• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN PRAKTIKUM LINOLOGI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN PRAKTIKUM LINOLOGI"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN PRAKTIKUM

LAPORAN PRAKTIKUM

LIMNOLOGI

LIMNOLOGI

OLEH :

OLEH :

MIFTA

MIFTAHUL ASRORI ILAL

HUL ASRORI ILALLOH

LOH

C1K012046

C1K012046

KELOMPOK 2 (DUA)

KELOMPOK 2 (DUA)

PROGRAM

PROGRAM STUDI

STUDI BUDIDAY

BUDIDAYA

A PERAIRAN

PERAIRAN

UNIVERSITAS MATARAM

UNIVERSITAS MATARAM

2013

2013

(2)

HALAMAN PENGESAHAN

Laporan praktikum Limnologi ini telah selesai di susun oleh :

 Nama : MIFTAHUL ASRORI ILALLOH

 Nim : C! "# "$% !elompok : # & 'UA (

Mataram) *anuari #"$

  Mengetahui:

Asisten praktikum 'osen pem+im+ing

& Mar*uk, ( & Nanda 'iniarti (

 NIM :C! "" "-%

NI.:/0"-"1#""1#""-  .raktikan

&Mi2tahul Asrori Ilalloh ( NIM : C! "# "$% KATA PENGANTAR 

(3)

.u*i s,ukur atas kehadirat ALLAH S3T atas terselesaikann,a laporan limnologi ini )laporan ini di+uat se+agai salah satu sa,rat untuk mengikuti u*ian akhir praktikum limnologi dan se+agai pedoman +agi mahasis4a khususn,a mahasis4a perikanan5

Tidak lupa penulis haturkan terima kasih kepada semua dosen dan semua  para asisten dosen ,ang telah mem+antu dalam pen,usunan laporan ini) penulis menn,adari laporan ini masih *auh dari kesempurnaan) semoga +isa +ermampaat untuk kita semua5

Mataram 6anuari #"$

  .enulis

(4)

.raktikum ini dilatar +elakangi oleh adan,a si2at si2at dari air ta4ar) termasuk didalamn,a si2at si2at 2isika) kimia) dan +iologi ,ang men,e+a+kan adan,a keseim+angan dimasing masing 4ila,ah tertentu5 Adapun tu*uan dari  praktikum ini adalah untuk mengetahui 7ara mengukur mor2ometri perairan ta4ar5

.raktikum limnolog, dilaksanakan pada hari minggu 1 desem+er #"- ,ang  +ertempat disungai *angkok pe*eruk mataram) dan dilan*utkan pada praktikum la+  pada hari *um8at #" 'esem+er #"- dila+oratorium +udida,a perairan) uni9ersitas mataram5 Alat ,ang digunakan disungai *angkok adalah thermometer) sa77hi disk)  pH sti7k) meteran) tali rapia) +atu) toples) dan *aring5 Sedangkan alat ,ang digunakan di la+ adalah +otol O') ;rlenme,er) pipet tetes) pipet reaksi) dan em+er) serta +ahan u,ang digunakan adalahair) al7ohol) 2ormalin) amilum) MnSO$) dan Na#S#O-5 Limnolog, merupakan ilmu ,ang mempela*ari si2at si2at air ta4ar5 .ada kualitas air ta4armenggunakan tiga metode ,aitu parameter 2isika) kima) dan +iologi5

(5)

BAB I PENDAHULUAN

11 L!"!# $%&!'!

'alam pengertian luas) Limnologi adalah sutu pem+ela*aran tentang hu+ungan 2ungsional dan produkti2itas komunitas air ta4ar) +agaimana 2aktor<2aktor 2isika) kimia) dan +iologi lingkungan &3et=er) /0/(5 !ualitas perairan mem+erikan  pengaruh ,ang 7ukup +esar terhadap sur9i9al dan pertum+uhan makhluk<makhluk 

