• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENJELASAN TEKNIS (Kerja Sama)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENJELASAN TEKNIS (Kerja Sama)"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)

241 Statistik Penelitian dan Pengembangan Pertanian 2019

PENJELASAN TEKNIS (Kerja Sama)

1. Balitbangtan memerlukan kerja sama penelitian untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya, menghindari tumpang-tindih penelitian, meningkatkan kualitas penelitian, mengefektifkan diseminasi hasil penelitian dan menghasilkan output yang nyata, seperti: teknologi, varietas, formula, model sistem, data, informasi, prototipe, jurnal/publikasi ilmiah, rekomendasi kebijakan, serta Hak Kekayaan Intelektual (HKI-hak paten, hak cipta, dll), yang relevan dengan kebutuhan pembangunan pertanian. Diharapkan hasil kerja sama dapat dirasakan manfaatnya bagi stakeholders, khususnya para petani.

2. Kerja Sama yang dilakukan mencakup Kerja sama Dalam Negeri (KDN) dan Kerja sama Luar Negeri (KLN), dan dikategorikan menjadi kerja sama penelitian dan pengembangan, jasa pelayanan, hibah dan kerja sama khusus.

3. Kategori kerja sama penelitian dan pengembangan dicirikan dengan adanya: 1) kesepakatan antara Unit Kerja (UK)/ Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan mitra kerja sama dari dalam maupun luar negeri untuk bidang penelitian dan pengembangan yang diatur oleh suatu perjanjian kerja sama yang jelas menyangkup kegiatan, hak dan kewajiban, dan kontribusi mitra; dan 2) kepentingan dua belah pihak.

4. Kategori kerja sama pelayanan dicirikan dengan adanya: 1) pemanfaatan dan pendayagunaan tenaga dan sarana milik UK/UPT; 2) dilakukan untuk kepentingan pihak mitra (memenuhi kebutuhan mitra); dan 3) berpeluang menjadi Pendapatan Nasional Bukan Pajak (PNBP). 5. Kategori kerja sama hibah dicirikan dengan adanya: 1) kegiatan kerja sama dengan mitra baik

dalam maupun luar negeri dimana terdapat komitmen dari mitra untuk memberikan hibah dalam bentuk uang, barang/jasa kepada UK/UPT, dan disebutkan pada perjanjian; dan 2) tidak perlu dibayar kembali.

6. Kategori kerja sama khusus dicirikan dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan oleh UK/ UPT melalui mekanisme khusus yang ditetapkan oleh Balitbangtan yang bersifat kompetitif atau non kompetitif. Kegiatan kerja sama khusus dibagi menjadi: a) Kerja Sama Kemitraan Kontingensi; b) Kerja Sama Kemitraan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Nasional (KKP3N), Kerja Sama Kemitraan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Spesifik Lokasi (KKP3SL), dan Kerja Sama Kemitraan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Internasional (KKP3I). Kerja sama khusus untuk poin (b) sejak tahun 2017 disatukan dan diubah namanya menjadi Kerja Sama Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Pertanian Strategis (KP4S). 7. Pada tahun 2019 kegiatan KP4S hanya terdiri dari 8 (delapan) kegiatan penelitian yang

merupakan penelitian lanjutan dari tahun 2018. Hal ini dikarenakan tahun 2019 merupakan akhir pelaksanaan kegiatan KP4S sehingga pelaksanaan kegiatan difokuskan pada penyelesaian kegiatan penelitian tahun sebelumnya.

8. Kemitraan Kontingensi merupakan kegiatan dukungan manajemen, fasilitas dan instrumen teknis dalam pelaksanaan kegiatan litbang pertanian yang bersifat kegiatan mendesak dan on top. Dengan kegiatan kemitraan ini diharapkan akan terbangun jaringan kemitraan penelitian yang sinergis antara Balitbangtan dengan Institusi Pemerintah, Swasta, dan LSM dan dihasilkannya inovasi teknologi dan kelembagaan yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan pembangunan pertanian.

(4)

242 Statistik Penelitian dan Pengembangan Pertanian 2019

9. KDN diarahkan untuk meningkatkan pemanfaatan sarana/fasilitas penelitian, jasa pelayanan, dan alih teknologi. Kerja sama ini dilakukan dengan Pemerintah, Universitas, Swasta, KTNA, BUMN dan lembaga litbang lainnya.

