MAKALAH MAKALAH
ILMU REPRODUKSI TERNAK ILMU REPRODUKSI TERNAK
ORGAN REPRODUKSI FEMININA ITIK ORGAN REPRODUKSI FEMININA ITIK
Oleh : Oleh : KELOMPOK 03 KELOMPOK 03 Anggota : Anggota : 1.
1. Wahyu Wahyu Sany Sany Hidayatulloh Hidayatulloh D1E012230D1E012230 2.
2. Rijalul Rijalul Qonai Qonai D1E012319D1E012319 3.
3. Yusuf Yusuf Efendi Efendi D1E012348D1E012348 4.
4. Tety Tety Chintya Chintya Dewi Dewi D1E012163D1E012163 5.
5. Dede Dede Masopah Masopah D1E012031D1E012031 6.
6. Pelita Pelita D1E012067D1E012067 7.
7. Ismi Ismi Nurfatikha Nurfatikha D1E012019D1E012019 8.
8. Rani Rani Puspaningrum Puspaningrum D1E012216D1E012216
LABORATORIUM FISIOLOGI DAN REPRODUKSI TERNAK LABORATORIUM FISIOLOGI DAN REPRODUKSI TERNAK
FAKULTAS PETERNAKAN FAKULTAS PETERNAKAN
UNIVERSITAS JENDRAL SOEDIRMAN UNIVERSITAS JENDRAL SOEDIRMAN
PURWOKERTO PURWOKERTO
2013 2013
I.
I. PENDAHULUANPENDAHULUAN 1.1
1.1 Latar BelakangLatar Belakang
Unggas merupakan salah satu jenis hewan yang banyak digemari oleh Unggas merupakan salah satu jenis hewan yang banyak digemari oleh manusia. Menurut definisi, unggas adalah jenis ternak bersayap dari kelas manusia. Menurut definisi, unggas adalah jenis ternak bersayap dari kelas aves yang telah didomestikasi dan cara hidupnya diatur oleh manusia dengan aves yang telah didomestikasi dan cara hidupnya diatur oleh manusia dengan tujuan untuk memberikan nilai ekonomis dalam bentuk barang (daging dan tujuan untuk memberikan nilai ekonomis dalam bentuk barang (daging dan telur) dan jasa (pendapatan). Unggas mempunyai berbagai macam jenis yang telur) dan jasa (pendapatan). Unggas mempunyai berbagai macam jenis yang dapat menarik perhatian manusia untuk bisa memeliharanya. Selain itu ada dapat menarik perhatian manusia untuk bisa memeliharanya. Selain itu ada juga yang berusaha untuk dijadikan
juga yang berusaha untuk dijadikan sebagai hewan ternak.sebagai hewan ternak.
Hasil pokok dari unggas adalah daging dan telur, sementara hasil Hasil pokok dari unggas adalah daging dan telur, sementara hasil sampingan berupa bulu dan kotoran serta kesenangan (ornamental) sebagai sampingan berupa bulu dan kotoran serta kesenangan (ornamental) sebagai hasil khusus. Peranan unggas dalam penyediaan protein hewani sangat besar hasil khusus. Peranan unggas dalam penyediaan protein hewani sangat besar khususnya ayam ras, namun begitu kontribusi ayam kampung, itik, mentok khususnya ayam ras, namun begitu kontribusi ayam kampung, itik, mentok dan yang lainnya juga tidak dapat diabaikan. Untuk meningkatkan dan yang lainnya juga tidak dapat diabaikan. Untuk meningkatkan produktviatas
produktviatas unggas unggas maka maka perlu perlu adanya adanya terobosan terobosan baru baru khususnya khususnya dengandengan bioteknologi sederhana dan hasilnya dapat diketahui dalam waktu yang relatif bioteknologi sederhana dan hasilnya dapat diketahui dalam waktu yang relatif singkat. Untuk melaksanakan tujuan-tujuan tersebut maka perlu diketahui singkat. Untuk melaksanakan tujuan-tujuan tersebut maka perlu diketahui prinsip-prinsip reproduksi dan cara
prinsip-prinsip reproduksi dan cara pengendalian serta penyebab mpengendalian serta penyebab menurunnyaenurunnya efisiensi guna meningkatakan produktivitas dalam usaha peternakan.
efisiensi guna meningkatakan produktivitas dalam usaha peternakan.