,ang hidup di air5

Air ta4ar merupakan lingkungan hidup untuk he4an dan tum+uh<tum+uhan tingkat rendah5 Untuk itu air terle+ih dahulu harus merupakan lingkingan hidup ,ang +aik5 .arameter lingkungan ,ang dapat di*adikan 7ontrol adalah oksigen terlarut) pH) suhu) 4arna dan ke7erahan5 'engan mengetahui parameter<parameter  dari perairan terse+ut) kita dapat mengetahui mengetahui kondisi perairan terse+ut) apakah 7o7ok untuk kegitan +udida,a atau tidak5 Untuk itu praktikum Limnologi ini dilaksanakan) agar Mahasis4a dapat mengetahui tempat atau lokasi ,ang sesuai untuk kehidupan +iota perairan5

12 T*+*!

P#!'",'*-Adapun tu*uan dari praktikum kali ini adalah se+agai +erikut :

5Mengetahui kualitas perairan dengan menggunakan parameter 2isika) kimia) dan  +iologi5

#5 Mengetahui data Mor2ometri perairan5

(6)

BAB II TIN.AUAN PUSTAKA

Sungai merupakan suatu ekosistem dan ha+itat +agi organism organi7 ,ang mempun,ai komponen +ioti7 dan a+iotik ,ang saling +erinteraksi5 Organism ,ang hidup didalamn,a dapat +erupa +entos) nekton maupun plankton5 Sungai alami di+entuk oleh aliran aliran air tanah) sungai terus menerus mengalami  pemupukan karena masukn,a +ahan<+ahan dari deerah sekitarn,a ,ang dapat dise+a+kan oleh erosidan dekomposisi tanah) pem+entukan kimia 2isika air akan diikuti oleh peru+ahan komposisi tanah &Oden) //#(5

!e7erahan adalah se+agai 7aha,a ,ang diteruskan kedalam air dan din,atakan dengan peren &>( dari +e+erapa pan*ang gelom+ang di daerah spe7trum 7aha,a ,ang melalui lapisan sekitar satu meter) *atuh agak lurus pada permukaan air5 !emampuan 7aha,a matahari untuk menem+us sampai ke dasar perairan dipengaruhi oleh kekeruhan air) kekeruhan dipengaruhi oleh? +enda<+enda ,ang halus tersuspensi adan,a *asad<*asad renik &plankton( dan 4arna air &aso) #""@(5

3arna air pada kolam atau sungai +aik sistem tradisional semi intensi2  maupun intensi2 +erma7am<ma7am5 Adan,a 4arna air terse+ut dise+a+kan oleh  +e+erapa 2aktor antara lain hadirn,a +e+erapa*enis plankton) +aik 2itoplankton maupun =ooplankton) larutan tersuspensi) dekomposisi +ahan organi7) mineral maupun +ahan<+ahan lain ,ang terlarut dalam air5 Ada +e+erapa 4arna ,ang sering ditemukan di kolam dan di tam+ak ,aitu hi*au muda) hi*au tua) kuning k7oklatan) hi*au k7oklatan) 7okelat kemerahan &u2ran) #""@(5

.eru+ahan pH ,ang sangat asam maupun +asa akan mengganggu kelangsunagan hidup organism akuatik karena men,e+a+kan terganggun,a meta+olism dan respirasi5 Air ,ang pH n,a diatas @ +ersi2at +asa)sedangkan pH n,a kurang dari @ +ersi2at asam) pH netral adalah %<@ &'armono) //1(5

Suhu air merupakan 2aktor ,ang penting dan harus diperhatiksan) karena dapat mempengaruhi dera*at metan+olisme tu+uh ikan5 ilasuhu air tinggi) dera*at meta+olisme ikan akan tinngi 5 'era*at meta+olism ikan +erpengaruh terhadap ke+utuhan oksigkeen dan se+anding dengan kenaikan suhu air &Mul,ono) #""(5

Oksigen terlarut &'O( di+uthkan oleh semua *asad hidup untuk pernapasan)  proses meta+olism) atau pertukaran =at ,ang kemudianmenghasilkan energ, untuk   pertum+uhan dan perkem+ang+iakan5 Selain itu oksigen *uga di+utuhkan untuk   proses aero+i75 !e7epatan di2usi oksigen dari udara tergantung dari +e+erapa

