sedangkan makna kontekstualnya adalah kejadian yang sesuai dengan pemikiran.

Alih kode yang dilakukan penulis disebabkan beberapa hal. Pertama, latar

(25)

33

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

pembicaraan (Suwito, 1996, hlm. 86) yang dilakukan penulis, membuatnya

melakukan alih kode dengan menggunakan penggalan lirik lagu yang berbahasa

Jawa. Penulis menggambarkan suatu hal dengan menggunakan bahasa Jawa.

Tabel 3.5

Contoh Data Kasus Campur Kode dan Analisis

No data/ sumber data/

judul wacana/ halaman

CK267/ buku Republik #Jancukers/ Bajak/ 333

Data Katakan padaku kenapa terjadi banyak

pembajakan, VCD, software...?

Analisis analisis data meliputi:

1) bentuk lingual campur kode: kata benda

(nomina);

2) wujud campur kode: penyisipan berupan

unsur-unsur kata;

3) jenis campur kode: campur kode keluar;

4) (a) makna leksikal: program dan informasi

operasional lainnya yang digunakan oleh

komputer;

(b) makna kontekstual: -;

5) fungsi campur kode: fungsi refrensial.

(26)

34

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Bentuk lingual dari data campur kode software adalah kata benda (nomina).

Wujud campur kode software adalah penyisipan unsur-unsur berupa kata.

Sementara jenis campur kode software adalah campur kode keluar, karena campur

kode yang digunakan penulis bersumber dari bahasa Inggris. Campur kode

software hanya sebatas memiliki makna leksikal, yaitu program dan informasi

operasional lainnya yang digunakan oleh komputer.

Identifikasi alasan terjadinya campur kode didasari pada tipe yang

dirumuskan oleh Suwito (1996:90). Berdasarkan identifikasi peranan, penulis

merupakan seseorang yang sering menggunakan bahasa Inggris dalam berbahasa,

hal ini dapat dilihat dari peristiwa campur kode dalam bahasa Inggris lebih

dominan dibandingkan dengan bahasa lainnya. Sementara berdasarkan identifikasi

ragam, menempatkan penulis sebagai orang yang berpendidikan cukup tinggi

karena pernah berkuliah di Institut Teknologi Bandung. Kata cash and carry yang

digunakan penulis menjelaskan saling memberi sesuatu.

Tabel 3.6

Contoh Data Kasus Idiolek Sujiwo Tejo dan Analisis

No data/ sumber data/

judul wacana/ halaman

VBI002/ buku Republik #Jancukers/ Jomblo/ 13

Data Tapi tidak separah di Indonesia!!! Negeri

#Jancukers jangan menirunya...

Analisis analisis data meliputi:

1) (a) makna leksikal campur kode:

-(b) makna kontekstual campur kode: negeri

imajinasi yang dibangun oleh kehendak dasar

untuk berakrab ria dengan semua golongan

(27)

35

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

2) fungsi bahasa: fungsi referensial.

Hasil analisis:

Makna yang dimiliki hanya sebatas makna kontekstual, menurut penulis

negeri #Jancukers adalah negeri imajinasi yang dibangun oleh kehendak dasar

untuk berakrab ria dengan semua golongan masyarakat. Sementara fungsi

bahasanya merupakan fungsi referensial digunakan hanya sebatas

menginformasikan

G.Definisi Operasional

Definisi operasional dari beberapa istilah yang peneliti gunakan dalam

penelitian ini dijabarkan sebagai berikut.

1) Alih kode adalah peralihan bahasa yang dilakukan penutur, peralihan kode

terjadi antarbahasa, antara ragam-ragam atau gaya-gaya yang terdapat dalam

satu bahasa.

2) Campur kode adalah memasukan unsur kata atau frasa dari suatu bahasa di luar

bahasa utamanya.

3) Idiolek Sujiwo Tejo adalah pilihan kata yang digunakan dalam menuliskan

wacana, terdapat kata-kata yang tidak ada dalam kamus dan memiliki makna

baru.

4) Buku Republik #Jancukers yang dimaksud adalah buku yang berisi esai ilmiah

populer karya Sujiwo Tejo yang mengandung fenomena sosial yang terjadi

dalam masyarakat Indonesia.

H.Alur Penelitian

Untuk memperjelas paparan sebelumnya tentang metode penelitian, pada

(28)

36

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Bagan 3.1 Alur Penelitian

Wacana yang mengandung gejala sosiolinguistik

Pengumpulan Data 1. Teknik Dokumentasi

2. Teknik Catat

Analisis Data

1. Mengklasifikasikan fenomena sosiolinguistik menjadi alih kode, campur kode, dan idiolek Sujiwo Tejo serta mendeskripsikannya 2. Mengklasifikasikan fungsi bahasa dari peristiwa alih kode, campur

kode, dan idiolek Sujiwo Tejo serta mendeskripsikannya

Hasil Analisis Data

(29)

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

DAFTAR PUSTAKA

Alwasilah, Chaedar. 1993. Pengantar Sosiologi Bahasa. Bandung: Angkasa

Amir. 2007. Dasar-dasar Penulisan Karya Ilmiah. Surakarta: Sebelas Maret

University Press.

Chaer, Abdul. 2007. Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer, Abdul. 2009. Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka

Cipta.

Chaer, Abdul dan Leoni Agustina. 2010. Sosiolinguistik Perkenalan Awal.

