Ringkasan Artikel
Oleh : Zulkifli (1201001144)
Jenis Artikel : Komentar Editor (MISQ Vol. 29, No. 4/ December 2005) Judul Artikel : Between Rock and a Hard Spot
Penulis Artikel : Carol Saunders
Kata Kunci
Backlog
Antara Batu dan Tempat yang Sulit
Banyak peneliti dalam disipilin Sistem Informasi meminta tuntutan terhadap edisi ke lima atau bahkan edisi ke enam. Ini adalah terbitan MISQ setiap tahun. Denga backlog sebanyak 21 artikel untuk terbitan spesial dalam membuat standar, terdapat cukup artikel yang diterima sehingga hal ini dapat diwujudkan pada tahun 2006. Keinginan saya adalah meningkatkan jumlah paper melalui perluasan topik dan pengembangan proses review, dengan demikian backlog akan terus meningkat. Jadi apa masalahnya? Mengapa MISQ tidak dapat merencanakan terbitan edisi kelima setiap tahun? Jawabanya terbentur pada biaya.
Alasan untuk Memperbanyak Backlog
MISQ telah mengumumkan terbitan spesial pada topik yang dianggap menarik oleh peneliti maupun praktisi dari komunitas. Pengembangan proses review dan perluasan kategori dari penelitian yang diterbitkan oleh MISQ akan meningkatkan jumlah backlog dari artikel yang akan diterbitkan. Saya akan mengusahakan untuk menampung jumlah paper yang diterima untuk diterbitkan telah meningkat. Dengan kebijakan editor dan usaha pengembangan dari badan editor akan didaptkan backlog yang sehat. Dengan demikian backlog akan meningkat karena adanya pengembangan proses review dan jumlah meningkatkan dari yang dikirim
Terbitan kelima
Saya tidak percaya bahwa MISQ dalam menampung backlog untuk di print terbitan kelima yang online setiap tahun. Tidak terdapat dana untuk print terbitan spesial sebagai terbitan kelima paper regular, jadi saya berpikir kita dapat membuatnya tersedia dalam format elektronik.Orang-orang yang tertarik bisa mendapatkannya dari website MISQ. Berarti artikel ini memiliki potensial yang terbuka karena tidak terdapat batasan akses. Selanjutnya, dengan menerbitkan terbitan spesial secara elektronik akan dianggap banyak artikel yang diterima untuk dipublikasi oleh coeditor, daripada hanya 6 sampai 8 artikel
untuk setiap terbitan dapat diakomodasi dengan di-print. Terdapat sejumlah alasan kenapa tidak dapat menerbitkan terbitan kelima dalam bentuk elektronik setiap tahu. Terdapat permasalahan seputar image dan pengarsipan. Hal ini diikuti dengan diskusi biaya.
Image
Karena peneliti SI membaca dan menyediakan artikel untuk MISQ, saya sudah mengeira bahwa mereka akan mendukung penggunaan teknologi untuk menyampaikan penelitannya. Walaupun demikian, banyak kolega-kolega SI terkejut. Mereka khawatir artikel yang diterbitkan secara online memiliki kualitas yang rendah daripada artikel yang di-print. Ketika ditanya apakah mereka sudah berlangganan artikel yang di-print, ternyata tidak ada yang berlangganan. Mereka lebih memilih artikel MISQ yang online.
Menjadi jelas bahwa peneliti SI khawatir terhadap kualitas artikel online walau mereka membaca secara online. Merupakan suatu tantangan agar penelitian yang memilki kualitas tinggi diterbitkan hanya dalam bentuk online dapat diterima. Proses review dari MISQ memastikan kualitas artikel yang akan diterbitkan, walau hanya secara online.
Image jurnal juga penting bagi dekan, kenaikan jabatan, komite yang memiliki masa jabatan tetap dan kelompok lainnya. Legitimasi dari terbitan elektornik mungkin dipertanyakan ketika mengadakan kenaikan jabatan, kedudukan tetap, dan keputusan
memberikan imbalan. Fakultas yang melayani komite yang memiliki masa jabatan tetap, sama saja dengan fakultas lainnya, mereka memiliki kewaspadaan yang tinggi terhadap penerbitan secara electronik dan telah membaca artikel elektronik. Walaupun demikian, anggota komite ini bersikap netral atau negatif terhadap elektronik jurnal dibandingkan jurnal paper.