(7)

Arus merupakan 2aktor pem+atas terpenting pada ekosistem sungai5 esar  tidakn,a ke7epatan arus akan mempengaruhi +iota perairan di sungai5 ;kosistem sungai diisi oleh +er+agai ma7am kelompok organisme air antara lain neuston)  plankton) nektos) +entos) dan peri2iton5 .opulasi organisme air terse+ut sangat  +er+eda pada setiap daerah aliran sungai mulai dari hulu sampai hilir) karena  pengaruh +er+agai ma7am 2aktor) termasuk di dalamn,a 7ampur tangan manusia5 .en7emaran misaln,a) akan mempengaruhi kualitas air sungai ,ang pada akhirn,a akan mempengaruhi populasi organisme ,ang ada di sungai &Mul+i,anto) //1(5

(8)

BAB III METODE PRAKTIKUM

31 T%-/!" ! !'"*

P#!'",'*-.raktikum dilaksanakan pada hari Minggu 1 'esem+er #"- ,ang  +ertempat di sungai pe*eruk mataram) dan kemudian dilan*utkan dengan  praktikum la+ pada hari *um8at #" 'esem+er #"- di La+oraturium .erikanan

.rogram studi +udida,a perairan uni9ersitas mataram5

32 A&!" ! B!!

P#!'",'*--5#5 Alat<alat .raktikum Ta+el 5 Alat praktikum

 No Nama Alat Fungsi

 ;m+er Untuk mengam+il sampel air perairan # otol 2ilm Untuk men,impan sampel plankton - H.B stop4at7h Untuk menghitung ke7epatan arus

$ 'O meter Untuk mengukur oksigen terlarutuk ment 1 Thermometer Untuk mengukur suhu perairan

% Se77hi dis7 Untuk mengukur ke7erahan

@ ola Untuk mengukur arus permukaan

0 pH meter Untuk mengukur pH perairan

/ otol 3iakler Untuk mengam+il sampel air &titrasi 'O( " Tali rapia Untuk mengukur le+ar paerairan

 Mikroskop Untuk mengamati sampel plankton # .ipet tetes Untuk mengam+il suspense sampel

 plankton

- 6aring Untuk mengam+il sampel +entos

-5#5# ahan< +ahan Ta+el #5 ahan<+ahan

 N o

ahan Fungsi

 Lugol Se+agi penga4et

# MnSO$ Se+agai reagen titrasi

- Alkalin iodide a=idida Se+agai reagen titrasi $ H#S"$ Se+gai reagen titrasi

1 Amilum Se+agai reagen titrasi

(9)

33 P#%*# '%#+!

Adapun prosedur ker*a ,ang ditempuh dalam praktikum kali ini adalah : .arameter Fisika

-5-5 pengukuran Suhu

5 'i7elupkan Thermometer kedalam +adan perairan #5 'i7atat suhu ,ang ter7ntum pada skala air raksa

-5 'iperhatikan +ah4a pem+a7aan suhu harus dilakukan dalam +adan perairan dengan 7ara memegang tali thermometer5

-5-5# .engukuran !e7erahan

5 'iturunkan Se77hidisk se7ara sampai tampak dan di7atat kedalamann,a #5 'iangkat se77hidisk se7ara perlahan<lahan

-5 'i7atat kedalamann,a +egitu tampak5 -5-5- .engukuran arus

5 'iukur *arak " meter di perairan

#5 'ilepaskan dan di+iarkan ter+4a arus pada *arak terse+ut -5 'ihitung 4ktu ,ang di7apai sanpai *arak " meter 

$5 'ihitung ke7epatan arus dengan rumus .arameter !imia -5-5$ .engukuran pH

5 'i7elupkan +atang elektroda pH meter pada +adan perairan #5 'i+a7a dan di7atat angka pH ,ang tertera pada la,ar pH meter  -5-51 .engukuran 'O &dengan 'O meter(

