• Tidak ada hasil yang ditemukan

MAKNA PENANGGALAN ABOGE BAGI MASYARAKAT ISLAM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "MAKNA PENANGGALAN ABOGE BAGI MASYARAKAT ISLAM"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

MAKNA PENANGGALAN ABOGE BAGI MASYARAKAT ISLAM

(Studi Kasus Terhadap Masyarakat Desa Duren Kecamatan Sawahan

Kabupaten Nganjuk)

SKRIPSI

Ditulis untuk memenuhi sebagian persyaratan guna memperoleh gelar Sarjana Agama (S.Ag)

Oleh:

Binti Chikmatul Maulidiyah 9.331.103.13

PROGRAM STUDI PERBANDINGAN AGAMA

JURUSAN USHULUDDIN DAN ILMU SOSIAL

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI

(2)

vii

ABSTRAK

BINTI CHIKMATUL MAULIDIYAH, Dosen Pembimbing Dr. M. DIMYATI HUDA, M.Ag dan Dr. MOHAMMAD ARIF, M.A.: Makna Penanggalan Aboge Bagi Masyarakat Islam (Studi Kasus Terhadap Masyarakat Desa Duren Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk), Perbandingan Agama, Ushuluddin dan Ilmu Sosial, STAIN Kediri, 2017.

Kata Kunci: Masyarakat Islam, Penanggalan Aboge

Masyarakat Islam Desa Duren Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk merupakan masyarakat yang unik. Penanggalan yang mereka gunakan tidak hanya penanggalan Masehi dan Penanggalan Hijriyah, tetapi juga masih menggunakan penanggalan Aboge. Aboge sendiri merupakan singkatan dari Alif, Rebo, Wage. Maksud dari Alif, Rebo, Wage sendiri adalah dengan adanya manipulasi yang sedemikian rupa sehingga setiap tanggal 1 Sura Tahun Alif akan selalu jatuh pada hari Rebo Wage.

Fokus dalam penelitian ini yaitu: 1. Bagaimana sejarah penanggalan Aboge di Desa Duren Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk? 2. Bagaimana makna penanggalan Aboge bagi masyarakat Islam Desa Duren Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk?

Untuk mengetahui penanggalan Aboge dan maknanya bagi masyarakat Islam khususnya di Desa Duren, peneliti melakukan penelitian kualitatif menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisisnya, peneliti menggunakan teknik analisis deskriptif terhadap data hasil wawancara, observasi dan dokumentasi.

(3)

v

MOTTO

Memayu Hayuning Bawono, Ambrasta dur Hangkara

“Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan

kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak”

(4)

v

PERSEMBAHAN

Terangkai syukur dalam hamdalah nan indah atas selesainya skripsi ini, yang

kupersembahkan untuk :

♥ Islam, agama yang membawaku pada cinta yang agung tak terperikan, cinta pada Allah, Robb semesta alam dan Rasul saw., serta seluruh makhluk dalam bingkai rahmatanlil ‘alamin.

♥ Ibu dan Bapak tercinta atas kasih sayang, dukungan, dan doa yang senantiasa mengalir dalam nadi kehidupanku, yang senantiasa mengikat setiap

langkah-langkahku. Tanpa itu semua, rasanya sulit untuk bisa kuraih karunia-Nya.

♥ Adikku tersayang yang meskipun selalu bertengkar karena hal sepele tetapi tetap memberikan tawa penyemangat ketika hari-hariku penuh dengan hiruk pikuk

dunia yang melelahkan. Keluarga besar yang walaupun tidak setiap hari bertemu,

tapi tetap menggelar reuni dalam waktu yang menyejukkan. Semoga reuni itu

membawa kita pada reuni akbar di jannah-Nya nanti.

♥ Abah, Segenap guru, dosen, ustadz, dan ustadzah tercinta, salam ta’dhimku untuk kalian, semoga ilmu yang telah kalian relakan untukku menjadi kendaraan mewah

dan nyaman yang akan mengantarkan kalian pada ridho dan jannah-Nya.

♥ Keluarga besar Perbandingan Agama khususnya angkatan 2013. Kenangan indah kita selama mengais puing-puing ilmu-Nya, akan terpatri kuat dalam hati dan

ingatanku untuk kemudian menjadi bekal dalam melangkah lebih mantap untuk

menggapai karunia-Nya, lagi dan lagi. Untuk kakak-kakak, teman-teman, dan

adik-adik mari jaga dan pelihara selalu semangat PA kita, “agree in disagreement”.

