G
G
G
G
a
a
a
a
g
g
g
g
u
u
u
u
k
k
k
k
S
S
S
S
u
u
u
u
h
h
h
h
a
a
a
a
r
r
r
r
d
d
d
d
j
j
j
j
i
i
i
i
t
t
t
t
o
o
o
o
g
g
agukesha@gmail
agukesha@gmail
.c
.c
om
om
archimedia 2006
archimedia 2006
TENTANG
TENTANG
RENCANA
RENCANA
UMUM
UMUM
F
F
F
F
aktor yang aktor yang berpengaruh thd berpengaruh thd Rencana Umum sRencana Umum sebuah kapal ebuah kapal antara lain :antara lain :••
Untuk kapal kargo harus bisa dipastikan bahwa muatan yang direncanakan harusUntuk kapal kargo harus bisa dipastikan bahwa muatan yang direncanakan harus dimuat dengandimuat dengan biaya semurah biaya semurah mungkin didalam mungkin didalam ruang muat yang ruang muat yang didesain, didesain, jugajuga harus bisa dipastikan muatan dalam keadaan yang baik ditempat tujuan dan harus bisa dipastikan muatan dalam keadaan yang baik ditempat tujuan dan dengan methode bongkar muat yang cepat
dengan methode bongkar muat yang cepat dan ekonomis.dan ekonomis.
••
Untuk kapal penumpang, cabin, ruang publik dan pelayanan kepada penumpangUntuk kapal penumpang, cabin, ruang publik dan pelayanan kepada penumpang harus menunjang kenyamanan penumpang selama dalam perjalanan sehingga harus menunjang kenyamanan penumpang selama dalam perjalanan sehingga memungkinkan para penumpang akan menggunakan kapal yang sama pada memungkinkan para penumpang akan menggunakan kapal yang sama pada kesempatan yang akan datangkesempatan yang akan datang
••
Untuk kapal service harus dipastikan bahwa kapal mampu melaksanakan tugasUntuk kapal service harus dipastikan bahwa kapal mampu melaksanakan tugas servicenya secara efisienservicenya secara efisien
Desain General Arrangement harus mempertimbangkan kesesuaian dengan rencana Desain General Arrangement harus mempertimbangkan kesesuaian dengan rencana garis yang te
garis yang telah dikembangklah dikembangkan, kesesuaian tan, kesesuaian terhadap DWT, kaerhadap DWT, kapasitas pasitas dan kecepatandan kecepatan yang dibutuhkan.
yang dibutuhkan.
General Arrangement digunakan untuk beberapa kegunaan, tidak hanya sekedar General Arrangement digunakan untuk beberapa kegunaan, tidak hanya sekedar menunjukan jenis kapal dan
menunjukan jenis kapal dan feature feature nya , Galangan kapal juga menggunakan untuk nya , Galangan kapal juga menggunakan untuk membuat
membuat kalkulasi kalkulasi awal bawal biaya piaya pembangunan embangunan kapal kapal serta serta sebagai sebagai dasar dasar untuk untuk membuat detail drawing.
membuat detail drawing.
Kapal-kapal modern dengan bebrapa perkecualian seperti kapal ikan, kapal tunda Kapal-kapal modern dengan bebrapa perkecualian seperti kapal ikan, kapal tunda dsbnya. Dibangun tanpa sheer, untuk menjamin kebutuhan freeboard yang dsbnya. Dibangun tanpa sheer, untuk menjamin kebutuhan freeboard yang disyaratkan oleh regulasi, kompensasi bisa dilakukan dengan menambah tinggi disyaratkan oleh regulasi, kompensasi bisa dilakukan dengan menambah tinggi geladak pada tengah kapal, kebutuhan freeboard yang lebih tinggi bisa dilakukan geladak pada tengah kapal, kebutuhan freeboard yang lebih tinggi bisa dilakukan dengan menambah tinggi poop deck dan atau forecastle deck.
dengan menambah tinggi poop deck dan atau forecastle deck.
Tinggi geladak accomodasi tidak boleh kurang dari 2,4 meter untuk memastikan Tinggi geladak accomodasi tidak boleh kurang dari 2,4 meter untuk memastikan kecukupan head
kecukupan head room untroom untuk ABK uk ABK atau penumatau penumpang pang setelah diksetelah dikurangi tingurangi tinggi beamgi beam serta kabel dan pipa ventilasi dll.
serta kabel dan pipa ventilasi dll.
Geladak akomodasi sebaiknya dibangun tanpa camber untuk memudahkan Geladak akomodasi sebaiknya dibangun tanpa camber untuk memudahkan pemasangan furniture, blok akomodasi sedapat mungkin dibangun dengan dinding pemasangan furniture, blok akomodasi sedapat mungkin dibangun dengan dinding yang lurus tanpa kurvature.
yang lurus tanpa kurvature.
Pada sisi Poop deck harus terdapat ruang terbuka sebagai tempat berjalan dengan Pada sisi Poop deck harus terdapat ruang terbuka sebagai tempat berjalan dengan lebar 800 hingga 1000 mm ditambah 300 hingga 400 mm untuk penyimpanan tangga lebar 800 hingga 1000 mm ditambah 300 hingga 400 mm untuk penyimpanan tangga akomodasi.
akomodasi.
Bagian belakang Poop deck harus terdapat ruang terbuka paling kurang 5 meter dari Bagian belakang Poop deck harus terdapat ruang terbuka paling kurang 5 meter dari stern untuk memberi ruang yang cukup bagi penempatan mesin-mesin geladak pada stern untuk memberi ruang yang cukup bagi penempatan mesin-mesin geladak pada bagian buritan, sep
Bagian depan blok akomodasi biasanya merupakan penerusan dari sekat depan kamar Bagian depan blok akomodasi biasanya merupakan penerusan dari sekat depan kamar mesin.
P
P
P
P
E
E
E
E
M
M
M
M
B
B
B
B
A
A
A
A
G
G
G
G
I
I
I
I
A
A
A
A
N
N
N
N
L
L
L
L
A
A
A
A
M
M
M
M
B
B
B
B
U
U
U
U
N
N
N
N
G
G
G
G
K
K
K
K
A
A
A
A
P
P
P
P
A
A
A
A
L
L
L
L
Lambung kapal dibagi secara melintang oleh
Lambung kapal dibagi secara melintang oleh sekat-sekat.sekat-sekat.
••
Sekat tubrukan (Collision Bulkhead) pada stem(linggi haluan) berjarak (0,05 –Sekat tubrukan (Collision Bulkhead) pada stem(linggi haluan) berjarak (0,05 – 0,08) LBP dari FP, untuk kapal penumpang berjarak 0,05 LBP + 3,5 meter, sekat 0,08) LBP dari FP, untuk kapal penumpang berjarak 0,05 LBP + 3,5 meter, sekat tubrukan harus menerus hingga main deck lebih lanjut hingga ke Fore castle deck, tubrukan harus menerus hingga main deck lebih lanjut hingga ke Fore castle deck, bukaan yang terdapat pada sekat antara main deck dan fore castle deck harus bukaan yang terdapat pada sekat antara main deck dan fore castle deck harus ditutup dengan pintu kedap air.ditutup dengan pintu kedap air.
••
Propeller post pada stern –ujung belakang dari bagian lambung bawah air- harusPropeller post pada stern –ujung belakang dari bagian lambung bawah air- harus memberikan aliran aimemberikan aliran air yang baik untr yang baik untuk propeller, uk propeller, Posisi propeller pPosisi propeller post ost yang sesuaiyang sesuai berjarak antara 0,035 hingga 0,040 LBP didepan AP, pada bagian ini seringkali berjarak antara 0,035 hingga 0,040 LBP didepan AP, pada bagian ini seringkali dibuat stern bulb untuk meningkatkan kinerja propelleratau bahkan bentuk stern dibuat stern bulb untuk meningkatkan kinerja propelleratau bahkan bentuk stern asimetri.
asimetri.
••
Sekat tabung poros (Stern tube bulkhead) sekat bagian belakang ruang mesinSekat tabung poros (Stern tube bulkhead) sekat bagian belakang ruang mesin paling kurang harus berjarak 3 jarak gading dari ujung stern tube, sekat ini haris paling kurang harus berjarak 3 jarak gading dari ujung stern tube, sekat ini haris menerus hingga poop deckmenerus hingga poop deck
••
Sekat depan kamar mesin dilokasikan sejauh mungkin kebelakang untuk memberiSekat depan kamar mesin dilokasikan sejauh mungkin kebelakang untuk memberi kapasitas ruang muat yang lebih besar, pada umumnya lokasi sekat depan kamar kapasitas ruang muat yang lebih besar, pada umumnya lokasi sekat depan kamar mesin berjarak 17% hingga 22% didepan AP, lokais sekat ini pada satu sisi mesin berjarak 17% hingga 22% didepan AP, lokais sekat ini pada satu sisi tergantung dari panjang mesin pada sisi lain tergantung pada fullness tergantung dari panjang mesin pada sisi lain tergantung pada fullness (kegemukan) kapal, kapal-kapal high blok(gemuk) memberikan ruang yang lebih (kegemukan) kapal, kapal-kapal high blok(gemuk) memberikan ruang yang lebih besar pada lantainya dibanding dengan kapal langsing.besar pada lantainya dibanding dengan kapal langsing.