Group lain yang menaruh perhatian terhadap kualitas jurnal elektronik adalah Assosiation of Research Library (ARL). Asosiasi ini mengukur dan memberikan peringkat terhadap perpustakaan akademis berdasarkan jumlah judul paper yang dimiliki. Sementara judul dari jurnal elektronik tidak dianggap.
Pengarsipan
Walaupun jurnal elektronik dapat meringankan pekerjaan petugas perpustakaan, mengurangi biaya, dan mengurangi jumlah rak untuk menyimpan materi yang di print, perpustakaan universitas tetap mempertahankan paper. Hal ini karena ARL memberikan
peringkat untuk masa kebutuhan penyedian arsip dalam masa waktu lama. Paper memiliki dua keuntungan yang berkaitan dengan pengarsipan, yaitu komoditas yang telah dikenal dan dapat bertahan dalam waktu lama.
Biaya
Biaya untuk mendapatkan jurnal tidak langsung berasal dari pelajar yang membuat penelitan. Penelitian disubsidi oleh universitas yang membiaya gaji mereka dan mendanai perpustakaan universitas yang berlangganan jurnal seperti MISQ. Selanjutnya, pelajar juga tidak membayar biaya yang berhubungan dengan proses review SI. Biaya ini ditangani oleh kolega yang melakukan review secara gratis.
Langganan jurnal mengalami kemunduran
kegiatan pelayanan, tetapi mereka tidak membayar atas penggunaan jurnal tersebut. Karena setiap pelajar memiliki akses secara gratis melalui fasilitas website yang disediakan oleh perpustakaan, sejumlah langganan per seorangan dari peneliti berkurang setengahnya selama 20 tahun antara 1981-2001. MISQ mengalami kerugian dengan berkurangnya langganan individu dari peneliti SI.
Untuk mengatasi masalah ini MISQ bekerjasama dengan Association for Information Systems (AIS). Perjanjian dari kerjasama ini adalah AIS membayar biaya tahunan kepada MISQ karena semua terbitan jurnal saat ini dan sebelumnya dapat diakses secara online dengan gratis kepada anggota AIS. Ini merupakan layanan yang diberikan AIS kepada anggotanya. Anggota AIS yang ingin mendapatkan versin yang di-print dari MISQ dan keuntungan lainnya harus berlangganan secara terpisah.
Sejak kerjasama antara AIS dan MISQ, jumlah langganan individu kepada MISQ menurun. Berita baiknya adalah anggota AIS mempunya akses kepada jurnal MISQ. Berita buruknya adalah biaya langganan ini sangat sedikit menutup biaya dari kegiatan
melakukan print walau untuk empat terbitan regular.
Berikut adalah pilihan yang dapat diambil untuk mendanai terbitan kelima setiap tahun dan anggota AIS juga tetap memiliki akses jurnal elektronik, yaitu: biaya penerbitan dan biaya pengiriman.
Jenis Artikel : Komentar Editor (MISQ Vol. 28, No. 4/ December 2005) Judul Artikel : Reprise: The Parable of the Golf Balls
Penulis Artikel : Ron Weber Perumpamaan dari Bola Golf
Terdapat cerita yang diberikan oleh kepala editor sebelumnya, yaitu: Blake Ives kepada kepala editor Ron Weber. Cerita bertujuan untuk dijadikan pedoman bagi Ron Weber ketika menjabat sebagai kepala editor. Hal utama dari cerita itu adalah terdapat satu tradisi di Darmouth ketika liburan musim panas, yaitu: ketika meninggalkan pondok, maka keadaanya harus lebih baik daripada ketika tiba disana. Tradisi ini dijalankan oleh Blake dengan cara mengumpulkan bola golf dan diletakkan di tempat telur pada kulkas. Ini adalah kejutan yang menyenangkan bagi pemain golf atau anak-anak yang akan datang minggu depan.
