• Tidak ada hasil yang ditemukan

Haccp Kopi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Haccp Kopi"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

HACCP

HACCP

PLA

PLA

N

N

KOPI INSTAN JUCARIO COFFEE

KOPI INSTAN JUCARIO COFFEE

CV. Kombur 

CV. Kombur 

Lo

(2)

TIM HACCP

No

Nama

Jabatan struktural

Jabatan fungsional

Disiplin Ilmu

1

Siti Jumaroh

General manager

Teknologi pangan

2

Dini Aulia A.H

Manager produksi

Teknologi pangan

(3)

Deskripsi Produk

Kategori proses : Pembuatan kopi instan

Produk

: Kopi i nstan

Bahan baku

: Bji kopi, gula, krimer, dan premix

Item produk

: Kopi bubuk instan

1. Nama Dagang : Jucario Coffee

2. Cara produk digunakan : diolah (diseduh, dll)

3. Tipe pengemasan : Alumunium Foil

4. Waktu kadaluarsa : 2 tahun

5. Penjualan : Pemasokan barang ke swalayan atau pasar tradisional

6. Intruksi pelabelan : ada

7. Cara transportasi : truk tertutup dengan kemasan sekunder dus.

8. Standar BMCM : sesuai dengan SNI 2983-2014 batas cemaran mikroba

kopi instan

(4)

Deskripsi produk

9. Persyaratan pelanggan : kopi instan yang aman dikonsumsi dan memiliki

cita rasa khas sesuai keinginan konsumen.

10. Persyaratan yang direncanakan : jenis pengujiannya yaitu uji cemaran

mikroba dan cemaran logam.

(5)

Diagram Alir Proses

Green coffee bean

Tipping penyangraian grinder  ekstraksi evaporasi enkapsulasi Kopi instan Green bean yang telah

ditipping Biji kopi hitam

Kopi bubuk

Thin liquor 

Thick liquor  Biji kopi hitam

Kopi bubuk

(6)

Analisis Bahaya

Tahap Proses Jenis Bahaya Justifikasi Bahaya

Evaluasi Bahaya

(Signifikansi Bahaya) Tindakan Pencegahan Severity Resiko Sign

Penerimaan bahan baku dan sortasi (biji kopi)

Kimia : Residu

pestisida pada biji kopi, adanya imbisi air. -Penggunaan pestisida yang berlebihan Ketika penanaman biji Kopi. -Suhu ruang penyimpanan yang lembab

Medium Medium Signifikan Medium

-Perendaman dan pencucian bahan baku. -Pengontrolan suhu yang sesuai dengan suhu penyimpanan biji kopi kering. Biologi:  Aspergillus.sp dan Penicillium.sp Sanitasi alat kurang

High High Signifikan High

Tindakan

pemilihan wadah yang tepat.

(7)

Tahap Proses

Jenis Bahaya

Justifikasi Bahaya

Evaluasi Bahaya

(Signifikansi Bahaya)

Tindakan

Pencegahan

Severity

Resiko

Sign

Fisik: Batu kerikil, rambut,

 pecah karena ben turan dan potong an

ranting

Terbawa dari supplier 

Low Low Tidak signifikan

Jaminan supplier 

Penerimaan bahan  baku dan sortasi

(gula, krimmer, dan premix) Fisik: Batu kerikil Terbawa dari supplier 

Low Low Jaminan supplier   Biologi: Serangga (semut) Kondisi selama  penyimpanan yang kurang tepat

Low Low Fasilitas penyimpanan yang tepat

Penyangraian Kimia: hilangnya senyawa volatil  pembentuk aroma khas pada kopi

Kurangnya pengawasan  pengontrolan

suhu dan lamanya waktu penyangraian

Low Medium Pengontrolan suhu dan lamanya waktu secara  berkala, dan pencampu

ran kembali senyawa volatil dengan

menggunakan prinsip kondensasi

(8)

Tahap Proses

Jenis Bahaya

Justifikasi

Bahaya

Evaluasi Bahaya

(Signifikansi Bahaya)

Tindakan

Pencegahan

Severity

Resiko

Sign

Penggilingan Kimia: kopi bubuk dapat tercampur dengan logam  berat

Alat penggilingan yang berkarat

Low Low Tidak signifikan

Perawatan dan kalibrasi alat secara berkala

Ekstraksi Kimia: logam  berat (timbal dan

tembaga)

Air yang tercemar logam Berat

Medium Low Signifikan low

Analisis kandungan air yang akan di gunakan sebelum proses

 berlangsung Biologi:

