• Tidak ada hasil yang ditemukan

RELASI TEMPORAL ANTARKLAUSA DALAM KALIMAT MAJEMUK BERTINGKAT PADA KORAN Relasi Temporal Antarklausa Dalam Kalimat Majemuk Bertingkat Pada Koran Kompas Periode September–Oktober Tahun 2011.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "RELASI TEMPORAL ANTARKLAUSA DALAM KALIMAT MAJEMUK BERTINGKAT PADA KORAN Relasi Temporal Antarklausa Dalam Kalimat Majemuk Bertingkat Pada Koran Kompas Periode September–Oktober Tahun 2011."

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

RELASI TEMPORAL ANTARKLAUSA

DALAM KALIMAT MAJEMUK BERTINGKAT PADA KORAN KOMPAS PERIODE SEPTEMBER–OKTOBER TAHUN 2011

TESIS

Diajukan Kepada

Program Studi Magister Pengkajian Bahasa

Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Guna Memperoleh

Gelar Magister Pendidikan

Oleh:

HASAN

NIM : S200100030

PROGRAM STUDI MAGISTER PENGKAJIAN BAHASA

PROGRAM PASCASARJANA

(2)
(3)
(4)
(5)
(6)

MOTTO

Perjuangan tidak selalu terwujud dengan motivasi, perjuangan

bukan suatu angan-angan belaka, perjuangan bukanlah sebuah

ucapan dan ungkapan, namun perjuangan harus dipahami

secara komprehensif. Perjuangan akan terwujud bila dikerahkan

seluru potensi yang ada

” .

“Doa adalah kunci kesuksesan”.

“Tanda orang beriman salah satunya adalah selalu memohon kekuatan

lahir dan batin karena dirinya tidak bisa berbuat apa-apa tanpa kehendak Yang Pencipta”.

DIPERUNTUKAN

1. Ayahanda dan ibunda tercinta yang

senantiasa berdoa, dan bekerja keras.

2. Kakak dan adik selalu memberikan

dorongan untuk menyelsaikan tesis ini.

3. Sekeluarga yang tercinta.

4. Teman-teman seperjuangan di ForMS

(Forum Mahasiswa Pascasarjana

(7)

KATA PENGANTAR

Puji syukur panjatkan kehadirat Allah SWT yang senantiasa memberikan

kenikmatan dan kesempatan, terutama nikmat iman dan kesehatan. Salam serta

sholawat selalu tercurahkan atas junjungan penjuang pembebasan, yakni Nabi

Besar Muhammad SAW sebagai Nabi penutup para Nabi.

Penulis menyadari sepenuhnya, bahwa tidak ada satupun manusia yang

bisa hidup menyendiri tanpa manusia lain. Oleh karena itu, penulis butuh kerja

sama untuk mencapai hasil yang baik. Tesis ini tidak mungkin hadir dihadapan

pembaca bila tidak didukung, didorong, dan dibimbing, oleh banyak pihak.

Untuk itu lewat pengantar ini, penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih

kepada pihak yang membantu penulisan tesis ini:

1. Prof. Dr. Bambang Setiaji, M.S Selaku Rektor Universitas

Muhammadiyah Surakarta.

2. Prof. Dr. Khudzaifah Dimyati, S.H., M. Hum, Sebagai Direktur Program

Pascasarjan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

3. Prof. Dr. Markhamah., M.Hum, Ketua Program Studi Magister Pengkajian

Bahasa Universitas Muhammadiyah Surakarta.

4. Prof. Dr. Abdul Ngalim, M.M., M. Hum, selaku Pembimbing Pendamping

Tesis Ini Yang Selalu Sabar Dalam Membimbing.

5. BapaK/Ibu Dosen Program Studi Magister Pengkajian Program

(8)

6. Kepada Segenap Pimpinan dan Karyawan Perpustakaan Pascasarjana dan

Perpustakaan Pusat Universitas Muhammadiyah Surakarta.

7. Untuk Teman-Teman Seperjuangan di ForMS (Forum Mahasiswa

Pascasarjana NTB-Surakarta), Ada Don Bazini (Bang Muslimin), Abrar,

Wahyudinsyah, Hamjah, Kasman, Ridwan/Ama La Al-Arqam, Don Clas

Father (Ichlas), Ustad Hendra, Bung Kadafi, Yayan/Ali Ahyar Ridha,

Hudan.