Ketika menjabat pertama kali sebagai kepala editor, Ron Weber banyak belajar dari kepala editor sebelumnya yaitu Blake Ives. Ron Weber mempertanyakan kemampuannya dalam mengemban tanggung jawab dari peranan sebagai kepala editor. Ia juga berpikir kontribusi apa yang sudah dilakukan oleh kepala editor sebelum-sebelumnya.
Pada masa akhir jabatannya ia berpikir apa saja yang sudah dilakukannya serta terdapat berbagai macam perasaan yang dialaminya. Keberadaannya di MISQ telah merubah hidupnya dan hal itu tidak dapat ditarik kembali.
Satu Hari Pada Kehidupan
bahwa penuh kekayaan, penuh imbalan, dan menantang. Pada beberapa waktu, bagaimanapun, jumlah dari pendatang dan pekerjaan yang dada di rumah membuat kewalahan. Rumah menjadi berantakan, dan banyak anggota keluarga mulai memperlihatkan tanda kelelahan. Entah bagaimana mereka tetap berusaha. Mereka dengan tekun mengusahakan agar rumah kembali normal. Peribahasa tua mengatakan: ketika keberlangsungan menjadi sulit, kesulitan akan berlangsung dengan sendirinya. Selama beberapa tahun belakangan, jumlah paper yang dikirim ke MISQ meningkat secara signifikan. Hal ini adalah berita baik dan berita buruk. Berita baiknya adalah MISQ menerima sejumlah besar paper yang memiliki kualitas tinggi dengan topik yang lebih beragam daripada di masa lalu. Berita buruknya adalah dewan editor dan kantor MISQ harus berjuang untuk mengimbangi pekerjaan yang makin bertambah. Keadaan ini membuat orang-orang yang ada di MISQ untuk berjuang. Pada dewan editor, ada yang belajar bagaimana menjaga suasana tetap tenang di tengah kalang kabut pekerjaan yang banyak.Ada juga yang tidak mementingkan diri sendiri dengan tetap menganggapi permintaan yang tidak mungkin untuk mereka.
Keadaan ini mengakibatkan MISQ lebih fokus terhadap kuantitas daripada kualitas. Oleh karena itu, MISQ harus tetap menjalankan proses review dan dengan lebih bertanggung jawab. Dengan waktu yang diberikan, kolega-kolega melakukan proses review secara terbatas, sumber daya dengan nilai tinggi, tetapi mereka tidak yakin memberikan yang terbaik pada dispilin mereka. Mereka percaya perlu mempergunakan dengan hati-hati waktu yang diberikan oleh para kolega untuk melakukan review.
Pemeliharaan, Perbaikan, dan Pembaharuan
Rumah belum didesign untuk menampung sejumlah besar pendatang yang datang pada suatu waktu. Kerusakan mulai muncul. Beberapa dapat diperbaiki. Yang lainnya tidak. Jika jumlah pendatang semakin terus bertambah, maka pembaharuan perlu dilakukan. Permasalahannya adalah pembaharuan ini dapatkah cocok dengan design rumah semula.
Menyelesaikan suatu masalah tidak dapat dilakukan dengan cara menambah orang untuk mengatasi masalah tersebut. Penambahan orang menyebabkan komunikasi dan koordinasi lebih sulit. Hal ini hanya memperburuk masalah daripada mengurangi masalah.
Selama beberapa tahun, MISQ meningkat jumlah dewan editor untuk mengatasi jumlah pekerjaan yang makin banyak. Mereka juga meningkatkan management reporting systems, membentuk kembali beberapa proses editor, dan mengotomatisasikan proses editor. Secara bertahap sudah dijalankan automatic reminder system.
Seperti jurnal lainnya, MISQ menghadapi masa depan yang tidak menentu. Marketplace jurnal berubah secara cepat. Pelajar meminta akses online terhadap jurnal. Sedangkan permintaan jurnal yang di-print menurun. Walaupun demikian mereka yakin dengan adanya tim yang dipimpin, MISQ dapat mengatasi tantangan yang ada.