Koliform, E.Coli

Air yang tidak steril

High Medium Signifikan high Evaporasi Kimia: karamelisasi Suhu evaporator, lama waktu evaporasi, dan konsentrasi larutan yang tidak sesuai

Low Low Tidak signifikan

Timbul kerak pada badan mesin evaporator. Maka dianjurkan untuk menggunakan single effect evaporator dengan tekanan vakum , penyesuaian suhu dan lamanya  proses evaporasi

Fisika: gumpalan dan kerak pada  bubuk kopi

Low Low Tidak signifikan

(9)

Tahap

Proses

Jenis

Bahaya

Justifikasi

Bahaya

Evaluasi Bahaya

(Signifikansi Bahaya)

Tindakan

Pencegahan

Severity

Resiko

Sign

Pengeringan Tidak terlalu bahaya  pada setiap perubahan

kimia, fisik dan biologi

Jika ada, yang menjadi masalah adalah aliran semprotan ekstraksi kopi  pekat pada masing-masing

lubang tidak sama

Low Low Tidak signifikan

Perlu adanya  pemantauan pada

alat aliran lubang

Mixing dengan gula Bubuk kopi dan gula tidak tercampur secara sempurna

Jika ada, yang menjadi masalah adalah alat mixing kopi dengan gula

Low Low Tidak signif   ikan

Perawatan alat mixing secara  berkala  pengemasan Bahaya terdapat

Pengemasan sehingga kemasan rusak,  berlubang, dan sobek,

sehingga tingkat  bahaya tidak begitu

tinggi

Alat pengemasan yang seri ng mengalami kerusakan dan alat pengemas

sehingga kualitas menurun

Low Medium Signifikan medium

Perlu diadakan pera watan alat kemas secara berkala

(10)

Tahap Proses

Jenis Bahaya

Justifikasi Bahaya

P1

P2

P3

P4

CCP

Alasan keputusan

Penerimaan

 bahan baku dan sorta si

(biji kopi)

Kimia:

residu pestisida  pada biji kopi, a

danya imbisi air  -Penggunaan  pestisida yang  berlebihan Ketika  penanaman biji Kopi. -Suhu ruang  penyimpanan yang lembab Y Y N - Bukan CCP

Kontaminasi lain yang ditimbulkan dapat dikendalikan Biologi:  Aspergillus. Sp d  an Penicillium. sp Sanitasi alat kurang

Y Y Y - CCP Kontaminasi lain yang ditimbulkan sulit untuk dikendalikan Penerimaan bahan ba ku dan sortasi (gula, krimmer, dan premix) Biologi: serrang ga (semut) Kondisi selama  penyimpanan yang kurang tepat Y Y N - Bukan CCP

Kontaminasi lain yang ditimbulkan dapat dikendalikan

(11)

Tahap Proses

Jenis Bahaya

Justifikasi Bahaya P1 P2 P3 P4 CCP Alasan keputusan

Penya ngraia n Kimia: hilangn ya senyawa volatil  pembentuk aro ma

khas pada kopi

Kurangnya pengaw asan pengontrolan suhu

dan lamanya waktu  penyangraian

Y Y N N Bukan

CCP

Efek yang terjadi hanya berakibat p ada kualitas produk 

Pengg ilinga n

Kimia: kopi bu  buk dapat terca

mpur dengan logam  berat Alat penggilingan yang berkarat Y Y N N Bukan CCP

Efek yang terjadi banyak  berakibat pada kualitas  produk 

(12)

Ekstr aksi Kimia: logam berat (timbal dan tembaga)

Air yang tercema r logam Berat

Y Y N N Bukan CCP

Proses ekstraksi ini produk antara tidak dapat mencegah meningkatnya bahaya hingga pada tingkat yang dapat diterim a sehingga bukan termasuk CCP

Biologi:

Koliform, E.C  oli

Air yang tidak ster  il Y Y N N Bukan CCP Evapo rasi Kimia: karamelisasi

yang menjadi mas alah adalah aliran semprotan ekstrak  si kopi pekat pada masing-masing lub ang tidak sama Su hu evaporator, lam a

waktu evaporasi, d  an konsentrasi laru tan

yang tidak sesuai

Y Y N N Bukan

CCP

Pengaturan suhu masih dapat diko ntrol /dikendalikan

(13)

Penger ingan Tidak terlalu ba haya pada setiap perubahan

Jika ada, yang menj adi masalah

adalah aliran sempr otan ekstraksi kopi pekat pada ma sing-masing

lubang tidak sama

Y Y N N BukanC

CP

Tidak ada pengaruh dari ba haya yang asa terhadap pro duk

(14)