••
Sekat ruang muat , jumlah sekat pada ruang muat tergantung pada tuntutanSekat ruang muat , jumlah sekat pada ruang muat tergantung pada tuntutan keamanan atau pemisahan muatan. Jumlah minimum sekat ruang muat termasuk keamanan atau pemisahan muatan. Jumlah minimum sekat ruang muat termasuk sekat tubrukan, Stern tube bulkhead, sekat depan kamar mesin untuksekat tubrukan, Stern tube bulkhead, sekat depan kamar mesin untuk
••
Panjang kapal Panjang kapal 65 meter dip65 meter diperlukan erlukan 3 sekat (tid3 sekat (tidak diperlukan ak diperlukan tambahantambahan sekat di Ruang muat)sekat di Ruang muat)
••
Panjang kapal 85 meter diperlukan 4 sekat (satu tambahan sekat padaPanjang kapal 85 meter diperlukan 4 sekat (satu tambahan sekat pada ruang muat) selanjutnay untuk setiap penambahan panjang 20 meter ruang muat) selanjutnay untuk setiap penambahan panjang 20 meter diperlukan tambahan sekat 1 (satu) buahdiperlukan tambahan sekat 1 (satu) buah
••
Untuk tanker, menurut BKI/GL jarak antar sekat tangki tidal lebih dariUntuk tanker, menurut BKI/GL jarak antar sekat tangki tidal lebih dari 0,1 LBP dan tidak boleh kurang dari0,1 LBP dan tidak boleh kurang dari 15 meter.15 meter.
••
Double Bottom, Untuk kapal dengan panjang tidak lebih dari 50 meter tidak Double Bottom, Untuk kapal dengan panjang tidak lebih dari 50 meter tidak disyaratkan adanya Double bottom, untuk kapal yang besar klasifikasi disyaratkan adanya Double bottom, untuk kapal yang besar klasifikasi mensyaratkan double bottom mulai dari sekat tubrukan hingga sekat tabung mensyaratkan double bottom mulai dari sekat tubrukan hingga sekat tabung buritan (stern tube bulkhead) , tinggi Double bottom adalah h= 0,35 + 0,045 B, buritan (stern tube bulkhead) , tinggi Double bottom adalah h= 0,35 + 0,045 B, untuk alasan praktis dimana orang bisa bekerja didalamya, tinggi double bottom untuk alasan praktis dimana orang bisa bekerja didalamya, tinggi double bottompaling tidak adalah 0,75 meter, untuk Tanker tinggi double bottom yang paling tidak adalah 0,75 meter, untuk Tanker tinggi double bottom yang disyaratkan rule adalah h = B/15 namun harus tidak kurang dari 1 meter dan tidak disyaratkan rule adalah h = B/15 namun harus tidak kurang dari 1 meter dan tidak lebih dari 3 met
lebih dari 3 meter. Pada kamar mer. Pada kamar mesin, tinggi desin, tinggi double bottouble bottom om disesuaikan dengadisesuaikan dengann dengan keb
dengan kebutuhan utuhan tinggi fondtinggi fondasi mesin, asi mesin, pada umumnpada umumnya lebih ya lebih tinggi dibtinggi dibandinganding double bottom yang ada di ruang muat.
double bottom yang ada di ruang muat.
••
Penggunaan Double Bottom, Ruang double bottom bisa digunakan untuk Penggunaan Double Bottom, Ruang double bottom bisa digunakan untuk air tawar,air tawar, ballast, bahan baballast, bahan bakar dan waste oli tkar dan waste oli tetapi tidak untetapi tidak untuk air minum, uk air minum, Minyak pelumasMinyak pelumas hanya dapat disimpan di double bottom bila kapal memiliki separator (purifier) hanya dapat disimpan di double bottom bila kapal memiliki separator (purifier) untuk menghindari kontaminasi air laut dan atau kotoran lainnya. Semua tangki untuk menghindari kontaminasi air laut dan atau kotoran lainnya. Semua tangki ballast harus bersih, tidak bisa digunakan untuk untuk bahan bakar atau minyak ballast harus bersih, tidak bisa digunakan untuk untuk bahan bakar atau minyak pelumas, antara tangki minyak dan tangki air harus dipisahkan oleh koferdam pelumas, antara tangki minyak dan tangki air harus dipisahkan oleh koferdam untuk menghidari kontaminasi akibat kebocoran, Peak tanks (tangki ujung) depan untuk menghidari kontaminasi akibat kebocoran, Peak tanks (tangki ujung) depan dan belakang hanya digunakan sebagai tangki ballast
dan belakang hanya digunakan sebagai tangki ballast dan tangki trim.dan tangki trim.
••
Main deck, area Main deck, area antara sekat depan blok akomodasi dan sekat antara sekat depan blok akomodasi dan sekat tubrukan digunakantubrukan digunakan untuk lubang palka (cargo hatches) dan rumah geladak (deck houses), lubang untuk lubang palka (cargo hatches) dan rumah geladak (deck houses), lubang palka harus memiliki panjang total sebesar 0,5 LBP, lebar lubang palka dibuat palka harus memiliki panjang total sebesar 0,5 LBP, lebar lubang palka dibuat selebar mungkin untuk memudahkan bongkar muat dan menghindari kerusakan selebar mungkin untuk memudahkan bongkar muat dan menghindari kerusakan muatan, lebar palka 0,8 Bmld harus bisa dicapai. Tinggi lubang palka (hatches) muatan, lebar palka 0,8 Bmld harus bisa dicapai. Tinggi lubang palka (hatches) ditentukan oleh type penutup palka (hatch cover), type cargo dan total volume ditentukan oleh type penutup palka (hatch cover), type cargo dan total volumecargo yang diinginkan, tinggi minimum hatch sekitar 1,1 meter, panjang hatch cargo yang diinginkan, tinggi minimum hatch sekitar 1,1 meter, panjang hatch (lubang palka), panjang ruang penyimpanan hatch cover (penutup palka), gang (lubang palka), panjang ruang penyimpanan hatch cover (penutup palka), gang (walkways) dari sisi kiri kapal (port side) ke sisi kanan kapal (starboard side), dan (walkways) dari sisi kiri kapal (port side) ke sisi kanan kapal (starboard side), dan panjang rumah geladak (deck house)
panjang rumah geladak (deck house) harus didesain secara layak/sesuai.harus didesain secara layak/sesuai.
••
Lebar geladak (deck) pada ujung-ujung kapal, Fore castle deck harus memilikiLebar geladak (deck) pada ujung-ujung kapal, Fore castle deck harus memiliki lebar yang cuklebar yang cukup untuk instaup untuk instalasi windlass dlasi windlass dan mesin-mesin/peraan mesin-mesin/peralatan latan lainnya yanglainnya yang berhubungan dengan mooring (penambatan) dan anchoring (jangkar), kebutuhan berhubungan dengan mooring (penambatan) dan anchoring (jangkar), kebutuhan lebar fore castle akan tercukupi bila gading (frame) 5% LBP dibelakang Fpmemiliki lebar fore castle akan tercukupi bila gading (frame) 5% LBP dibelakang Fpmemiliki lebar pada fore castle selebar (0,5 hingga 0,6) Bmld. Poop deck akan memiliki lebar pada fore castle selebar (0,5 hingga 0,6) Bmld. Poop deck akan memiliki lebar yang cukup bila pada ujung belakang geladak memiliki lebar (80% hingga lebar yang cukup bila pada ujung belakang geladak memiliki lebar (80% hingga 95%) Bmld.
95%) Bmld.
••
Jarak Gading (Frame spacing), BKI 1996 vol II, jarak gading normal/main frameJarak Gading (Frame spacing), BKI 1996 vol II, jarak gading normal/main frame (ao) untuk daerah 0,1 dari sekat tubrukan dan sekat buritan, untuk LBP < 100 m (ao) untuk daerah 0,1 dari sekat tubrukan dan sekat buritan, untuk LBP < 100 m adalahadalah
B
B
B
B
L
L
L
L
O
O
O
O
K
K
K
K
A
A
A
A
K
K
K
K
O
O
O
O
M
M
M
M
O
O
O
O
D
D
D
D
A
A
A
A
S
S
S
S
I
I
I
I
P
P
P
P
ada saat kita mendesain blok akomodasi kapal cargo hal utama yang harusada saat kita mendesain blok akomodasi kapal cargo hal utama yang harus diperhatikan adalah jumlah geladakdiperhatikan adalah jumlah geladak dimana blok akomodasi berada, dimana blok akomodasi berada, pertimbangapertimbangannyannya adalah adanya visibilitas dari wheelhouse ke forecastle deck dan atau melampaui adalah adanya visibilitas dari wheelhouse ke forecastle deck dan atau melampaui hambatan maximum visibilitas yang
hambatan maximum visibilitas yang diakibatkan oleh kontainer.diakibatkan oleh kontainer.
