MAKALAH
MAKALAH
KEPERAWATAN JIWA
KEPERAWATAN JIWA
TENTANG PERKEMBANGAN KEPERAWATAN JIWA
TENTANG PERKEMBANGAN KEPERAWATAN JIWA
TERKINI
TERKINI
Disusun Oleh:
Disusun Oleh:
1 Inovy Cahyaningrum (P17420209016)
1 Inovy Cahyaningrum (P17420209016)
2
2 IIrrn
na
a S
Sa
arri
i T
T..A
A
((P
P1
17
74
42
20
02
20
09
90
01
17
7))
3 K
3 Kh
hus
usfi
fian
ana R
a Rof
ofiiqo
qoh
h
(P
(P17
1742
4202
0209
0901
018)
8)
4
4 K
Ku
ua
at
t P
Prra
asseetty
yo
o
((P
P1
17
74
42
20
02
20
09
90
01
19
9))
5
5 Kukuh
Kukuh Pambudi
Pambudi
(P17420209020)
(P17420209020)
KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
POLITEKNIK KESEHATAN SEMARANG
POLITEKNIK KESEHATAN SEMARANG
PRODI DIII KEPERAWATAN
PRODI DIII KEPERAWATAN
PURWOKERTO
PURWOKERTO
2011
2011
SEJARAH PERKEMBANGAN KEPERAWATAN JIWA SEJARAH PERKEMBANGAN KEPERAWATAN JIWA
SejarahPerkembangan Keperawatan Jiwa Dalam sejarah evolusi keperawatan SejarahPerkembangan Keperawatan Jiwa Dalam sejarah evolusi keperawatan jiwa, kita mengenal beberapa teori dan model keperawatan yang menjadi core jiwa, kita mengenal beberapa teori dan model keperawatan yang menjadi core
keperawatan jiwa, yang terbagi dalam beberapa periode. Pada awalnya perawatan keperawatan jiwa, yang terbagi dalam beberapa periode. Pada awalnya perawatan pasien dengan gangguan jiwa tidak dilakukan oleh
pasien dengan gangguan jiwa tidak dilakukan oleh petugas kesehatan (Custodialpetugas kesehatan (Custodial Care) (tidak oleh tenaga kesehatan). Perawatan bersifat isolasi dan penjagaan. Care) (tidak oleh tenaga kesehatan). Perawatan bersifat isolasi dan penjagaan. Mereka ditempatkan dalam
Mereka ditempatkan dalam suatu tempat khusus, yang kemudian berkembangsuatu tempat khusus, yang kemudian berkembang menjadi Primary Consistend of Custodial Care.
menjadi Primary Consistend of Custodial Care.
A
A.. SSEEJJAARRAAH H PPSSIICCHHIIAATTRRII
Berikut ringkasan kejadian – kejadian
Berikut ringkasan kejadian – kejadian penting yang mempengaruhi perkembanganpenting yang mempengaruhi perkembangan Keperawatan Psikiatri :
Keperawatan Psikiatri :
1. Tahun 1856 – 1929 : Emil
1. Tahun 1856 – 1929 : Emil Kreepelin mebedakan antara Kreepelin mebedakan antara depresi psikosis manicdepresi psikosis manic dan schizoprenia dan menyatakan bahwa
dan schizoprenia dan menyatakan bahwa schizoprenia tidak dapat disembuhkan.schizoprenia tidak dapat disembuhkan. 2. Tahun 1856 – 1939 : Sigmund Freud memperkenalkan teori
2. Tahun 1856 – 1939 : Sigmund Freud memperkenalkan teori psikoanalisis danpsikoanalisis dan terapinya. Dia menjelaskan perilaku manusia dalam tahapan psikologi dan
terapinya. Dia menjelaskan perilaku manusia dalam tahapan psikologi dan membuktikan bahwa perilaku dapat berubah dalam situasi tertentu.
membuktikan bahwa perilaku dapat berubah dalam situasi tertentu. 3. Tahun 1857 – 1939 : Eugene Bleur
3. Tahun 1857 – 1939 : Eugene Bleur menjelaskan gangguan psikotik padamenjelaskan gangguan psikotik pada schizophrenia (sebelumnya disebut dementia praecox)
schizophrenia (sebelumnya disebut dementia praecox)
4. Tahun 1870 – 1937 : Alfred Adler mempelajari tentang obat – obatan 4. Tahun 1870 – 1937 : Alfred Adler mempelajari tentang obat – obatan psikosomatik yang mengarah pada organ luar
psikosomatik yang mengarah pada organ luar sebagai penyebab kausatif.sebagai penyebab kausatif. 5. Tahun 1875 – 1961 : Carl
5. Tahun 1875 – 1961 : Carl Jung menjelaskan jiwa manusia .Jung menjelaskan jiwa manusia .
6. Tahun 1920 : Harriet Bailey menulis buku keperawatan Psikiatrik yang pertama 6. Tahun 1920 : Harriet Bailey menulis buku keperawatan Psikiatrik yang pertama (Nursing Medical Disease)
(Nursing Medical Disease)
7. Tahun 1930 an : Terapi shock insulin, Obat Pentylnetetrazol (Metrazol), ECT 7. Tahun 1930 an : Terapi shock insulin, Obat Pentylnetetrazol (Metrazol), ECT dan Prefrontal lobotomy untuk tindakan pasien penyakit
dan Prefrontal lobotomy untuk tindakan pasien penyakit mental dengan gangguanmental dengan gangguan psikotik. Munculnya International Committee for Mental Hygiene. Gerakan psikotik. Munculnya International Committee for Mental Hygiene. Gerakan
Hill-Burton mendirikan unit psikiatri. Burton mendirikan unit psikiatri. 8. Tahun 1940 : Gerakan kesehatan
keperawatan untuk spesialis klinik pada
keperawatan untuk spesialis klinik pada tahun 1946.tahun 1946. 9. Tahun 1946 s/d 1971 : Gerakan kesehatan
9. Tahun 1946 s/d 1971 : Gerakan kesehatan mental nasional membuka programmental nasional membuka program pelatihan profesi, Organisasi dunia untuk kesehatan mental mengadakan reset dan pelatihan profesi, Organisasi dunia untuk kesehatan mental mengadakan reset dan pendidikan.
pendidikan.
