• Tidak ada hasil yang ditemukan

KATA PENGANTAR. Assalamualaikum Wr. Wb

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KATA PENGANTAR. Assalamualaikum Wr. Wb"

Copied!
126
0
0

Teks penuh

(1)

i

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb

Buku Pedoman Kemahasiswaan Keluarga Besar Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (KBM FK UNS) ini diterbitkan untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa akan pedoman dalam berkegiatan di FK UNS ini. Selama ini, informasi terkait administrasi atau teknis pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan di FK UNS hanya disebar melalui forum – forum diskusi tanpa menghasilkan rekaman tertulis sehingga menghasilkan banyaknya kebingungan ditengah keberjalanan kegiatan mahasiswa tersebut. Walaupun pada pelaksanaanya terdapat Organisasi Kepemerintahan Mahasiswa yang terus merangkul mahasiswa dan Unit Kegiatan Mahasiswa dan menerima konsultasi, tetap saja terjadi simpang siur informasi karena banyaknya pihak mahasiswa yang terkait sehingga sulit mewujudkan kesetaraan informasi.

Dengan tersedianya rekaman tertulis akan semua kebijakan mengenai kegiatan kemahasiswaan dalam buku pedoman ini, diharapkan terjadi sistem yang efektif dalam pelaksanaan kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa dan pemenuhan kebutuhan administrasi masing – masing mahasiswa. Selanjutnya, diharapkan masukan dari berbagai pihak untuk dapat menyempurnakan buku ini di kemudian hari agar tercapai pendistribusian informasi yang lebih efektif.

Akhirnya, kami ingin meminta maaf apabila masih terdapat kerancuan informasi karena belum lengkapnya buku pedoman ini. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penyusunan buku pedoman ini, semoga menjadi pedoman yang dapat membantu mahasiswa dan bermanfaat di kemudian hari.

WassalamualaikumWr. Wb

Surakarta, April 2016 Tim Penyusun

(2)

ii DAFTAR ISI Kata Pengantar ... i Daftar Isi ... ii Struktur KBM FK UNS ... iv BAB I PENDAHULUAN BAB II PROFIL ORGANISASI MAHASISWA 1. BEM FK UNS ... 1 2. DEMA FK UNS ... 3 3. Cadavers ... 4 4. MFC ... 6 5. PMPA Vagus ... 8 6. LPM Erythro ... 11 7. Scarta ... 13 8. Kastrat De Geneeskunde ... 15 9. SKI FK UNS ... 17 10. KMK FK UNS ... 19 11. PMK FK UNS ... 21 12. HMPD ... 23 13. HIMADAN ... 24 14. HIMAPSI ... 26 15. HIMAKESJA ... 28 16. KEMA Hiperkes ... 29 17. AMSA ... 30 18. CIMSA ... 32 19. BSMI ... 34 20. LKMI ... 36 21. Kesuma ... 38 22. Mer-C ... 39

BAB III PEDOMAN ORMAWA 1. Tugas Ormawa ... 40

(3)

iii

3. Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Organisasi Mawasiwa ... 40

4. Larangan ... 41

5. Sanksi ... 42

6. Pedoman Pembentukan Organisasi Mahasiswa ... 43

7. Pedoman Pengajuan Legalitas Ormawa ... 43

8. Pedoman Pembubaran Organisasi Mahasiswa ... 43

9. Pedoman Pengajuan Sarana dan Prasarana Ormawa ... 44

BAB IV PEDOMAN MAHASISWA 1. Larangan ... 46

2. Sanksi ... 46

3. Busana ... 47

4. Pedoman Pengajuan PKM ... 47

5. Pedoman Pengajuan Permohonan Beasiswa ... 47

6. Pedoman Pengajuan Permohonan Keringanan UKT ... 48

BAB V STANDART OPERATIONAL PROCESURE (SOP) ... 49 LAMPIRAN

(4)

iv Struktur KBM FK UNS

MUSYAWARAH UMUM

KBM FK UNS

DEMA

BEM

UKM:

INTERNAL / EKSTERNAL

HMP

MAHASISWA

(5)

1

BAB II

PROFIL ORGANISASI MAHASISWA

1. BEM FK UNS

Badan Eksekutif Mahasiswa FK UNS adalah salah satu organisasi di FK UNS yang berdiri tanggal 24 Februari 1993 di Surakarta. Organisasi ini menaungi 5 prodi di FK UNS. BEM FK UNS bergerak berdasarkan kebutuhan mahasiswa.

Badan Eksekutif Mahasiswa adalah organisasi yang bergerak dalam bidang pergerakan mahasiswa. Organisasi ini aktif dalam hal advokasi mahasiswa ke pihak dekanat mengenai kesejahteraan mahasiswa terkait UKT dan kajian strategis mengenai isu – isu yang berkembang di masyarakat. Selain itu, BEM FK UNS juga berpartisipasi aktif dalam hal pemberdayaan masyarakat, salah satu kegiatan aktif dalam bidang tersebut adalah desa binaan. Dalam hal pemberdayaan mahasiswa, BEM FK UNS juga banyak mengadakan kegiatan untuk meningkatkan kecintaan kepada Fakultas dan persatuan antarmahasiswa seperti kegiatan Porseni. Badan Eksekutif Mahasiswa FK UNS juga mengorganisir unit kegiatan mahasiswa lain di FK UNS, baik himpunan maupun UKM minat bakat.

(6)

2  Struktur Presiden Menteri Koordinator Internal Kementerian Dalam Negeri Kementerian Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa Kementerian Keuangan Kementerian PSDM Menteri Koordinator Eksternal Kementerian Luar Negeri Kementerian Sosial Kementrerian Kajian dan Strategi Kementerian Komunikasi dan Informasi Sekretaris Jendral Sekretaris Umum Bendahara Umum Kementerian Riset dan Inovasi

(7)

3

2. DEMA FK UNS

Dewan Mahasiswa FK UNS merupakan lembaga tinggi legislatif yang memiliki fungsi dalam menyerap aspirasi mahasiswa, menjaga keharmonisan berorganisasi secara administratif, serta merancang, mengolah dan mengawasi suatu kebijakan publik dalam ranah keluarga besar mahasiswa (KBM) FK UNS demi kemaslahatan KBM FK UNS

Pada mulanya, DEMA FK ada hanya sebagai lembaga penyelenggara dan penerima Laporan Pertanggungjawaban Presiden serta melantik Presiden BEM namun pada tahun kepengurusan 2006-2007 DEMA FK menjadi suatu ormawa yang permanen. DEMA FK berfokus pada sosialisasi KBM FK dikalangan mahasiswa FK sendiri, serta meningkatkan fungsi KBM di kalangan mahasiswa, ormawa dan dekanat serta meningkatkan gairah kehidupan berdemokrasi di kalangan mahasiswa.

Memainkan peran sebagai lembaga legislatif ditingkat kampus, DEMA FK UNS menjadikan anggotanya sebagai penyerap aspirasi, konseptor, sekaligus assessor. Mampu memahami birokrasi kemudian dapat mengatur, membuat dan mengawasi suatu sistem dengan mengeluarkan suatu pedoman/peraturan/perundang-undangan yang meningkatkan efektivitas dan efiseiensi kegiatan dalam lingkup KBM FK UNS.

 Struktur KETUA DEMA KOMISI II ASPIRASI DAN KEBIJAKAN PUBLIK KOMISI I PEMERINTAHAN DAN KELEMBAGAAN KOMISI III PENGEMBANGAN MAHASISWA DAN KETAHANNAN FINANSIAL KOMISI IV HUBUNGAN MASYARAKAT DAN KEBIJAKAN PUBLIK SEKRETARIS JENDERAL

(8)

4

3. CADAVERS

CADAVERS adalah sebuah wadah untuk menampung semua mahasiswa Fakultas Kedokteran UNS yang mempunyai hobi dan mencintai bola basket. CADAVERS dibentuk pada tahun 1996 oleh hanya segelintir orang. Dinamakan CADAVERS karena tempat latihannya berada di depan Lab. Anatomi yang notabene dihuni oleh beberapa cadavers/mayat untuk sarana pembelajaran para mahasiswa. CADAVERS merupakan UKM berideologi kekeluargaan sehingga saing mendukung antar anggota baik dalam hal basket hingga akademik.

Untuk menunjang kebugaran fisik dan meningkatkan kemampuan basket anggotanya, CADAVERS melakukan latihan basket rutin setiap minggunya. Dengan memiliki kebugaran fisik, mahasiswa yang mengikuti Cadavers diharapkan juga memiliki semangat untuk meningkatkan prestasi akademisnya.

Untuk mengetahui sejauh mana kemampuan basket anggotanya dan untuk mengharumkan nama fakultas, CADAVERS mengikuti beberapa kompetisi antar fakultas Kedokteran dan Kesehatan se-Indonesia dan antar Fakultas di UNS. Berikut ini prestasi yang telah ditorehkan oleh UKM CADAVERS

Putra :

o Juara 2 Farmasi Cup UGM 2013 o Juara 3 Solo Medical Cup UNS 2015 o Juara 1 Farmasi Cup UGM 2015 o Juara 2 Solo Medical Cup UNS 2016 Putri :

o Juara 1 Solo Medical Cup UNS 2011 o Juara 2 Solo Medical Cup UNS 2012

(9)

5 o Juara 1 Farmasi Cup UGM 2012

o Juara 3 Solo Medical Cup UNS 2013 o Juara 1 Farmasi Cup UGM 2013 o juara 2 Solo Medical Cup UNS 2015 o Juara 1 Solo Medical Cup UNS 2016

 Struktur

KETUA

SEKRETARIS BENDAHARA DIVISI

HUMAS & PSDM

DIVISI OLAHRAGA PEMBINA

(10)

6

4. MFC (Medical Football Club)

Medical Football Club atau yang biasa disebut MFC berdiri pada tahun 1995. dr.Nugroho, SpKK dan dr. Eko, SpKK merupakan pendiri MFC. MFC bergerak dalam pengembangan minat dan bakat, khususnya dalam bidang olahraga sepak bola. Pada awalnya, MFC hanya bergerak dibidang sepak bola lapangan besar. Namun seiring berjalannya waktu, terbentuk bidang lain yaitu pelatihan futsal, baik putra maupun putri. Anggota MFC merupakan mahasiswa berbagai angkatan dari kelima program studi di FK UNS, yaitu Kedokteran, Psikologi, K3, Hiperkes, dan Kebidanan.