♥ Kakak-kakak pramuka STAIN Kediri khususnya angkatan 15, terima kasih atas canda tawa, suka duka serta berbagai ilmu yang saling bertukar satu sama lain.

Terima kasih telah memberi warna yang berbeda dalam hidupku.

♥ Sahabat-sahabat dan teman-teman yang senantiasa menemani dalam proses penyelesaian skripsi ini khususnya, juga menemani setiap hari-hari indah di rumah

(5)
(6)

viii

KATA PENGANTAR

Bismillahirrohmanirrohim

Alhamdulillah, puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT.

Tuhan semesta alam yang tidak pernah berhenti memberikan karunia dan nikmat

yang tidak terkira hingga skripsi ini dapat diselesaikan dengan baik. Sholawat

serta salam yang tiada terputus penulis sampaikan kepada Nabi pilihan,

Muhammad SAW. semoga keteduhan syafaat beliau kelak membawa jalan terang

bagi seluruh umat, Amin. Skripsi ini mengungkapkan sikap masyarakat Islam di

Desa Duren Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk terhadap Penanggalan

Aboge.

Penulis menyampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada

berbagai pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi ini,

baik dalam bentuk dukungan langsung maupun tidak langsung. Ucapan terima

kasih penulis sampaikan terutama kepada:

1. Dr. Nur Chamid, MM. selaku Ketua STAIN Kediri.

2. Dra. Robingatun, M.Pd.I selaku Ketua Jurusan Ushuluddin dan Ilmu Sosial

STAIN Kediri beserta staf, atas segala kebijaksanaan, perhatian, dan

dorongan sehingga penulis selesai studi.

3. Dr. Mohammad Arif, M.A selaku Kaprodi Perbandingan Agama.

4. Dr. M. Dimyati Huda, M.Ag selaku pembimbing I penulis dalam

penyelesaian skripsi ini, terima kasih atas bimbingan dan arahan secara tulus

(7)

ix

5. Dr. Mohammad Arif, M.A selaku pembimbing II penulis dalam penyeleaian

skripsi, terima kasih telah meluangkan waktu untuk menularkan ilmunya

kepada penulis.

6. Kedua orang tua, Ibu Siti Kotijah dan Bapak Nur Ali serta keluarga besar di

manapun berada, terima kasih atas segenap doa dan harapan kalian yang

selalu menjadi motivasi bagi penulis dalam melangkah menuju puncak

kesuksesan.

7. Pengolola Bidikmisi STAIN Kediri yang telah memberikan kesempatan

kepada penulis untuk menimba ilmu di STAIN Kediri tanpa dikenakan

biaya.

8. Dan semua pihak yang telah ikut membantu dalam proses penyelesaiann

skripsi ini, yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu disini, terima

kasih atas segalanya. Jazakkumullah khairan katsiran.

Semoga jasa yang telah Bapak/Ibu/Saudara/I berikan mendapat balasan

yang mulia di sisi Allah SWT. penulis mohon maaf jika terjadi kesalahan dalam

penulisan skripsi ini. Penulis juga sangat mengharapkan saran da kritik dari semua

pembaca sekalian demi kesempurnaan skripsi ini. Akhirnya, semoga apa yang

telah diuraikan dan dibahas dalam skripsi ini dapat bermanfaat untuk semua

kalanga. Amin.

Kediri, 10 Mei 2017

(8)

x

B. Fokus Penelitian ………...……..4

C. Tujuan Penelitian ……….……..4

D. Kegunaan Penelitian ……….……..5

E. Telaah Pustaka ………..……..6

BAB II : LANDASAN TEORI A. Kajian Tentang Makna ……….……..8

(9)

xi

2. Macam-Macam Makna ………..9

3. Perubahan Makna ………..10

4. Kajian Makna dari Berbagai Perspektif Ilmu ………12

B. Tinjauantentang Penanggalan Aboge ………..14

1. Definisi Aboge ………...14

2. Definisi Penanggalan Aboge ……….15

3. Sejarah Penanggalan Aboge ………..…16

4. Bentuk Penanggalan Aboge ………..……20

5. Fungsi Penanggalan Aboge ………...23

BAB III: METODOLOGI PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian ………...26