10. KLN adalah suatu kesepakatan untuk melakukan kegiatan penelitian, perekayasaan, pengkajian, pengembangan dan alih teknologi dalam bidang pertanian antara UK/UPT Balitbangtan dengan mitra kerja sama luar negeri. KLN diarahkan untuk lebih meningkatkan akses terhadap inovasi di bidang pertanian yang telah dihasilkan oleh Pusat-Pusat Penelitian Internasional dan mendukung kegiatan inovasi yang dihasilkan oleh Balitbangtan. KLN juga bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peneliti/perekayasa Balitbangtan di dunia internasional. Kerja sama ini dilakukan secara formal kelembagaan dengan didasarkan atas persamaan kedudukan yang saling menguntungkan serta dilaksanakan dengan sistem pengendalian yang ketat

11. Terdapat dua jenis KLN yang dilakukan melalui skema bilateral, multilateral, regional, dan organisasi/swasta internasional, yaitu kerja sama hibah dan kerja sama operasional.

12. Kerja sama bilateral merupakan kerja sama yang dilakukan oleh dua negara melalui goverment to goverment (G to G) maupun private to private (P to P)/swasta.

13. Kerja sama skema regional dilakukan oleh beberapa negara yang berada dalam satu kawasan dan kepentingan tertentu, seperti ASEAN (Assosiation of Southeast Asia Nations) dan APEC (Asia Pasific Economic Cooperation).

14. Kerja sama skema multilateral dilaksanakan oleh banyak negara, misalnya FAO (Food and Agriculture Organization) dan WHO (World Health Organization).

15. Kerja sama operasional merupakan kegiatan yang dilakukan dengan mitra dalam rangka produksi dengan memanfaatkan teknologi yang dimiliki oleh UK/UPT maupun komoditas lain dengan memanfaatan fasilitas atau sarana yang ada dan dapat bertujuan untuk komersil. 16. Bentuk perjanjian disusun dalam MoU atau nota kesepahaman. Dalam kesepakatan lebih

lanjut, MoU ini dikembangkan menjadi perjanjian kerja sama, sehingga kegiatan yang bersifat operasional dapat dilaksanakan.

(5)

243 Statistik Penelitian dan Pengembangan Pertanian 2019

Tabel 6.1.

Table

Jumlah Kerja Sama Dalam Negeri Menurut Jenis Kegiatan Kerja Sama, 2015-2019

Number of National Collaboration According to Type of Activity year 2015-2019

Nomor

Number Types of CollaborationJenis Kerja Sama

Jumlah Kegiatan Number of Activities 2015 2016 2017 2018 2019 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1 Operasional 254 186 227 333 304 2 KKP3N 100 71 - - -3 KKP3SL 82 45 - - -4 KKP3I - 12 - - -4 KP4S - - 202 240 8 6 Kemitraan Kontingensi 44 56 55 56 51 Jumlah / Total 480 370 484 629 363

(6)

244 Statistik Penelitian dan Pengembangan Pertanian 2019

Tabel 6.2.

Table

Kerja Sama Operasional Balitbangtan Menurut Mitra Kerja Sama, 2015-2019

IAARD IAARD Collaboration According to Collaboration Associates Year 2015-2019

Nomor

Number Mitra Kerja SamaAssociates

Jumlah Kegiatan Number of Activities 2015 2016 2017 2018 2019 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1 Instansi Pemerintah/Pemda 179 93 133 208 124 2 Swasta Nasional 58 77 68 80 140 3 Perguruan Tinggi 60 16 26 45 40 Jumlah / Total 297 186 227 333 304

(7)

245 Statistik Penelitian dan Pengembangan Pertanian 2019

Tabel 6.3.

Table

KP4S Menurut Skema Kegiatan, Tahun 2019

KP4S According to Activity Schemes Year 2019

Nomor

Number Skema KegiatanActivity Scheme Number of ActivitiesJumlah Kegiatan

(1) (2) (3)

1 Lanjutan KP4S 2019 8

2 Baru

(8)

246 Statistik Penelitian dan Pengembangan Pertanian 2019

Tabel 6.4.

Table

Disribusi KKP3N dan KP4S Berdasarkan Lembaga Pengusul, 2015-2019

KKP3N and KP4S Distribution According to Proposer Institutions Year 2015-2019

Nomor

Number Lembaga PengusulInstitutions

Jumlah Kegiatan

Number of Activities

2015* 2016* 2017 2018 2019

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

1 Balitbangtan 19 19 154 209 8

2 LIPI/Lembaga Riset Nasional 1 2 13 5

-3 RPN 31 15 - -

-4 Perguruan Tinggi 49 35 35 26

-Jumlah / Total 100 71 202 240 8

(9)

247 Statistik Penelitian dan Pengembangan Pertanian 2019

Tabel 6.5.