J
J
J
J
U
U
U
U
M
M
M
M
L
L
L
L
A
A
A
A
H
H
H
H
A
A
A
A
B
B
B
B
K
K
K
K
/
/
/
/
N
N
N
N
U
U
U
U
M
M
M
M
B
B
B
B
E
E
E
E
R
R
R
R
O
O
O
O
F
F
F
F
C
C
C
C
R
R
R
R
E
E
E
E
W
W
W
W
Jumlah dan komposisi ABK akan
Jumlah dan komposisi ABK akan tergantung daritergantung dari
Ukuran Kapal (BRT)Ukuran Kapal (BRT)
Type Kapal (Tanker, dry Cargo, Passanger Ship etc.)Type Kapal (Tanker, dry Cargo, Passanger Ship etc.)
Tingkat otomatisasi Mesin Penggerak Tingkat otomatisasi Mesin Penggerak
Radius dan wilayah pelayaranRadius dan wilayah pelayaran
Kapal Eropa pada umumnya memiliki 22-24 ABK Kapal Eropa pada umumnya memiliki 22-24 ABK
Kapal Asia di Perairan Internasional memiliki 28-36 ABK Kapal Asia di Perairan Internasional memiliki 28-36 ABK
Kapal penyusur pantai (Coaster) memiliki ABK yang lebih kecil Kapal penyusur pantai (Coaster) memiliki ABK yang lebih kecil Komposisi ABK/Crew
Komposisi ABK/Crew
Deck crewDeck crew
Engine crewEngine crew
Social order on Board of
Social order on Board of Ships (Dr.Ing. Hans W. Schlott) Ships (Dr.Ing. Hans W. Schlott) Level
Level Deck Deck Dept Dept Service Service dept. dept. Engine Engine dept.dept.
Officer Ranks
Officer Ranks
1. Captain 1. Captain 2.
2. Chief Chief EngineerEngineer 3.
3. Chief Chief Officer Officer 22ndnd EngineerEngineer 2
2ndnd Officer Officer 33rdrd EngineerEngineer 3
3rdrd Officer Officer 44thth EngineerEngineer Radio
Radio Operator Operator ElectricianElectrician
Petty Officer
Petty Officer
4.
4. Boatswain Boatswain Chief Chief Cook, Cook, Chief Chief StewardSteward Carpenter
Carpenter
Crew
Crew
5.
5. Quarter Quarter master master Ass. Ass. Cook, Cook, Steward Steward PumpmanPumpman Seaman
Seaman Boys Boys CleanerCleaner Fireman Fireman
CARA LAIN MENGHITUNG KEBUTUHAN ABK
CARA LAIN MENGHITUNG KEBUTUHAN ABK
Jumlah ABK yang direncanakan harus kurang dari atau sama dengan hasil dari Jumlah ABK yang direncanakan harus kurang dari atau sama dengan hasil dari persamaan berikut:
persamaan berikut:
Zc = Cst [ Cdk ( CN/1000 )
Zc = Cst [ Cdk ( CN/1000 )1/61/6 + Ceng ( BHP/1000 )+ Ceng ( BHP/1000 )1/31/3 + Cadets ]+ Cadets ] Dimana:
Dimana: Cst
Cst = = koefisien koefisien steward steward deck deck ( ( 1,2 1,2 – – 1,33 1,33 )) Cdk
Cdk = = koefisien koefisien deck deck department department ( ( 11,5 11,5 – – 14,5 14,5 )) Ceng
Ceng = koefis= koefisien engine ien engine department department ( 8,5 ( 8,5 – 11,0 – 11,0 )) BHP
BHP = = tenaga tenaga mesin mesin ( ( HP HP )) Cadets
Cadets = = perwira tambahan perwira tambahan / / tamutamu CN
CN = = ( ( L.B.H L.B.H ) ) / / 10001000
CONTOH SUSUNAN ABK ADALAH SEBAGAI BERIKUT:
CONTOH SUSUNAN ABK ADALAH SEBAGAI BERIKUT:
1.
1. DECK DEPARTMENTDECK DEPARTMENT
••
Master (Nakhoda)Master (Nakhoda)••
PerwiraPerwira 1.1. Chief Chief Officer Officer ( ( Mualim Mualim I I )) 2.
2. Second Second Officer Officer ( ( Mualim Mualim II II )) 3. Radio Operator
3. Radio Operator 4. Dokter
••
BintaraBintara 1.1. Quarter Quarter Master Master ( ( Juru Juru Mudi Mudi )) 2.
2. Boatswain Boatswain ( ( Kepala Kepala Kelasi Kelasi )) 3.
3. Seaman Seaman ( ( Kelasi Kelasi )) 2.
2. ENGINE DEPARTMENTENGINE DEPARTMENT
••
PerwiraPerwira 1.1. Chief Chief Engineer Engineer ( ( Kepala Kepala Kamar Kamar Mesin Mesin )) 2. Second Engineer 2. Second Engineer 3. Electrician 3. Electrician
••
BintaraBintara 1. 1. FiremanFireman 2. 2. OilerOiler 3.3. CATERING/SERVICE DEPARTMENTCATERING/SERVICE DEPARTMENT
••
Perwira:Perwira: 1.1. Chief Cook Chief Cook
••
Bintara:Bintara: 1.1. Assistant Cook Assistant Cook 2. 2. StewardSteward 3. 3. BoysBoys
C
C
C
C
A
A
A
A
B
B
B
B
I
I
I
I
N
N
N
N
(
(
(
(
R
R
R
R
U
U
U
U
A
A
A
A
N
N
N
N
G
G
G
G
T
T
T
T
I
I
I
I
D
D
D
D
U
U
U
U
R
R
R
R
)
)
)
)
Cabin harus diletakkan di atas garis air muat di
Cabin harus diletakkan di atas garis air muat di tengah / di belakang kapal.tengah / di belakang kapal. Direncakan ruang tidur :
Direncakan ruang tidur :
••
Semua kabin ABK Semua kabin ABK terletak pada dinding luar sehingga mendapat cahaya terletak pada dinding luar sehingga mendapat cahaya matahari.matahari.••
Bridge deck terdapat ruang tidur Bridge deck terdapat ruang tidur Captain dan Radio Operator.Captain dan Radio Operator.••
Boat deck terdapat ruang tidur Chief Officer, Chief Engineer dan Boat deck terdapat ruang tidur Chief Officer, Chief Engineer dan Dokter.Dokter.••
Poop deck terdapat ruang tidur Second Officer, Second Engineer dan ElectricianPoop deck terdapat ruang tidur Second Officer, Second Engineer dan Electrician dan Quarter Master.dan Quarter Master.
••
Main deck terdapat ruang tidur Chief Cook, Assistant Cook, Oiler, Fireman,Main deck terdapat ruang tidur Chief Cook, Assistant Cook, Oiler, Fireman, Boatswain, Seaman, Steward dan Boys.Boatswain, Seaman, Steward dan Boys.
••
Tidak Tidak boleh boleh ada ada hubungan hubungan langsung langsung ( ( opening opening ) di ) di dalam dalam ruang ruang tidur tidur dari dari ruangruang muat, ruang mesin, dapur, ruang cuci umum, WC, paint room dan dry room ( muat, ruang mesin, dapur, ruang cuci umum, WC, paint room dan dry room ( ruang pengering ).••
Luas lantai untuk ruangan tidur tidak boleh kurang dari 2,78 Luas lantai untuk ruangan tidur tidak boleh kurang dari 2,78 mm22 untuk kapal di atasuntuk kapal di atas 3000 BRT.3000 BRT.
••
Tinggi ruangan dalam keadaan bebas minimum 190 m.Tinggi ruangan dalam keadaan bebas minimum 190 m.PERABOT DALAM RUANG TIDUR:
PERABOT DALAM RUANG TIDUR:
••
Ruang tidur kapten:Ruang tidur kapten:Tempat tidur single bad, lemari pakaian, sofa, meja tulis dengan kursi putar, Tempat tidur single bad, lemari pakaian, sofa, meja tulis dengan kursi putar, TV, kamar mandi, bathtub, shower, wash basin dan WC.
TV, kamar mandi, bathtub, shower, wash basin dan WC.
••
Ruang tidur perwira:Ruang tidur perwira:Tempat tidur single bad, lemari pakaian, sofa, meja tulis dengan kursi putar, Tempat tidur single bad, lemari pakaian, sofa, meja tulis dengan kursi putar, kamar mandi, shower, wash basin dan WC.
kamar mandi, shower, wash basin dan WC.
••
Ruang tidur Bintara:Ruang tidur Bintara:Tempat tidur minimal single bad untuk satu orang, maksimal tempat tidur Tempat tidur minimal single bad untuk satu orang, maksimal tempat tidur susun untuk dua orang, lemari pakaian, meja tulis dengan kursi putar.
susun untuk dua orang, lemari pakaian, meja tulis dengan kursi putar.