Untuk mengukur perkembangan kemampuan anggota dalam bermain sepak bola maupun futsal, MFC rutin mengikuti turnamen yang diadakan oleh berbagai universitas. Beberapa piala dan penghargaan 5 tahun terakhir yang telah diraih oleh MFCadalah:

1. Juara II LOCOMOTORICA yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia tahun 2012.

2. Semifinalis Farmasi Cup 2013 yang diselenggarakan oleh Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada tahun 2013.

3. Semifinalis Farmasi Cup 2015 yang diselenggarakan oleh Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada tahun 2015.

Motto MFC ialah “WIN! WIN! WIN!” yang berarti dalam situasi apapun, dalam kegagalan sekalipun, MFC akan tetap selalu bangkit karena itulah mental juara sesungguhnya.

(11)

7  Struktur KETUAUMUM SEKRETARIS 1 BENDAHARA 1 WAKIL KETUA SEKRETARIS 2 BENDAHARA 2

SIE USAHA & ENTERPRENEURSHIP SIE FUTSAL PUTRA SIE SEPAKBOLA PUTRA SIE FUTSAL PUTRI SIE KEANGGOTAAN

(12)

8

5. PMPA Vagus

PMPA Vagus merupakan organisasi kepecintaalaman di FK UNS. UKM ini didirikan secara resmi pada tahun 1983, melalui musyawarah yang dilakukan di daerah Tawangmangu, Jawa Tengah, Indonesia. Sebagai organisasi kepecintaalaman di Fakultas Kedokteran, PMPA Vagus juga secara resmi bergerak di bidang Tim Bantuan Medis melalui musyawarah Perhimpunan Tim Bantuan Medis Mahasiswa Kedokteran Indonesia di Unissula pada tahun 1994.

Anggota PMPA Vagus tidak hanya dilatih untuk mencintai alam di sekitarnya, melainkan juga untuk peduli dengan kehidupan manusia di sekitarnya. Ini dibuktikan dengan aktifnya tim bantuan medis PMPA Vagus di berbagai kegiatan di luar fakultas kedokteran. Selain itu, anggota PMPA Vagus juga dilatih untuk meningkatkan kemampuan medisnya dengan kegiatan pelatihan yang telah terjadwal rutin.

Berikut ini adalah track record keikutsertaan tim medis PMPA Vagus dalam berbagai kegiatan:

1. Tim Medis Banjir Jakarta 2012 2. Tim Medis Gunung Kelud 2014 3. Tim Medis Longsor Banjarnegara 2014 4. Tim Medis Kebakaran lawu 2015 5. Tim Medis banjir Solo 2015

6. Tim Medis Pagelaran tari FKIP UI 2015 7. Tim Medis Masa Orientasi FK UNS 2015 8. Tim Medis kompetisi Orienteering MNAC 2015 9. Tim Medis SIAP-AMT

10. Tim Medis Pertandingan Pencak Silat Tapak Suci 2015 11. Tim Medis Baksos FP UNS

(13)

9

12. Tim Medis Baksos Himpunan Teknik Sipil UNS 2015 13. Tim Medis Dekan Cup FK UNS 2015

14. Tim Medis Khitan Massal bedah minor AORTA 2015 15. Tim Pengobatan gratis bantul 2015

16. Tim Medis Pengobatan lansia posyandu mawar 17. Tim Medis Diklatsar UNS

18. Tim Medis Pengobatan gratis SSC 19. Tim Medis Pengobatan SMC 20. Tim Medis turnamen futsal 21. Tim Medis Forum Caving solo

22. Tim Medis Gede Pangrango marathon Trail Run 23. Tim Medis pendakian gunung Sar uns

24. Tim Medis PORSENI

25. Tim Medis Lomba Pencak Silat 26. Tim Medis Baksos Kebidanan 27. Tim Medis baksos KOPASSUS

28. Tim Medis Pembuatan Pipa Desa Jepitu 29. Tim Medis Pelatihan Panitia MNAC 30. Tim Medis Kovalen Care FKIP 2014 31. Tim Medis Lomba Motor trail 2014

32. Tim Medis Pengobatan gratis HUT bank Saudara 2014 33. Tim Medis Diksar UNISI 2014

34. Tim Medis baksos IMK 2014

35. Tim Medis orientasi jurusan MIPA UNS 36. Tim Medis Futsal HIMABIO

(14)

10  Struktur

 Prestasi

1. Juara 1 Lomba Lintas Alam Jamnas XVIII 2014 2. Juara 2 Lomba Lintas Alam Jamnas XVIII 2014

PENGURUS AKTIF Divisi I (Keanggotaan) Divisi II (Logistik) Divisi IV (Pendidikan Latihan) Divisi III (Pengabdian) Divisi V (Hubungan Luar) Sekretaris I Sekretaris II Bendahara IBendahara II Pembina Ketua Umum

(15)

11

6. LPM Erythro

Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Erythro memiliki semboyan cerdas dan kritis. Hal ini dilandasi akan visi LPM Erythro yaitu menjadi lembaga pers mahasiswa yang mampu mencerdaskan dan mendorong Mahasiswa untuk berpikir kritis dengan menjunjung tinggi nilai kebenaran, keadilan, dan kemanusiaan. Sedangkan untuk misi organisasi, Lembaga Pers Mahasiswa yang telah berdiri sejak tahun 1996 ini memiliki misi untuk memenuhi kebutuhan informasi dan menyalurkan aspirasi civitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta melalui kegiatan jurnalistik.

Lembaga Pers Mahasiswa ini dinamakan LPM Erythro karena Erythro berasal dari kata eritrosit yang berarti sel darah merah dan diharapkan organisasi ini akan menjadi penyuplai informasi pada civitas akademika FK UNS, layaknya sel darah merah yang berfungsi untuk mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh.

Kegiatan yang dilakukan organisasi ini adalah kegiatan jurnalistik baik kegiatan yang berhubungan dengan penerbitan maupun kegiatan non penerbitan sesuai dengan visi dan misi LPM Erythro. Demi memenuhi peran LPM Erythro sebagai Lembaga Pers Mahasiswa, LPM Erythro memiliki 3 divisi yaitu divisi Redaksi, divisi Litbang dan divisi Perusahaan.

LPM Erythro tidak hanya bekerja di lingkup Fakultas Kedokteran saja, mulai pada tahun 2015 LPM Erythro mengirimkan seorang delegasi untuk menjadi bagian dari Badan Pers Nasional (BPN) ISMKI. Di lingkungan UNS, LPM Erythro memiliki hubungan yang erat dengan LPM lain di Universitas Sebelas Maret antara lain LPM Novum (FH), LPM Visi (FISIP), LPM Folia (FP), LPM Kalpadruma (FIB), LPM Motivasi (FKIP), LPM Scienta (FMIPA), LPM Bapema (FEB) serta LPM Kentingan yang merupakan LPM dari UNS dan di cakupan Solo sendiri LPM Erythro telah memiliki afiliasi dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Solo.

(16)

12  Struktur

PEMIMPI N UMUMPEMIMPIN WAKIL

UMUM SEKRETARIS UMUM BENDAHARA UMUM DIVISI DIVISI

REDAKSI DIVISI PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN

DIVISI PERUSAHAAN

(17)

13

7. SCARTA

SCARTA atau Sinus Caroticus Arcus Aorta merupakan UKM yang bergerak di bidang seni. SCARTA FK UNS dirintis oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran UNS pada tahun 1985, dan diresmikan sebagai sebuah UKM tahun 1997. Berdirinya UKM SCARTA diprakarsai oleh 2 orang dosen di FK UNS yaitu Dokter Nugroho dan Dokter Eko. Ruang lingkup SCARTA adalah segala hal yang berhubungan dengan seni.

Saat ini, SCARTA memiliki divisi musik, fotografi, tari saman, videografi, desain grafis dan juga sulap. Divisi musik terbagi lagi menjadi beberapa subdivisi yaitu gitar, bass, drum, keyboard, vokal dan juga biola. Selain itu,secara umum anggota SCARTA juga terlatih dalam melakukan event programming, dengan banyaknya acara pagelaran seni yang dilakukan SCARTA. Salah satu pagelaran seni terbesar yang diselenggarakan oleh SCARTA yaitu SCARTA Festival (SCARFEST). Acara ini mampu menaikkan pamor FK UNS di Kota Solo dan kesuksesannya telah dimuat di beberapa media massa di Kota Solo.

 Prestasi

Selama 5 tahun terakhir, SCARTA cukup aktif dalam mengirimkan delegasi untuk mengikuti perlombaan, terutama perlombaan fotografi. Pada kontes fotografi Liga Medika UI 2013, SCARTA mampu meraih juara 2 kategori foto terbaik. Selain itu, pagelaran seni yang dihelat SCARTA (SCARTA Festival) juga telah rutin diadakan selama 3 tahun belakangan. Acara SCARTA Festival turut membantu menaikkan pamor FK UNS di kota Solo dan kesuksesannya telah dimuat di beberapa media massa di kota Solo ini.

(18)

14  Struktur KETUA UMUM SEKRETARIS I SEKRETARIS II BENDAHARA I BENDAHARA II WAKIL BIDANG EKSTERNAL WAKIL BIDANG INTERNAL WAKIL BIDANG AKADEMIS STAF KOMERSIAL STAF HUBUNGAN LUAR DAN ALUMNI PRODUSER BAND SCARTA KOORDINATOR PERAWATAN ALAT DAN RUANGAN KOORDINATOR DIVISI GITAR KOORDINATOR DIVISI VOKAL KOORDINATOR DIVISI BASS KOORDINATOR DIVISI BIOLA KOORDINATOR DIVISI KEYBOARD KOORDINATOR DIVISI DRUM KOORDINATOR DIVISI FOTOGRAFI KOORDINATOR DIVISI VIDEOGRAFI KOORDINATOR DIVISI DESAIN GRAFIS KOORDINATOR DIVISI RECORDING KOORDINATOR DIVISI SAMAN

(19)

15

8. Kastrat De Geneeskunde

Kastrat merupakan unit kegiatan mahasiswa di Fakultas Kedokteran UNS yang kegiatannya bergerak pada kajian dan penelitian ilmiah baik dibidang medis maupun non medis.