Tahap

 proses

Jenis Bahaya

Justifikasi Bahaya

P1

P2

P3

P4

CCP

Alasan

keputusan

Kimia, fisik dan biol ogi

Semprotan ekstraksi kopi pekat pada masing-masing lubang tidak  sama

Mixing dengan gula

Bubuk kopi dan gula tidak tercampur  secara sempurna

Jika ada, yang menjadi masalah adalah alat mixing kopi dengan gula

Y Y N N Bukan

CCP

Tidak ada pengaruh dari bahaya yang ada t erhadap produk  Pengemasan Bahaya terdapat

 pengemasan sehingga kemasan rusak berlubang, dan sobek sehingga tingkat bahaya tidak   begitu tinggi

Alat pengemasan yang sering mengalami kerusa kan dan alat pengemas sehingga kualitas menurun Y Y Y - CCP Dapat mengendalikan/ mempertahankan umur simpan  produknya

(15)

HACCP PLAN

CCP

Batas

Kritis

Prosedur monitoring

Tindakan kor 

eksi

(apa dan siap

a)

Verifikasi

(apa dan

siapa)

Rekaman

(

record 

)

Apa

Dimana

Bagaimana

Kapan

Siapa

Prinsip 2 Prinsip 3 Prinsip 4 Prinsip 5 Prinsip 6 Prinsip 7 Penerimaan  bahan baku dan sortasi (biji kopi)  pada jenis  bahaya,  biologi - Penyimpan an pada ruang (23ºC) - Kadar air 25% batas maksimum  Aspergil lus sp d  an peni cillium sp Digudang Penyimpan -an Kontak  langsung antar kopi dan kontam -inasi silang Pada saat Penyimpan -an QC  bahan  baku kopi Penyimpanan  bahan baku la ma dan baru m emiliki tempat yang berbeda o leh QC bahan b aku maupun st aff pengangkut  bahan baku Pengecek -an kondisi dan pemeri ksaan baha n baku yan g lebih teliti Catatan  pemeriksaa n harian di gudang Penyimpan -an

(16)

CCP

Batas

Kritis

Prosedur monitoring

Tindakan

koreksi

(apa dan siapa)

Verifikasi

(apa dan si

apa)

Rekama

n (

recor 

)

Apa

Dimana

Bagaimana

Kapan

Siapa

Prinsip 2 Prinsip 3 Prinsip 4 Prinsip 5 Prinsip 6 Prinsip 7 Pengemas an Kemasan rusak, berl ubang, da n sobek se hingga tin gkat baha ya tidak b egitu ting gi Ruang pe ngemasan

Alat yang seri ng mengalami kerusakan dan alat pengemas sehingga kuali tas menurun Pada saat  proses pen gemasan d  an pengan gkutan Staff per  sonil pe ngemasa n Mesin pengemas an diganti dengan yang baru agar pr  oses pengemasan lebih singkat dan  jenis kemasan dig

anti dengan kema san permeabilitas yang sesuai Menggunaka n kemasan y ang memiliki  permeabilita s yang sesuai Catatan  permasala han mesin dan alat Catatan w aktu peng emasan

(17)

Gambar

Diagram Alir Proses

Referensi

Dokumen terkait

Validasi adalah tindakan menilai apakah rencana HACCP untuk produk tertentu dan proses secara memadai mengidentifikasi dan kontrol bahaya keamanan pangan semua signifikan atau

Kombinasi tindakan pengendalian telah efektif dan mampu memastikan pengendalian bahaya keamanan pangan pada tingkat yang dapat diterima sehingga diperoleh produk yang aman

Identifikasi bahaya pada pakan ayam akan dilakukan dari awal proses feed mill yaitu dari proses penerimaan bahan baku hingga penyimpanan produk jadi.. Penerimaan

Bahaya A Kelompok makanan yang khusus, yaitu produk- produk tidak steril yang ditujukan untuk konsumsi populasi yang berisiko tinggi, misalnya untuk bayi, orang tua, atau yang

Data utama penelitian yang digunakan untuk potensi bahaya dalam aspek biologi adalah data suhu ruangan selama proses produksi berlangsung. Sedangkan untuk aspek

C Di dalam proses pengolahan makanan TIDAK terdapat tahap yang dapat membunuh mikroorganisme berbahaya atau mencegah / menghilangkan bahaya kimia / fisik. D Makanan

Penerapan Hazard Analysis Critical Control Point HACCP pada proses pembuatan produk tahu memiliki 3 aspek kontrol penting CCP diantaranya penggilingan kacang kedelai, perebusan hasil

Tingkat pendapatan konsumen juga akan memengaruhi pilihan dalam memilih dan menentukan pembelian produk, yang disesuaikan dengan penda- patannya Proses Keputusan Pembelian Pada