• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I Sekilas tentang Teori-teori sebagai Dasar Program Linear

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I Sekilas tentang Teori-teori sebagai Dasar Program Linear"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar berikut memperlihatkan titik ekstrim dan bukan titik ekstrim.
Gambar 1. 3. Himpunan X = {(x 1 ,x 2 ) : x 1  + x 2  ≥ 1, x 1  - x 2   ≥ -2, x 1  ≥ 0, dan  x 2  ≥ 0 }
Gambar berikut adalah bidang banyak dan vektor normal p, dimana p ortogonal   terhadap x - x 0
Gambar 1.5.   Ruang Paruh.
+3

Referensi

Dokumen terkait

Diketahui bahwa satu himpunan S dalam sebuah bidang atau dalam sebuah ruang adalah convex polygon (atau himpunan convex) jika dan hanya jika titik X dan Y ada di dalam S,

Suatu himpunan merupakan kumpulan objek, yang disebut elemen dari himpunan tersebut. Terdapat dua cara untuk menyajikan isi.. himpunan: 1) Metode tabular (elemen-elemen atau

Yang disebut panjang gelombang (λ) atau satu panjang gelombang yaitu apabila telah melalui satu titik ke titik lain atau besarnya jarak satu bukit satu lembah,

Himpunan dari semua titik sampel untuk suatu eksperimen disebut ruang sampel dan dinyatakan dengan simbol S.. Setiap hasil dalam ruang sampel dinamakan elemen atau anggota

1) Garis adalah himpunan titik-titik yang mengandung paling sedikit dua titik. 2) Dua titik yang berlainan terkandung dalam tepat satu garis (satu dan tidak lebih

2.3 Fungsi Kontinu Selanjutnya akan dibahas mengenai konsep kekontinuan fungsi, meliputi definisi fungsi kontinu di suatu titik dan fungsi kontinu pada himpunan... Jadi, jika N

Graf bipartit adalah graf yang titik-titiknya dapat dibagi ke dalam 2 himpunan terpisah V 1 dan V 2 sedemikian sehingga setiap titik pada himpunan V 1 dapat berajasen

image plane pada gambar 2-2 terletak pada principal point.. Suatu titik pada ruang tiga dimensi dapat dinyatakan dalam dua sistem koordinat yang berbeda, yaitu sistem koordinat