Pendatang
Keluarga telah dikunjungi oleh banyak teman lama. Pendatang baru juga diundang untuk melihat rumah dan merasakan keramahan keluarga. Beberapa menyenangkan. Yang lain meninggalkan kesedihan. Walaupun begitu, kebanyakan meninggalkan perasaan bahwa kehidupan mereka telah diperkaya dengan suatu cara.
MISQ senang dengan para kolega yang terus mengirim paper untuk karirnya. Beberapa diantaranya ada yang baru pertama kali mengirim paper, mereka adalah anggota baru dari disiplin SI. Kehadiran
mereka menambah kesegaran dan inovasi.Dengan demikian pemilihan paper semakin ketat mengingat kualitas standar yang tinggi.
Mengingat banyak paper yang ditolak, maka banyak author yang kecewa. Walaupun begitu, MISQ yakin bahwa kebanyakan autor memiliki pengalaman yang membangun. Karena, proses review membutuhkan waktu, kualitas tinggi, dan membangun. Para kolega biasanya belajar banyak dari setiap pertemuan dengan MISQ.
Penolakan terhadap paper adalah sesuatu yang sulit dilakukan karena hal ini dapat merupakan faktor pemberhentian dari suatu institusi. Sedangkan penerimaan paper dapat mengakibatkan seseorang mendapat masa jabatan tetap dan promosi.
MISQ percaya bahwa author akan mendapatkan pengalaman yang lebih produktif apabila dapat melihat dengan cara yang positif terhadap interaksi mereka dengan editor dan reviewer dengan.
Keluarga
Anggota keluarga adalah sangat spesial. Banyak yang berusaha keras agar semua pendatang yang ke rumah dapat menerima keramahtamahan yang luar biasa. Banyak yang berusaha keras agar rumah tetap pada kondisi yang baik. Kekuatan utama dari suatu keluarga adalah keanekaragaman anggotanya. Walapun sedang terjadi krisis, seseorang di keluarga telah memiliki pengetahuan, pengalaman, dan kebijaksanaan dalam menanganinya. Dan mereka sangat dekat. Mereka dengan cepat mengabaikan kedudukan yang dimiliki ketuka rumah mengalami ancaman atau ada anggota keluarga yang mengalami kesulitan.
Ron Weber mengucapkan terima kasih terhadap teman-teman seperjuangannya selama ia menjabat sebagai kepala editor.
Mengembalikan Kunci
Inilah saatnya untuk pergi. Semua tas telah disiapkan. Saya belum membersihkan rumah sebaik mungkin seperti yang saya inginkan. Saya tidak dapat berbuat apa-apa lagi karena waktuku telah habis. Walaupun begitu, saya mengetahui pengganti saya selama beberapa tahun, dan saya tahu bahwa dia mengerti kelemahanku dan kegagalanku. Dengan caranya yang seperti biasa, dia akan menangani kekacauan yang telah kutinggalkan. Satu tugas yang belum aku selesaikan adalah membersihkan kulkas. Untuk beberapa alasan, satu tugas ini tidak dapat kuhadapi.
Ron Weber mendo'akan semoga kesuksesan dapat diraih kepada Carol Saunders selama akan menjabat sebagai kepala editor. Ron Weber yakin dengan kemampuan Carol Saunders.
Jenis Artikel : Komentar Editor (MISQ Vol. 29, No. 1/ March 2005) Judul Artikel : Looking for Diamond Cutters
Penulis Artikel : Carol Saunders
Kata Kunci
Mencari Tukang Potong Berlian
Sekarang tidak akan ada editor yang mau untuk menurunkan kualitas dari jurnal yang menjadi tanggungjawabnya agar dapat diterima oleh MISQ. Adalah hal yang tidak mudah untuk menjaga kualitas jurnal. Sementara itu, meningkatkan persentase dari sejumlah paper yang diterima. Walaupun demikian tetap saja akan ada jalan untuk itu. Hal ini membutuhkan bantuan dari sejumlah reviewer, editor, dan author. Selain itu, juga membutuhkan perubahan terhadap pola pikir mengenai bagaimana menulis review yang baik. Terlalu banyak ide bagus yang tidak dikembangkan dan disebarkan.