Itik berkembang biak dengan bertelur. Telur itik mirip telur reptil, Itik berkembang biak dengan bertelur. Telur itik mirip telur reptil, namun cangkangnya lebih keras karena berkapur. Pada unggas jenis burung namun cangkangnya lebih keras karena berkapur. Pada unggas jenis burung seperti burung maleo dan burung gosong, menimbun telurnya di tanah pasir seperti burung maleo dan burung gosong, menimbun telurnya di tanah pasir yang bercampur serasah, tanah pasir pantai yang panas, atau di dekat sumber yang bercampur serasah, tanah pasir pantai yang panas, atau di dekat sumber air panas. Alih-alih mengerami, burung-burung ini membiarkan panas alami air panas. Alih-alih mengerami, burung-burung ini membiarkan panas alami dari daun-daun membusuk, panas matahari, atau panas bumi menetaskan dari daun-daun membusuk, panas matahari, atau panas bumi menetaskan telur-telur itu.
telur-telur itu. 1.2
1.2 TujuanTujuan 1.
1. Mengetahui fungsi anatomi organa genitalia feminina pada itik.Mengetahui fungsi anatomi organa genitalia feminina pada itik. 2.
1.3
1.3 Perumusan MasalahPerumusan Masalah 1.
1. Apa perbedaan pada organ reproduksi itik betina dengan ayam betina?Apa perbedaan pada organ reproduksi itik betina dengan ayam betina? 2.
II.
II. TINJAUAN PUSTAKATINJAUAN PUSTAKA
2.1 2.1 ItikItik
Unggas air ialah semua spesies hewan bersayap (kelas aves) yang Unggas air ialah semua spesies hewan bersayap (kelas aves) yang dapat hidup di air, menghasilkan produk atau jasa yang bermanfaat bagi dapat hidup di air, menghasilkan produk atau jasa yang bermanfaat bagi manusia. Spesies yang termasuk unggas air ialah itik (duck), angsa (goose), manusia. Spesies yang termasuk unggas air ialah itik (duck), angsa (goose), dan undan (swan). Ciri-ciri unggas air tidak jauh berbeda dengan unggas dan undan (swan). Ciri-ciri unggas air tidak jauh berbeda dengan unggas darat akan tetapi memiliki beberapa kekhususan antara lain pada kakinya darat akan tetapi memiliki beberapa kekhususan antara lain pada kakinya memiliki selaput yang berfungsi untuk berenang dan memiliki kelenjar memiliki selaput yang berfungsi untuk berenang dan memiliki kelenjar minyak yang jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan unggas darat, minyak yang jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan unggas darat, jari- jari
jari kaki satu kaki satu sama sama lain dihubungkan lain dihubungkan oleh selaoleh selaput rput renang, paruh enang, paruh melebar melebar dandan dilapisi oleh selaput halus yang peka, tubuh ditutupi oleh bulu, tidak mudah dilapisi oleh selaput halus yang peka, tubuh ditutupi oleh bulu, tidak mudah kedinginan kecuali yang masih kecil karena di bawah kulitnya dilapisi oleh kedinginan kecuali yang masih kecil karena di bawah kulitnya dilapisi oleh lemak yang bersifat isolator, dan dagingnya agak gelap dibandingkan daging lemak yang bersifat isolator, dan dagingnya agak gelap dibandingkan daging ayam (Susilorini
ayam (Susilorini et al.,et al., 2009). Dalam keadaan liar, ternak itik bersifat2009). Dalam keadaan liar, ternak itik bersifat monogamous
monogamous, yaitu hidup berpasangan. Setelah dijinakkan akan mengalami, yaitu hidup berpasangan. Setelah dijinakkan akan mengalami perubahan
perubahan menjadi menjadi bersifatbersifat polygamous polygamous, yaitu hidup bersama-sama dalam, yaitu hidup bersama-sama dalam satu kelompok. Para ahli berpendapat bahwa jenis ternak itik domestik yang satu kelompok. Para ahli berpendapat bahwa jenis ternak itik domestik yang sekarang kita kenal (kecuali
sekarang kita kenal (kecuali muskovi muskovi = entok) merupakan keturunan langsung = entok) merupakan keturunan langsung dari itik liar (Yuwanta, 2004).