5 'i7elupkan +atang elektroda 'O meter pada +adan parairan #5 'i+a7a dan di7atat angka 'O ,ang tertera pada 'O meter5 -5-5% titrasi 'O

5'imasukkan air kedalam +otol tanpa ada gelem+ung ,ang masuk 

#5 'imasukkan  ml MnSO$) dan  ml iodine a=idida kedalan sampel air O' -5 'itutup +otol dan dihomogenkan5

$5 'i+iarkan gumpalan mengendap 1<" menit 15'i+uang air ,ang tidak mengendap

%5 'iam+il larutan dan dimasukkan kedalam erlenme,er1" ml

@5 'ititrasi dengan Na#S#O-) dengan indi7ator amilum sampai 4arna +irun,a hilang

05 'ihitung 'O ndengan rumus 'O &mgBlter(  D E N E 0""" E F

(10)

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

41 H!,& /%!-!"!

Ta+el 5 'ata Mor2ometri perairan

 No Mor2ometri Ukuran

 Le+ar #%)#" m

# !edalaman pinggir  )#" m - !edalaman pinggir # )@ m

$ !edalaman tengah )$0 m

Ta+el #5 'ata parameter 2isika perairan

 No Mor2ometri Ukuran dan 3arna

 Aroma Amis dan +au tanah

# 3arna asli .utih keruh

- 3arna tempat Coklat keruh

$ !e7erahan ## 7m

1 !e7epatan arus  " mB/ detik   % !e7epatan arus # " mB@ detik   @ !e7epatan arus - " mB0 detik  

0 Suhu #1oC

Ta+el -5 'ata parameter kimia perairan  No Mor2ometri Ukuran

 'O @ mgBliter   # pH 1 42 A!&,, D!"! $5#5 Titrasi 'O 'O  D E N E 0""" E F 1" D  $  ")@ #"  ")@ E "5"#1 E 0""" E )""0 #"

(11)

 @)"1% mgBliter 

43 P%-$!!!

Limnologi merupakan ilmu ,ang mempela*ari tentang si2at<si2at air ta4ar5 Termasuk didalamn,a si2at9 2isika) si2at k5imia dan si2at +iolgin,a5 'alam si2at 2isika men7akup suhu) ke7erahan) dan salinitas sedangkan parameter kimia meliputi oksigen terlarut &'O() pH &dera*at keasaman() dan parameter +iologi men7akup palankton se+agai produsen primer +agi ekosistem dalam suatu  perairan5

'alam praktikum ,ang +ertempat di sungai pe*eruk mataram) dilakukan  pengamatan dan pengukuran terhadap parameter 2isika) kimia dan +iologi perairan terse+ut5 'alam suatu perairan keadaan parameter 2isika) kimia dan +iologi sangat mempengaruhi keadaan atau kesta+ilan suatu perairan5 .ada parameter 2isika suhu atau temperatur 2aktor penting ,ang dapat mempengaruhi dera*at meta+olism dalam suatu ekosistem perairan5 ila suatu perairan +ersuhu tinggi) maka meta+olisme dalam suatu ekosistem akan tinggi) se+alikn,a +ila suhu rendah maka meta+olism suatu ekosistem akan rendah5 'alam perikanan menurut &Mul,ono)#"""() dera*at meta+olism ikan +erpengaruh terhadap ke+utuhan oksigen sehinnga suhu suatu perairan harus diperhatikan5 'era*at meta+olisme ekosistem +erpengaruh terhadap ke+utuhan oksigen dan se+anding dengan suhu air) dalam artian semakin tinggi suhu maka ke+utuhan oksigen semakin +an,ak) suhu udara le+ih rendah +ila di+andingkan dengan suhu air5 Hal ini dipengaruhi oleh musim) lintang) ketinggian) 4aktu dalam hari) sirkulasi udara) penutupan a4an) aliran dn kedalaman5 .eru+ahan suhu +erpengaruh terhadap proses 2isika) kimia) dan +iologi +adan air5 Suhu *uga sangat +erperan dalam mengendalikan kondisi ekosistem perairan5 Setiap organism memiliki kisaran atau dera*at suhu tertentuuntuk hidup atau dalam pertum+uhann,a &Mul,ono) #""(5 Adapun suhu ,ang didapatkan pada stasiun # ,aitu +erkisar antara #1 sampai #%oC) ,ang

menandakan suhu pada perairan tere+ut ideal dan 7o7ok untuk melakukan kegitan  +udida,a5

