KEPUTUSAN KEPALA BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA KABUPATEN BANYUWANGI
NOMOR : 188/ 62 / 429.205 / 2015 TENTANG
PEMBENTUKAN TIM PENYUSUNAN RENCANA KERJA (RENJA) BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA
KABUPATEN BANYUWANGI TAHUN 2017
KEPALA BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA KABUPATEN BANYUWANGI
Menimbang : a. Bahwa dalam rangka menjabarkan perencanaan
pembangunan bidang pemberdayaan masyarakat dan
pemerintahan desa Kabupaten Banyuwangi selama satu tahun anggaran yaitu tahun 2017 yang dituangkan dalam program dan kegiatan SKPD;
b. Bahwa sehubungan dengan maksud tersebut pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010, tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, maka
perlu dibentuk Tim Penyusun Rencana Kerja (RENJA) Badan
Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa
Kabupaten Banyuwangi Tahun 2017.
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan
Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
2. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang
Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2003 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);
3. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389);
4. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4400);
5. Undang- Undang………
PEMERINTAH KABUPATEN BANYUWANGI
BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA J l . A d i S u c i p t o N o . 5 3 B a n y u w a n g i
T e l p . ( 0 3 3 3 ) 4 2 4 4 4 5 F a x . ( 0 3 3 3 ) 4 2 4 4 4 5
2
5. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);
6. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);
7. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700);
8. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang
Penanggulangan Bencana (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4723);
9. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4725);
10. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);
11. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 165, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4593);
12. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 25, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4614);
13. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4663);
14. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2006 tentang Tata
Cara Penyusunan Rencana Pembangunan Nasional
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4663);
15. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang
Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah,
Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);
3
16. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4815);
17. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan,
Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi
Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817);
18. Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 48, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4833);
19. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2010 tentang Tata Cara Pelaksanaan Tugas dan Wewenang serta Kedudukan Keuangan Gubernur sebagai Wakil Pemerintah di Wilayah Provinsi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 25, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5107);
20. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2010-2014;
21. Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri, Menteri
Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan
Perencanaan Pembangunan Nasional dan menteri Keuangan Nomor 28 Tahun 2010 Nomor 0199/MPPN/04/2010; Nomor PMK 95/PMK 07/2010 tentang Penyelarasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014;
22. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006
tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah
sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;
23.
24.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah; Peraturan Bupati Nomor 61 Tahun 2014 tentang Rincian Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Badan Pemberdayaan
Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Banyuwangi
4
MEMUTUSKAN
Menetapkan : PEMBENTUKAN TIM PENYUSUN RENCANA KERJA (RENJA)
BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA KABUPATEN BANYUWANGI TAHUN 2017
Kesatu : Membentuk Tim Penyusun Rencana Kerja (RENJA) Badan
Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Banyuwangi Tahun 2017, dengan susunan keanggotaan sebagai berikut :
Ketua : Dr. Suyanto Waspo Tondo W., M.Si
(Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemdes)
Wakil Ketua : Drs. Danisworo
(Sekretaris Badan)
Sekretaris : Dyah Purnawati, SS
Kasubbag. Penyusunan Program
Anggota : 1. Masduki, S.Pd, MPSA
(Kabid. Pengelolaan dan Pemberdayaan SDA dan TTG)
2. Heru Eko Wahyudi, SH, M.Si
(Kabid. Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat)
3. Ir. Tri Wahyu Angembani
(Kabid. PPM dan Sosbud)
4. Drs. Ahmad Faishol NS, MM
(Kabid. Pemdes dan LKD/K)
5. Ahmad Solichin, SE
(Kasubid. Usaha Ekonomi Masyarakat)
6. Tri F.M. Witarseno, S.Sos, M.Si
(Kasubid. LKD/K)
7. Ahmad Faruq Hidayat, ST (Kasubid. Pengkajian dan Pengembangan TTG)
8. Novita Eka Herawati, S.AP
(Kasubid. PPM)
Kedua : Lingkup tugas Tim Penyusun Rencana Kerja (RENJA) Badan
Pemberdayaan Mayarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Banyuwangi Tahun 2017, adalah sebagai berikut :
1. Mengkaji dan mengevaluasi Renja SKPD Tahun 2015 termasuk capaian kemajuannya;
2. Mengidentifikasi, mengumpulkan dan mengolah data yang diperlukan untuk menyusun Renja SKPD Tahun 2017;
3. Melakukan diskusi untuk memperoleh masukan dari pihak terkait lainnya demi kesempurnaan Renja;
4. Menyusun Renja SKPD Tahun 2017.
5
Ketiga : Tim Penyusun Rencana Kerja (RENJA), bertanggung jawab terhadap
penyusunan Renja Badan Pemberdayaan Masyarakat dan
Pemerintahan Desa Kabupaten Banyuwangi Tahun 2017.
Keempat : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan
apabila terdapat kekeliruan dalam penetapannya akan diperbaiki sebagaimana mestinya.
KEPALA BADAN PEMBERDAYAAN
MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA KABUPATEN BANYUWANGI
Ttd.
Dr. SUYANTO WASPO TONDO W, M.Si Pembina Tingkat I
NIP. 19700421 198903 1 001 Ditetapkan di : Banyuwangi