dari itik liar (Yuwanta, 2004). Bentuk badan
Bentuk badan itik relatif itik relatif lebih kecil. Ciri spesifik lebih kecil. Ciri spesifik dari itik jantan ddari itik jantan danan itik betina adalah ada tidaknya
itik betina adalah ada tidaknya feather feather sexsex pada bulu ekornya. Unggas air pada bulu ekornya. Unggas air mempunyai ciri-ciri memiliki selaput di kakinya, mempunyai kelenjar mempunyai ciri-ciri memiliki selaput di kakinya, mempunyai kelenjar minyak. Bentuk badan itik betina lebih kecil dibandingkan itik jantan minyak. Bentuk badan itik betina lebih kecil dibandingkan itik jantan (Yuwanta, 2008). Itik diklasifikasikan menjadi tiga tipe, yaitu tipe petelur, (Yuwanta, 2008). Itik diklasifikasikan menjadi tiga tipe, yaitu tipe petelur, tipe pedaging dan tipe ornamental. Tipe pedaging meliputi indian runner, tipe pedaging dan tipe ornamental. Tipe pedaging meliputi indian runner, khaki campel. Tipe pedaging, meliputi:
khaki campel. Tipe pedaging, meliputi: peking peking ,, rouenrouen, dan, dan muscovymuscovy. Tipe. Tipe ornamental, meliputi:
ornamental, meliputi: East East India, India, Call Call dan dan Mandarin Mandarin. Itik mempunyai kaki. Itik mempunyai kaki yang relatif pendek untuk ukuran badannya. Jari atau
yang relatif pendek untuk ukuran badannya. Jari atau toestoes yang terletak di yang terletak di bagian interior dihubungkan oleh
bagian interior dihubungkan oleh selaput (selaput ( foot web foot web) yang memungkinkan itik) yang memungkinkan itik dapat bergerak cepat saat berada dalam air.
keempat jari-jari itik (Sudarmono, 2003). Pada unggas air, seperti itik, keempat jari-jari itik (Sudarmono, 2003). Pada unggas air, seperti itik, mentok,, dan angsa
mentok,, dan angsa.. Umumnya memiliki paruh yang lebih lunak dan kenyalUmumnya memiliki paruh yang lebih lunak dan kenyal dibandingkan ayam, disebut
dibandingkan ayam, disebut ceromaceroma. Pada bangsa ayam, kaki bagian bawah. Pada bangsa ayam, kaki bagian bawah (( shank shank ) atau cakar umumnya tertutup oleh sisik, tetapi pada bangsa tertentu,) atau cakar umumnya tertutup oleh sisik, tetapi pada bangsa tertentu, terutama yang berbulu total (seluruh tubuh), bagian cakar tertutup oleh bulu terutama yang berbulu total (seluruh tubuh), bagian cakar tertutup oleh bulu (Suprijatna
(Suprijatna et al et al ., 2008).., 2008). 2.2
2.2 Anatomi Organ Reproduksi ItikAnatomi Organ Reproduksi Itik
Organ reproduksi betina pada ayam dan itik hampir sama. Yaitu Organ reproduksi betina pada ayam dan itik hampir sama. Yaitu terdiri atas Ovarium, Infundibulum, Magnum, Isthmus, Uterus, Vagina, dan terdiri atas Ovarium, Infundibulum, Magnum, Isthmus, Uterus, Vagina, dan Cloaca. Anatomi alat reproduksi itik betina terdiri atas dua bagian utama Cloaca. Anatomi alat reproduksi itik betina terdiri atas dua bagian utama yakni