UKURAN PERABOT
UKURAN PERABOT
••
Tempat tidurTempat tidurUkuran tempat tidur minimal 190 x 68 cm. Ukuran tempat tidur minimal 190 x 68 cm. Syarat untuk tempat tidur bersusun:
Syarat untuk tempat tidur bersusun:
Tempat tidur yang bawah berjarak 40 cm dari
Tempat tidur yang bawah berjarak 40 cm dari lantai.lantai. Jarak antara tempat tidur bawah dan atas 60
Jarak antara tempat tidur bawah dan atas 60 cm.cm. Jarak antara tempat tidur dan langi-langit 60 cm. Jarak antara tempat tidur dan langi-langit 60 cm. Jarak antar deck diambil 240 cm.
Jarak antar deck diambil 240 cm.
••
Lemari pakaian, ukuran lemari pakaian bervariasi misalnya, 60 x 60 Lemari pakaian, ukuran lemari pakaian bervariasi misalnya, 60 x 60 x 60 cmx 60 cmR
R
R
R
U
U
U
U
A
A
A
A
N
N
N
N
G
G
G
G
M
M
M
M
A
A
A
A
K
K
K
K
A
A
A
A
N
N
N
N
(
(
(
(
M
M
M
M
E
E
E
E
S
S
S
S
S
S
S
S
R
R
R
R
O
O
O
O
O
O
O
O
M
M
M
M
)
)
)
)
••
Harus cukup menampung seluruh ABK.Harus cukup menampung seluruh ABK.••
Untuk kapal yang lebih dari 1000 BRT harus tersedia ruang makan yang terpisahUntuk kapal yang lebih dari 1000 BRT harus tersedia ruang makan yang terpisah untuk perwira dan bintara.untuk perwira dan bintara.
••
Letak ruang makan sebaiknya dekat dengan pantry dan galley ( dapur ).Letak ruang makan sebaiknya dekat dengan pantry dan galley ( dapur ).S
S
S
S
A
A
A
A
N
N
N
N
I
I
I
I
T
T
T
T
A
A
A
A
R
R
R
R
Y
Y
Y
Y
A
A
A
A
C
C
C
C
C
C
C
C
O
O
O
O
M
M
M
M
O
O
O
O
D
D
D
D
A
A
A
A
T
T
T
T
I
I
I
I
O
O
O
O
N
N
N
N
••
Jumlah WC minimum untuk kapal lebih dari 3000 BRT Jumlah WC minimum untuk kapal lebih dari 3000 BRT adalah 6 buah.adalah 6 buah.••
Untuk kapal dengan radio operator terpisah maka harus tersedia fasilitas sanitary diUntuk kapal dengan radio operator terpisah maka harus tersedia fasilitas sanitary di tempat itu.tempat itu.
••
Toilet dan shower untuk Toilet dan shower untuk deck departement, catering departement harus disediakandeck departement, catering departement harus disediakan terpisah.terpisah.
••
Fasilitas sanitari minimum:Fasilitas sanitari minimum: 1 Bath tub atau1 Bath tub atau shower untuk 8 orang atau kurang.shower untuk 8 orang atau kurang. 1 WC untuk 8
1 WC untuk 8 orang atau kurang.orang atau kurang. 1 Wash basin untuk 6
H
H
H
H
O
O
O
O
S
S
S
S
P
P
P
P
I
I
I
I
T
T
T
T
A
A
A
A
L
L
L
L
A
A
A
A
C
C
C
C
C
C
C
C
O
O
O
O
M
M
M
M
O
O
O
O
D
D
D
D
A
A
A
A
T
T
T
T
I
I
I
I
O
O
O
O
N
N
N
N
Sesuai dengan persyaratan bahwa untuk kapal yang berlayar lebih dari 3 hari dengan Sesuai dengan persyaratan bahwa untuk kapal yang berlayar lebih dari 3 hari dengan ABK lebih dari 15 orang harus dilengkapi dengan hospital accomodation, yang ABK lebih dari 15 orang harus dilengkapi dengan hospital accomodation, yang
dilengkapi obat-obata
dilengkapi obat-obatan, wash basin, n, wash basin, toilet serta shower.toilet serta shower.
Harus tersedia tempat tidur minimal 1 buah dan maksimal 6 buah. Harus tersedia tempat tidur minimal 1 buah dan maksimal 6 buah.
K
K
K
K
A
A
A
A
N
N
N
N
T
T
T
T
O
O
O
O
R
R
R
R
(
(
(
(
S
S
S
S
H
H
H
H
I
I
I
I
P
P
P
P
O
O
O
O
F
F
F
F
F
F
F
F
I
I
I
I
C
C
C
C
E
E
E
E
)
)
)
)
Dilengkapi dengan meja tulis dengan kursi putar ( untuk Kapten, Chief Officer, Chief Dilengkapi dengan meja tulis dengan kursi putar ( untuk Kapten, Chief Officer, Chief Engineer ) serta lemari buku.
D
D
D
D
R
R
R
R
Y
Y
Y
Y
P
P
P
P
R
R
R
R
O
O
O
O
V
V
V
V
I
I
I
I
S
S
S
S
I
I
I
I
O
O
O
O
N
N
N
N
A
A
A
A
N
N
N
N
D
D
D
D
C
C
C
C
O
O
O
O
L
L
L
L
D
D
D
D
S
S
S
S
T
T
T
T
O
O
O
O
R
R
R
R
A
A
A
A
G
G
G
G
E
E
E
E
R
R
R
R
O
O
O
O
O
O
O
O
M
M
M
M
Dry Provision Room
Dry Provision Room
Dry provision berfungsi untuk menyimpan bahan bentuk curah yang Dry provision berfungsi untuk menyimpan bahan bentuk curah yang tidak memerlukan pendinginan dan harus dekat dengan galley dan tidak memerlukan pendinginan dan harus dekat dengan galley dan pantry.
pantry.
Cold Storage Room
Cold Storage Room
Untuk bahan yang memerlukan pendinginan agar bahan-bahan tersebut Untuk bahan yang memerlukan pendinginan agar bahan-bahan tersebut tetap segar dan baik selama pelayaran.
tetap segar dan baik selama pelayaran.
Temperatur ruang pendingin dijaga terus dengan
Temperatur ruang pendingin dijaga terus dengan ketentuanketentuan Untuk meyimpan daging suhu maksimum adalah
Untuk meyimpan daging suhu maksimum adalah -22-22oo C.C. Untuk menyimpan sayuran suhu maksimum adalah
Untuk menyimpan sayuran suhu maksimum adalah -12-12oo C.C.
Luas provision store yang dibutuhkan untuk satu orang ABK adalah ( 0,8 Luas provision store yang dibutuhkan untuk satu orang ABK adalah ( 0,8 s/d 1 ) m
D
D
D
D
A
A
A
A
P
P
P
P
U
U
U
U
R
R
R
R
(
(
(
(
G
G
G
G
A
A
A
A
L
L
L
L
L
L
L
L
E
E
E
E
Y
Y
Y
Y
)
)
)
)
Letaknya berdekatan dengan ruang makan, cold dan
Letaknya berdekatan dengan ruang makan, cold dan dry store.dry store. Luas lantai 0,5 m
Luas lantai 0,5 m22 / ABK./ ABK.
Harus dilengkapi dengan exhaust fan dan ventilasi untuk menghisap Harus dilengkapi dengan exhaust fan dan ventilasi untuk menghisap debu dan asap.
debu dan asap.
Harus terhindar dari asap dan debu serta tidak ada opening antara Harus terhindar dari asap dan debu serta tidak ada opening antara galley dengan sleeping room.
galley dengan sleeping room.
R
R
R
R
U
U
U
U
A
A
A
A
N
N
N
N
G
G
G
G
N
N
N
N
A
A
A
A
V
V
V
V
I
I
I
I
G
G
G
G
A
A
A
A
S
S
S
S
I
I
I
I
(
(
(
(
N
N
N
N
A
A
A
A
V
V
V
V
I
I
I
I
G
G
G
G
A
A
A
A
T
T
T
T
I
I
I
I
O
O
O
O
N
N
N
N
R
R
R
R
O
O
O
O
O
O
O
O
M
M
M
M
)
)
)
)
Ruang Kemudi ( Wheel House )
Ruang Kemudi ( Wheel House )
Terletak pada deck yang paling tinggi sehingga pandangan ke depan Terletak pada deck yang paling tinggi sehingga pandangan ke depan dan ke samping tidak teralang ( visibility 360
dan ke samping tidak teralang ( visibility 360oo ).).
Flying wheel house lebarnya dilebihkan 0,5 meter dari lebar kapal, Flying wheel house lebarnya dilebihkan 0,5 meter dari lebar kapal, untuk mempermudah waktu berlabuh.
untuk mempermudah waktu berlabuh.
Jenis pintu samping dari wheel house merupakan pintu geser. Jenis pintu samping dari wheel house merupakan pintu geser.
Gambar jarak pandang dari wheel house Gambar jarak pandang dari wheel house
Ruang Peta ( Cart Room )
Ruang Peta ( Cart Room )
Terletak di dalam ruang wheel house. Terletak di dalam ruang wheel house. Ukuran ruang peta 2,4 m x 2,4 m. Ukuran ruang peta 2,4 m x 2,4 m. Ukuran meja peta 1,8 m x 11,2 m. Ukuran meja peta 1,8 m x 11,2 m.