Sebagai seorang reviewer kita sering fokus terhadap kesalahan yang ada pada naskah yang sedang kita review. Tantangan kita adalah menemukan 'fatal flaws' yang tersembunyi pada naskah. Peranan terbesar yang kita lakukan adalah menjaga agar paper yang banyak kekurangan tidak dapat diterbitkan. Oleh karena itu, reviewer berperan sebagai penjaga pintu.
Sebagai kepala editor, selain berperan sebagai penjaga pintu, saya menganjurkan peranan lain terhadap editor, yaitu tukang potong berlian. Dengan peranan sebagai tukang potong berlian, reviewer bekerja dengan author untuk mengosok naskah sehingga permata dapat muncul ke permukaan dan bersinar. Walaupun ahli tukang potong berlian dapat menyembunyikan cacat pada berlian, 'fatal flaws' tidak mungkin dapat disembunyikan. Seperti berlian, beberapa naskan mempunyai 'fatal flaws' sehingga naskah tidak dapat diterbitkan di MISQ. Walaupun begitu, saya berpendapat bahwa banyak 'fatal flaws' yang ditemukan sebelumnya adalah bukan 'fatal flaws' ketika ditangani oleh ahli tukang potong berlian. Saya akan memperluas reviewer base sebagai tukang potong berlian yang mau bekerja pada naskah yang masih kasar dan membantu merubahnya menjadi permata yang cemerlang. Untuk mewujudkan hal ini, MISQ perlu untuk memperluas reviewer base serta merubah pola pikir dari para reviewer dan author.
Memperluas Basis Reviewer
Sering para reviewer yang melakukan review terhadap MISQ juga melakukan review untuk jurnal dan konferensi yang lain. Oleh karena itu, tim editor sering menggunakan para reviewer yang sama. Melihat jumlah review yang telah dilakukan oleh disiplin Sistem Informasi, hal ini tidak baik untuk jumlah para review yang sedikit dan juga untuk disiplin itu. Memperluas basis reviewer dapat meringankan beban dan memastikan menjalankan pandangan yang berbeda. Sumber reviewer yang baru dapat berasal dari subdisiplin SI dan dari bagian dunia yang sebelumnya tidak ditunjuk sebagai basis reviewer MISQ. Sumber lain dari pelajar-pelajar yang ada pada program doktoral kami.
Untuk mengembangkan basis reviewer secara global pada subdisiplin SI yang lebih luas, sangat penting menganjurkan mereka yang tidak mau meluangkan waktu dan usaha untuk melakukan review agar mau terlibat, dan mengajak mereka yang tertarik tetapi belum pernah diajak untuk terlibat. Menurut perkiraan saya group yang terakhir memiliki jumlah yang lebih banyak.
Terdapat beberapa keuntungan dengan menjadi reviewer, yaitu: meningkatkan kemampuan menulis, dapat mengikuti perkembangan metodologi terkini dan area penelitian yang menarik bagi kita, mendorong kita untuk lebih reflektif mengenai penelitian kita. Dengan melakukan review dapat
menciptakan reputasi dan jaringan sosial terhadap para editor dan kolega. Selain it, review sebagai indikator masyarakat yang baik pada disiplin SI. Walaupun begitu, kegiatan review dan usaha editor sering tidak mendapat imbalan dari banyak Universitas di seluruh dunia. Tetapi, saya percaya review yang baik seharusnya mendapatkan imbalan, tetapi ini hanya berlaku pada para editor yang lain.
Merubah Pola Pikir Reviewer: Menjadi Tukang Potong Berlian
Terdapat sejumlah cara menulis mengenai melakukan review, kebanyakan cara ini dibuat oleh para editor. Begitupun dengan para editor MISQ. Terdapat artikel tentang mengenai review yang ditulis oleh Dave Harison. Berikut adalah hak-hak dan kesimpulan dari point-point kunci pada artikel itu:
1. Naskah author mempunyai hak untuk dihargai dan diperlakukan secara sopan. 2. Naskah author mempunyai hak untuk dibaca seluruhnya dan dengan teliti.