yakni ovariumovarium dan oviduk. Ovarium berfungsi sebagai tempat pembentukan dan oviduk. Ovarium berfungsi sebagai tempat pembentukan kuning telur (Suprijatna
kuning telur (Suprijatna et al.et al., 2008)., 2008). 2.3
2.3 Fisiologi Organ Reproduksi ItikFisiologi Organ Reproduksi Itik
Ovarium adalah tempat sintesis hormon steroid seksual, Ovarium adalah tempat sintesis hormon steroid seksual, gametogenesis, dan perkembangan serta pemasakan kuning telur. Oviduk gametogenesis, dan perkembangan serta pemasakan kuning telur. Oviduk adalah tempat menerima kuning telur masak, sekresi putih telur, dan adalah tempat menerima kuning telur masak, sekresi putih telur, dan pembentukan kerabang
pembentukan kerabang telur. telur. Ovarium adalah Ovarium adalah tempat tempat sintesis sintesis hormon shormon steroidteroid seksual gametogenesis dan perkembangan serta pemasakan kuning telur. seksual gametogenesis dan perkembangan serta pemasakan kuning telur. Fungsi utama Infundibulum adalah menangkap ovum yang masak. Magnum Fungsi utama Infundibulum adalah menangkap ovum yang masak. Magnum merupakan temapat untuk mensintesis dan mensekresi putih telur. Isthmus merupakan temapat untuk mensintesis dan mensekresi putih telur. Isthmus adalah tempat untuk mensekresikan membran atau selaput telur. uterus adalah tempat untuk mensekresikan membran atau selaput telur. uterus temapat terbentuknya cangkang. vagina adalah tempat penyimpanan temapat terbentuknya cangkang. vagina adalah tempat penyimpanan sementara telur. Kloaka merupakan bagian ujung luar dari oviduck tempat sementara telur. Kloaka merupakan bagian ujung luar dari oviduck tempat dikeluarkannya telur (Yuwanta, 2004).
dikeluarkannya telur (Yuwanta, 2004).
Infundibulum berperan dalam penangkapan kuning telur. Fungsi Infundibulum berperan dalam penangkapan kuning telur. Fungsi utama magnum adalah mensekresikan albumen. Isthmus berfungsi sebagai utama magnum adalah mensekresikan albumen. Isthmus berfungsi sebagai tempat untuk mensekresikan membran cangkang. Uterus adalah tempat untuk mensekresikan membran cangkang. Uterus adalah mensekresikan cangkang. vagina dalah tempat dimana telur untuk sementara mensekresikan cangkang. vagina dalah tempat dimana telur untuk sementara ditahan dan dikeluarkan bila telah tercapai bentuk yang sempurna. fungsi ditahan dan dikeluarkan bila telah tercapai bentuk yang sempurna. fungsi utama magnum adalah mensekresikan albumen. Fungsi uterus adalah utama magnum adalah mensekresikan albumen. Fungsi uterus adalah mensekresikan cangkang. Vagina dalah tempat dimana telur untuk sementara mensekresikan cangkang. Vagina dalah tempat dimana telur untuk sementara
ditahan dan dikeluarkan bila telah tercapai bentuk yang sempurna. Kloaka ditahan dan dikeluarkan bila telah tercapai bentuk yang sempurna. Kloaka merupakan tempat untuk mengeluarkan telur (Hardjosworo, 2006).
III.