Antara ruang peta dan wheel house bisa langsung berhubungan Antara ruang peta dan wheel house bisa langsung berhubungan sehingga perlu dilengkapi jendela atau tirai yang dapat menghubungkan sehingga perlu dilengkapi jendela atau tirai yang dapat menghubungkan keduanya.
keduanya.
Ruang Radio ( Radio Room
Ruang Radio ( Radio Room
))Diletakan setinggi mungkin di ata kapal dan harus terlindungi dari air Diletakan setinggi mungkin di ata kapal dan harus terlindungi dari air dan gangguan suara.
dan gangguan suara.
Ruang ini harus terpisah dari kegiatan lain. Ruang ini harus terpisah dari kegiatan lain.
Ruang tidur radio operator harus terletak sedekat mungkin dan dapat Ruang tidur radio operator harus terletak sedekat mungkin dan dapat ditempuh dalam waktu 3 menit.
B
B
B
B
A
A
A
A
T
T
T
T
T
T
T
T
E
E
E
E
R
R
R
R
Y
Y
Y
Y
R
R
R
R
O
O
O
O
O
O
O
O
M
M
M
M
.
.
.
.
Adalah tempat
Adalah tempat untuk menyimuntuk menyimpan Emergency pan Emergency Sourse of Sourse of Electrical Power (ESEP)Electrical Power (ESEP)
Terletak di tempat yang jauh dari pusat kegiatan karena suara bising Terletak di tempat yang jauh dari pusat kegiatan karena suara bising akan mengganggu.
akan mengganggu.
Harus mampu mensupply kebutuhan listrik minimal 3 jam pada saat Harus mampu mensupply kebutuhan listrik minimal 3 jam pada saat darurat.
darurat.
Instalasi ini masih bekerja jika kapal miring sampai 22,5
Instalasi ini masih bekerja jika kapal miring sampai 22,5oo atau kapalatau kapal mengalami trim 10
mengalami trim 10oo..
Untuk peraturan ESEP lihat SOLAS Chapter II-1 PART Untuk peraturan ESEP lihat SOLAS Chapter II-1 PART D.D.
((SHIP DESIGN AND CONSTRUCTION 1980) SHIP DESIGN AND CONSTRUCTION 1980) ..
P
P
P
P
E
E
E
E
R
R
R
R
H
H
H
H
I
I
I
I
T
T
T
T
U
U
U
U
N
N
N
N
G
G
G
G
A
A
A
A
N
N
N
N
-
-
-
-
P
P
P
P
E
E
E
E
R
R
R
R
H
H
H
H
I
I
I
I
T
T
T
T
U
U
U
U
N
N
N
N
G
G
G
G
A
A
A
A
N
N
N
N
PERHITUNGAN
PERHITUNGAN BHP MESIN
BHP MESIN METHODE
METHODE A.J. van
A.J. van LAPP
LAPP
Lihat lampiran Lihat lampiran
PERHITUNGAN
PERHITUNGAN BHP MESIN
BHP MESIN dengan
dengan SOFTWARE HUL
SOFTWARE HULLSPEED
LSPEED
Lihat manual dan
P
P
P
P
E
E
E
E
R
R
R
R
H
H
H
H
I
I
I
I
T
T
T
T
U
U
U
U
N
N
N
N
G
G
G
G
A
A
A
A
N
N
N
N
C
C
C
C
O
O
O
O
N
N
N
N
S
S
S
S
U
U
U
U
M
M
M
M
A
A
A
A
B
B
B
B
L
L
L
L
E
E
E
E
S
S
S
S
1.
1. Berat Bahan Bakar Mesin Induk
Berat Bahan Bakar Mesin Induk
W
Wfofo = BHP= BHPmeme . b. bmeme . S/Vs . 10. S/Vs . 10-6-6 . C ( ton ). C ( ton )
Dimana: BHP
Dimana: BHPmeme = Bhp mesin induk ( katalog mesin ) kW= Bhp mesin induk ( katalog mesin ) kW
b
bmeme = spesifik konsumsi bahan bakar mesin induk = spesifik konsumsi bahan bakar mesin induk
( 171 g/kWh ) ( 171 g/kWh ) S
S = = jarak jarak pelayaran pelayaran ( ( mil mil )) Vs
Vs = = kecepatan kecepatan dinas dinas ( ( knot knot )) C
C = = koreksi koreksi cadangan cadangan ( ( 1,3 1,3 – – 1,5 1,5 )) Menentukan volume bahan bakar mesin induk:
Menentukan volume bahan bakar mesin induk: V ( W
V ( Wfofo ) = W) = Wfofo / /
ρρ
( m( m33 ) ) dimana:dimana:ρρ
= 0,95 ton/m= 0,95 ton/m33Volume bahan bakar mesin induk
Volume bahan bakar mesin induk ada penambahan karena:ada penambahan karena: Double bottom ( 2 % )
Double bottom ( 2 % )
Ekspansi karena panas ( 2 % ) Ekspansi karena panas ( 2 % )
2. Berat Bahan Bakar Mesin Bantu ( Wfb )
2. Berat Bahan Bakar Mesin Bantu ( Wfb )
W
Wfbfb = ( 0,1 – 0,2 ) W= ( 0,1 – 0,2 ) Wfofo ( ton )( ton )
Menentukan bahan bakar mesin bantu ( Vfb ): Menentukan bahan bakar mesin bantu ( Vfb ): V
Vfbfb = W= Wfbfb //
ρρ
diesel ( mdiesel ( m33 ) ) dimana: dimana: ::ρρ
= 0,95 ton/m= 0,95 ton/m33Volume tangki bahan bakar mesin bantu ada penambahan sebesar 4 % Volume tangki bahan bakar mesin bantu ada penambahan sebesar 4 % VVfbfb..
3. Berat Minyak Pelumas ( W
3. Berat Minyak Pelumas ( W
lolo))
W
Wlolo = BHPme . b= BHPme . blolo . S/Vs . 10. S/Vs . 10-6-6 . ( 1,3 – 1,5 ) . ( 1,3 – 1,5 ) ( ton )( ton )
Dimana: b
Dimana: blolo = 1,2 – 1,6= 1,2 – 1,6
Menentukan volume minyak pelumas ( lubricating oil ): Menentukan volume minyak pelumas ( lubricating oil ): V
Vlolo = W= Wlolo //
ρρ
( m( m33) dimana:) dimana:ρρ
= 0,90 ton/m= 0,90 ton/m33Volume tangki ada penambahan sebesar 4 % V Volume tangki ada penambahan sebesar 4 % Vlolo..
4. Berat Air Tawar ( W
4. Berat Air Tawar ( W
fwfw))
a.
a. Untuk Untuk diminum diminum = = ( ( 10 10 – – 20 20 ) ) kg kg / / orang orang harihari = [ (10 -20 ) .
= [ (10 -20 ) . Jml ABK . S ] / ( Jml ABK . S ] / ( 24 . Vs )24 . Vs ) b.
b. Untuk Untuk cuci cuci = = ( ( 80 80 – – 200 200 ) ) kg kg / / orang orang harihari = [ (80 -200 ) . Jml ABK .
= [ (80 -200 ) . Jml ABK . S ] / ( S ] / ( 24 . Vs )24 . Vs ) c.
c. Untuk Untuk pendinginan pendinginan mesin mesin = = ( ( 2 2 -5 -5 ) ) kg kg / / BHPBHP Berat
Berat Total Total air air tawar tawar = = = = a a + + b b + + c c ( ( ton ton ))
5. Berat Bahan Makanan ( W
5. Berat Bahan Makanan ( W
pp))
W
Wpp = 5 kg / orang hari= 5 kg / orang hari
= ( 5 . Jml ABK . S
= ( 5 . Jml ABK . S ) / ( 24 . ) / ( 24 . Vs )Vs )
6. Berat Crew Dan Barang Bawaan ( W
6. Berat Crew Dan Barang Bawaan ( W
cpcp))
a.
a. Untuk Untuk crew crew = = 75 75 kg kg / / orang orang harihari b.
b. Untuk Untuk barang barang = = 25 25 kg kg / / orang orang harihari W
Wcpcp = berat crew + berat barang= berat crew + berat barang
7. Berat Cadangan ( W
7. Berat Cadangan ( W
rr))
Terdiri dari peralatan di gudang: Terdiri dari peralatan di gudang:
Cat Cat
Peralatan reparasi kecil yang dapat diatasi oleh ABK Peralatan reparasi kecil yang dapat diatasi oleh ABK Peralatan lain yang
Peralatan lain yang diperlukan dalam pelayarandiperlukan dalam pelayaran W
Wrr = ( 0,5 – 1,5 ) % = ( 0,5 – 1,5 ) % . Displ. ( ton ). Displ. ( ton )
8. Berat Muatan Bersih ( W
8. Berat Muatan Bersih ( W
pcpc))
W
Wpcpc = Vrm / S= Vrm / Sf f ( ton )( ton )
Dimana: V
Dimana: Vrmrm = volume ruang muat ( m= volume ruang muat ( m33 ))
S
Sf f = stowage factor ( m= stowage factor ( m33 / ton )/ ton )
DWT = W
DWT = W
fofo+ W
+ W
fbfb+ W
+ W
lolo+ W
+ W
fwfw+ W
+ W
pp+ W
+ W
cpcp+ W
+ W
rr+ W
+ W
pcpc(ton)
(ton)
LWT = Displacement – DWT ( ton )
LWT = Displacement – DWT ( ton )
P
P
P
P
E
E
E
E
R
R
R
R
H
H
H
H
I
I
I
I
T
T
T
T
U
U
U
U
N
N
N
N
G
G
G
G
A
A
A
A
N
N
N
N
V
V
V
V
O
O
O
O
L
L
L
L
U
U
U
U
M
M
M
M
E
E
E
E
T
T
T
T
A
A
A
A
N
N
N
N
G
G
G
G
K
K
K
K
I
I
I
I
-
-
-
-
T
T
T
T
A
A
A
A
N
N
N
N
G
G
G
G
K
K
K
K
I
I
I
I
Tangki-Tangki Consumable
Tangki-Tangki Consumable
Misalnya: tangki bahan bakar ( fuel oil tank ), tangki minyak pelumas ( lubricating Misalnya: tangki bahan bakar ( fuel oil tank ), tangki minyak pelumas ( lubricating oil tank ), tangki air tawar ( fresh water tank ).
oil tank ), tangki air tawar ( fresh water tank ).