10. Tahun 1947 : Helen Render menulis
10. Tahun 1947 : Helen Render menulis buku “ Hubungan Perawat–Pasien dibuku “ Hubungan Perawat–Pasien di Psikiatri”
Psikiatri”
11. Tahun 1952 : Hildegard E. Peplau
11. Tahun 1952 : Hildegard E. Peplau menulis buku “ Hubungan personal dimenulis buku “ Hubungan personal di keperawatan “ sebagai dasar
keperawatan “ sebagai dasar untuk hubungan perawat-pasien.untuk hubungan perawat-pasien.
12. Tahun 1963-1979 : Perbaikan tingkat ekonomi menekan bertambahnya 12. Tahun 1963-1979 : Perbaikan tingkat ekonomi menekan bertambahnya gangguan jiwa. Amerika meluluskan 50 lulusan perawat
gangguan jiwa. Amerika meluluskan 50 lulusan perawat psikiatrik. Adanya RSJpsikiatrik. Adanya RSJ swasta dan unit Psikiatrik. Perusahaan asuransi memberikan jaminan asuransi swasta dan unit Psikiatrik. Perusahaan asuransi memberikan jaminan asuransi pada perawatan psikiatrik. Diijinkannya pasien untuk hidup di masyarakat dengan pada perawatan psikiatrik. Diijinkannya pasien untuk hidup di masyarakat dengan
menitikberatkan pada pemberian pendidikan kepada pasien mengenai kegiatan menitikberatkan pada pemberian pendidikan kepada pasien mengenai kegiatan sehari – hari dan perawatan diri. Perawat – perawat Amerika dan Kanada
sehari – hari dan perawatan diri. Perawat – perawat Amerika dan Kanada
membentuk North American Nursing Diagnosis Association (Asosiasi Diagnosa membentuk North American Nursing Diagnosis Association (Asosiasi Diagnosa Keperawatan Amerika Utara).
Keperawatan Amerika Utara). 13. Tahun 1980 an : Gerakan
13. Tahun 1980 an : Gerakan Sistem Kesehatan Mental (1980), yang disusunSistem Kesehatan Mental (1980), yang disusun untuk memperkuat kemampuan masyarakat dan mengembangkan inisiatif – untuk memperkuat kemampuan masyarakat dan mengembangkan inisiatif – inisiatif baru, belum pernah
inisiatif baru, belum pernah diimplementasikan sampai dengan tahun 1981.diimplementasikan sampai dengan tahun 1981. Gerakan rekonsiliasi
Gerakan rekonsiliasi
14. Tahun 1990 an : Munculnya jaminan asuransi 14. Tahun 1990 an : Munculnya jaminan asuransi
Pada tahun 1970-1980, perawatan beralih dari perawatan rumah sakit jangka Pada tahun 1970-1980, perawatan beralih dari perawatan rumah sakit jangka panjang ke lama rawat yang lebih singkat. Fokus perawatan bergeser ke arah panjang ke lama rawat yang lebih singkat. Fokus perawatan bergeser ke arah
community based care / service (Pengobatan berbasis komunitas). Pada community based care / service (Pengobatan berbasis komunitas). Pada tahun-tahun ini banyak dilakukan riset
tahun ini banyak dilakukan riset dan perkembangan teknologi yang pesat.dan perkembangan teknologi yang pesat.
Populasi klien di rumah sakit jiwa yang besar berkurang, sehingga banyak rumah Populasi klien di rumah sakit jiwa yang besar berkurang, sehingga banyak rumah sakit yang ditutup. Pusat-pusat kesehatan komunitas jiwa
sakit yang ditutup. Pusat-pusat kesehatan komunitas jiwa sering tidak mampusering tidak mampu menyediakan layanan akibat bertambahnya jumlah klien. Tunawisma menjadi menyediakan layanan akibat bertambahnya jumlah klien. Tunawisma menjadi masalah bagi penderita penyakit mental kronik persisten yang mengalami masalah bagi penderita penyakit mental kronik persisten yang mengalami kekurangan sumber daya keluarga dan dukungan sosial yang adekuat. kekurangan sumber daya keluarga dan dukungan sosial yang adekuat.
B.
B. SESEJAJARARAH H PEPERKRKEMEMBABANGNGAN AN DADAN N UPUPAYAYA A KEKESESEHAHATATAN JN JIWIWAA DI INDONESIA
DI INDONESIA
1. Dulu KalaG. jiwa dianggap kemasukanTerapi : mengeluarkan roh jahat 1. Dulu KalaG. jiwa dianggap kemasukanTerapi : mengeluarkan roh jahat 2. Zaman KolonialSebelum ada RSJ, pasien
2. Zaman KolonialSebelum ada RSJ, pasien ditampung di RSU - yang ditampung,ditampung di RSU - yang ditampung, hanya yg mengalami gangguan Jiwa berat
hanya yg mengalami gangguan Jiwa berat 3. 1 Juli :1882 : RSJ
3. 1 Juli :1882 : RSJ pertama di Indonesia1902 : RSJ Lawang1923 : RSJpertama di Indonesia1902 : RSJ Lawang1923 : RSJ Magelang1927 : RSJ Sabang diRS ini jauh dari perkotaan
Magelang1927 : RSJ Sabang diRS ini jauh dari perkotaan
Perawat pasien bersifat isolasi & penjagaan (custodial care)- Stigma- Keluarga Perawat pasien bersifat isolasi & penjagaan (custodial care)- Stigma- Keluarga menjauhkan diri dari pasien
menjauhkan diri dari pasien 4.Dewasa Ini hanya satu jenis
4.Dewasa Ini hanya satu jenis RSJ yaitu RSJ punya pemerintah5.Sejak tahun 1910RSJ yaitu RSJ punya pemerintah5.Sejak tahun 1910 - mulai dicoba hindari costodial care ( penjagaan ketat) & restraints (pengikatan ) - mulai dicoba hindari costodial care ( penjagaan ketat) & restraints (pengikatan ) 6.Mulai tahun 1930 - dimulai terapi kerja seperti menggarap lahan
6.Mulai tahun 1930 - dimulai terapi kerja seperti menggarap lahan
pertanian7.Selama Perang Dunia II & pendudukan jepang - upaya kesehatan jiwa pertanian7.Selama Perang Dunia II & pendudukan jepang - upaya kesehatan jiwa
tak berkembang8.Proklamasi - perkembangan baru tak berkembang8.Proklamasi - perkembangan baru