III. PEMBAHASANPEMBAHASAN
3.1 Organ Primer 3.1 Organ Primer
Unggas air ialah semua spesies hewan bersayap (kelas aves) yang Unggas air ialah semua spesies hewan bersayap (kelas aves) yang dapat hidup di air, menghasilkan produk atau jasa yang bermanfaat bagi dapat hidup di air, menghasilkan produk atau jasa yang bermanfaat bagi manusia. Spesies yang termasuk unggas air ialah itik (duck), angsa (goose), manusia. Spesies yang termasuk unggas air ialah itik (duck), angsa (goose), dan undan (swan). Menurut Susilorini (2009) ciri-ciri unggas air tidak jauh dan undan (swan). Menurut Susilorini (2009) ciri-ciri unggas air tidak jauh berbeda
berbeda dengan dengan unggas unggas darat darat akan akan tetapi tetapi memiliki memiliki beberapa beberapa kekhususankekhususan antara lain pada kakinya memiliki selaput yang berfungsi untuk berenang dan antara lain pada kakinya memiliki selaput yang berfungsi untuk berenang dan memiliki kelenjar minyak yang jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan memiliki kelenjar minyak yang jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan unggas darat, jari-jari kaki satu sama lain dihubungkan oleh selaput renang, unggas darat, jari-jari kaki satu sama lain dihubungkan oleh selaput renang, paruh melebar
paruh melebar dan dildan dilapisi apisi oleh oleh selaput selaput halus halus yang peka, yang peka, tubuh dittubuh ditutupi utupi oleholeh bulu,
bulu, tidak tidak mudah mudah kedinginan kedinginan kecuali kecuali yang yang masih masih kecil kecil karena karena di di bawahbawah kulitnya dilapisi oleh lemak yang bersifat isolator, dan dagingnya agak gelap kulitnya dilapisi oleh lemak yang bersifat isolator, dan dagingnya agak gelap dibandingkan daging ayam.
dibandingkan daging ayam. Ovarium
Ovarium pada ayam betina dan itik betina memiliki fungsi yang sama pada ayam betina dan itik betina memiliki fungsi yang sama yaitu untuk membentuk yolk atau kuning telur. Hal ini sesuai dengan yaitu untuk membentuk yolk atau kuning telur. Hal ini sesuai dengan pendapat Suprijatna
pendapat Suprijatna et al.,et al., (2005) yang menyatakan bahwa ovarium berfungsi(2005) yang menyatakan bahwa ovarium berfungsi sebagai tempat pembentukan kuning telur. Yuwanta (2008) menambahkan sebagai tempat pembentukan kuning telur. Yuwanta (2008) menambahkan bahwa ovarium
bahwa ovarium adalah tempat adalah tempat sintesis sintesis hormon steroid hormon steroid seksual seksual gametogenesisgametogenesis dan perkembangan serta pemasakan kuning telur. Yuwanta (2004) dan perkembangan serta pemasakan kuning telur. Yuwanta (2004) menambahkan
menambahkan ovariumovarium adalah tempat sintesis hormon steroid seksual,adalah tempat sintesis hormon steroid seksual, gametogenesis, dan perkembangan serta pemasakan kuning telur. Oviduk gametogenesis, dan perkembangan serta pemasakan kuning telur. Oviduk adalah tempat menerima kuning telur masak, sekresi putih telur, dan adalah tempat menerima kuning telur masak, sekresi putih telur, dan pembentukan kerabang telur.
pembentukan kerabang telur.