Khusus untuk tangki air tawar biasanya terletak pada tangki ceruk buritan (after Khusus untuk tangki air tawar biasanya terletak pada tangki ceruk buritan (after peak tank ). Perhitungan volume tangki-tangki di atas disesuaikan dengan letak peak tank ). Perhitungan volume tangki-tangki di atas disesuaikan dengan letak tangki –tangki yang telah direncanakan (terletak pada frame berapa sampai tangki –tangki yang telah direncanakan (terletak pada frame berapa sampai berapa).
berapa).
Tangki-Tangki Ballast
Tangki-Tangki Ballast
Tangki-tangki ballast biasanya terlet
Tangki-tangki ballast biasanya terletak di bawah ruang muat ( ak di bawah ruang muat ( pada double bottom )pada double bottom )
Tangki Ceruk Haluan ( Fore Peak Tank
Tangki Ceruk Haluan ( Fore Peak Tank ))
Perhitungan volume tangki-ceruk haluan disesuaikan dengan letak tangki
Perhitungan volume tangki-ceruk haluan disesuaikan dengan letak tangki yang telahyang telah direncanakan ( terletak pada frame berapa sampai berapa ). Volume total dari direncanakan ( terletak pada frame berapa sampai berapa ). Volume total dari tangki ceruk haluan sama dengan volume
tangki ceruk haluan sama dengan volume tangki ceruk haluan dikurangi volume daritangki ceruk haluan dikurangi volume dari kotak rantai jangkar ( chain locker ).
kotak rantai jangkar ( chain locker ).
Perhitungannya dilakukan dengan menggunakan metode Simpson. Perhitungannya dilakukan dengan menggunakan metode Simpson.
Tangki Slop ( Slop Tank )
Tangki Slop ( Slop Tank )
Kapal oil tanker dengan BRT lebih besar dari 1500 BRT harus mempunyai slop tank Kapal oil tanker dengan BRT lebih besar dari 1500 BRT harus mempunyai slop tank dengan kapasitas 3 % dari kapasitas ruang muatnya.
dengan kapasitas 3 % dari kapasitas ruang muatnya.
Perhitungan volume ruangan ada penambahan sebesar kurang lebih 2 % karena Perhitungan volume ruangan ada penambahan sebesar kurang lebih 2 % karena adanya internal struktur.
adanya internal struktur.
L
L
L
L
A
A
A
A
M
M
M
M
P
P
P
P
U
U
U
U
D
D
D
D
A
A
A
A
N
N
N
N
P
P
P
P
E
E
E
E
R
R
R
R
L
L
L
L
E
E
E
E
N
N
N
N
G
G
G
G
K
K
K
K
A
A
A
A
P
P
P
P
A
A
A
A
N
N
N
N
N
N
N
N
A
A
A
A
V
V
V
V
I
I
I
I
G
G
G
G
A
A
A
A
S
S
S
S
I
I
I
I
Lampu navigasi adalah lampu yang harus menyala pada saat pelayaran di malam hari Lampu navigasi adalah lampu yang harus menyala pada saat pelayaran di malam hari sedangkan lampu signal menyala pada malam hari bila dibutuhkan seperti lampu sedangkan lampu signal menyala pada malam hari bila dibutuhkan seperti lampu jangkar. Untuk kapal barang harus tersedia lampu jangkar haluan untuk pelayaran jangkar. Untuk kapal barang harus tersedia lampu jangkar haluan untuk pelayaran
samudera dan sungai dan
samudera dan sungai dan lampu jangkar buritan apabila kapal berlayar disungai.lampu jangkar buritan apabila kapal berlayar disungai. Tujuan melengkapi lampu navigasi pada kapal untuk
Tujuan melengkapi lampu navigasi pada kapal untuk mencegah atau menghindarimencegah atau menghindari tubrukan di laut.
••
JENIS
JENIS LAMPU
LAMPU NAVIGASI
NAVIGASI
••
Mast head and range light.Mast head and range light.••
Side light.Side light.••
Stern light.Stern light.••
Anchor light. Anchor light.••
Not under command light.Not under command light.••
Special lamp pada kapal seperti towing vessel, dred gees, cabel ship,Special lamp pada kapal seperti towing vessel, dred gees, cabel ship, under water survey ships, pilot vessel, dan fishing vessel.under water survey ships, pilot vessel, dan fishing vessel.
LAMPU TIANG AGUNG (MAST HEAD LIGHT)
LAMPU TIANG AGUNG (MAST HEAD LIGHT)
Kapal yang memiliki dua tiang agung dilengkapi dua lampu tiang agung berwarna Kapal yang memiliki dua tiang agung dilengkapi dua lampu tiang agung berwarna putih dengan sudut pancar 225
putih dengan sudut pancar 225oo pada bidang horisontal. Tinggi lampu pada pada bidang horisontal. Tinggi lampu pada tiangtiang bagian depan, terpendek 6 m dan tertinggi 12 m
bagian depan, terpendek 6 m dan tertinggi 12 m dan pada lampu tiang dibelakangdan pada lampu tiang dibelakang berada 4.5
berada 4.5 m lebih tinggi dari lampu tiang depan, dan berjarak horizontal antaram lebih tinggi dari lampu tiang depan, dan berjarak horizontal antara kedua lampu, terpendek L/2 dan terpanjang 100 m. Bila kapal hanya memiliki satu kedua lampu, terpendek L/2 dan terpanjang 100 m. Bila kapal hanya memiliki satu tiang agung maka satu lampu diletakkan di atas rumah geladak paling atas, dapat tiang agung maka satu lampu diletakkan di atas rumah geladak paling atas, dapat dilihat pada jarak 2 mil. Jarak horisontal antara kedua lampu sedikit-dikitnya 3 kali dilihat pada jarak 2 mil. Jarak horisontal antara kedua lampu sedikit-dikitnya 3 kali jarak vertikal kedua lampu tiang.
jarak vertikal kedua lampu tiang.
LAMPU SAMPING (SIDE LIGHT)
LAMPU SAMPING (SIDE LIGHT)
Lampu dipasang pada kanan dan kiri rumah geladak dan berada ¾ dari
Lampu dipasang pada kanan dan kiri rumah geladak dan berada ¾ dari tinggi lamputinggi lampu tiang agung yang terdepan dan berwama hijau untuk lampu sebelah kanan dan
tiang agung yang terdepan dan berwama hijau untuk lampu sebelah kanan dan merahmerah pada lampu sebelah kiri, dan bersudut 112.5
pada lampu sebelah kiri, dan bersudut 112.5oo dari sisi lambung dalam bidangdari sisi lambung dalam bidang horisontal ke arah luar,
horisontal ke arah luar, dan diletakkan pada geladak navigasi dan dapat dan diletakkan pada geladak navigasi dan dapat dilihat sedikit-dilihat sedikit-dikitnya 2 mil.
dikitnya 2 mil.