Untuk memperjelas fokus tujuannya ia terbagi atas 7 divisi. Ada divisi sekretaris yang membawahi sub divisi perpustakaan, rumah tangga dan pendelegesian, Divisi Bendahara, Divisi Ilmiah, Divisi PSDM, Divisi Jurnalistik, Divisi Humas Internal, Divisi Humas Eksternal. Masing – masing divisi memiliki program kerja yang dilaksanakan dalam satu periode kepengurusan. Salah satu program kerja kastrat adalah Medsmotion (Medical Scientific Competition). Ini merupakan sebuah kompetisi ilmiah tingkat nasional yang diadakan rutin setiap tahun dengan tema yang berbeda – beda. Kegiatan kompetisi tersebut diikuti oleh seluruh mahasiswa Fakultas Kedokteran di Indonesia yang mengirimkannya dan lolos sebagai finalis. Dan serangkaian kegiatan tadi ditutup dengan simposium nasional yang mendatangkan pembicara lokal maupun nasional.

Selain itu juga ada kompetisi ilmiah tingkat lokal dan regional, melalui kegiatan PIM FK. Selain dibidang ilmiah, Kastrat juga mengembangkan bidang kompetensi potensi sumber daya mahasiswa dalam bidang keorganisasiannya, salah satunya melalui kegiatan GLOW (General Leadership and Organization Workshop) yang diadakan untuk peserta magang dan pengurus kastrat. Kastrat juga memiliki buletin OPTICUS, mading SCRIMA VEVO.

(20)

16  Struktur Dekan FK UNS KetuaUmum KetuaTerpilih DewanPembina SekretarisUmum/ DivisiAdministrasi BendaharaUmum Sub divisiPLPJ

Sub divisiRumahTangga

Sub divisiPendelegasian

Sub divisiPerpustakaan

DivisiIlmiah

DivisiPOSDM

DivisiHumasInternal

DivisiHumasEksternal

DivisiJurnalistik

GarisPemandu

(21)

17

9. SKI FK UNS

Sentra Kegiatan Islam atau yang biasa disebut dengan SKI FK UNS merupakan lembaga dakwah Islam yang berada di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret. UKM ini mewadahi semua kegiatan mahasiswa FK yang berhubungan dengan kerohanian Islam.

Sebagai lembaga dakwah, SKI FK UNS memiliki banyak kegiatan keislaman, seperti Kajian Selasa Sore, Madrasah SKI sebagai fasilitas bagi para pengurus untuk belajar tahsin; tahfidz; dan bahasa Arab, Seminar Nasional “Metamorphosa” yang merupakan hajat akbar dan menjadi program unggulan SKI, Forum Bina Iman dan Taqwa, Laskar Sambut Mahasiswa baru, Buku Jendela Ilmu, Festival Syawal, Tempat Pengajaran Alquran, Rekreasi Ala Pengurus SKI, dan masih banyak lagi. SKI FK UNS juga memperhatikan bidang kemuslimahan melalui kegiatannya, seperti Kajian Rutin Muslimah setiap hari Jum’at, Reward for New Jilbaber, Salam Hangat Muslimah, Nisaa’ on network, dan lain-lain. Selain itu, SKI FK UNS juga memiliki program yang berkaitan dengan kesehatan yang dapat mengasah kemampuan para pengurusnya sebagai mahsiswa kedokteran. Program-program tersebut, antara lain: Tenda Sehat, Rumah Sehat SKI, dan Bakti Sosial SKI. Selain aktif dalam pembinaan terhadap para pengurusnya dan penyebaran syiar Islam di lingkungan FK UNS, SKI FK UNS juga berperan aktif dalam menjalin relasi dengan LDF Kedokteran di berbagai daerah di Indonesia yang tergabung dalam Forum Ukhuwah Lembaga Dakwah Fakultas Kedokteran.

Melalui kegiatan-kegiatan yang diuraikan di atas, kader-kader SKI diharapkan mampu menyampaikan syiar Islam kepada masyarakat, serta menjadi tenaga kesehatan yang berakhlak karimah. Informasi mengenai SKI FK UNS dapat diakes melalui web ski.fk.uns.ac.id yang siap dikunjungi setiap saat.

(22)

18  Struktur Ketua Umum Bidang Kesekretariatan Bidang

Kebendaharaan Bidang Syi'ar

Bidang Pelayanan Umat Bidang Kaderisasi Sekretaris Bidang Kaderisasi Departemen Kaderisasi Pengurus Departemen Pembinaan Karakter

Bidang Humas dan Jaringan

Sekretaris Bidang Humas dan Jaringan

Kepala Departemen Media

(23)

19

10. KMK FK UNS

KMK FK UNS (Keluarga Mahasiswa Katolik FK UNS) bukan satu organisasi kaku, melainkan sebuah keluarga besar yang mengimani Yesus Kristus. Di dalam setiap kegiatan dan pelayanannya, KMK FK UNS meneladani semangat Santo Damianus. Pada zamannya, Santo Damianus adalah seseorang

yang sangat cakap dalam pengetahuan, dokter hebat yang selalu memandang pasiennya sebagai saudaranya sendiri. Bahkan, dia tidak pernah menerima uang sebagai imbalan atas pelayanannya.

Mulai periode 2015-2016, KMK FK UNS memiliki 4 divisi dalam lingkup kerjanya yaitu Holy Holy, Holy Pop, Holy Star, dan Holy Day. Holy Holy bertanggung jawab untuk kegiatan rohani. Holy Pop untuk kegiatan yang berhubungan dengan pihak eksternal, Holy Star untuk pengabdian masyarakat, dan Holy Day untuk mempererat kekeluargaan sekaligus mengembangkan potensi anggota.Choir,Baksos, Ziarah, Misa Awal Tahun,Retret, KIM, PJP, KMK Gathering adalah beberapa acara KMK yang rutin diadakan tiap tahun.

KMK FK UNS adalah rumah bagi mahasiswa katolik FK UNS. Rumah yang selalu terbuka membantu anggotanya tumbuh dalam iman, kepribadian, dan akademis. “No one left behind” akan selalu menjadi slogan KMK FK UNS dalam setiap pelayanannya.

(24)

20  Struktur

(25)

21

11. PMK FK UNS

Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dimulai dengan dilaksanakannya persekutuan yang dihadiri oleh beberapa mahasiswa Kristen. Acara persekutuan perdana dilaksanakan pada tanggal 04 Agustus 1984 bertempat di Panggung Argobudoyo, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Persekutuan ini kemudian terus berlangsung dan terbentuk wadah PMK FK UNS. Pada tahun 1987, Universitas memberikan fasilitas pembinaan kerohanian yaitu gereja kampus. Oleh karena itu kegiatan pembinaan kerohanian di lingkungan UNS termasuk PMK FK UNS dipindahkan ke Gereja Kampus UNS. PMK FK UNS secara rutin mengadakan persekutuan setiap hari Jumat jam 16.30 di Gereja Kampus UNS. Keanggotaan PMK FK UNS adalah mahasiswa Kristen FK UNS yang bersifat sukarela.

 Struktur  Prestasi Ketua I BEM FK UNS Pembina Sekretaris Bendahara M-2 M-1 M-3 M-4 M-5 Pembina Wakil Ketua

(26)

22

Prestasi yang telah didapat PMK FK UNS selama 5 tahun terakhir adalah o Juara 3 Futsal Ormawa Cup tahun 2014

(27)

23

12. HMPD

HMPD FK UNS adalah Himpunan Mahasiswa Program

Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret yang secara de facto berdiri pada tanggal 2 Mei 2013. HMPD mengurus segala sesuatu tentang kebutuhan mahasiswa kedokteran dalam bidang pendidikan dan profesi. HMPD FK UNS terdiri dari presidium dan bidang struktural, yaitu Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM), Kajian Strategis dan Advokasi (KASTRAD), Pendidikan dan Profesi (Pendpro), dan Komunikasi Informasi dan Kesekretariatan (KIK).

Anggota HMPD FK UNS adalah seluruh mahasiswa program studi kedokteran yang telah melewati rangkaian masa orientasi sedangkan pengurus HMPD FK UNS berjumlah 5% dari jumlah mahasiswa aktif. Pengurus nantinya akan dipilih melalui rangkaian penrekruitmen. Sehingga diharapkan para pengurus HMPD FK UNS adalah orang – orang yang berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya demi kepentingan seluruh mahasiswa kedokteran..

Motto HMPD FK UNS, Custodia Sanctum in Compassio Veraque, berarti ketenangan dan empati. Dalam motto ini, mari kita bersama membangun himpunan, karena kita hanya sedang membangun sebuah citra, namun kita sedang membangun Indonesia.

 Struktur

Presidium

(28)

24

13. HIMADAN

Himpunan Mahasiswa Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta yang disingkat HIMADAN FK UNS. Himadan di didirikan pada tanggal 26 Agustus 2006 dan bertempat di kampus Tirtomoyo Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Jalan Kol. Sutarto No. 150 K Surakarta. Himadan FK UNS berazaskan intelektual religius, belandaskan Pancasila dan Tri Dharma Perguruan Tinggi, berprinsip pada keimanan, kesatuan, kebenaran, keadilan, keterbukaan, menjujung etika-etika dalam aturan serta bersifat otonom. Kekuasaan tertinggi Himadan FK UNS berada di tangan pengurus dan/atau di tangan anggota dalam Musyawarah Besar dan Musyawarah Istimewa Himadan FK UNS. Masa jabatan pengurus Himadan FK UNS adalah satu periode kepengurusan (± 1 tahun) dan dapat dipilih kembali pada periode berikutnya dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Output yang bisa di daptkan setelah menjadi pengurus himadan yaitu jiwa kepimpinan, rasa solidaritas, dan juga kemampuan berorganisasi. Himadan FK UNS sebagai wadah komunikasi, integrasi, advokasi dan penyalur aspirasi mahasiswa Kebidanan FK UNS. Anggota Himadan adalah seluruh mahasiswa DIII dan DIV Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret.

(29)

25  Struktur Ketua Umum Dept. Humas Div Internal Div Eksternal Dept. Kominfo Dept. Pendidikan Dept.

Kerohanian Dept. Seg

Dept.