Anatomi alat reproduksi itik betina terdiri atas dua bagian utama yakni Anatomi alat reproduksi itik betina terdiri atas dua bagian utama yakni ovarium
ovarium dan oviduk. Ovarium berfungsi sebagai tempat pembentukan kuning dan oviduk. Ovarium berfungsi sebagai tempat pembentukan kuning telur (Suprijatna
telur (Suprijatna et al.et al., 2008). , 2008). Menurut Yuwananta Menurut Yuwananta (2004), o(2004), ovarium adalahvarium adalah tempat sintesis hormon steroid seksual, gametogenesis, dan perkembangan tempat sintesis hormon steroid seksual, gametogenesis, dan perkembangan serta pemasakan kuning telur. Oviduk adalah tempat menerima kuning telur serta pemasakan kuning telur. Oviduk adalah tempat menerima kuning telur masak, sekresi putih telur, dan pembentukan kerabang telur. Fungsi utama masak, sekresi putih telur, dan pembentukan kerabang telur. Fungsi utama
infundibulum adalah menangkap ovum yang masak. Magnum merupakan infundibulum adalah menangkap ovum yang masak. Magnum merupakan temapat untuk mensintesis dan mensekresi putih telur. Isthmus adalah tempat temapat untuk mensintesis dan mensekresi putih telur. Isthmus adalah tempat untuk mensekresikan membran atau selaput telur. Uterus tempat terbentuknya untuk mensekresikan membran atau selaput telur. Uterus tempat terbentuknya cangkang. Vagina adalah tempat penyimpanan sementara telur. Kloaka cangkang. Vagina adalah tempat penyimpanan sementara telur. Kloaka merupakan bagian ujung luar dari oviduck tempat dikeluarkannya telur. Hal merupakan bagian ujung luar dari oviduck tempat dikeluarkannya telur. Hal ini juga didukung oleh pernyataan Hardjosworo (2006) yang mengatakan ini juga didukung oleh pernyataan Hardjosworo (2006) yang mengatakan bahwainfundibulum berperan dalam penangkapan kuning te
bahwainfundibulum berperan dalam penangkapan kuning te lur. Fungsi utamalur. Fungsi utama magnum adalah mensekresikan albumen. Isthmus berfungsi sebagai tempat magnum adalah mensekresikan albumen. Isthmus berfungsi sebagai tempat untuk mensekresikan membran cangkang. Uterus adalah mensekresikan untuk mensekresikan membran cangkang. Uterus adalah mensekresikan cangkang. vagina dalah tempat dimana telur untuk sementara ditahan dan cangkang. vagina dalah tempat dimana telur untuk sementara ditahan dan dikeluarkan bila telah tercapai bentuk yang sempurna. fungsi utama magnum dikeluarkan bila telah tercapai bentuk yang sempurna. fungsi utama magnum adalah mensekresikan albumen. Fungsi uterus adalah mensekresikan adalah mensekresikan albumen. Fungsi uterus adalah mensekresikan cangkang. Vagina dalah tempat dimana telur untuk sementara ditahan dan cangkang. Vagina dalah tempat dimana telur untuk sementara ditahan dan dikeluarkan bila telah tercapai bentuk yang sempurna. Kloaka merupakan dikeluarkan bila telah tercapai bentuk yang sempurna. Kloaka merupakan tempat untuk mengeluarkan telur.
tempat untuk mengeluarkan telur. 3.2 Organ Sekunder
3.2 Organ Sekunder Infundibulum
Infundibulum pada ayam betina dan itik betina memiliki peran yang pada ayam betina dan itik betina memiliki peran yang sama yaitu berperan dalam penangkapan kuning telur. Hal ini sesuai dengan sama yaitu berperan dalam penangkapan kuning telur. Hal ini sesuai dengan pendapat
pendapat Yaman Yaman (2010) (2010) yang yang menyatakan menyatakan bahwa bahwa Infundibulum Infundibulum berperanberperan dalam penangkapan kuning telur. Rasyaf (2008) menambahkan fungsi utama dalam penangkapan kuning telur. Rasyaf (2008) menambahkan fungsi utama Infundibulum adalah menangkap ovum yang masak.
Infundibulum adalah menangkap ovum yang masak.
