Respons Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Terhadap Komposisi Media Tanam dan Pemberian Pupuk Hayati Cair di Pre Nursery
Teks penuh
Dokumen terkait
Rataan Bobot Basah Bagian atas (g) Akibat Perlakuan Media Tanam dan Pupuk Majemuk NPKMg pada umur 14 MST. Hubungan antara bobot basah bagian atas 14 MST dengan
Hasil percobaan pada pengujian efektifitas mikrob penambat N 2 dalam pupuk organik hayati yang diamati hingga umur 12 MST menunjukkan pemberian perlakuan berpengaruh secara
Perlakuan konsentrasi pupuk hayati cair Ultra Gen berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan bibit tanaman kelapa sawit, yang ditunjukkan dengan parameter
Berdasarkan hasil penelitian, data yang diperoleh telah dianalisa statistik menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan komposisi media tanam dan perlakuan pupuk NPK
Sebelum akar tanaman sempurna dalam menyerap hara dari dalam tanah, kebutuhan hara telah dapat dicukupi dari pupuk daun yang diberikan dimana seluruh perlakuan pupuk
Pupuk majemuk adalah pupuk yang mengandung lebih dari satu
Rataan pengamatan tinggi tanaman pada Tabel 1 menunjukkan bahwa H3 (60 ml pupuk hayati/polybag) berpengaruh sangat nyata pada 5-12 MST pembibitan kelapa sawit di
Dugaan lain yang sedikit berlawanan yang menyebabkan pemberian pupuk hayati cair berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter dapat juga disebabkan karena