Advokasi Dept. Sosial

Dept. POSDM Div PO Div PSDM Sekretaris Umum Bendahara Umum

(30)

26

14. HIMAPSI

Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta sebagai salah satu universitas di Indonesia telah membuka satu program studi S1-Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta pada tanggal 4 Agustus 2004 atas ijin DIKTI No.3802/D/T/2004. Dalam rangka mempersatukan mahasiswa dan menyalurkan aspirasi mahasiswa guna mengembangkan dan mengoptimalkan peran aktif, eksistensi dan potensi mahasiswa perlu dikembangkan suatu tatanan organisasi sebagai sarana pengaplikasian, maka dengan menyebut namaTuhan Yang Maha Esa, mahasiswa S1 Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret pada tanggal 5 Maret 2005 menghimpun diri dalam Himpunan Mahasiswa Psikologi Fakultas Kedokteran UNS atau selanjutnya disebut dengan HIMAPSI FK UNS. Hasil usaha dari menghimpunnya mahasiswa Psikologi, dapat memberikan beberapa prestasi yang dapat membantu mengharumkan nama FK UNS khususnya program studi psikologi seperti:

1. 5 besarLomba Cerdas Cermat Nasional Psikologi Universitas Diponegoro 2015 2. Juara 2 dan 3 Essay Psychological Writting Competition Se – Jawa Bali 2015

3. Lolos Proposal PKMPSH didanai DIKTI 2016 “ Pengaruh Menulis Jurnal Harian terhadap Trauma Psikologis pada Remaja Tuna Daksa Pasca Mengalami Kecelakaan Lalu Lintas 4. Juara III essay MEDSMOTION 2015

(31)

27  Struktur

Ketua HIMAPSI

FK UNS

Komite KIL Komite Kerohanian Komite PSDM Komite Sosma Komite Komjar Komite Kominfo Komite Sains & Peneitian Komite Olahraga & Seni Komite Kewirausah aan Departemen Administrasi Departemen Keuangan

(32)

28

15. HIMAKESJA

Himakesja merupakan nama akrab dikenal dari singkatan Himpunan Mahasiswa Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Organisasi ini berdiri pada tanggal 28 Februari 2007 Organisasi yang telah berumur sewindu ini merupakan organisasi internal fakultas di tingkat Program Studi Diploma 4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta.Tujuan dari berdirinya organisasi ini adalah menghimpun mahasiswa Diploma 4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret agar dapat menyalurkan minat dan bakat untuk menjadi insan akademis yang berguna bagi agama, nusa dan bangsa, dan meningkatkan pemahaman dasar-dasar organisasi kesadaran dan kemampuan dalam organisasi serta pengembangan profesi. Intelegensi, inisiatif, kreatif, humanis, sosial, jujur, adil dan merata merupakan bentuk sifat dari Himakesja.

 Struktur Ketua Sekretaris umum KIL Bendahara umum

DSI DIVORSOS BKI PENPRO PSDM KWU KOMINFO Wakil Ketua

(33)

29

16. KEMA Hiperkes

Kelompok Mahasiswa Higiene Perusahaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Selanjutnya disingkat KEMA HIPERKES dan KK FK UNSberkedudukan sebagai organisasi kemahasiswaan tertinggi dan merupakan organisasi otonom di Program Studi Diploma III Higiene Perusahaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret.

KEMA HIPERKES dan KK FK UNS bermottokan ”Organisasi yang Mewadahi dan Menyalurkan Aspirasi dan Kreasi dan bertujuan untuk mewujudkan masyarakat kampus yang memiliki intelektualitas tinggi dan kepribadian yang luhur demi terwujudnya kehidupan yang dinamis dan religius Mahasiswa Diploma III HIPERKES & KK” . Organisasi ini melaksanakan aktivitas keorganisasian yang terarah dan berkelanjutan demi terciptanya masyarakat kampus yang dinamis, religius dan berkualitas tinggi.Keanggotaan KEMA HIPERKES dan KK FK UNS meliputi seluruh mahasiswa HIPERKES dan KK FK UNS.Pengurus KEMA HIPERKES dan KK FK UNS adalah mahasiswa HIPERKES dan KK FK UNS yang secara administratif terdaftar sebagai pengurus dan bertanggung jawab penuh terhadap tugasnya.  Struktur KETUA UMUM Dept. Kajian Studi Ilmiah Pendidikan Kajian Ilmiah

Dept. POS Dept. Humas Dept. SSC Dept. Minat

Seni Olahraga Dept. Kominfo Jurnalistik IT DKI Kerohanian Kajian DKK Bendahara Sekretaris Umum

(34)

30

17. AMSA

Asian Medical Students’ Association

(AMSA) International merupakan organisasi

representatif puncak bagi mahasiswa

kedokteran di Asia, Asia-Pasifik, dan

sekitarnya. AMSA- Indonesia berdiri di

Yogyakarta, 10 Agustus 1996. AMSA-UNS

sendiri berdiri tahun 2002 di Surakarta dan

secara resmi menjadi anggota

AMSA-Indonesia pada tanggal 23 Juli 2004.

Sebagai sebuah organisasi, AMSA-UNS memiliki tiga filosofi, yaitu:

1. Knowledge, yaitu mendukung aktivitas medis dan ilmiah untuk meningkatkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan melalui pelatihan untuk menjadi tenaga kesehatan profesional masa depan.

2. Action, yaitu memperhatikan komunitas sekitar dan berusaha untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat dan mengembangkan masyarakat sekitar.

3. Friendship, yaitu membangun dan mempertahankan hubungan baik di antara kolega di Asia-Pasifik dan sekitarnya.

AMSA-UNS memiliki berbagai program lokal, nasional, dan internasional sebagai realisasi dari filosofi di atas, antara lain konferensi internasional tahunan (Asian Medical Students’ Conference (AMSC) dan East-Asian Medical Students’ Conference (EAMSC)), menjadi tuan rumah atau mengirim delegasi dalam program pertukaran (Asian Medical Students’ Exchange Program (AMSEP)), berpartisipasi dalam berbagai iven nasional (Rapat Kerja Nasional (Rakernas), National Action Event and Debate Competition (NAE), Indonesian Medical Students’ Training and Competition (IMSTC), National Leadership Training (NLT), dan Musyawarah Nasional (Munas)), serta menyelenggarakan program lokal, antara lain Local Paper and Poster Training, gerakan sosial seperti Blue Circle Day dan Banana Day, Hospital Visit, AMSA Gathering, dan lain sebagainya.

(35)

31  Struktur

(36)

32

18. CIMSA

Center for Indonesian Medical Students' Activities (CIMSA) adalah organisasi independen, non-profit, non-politikal yang memfasilitasi mahasiswa kedokteran Indonesia dalam upayanya memberikan dampak yang besar terhadap peningkatan kesehatan masyarakat Indonesia melalui proyek-proyeknya yang berbasiskan aktivitas. CIMSA menggerakkan mahasiswa kedokteran Indonesia untuk menjalankan peran mereka di bidang prevensi dan promosi kesehatan sebagai langkah untuk

memajukan kesehatan masyarakat Indonesia. Selain itu, CIMSA mempersiapkan seluruh mahasiswa kedokteran di Indonesia untuk meningkatkan kapasitas mereka di bidang kedokteran kelak sebagai penyedia layanan kesehatan masa depan.

CIMSA secara resmi didirikan pada 6 Mei 2001 dan saat ini memiliki 19 lokal di seluruh Indonesia dengan lebih dari 6000 anggota. Sejak 2002, CIMSA sudah berafiliasi dengan International Federation of Medical Students' Association (IFMSA), federasi dari asosiasi mahasiswa kedokteran di seluruh dunia, yang diakui oleh World Health Organization sebagai forum internasional untuk mahasiswa kedokteran.

CIMSA terdiri dari 6 standing committees yang berfungsi berdasarkan isu-isu global yaitu SCORA untuk Reproductive Health including AIDS, SCOPH untuk Public Health, SCORP untuk Human Rights and Peace, SCOME untuk Medical Education, SCOPE untuk Professional Exchange, dan SCORE untuk Research Exchange. Aktivitas utama CIMSA adalah sustainable project dengan isu-isu global, community development, training, dan kesempatan pertukaran pelajar. Secara esensial, dengan segala aktivitas ini kami merasa yakin bahwa kami dapat meningkatkan kapasitas mahasiswa kedokteran Indonesia sehingga mereka bisa menjadi lebih siap kelak menjadi penyedia layanan kesehatan masa depan.

(37)

33  Struktur Local Coordinator Supervising Council

Secretary General Vice Local Coordinator for Internal Affairs Vice Local Coordinator for External Affairs Treasurer Community Development Coordinator Project Coordinator Human Resource Development Director Media and Communication Director Marketing, Campaign, and Advocacy Director Alumni Director Fundrising and Merchandising Director Local Officer on Human Right and Peace Local Officer on Reproductive Health Including AIDS Local Exchange Officer Local Public Health Officer Local Officer on Medical Education Local Officer on Research Exchange

(38)

34

19. BSMI

Lembaga Bulan Sabit Merah didirikan dan digunakan pertama kali oleh Turki pada 11 Juni 1868. Penggunaan simbol Bulan Sabit Merah pertama kali dalam perang pada saat konflik bersenjata Kekaisaran Ottoman dan Rusia (1877-1878). Selama perang Turki-Rusia sejak 1876 hingga 1878, Kekaisaran Ottoman menggunakan Bulan Sabit Merah, Rusia komitmen menghormati penuh kesucian semua personil dan fasilitas yang berhubungan dengan Bulan Sabit Merah.

Setelah kenyataan penilaian atas keabsahan yang sama terhadap simbol tersebut, ICRC

meresmikan pada 1878 bahwa seharusnya dimungkinkan dalam prinsip untuk mengakui simbol perlindungan resmi tambahan bagi bukan negara-negara kristen. Simbol Bulan Sabit Merah diadopsi konvensi internasional secara resmi pada 1929 saat Konvensi Jeneva diamandemen, dan sampai saat ini Bulan Sabit Merah telah digunakan oleh 33 negara-negara mayoritas

berpenduduk muslim.

Di Negara Republik Indonesia penggunaan Bulan Sabit Merah juga dilakukan oleh beberapa Rumah Sakit dan lembaga.