Jumlah
Jumlah : : Starboard Starboard Side Side : : 1 1 buahbuah Port
Port Side Side : : 1 1 buahbuah Warna
Warna : : Starboard Starboard Side Side : : HijauHijau Port
Port Side Side : : MerahMerah Visibilitas
Visibilitas : : 2 2 mil mil ( ( minimal minimal )) Sudut
Sudut sinar sinar : : 112,5112,5oo horisontalhorisontal Letak
LAMPU BURITAN (STERN LIGHT)
LAMPU BURITAN (STERN LIGHT)
Lampu dipasang diburitan kapal tanpa ketentuan tingginya dan berwarna putih Lampu dipasang diburitan kapal tanpa ketentuan tingginya dan berwarna putih bersudut 135
bersudut 135oo terhadap bidang horisontal.terhadap bidang horisontal. Warna
Warna : : PutihPutih Jumlah
Jumlah : : 1 1 buahbuah Visibilitas
Visibilitas : : 3 3 mil mil ( ( minimal minimal )) Sudut
Sudut sinar sinar : : 135135oo horisontalhorisontal Tinggi
Tinggi : : 3,5 3,5 metermeter Letak
Letak : : BuritanBuritan
LAMPU JANGKAR (ANCHOR LIGHT)
LAMPU JANGKAR (ANCHOR LIGHT)
Kapal yang sedang lego jangkar pada malam hari harus menyalakan lampu berwama Kapal yang sedang lego jangkar pada malam hari harus menyalakan lampu berwama putih sudut pancar 360
putih sudut pancar 360oo terhadap bidang horisontal dan diletakkan pada ketinggianterhadap bidang horisontal dan diletakkan pada ketinggian minimal 6 m dari geladak utama, sedangkan untuk siang hari fungsi lampu diganti minimal 6 m dari geladak utama, sedangkan untuk siang hari fungsi lampu diganti dengan menaikkan bola hitam pada tiang lampu jangkar. Sedangkan jangkar buritan dengan menaikkan bola hitam pada tiang lampu jangkar. Sedangkan jangkar buritan diletakkan diburitan kapal pada tinggi tidak kurang 4.5 m dibawah lampu jangkar diletakkan diburitan kapal pada tinggi tidak kurang 4.5 m dibawah lampu jangkar haluan dan jarak pandang kedua lampu adalah 3 mil
Setiap kapal dengan L > 150 ft pada saat lego jangkar harus Setiap kapal dengan L > 150 ft pada saat lego jangkar harus menyalakan anchor light.
menyalakan anchor light. Warna
Warna : : PutihPutih Jumlah
Jumlah : : 1 1 buahbuah Visibilitas
Visibilitas : : 3 3 mil mil ( ( minimal minimal )) Sudut
Sudut sinar sinar : : 360360oo horisontalhorisontal Tinggi
Tinggi : : 6 6 meter meter (min)(min) Letak
Letak : : ForecastleForecastle
LAMPU DILUAR KENDALI (NOT UNDER COMMAND).
LAMPU DILUAR KENDALI (NOT UNDER COMMAND).
Lampu diluar komando (not undercommand) berwarna merah terdiri dari
Lampu diluar komando (not undercommand) berwarna merah terdiri dari dua lampudua lampu yang diletakkan dalam satu garis
yang diletakkan dalam satu garis vertikal berjarak satu terhadap yang lain vertikal berjarak satu terhadap yang lain sejarak sejarak 1.8m dan dapat dilihat
1.8m dan dapat dilihat disemua keliling horisontal berjarak sedikit-dikitnya 2 mil dandisemua keliling horisontal berjarak sedikit-dikitnya 2 mil dan instalasinya dapat portable atau
instalasinya dapat portable atau permanen.permanen.
LAMPU KHUSUS (SPECIAL LIGHT)
LAMPU KHUSUS (SPECIAL LIGHT)
dipasang pada kapal-kapal khusus dan diletakkan pada tiang
dipasang pada kapal-kapal khusus dan diletakkan pada tiang navigasi dan biasanyanavigasi dan biasanya lampu berwama putih jumlahnya lebih dari satu. Untuk lampu pada kapal tunda pada lampu berwama putih jumlahnya lebih dari satu. Untuk lampu pada kapal tunda pada saat menarik kapal harus tersedia dua lampu yang dipasang satu vertikal dengan saat menarik kapal harus tersedia dua lampu yang dipasang satu vertikal dengan lampu tiang dan berjarak satu sama lain tidak kurang 1.8m
lampu tiang dan berjarak satu sama lain tidak kurang 1.8m bersudut 225bersudut 225oo instalasinyainstalasinya kadang-kadang portable.
kadang-kadang portable.
MORSE LIGHT
MORSE LIGHT
Warna
Warna : : PutihPutih Sudut
Sudut sinar sinar : : 360360oo horisontalhorisontal Letak
Letak : : di di top top deck, deck, satu satu tiang tiang dengan dengan mast mast head head light,light, antena UHF dan radar
TANDA SUARA
TANDA SUARA
Tanda suara ini dilakukan pada saat kapal melakukan manouver di pelabuhan dan Tanda suara ini dilakukan pada saat kapal melakukan manouver di pelabuhan dan dalam keadaan berkabut atau visibilitas terbatas. Setiap kapal dengan panjang lebih dalam keadaan berkabut atau visibilitas terbatas. Setiap kapal dengan panjang lebih dari 12 meter harus dilengkapi dengan bel dan
dari 12 meter harus dilengkapi dengan bel dan pluit.pluit.
PENGUKUR KEDALAMAN ( DEPTH SOUNDER GEAR )
PENGUKUR KEDALAMAN ( DEPTH SOUNDER GEAR )
Setiap kapal dengan BRT di atas
Setiap kapal dengan BRT di atas 500 gross ton dan melakukan pelayaran internasional500 gross ton dan melakukan pelayaran internasional harus dilengkapi dengan pengukur kedalaman yang diletakkan di anjungan atau ruang harus dilengkapi dengan pengukur kedalaman yang diletakkan di anjungan atau ruang peta.
peta.
COMPASS
COMPASS
Setiap kapal dengan BRT di atas 1600 gross ton harus dilengkapi dengan gyro Setiap kapal dengan BRT di atas 1600 gross ton harus dilengkapi dengan gyro compass yang terletak di compass deck dan magnetic compass yang terletak di wheel compass yang terletak di compass deck dan magnetic compass yang terletak di wheel house.
RADIO DIRECTION FINDER DAN RADAR
RADIO DIRECTION FINDER DAN RADAR
Setiap kapal dengan BRT 1600 gross ton harus dilengkapi dengan direction finder dan Setiap kapal dengan BRT 1600 gross ton harus dilengkapi dengan direction finder dan radar yang masing-masing terletak di ruang peta dan wheel house. Fungsi utama dari radar yang masing-masing terletak di ruang peta dan wheel house. Fungsi utama dari radio direction finder adalah untuk menentukan posisi kapal sedangkan radar radio direction finder adalah untuk menentukan posisi kapal sedangkan radar berfungsi untuk menghindari tubrukan.
berfungsi untuk menghindari tubrukan.
P
P
P
P
I
I
I
I
N
N
N
N
T
T
T
T
U
U
U
U
,
,
,
,
J
J
J
J
E
E
E
E
N
N
N
N
D
D
D
D
E
E
E
E
L
L
L
L
A
A
A
A
D
D
D
D
A
A
A
A
N
N
N
N
T
T
T
T
A
A
A
A
N
N
N
N
G
G
G
G
G
G
G
G
A
A
A
A
PINTU
PINTU
A.
A. PintPint u Baja Ku Baja K edap Cuaca ( Ship Steel Watedap Cuaca ( Ship Steel Wat er tight Door )er tight Door )
Digunakan sebagai pintu luar yang berhubungan langsung dengan cuaca Digunakan sebagai pintu luar yang berhubungan langsung dengan cuaca bebas. bebas. Tinggi Tinggi : : 1800 1800 mmmm Lebar Lebar : : 800 800 mmmm Tinggi
B. Pintu Dalam B. Pintu Dalam Tinggi Tinggi : : 1800 1800 mmmm Lebar Lebar : : 750 750 mmmm Tinggi
Tinggi ambang ambang : : 200 200 mmmm
C.
C. LoronLoron gg
Lorong harus dipastikan mudah untuk dilewati lebar minimum lorong 80 cm Lorong harus dipastikan mudah untuk dilewati lebar minimum lorong 80 cm
JENDELA
JENDELA
Jendela bundar tidak dapat dibuka ( menurut DIN ISO 1751 ), Jendela bundar tidak dapat dibuka ( menurut DIN ISO 1751 ), direncanakan menggunakan jendela bundar type A dengan ukuran d = direncanakan menggunakan jendela bundar type A dengan ukuran d = 400 mm.
400 mm.
Jendela empat persegi panjang, direncanakan: Jendela empat persegi panjang, direncanakan: 1.
1. Panjang Panjang ( ( W1 W1 ) ) = = 400 400 mm mm Tinggi Tinggi ( ( h1 h1 ) ) = = 560 560 mmmm Radius
Radius ( ( r1 r1 ) ) = = 50 50 mm mm Tinggi Tinggi ( ( h1 h1 ) ) = = 800 800 mmmm 2.
2. Panjang Panjang ( ( W1 W1 ) ) = = 500 500 mm mm Tinggi Tinggi ( ( h1 h1 ) ) = = 800 800 mmmm Radius
Radius ( ( r1 r1 ) ) = = 100 100 mmmm Untuk wheel house Untuk wheel house
Berdasarkan simposium on the design of
Berdasarkan simposium on the design of ships budges:ships budges:
Semua jendela bagian depan boleh membentuk 15 Semua jendela bagian depan boleh membentuk 15oo.. Bagian sisi bawah jendela harus 1,2 meter di
Bagian sisi bawah jendela harus 1,2 meter di atas deck.atas deck. Jarak antara jendela tidak boleh kurang dari 100 mm. Jarak antara jendela tidak boleh kurang dari 100 mm.