Wassalamualaikum wr. wb.

Surakarta, 06 Agustus 2012 Penulis,

(9)

DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL ………...

HALAMAN NOTA PEMBIMBING ………...……….

HALAMAN PENGESAHAN……….

PERNYATAAN KEASLIAN ..………..

MOTO DAN PERSEMBAHAN ………...

KATA PENGANTAR ……….…...………

DAFTAR ISI ...………

DAFTAR TABEL ...………

ABSTRAK ...………...

ABSTRACT ...……….

BAB I: PENDAHULUAN ………..

A. Latar Belakang Masalah………...

B. Pembatasan Masalah………...

C. Rumusan Masalah………...

D. Tujuan Penelitian………

E. Manfaat Penelitian………..

1. Manfaat teoretis………

2. Manfaat praktis……….

F. Sistematika Penulisan………..

(10)

BAB II: KAJIAN PUSTAKA, LANDASAN TEORI DAN

KERANGKA PEMIKIRAN

A. Kajian Pustaka………

B. Landasan Teori………...

1. Pengertian Kalimat………

2. Klausa………

3. Pengertian Konjungsi………

a. Jenis kata Penghubung………

b. Konjungsi Di Tinjau dari Bidang Koordinasi dan

Subordinasi………..

c. Ciri-Ciri Koordinasi dan Subordinasi Dilihat Dari Segi

Sintaksis Serta Semantik………

d. Hubungan Antarklausa………

e. Hubungan Koordinasi dan Sub sordinasi………

1. Hubungan Subordinasi………

2. Hubungan Subordinasi……….

f. Hubungan Semantis Antarklausa dalam Kalimat

Majemuk Bertingkat dengan Menggunakan Relasi

Temporal……….………

C. Media Massa Koran Kompas………

D. Kerangka Pemikiran………...

BAB III: METODE PENELITIAN

A. Jenis Penelitian………...

(11)

B. Objek Penelitian……….

C. Waktu Penelitian………

D. Data dan Sumber Data………...

E. Metode Pengumpulan Data………

1. Metode Simak………..

2. Metode Catat………

F. Teknik Analisis Data………...

1. Teknik Ganti………...

2. Teknik Balik………

BAB IV: HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Analisis………..…

1. Penanda Relasi Temporal Di Gunakan Koran Kompas …...

a. Pemakaian Relasi Temporal Batas Permulaan………....

b. Pemakaian Relasi Temporal Bersamaan………...

c. Pemakaian Relasi Temporal Berurutan………...

d. Pemakaian Relasi Temporal Batas Akhir………

2. Distribusi Relasi Temporal Antarklausa Dalam Kalimat

Majemuk Subordinsi ………

a. Distribusi Relasi Temporal Permulaan………

b. Distribusi Relasi Temporal Bersamaan………

c. Distribusi Relasi Temporal Berurutan……….

d. Distribusi Relasi Temporal Batas Akhir………..

(12)

a. Penggantian Subordinasi Temporal Permulaan………..

b. Penggantian Subordinasi Temporal Bersamaan……….

c. Penggantian Subordinasi Temporal Berurutan………...

d. Penggantian Subordinasi Temporal batas akhir………..

B. Pembahasan………...…………..

BAB V: PENUTUP

A. Simpulan……….

B. Saran………

Daftar Pustaka

Lampiran

72

73

75

76

78

83

84

DAFTAR TABEL

1.1. Jadwal Penelitian ………. 1.2. Relasi Waktu Temporal ……….

(13)

ABSTRAK

Hasan. NIM: S.200100030, RELASI TEMPORAL ANTARKLAUSA DALAM KALIMAT MAJEMUK BERTINGKAT PADA KORAN KOMPAS EDISI SEPTEMBER-OKTOBER 2011. Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan penanda relasi temporal antarklausa dalam kalimat majemuk bertingkat dan mendiskripsikan distribusi penanda relasi temporal antarklausa dalam kalimat majemuk bertingkat pada koran Kompas serta menjelaskan kata penghubung atau subordinasi temporal bersamaan dan berurutan antarklausa dalam kalimat majemuk bertingkat dapat saling menggantikan. Jenis penelitian ini yakni penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Adapun metode pengumpulan data dilakukan dengan cara; pertama, metode simak, di mana peneliti mengidentifikasi data-data sesuai kebutuhan penelitian. kedua, metode catat, yang digunakan untuk mengelompokkan jenis-jenis relasi temporal yang terdapat dalam koran Kompas. Pengumpulan data dilakukan setiap hari sesuai dengan batas waktu yang ditentukan dalam penelitian ini. Selanjutnya, teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yakni teknik ganti dan teknik balik. Penelitian ini menemukan subordinasi temporal permulaan. Dalam relasi permulaan terdapat subordinator sejak. Pada relasi bersamaan ditemukan subordinator saat, ketika, sementara,