Penggunaan Lambang Bulan Sabit Merah sebagai simbol perhimpunan masyarakat penolong di Indonesia dimulai sejak 8 Juni 2002, bertepatan dengan didirikan dan diresmikannya Bulan Sabit Merah Indonesia oleh Ketua MUI KH Amidan di Gedung Pertemuan Kompleks Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta. Secara resmi Perhimpunan Bulan Sabit Merah Indonesia disahkan melalui Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Nomor AHU-72.AH.01.06.Tahun 2008.

(39)

35  Struktur

Pembina

Koor Relawan

Yankes

BSMR

PSDM

Pengmas

Sekretaris

Bendahara

(40)

36

20. LKMI

LKMI (Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam) merupakan salah satu badan khusus HMI yang dibentuk untuk menyalurkan kemampuan ilmu dan profesi anggota HMI di bidang Kesehatan. Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam Himpunan Mahasiswa Islam didirikan pada tanggal 14 September 1963 pada Kongres ke-7 HMI di Jakarta untuk waktu yang tidak ditentukan dan berkedudukan di tempat kedudukan HMI. LKMI berperan sebagai pembina Anggota HMI yang memiliki profesionalisme keilmuan di bidang kesehatan dan memiliki kontribusi bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

LKMI sebagai badan semi otonom yang berkecimpung di dunia kesehatan memiliki fungsi antara lain meningkatan kemitraan yang didasarkan pada profesionalisme anggota, dalam bidang Kesehatan dan melaksanakan serta mengembangkan kebijakan HMI di bidang Kesehatan untuk meningkatkan keahlian anggota melalui pendidikan, penelitian dan latihan kerja praktik serta darma bakti kemasyarakatan.

LKMI memiliki tiga kurikulum, yaitu Tenaga Bantuan Medis, Keprofesian dan Keorganisasian. Kegiatan Tenaga Bantu Medis meliputi Kegiatan Pengabdian masyarakatmeliputi: Baksos, klinik, dan posyandu sebagai observer dan tenaga medis pasif serta tugas jaga tenda sehat.

(41)

37  Struktur

Ketua

(42)

38

21. KESUMA

Kesuma (kelompok studi mahasiswa) Islam Kedokteran adalah yayasan yang bergerak dalam bidang pendidikan. Kesuma berbentuk Yayasan yang didirikan tahun 1988 oleh 20 mahasiswa kedokteran fakultas kedokteran Universitas Sebelas Maret Angkatan 1981. Yayasan ini satu-satunya di Indonesia, dan tidak membuka cabang untuk daerah lain.

Ranah kegiatan kesuma meliputi :1)Kelompok belajar,Disini anggota kesuma tiap angkatan saling belajar bersama dan berlatih medis bersama, sehingga memudahkan anggota untuk belajar di fakultas kedokteran; 2) Produk Kesuma, Kesuma mengeluarkan catatan kuliah, buku Script of Medical Questions, dan atlas untuk menunjang pembelajaran di FK; 3) Tim Bantuan Medis dan Bakti sosial, Hasil dari training khitan dan bedah minor adalah anggota yang sudah mempunyai ketrampilan dan skill khusus sehingga siap menjadi Tim Bantuan Medis bersama dokter dan dokter muda kesuma. Untuk merealisasikan hasil training khitan dan bedah minor, maka kesuma juga mengadakan Bakti Sosial. Di samping itu, Kesuma juga bekerjasama dengan posyandu-posyandu.

 Struktur

Kesuma Pusat Kampus

Kesekretariatan Akademis SDM Pengmas Collector

Sekben

(43)

39

22. MER-C

Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) adalah organisasi sosial kemanusiaan yang bergerak dalam bidang kegawatdaruratan medis dan mempunyai sifat amanah, profesional, netral, mandiri, sukarela, dan mobilitas tinggi. MER-C bertujuan memberikan pelayanan medis untuk korban perang, kekerasan akibat konflik, kerusuhan, kejadian luar biasa, dan bencana alam di dalam maupun di luar negeri.

 Struktur

Ketua MER-C Cabang Solo Manager Operational Dewan Pembina Senior Bendahara Sekretaris Div PSDM Div Pengmas

Div Humas Div Kaderisasi

(44)

40

BAB III

PEDOMAN ORGANISASI MAHASISWA

1. Tugas Organisasi Mahasiswa

Berdasarkan SK Dekan No. Tentang UUD KBM FK UNS, Organisasi Mahasiswa FK UNS bertugas untuk:

1. Menyusun dan menetapkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga UKM FK UNS berdasarkan UUD KBM FK UNS

2. Menyusun dan menetapkan Garis-garis Besar Haluan Organisasi UKM FK UNS berdasarkan UUD KBM FK UNS

3. Merancang dan melaksanakan program kerja sesuai dengan bidang masing-masing untuk satu periode kepengurusan selama kurang lebih satu tahun.

4. Membuat laporan pertanggungjawaban secara administrasi kepada DEMA dan BEM FK UNS.

5. Berkoordinasi dengan seluruh organisasi mahasiswa di KBM FK UNS.

2. Wewenang Organisasi Mahasiswa

Berdasarkan SK Dekan No. Tentang UUD KBM FK UNS, Organisasi Mahasiswa FK UNS berwenang untuk :

1. Menyelenggarakan kegiatan dengan persetujuan secara administratif dari DEMA dan BEM FK UNS.

2. Menyusun struktur organisasi dan kepengurusan UKM FK UNS.

3. Mengajukan dana kegiatan dengan persetujuan BEM dan DEMA FK UNS. 4. Mengatur penggunaan dana yang telah disahkan oleh BEM dan DEMA FK UNS.

3. Pelaksanaan Kegiatan Organisasi Mahasiswa

Dalam melaksanakan suatu kegiatan, Organisasi Mahasiswa wajib :

1) Menyusun proposal sesuai SOP UN.27.06.03/KM-23 tentang Penyusunan proposal yang ketentuannya dapat diunduh di www.dema.fk.uns.ac.id

2) Melakukan kegiatan sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan masing-masing organisasi mahasiswa

(45)

41

3) Membuat laporan pertanggungjawaban secara administrasi kepada DEMA dan BEM FK UNS sesuai SOP UN.27.06.3/KM-24 tentang Pengajuan LPJ Kegiatan

yang ketentuannya dapat diunduh di www.dema.fk.uns.ac.id

4) Jika kegiatan tersebut tercantum dalam RAB, membuat SPJ sesuai ketentuanya yang dapat diunduh di www.dema.fk.uns.ac.id

5) Menurunkan dana kegiatan sesuai SOP UN.27.06.3/KM-04 tentang penurunan dana

4. Larangan

Berdasarkan SK Rektor Nomor : 828/H27/KM/2007 tentang tata tertib kehidupan mahasiswa, Organisasi Mahasiswa dilarang :

1. Melalaikan kewajiban yang tertuang dalam Undang-undang KBM FK UNS.

2. Mengganggu penyelenggaraan pendidikan, penalaran, minat, bakat, karier dan kesejahteraan mahasiswa;

3. Melanggar etika akademik seperti plagiatisme, memalsu tanda tangan, memalsu cap, dan kelengkapan administrasi lainnya yang melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

4. Melakukan tindakan yang tidak terpuji yang dapat merusak martabat dan wibawa fakultas dan universitas.

5. Mengatasnamakan fakultas dan universitas tanpa mendapat atau izin rektor dan atau pejabat yang berwenang.

6. Menjadikan kampus sebagai ajang pertarungan kelompok, kepentingan poltik dan atau yang berbau SARA.

7. Menginap di lingkungan kampus, kecuali ada izin dari universitas dan atau fakultas yang berkaitan dengan kegiatan proses belajar mengajar.

8. Memasuki, mencoba memasuki atau menggunakan dan memindah tengankan tanpa izin yang berwenang, ruang, bangunan, dan sarana lain milik atau di bawah pengawasan fakultas.

9. Menolak untuk meninggalkan atau menyerahkan kembali ruangan bangunan, dan sarana lain memiliki atau di bawah pengawasan fakultas.

10. Mengotori atau merusak ruangan, bangunan dan sarana lain, milik atau di bawah pengawasan fakultas.

(46)

42

11. Menggunakan sarana dan dana yang dimiliki atau di bawah pengawasan fakultas secara tidak bertanggung jawab.

12. Memiliki, membawa, menyimpan, memperdagangkan, atau mengedarkan, serta membuat maupun mengkonsumsi minuman keras, bila berada di dalam lingkungan kampus.

13. Memiliki, membawa, menyimpan, memperdagangkan, atau mengedarkan narkotika dan psikotropika, bila berada di lingkungan kampus.

14. Melakukan kegiatan yang dapat dikategorikan sebagai perjudian, bila berada di dalam lingkungan kampus.

15. Membawa, menyimpan, membuat, memperdagangkan, atau mengedarkan, serta menggunakan senjata, tanpa ijin yang berwenang, bila berada di lingkungan kampus. 16. Membawa, menyimpan, membuat, memperdagangkan, atau mengedarkan, serta

menggunakan bahan peledak, tanpa ijin yang berwenang, bila berada di dalam lingkungan kampus.

5. Sanksi

Berdasarkan SK Rektor Nomor : 828/H27/KM/2007 tentang tata tertib kehidupan mahasiswa, setiap pelanggaran terhadap tata tertib akan dikenakan dengan ketentuan :

1. Setiap pelanggaran terhadap peraturan tata tertib ini akan dikenakan sanksi berat ringannya pelanggaran yang berupa:

a. peringatan lisan; b. peringatan tertulis;

c. larangan melaksanakan kegiatan dalam periode tertentu;

d. pemberian Surat Rekomendasioleh DEMA FK UNS ke Komisi Disiplin;

e. pembekuan dari fakultas.