Table

Jumlah Kerja Sama Kemitraan Kontingensi Menurut Instansi/Lembaga Pengusul, 2015-2019

Number of Contingency Collaboration According to Proposer Institutions Year 2015-2019

Nomor

Number InstitutionsInstansi

Jumlah Proposal Number of Proposals 2015 2016 2017 2018 2019 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1 Puslitbangtan 3 2 6 4 3 2 Puslitbanghorti 4 4 2 2 4 3 Puslitbangbun 10 17 12 7 8 4 Puslitbangnak - - 3 2 2 5 BBSDLP 2 1 2 1 5 6 BB Pascapanen - 3 3 4 1 7 BB Biogen - - - - 1 8 PSEKP 1 - - - 1 9 BBP2TP 22 27 20 32 15 10 BB MEKTAN - 2 4 2 3 11 BPATP 1 - 1 - -12 BB Padi 1 - 1 1 1 13 Bbalitvet - - 1 -

-14 Universitas Bina Nusantara 1 - - -

-15 Universitas Hasanuddin - - - - 3

16 Universitas Negeri Makassar - - - - 1

17 Universitas Halu Oleo - - - - 1

18 STKIP Muhammadiyah Bone - - - - 2

(10)

248 Statistik Penelitian dan Pengembangan Pertanian 2019

Tabel 6.6.

Table

Jumlah Kerja Sama Operasional Luar Negeri menurut Skema Kerja Sama, Tahun 2015-2019

Number of International Operational Collaborations According to Collaboration Scheme Year 2015-2019

Nomor

Number Collaboration SchemesSkema Kerja Sama

Jumlah Kerja Sama

Number of Collaborations 2015 2016 2017 2018 2019 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1 Bilateral 137 - 5 8 5 2 Multilateral 14 15 11 4 1 3 Regional - 1 1 - 1 4 Swasta Internasional 3 4 2 6 9 Jumlah / Total 154 20 19 18 16

(11)

249 Statistik Penelitian dan Pengembangan Pertanian 2019

Tabel 6.7.

Table

Kerja Sama Hibah Luar Negeri menurut Skema Kerja Sama, Tahun 2015-2019

International Grants According to Collaboration Scheme Year 2015-2019

Nomor

Number Collaboration SchemesSkema Kerja Sama

Jumlah Kerja Sama

Number of Collaborations 2015 2016 2017 2018 2019 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1 Bilateral 17 10 5 12 20 2 Multilateral 11 8 11 6 5 3 Regional - 1 1 2 -4 Swasta Internasional 1 1 2 2 -Jumlah / Total 29 20 19 22 25

(12)

250 Statistik Penelitian dan Pengembangan Pertanian 2019

Tabel 6.8.

Table

Jumlah MoU Dalam Negeri, 2015-2019

Number of National MoU year 2015-2019

Nomor

Number Types of MoUJenis MoU

Jumlah MoU Total MoU 2015 2016 2017 2018 2019 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1 Baru 33 17 29 20 17 2 Lanjutan 88 64 78 111 65 Jumlah / Total 121 81 107 131 82

(13)

251 Statistik Penelitian dan Pengembangan Pertanian 2019

Tabel 6.9.

Table

Jumlah MoU Luar Negeri, 2015-2019

Number of International MoU year 2015-2019

Nomor

Number Types of MoUJenis MoU

Jumlah MoU Total MoU 2015 2016 2017 2018 2019 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1 Baru 5 2 4 - 1 2 Lanjutan 14 11 12 8 9 Jumlah / Total 19 13 16 8 10

(14)

252 Statistik Penelitian dan Pengembangan Pertanian 2019

Tabel 6.10.

Table

Daftar MoU Dalam Negeri Lingkup Balitbangtan yang Ditandatangani Tahun 2019

List of IAARD National MoU Signed in 2019

Nomor

Number

Judul Kerja Sama

Names of Collaboration Mitra Associates Tanggal Penandatanganan Date Jenis MoU Types of Mou (1) (2) (3) (4) (5)

1 Pengembangan Komoditas Perkebunan dan

Bahan Bakar Nabati PTPN VIII 11 Januari 2019 Baru

2 Pembangunan dan Pengembangan Teknologi

Pertanian Kota Padang Walikota Kota Padang 23 Februari 2019 Baru

3 Penelitian, Pengembangan dan Inovasi

Pertanian di Kabupaten Bintan Kabupaten Bintan 15 Maret 2019 Baru

4 Kerja Sama Penelitian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Spesifik Lokasi Berkelanjutan di Kabupaten Pelalawan