selama, sambil, dan sewaktu. Pada relasi berurutan peneliti menemukan

subordinator; setelah, sebelum, seusai, begitu, sehabis dan sesudah. Pada relasi temporal batas akhir ditemukan subordinator; sampai dan sehingga. Dari keempat penanda tersebut, yang paling mendominasi yaitu subordinator saat. Penanda relasi temporal yang mendominasi pada koran Kompas adalah subordinator saat yang merupakan penanda dari relasi temporal bersamaan.Tidak semua relasi temporal pada kalimat mejemuk bertingkat selalu bisa berdistribusi pada awal kalimat dan tengah kalimat. Tidak semua penanda relasi temporal (permulaan, persamaan, berurutan atau batas akhir) bisa saling menggantikan.

(14)

ABSTRACT

Hasan. NIM: S.200100030, THE CLAUSE TEMPORAL RELATIONSHIP OF MULTI_STOREY COMPOUND SENTENCE IN KORAN KOMPAS ESPECIALLY IN SEPTEMBER-OKTOBER 2011 EDITION. The purpose of this study was to describe the multi-storey compound sentence, describe temporal relations of clause marker in multilevel compound sentence and to verify whether the rise of subordination of temporal concurrent and consecutive clauses sentences can be interchangeable. Type of this research is descriptive qualitative research. The method of data collection is done by the following steps; first, attending method in which researchers identified data as needed research. Second, notes method, which it used to classify the types of temporal relationships contained in the Kompas newspaper. Data collection is done every day belongs to the time limits specified in this study. Furthermore, the data analysis techniques used in this study were technical change and reverse engineering. The study found temporal subordination beginning. In the beginning sentence there is a subordinator sejak. While the same relationship it was found subordinator saat,

ketika, sementara, selama, sambil and sewaktu. In relation sequentially

researchers found subordinator, setelah, sebelum, usai, begitu, sehabis and

sesudah. In the temporal relation deadline found subordinator; sampai and sehingga. Of the four markers, the most dominating subordinator appeared is

subordinator saat. Furthermore, the presence of temporal subordinator sejak of the beginning of the relationship there is always a rise in compound sentences. As for the other findings, temporal relationships characterized by equality of conjunction compound sentence sewaktu, which at the beginning structure was a multi-storey compound sentence, but when the subordinator is removed, the sentence can also be a single sentence.

Referensi

Dokumen terkait

Buka browser kemudian akses url website tanahair.indonesia.go.id muncul tampilan halaman seperti gambar 1.0.1.. Maka akan muncul halaman berita seperti

penggunaan produksi dalam negeri sesuai dengan penawaran peserta yang. bersangkutan serta sanksi bila yang bersangkutan

Jika pendaftaran selesai kembali ke halaman beranda dan klik tombol Download pada Download Peta (AOI), maka akan muncul seperti gambar 1.0.2 dan masukan username dan password

Webmap dengan cara mengarahkan kursor pada Beranda atau Dashboard , dihalaman tersebut akan terlihat menu pencarian, ketuklah tanda panah pada sebelah kiri menu

Empirical test adalah metode pengukuran tekstur yang dikembangkan untuk mengukur satu parameter fisik pada suatu kondisi yang terdefinisi dengan baik akan tetapi mungkin tidak

Mata Kuliah Keilmuan dan Ketrampilan (MKKK) Pengantar Ekonomi 2 merupakan mata kuliah yang memberikan pemahaman prinsip-prinsip dasar ilmu ekonomi makro yang dapat digunakan

Dua faksi protein hasil isolasi menunjukkan kemampuan antioksidan, dimana protein dengan berat molekul sekitar 30 kD mempunyai aktivitas antioksidan tertinggi

Uji validitas yang dilakukan untuk variabel kinerja mengajar dosen menggunakan pengujian yang sama dengan uji validitas pada variabel komitmen organisasional yaitu