Peran Komunikasi Interpersonal Antara Orangtua Tunggal Dengan Anak Dalam Membangun Keterbukaan Diri Pada Anak Remaja
Teks penuh
(2) PERAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA ORANGTUA TUNGGAL DENGAN ANAK DALAM MEMBANGUN KETERBUKAAN DIRI PADA ANAK REMAJA. SKRIPSI. Diajukan guna Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Ilmu Komunikasi (S.I.Kom.). Jessica Priscilla 13140110099. PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI KONSENTRASI MULTIMEDIA PUBLIC RELATIONS UNIVERSITAS MULTIMEDIA NUSANTARA. TANGERANG 2017. Peran Komunikasi Interpersonal..., Jessica Priscilla, FIKOM UMN, 2017.
(3) Peran Komunikasi Interpersonal..., Jessica Priscilla, FIKOM UMN, 2017.
(4) Peran Komunikasi Interpersonal..., Jessica Priscilla, FIKOM UMN, 2017.
(5) HALAMAN PERSEMBAHAN. Thankyou Lord for the sun, for the rain, for Your love, and everything.. I just wanna say thankyou, ‘cause You’ve made me survived. I just wanna say thankyou, ‘cause You’ve made me can get through everything in life.. Regards, Your daughter.. iv Peran Komunikasi Interpersonal..., Jessica Priscilla, FIKOM UMN, 2017.
(6) KATA PENGANTAR Segala puji dan syukur bagi Tuhan Yesus Kristus, karena dengan berkat dan anugerah-Nya yang melimpah, kasih-Nya yang tak berkesudahan, dan segala yang telah dilakukan-Nya bagi penulis, akhirnya penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Peran Komunikasi Interpersonal Antara Orang Tua Tunggal dengan Anak dalam Membangun Keterbukaan Diri pada Anak Remaja”. Skripsi ini merupakan bentuk kewajiban yang harus dilakukan oleh penulis sebagai syarat untuk memperoleh gelar sarjana ilmu komunikasi (S.I.Kom.) di Universitas Multimedia Nusantara. Dalam proses penyusunan dan penulisan skripsi ini, penulis tentunya menerima banyak dukungan dan bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada: 1. Dr. Amin Sar Manihuruk, M.Si. selaku dosen pembimbing yang telah membimbing dan mengarahkan penulis dengan sabar, serta untuk berbagai masukan, saran, dan ilmu-ilmu yang telah dibagikannya kepada penulis. 2. Inco Hary Perdana, S.I.Kom., M.Si. selaku Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara. 3. Dr. Endah Murwani, M.Si., selaku Ketua Sidang dan Dr. Bertha Sri Eko M., M.Si., selaku Penguji Ahli. 4. Orang tua, kakak, dan adik penulis, yang tiada henti memberikan dukungan dan bantuan baik berupa moril maupun materi kepada penulis. 5. Seluruh keluarga besar yang telah memberikan dukungan dan bantuan baik berupa moril maupun materi. Terima kasih banyak. 6. Seluruh sahabat penulis yang tak bisa penulis sebutkan satu persatu. Terima kasih untuk dukungan, doa, masukan, saran, atau kritikannya selama ini. Terima kasih telah berjuang bersama penulis. 7. Teman baik, seluruh karib, dan teman seperjuangan yang dipertemukan secara tidak sengaja dan yang juga tak bisa penulis sebutkan satu per satu. Terima kasih banyak untuk kenangannya selama kita berjuang bersama-sama.. v Peran Komunikasi Interpersonal..., Jessica Priscilla, FIKOM UMN, 2017.
(7) 8. Semua pihak yang telah berpartisipasi secara langsung maupun tidak langsung untuk membantu penulis dalam menyusun dan menulis skripsi ini. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, penulis dengan berbesar hati menerima kritik dan saran dalam proses penyusunan dan penulisan skripsi ini sehingga dapat meningkatkan mutu dan kualitas karya ilmiah yang dibuat. Peneliti berharap kiranya skripsi ini dapat memberikan sumbangsih bagi para pembaca sekalian.. vi Peran Komunikasi Interpersonal..., Jessica Priscilla, FIKOM UMN, 2017.