Selain mengukur temperature) parameter 2isika *uga meliputi ke7erahan) aroma) 4arna) dan salinitas perairan5 !e7erahan merupakan gam+ara+ kedalaman air ,ang dapat ditem+us oleh sinar matahari) semakin dalam sutu perairan maka da,a tem+us 7aha,a akan +erkurang5 .engukuran 7aha,a atau ke7erahan suatu  perairan dapat dipengaruhi oleh keadaan) 7ua7a) 4aktu pengukuran) kekeruhan dan padatan tersuspensi5 Alat ,ang digunakan dalam mengukur ke7erahan dise+ut se77hi disk5 !e7erahan suatu perairan sangat mempengaruhi suatu ekosistem ,ang ada didalam perairan terse+ut) dari pengukuran didapatkan nilai ke7erahan se+esar  ## 7m) sedangkan kedalaman ,ang diukur ada - ,aitu kedalaman ,ang ada

(12)

dipinggir kiri) kanan) dan tengah5!edalaman kiri sedalam )#" m) kedalaman  pinggir kanan )@ m) dan kedalaman tengah )$0 m5 4arna perairan *uga memilki

keterkaitan dengan ke7erahan suatu perairan) dalam pengamatan ,ang dilakukan) han,a mengamati 4arna tampak pada perairan terse+ut ,aitu 7okelat keruh dikarenakan +ahan +ahan organik ,ang ada didalam suatu +adan perairan men*adi terlarut) kemudian dilan*utkan dengan pengamatan aroma) aromaB+au pada  perairan terse+ut adalah didominasi oleh +au lumpur)dan salinitas din,atakan nol

&"(5

Menurut & 'armno) //1 () apa+ila dalam suatu perairan peru+ahan pHn,a terlalu tinggi) maka kehidupan organisme dalam suatu perairan terse+ut akan terganggu) +egitu pula se+alikn, aorganisme suatu perairan dapat hidup dengan  +aik apa+ila pH suatu perairan ideal atau sesuai5 Nilai pH ,ang ideal +agi suatu

organisme umumn,a +erkisar %<@5 'ari hasil praktikum) nilai pH pada stasiun # adalah 1 ,ang +erarti 7o7ok untuk tempat +udida,a5 .engukuran selan*utn,a ,aitu menentukan kadar oksigen terlarut &'O( menggunakan 'O meter) dan didapatkan nilai 'O se+esar @ mgBliter5 Selain menggunakan 'O meter dalam menentukan kadar oksigen terlarut *uga dengan metote titrasi) ,aitu langkah pertama dalam  proses titrasi setelah pengam+ilan air menggunakan +otol 4alker ,aitu menam+ahkan MnSO$ dan iodinea=idida se+an,ak ml sehingga ter*adi  pengendapan5 Sampai dengan langkah terakhir menam+ahkan Na#S#O- sampai larutan +eru+ah men*adi *ernih) dan kemudian di hitung dengan menggunakan rumus ,ang hasiln,a @)"1% mgBliter5

(13)

BAB V PENUTUP

51 K%,-/*&!

Adapun kesimpulan ,ang dapat ditarik dari pem+ahasan diatas adalah se+agai +erikut :

 5 'ari pengukuran dan pengamatan terhadap parameter 2isika) kimia) +iolgi dari  +endungan Sedau) khususn,a stasiun tiga)memilki parameter perairan ,ang masih

normal) dalam artian +elim ter*adi peru+ahan ,ang men7olok ,ang dapat mempengaruhi ekosistem perairan terse+ut5