Oktober 1947 pemerintah membentuk Jawatan Urusan Penyakit Jiwa ( belum Oktober 1947 pemerintah membentuk Jawatan Urusan Penyakit Jiwa ( belum bekerja dengan baik)
bekerja dengan baik)
Tahun 1950 pemerintah memperingatkan Jawatan Urusan Penyakit Jiwa Tahun 1950 pemerintah memperingatkan Jawatan Urusan Penyakit Jiwa -meningkatkan penyelenggaraan pelayanan
meningkatkan penyelenggaraan pelayanan
9.Tahun 1966PUPJ Direktorat Kesehatan JiwaUU Kesehatan Jiwa No.3 thn 9.Tahun 1966PUPJ Direktorat Kesehatan JiwaUU Kesehatan Jiwa No.3 thn 19661966 ditetapkan oleh pemerintahAdanya Badan Koordinasi Rehabilitasi Penderita ditetapkan oleh pemerintahAdanya Badan Koordinasi Rehabilitasi Penderita Penyakit Jiwa ( BKR-PPJ) Dgn instansi diluar
Penyakit Jiwa ( BKR-PPJ) Dgn instansi diluar bidang kesehatanbidang kesehatan 10.Tahun 1973 - PPDGJ I yg diterbitkan tahun
10.Tahun 1973 - PPDGJ I yg diterbitkan tahun 1975 ada integrasi dgn1975 ada integrasi dgn
puskesmas11.Sejak tahun 1970 an : pihak swastapun mulai memikirkan masalah puskesmas11.Sejak tahun 1970 an : pihak swastapun mulai memikirkan masalah
kes. Jiwa12.Ilmu kedokteran Jiwa berkembangAdanya sub spesialisasi seperti kes. Jiwa12.Ilmu kedokteran Jiwa berkembangAdanya sub spesialisasi seperti kedokteran jiwa masyarakat, Psikiatri Klinik, kedokteran Jiwa Usila dan kedokteran jiwa masyarakat, Psikiatri Klinik, kedokteran Jiwa Usila dan Kedokteran Jiwa Kehakiman
Kedokteran Jiwa Kehakiman
Setiap sub Direktorat dipimpin oleh 4 kepala seksiProgram Kes. Jiwa Nasional Setiap sub Direktorat dipimpin oleh 4 kepala seksiProgram Kes. Jiwa Nasional dibagi dalma 3 sub Program yang
dibagi dalma 3 sub Program yang diputuskan pd masyarakat dengan prioritas pddiputuskan pd masyarakat dengan prioritas pd Heath Promotion
Sub Prgoram Perbaikan Pelayanan :- Fokus Psychiatic – medical – Sub Prgoram Perbaikan Pelayanan :- Fokus Psychiatic – medical –
Care-Penekanan pada curative service ( treatment) dan rehabilitasiSub Program untuk Penekanan pada curative service ( treatment) dan rehabilitasiSub Program untuk pengembangan sistem- Fokus pada peningkatan IPTEK, Continuing education, pengembangan sistem- Fokus pada peningkatan IPTEK, Continuing education, research administrasi dan manajemen, mental health informationSub Program research administrasi dan manajemen, mental health informationSub Program untuk establishment community mental health :- Diseminasi Ilmu- Fasilitasi RSJ untuk establishment community mental health :- Diseminasi Ilmu- Fasilitasi RSJ swasta - perijinan- Stimulasi konstruksi RSJ swasta- Kerja sama dgn luarg negeri : swasta - perijinan- Stimulasi konstruksi RSJ swasta- Kerja sama dgn luarg negeri : ASEAN, AS
ASEAN, ASOD, COD, OD, COD, WHO WHO dan AUSAID dan AUSAID etcetc
C.
C. MASA MASA PERADABANPERADABAN
Keperawatan jiwa dimulai antara tahun1770 dan 1880 seiring dengan kejadian Keperawatan jiwa dimulai antara tahun1770 dan 1880 seiring dengan kejadian penanganan pada seorang penyakit mental. Sebelumnya, pada masa peradaban penanganan pada seorang penyakit mental. Sebelumnya, pada masa peradaban
dimana roh-roh dipercaya sebagai
dimana roh-roh dipercaya sebagai penyebab gangguan dan mengusirnya agar penyebab gangguan dan mengusirnya agar sembuh. Para leluhur Yunani, Romawi dan Arab percaya bahwa gangguan sembuh. Para leluhur Yunani, Romawi dan Arab percaya bahwa gangguan emosional diakibatkan tidak berfungsinya organ pada otak.
emosional diakibatkan tidak berfungsinya organ pada otak. Mereka menggunakanMereka menggunakan berbagai pendekatan tindakan seperti : ketenangan, gizi yang baik, kebersihan berbagai pendekatan tindakan seperti : ketenangan, gizi yang baik, kebersihan badan yang baik, musik dan aktivitas rekreasi.
badan yang baik, musik dan aktivitas rekreasi.
Selama abad 7 sebelum masehi, Hippocrates menjelaskan perubahan perilaku atau Selama abad 7 sebelum masehi, Hippocrates menjelaskan perubahan perilaku atau watak dan gangguan mental disebabkan oleh perubahan 4 cairan tubuh atau
watak dan gangguan mental disebabkan oleh perubahan 4 cairan tubuh atau hormon, yang dapat menghasilkan panas, dingin, kering dan kelembaban. hormon, yang dapat menghasilkan panas, dingin, kering dan kelembaban. Aristotle melengkapi dengan hati, dan Seorang Dokter Yunani, Galen : Aristotle melengkapi dengan hati, dan Seorang Dokter Yunani, Galen : menyatakan emosi atau kerusakan mental
menyatakan emosi atau kerusakan mental dihubungkan dengan otak. Orangdihubungkan dengan otak. Orang Yunani menggunakan kuil sebagai rumah sakit dan
Yunani menggunakan kuil sebagai rumah sakit dan memberikan lingkungan udaramemberikan lingkungan udara bersih, sinar matahari dan air bersih untuk menyembuhkan penyakit jiwa/mental. bersih, sinar matahari dan air bersih untuk menyembuhkan penyakit jiwa/mental.
Bersepeda, Jalan-jalan, dan mendengarkan suara air terjun ini sebagai contoh Bersepeda, Jalan-jalan, dan mendengarkan suara air terjun ini sebagai contoh penyembuhan.
penyembuhan.