3. Naskah author mempunyai hak untuk mendapatkan kritik agar dapat mengikuti standar logika dan keterangan-keterangan yang dapat dipakai. Reviewer menyarankan beberapa referensi. Perhatian yang diberikan harus cukup detail sehingga author dapat memahami.
4. Naskah author mempunyai hak untuk mendapatkan kritik dengan memberikan prioritas terhadap hasil kerja mereka.
5. Naskah author mempunyai hak untuk mendapatkan masukan mengenai pekerjaan mereka pada rentang waktu yang masuk akal.
6. Naskah author mempunyai hak untuk mengharapkan bahwa naskah mereka akan mengatakan apa yang mereka pikir penting untuk mereka katakan.
Saya ingin menambahkan dua poin lagi:
7. Naskah author mempunyai hak untuk mengharapkan bahwa reviewer akan menghargai hak mereka untuk tetap menulis apa yang dianggap tidak perlu oleh reviewer pada naskah yang telah diterbitkan. Perbedaan opini adalah sehat untuk semua disiplin.
8. Naskah author mempunyai hak untuk mengharapkan bahwa reviewer akan lepas tangan bila terdapat bias negatif. Jika reviewer telah melakukan review terdapat artikel dan mengetahui terdapat bias terhadap artikel yang direview sebelumnya, mereka tidak menerima untuk melakukan review naskah itu. Mereka harus memberikan paper itu kesempatan dengan memberikannya terhadapa reviewer yang lain untuk menilai.
Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan oleh reviewer bila bertindak sebagai tukang potong berlian, yaitu menyusun ulang atau menulis ulang paper sehingga dapat memiliki kejelasan serta fokus yang lebih baik, memberikan alternatif teori, memodifikasi model, lebih memberikan penekanan pada ide yang menarik, dan menyarankan metodologi atau rujukan yang lain kepada author sehingga dapat lebih efektif dalam melakukan test teori. Saran dari beberapa tukang potong berlian ini dapat menyebabkan naskah author dapat diterbitkan pada MISQ.
Bob Zmud memberikan masukan bahwa 'fatal flaws' terjadi ketika:
fenomena yang dipelajari adalah hal yang sepele dan tidak penting error terjadi pada koleksi data yang telah rusak
error pada logika sehingga teori yang sedang dipelajari atau argumentasi analisis menjadi tidak
valid
studi pencarian walaupun penting secara statistik tetapi menjelaskan sedikit variasi sehingga
tidak berguna
Reviewer sebagai penjaga pintu hanya berminat terhadap fatal flaws yang ada di naskah. Bertolak belakang, tukan potong berlian mengetahui tidak ada paper yang sempurna dan fokus terhadap apa yang dapat dilakukan terhadap kelemahan-kelemahan yang ada.
Merubah Pola Pikir Author: Membuat Pekerjaan Tukang Potong Berlian Lebih Mudah
Untuk memastikan paper yang telah dibuat akan dilihat dengan cara yang baik selama proses review, maka jangan submit paper yang masih banyak kekurangan. Sementara tim editor ingin membantu pengembangan paper, tetapi mereka tidak punya waktu untuk secara penuh membantu mengembangkan ide yang masih kasar, atau mereka tidak dapat melihat sesuatu yang potensial pada paper yang tidak dikembangkan dengan baik. Potensial dari paper akan lebih dikenali jika anda mengambil langkah-langkah berikut:
1. Ikut sertakan paper pada workshop dan konferensi.
2. Minta kolega-kolega untuk membaca paper dan diberikan saran
3. Dengan sungguh-sungguh baca dan pergunakan petunjuk membuat jurnal
4. Sewa profesional untuk melakukan perubahan pada paper, terutama jika bahasa Inggris bukan bahasa asal kamu.
5. Secara kritis perkirakan kekurangan yang ada dipaper dan diperbaiki kekurangan tersebut sebelum mengirimnya.