#5 Cara mengetahui data mor2ometri dari suatu perairan ,aitu dengan 7ara mengukur kedalaman perairan terse+ut5

-5 'ari data parameter perairan ,ang didapatkan) +aik parameter 2isika) kimia) dan +iologi disimpulkan) +ah4a perairan terse+ut 7o7ok untuk dilakukann,a kegiatan +udida,a5

52 S!#!

!epada para 7o5 AssB Asisten) sekiran,a le+ih sa+ar dalam mem+im+ing  praktikann,a5

(14)

DAFTAR PUSTAKA

aso) Andi) T5) #""@5 Pengelolaan Kualitas Air 5 Rineka Cipta5 6akarta5 'armono) //15 Budidaya Prairan Tawar 5 Http:BBslide sho4<

 +udida,aperairanta4ar5+logspot57om55  'esem+er #"#G5

u2ran) N5H5) #""@5 Pengelolaan Kualitas Air Dalam Budidaya5 Rineka Cipta5 6akarta5

Mul,ono) #""5 Pemeliharaan ikan dalam keramba. Gramedia5 6akarta 5 Oden) /0-5 Ekologi System5 a*ah Mada Uni9ersit, press5 o,akarta5 Susmito5) #""#5 Pengantar Limnolgi5 Uni9ersitas Sumatera Utara 5 Medan5

3iriatman) #""15 Manaemen Kualitas Air !ntuk Budidaya .erairan5 Uni9ersitas ra4i*a,a5 Malang5

(15)

'AFTAR ISI

  Halaman HALAMAN .;N;SAHAN55555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555i !ATA .;NANTAR55555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555ii 'AFTAR ISI555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555iii ASTRA!5555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555i9 A I5 .;N'AHULUAN5555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555 55 Latar elakang55555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555# 5#5 Tu*uan .raktikum5555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555-A II5 TIN6AUAN .USTA!A555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555$ A III5M;TO'; .RA!TI!UM55555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555551

55 3aktu dan Tempat .raktikum5555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555% 5#5 Alat dan ahan555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555@ -5#55 Alat<alat55555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555550 -5#5#5 ahan<+ahan555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555/ -5-5 .rosedur !er*a555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555" A ID5 HASIL 'AN .;MAHASAN55555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555

$55 Hasil .engamatan55555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555# $5#5 .em+ahasan55555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555-A D5 .;NUTU.55555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555$ 155 !esimpulan555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555551 15#5 Saran555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555555% 'AFTAR .USTA!A

Referensi

Dokumen terkait

Bahan yang digunakan dalam pembuatan cookies yaitu tepung mocaf yang didapatkan dari salah satu UKM di Karangploso, tepung terigu margarin, telur, gula halus, dan susu bubuk yang

nelitian memperlihatkan bahwa w:rnira hamil sering tidak melaporkan aclanya cacat lahir dalam keluarga atau salah melaporkannya. Karena itu jenis cacat arau penyakit

Dalam pertumbuhan dan pembangunan ekonomi diketahui bahwa semakin tinggi pendapatan per kapita suatu negara maka tingkat kemiskinan semakin menurun itu dikarenakan

Keadaan lingkungan SDN Randugunting 7 cukup baik untuk mendukung kegiatan pembelajaran, lokasinya pun strategis dan dekat dengan jalan raya, namun tidak mengganggu

Dengan demikian, perlu dilakukan analisis pengurangan jumlah katalis KOH dalam proses produksi biodiesel secara katalitik dan analisis optimasi dengan metode

Selain berdasarkan hasil wawancara, peneliti juga menemukan fakta serupa dari hasil dokumentasi, yaitu tujuan dilakukannya relokasi ini berdasarkan Surat Keputusan

Fenomena yang terjadi di lapangan sehubungan dengan pelaksanaan pelatihan kerja oleh UPT-LK Wilayah I Provinsi Riau adalah keterbatasan instruktur pelatihan,

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa padat tebar yang berbeda dalam media bioflok dan nitrobacter dapat meningkatkan produk- tivitas, laju pertumbuhan spesifik, dan