D
Era dari Alienation, social exclusion dan confinement. Era dari Alienation, social exclusion dan confinement. Dokter menjelaskan gejala :
Dokter menjelaskan gejala : 1.Depression 1.Depression 2.Paranoia 2.Paranoia 3.Delusions 3.Delusions 4.Hysteria 4.Hysteria 5.Nighmares 5.Nighmares
Rumah Sakit Jiwa pertama, Bethlehem Royal Hospital, telah dibuka di England. Rumah Sakit Jiwa pertama, Bethlehem Royal Hospital, telah dibuka di England. Selama 18 abad, era dari reason dan observation :
Selama 18 abad, era dari reason dan observation : 1. Pinel, seorang dokter Perancis
1. Pinel, seorang dokter Perancis membuka sebuah rumah sakit untuk seorangmembuka sebuah rumah sakit untuk seorang penderita jiwa / mental di pilih kota La Bicetre, Paris. Dia memulai dengan penderita jiwa / mental di pilih kota La Bicetre, Paris. Dia memulai dengan
tindakan kemanusiaan dan advokasi, melalui observasi perilaku, riwayat tindakan kemanusiaan dan advokasi, melalui observasi perilaku, riwayat perkembangan dan menggunakan komunikasi dengan penderaita.
perkembangan dan menggunakan komunikasi dengan penderaita.
2. Weyer, seorang dokter Jerman psikiatrik pertama yang dapat menjelaskannya 2. Weyer, seorang dokter Jerman psikiatrik pertama yang dapat menjelaskannya melalui kategori diagnostik.
melalui kategori diagnostik.
E.
E. ABAD ABAD 18 18 DAN DAN 1919
Bejamin Rush, sering disebut Bapak Psikiatric Amerika. Pertama menulis buku Bejamin Rush, sering disebut Bapak Psikiatric Amerika. Pertama menulis buku tentang Pskiatric Amerika dan banyak tindakan kemanusian untuk penderita tentang Pskiatric Amerika dan banyak tindakan kemanusian untuk penderita penyakit mental/jiwa. Tahun 1783, masa tindakan moral dan bekerjasama dengan penyakit mental/jiwa. Tahun 1783, masa tindakan moral dan bekerjasama dengan rumah sakit Pennsylvania. Tahun 1843, Thomas kirkbridge memberikan pelatihan rumah sakit Pennsylvania. Tahun 1843, Thomas kirkbridge memberikan pelatihan di rumah sakit Pennsylvania untuk membantu dokter
di rumah sakit Pennsylvania untuk membantu dokter merawat pasien penyakitmerawat pasien penyakit jiwa.
jiwa.
Tahun 1872, New England Hospital untuk perempuan & anak, dan
Tahun 1872, New England Hospital untuk perempuan & anak, dan Women’sWomen’s Hospital di Philadelphia mendirikan sekolah perawat, tetapi tidak untuk pelayan Hospital di Philadelphia mendirikan sekolah perawat, tetapi tidak untuk pelayan pskiatrik. Setelah itu Dorothea Lynde Dix, seorang pengajar yang memberikan pskiatrik. Setelah itu Dorothea Lynde Dix, seorang pengajar yang memberikan
contoh penderita penyakit jiwa. contoh penderita penyakit jiwa.
Tahun 1882 Pendidikan keperawatan jiwa pertama di McLean Hospital di Tahun 1882 Pendidikan keperawatan jiwa pertama di McLean Hospital di
Belmont, Massachusetts. Dan Tahun 1890 siswa perawat menjadi Belmont, Massachusetts. Dan Tahun 1890 siswa perawat menjadi staff staff keperawatan di rumah sakit jiwa. Perawat mendapat tugas dan diharapkan keperawatan di rumah sakit jiwa. Perawat mendapat tugas dan diharapkan mengembangkan ketrampilan dalam memberikan pengobatan melalui asuhan mengembangkan ketrampilan dalam memberikan pengobatan melalui asuhan keperawatan. Diakhir abad 19 mengalami perubahan atau perkembangan menjadi keperawatan. Diakhir abad 19 mengalami perubahan atau perkembangan menjadi cohtoh pengobatan dari perawat pskiatrik.
cohtoh pengobatan dari perawat pskiatrik. Seperti :
Seperti :
1. Membantu dokter 1. Membantu dokter
2. Mengelola obat penenang 2. Mengelola obat penenang 3. Memberikan hidroterapi 3. Memberikan hidroterapi
F.
F. ABAD 20ABAD 20
Pada masa abad 20, perubahan mengenai kesehatan mental sangat besar Pada masa abad 20, perubahan mengenai kesehatan mental sangat besar dipengaruhi oleh Clifford Beers
dipengaruhi oleh Clifford Beers dengan diterbitkannya buku yang berjudul Adengan diterbitkannya buku yang berjudul A Mind That Found Itself (1908). Dia
Mind That Found Itself (1908). Dia menulis bukunya berdasarkan pengalamanmenulis bukunya berdasarkan pengalaman dan observasi selama 3 tahun sebagai pasien di rumah sakit jiwa. Beers
dan observasi selama 3 tahun sebagai pasien di rumah sakit jiwa. Beers menggunakan pengaruhnya untuk membentuk National Society for Mental menggunakan pengaruhnya untuk membentuk National Society for Mental Hygiene tahun 1909, sekarang dikenal dengan National
Hygiene tahun 1909, sekarang dikenal dengan National Association for Association for
Mental Health. Sebagai hasilnya, banyak dibangun rumah sakit jiwa di daerah Mental Health. Sebagai hasilnya, banyak dibangun rumah sakit jiwa di daerah pedesaan, dimana pasien akan mendapatkan udara segar, sinar matahari dan pedesaan, dimana pasien akan mendapatkan udara segar, sinar matahari dan
lingkungan alami. lingkungan alami.
