PENGARUH PERILAKU MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP KEJADIAN OBESITAS PADA PELAJAR DI SMU METHODIST MEDAN
Teks penuh
Dokumen terkait
Mengetahui hubungan pola makan (makanan pokok, protein hewani, protein nabati) dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada siswa SD DEK Padang Tahun 2011i.
al (2013) pada 487 anak berusia 9 tahun dan 274 remaja 15 tahun di Spanyol menunjukkan bahwa anak berusia 9 tahun yang mengalami obesitas memiliki aktivitas fisik yang kurang
Kecenderungan yang dapat dilihat dari hasil penelitian ini adalah pola makan yang berlebih dapat menjadi faktor terjadinya obesitas. Obesitas terjadi jika seseorang
Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang bermakna pada tingkat pengetahuan gizi remaja, pengeluaran jajan remaja, frekuensi makan, pola konsumsi makanan cepat saji, pola
5 KESIMPULAN Berdasarkan analisa data hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat disimpulkan aktifitas fisik remaja di SMA Laboratorium Malang adalah kurang aktif 63%, pola makan
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara pola makan, asupan energi, aktivitas fisik, dan durasi tidur dengan kejadian obesitas pada polisi di Kepolisian Resort Kota
e-ISSN : 2615-109X 159 Aktivitas Fisik Obesitas Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Obesitas pada Pelajar Tabel 3 Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Obesitas pada
Faktor perilaku dapat berupa kurangnya aktivitas fisik, tidur yang tidak teratur, pola makan yang buruk, mengkonsumsi alkohol, merokok Khaerunnisa, 2010 Pola makan atau asupan makanan