(47)

43

BAB IV

PEDOMAN MAHASISWA

1. Larangan

Berdasarkan SK Rektor Nomor : 828/H27/KM/2007 tentang tata tertib kehidupan mahasiswa, Mahasiswa dilarang :

1. Melalaikan kewajibannya sebagaimana yang tertuang dalam hak dan kewajiban 2. Mengganggu penyelenggaraan pendidikan, penalaran, minat, bakat, karier dan

kesejahteraan mahasiswa;

3. Melanggar etika akademik seperti plagiatisme, menyontek, memalsu nilai, memalsu tanda tangan, memalsu cap, memalsu ijasah dan atau perbuatan lain yang melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

4. Melakukan tindakan yang tidak terpuji yang dapat mersak martabat dan wibawa universitas.

5. Mengatasnamakan universitas tanpa mendapat atau izin rektor dan atau pejabat yang berwenang

6. Menjadikan kampus sebagai ajang pertarungan kelompok, kepentingan poltik dan atau yang berbau SARA

7. Menginap di lingkungan kampus, kecuali ada izin dari universitas dan atau fakultas yang berkaitan dengan kegiatan proses belajar mengajar.

8. Merokok di ruang kuliah, perpustakaan, laboratorium, kantor dan tempat lain pada saat proses belajar mengajar berlangsung.

9. Memasuki, mencoba memasuki atau menggunakan dan memindah tengankan tanpa izin yang berwenang, ruang, bangunan, dan sarana lain milik atau di bawah pengawasan universitas

10. Menolak untuk meninggalkan atau menyerahkan kembali ruangan bangunan, dan sarana lain memiliki atau di bawah pengawasan universitas.

11. Mengotori atau merusak ruangan, bangunan dan sarana lain, milik atau di bawah pengawasan universitas

12. Menggunakan sarana dan dana yang dimiliki atau di bawah pengawasan universitas secara tidak bertanggung jawab.

(48)

44

13. Memiliki, membawa, menyimpan, memperdagangkan, atau mengedarkan, serta membuat maupun mengkonsumsi minuman keras, bila berada di dalam lingkungan kampus.

14. Memiliki, membawa, menyimpan, memperdagangkan, atau mengedarkan, serta membuat maupun mengkonsumsi narkotika dan psikotropika, bila berada di lingkungan kampus.

15. Melakukan kegiatan yang dapat dikategorikan sebagai perjudian, bila berada di dalam lingkungan kampus.

16. Membawa, menyimpan, membuat, memperdagangkan, atau mengedarkan, serta menggunakan senjata, tanpa ijin yang berwenang, bila berada di lingkungan kampus. 17. Membawa, menyimpan, membuat, memperdagangkan, atau mengedarkan, serta

menggunakan bahan peledak, tanpa ijin yang berwenang, bila berada di dalam lingkungan kampus.

18. Melakukan asusila, pelecehan dan/atau tindak kejahatan seksual, seperti: a. perzinahan

b. mengucapkan kata-kata yang tidak senonoh c. menyakiti seseorang secara seksual

d. memperkosa dan melakukan perbuatan asusila lainnya Tindakan sebagaimana tersebut di atas dilaporkan oleh:

a. pihak yang langsung terkena atau korban

b. pihak yang mempunyai hubungan langsung dengan korban

c. saksi yang melihat dan/atau yang mendengar terjadinya perbuatan asusila, pelecehan, dan pelanggaran asusila tersebut

Korban ataupun saksi dapat melaporkan secara tertulis maupun lisan kejadian yang dialaminya kepada pejabat di bidang kemahasiswaan dan/atau kepada Komisi Disiplin Mahasiswa.

2. Sanksi

Berdasarkan SK Rektor Nomor : 828/H27/KM/2007 tentang tata tertib kehidupan mahasiswa, setiap pelanggaran terhadap tata tertib akan dikenakan dengan ketentuan :

(49)

45

1. Setiap pelanggaran terhadap peraturan tata tertib ini akan dikenakan sanksi berat ringannya pelanggaran yang berupa:

a. peringatan lisan; b. peringatan tertulis;

c. pencabutan sementara haknya menggunakan fasilitas fakultas maupun universitas;

d. larangan melakukan kegiatan akademik dalam periode waktu tertentu (skorsing); e. Pencabutan statusnya sebagai mahasiswa.

2. Penetapan dan penjatuhan berat ringannya sanksi diatur dalam peraturan tersendiri.

3. Busana

1. Setiap mahasiswa harus berpakaian sopan dan rapi sesuai dengan norma-norma yang berlaku.

(50)

46

BAB V

STANDARD OPERATIONAL PROCEDURE (SOP)

1. UN.27.06.03/KM-01 Penyusunan SOP 2. UN.27.06.03/KM-02 pembentukkan ormawa 3. UN.27.06.03/KM-03 pembubaran UKM 4. UN.27.06.03/KM-04 penurunan dana 5. UN.27.06.03/KM-05 pengajuan asuransi 6. UN.27.06.03/KM-06 pengajuan dana kasih

7. UN.27.06.03/KM-07 penerimaan student exchange 8. UN.27.06.03/KM-08 pengiriman student exchange 9. UN.27.06.03/KM-09 penyusunan pkm-gt dan pkm-ai 10. UN.27.06.03/KM-10 penyusunan pkm 5 bidang 11. UN.27.06.03/KM-11 reorganisasi

12. UN.27.06.03/KM-12 penundan pembayaran ukt 13. UN.27.06.03/KM-13 permohonan keringanan ukt 14. UN.27.06.03/KM-14 sarana

15. UN.27.06.03/KM-15 pelayanan permohonan penghargaan 16. UN.27.06.03/KM-16 permohonan surat tugas

17. UN.27.06.03/KM-17 permohonan surat keterangan 18. UN.27.06.03/KM-18 pembuatan paspor-visa

19. UN.27.06.03/KM-19 peminjaman barang inventaris 20. UN.27.06.03/KM-20 peminjaman ruang

21. UN.27.06.03/KM-21 izin penelitian 22. UN.27.06.03/KM-22 penyusunan proposal 23. UN.27.06.03/KM-23 penyusunan LPJ

(51)

FAKULTAS KEDOKTERAN

BAGIAN KEMAHASISWAAN DAN ALUMNI

Nomor UN.27.06.03/KM-01

PROSEDUR MUTU PENYUSUNAN SOP Tanggal Terbit 09 April 2016

Revisi 00

Halaman 1/3

Tujuan Sebagai acuan penyusunan SOP Definisi/

PenjelasanUmum

SOP (Standar Operasional Prosedur) adalah pedoman atau acuan untuk melaksanakan tugas pekerjaan sesuai dengan fungsi dan alat penilian kinerja organisasi mahasiswa berdasarkan indikator-indikator teknis, administrasif, dan prosedural sesuai dengan tata kerja, prosedur kerja dan sistem kerja pada organisasi yang bersangkutan

Ormawa adalah organisasi kemahasiswaan tingkat fakultas yang bertanggung jawab langsung kepada Wakil Dekan III Fakultas. Ormawa FK UNS, terdiri dari BEM, DEMA, dan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa).

Referensi -

Rekaman Mutu SOP, database DEMA FK UNS

Uraian

Aktifitas Pelaksana Penanggung

Jawab

Rekaman Mutu

1. Menyusun rancangan SOP Ormawa Ketua Ormawa SOP

2. Mengajukan rancangan SOP ke DEMA FK UNS

Ormawa Ketua Ormawa SOP

3. Mengisi database yang telah disediakan DEMA

Ormawa Ketua Ormawa SOP, database DEMA FK UNS 4. Pengkajian SOP oleh DEMA dan Ormawa Komisi I DEMA Ketua DEMA SOP 5. Bila SOP telah disetujui oleh DEMA dan

Ormawa, SOP ditandatangani oleh ketua DEMA

Ketua DEMA Ketua DEMA SOP

(52)

FAKULTAS KEDOKTERAN

BAGIAN KEMAHASISWAAN DAN ALUMNI

Nomor UN.27.06.03/KM-01

PROSEDUR MUTU PENYUSUNAN SOP Tanggal Terbit 09 April 2016

Revisi 00

Halaman 2/3

7. SOP ditandatangani oleh Presiden BEM Presiden BEM Presiden BEM SOP 8. Menyerahkan arsip SOP ke DEMA Ormawa Ketua Ormawa SOP

(53)

FAKULTAS KEDOKTERAN

BAGIAN KEMAHASISWAAN DAN ALUMNI

Nomor UN.27.06.03/KM-01

PROSEDUR MUTU PENYUSUNAN SOP Tanggal Terbit 09 April 2016

Revisi 00

Halaman 3/3

Flowchart

Ormawa DEMA BEM

Start

Menyusun SOP

Mengajukan SOP

Mengisi database Pengkajian SOP

Sesuai Ya Tidak Ketua DEMA tanda tangan Presiden BEM tanda tangan Pengarsipan Finish

(54)

FAKULTAS KEDOKTERAN

BAGIAN KEMAHASISWAAN DAN ALUMNI

Nomor UN.27.06.03/KM-02

PROSEDUR MUTU PEMBENTUKKAN ORMAWA Tanggal Terbit 09 April 2016

Revisi 00

Halaman 1/5

Tujuan Sebagai acuan bagi mahasiswa yang ingin membenuk ormawa baru Definisi/

PenjelasanUmum

Ormawa adalah organisasi kemahasiswaan tingkat fakultas yang bertanggung jawab langsung kepada Wakil Dekan III Fakultas. Ormawa FK UNS, terdiri dari BEM, DEMA, dan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa).

BSO (Badan Semi Otonom) adalah organisasi mahasiswa yang memiliki otonomi dalam menjalankan kegiatannya dan tidak memiliki tugas dan wewenang layaknya ormawa, serta tidak bertanggung jawab langsung kepada Wakil Dekan III.