Pada tahun 1915, Linda Richards, lulusan Perawat pertama di AS dan sering Pada tahun 1915, Linda Richards, lulusan Perawat pertama di AS dan sering disebut sebagai perawat psikiatrik pertama di AS, menganjurkan pelayanan disebut sebagai perawat psikiatrik pertama di AS, menganjurkan pelayanan yang sama terhadap pasien penyakit jiwa dengan pasien penyakit fisik. Dia yang sama terhadap pasien penyakit jiwa dengan pasien penyakit fisik. Dia menempatkan asuhan pada pasien penyakit jiwa memerlukan tingkat
menempatkan asuhan pada pasien penyakit jiwa memerlukan tingkat kesabaran yang tinggi dan siswa tidak terpengaruh. Pengalaman klinik di kesabaran yang tinggi dan siswa tidak terpengaruh. Pengalaman klinik di rumah sakit jiwa memberikan kesempatan kepada siswa perawat untuk rumah sakit jiwa memberikan kesempatan kepada siswa perawat untuk mempunyai kemampuan tersebut. Banyak kemajuan terlihat di National mempunyai kemampuan tersebut. Banyak kemajuan terlihat di National Commettee on Mental Hygiene and the American Nurses Association yang Commettee on Mental Hygiene and the American Nurses Association yang mempromosikan pendidikan kepada pasien penyakit jiwa dengan menerbitkan mempromosikan pendidikan kepada pasien penyakit jiwa dengan menerbitkan
journal. Buku – buku tentang keperawatan jiwa ditulis dan dewan National journal. Buku – buku tentang keperawatan jiwa ditulis dan dewan National
League for Nursing mendiskusikan pendidikan Diploma keperawatan League for Nursing mendiskusikan pendidikan Diploma keperawatan psikiatrik (1915-1935).
psikiatrik (1915-1935).
Adapun tujuan pendidikan adalah : Adapun tujuan pendidikan adalah :
1. Mengajarkan kepada siswa tentang hubungan antara penyakit jiwa dan 1. Mengajarkan kepada siswa tentang hubungan antara penyakit jiwa dan penyakit mental serta penerapannya dalam keperawatan kesehatan jiwa. penyakit mental serta penerapannya dalam keperawatan kesehatan jiwa. 2. mengajarkan kepada siswa perawat tentang penyebab gangguan atau 2. mengajarkan kepada siswa perawat tentang penyebab gangguan atau penyakit jiwa dan metode perawatan modern nya.
penyakit jiwa dan metode perawatan modern nya.
3. mengajarkan kepada siswa perawat bagaimana mengkaji perilaku pasien 3. mengajarkan kepada siswa perawat bagaimana mengkaji perilaku pasien sakit jiwa, sehingga dapat mengetahui gejala – gejala awal.
sakit jiwa, sehingga dapat mengetahui gejala – gejala awal. 4. mengajarkan siswa perawat
4. mengajarkan siswa perawat tentang pengaruh lingkungan dan gangguantentang pengaruh lingkungan dan gangguan mental.
mental.
5. mengajarkan siswa perawat agar dapat diandalkan dan mudah beradaptasi 5. mengajarkan siswa perawat agar dapat diandalkan dan mudah beradaptasi pada saat memberikan perawatan.
pada saat memberikan perawatan.
Pengalaman klinik di Rumah Sakit Jiwa merupakan bagian terpenting dari Pengalaman klinik di Rumah Sakit Jiwa merupakan bagian terpenting dari dasar pengalaman siswa perawat dan sudah distandarisasikan pada tahun dasar pengalaman siswa perawat dan sudah distandarisasikan pada tahun 1937. siswa diberikan kesempatan untuk merawat
1937. siswa diberikan kesempatan untuk merawat pasien dengan berbagaipasien dengan berbagai macam tingkat gangguan mental termasuk penyakit organic. Pengalaman – macam tingkat gangguan mental termasuk penyakit organic. Pengalaman – pengalaman berdasarkan pada : Hidoterapi, Okupasi, rekreasi dan terapi pengalaman berdasarkan pada : Hidoterapi, Okupasi, rekreasi dan terapi
lainnya, dan pendidikan pasien. Tindakan perawatan termasuk kebersihan diri, lainnya, dan pendidikan pasien. Tindakan perawatan termasuk kebersihan diri, eliminasi yang sesuai, dan nutrisi yang adekuat seperti pemberian relaksasi eliminasi yang sesuai, dan nutrisi yang adekuat seperti pemberian relaksasi setelah mandi. Pada tahun 1939 hampir semua sekolah perawatan memberikan setelah mandi. Pada tahun 1939 hampir semua sekolah perawatan memberikan pembelajaran keperawatan psikiatri untuk siswa, tetapi belum dapat diakui pembelajaran keperawatan psikiatri untuk siswa, tetapi belum dapat diakui
sampai dengan tahun 1955. sampai dengan tahun 1955.
Phenothiazines dan tranquilizer lainnya
Phenothiazines dan tranquilizer lainnya dikembangkan untuk tindakandikembangkan untuk tindakan perawatan pada gejala
perawatan pada gejala umum psikosis, sehingga membuat pasien tenang.umum psikosis, sehingga membuat pasien tenang. Kebijakan terbuka telah diterapkan di banyak Institusi mental dengan Kebijakan terbuka telah diterapkan di banyak Institusi mental dengan mengijinkan pasien pulang tetapi masih dalam pengawasan.
mengijinkan pasien pulang tetapi masih dalam pengawasan.
Baru sekitar tahun 1945-an fokus perawatan terletak pada penyakit, yaitu Baru sekitar tahun 1945-an fokus perawatan terletak pada penyakit, yaitu model kuratif (model Curative Care). Perawatan pasien jiwa difokuskan pada model kuratif (model Curative Care). Perawatan pasien jiwa difokuskan pada pemberian pengobatan. Baru tahun 1950 fokus perawatannya
pemberian pengobatan. Baru tahun 1950 fokus perawatannya mulai befokusmulai befokus pada klien, anggota keluarga tidak dianggap sebagai bagian dari tim
perawatan. Obat-obat psychotropic menggantikan Restrains dan
perawatan. Obat-obat psychotropic menggantikan Restrains dan seklusiseklusi (pemisahan). Deinstitutionalization dimulai, mereka bukan partisipan aktif (pemisahan). Deinstitutionalization dimulai, mereka bukan partisipan aktif dalam perawatan dan pengobatan kesehatan mereka sendiri. Hubungan yang dalam perawatan dan pengobatan kesehatan mereka sendiri. Hubungan yang terapetik mulai diterpakan dan ditekankan. Fokus utama pada preventiv terapetik mulai diterpakan dan ditekankan. Fokus utama pada preventiv primer. Perawatan kesehatan jiwa diberikan di rumah sakit jiwa yang besar primer. Perawatan kesehatan jiwa diberikan di rumah sakit jiwa yang besar
(swasta atau pemerintah) yang biasanya terletak jauh dari daerah pemukiman (swasta atau pemerintah) yang biasanya terletak jauh dari daerah pemukiman padat.
padat.