Kabupaten Pelalawan 15 Maret 2019 Baru

5 Penelitian, Pengembangan dan Inovasi

Pertanian di Kabupaten Rejang Lebong Kabupaten Rejang Lebong 15 Maret 2019 Baru 6 Penelitian, Pengembangan dan Inovasi

Pertanian di Kabupaten Kepahiang Kabupaten Kepahiang 15 Maret 2019 Baru

7 Kerjasama Pembangunan Pertanian di

Kabupaten Situbondo Bupati Situbondo 21 Maret 2019 Baru

8 Penelitian dan Pengembangan Terpadu di

Kabupaten Magelang Kabupaten Magelang 1 April 2019 Baru

9 Kerjasama Penelitian, Pengembangan dan

Penerapan Inovasi Pertanian Kabupaten Luwu Utara 5 April 2019 Baru

10 Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Sam Ratulangi 17 Mei 2019 Baru 11 Kerjasama Penelitian dan Pengabdian Kepada

Masyarakat dalam Bidang Pertanian Universitas Indonesia Timur 9 Agustus 2019 Baru 12 Kerja sama Pengembangan Desa Mandiri

Berbasis Inovasi Teknologi Bupati Tanah Laut 16 September 2019 Baru

13 Kerja sama Penelitian dan Pengabdian Kepada

Masyarakat dalam Bidang Pertanian Universitas Jember 15 Oktober 2019 Baru

14 Pengembangan Kawasan Agribisnis Terpadu PT. Mearas Soputan Mining 26 November 2019 Baru 15 Kerja Sama Penelitian dan Pengembangan

Pertanian di Kabupaten Hulu Sungai Tengah Pemkab Hulu Sungai Tengah 27 November 2019 Baru 16 Kerja Sama Pengembangan Pertanian

Berkelanjutan Untuk Kemajuan Petani dan Komoditas Pertanian Melalui Inovasi Teknologi Pertanian

Yayasan Solidaridad Network

Indonesia 5 Desember 2019 Baru

17 Kerja Sama Pengembangan Inovasi Teknologi Pertanian dan Pelestarian Sumberdaya Genetik Tanaman dalam Mendukung Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani

Kabupaten Tabalong 9 Desember 2019 Baru

18 Kerja Sama Penelitian dan Pengembangan

(15)

253 Statistik Penelitian dan Pengembangan Pertanian 2019

Tabel 6.11.

Table

Daftar MoU Luar Negeri Lingkup Balitbangtan yang Ditandatangani Tahun 2019

List of IAARD International MoU Signed in 2019

Nomor

Number

Judul Kerja Sama

Name of Collaboration Mitra Associates Tanggal Penandatanganan Date Jenis MoU Types of MoU (1) (2) (3) (4) (5)

1 Technical and Science Cooperation JIRCAS 27 April 2019 Lanjutan

2 Research and Development Collaboration on

Horticulture Crop SAKATA Corp 29 April 2019 Lanjutan

3 Strengthening of Research on the Improvement of

Maize and Wheat CIMMYT 29 Agustus 2019 Lanjutan

(16)

Referensi

Dokumen terkait

Yaitu, diharapkan dengan penelitian ini nantinya dapat digunakan sebagai sumber informasi dan pengetahuan tentang persepsi remaja di Dusun Karang Petak Desa Aikmel

layani kaum remaja di gereja mereka. Namun makalah ini, hanya membahas salah satu aspek teknis terpenting saja dalam melayani kaum remaja, yaitu peli­ batan para orang tua

terkait dengan fungsi pemerintah daerah sebagai “agent of development, agen of IMB akan melegalkan suatu bangunan yang direncaakan sesuai. dengan Tata Ruang suatu bangunan

(2) Apabila persyaratan administrasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dinyatakan lengkap, administrator menyampaikan informasi mengenai nama dan kompetensi pemohon kepada

Sedangkan untuk kompetensi teknis dapat diidentifikasi 16 Kompetensi teknis untuk Jabatan Pengadministrasian Akademik Program Pascasarjana, 16 Kompetensi teknis untuk

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh penulis dari pembahasan yang dilakukan pada bab sebelumnya, yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan

Program / Kegiatan

Dari kebiasaan makan anak sekolah dasar di daerah Masyarakat Eks- Transmigrasi dan daerah Penduduk Lokal dapat dilihat bahwa kebiasaan makan kedua komunitas masih