Referensi Undang-Undang KBM FK UNS

Rekaman Mutu AD/ART, GBHO, dan Program Kerja Ormawa, Surat keterangan pengajuan pembentukan ormawa, surat keterangan BSO, lembar monitoring, surat rekomendasi DEMA, SK dekan

Uraian

Aktifitas Pelaksana Penanggung

Jawab

Rekaman Mutu 1. Calon ormawa menyusun AD/ART,

GBHO, dan Program Kerja satu tahun kepengurusan organisasi yang akan dibentuk

Calon Ormawa Ketua Ormawa AD/ART, GBHO, Program kerja

2. Mengajukan AD/ART, GBHO, Program Kerja, dan surat keterangan pengajuan pembentukan ormawa yang telah ditandangani presiden BEM FK UNS ke DEMA FK UNS

Calon Ormawa Ketua Ormawa AD/ART, GBHO, Program kerja, Surat

(55)

FAKULTAS KEDOKTERAN

BAGIAN KEMAHASISWAAN DAN ALUMNI

Nomor UN.27.06.03/KM-02

PROSEDUR MUTU PEMBENTUKKAN ORMAWA Tanggal Terbit 09 April 2016

Revisi 00

Halaman 2/5

pengajuan pembentukan ormawa 3. Pengkajian AD/ART, GBHO, dan Program

Kerja oleh DEMA

Komisi I DEMA Ketua DEMA AD/ART, GBHO, Program kerja 4. Bila AD/ART, GBHO, dan Program Kerja

telah disetujui oleh DEMA, DEMA memberikan surat keterangan bahwa organisasi tersebut menjadi badan semi otonom BEM FK UNS

DEMA Ketua DEMA Surat

keterangan

5. DEMA melakukan monitoring dan menilai kegiatan BSO selama 1 tahun

kepengurusan

DEMA Ketua DEMA Lembar

monitoring

6. Apabila BSO dinilai memenuhi persyaratan sebagai ormawa, DEMA memberikan surat rekomendasi pembentukan ormawa kepada KBM FK UNS

DEMA Ketua DEMA Surat

rekomendasi

7. Pengkajian pembentukan ormawa dalam sidang umum KBM FK UNS

DEMA Ketua DEMA Surat

rekomendasi 8. Apabila BSO dinilai layak menjadi ormawa

oleh sidang umum, KBM FK UNS mengeluarkan surat keputusan pembentukan ormawa

KBM FK UNS Presiden BEM Surat keputusan pembentukan ormawa 9. Pengajuan surat keputusan pembentukan

ormawa kepada dekanat

DEMA Ketua DEMA Surat

keputusan pembentukan

(56)

FAKULTAS KEDOKTERAN

BAGIAN KEMAHASISWAAN DAN ALUMNI

Nomor UN.27.06.03/KM-02

PROSEDUR MUTU PEMBENTUKKAN ORMAWA Tanggal Terbit 09 April 2016

Revisi 00

Halaman 3/5

ormawa 10. Dekanat mengeluarkan SK Dekan

mengenai ormawa terkait

(57)

FAKULTAS KEDOKTERAN

BAGIAN KEMAHASISWAAN DAN ALUMNI

Nomor UN.27.06.03/KM-02

PROSEDUR MUTU PEMBENTUKKAN ORMAWA Tanggal Terbit 09 April 2016

Revisi 00

Halaman 4/5

Flowchart

Ormawa DEMA KBM DEKANAT

Start

Menyusun AD/ART, GBHO, dan Program Kerja satu

tahun

Sesuai

Ya

Tidak Mengajukan AD/ART,

GBHO, dan Program Kerja satu tahun, surat keterangan pengajuan pembentukan

ormawa

Mengkaji AD/ART, GBHO, dan Program Kerja

Mengeluarkan surat keterangan Badan Semi

Otonom (BSO)

Monitoring dan menilai kegiatan BSO selama 1 tahun

kepengurusan

Memenuhi syarat

Ya Tidak

(58)

FAKULTAS KEDOKTERAN

BAGIAN KEMAHASISWAAN DAN ALUMNI

Nomor UN.27.06.03/KM-02

PROSEDUR MUTU PEMBENTUKKAN ORMAWA Tanggal Terbit 09 April 2016

Revisi 00 Halaman 5/5 Pengkajian dalam sidang umum Finish Mengeluarkan surat rekomendasi kepada KBM Layak Tidak Ya Mengeluarkan Surat Keterangan pembentukan ormawa Mengajukan SK pembentukan ormawa ke dekanat Mengajukan SK dekan mengenai ormawa

(59)

FAKULTAS KEDOKTERAN

BAGIAN KEMAHASISWAAN DAN ALUMNI

Nomor UN.27.06.03/KM-03

PROSEDUR MUTU PEMBUBARAN UKM Tanggal Terbit 09 April 2016

Revisi 00

Halaman 1/3

Tujuan Sebagai acuan pembubaran UKM Definisi/

PenjelasanUmum

UKM adalah Unit Kegiaan Mahasiswa di FK UNS.

Referensi Undang – Undangan Dasar KBM FK UNS

Rekaman Mutu Surat Peringatan, Surat Rekomendasi pembubaran ORMAWA FK UNS, SK Dekan, Berita Acara

Uraian

Aktifitas Pelaksana Penanggung

Jawab

Rekaman Mutu 1. Memberikan surat peringatan kepada

ORMAWA FK UNS yang tidak

menjalankan proker dalam kurun waktu 6 bulan.

DEMA FK UNS Ketua DEMA FK UNS

Surat Peringatan

2. Menerima Laporan Pertanggungjawaban Akhir Tahun dari ORMAWA FK UNS bersangkutan.

DEMA FK UNS Ketua DEMA FK UNS

3. Merekomendasikan pembubaran

ORMAWA FK UNS bersangkutan kepada dekanat sesuai ketentuan.

DEMA FK UNS Ketua DEMA FK UNS Surat Rekomendasi pembubaran ORMAWA FK UNS 4. Menyelenggarakan Musyawarah Umum

KBM FK UNS dalam rangka pembubaran ORMAWA FK UNS bersangkutan.

DEMA FK UNS Ketua DEMA FK UNS

SK Dekan, Berita Acara

(60)

FAKULTAS KEDOKTERAN

BAGIAN KEMAHASISWAAN DAN ALUMNI

Nomor UN.27.06.03/KM-03

PROSEDUR MUTU PEMBUBARAN UKM Tanggal Terbit 09 April 2016

Revisi 00

Halaman 2/3

Flowchart

DEMA ORMAWA Dekanat

gzz Tidak

Start

Memberikan Surat Peringatan Melaksana-kan proker Membuat Surat Rekomendasi Ya Menerima Rekomendasi Menyelenggarakan

Musyawarah Umum Mengeluarkan SK Dekan

(61)

FAKULTAS KEDOKTERAN

BAGIAN KEMAHASISWAAN DAN ALUMNI

Nomor UN.27.06.03/KM-04

PROSEDUR MUTU

PENURUNAN DANA KEGIATAN KEMAHASISWAAN Tanggal Terbit 09 April 2016

Revisi 00

Halaman 1/3

Tujuan Sebagai acuan penurunan dana kegiatan kemahasiswaan Definisi/

PenjelasanUmum

TOR atau Term of Reference adalah gambaran umum suatu kegiataun mencakup tujuan, target, rancangan keuangan dan susunan panitia

Rensi adalah bagian perencanaan dan sistem informasi di FK UNS

Ormawa adalah organisasi kemahasiswaan tingkat fakultas yang bertanggung jawab langsung kepada Wakil Dekan III Fakultas. Ormawa FK UNS, terdiri dari BEM, DEMA, dan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa).

Referensi -

Rekaman Mutu TOR, Buku Konsultasi, Memo, proposal, LPJ, SPJ, Bukti Pencairan Dana

Uraian

Aktifitas Pelaksana Penanggung

Jawab Rekaman Mutu 1. Ormawa membuat rancangan TOR Ormawa Ketua Ormawa TOR

2. Mengkonsultasikan TOR ke Bagian Keuangan

Ormawa Ketua Ormawa TOR

3. Mengisi buku konsultasi di bagian keuangan

Ormawa Ketua Ormawa Buku konsultasi

4. Bila telah sesuai, melakukan verifikasi Rensi FK UNS

Ormawa Ketua Ormawa TOR

5. Meminta tanda tangan Ketua Dema di lembar pengesahan TOR

Ormawa Ketua Ormawa TOR

6. Meminta tanda tangan presiden BEM di lembar pengesahan TOR

(62)

FAKULTAS KEDOKTERAN

BAGIAN KEMAHASISWAAN DAN ALUMNI

Nomor UN.27.06.03/KM-04

PROSEDUR MUTU

PENURUNAN DANA KEGIATAN KEMAHASISWAAN Tanggal Terbit 09 April 2016

Revisi 00

Halaman 2/3

7. Meminta paraf dari bagian Keuangan di lembar pengesahan TOR

Ormawa Ketua Ormawa TOR

8. Meminta tanda tangan Wakil dekan II di lembar pengesahan TOR

Ormawa Ketua Ormawa TOR

9. Meminta tanda tangan Wakil dekan III di lembar pengesahan TOR

Ormawa Ketua Ormawa TOR

10. Melakukan validasi ke Rensi FK UNS Ormawa Ketua Ormawa Memo 11. Melakukan validasi memo di bagian Tata

Usaha

Ormawa Ketua Ormawa Memo

12. Melakukan pencairan dana dengan

membawa kelemgkapan keuangan berupa : proposal, LPJ, SPJ dan TOR

Ormawa Ketua Ormawa proposal, LPJ, SPJ, TOR

13. Menyerahkan arsip TOR dan lembar bukti pencairan dana ke Dema FK UNS

Ormawa Ketua Ormawa TOR, Bukti pencairan dana

(63)

FAKULTAS KEDOKTERAN

BAGIAN KEMAHASISWAAN DAN ALUMNI

Nomor UN.27.06.03/KM-04

PROSEDUR MUTU

PENURUNAN DANA KEGIATAN KEMAHASISWAAN Tanggal Terbit 09 April 2016

Revisi 00

Halaman 3/3

Flowchart

Ormawa Keuangan Rensi DEMA, BEM Dekanat Tata usaha

Start Menyusun TOR Konsultasi TOR Pengisian database Melakukan verifikasi Sesuai Ya Tidak Memberikan tanda tangan Pengarsipan Finish Validasi TOR Validasi memo Pencairan dana Memberikan

(64)

FAKULTAS KEDOKTERAN

BAGIAN KEMAHASISWAAN DAN ALUMNI

Nomor UN.27.06.03/KM-05

PROSEDUR MUTU

PENGAJUAN ASURANSI KESEHATAN Tanggal Terbit 09 April 2016

Revisi 00

Halaman 1/3

Tujuan Sebagai acuan mahasiswa dalam mengajukan asuransi kesehatan. Definisi/

PenjelasanUmum

Asuransi Kesehatan adalah hak (layanan) yang diterima mahasiswa UNS yang mengalami musibah, dan harus ditunjukkan dengan persyaratan yang telah ditentukan. Asuransi kesehatan diberikan oleh Medical Center, setelah mendapatkan surat permohonan dari Fakultas.