Sekitar dekade berikutnya, pada saat terjadi Pergerakan Hak-Hak Sipil (The Sekitar dekade berikutnya, pada saat terjadi Pergerakan Hak-Hak Sipil (The Civil Rights) di 1960-an, penderita gangguan jiwa mulai mendapatkan Civil Rights) di 1960-an, penderita gangguan jiwa mulai mendapatkan hak-haknya. The Community Mental Health Centers Act (1963) secara dramatis haknya. The Community Mental Health Centers Act (1963) secara dramatis mempengaruhi pemberian pelayanan kesehatan jiwa
mempengaruhi pemberian pelayanan kesehatan jiwa. Undang-Undang inilah. Undang-Undang inilah yang menyebabkan fokus dan pendanaan perawatan beralih dari rumah sakit yang menyebabkan fokus dan pendanaan perawatan beralih dari rumah sakit jiwa yang besar ke pusat-pusat kesehatan jiwa masyarakat yang mulai banyak jiwa yang besar ke pusat-pusat kesehatan jiwa masyarakat yang mulai banyak
didirikan. Gerakan Kesehatan Mental Masyarakat tersebut mendirikan pusat didirikan. Gerakan Kesehatan Mental Masyarakat tersebut mendirikan pusat kesehatan masyarakat yang melayani : (1). Perawatan gawat darurat psikiatrik, kesehatan masyarakat yang melayani : (1). Perawatan gawat darurat psikiatrik, seperti pusat masalah dan layanan lewat telepon; (2) Hospitalisasi; (3) Bagian seperti pusat masalah dan layanan lewat telepon; (2) Hospitalisasi; (3) Bagian hospitalisasi seperti pusat perawatan sehari – hari dan kelompok terapeutik; hospitalisasi seperti pusat perawatan sehari – hari dan kelompok terapeutik; (4) Post perawatan, termasuk
(4) Post perawatan, termasuk pusat konseling. Diijinkannya pasien untuk pusat konseling. Diijinkannya pasien untuk hidup di masyarakat dianggap sebagai
hidup di masyarakat dianggap sebagai tindakan yang positif; namun begitutindakan yang positif; namun begitu banyak juga ditemukan pasien yang tidak mempunyai tempat tinggal. Gerakan banyak juga ditemukan pasien yang tidak mempunyai tempat tinggal. Gerakan
Kesehatan Mental Masyarakat mempunyai peran penting dalam pelayanan Kesehatan Mental Masyarakat mempunyai peran penting dalam pelayanan kesehatan mental.
kesehatan mental.
Pada saat ini, keperawatan jiwa mulai menjadi bagian klinik khusus. Pada saat ini, keperawatan jiwa mulai menjadi bagian klinik khusus.
Sebelumnya para perawat berperan sebagai manajer dan koordinator kegiatan Sebelumnya para perawat berperan sebagai manajer dan koordinator kegiatan dengan melaksanakan perawatan terapeutik sesuai dengan model dasar medis. dengan melaksanakan perawatan terapeutik sesuai dengan model dasar medis. Dengan studi lanjutan dan pengalaman praktek klinik di bidang perawatan Dengan studi lanjutan dan pengalaman praktek klinik di bidang perawatan psikiatrik, para ahli spesialis dan praktisi perawat mendapat pengetahuan yang psikiatrik, para ahli spesialis dan praktisi perawat mendapat pengetahuan yang banyak dalam perawatan dan pencegahan gangguan psikiatrik.
banyak dalam perawatan dan pencegahan gangguan psikiatrik.
Di Amerika, terdapat organisasi Disabilities Act (1990) yang membantu Di Amerika, terdapat organisasi Disabilities Act (1990) yang membantu memastikan bahwa penderita cacat, termasuk penderita gangguan jiwa, dapat memastikan bahwa penderita cacat, termasuk penderita gangguan jiwa, dapat berpatisipasi penuh dalam kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat.
berpatisipasi penuh dalam kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat. Organisasi-organisasi seperti The National Alliance of Mentally III, Organisasi-organisasi seperti The National Alliance of Mentally III,
menghapus stigma gangguan jiwa dan member dukungan komunitas setempat menghapus stigma gangguan jiwa dan member dukungan komunitas setempat bagi penderita ganguan jiwa dan keluarganya. Organisasi tersebut melakukan bagi penderita ganguan jiwa dan keluarganya. Organisasi tersebut melakukan
lobi untuk meningkatkan dana penelitian
lobi untuk meningkatkan dana penelitian dan pengobatan gangguan jiwa.dan pengobatan gangguan jiwa. Pengetahuan tentang struktur dan fungsi otak
Pengetahuan tentang struktur dan fungsi otak berkembang pesat. Tahun 1990-berkembang pesat. Tahun 1990-an di1990-anggap sebagai “Dekade Otak” karena pertumbuh1990-an pesat pengetahu1990-an an dianggap sebagai “Dekade Otak” karena pertumbuhan pesat pengetahuan tentang cara kerja otak. Seiring dengan kemajuan genetika, pengetahuan yang tentang cara kerja otak. Seiring dengan kemajuan genetika, pengetahuan yang dihasilhan telah membentuk kembali pemahaman tentang penyebab dan
dihasilhan telah membentuk kembali pemahaman tentang penyebab dan pengobatan gangguan jiwa.
pengobatan gangguan jiwa.
G.