Magnum pada ayam betina dan itik betina befungsi untuk Magnum pada ayam betina dan itik betina befungsi untuk mengsekresikan albumen atau putih telur. Hal ini sesuai dengan pendapat mengsekresikan albumen atau putih telur. Hal ini sesuai dengan pendapat Blakely and Bade (1994) yang menyatakan bahwa fungsi utama magnum Blakely and Bade (1994) yang menyatakan bahwa fungsi utama magnum adalah mensekresikan albumen. Yuwanta (2004) menambahkan magnum adalah mensekresikan albumen. Yuwanta (2004) menambahkan magnum merupakan temapat untuk mensintesis dan mensekresi putih telur.
merupakan temapat untuk mensintesis dan mensekresi putih telur. Isthmus
Isthmus pada ayam betina dan itik betina berfungsi untuk pada ayam betina dan itik betina berfungsi untuk mensekresikan membran cangkakang. Hal ini sesuai dengan pendapat mensekresikan membran cangkakang. Hal ini sesuai dengan pendapat Sudarmono (2003) yang menyatakan bahwa
Sudarmono (2003) yang menyatakan bahwa Isthmus Isthmus berfungsi sebagai tempat berfungsi sebagai tempat untuk mensekresikan membran cangkang. Yuwanta (2004) menambahkan untuk mensekresikan membran cangkang. Yuwanta (2004) menambahkan Isthmus
Uterus pada ayam betina dan itik betina berfungsi mensekresikan Uterus pada ayam betina dan itik betina berfungsi mensekresikan cangkang. Hal ini sesuai dengan Yuwanta (2008) yang menyatakan bahwa cangkang. Hal ini sesuai dengan Yuwanta (2008) yang menyatakan bahwa fungsi uterus adalah mensekresikan cangkang. Yuwanta (2004) fungsi uterus adalah mensekresikan cangkang. Yuwanta (2004) menambahkan bahwa uterus temapat terbentuknya cangkang.
menambahkan bahwa uterus temapat terbentuknya cangkang.
Vagina pada ayam betina dan itik betina berfungsi sebagai tempat Vagina pada ayam betina dan itik betina berfungsi sebagai tempat penyimapanan
penyimapanan telur telur ntuk ntuk sementara sementara waktu. waktu. Hal Hal ini ini sesuai sesuai dengan dengan pendapatpendapat Fadilah dan Polana (2004) bahwa vagina dalah tempat dimana telur untuk Fadilah dan Polana (2004) bahwa vagina dalah tempat dimana telur untuk sementara ditahan dan dikeluarkan bila telah tercapai bentuk yang sempurna. sementara ditahan dan dikeluarkan bila telah tercapai bentuk yang sempurna. Yuwanta (2004) menambahkn bahwa vagina adalah tempat penyimpanan Yuwanta (2004) menambahkn bahwa vagina adalah tempat penyimpanan sementara telur.
sementara telur.
Kloaka pada ayam betina dan itik betina berfungsi sebaga tempat Kloaka pada ayam betina dan itik betina berfungsi sebaga tempat dikeluarkannya telur. Hal ini sesuai dengan pendapat Sudarmono (2003) yang dikeluarkannya telur. Hal ini sesuai dengan pendapat Sudarmono (2003) yang menyatakan bahwa kloaka merupakan tempat untuk mengeluarkan telur. menyatakan bahwa kloaka merupakan tempat untuk mengeluarkan telur. Yuwanta (2004) menambahkan bahwa kloaka merupakan bagian ujung luar Yuwanta (2004) menambahkan bahwa kloaka merupakan bagian ujung luar dari oviduck tempat dikeluarkannya telur.
IV. KESIMPULAN IV. KESIMPULAN
1.
1. Anatomi alat reproduksi itik betina terdiri aAnatomi alat reproduksi itik betina terdiri atas dua bagian utama yaknitas dua bagian utama yakni ovariumovarium dan
dan oviduct oviduct .. 2.
2. Ovarium adalah tempat sintesis hormon steroid seksual, gametogenesis, danOvarium adalah tempat sintesis hormon steroid seksual, gametogenesis, dan perkembangan serta pemasakan kuning telur.
perkembangan serta pemasakan kuning telur. 3.