Jakarta: Rineka Cipta.

Damaianti, Vismaia S dan Nunung Sitaresmi. 2006. Sintaksis Bahasa Indonesia.

Bandung: Pusat Studi Literasi.

Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi

Keempat. Jakarta: Gramedia.

Echols, John. M dan Hassan Sadily. 1996. Kamus Inggris – Indonesia. Jakarta: PT

Gramedia Pustaka Utam

Mahsun. 2005. Metode Penelitian Bahasa Tahapan Strategi, Metode, dan

(30)

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Mulyani, Sri. 2010. Alih Kode dan Campur Kode dalam Novel Jomblo Sebuah

Komedi Cinta” Karya Adhitya Mulya. Skripsi. Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Nababan, P. W. J. 1991. Sosiolinguistik. Jakarta: Gramedia.

Pateda, Mansur. 2010. Semantik Leksikal. Jakarta: Rineka Cipta.

Prawiroatmojo, S. 1993. Bausastra Jawa-Indonesia Jilid I. Jakarta: C.V. Haji

Masagung.

Putrayasa, Ida Bagus. 2012. Kajian Morfologi. Bandung: Refika Aditama.

Ramlan, M. 2005. Ilmu Bahasa Indonesia Sintaksis. Yogyakarta: C.V. Karyono

Rokhman, Fathur. 2013. Sosiolnguistik Suatu Pendekatan Pembelajaran Bahasa

dalam Masyarakat Multikultural. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Rosnita, Dewi. 2013. Analisis Alih Kode dan Campur Kode pada Novel Kuantar

ke Gerbang Karya Ramadhan K.H. Jurnal Penelitian. Universitas Maritim

Raja Ali Haji, Tanjungpinang.

Sitaresmi, Nunung dan Mahmud Fasya. 2011. Pengantar Semantik Bahasa

Indonesia. Bandung: UPI Press.

Suhardjono, Aziz Hoesein, dkk. 1996.Pedoman Penyusunan Karya Tulis Ilmiah

di Bidang Pendidikan dan Angka Kredit Pengembangan Profesi

Widyaiswara. Jakarta: Depdikbud, Dikdasmen.

Suhendar, Euis Nicky Marnianti. 2011. Penggunaan Makian dalam Bahasa

(31)

Happy Rizky Kurniasih, 2014

ALIH KOD E, CAMPUR KOD E, D AN ID IOLEK SUJIWO TEJO D ALAM BUKU REPUBLIK #JANCUKERS

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Sulistianti, Nuriva. 2011. Penggunaan alih kode dan campur kode dalam bahasa

siaran (Studi deskriptif pada radio Ninetyniners Bandung). Skripsi.

Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Sulistiany, Nuny. 2013. Handout Perkuliahan Metode Penelitian Linguistik.

Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Sumarsono. 2013. Sosiolinguistik. Yogyakarta: Penerbit Sabda.

Suwito. 1996. Sosiolinguistik : Teori dan Problema. Surakarta : Henry Offset.

Tejo, Sujiwo. 2012. Republik #Jancukers. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

Internet:

Rosnita, Dewi. 2013. Analisis Alih Kode dan Campur Kode pada Novel Kuantar

ke Gerbang Karya Ramadhan K.H. Jurnal Penelitian: Tanjungpinang:

Universitas Maritim Raja Ali Haji. Tersedia pada

http://jurnal.umrah.ac.id/wp-content/uploads/2013/08/Dewi-Rosnita-090388201.pdf. Diakses pada 27 Agustus 2014.

http://kamus.ugm.ac.id/jowo.php. Diakses pada 27 Agustus 2014.

http://worldoftiwi.blogspot.com/2013/01/pengertian-karangan-ilmiah-populer.html. Diakses pada 13 September 2014.

http://www.sastra.org/bahasa-dan-budaya. Diakses pada September – Oktober

Gambar

Tabel 3.2
Tabel 3.3
Tabel 3.5
Tabel 3.6

Referensi

Dokumen terkait

Kegiatan terakhir yang dilakukan peneliti yaitu menyimpulkan hasil analisis alih kode dan campur kode dalam novel “Perahu Kertas” karya dewi Lestari serta penyebab

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan wujud alih kode dan campur kode serta faktor penentu pemilihan kode, alih kode, dan campur kode pada kelompok masyarakat perantau

Tujuan penelitian in i adalah untuk mendeskripsikan : (1) bentuk alih kode dan campur kode; (2) penyebab terjadinya alih kode dan campur kode; dan (3) dampak terjadinya

Penelitian yang berjudul Alih Kode dan Campur Kode pada Percakapan di Status Jejaring Sosial Facebook, bertujuan untuk mendeskripsikan terjadinya alih kode dan campur

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis alih kode dan campur kode pada tuturan penyiar campursari radio Pesona FM. Subyek penelitian ini adalah bahasa yang

Penelitian alih kode dan campur kode dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan: (1) wujud alih kode dan campur kode,

Maka dari itu berdasarkan latar belakang tersebut, peneliti tertarik untuk mengajukan topik “Alih Kode dan Campur Kode Serta Tujuannya Dalam Acara Dialog

Untuk itu, tujuan penelitian ini adalah 1 mendeskripsikan wujud alih dan campur kode dalam interaksi penjual dan pembeli di kawasan makam Sunan Kudus dan 2 mendeskripsikan faktor-faktor