G. KEPERAWATAN KEPERAWATAN JIWA DI ABJIWA DI ABAD 20AD 20
Sekolah perawatan menawarkan bermacam-macam program dalam Sekolah perawatan menawarkan bermacam-macam program dalam keperawatan psikiatrik. Pada prakteknya sekolah keperawatan biasanya keperawatan psikiatrik. Pada prakteknya sekolah keperawatan biasanya mengarahkan topik-topik mengenai perilaku manusia atau kesehatan mental mengarahkan topik-topik mengenai perilaku manusia atau kesehatan mental atau gangguan mental, dan dapat diintegrasikan kedalam beberapa mata kuliah atau gangguan mental, dan dapat diintegrasikan kedalam beberapa mata kuliah seperti pediatric, obstretri dan gerontology. Pengalaman klinik Keperawatan seperti pediatric, obstretri dan gerontology. Pengalaman klinik Keperawatan psikiatrik didapat dalam jangka lebih dari satu tahun, meskipun evaluasi psikiatrik didapat dalam jangka lebih dari satu tahun, meskipun evaluasi
dilakukan dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan yang
dilakukan dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan yang mencakup konsep dasar mencakup konsep dasar kesehatan mental. Jika seorang perawat ingin mendapatkan Register Nurse kesehatan mental. Jika seorang perawat ingin mendapatkan Register Nurse (perawat terakreditasi) harus melalui suatu latihan, dimana pengalaman klinik (perawat terakreditasi) harus melalui suatu latihan, dimana pengalaman klinik keperawatan psikiatrik dapat digunakan untuk mencapai Register Nurse.
keperawatan psikiatrik dapat digunakan untuk mencapai Register Nurse. Mata kuliah keperawatan psikiatrik dilaksanakan selama 5-10 minggu dengan Mata kuliah keperawatan psikiatrik dilaksanakan selama 5-10 minggu dengan atau tanpa rotasi klinik dan dalam kerangka kesehatan mental atau psikiatrik. atau tanpa rotasi klinik dan dalam kerangka kesehatan mental atau psikiatrik. Dibeberapa institusi konsep keperawatan psikiatrik diintegrasikan dalam 2 Dibeberapa institusi konsep keperawatan psikiatrik diintegrasikan dalam 2 semester, setelah pokok bahasan perkembangan psikologi dan penyimpangan semester, setelah pokok bahasan perkembangan psikologi dan penyimpangan psikologi. Pengalaman keperawatan psikiatrik diterapkan di unit kedokteran psikologi. Pengalaman keperawatan psikiatrik diterapkan di unit kedokteran psikiatrik, rumah sakit jiwa swasta, pelayanan psikiatrik, atau pelayanan psikiatrik, rumah sakit jiwa swasta, pelayanan psikiatrik, atau pelayanan
kesehatan mental masyarakat. Tindakan keperawatan yang dilakukan dibawah kesehatan mental masyarakat. Tindakan keperawatan yang dilakukan dibawah pengawasan perawat teregistrasi (RN)
pengawasan perawat teregistrasi (RN)
Program diploma biasanya memberikan waktu lebih untuk keperawatan Program diploma biasanya memberikan waktu lebih untuk keperawatan
psikiatrik dan pengalaman klinik, dan
psikiatrik dan pengalaman klinik, dan menekankan pada konsep dasar, prosesmenekankan pada konsep dasar, proses pengkajian, statistik, dinamika kelompok, pendidikan keluarga dan
pengkajian, statistik, dinamika kelompok, pendidikan keluarga dan pasien,pasien, tentang peran perawat dalam pencegahan
tentang peran perawat dalam pencegahan
Sekolah tinggi/universitas menawarkan program pasca sarjana jurusan Sekolah tinggi/universitas menawarkan program pasca sarjana jurusan psikiatrik atau keperawatan kesehatan mental selama 48 –50 jam kuliah, psikiatrik atau keperawatan kesehatan mental selama 48 –50 jam kuliah, pengalaman klinik, penelitian, tugas mandiri dan praktikum. Mata kuliah pengalaman klinik, penelitian, tugas mandiri dan praktikum. Mata kuliah
difokuskan pada kepemimpinan, kehidupan sehari-hari, dasar-dasar konsep, difokuskan pada kepemimpinan, kehidupan sehari-hari, dasar-dasar konsep, dasar phisiologi, pengkajian klien. Lulusan dapat menjadi perawat spesialis dasar phisiologi, pengkajian klien. Lulusan dapat menjadi perawat spesialis atau perawat klinik, tergantung kepada mata kuliah yang tersedia.
atau perawat klinik, tergantung kepada mata kuliah yang tersedia.
Akhir-akhir ini, lahan keperawatan psikiatrik memberikan bermacam-macam Akhir-akhir ini, lahan keperawatan psikiatrik memberikan bermacam-macam kesempatan untuk penjurusan (spesialisasi). Seperti dapat bekerja sebagai kesempatan untuk penjurusan (spesialisasi). Seperti dapat bekerja sebagai perawat di rumah sakit umum, praktek swasta, konsultan, pengajar dan perawat di rumah sakit umum, praktek swasta, konsultan, pengajar dan
sebagainya. sebagainya.
Pengalaman keperawatan jiwa siswa menjadi dasar yang kuat untuk Pengalaman keperawatan jiwa siswa menjadi dasar yang kuat untuk mendapatkan kesempatan berkarier setalah lulus. Beberap contoh tempat mendapatkan kesempatan berkarier setalah lulus. Beberap contoh tempat melakukan pelayanan keperawatan jiwa seperti di : keperawatan maternitas, melakukan pelayanan keperawatan jiwa seperti di : keperawatan maternitas, keperawatan onkologi, keperawatan okupasi/industri, keperawatan kesehatan keperawatan onkologi, keperawatan okupasi/industri, keperawatan kesehatan masyarakat, kantor keperawatan dan ruang keperawatan gawat darurat.
masyarakat, kantor keperawatan dan ruang keperawatan gawat darurat. Awal abad 21, fokus perawatan pada preventif atau pengobatan berbasis Awal abad 21, fokus perawatan pada preventif atau pengobatan berbasis
komunitas, yang menggunakan berbagai pendekatan, antara lain melalui pusat komunitas, yang menggunakan berbagai pendekatan, antara lain melalui pusat kesehatan mental, praktek, pelayanan di rumah sakit, pelayanan day care, kesehatan mental, praktek, pelayanan di rumah sakit, pelayanan day care, home visite dan hospice care. Pada saat ini banyak terjadi perubahan yang home visite dan hospice care. Pada saat ini banyak terjadi perubahan yang signifikan dalam perawatan kesehatan jiwa. Managed care menghubungkan signifikan dalam perawatan kesehatan jiwa. Managed care menghubungkan struktur dan layanan baru. Seorang manajer
struktur dan layanan baru. Seorang manajer kasus ditugaskan untuk kasus ditugaskan untuk mengkoordinasikan pelayanan untuk klien individu dan bekerja sama
mengkoordinasikan pelayanan untuk klien individu dan bekerja sama dengandengan tim multidisipliner. Alat-alat manajemen klinis yang menunjukkan organisasi, tim multidisipliner. Alat-alat manajemen klinis yang menunjukkan organisasi, urutan dan waktu intervensi yang diberikan oleh tim perawatan untuk satu urutan dan waktu intervensi yang diberikan oleh tim perawatan untuk satu gangguan yang teridentifikasi pada klien. Pemberian dan pemfokusan layanan gangguan yang teridentifikasi pada klien. Pemberian dan pemfokusan layanan pencegahan primer (bukan hanya perawatan berbasis penyakit); mencakup pencegahan primer (bukan hanya perawatan berbasis penyakit); mencakup
identifikasi kelompok-kelompok berisiko tinggi dan penyuluhan untuk identifikasi kelompok-kelompok berisiko tinggi dan penyuluhan untuk mencegah gaya hidup guna mencegah penyakit.