(8) ABSTRAK “Peran Komunikasi Interpersonal Antara Orang Tua Tunggal dengan Anak dalam Membangun Keterbukaan Diri pada Anak Remaja” Oleh: Jessica Priscilla Tingginya angka perceraian di Indonesia dan besarnya jumlah wanita yang menjadi orang tua tunggal sekaligus kepala keluarga menjadi salah satu latar belakang dibuatnya penelitian ini. Perceraian dapat terjadi karena berbagai penyebab, tak ada manusia yang menghendaki terjadinya perceraian. Namun, perceraian sebagai fenomena sosial tidak dapat terelakkan. Perceraian yang terjadi pada keluarga yang sudah memiliki keturunan, akan berdampak pada perkembangan dan pertubuhan anak tersebut, baik itu dampak negatif maupun posisif, termasuk pula terkait dengan bagaimana keterbukaan diri pada anak remaja. Namun, perpisahan kedua orang tua tentu menjadi goncangan tersendiri bagi mental si anak. Hal ini dapat terjadi karena anak kehilangan figur ayah dan ibu yang lebih banyak menghabiskan waktu untuk mencari nafkah dan menggantikan posisi ayah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh orang tua tunggal dengan anak dalam membangun keterbukaan diri anak remajanya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan sifat deskriptif, dan menggunakan metode penelitian studi kasus. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh peneliti melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan studi kepustakaan. Peneliti melakukan wawancara mendalam dan observasi non-partisipan pada tiga keluarga yang masing-masing terdiri dari pasangan ibu dengan status orang tua tunggal akibat perceraian dan anak remajanya. Remaja yang menjadi narasumber disini adalah remaja yang berada pada fase akhir yakni remaja dengan rentan usia 18-21 tahun. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa komunikasi interpersonal yang terjadi antara orang tua tunggal dan anak memiliki peran penting dalam membangun keterbukaan diri pada anak remaja dan hal ini disebabkan oleh berbagai hal seperti kualitas komunikasi interpersonal, tipe keluarga, manfaat self disclosure yang terjadi antara orang tua tunggal dan anak, faktor-faktor yang mempengaruhi self disclosure itu sendiri, dan bentuk self pada masing-masing pasangan ibu dan anak. Kata kunci: komunikasi interpersonal, keterbukan diri, orang tua tunggal, remaja.. vii Peran Komunikasi Interpersonal..., Jessica Priscilla, FIKOM UMN, 2017.
(9) DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL...................................................................................... i. HALAMAN PERNYATAAN ..................................................................... ii. HALAMAN PENGESAHAN ........................................................................ iii. HALAMAN PERSEMBAHAN .................................................................. iv. KATA PENGANTAR ................................................................................. v. ABSTRAK ................................................................................................... vii. DAFTAR ISI ................................................................................................. viii. DAFTAR TABEL, BAGAN, DAN GAMBAR ............................................ xi. BAB I PENDAHULUAN ............................................................................ 1. 1.1. Latar Belakang Penelitian ..................................................... 1. 1.2. Rumusan Masalah ................................................................ 5. 1.3. Tujuan Penelitian ................................................................. 5. 1.4. Kegunaan Penelitian............................................................... 5. BAB II KAJIAN PUSTAKA, LANDASAN TEORI, DAN KERANGKA PEMIKIRAN ..................................................................................... 7. 2.1. Penelitian Sejenis Terdahulu ................................................ 7. 2.2. Kerangka Teori dan Konsep.................................................. 12. 2.2.1 Komunikasi Interpersonal dan Keluarga ....................... 12. A. Prinsip-Prinsip Komunikasi Interpersonal ............... 12. B. Hakikat Komunikasi Interpersonal ........................... 15. C. Kualitas Komunikasi Interpersonal .......................... 16. D. Komunikasi Keluarga............................................... 19. E. Karakteristik Keluarga .............................................. 20. F. Tipe Kelurga ............................................................ 21. G. Orang Tua Tunggal .................................................. 22. 2.2.2 Komunikasi Interpersonall dan Self Disclosure ............ 23. A. Self Disclosure (Keterbukaan Diri) .......................... 23. B. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Self Disclosure. 23. C. Manfaat dari Self Disclosure .................................... 25. D. Bahaya dari Self Disclosure ..................................... 25. viii Peran Komunikasi Interpersonal..., Jessica Priscilla, FIKOM UMN, 2017.