25 25
TANGGA / LADDER
TANGGA / LADDER
A. Accomodation
A. Accomodation LadderLadder
Accomodation ladder diletakkan menghadap ke belakang kapal. Sedangkan Accomodation ladder diletakkan menghadap ke belakang kapal. Sedangkan untuk menyimpannya diletakkan di poop deck ( diletakkan segaris dengan untuk menyimpannya diletakkan di poop deck ( diletakkan segaris dengan railing / miring ). Sudut kemiringan diambil 45
railing / miring ). Sudut kemiringan diambil 45oo.. LWT = Displ – DWT
LWT = Displ – DWT Sarat kapal kosong ( T
Sarat kapal kosong ( TEE ) ) = LWT = LWT / ( / ( Lpp x Lpp x B B x Cb x Cb x 1,004 x 1,004 x 1,025 x 1,025 ))
Karena tangga akomodasi diletakkan di poop deck: Karena tangga akomodasi diletakkan di poop deck: a = ( H + 2,4 )
a = ( H + 2,4 ) - T- TEE
Jadi: Jadi:
Panjang tangga akomod
Panjang tangga akomodasi ( L ) = a / asi ( L ) = a / sin 45sin 45oo Dimensi tangga akomodasi: ( direncanakan ) Dimensi tangga akomodasi: ( direncanakan )
Width o
Width of ladder f ladder = 600 = 600 s/d 800 s/d 800 mmmm Height
Height of of handrail handrail = = 1000 1000 mmmm The
The handrail handrail = = 1500 1500 mmmm Step
Step space space = = 200 200 s/d s/d 350 350 mmmm
STEEL DECK LADDER
STEEL DECK LADDER
Digunakan untuk menghubungkan deck satu dengan deck lainnya., Digunakan untuk menghubungkan deck satu dengan deck lainnya.,
Nominal
Nominal size size = = 700 700 mmmm Lebar
Lebar = = 700 700 mmmm Sudut
Sudut kemiringakemiringan n = = 454500 Interval
Interval of of treads treads = = 200 200 s/d s/d 300 300 mmmm Step
SHIP STEEL VERTICAL LADDER
SHIP STEEL VERTICAL LADDER
Digunakan untuk tangga pada escape gang, tangga main hole dan digunakan Digunakan untuk tangga pada escape gang, tangga main hole dan digunakan untuk tangga menuju ke top
untuk tangga menuju ke top deck, direncanakan:deck, direncanakan: Lebar
Lebar tangga tangga = = 350 350 mmmm Interval
Interval treads treads = = 300 300 s/d s/d 340 340 mmmm Jarak
Jarak dari dari dinding dinding = = 150 150 mmmm
P
P
P
P
E
E
E
E
R
R
R
R
L
L
L
L
E
E
E
E
N
N
N
N
G
G
G
G
K
K
K
K
A
A
A
A
P
P
P
P
A
A
A
A
N
N
N
N
K
K
K
K
A
A
A
A
P
P
P
P
A
A
A
A
L
L
L
L
1. Perhitungan Alat Bongkar Muat 1. Perhitungan Alat Bongkar Muat
KAP
A. Perhitungan Pipa dan Pompa
A. Perhitungan Pipa dan Pompa Bongkar MBongkar M uatuat Volume
Volume ruang ruang muat muat effective effective = = sesuai sesuai yag yag direncanakandirencanakan Berat jenis muatan (
Berat jenis muatan (
γγ
) ) = = 0,865 0,865 ton/mton/m33 WaktuWaktu bongkar bongkar muat muat = = direncanakan direncanakan misalnya misalnya 10 10 s/d s/d 1212 jam
jam
Kapasitas Pompa Kapasitas Pompa
Perhitungan Debet Muatan ( Qe ) Perhitungan Debet Muatan ( Qe ) Qe
Qe = = Volume Volume ruang ruang muat muat / / Waktu Waktu bongkar bongkar muat muat ( ( mm33 / jam )/ jam ) -
- Kecepatan Kecepatan aliran aliran = = 2 2 m/sm/s -
- Kapasitas Kapasitas Pompa Pompa Bantu Bantu ( ( Qs Qs )) Qs
Qs = = 25% 25% x x Qe Qe (m(m33 / jam )/ jam ) Diameter Pipa
Diameter Pipa
Diameter pipa utama ( Main cargo line ) Diameter pipa utama ( Main cargo line ) Qe Qe = = V V x x [([(
ππ
x Dbx Db22 )/4 )] x 3600)/4 )] x 3600 Qe Qe = = 0,565 0,565 x x DbDb22 Db Db ==√√
( Qe / 0,565 ) ( m )( Qe / 0,565 ) ( m ) Dimana: Dimana: VV = = Kecepatan Kecepatan aliran aliran = = 2 2 m/sm/s Qe
Qe = = Kapasitas Kapasitas pompa pompa utama utama (m(m33 / jam )/ jam ) Db
Db = = Diameter Diameter pipa pipa utama utama ( ( m m )) Diameter pipa bantu ( Qs )
Diameter pipa bantu ( Qs ) Qs Qs = = V V x x [([(
ππ
x Dbsx Dbs22 )/4 )] x 3600)/4 )] x 3600 Qs Qs = = 0,565 0,565 x x DbsDbs22 Dbs = Dbs =√√
( Qs / 0,565 ) ( m )( Qs / 0,565 ) ( m ) Dimana: Dimana: VV = = Kecepatan Kecepatan aliran aliran = = 2 2 m/sm/s Qs
Qs = = Kapasitas Kapasitas pompa pompa bantu bantu (m(m33 / jam )/ jam ) Dbs
Dbs = = Diameter Diameter pipa pipa bantu bantu ( ( m m ))
Tenag
Tenaga Poma Pom papa
Tenaga pompa utama ( Main Pump ) Tenaga pompa utama ( Main Pump ) N = ( Qe x
N = ( Qe x
γγ
x H )/ ( 3600 x 75 xx H )/ ( 3600 x 75 xη
η
) ( kW )) ( kW ) Dimana:Dimana: Qe
Qe = = Debet Debet muatan muatan (m(m33 / jam )/ jam )
η
η
= Efisiensi total pompa ( 0,5 s/d 0,9 )= Efisiensi total pompa ( 0,5 s/d 0,9 ) HH = = Pressure Pressure headhead
= H satatis + H dinamis = H satatis + H dinamis H
H dinamis dinamis = = VV22 /( 2.g ) ( m ) /( 2.g ) ( m ) V
V22 = Kecepatan aliran ( 2 m/s )= Kecepatan aliran ( 2 m/s ) g
g = = Percepatan Percepatan gravitasi gravitasi ( ( 9,81 9,81 m/sm/s22 )) H
H statis statis = = ( ( Z Z + + P P )/)/
γγ
( m )( m ) ZZ = = H H + + 0,76 0,76 – – 0,4 0,4 ( ( m m )) P
P = = Tekanan Tekanan pancar pancar ( ( 25 25 ton/mton/m22 )) -
- Tenaga pTenaga pompa ompa bantu bantu ( St( Stripping ripping Pump )Pump ) Ns = 25% x N ( kw )
Ns = 25% x N ( kw )
Sistem pipa ruang muat Oil T
Sistem pipa ruang muat Oil Tankeranker B. T
B. Tiang Agung ( Miang Agung ( M ast )ast )
Jarak jangkauan derrick boom Jarak jangkauan derrick boom L = [ ( 0,5 x
L = [ ( 0,5 x ( 0,5 x B + 3 ))/sin 60( 0,5 x B + 3 ))/sin 60oo ] ( m )] ( m )
Beban yang harus diterima boom ( misalnya direncanakan SWL = 2000 kg Beban yang harus diterima boom ( misalnya direncanakan SWL = 2000 kg )) W = 0,1 x SWL x d ( cm
W = 0,1 x SWL x d ( cm33 )) W = 3,14 ( D
W = 3,14 ( D44 – d– d44 ) / ( 32D ) ( cm) / ( 32D ) ( cm33 ), dimana: d = 0,96 D), dimana: d = 0,96 D Maka harga D dan d
Maka harga D dan d dapat diketahui.dapat diketahui. Tebal plat = 0,02D ( mm )
Tebal plat = 0,02D ( mm )
Tinggi gooseneck dari upper deck = ( 2,6 – 2,8 ) m Tinggi gooseneck dari upper deck = ( 2,6 – 2,8 ) m Tinggi topping bracket dari up
Tinggi topping bracket dari upper deck = ( 0,6 – 0,8 ) L per deck = ( 0,6 – 0,8 ) L ( m )( m ) C.
C. Derrick BDerrick B oomoom
Save pressure direncanakan misalnya ( 2000 kg ), diperoleh data sebagai Save pressure direncanakan misalnya ( 2000 kg ), diperoleh data sebagai berikut: berikut: L1, L2, n, D, d, S, GI, GII L1, L2, n, D, d, S, GI, GII Winch Motor ( Pe ) Winch Motor ( Pe ) Pe= ( W x V )/ ( 75 x 60 ) ( HP ) Pe= ( W x V )/ ( 75 x 60 ) ( HP ) Dimana: Dimana: Pe = Effective Power ( HP ) Pe = Effective Power ( HP ) W = Rated Load ( kg ) W = Rated Load ( kg )