Analisa Perkembangan Keperawatan Jiwa Dahulu dan Sekarang Analisa Perkembangan Keperawatan Jiwa Dahulu dan Sekarang
Pada awalnya perawatan pasien dengan gangguan jiwa tidak dilakukan oleh Pada awalnya perawatan pasien dengan gangguan jiwa tidak dilakukan oleh petugas kesehatan (Custodial Care) (tidak oleh tenaga kesehatan). Perawatan petugas kesehatan (Custodial Care) (tidak oleh tenaga kesehatan). Perawatan bersifat isolasi dan penjagaan. Baru sekitar tahun 1945-an fokus perawatan bersifat isolasi dan penjagaan. Baru sekitar tahun 1945-an fokus perawatan
terletak pada penyakit, yaitu model kuratif (model Curative Care). Perawatan terletak pada penyakit, yaitu model kuratif (model Curative Care). Perawatan pasien jiwa difokuskan pada pemberian
pasien jiwa difokuskan pada pemberian pengobatan.pengobatan.
Baru tahun 1950 fokus perawatannya mulai befokus pada
Baru tahun 1950 fokus perawatannya mulai befokus pada klien, anggota keluargaklien, anggota keluarga tidak dianggap sebagai bagian dari tim perawatan.
tidak dianggap sebagai bagian dari tim perawatan.
Awal abad 21, fokus perawatan pada preventif atau pengobatan berbasis Awal abad 21, fokus perawatan pada preventif atau pengobatan berbasis
komunitas, yang menggunakan berbagai pendekatan, antara lain melalui pusat komunitas, yang menggunakan berbagai pendekatan, antara lain melalui pusat kesehatan mental, praktek, pelayanan di rumah sakit, pelayanan day care, home kesehatan mental, praktek, pelayanan di rumah sakit, pelayanan day care, home visite dan hospice care.
visite dan hospice care.
Seiring perkembangan keperawatan jiwa di dunia, perkembangan di Indonesia Seiring perkembangan keperawatan jiwa di dunia, perkembangan di Indonesia pun turut berkembang. Hal ini dimulai sejak zaman Kolonial. Sebelum ada RSJ di pun turut berkembang. Hal ini dimulai sejak zaman Kolonial. Sebelum ada RSJ di Indonesia, pasien gangguan jiwa ditampung di RS Sipil atau RS Militer di Jakarta, Indonesia, pasien gangguan jiwa ditampung di RS Sipil atau RS Militer di Jakarta, Semarang, dan Surabaya, yang ditampung pada umumnya penderita
Semarang, dan Surabaya, yang ditampung pada umumnya penderita gangguangangguan jiwa berat. Kemudian, mulailah didirikan beberapa rumah sakit jiwa. Pada saat jiwa berat. Kemudian, mulailah didirikan beberapa rumah sakit jiwa. Pada saat
ini, keperawatan jiwa mulai menjadi bagian klinik khusus. Sebelumnya para ini, keperawatan jiwa mulai menjadi bagian klinik khusus. Sebelumnya para
perawat berperan sebagai manajer dan koordinator kegiatan dengan melaksanakan perawat berperan sebagai manajer dan koordinator kegiatan dengan melaksanakan perawatan terapeutik sesuai dengan model dasar medis. Dengan studi lanjutan dan perawatan terapeutik sesuai dengan model dasar medis. Dengan studi lanjutan dan pengalaman praktek klinik di bidang perawatan psikiatrik, para ahli spesialis dan pengalaman praktek klinik di bidang perawatan psikiatrik, para ahli spesialis dan praktisi perawat mendapat pengetahuan yang banyak dalam perawatan dan
praktisi perawat mendapat pengetahuan yang banyak dalam perawatan dan pencegahan gangguan psikiatrik.
pencegahan gangguan psikiatrik.
DAFTAR PUSTAKA DAFTAR PUSTAKA
Kansas City, Mo.1980. Nursing: a social policy statement. American Nurses Kansas City, Mo.1980. Nursing: a social policy statement. American Nurses
Association: The Association. Association: The Association.
Wasington, DC.1994. Statement on Psychiatric – mental health clinical nursing Wasington, DC.1994. Statement on Psychiatric – mental health clinical nursing practice. American Nurses Association: The Association.
practice. American Nurses Association: The Association. Shives, L.R., (1998). Basic Concepts of Psychiatric
Shives, L.R., (1998). Basic Concepts of Psychiatric Mental Health Nursing. 4thMental Health Nursing. 4th Edition. Philadelphia : Lippincott.
Edition. Philadelphia : Lippincott.
Stuart, G.W., & Laraia, M.T. (1998). Principles and Practice of Psychiatric Stuart, G.W., & Laraia, M.T. (1998). Principles and Practice of Psychiatric Nursing. St.Louis : Mosby Year Book.
Nursing. St.Louis : Mosby Year Book.
Stuart, G.W., & Sundeen, S.J. (1995). Buku Saku Keperawatan
Stuart, G.W., & Sundeen, S.J. (1995). Buku Saku Keperawatan Jiwa. Edisi 3.Jiwa. Edisi 3. Jakarta : EGC
Jakarta : EGC
Townsend, M.C. (1995). Buku Saku : Diagnosa Keperawatan pada
Townsend, M.C. (1995). Buku Saku : Diagnosa Keperawatan pada KeperawatanKeperawatan Psikiatri : Pedoman untuk pembuatan rencana perawatan. (ed. Indonesia).
Psikiatri : Pedoman untuk pembuatan rencana perawatan. (ed. Indonesia). Jakarta : EGC.