3. Oviduk adalah tempat menerima kuning telur masak, sekresi putih telur, danOviduk adalah tempat menerima kuning telur masak, sekresi putih telur, dan pembentukan kerabang telur.
pembentukan kerabang telur. 4.
4. Fungsi utama infundibulum adalah menangkap ovum yang masak.Fungsi utama infundibulum adalah menangkap ovum yang masak. 5.
5. Magnum merupakan temapat untuk mensintesis dan mensekresi putih telur.Magnum merupakan temapat untuk mensintesis dan mensekresi putih telur. 6.
6. Isthmus adalah tempat untuk mensekresikan membran atau selaput telur.Isthmus adalah tempat untuk mensekresikan membran atau selaput telur. 7.
7. Uterus tempat terbentuknya cangkang.Uterus tempat terbentuknya cangkang. 8.
8. Vagina adalah tempat penyimpanan sementara telur.Vagina adalah tempat penyimpanan sementara telur. 9.
DAFTAR PUSTAKA DAFTAR PUSTAKA
Blakely, James and David H. Bade. 1994.
Blakely, James and David H. Bade. 1994. Ilmu Ilmu Peternakan. Peternakan. Edisi Edisi ke-4ke-4. Gadjah. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Mada University Press. Yogyakarta. Fadilah, R., dan Polana , A. 2004.
Fadilah, R., dan Polana , A. 2004. Aneka Aneka Penyakit Penyakit PadaAyam PadaAyam Dan Dan CaraCara Mengatasinya.
Mengatasinya. AgroMediaPustaka. Tangerang.AgroMediaPustaka. Tangerang. Hardjosworo, Peni S. 2006.
Hardjosworo, Peni S. 2006. Meningkatkan Meningkatkan Produksi Produksi Daging Daging Unggas.Unggas. Penebar Penebar Swadya. Jakarta.
Swadya. Jakarta. Rasyaf, M. 2008.
Rasyaf, M. 2008. Panduan beternak Ayam P Panduan beternak Ayam Pedaging.edaging. Penebar Swadaya. Jakarta. Penebar Swadaya. Jakarta. Sudarmono. 2003.
Sudarmono. 2003. Pedoman Pedoman Pemeliharaan Pemeliharaan Ayam Ayam Ras Ras Petelur.Petelur. Kanisius. Yogyakarta.
Kanisius. Yogyakarta.
Suprijatna, E., Atmomarsono, U., dan Kartasudjana, R. 2005.
Suprijatna, E., Atmomarsono, U., dan Kartasudjana, R. 2005. Ilmu Ilmu DasarDasar Ternak Unggas.
Ternak Unggas. Penebar Swadaya. Jakarta. Penebar Swadaya. Jakarta.
Suprijatna, E., Atmomarsono, U., dan Kartasudjana, R. 2008.
Suprijatna, E., Atmomarsono, U., dan Kartasudjana, R. 2008. Ilmu Ilmu DasarDasar Ternak
Ternak Unggas Unggas ..PenebarSwadaya. Jakarta.PenebarSwadaya. Jakarta.
Susilorini, T. E., M. E. Sawitri dan Muharlien. 2009.
Susilorini, T. E., M. E. Sawitri dan Muharlien. 2009. Budidaya Budidaya 22 22 TernakTernak Potensial.
Potensial. Penebar Swadaya. Jakarta Penebar Swadaya. Jakarta Yaman, M. Aman. 2010.
Yaman, M. Aman. 2010. Ayam Ayam Kampung Kampung Unggul Unggul 6 6 Minggu Minggu Panen.Panen. Penebar Penebar Swadaya. Jakarta.
Swadaya. Jakarta. Yuwanta, T. 2004.
Yuwanta, T. 2004. Dasar beternakUnggas. Dasar beternakUnggas. Kanisius. Yogyakarta. Kanisius. Yogyakarta. Yuwanta, T. 2008.