(10) E. Teori Jendela Johari (Johari Window)...................... 26. 2.2.3 Remaja ........................................................................... 28. Kerangka Pemikiran ............................................................... 31. BAB III METODOLOGI PENELITIAN ..................................................... 32. 2.3. 3.1. Jenis dan Sifat Penelitian ..................................................... 32. 3.2. Metode Penelitian ................................................................. 34. 3.3. Narasumber .......................................................................... 37. 3.4. Teknik Pengumpulan Data ..................................................... 39. 3.4.1 Wawancara Mendalam .................................................. 39. 3.4.2 Observasi Non-Partisipan ............................................. 40. 3.4.3 Studi Kepustakaan ......................................................... 41. 3.5. Teknik Analisis Data .............................................................. 41. 3.6. Kebsahan Data ........................................................................ 42. BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ............................... 44. 4.1. Subjek/Objek Penelitian ....................................................... 44. 4.1.1 Profil Ibu Ninik Yap dan Maria Carolina (Ibu tunggal janda cerai dan anak) ................................ 44. 4.1.2 Profil Ibu Arifianti Utari dan Gening Sekar Rianda Massardi (Ibu tunggal janda cerai dan anak) ................ 46. 4.1.3 Profil Ibu Fanny dan Gernando Giovanni. 4.2. (Ibu tunggal janda cerai dan anak) ................................ 48. Hasil Penelitian .................................................................... 50. 4.2.1 Komunikasi Interpersonal yang terjadi antara Orang Tua Tunggal dan Anak Remajanya ...................................... 51. a. Keluarga Ibu Ninik dan Maria Carolina .................... 51. b. Keluarga Ibu Arifianti Utari dan Gening Sekar Rianda. 4.3. Massardi ................................................................... 55. c. Keluarga Ibu Fanny Wibowo dan Gernando Giovanni. 59. Pembahasan ............................................................................ 64. 4.3.1 Kualitas Komunikasi Interpersonal yang terjadi antara orang tua tunggal dan anak remajanya .......................... ix Peran Komunikasi Interpersonal..., Jessica Priscilla, FIKOM UMN, 2017. 64.
(11) 4.3.2 Tipe Keluarga dari Ketiga Pasangan Ibu dan Anak Remaja 66 4.3.3 Manfaat dari self disclosure yang terjadi antara orang tua tunggal dan anak ........................................................... 67. 4.3.4 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Self Disclosure yang Terjadi antara Orang Tua Tunggal dan Anak Remajanya. 70. 4.3.5 Self pada masing-masing Informan Berdasarkan Teori Jendela Johari (Johari Window) .......................... 72. BAB IV SIMPULAN DAN SARAN ............................................................ 75. 5.1. Kesimpulan Penelitian ............................................................ 75. 5.2. Saran Penelitian ...................................................................... 75. DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN. x Peran Komunikasi Interpersonal..., Jessica Priscilla, FIKOM UMN, 2017.
(12) DAFTAR TABEL, BAGAN, DAN GAMBAR Tabel 2.1. Penelitian Sejenis Terdahulu .................................................. 10. Gambar 2.2. Jendela Johari (Johari Window) ............................................. 28. Bagan 2.3. Kerangka Pemikiran Penelitian .............................................. 31. Tabel 3.3. Informan Penelitian .............................................................. 38. Tabel 4.3.2. Tipe Keluarga dari ketiga pasangan Ibu dan Anak Remaja ... 66. Tabel 4.3.5. Self pada masing-masing informan ........................................ 73. Tabel 4.3. Model Keterbukaan Diri antara Ibu dan Anak Remaja .......... 74. xi Peran Komunikasi Interpersonal..., Jessica Priscilla, FIKOM UMN, 2017.
(13)
Dokumen terkait
Komunikasi interpersonal yang terjadi dalam sebuah hubungan keluarga, antara orangtua dan anak itu sangat penting, karena dapat menciptakan keluarga yang
Oleh karena itu kemampuan komunikasi interpersonal sangat penting untuk membangun hubungan yang baik dengan individu lain terutama pada remaja karena akan sangat berpengaruh
Penelitian ini akan memberikan informasi kepada masyarakat tentang pengalaman dan gambaran komunikasi interpersonal pada remaja yang diasuh oleh orangtua tunggal sehingga masyarakat
Penelitian tentang sosial media komunikasi interpersonal ibu dan anak dalam membangun motivasi belajar ini menggunakan acuan konsep Miftah Thoha:2009 komunikasi
Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan komunikasi interpersonal anak-orang tua ditinjau dari keharmonisan perkawinan orang tua.Keluarga harmonis
Komunikasi interpersonal yang terjadi dalam sebuah hubungan keluarga, antara orangtua dan anak itu sangat penting, karena dapat menciptakan keluarga yang
Berdasarkan uraian hasil penelitian di atas, dapat diketahui bahwa keterbukaan diri remaja pola asuh orangtua authoritarian pada siswa didik baru Sekolah Menengah Atas Negeri di
Oleh karena itu, tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penerapan strategi komunikasi interpersonal antara orang tua terhadap anak dalam pembentukan karakter anak dan