Persyaratan pengajuan asuransi antara lain :

1. Melampirkan Kwitansi UKT atas nama yang bersangkutan

2. Melampirkan Kwitansi perawatan asli dari rumah sakit, lengkap dengan perincian tanggal dirawat, biaya-biaya, lainnya asli dari rumah sakit. 3. Melampirkan Fotocopy Kartu Mahasiswa yang berlaku

4. Mengisi form pengajuan asuransi kesehatan di sub Bagian Kemahasiswaan

Semua persyaratan dibuat 3 rangkap.

HMP adalah Himpunan Mahasiswa Program Studi di Fakultas Kedokteran UNS. Terdapat 5 HMP sesuai dengan Program Studi di Fakultas kedokteran UNS.

Rekaman Mutu

Uraian

Aktifitas Pelaksana Penanggung

Jawab

Rekaman Mutu 1. Mahasiswa menyiapkan berkas

persyaratkan

Mahasiswa Mahasiswa Berkas Pengajuan

(65)

FAKULTAS KEDOKTERAN

BAGIAN KEMAHASISWAAN DAN ALUMNI

Nomor UN.27.06.03/KM-05

PROSEDUR MUTU

PENGAJUAN ASURANSI KESEHATAN Tanggal Terbit 09 April 2016

Revisi 00

Halaman 2/3

2. Mahasiswa mengisi form pengajuan Asuransi Kesehatan di subbag. Mawa

Mahasiswa Mahasiswa Form pengajuan 3. Mahasiswa meminta cap dari umkap Mahasiswa Mahasiswa Berkas

Pengajuan 4. Mahasiswa mengajukan berkas

permohonan ke mahasiswaan melalui HMP

Mahasiswa Mahasiswa Berkas Pengajuan dan Form Pengajuan 5. Memeriksa dan verifikasi kelengkapan

berkas, serta mencatat data permohonan dana kasih plus yang masuk lalu menyerahkan ke BEM FK UNS untuk ditandatangani

Pengurus HMP Ketua HMP Berkas Pengajuan dan Form Pengajuan

6. BEM FK UNS menandatangani form pengajuan asuransi kesehatan dan mengajukan ke mawa.

BEM FK UNS Presiden BEM FK UNS

Berkas Pengajuan dan Form Pengajuan 7. HMP mengambil berkas yang telah di

verifikasi dari mawa dan

menyerahkannya ke mahasiswa yang bersangkutan

Pengurus HMP Ketua HMP Berkas Pengajuan dan Form Pengajuan 8. Mahasiswa mengajukan berkas final dari

mawa ke UNS Medical Center untuk menurunkan dana asuransi kesehatan

Mahasiswa, Mahasiswa Berkas Pengajuan dan Form Pengajuan

(66)

FAKULTAS KEDOKTERAN

BAGIAN KEMAHASISWAAN DAN ALUMNI

Nomor UN.27.06.03/KM-05

PROSEDUR MUTU

PENGAJUAN ASURANSI KESEHATAN Tanggal Terbit 09 April 2016

Revisi 00

Halaman 3/3

Flowchart

Mahasiswa Mawa Umkap HMP BEM UNS Medical

Center Start Menyiapkan berkas Pengisian form Memberi-kan cap Mengumpul-kan dan melakukan pengecekkan pengajuan berkas Finish Menerima Berkas Pengajuan Validasi berkas pengajuan Menandata-ngani form Mendapat hasil validasi berkas pengajuan Menerima Dana Kasih Plus Mendapat hasil validasi berkas pengajuan

(67)

FAKULTAS KEDOKTERAN

BAGIAN KEMAHASISWAAN DAN ALUMNI

Nomor UN.27.06.03/KM-06

PROSEDUR MUTU PENGAJUAN DANA KASIH Tanggal Terbit 09 April 2016

Revisi 00

Halaman 1/4

Tujuan Sebagai acuan mahasiswa dalam mengajukan dana kasih plus. Definisi/Penjelasan

Umum

Dana Kasih Plus adalah hak (layanan) yang diterima mahasiswa UNS yang mengalami musibah, yang harus menjalani rawat inap di Rumah Sakit, minimal tiga hari, dan harus ditunjukkan dengan persyaratan yang telah ditentukan. Dana Kasih Plus diberikan oleh Rektorat setelah mendapatkan surat permohonan dari Fakultas.

Persyaratan pengajuan dana kasih antara lain:

1. Mengisi formulir permohonan yang ada di Mawa Fakultas

2. Melampirkan fotocopy kwitansi perawatan dari Rumah Sakit yang telah dilegalisasi, lengkap dengan perincian tanggal dirawat dan biaya-biaya lainnya.

3. Bagi yang mengalami kecelakaan, melampirkan fotocopy kwitansi pengobatan dari dokter, rumah sakit, atau apotik yang telah dilegalisasi dengan mencantumkan copy resep dokter.

4. Bagi yang menjalani operasi, melampirkan surat keterangan asli yang menyatakan bahwa yang bersangkutan telah dirawat dan atau menjalani operasi di Rumah Sakit.

5. Bagi yang meninggal dunia, melampirkan surat keterangan kematian dari instansi yang berwenang.

6. Melampirkan fotocopy pembayaran SPP semester berjalan yang telah diegalisasi di bagian pendidikan/administrasi masing-masing prodi atau fotocopy kwitansi pembayaran premi Dana Kasih Plus atas nama yang bersangkutan

7. Melampirkan fotocopy kartu mahasiswa yang telah dilegalisasi di bagian pendidikan/administrasi masing-masing prodi

8. Mengirimkan berkas permohonan Dana Kasih Plus ke Bagian Kesma

(68)

FAKULTAS KEDOKTERAN

BAGIAN KEMAHASISWAAN DAN ALUMNI

Nomor UN.27.06.03/KM-06

PROSEDUR MUTU PENGAJUAN DANA KASIH Tanggal Terbit 09 April 2016

Revisi 00

Halaman 2/4

HMP adalah Himpunan Mahasiswa Program Studi di Fakultas Kedokteran UNS. Terdapat 5 HMP sesuai dengan Program Studi di Fakultas kedokteran UNS

Referensi

Rekaman Mutu Form Pengajuan, Berkas Pengajuan

Uraian

Aktifitas Pelaksana Penanggung Jawab Rekaman

Mutu 1. Mahasiwa melengkapi berkas persyaratan Mahasiswa Mahasiswa Form

pengajuan 2. Mahasiswa mengisi formulir permohonan

dana kasih plus dari subbag. Mawa

Staf administrasi, Mahasiswa

Kasubag. Mawa Berkas Pengajuan 3. Mahasiswa meminta cap dari umkap Mahasiswa Mahasiswa Berkas

Pengajuan 4. Mahasiswa menyerahkan formulir

permohonan dan berkas kelengkapannya ke HMP

Mahasiswa Mahasiswa Berkas

Pengajuan dan Form Pengajuan 5. Memeriksa dan verifikasi kelengkapan

berkas, serta mencatat data permohonan dana kasih plus yang masuk menyerahkan ke BEM FK UNS untuk ditandatangani.

Pengurus HMP Ketua HMP Berkas Pengajuan dan Form Pengajuan 6. BEM FK UNS menandatangani form

pengajuan asuransi kesehatan dan mengajukan ke mawa.

BEM Presiden BEM FK

UNS

Berkas Pengajuan dan Form Pengajuan 7. Mahasiswa/ HMP/ BEM mengambil

berkas yang telah di verifikasi dari mawa

Mahasiwa/pengurus HMP/BEM FK UNS Mahasiwa/Ketua HMP/Presiden BEM Berkas Pengajuan

(69)

FAKULTAS KEDOKTERAN

BAGIAN KEMAHASISWAAN DAN ALUMNI

Nomor UN.27.06.03/KM-06

PROSEDUR MUTU PENGAJUAN DANA KASIH Tanggal Terbit 09 April 2016

Revisi 00

Halaman 3/4

FK UNS dan Form

Pengajuan 8. Mahasiswa mengajukan berkas final dari

mawa ke Rektorat untuk menurunkan dana kasih plus

Mahasiswa, Mahasiswa Berkas

Pengajuan dan Form Pengajuan

(70)

FAKULTAS KEDOKTERAN

BAGIAN KEMAHASISWAAN DAN ALUMNI

Nomor UN.27.06.03/KM-06

PROSEDUR MUTU PENGAJUAN DANA KASIH Tanggal Terbit 09 April 2016

Revisi 00

Halaman 4/4

Flowchart

Mahasiswa Mawa Umkap HMP BEM Rektorat

Start Menyiapkan berkas Pengisian form Memberi-kan cap Mengumpul-kan dan melakukan pengecekkan pengajuan berkas Finish Menerima Berkas Pengajuan Validasi berkas pengajuan Menandata-ngani form Mendapat hasil validasi berkas pengajuan Menerima Dana Kasih Plus Mendapat hasil validasi berkas pengajuan

Gambar

Foto copy surat  permhonan

Referensi

Dokumen terkait

• Kedua apabila masyarakat keberatan hasil Konsultasi Publik tetapi tidak mengajukan gugatan ke pengadilan, mk proses kegiatan akan berlangsung dlm 20 tahap dg jangka waktu paling

Disparitas putusan hakim pidana merupakan masalah yang telah lama menjadi pusat perhatian kalangan akademisi, pemerhati dan praktisi hukum. Disparitas putusan

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, terdapat berbagai macam faktor lain yang dapat menyebabkan katarak, dimana semua faktor risiko tersebut dihubungkan oleh

Masalah yang muncul di Kecamatan Giriwoyo adalah kurang tersedianya air di kawasan karst seperti Desa Girikikis, bergesernya budaya-budaya lokal yang dapat mempengaruhi

Dioda merupakan suatu piranti dua elektroda dengan arah arus yang tertentu, dapat juga dikatakan dioda bekerja sebagai penghantar bila tegangan listrik diberikan dalam arah

Dari penelitian tersebut diketahui bahwa material yang dikenai beban berulang atau beban dinamis, akan rusak pada tegangan jauh lebih rendah dibanding dengan tegangan yang

ARIEF BUDI SETIAWAN, S.Pd.,

Berdasarkan permasalahan tersebut, pada penelitian ini penulis akan mengembangkan instrumen penilaian projek khususnya pada mata pelajaran penggabungkan fotografi digital