B. Kehadiran Peneliti ………28

C. Lokasi Penelitian ………..29

D. Sumber Data ……….29

E. Pengumpulan Data ………...30

F. Analisis Data ……….32

G. Pengecekan Keabsahan Data ………33

H. Tahap-Tahap Penelitian ………37

BAB IV: PAPARAN DATA DAN TEMUAN PENELITIAN A. Paparan Data ……….38

1. Gambaran Umum Objek Penelitian ……….……38

(10)

xii

b. Kondisi Demografis Desa Duren Kecamatan Sawahan

Kabupaten Nganjuk ………..39

c. Kondisi Ekonomi Masyarakat Desa Duren ………..40

d. Kondisi Keagamaan Masyarakat Desa Duren ………..41

e. Kondisi Pendidikan Masyarakat Desa Duren ………...41

f. Kondisi Kesehatan Masyarakat Desa Duren ………43

g. Kondisi Sosial Budaya Masyarakat Desa Duren ………..44

2. Gambaran Umum Subjek Penelitian ………47

B. Temuan Penelitian ………54

1. Sejarah Penanggalan Aboge di Desa Duren Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk ……….54

2. Makna Penanggalan Aboge Bagi Masyarakat Islam Desa Duren Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk ………...55

BAB V: PEMBAHASAN A. Sejarah Penanggalan Aboge di Desa Duren Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk ………..57

B. Makna Penanggalan Aboge Bagi Masyarakat Islam Desa Duren Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk ………58

BAB VI: PENUTUP A. Kesimpulan ………...61

B. Saran ……….61

(11)

xiii

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 2.1 Kalender Hijriyah dan Umurnya ………...21

Tabel 2.2 Kalender Sultan Agung dan Umurnya ………..21

Tabel 2.3 Rumus Penaggalan Aboge ………22

Tabel 2.4 Langkah Pertama Penentuan Penanggalan Aboge ………22

Tabel 2.5 Langkah Pertama Penentuan Penanggalan Aboge ………23

Tabel 4.1 Luas Tanah dan Peruntukkannya ………..39

Tabel 4.2 Mata Pencaharian Pokok Masyarakat Desa Duren ………...40

Tabel 4.3 Keadaan Pendidikan Masyarakat Desa Duren ………..42

(12)

xiv

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Lampiran 1. Bimbingan Skripsi ………..I

Lampiran 2. Mohon Izin Riset/Penelitian ………...III Lampiran 3. Surat Balasan Perizinan Penelitian ……….………....IV Lampiran 4. Daftar Konsultai Penyelesaian Skripsi ………V

Lampiran 5. Pedoman Wawancara ………..VII

Referensi

Dokumen terkait

pembelajaran akan menarik perhatian siswa, jika apa yang dipelajari diangkat dari lingkungan sekitar, sehingga apa yang dipelajari berhubungan dengan kehidupan dan

Dalam hal orang tua tidak ada, atau tidak diketahui keberadaannya, atau karena suatu sebab tidak dapat melaksanakan kewajiban dan tanggung jawabnya sebagaimana dimaksud

Masalah yang dihadapi perusahaan dalam sistem pendistribusian terbagi menjadi dua bagian, yaitu : kearah hulu atau yang berkaitan langsung dengan manufaktur dan kearah hilir

Fluktuasi juga terjadi pada faktor-faktor yang diduga mempengaruhi pembiayaan bagi hasil, seperti rasio Non Performing Financing (NPF), Return On Assets (ROA),

Dari pengertian tersebut terdapat tiga unsur pokok dalam belajar yaitu: 1 proses, 2 perubahan perilaku, dan 3 pengalaman.8 Untuk itu, perlu dilakukan penelitian tentang

Meskipun di antara motif ukir rumah gadang tersebut adalah variasi dari ragam hias yang telah ada, tetapi masing-masing motif memilliki makna filosofis yang dalam bagi

Dalam konteks perkembangan ilmu pengetahuan dan iklim ilmiah di perguruan tinggi di Indonesia, paham disrupsi menjadi pencerahan yang menyingkap dua fenomen yang

Dari penjelasan-penjelasan di atas, dapat dirumuskan pengertian, kedudukan, dan fungsi abdi dalem adalah sebagai pelayan bagi raja yang berkewajiban memenuhi segala keperluan