• Tidak ada hasil yang ditemukan

DIRI PADA PADA TEKNISI TEKNISI TEKNISI GIGI GIGI GIGI TERHADAP TERHADAP TERHADAP PAPARAN PAPARAN PAPARAN BAHAN BAHAN KIMIA KIMIA DI DI DI LABORATORIUM LABORATORIUM LABORATORIUM GIGI GIGI GIGI SURABAYA SURABAYA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "DIRI PADA PADA TEKNISI TEKNISI TEKNISI GIGI GIGI GIGI TERHADAP TERHADAP TERHADAP PAPARAN PAPARAN PAPARAN BAHAN BAHAN KIMIA KIMIA DI DI DI LABORATORIUM LABORATORIUM LABORATORIUM GIGI GIGI GIGI SURABAYA SURABAYA"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

ADLN – PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

PERILAKU

PERILAKU

PERILAKU

PERILAKU PEMAKAIAN

PEMAKAIAN

PEMAKAIAN

PEMAKAIAN ALAT

ALAT

ALAT

ALAT PELINDUNG

PELINDUNG

PELINDUNG

PELINDUNG DIRI

DIRI

DIRI

DIRI

PADA

PADA

PADA

PADA TEKNISI

TEKNISI

TEKNISI

TEKNISI GIGI

GIGI

GIGI

GIGI TERHADAP

TERHADAP

TERHADAP

TERHADAP PAPARAN

PAPARAN

PAPARAN

PAPARAN BAHAN

BAHAN

BAHAN

BAHAN

KIMIA

KIMIA

KIMIA

KIMIA DI

DI

DI

DI LABORATORIUM

LABORATORIUM

LABORATORIUM

LABORATORIUM GIGI

GIGI

GIGI

GIGI SURABAYA

SURABAYA

SURABAYA

SURABAYA

SKRIPSI

SKRIPSI

SKRIPSI

SKRIPSI

Oleh:

ADINA

ADINA RISDAYANTI

RISDAYANTI

RISDAYANTI

RISDAYANTI

NIM.

NIM.

NIM.

NIM. 021311133029

021311133029

021311133029

021311133029

FAKULTAS

FAKULTAS

FAKULTAS

FAKULTAS KEDOKTERAN

KEDOKTERAN

KEDOKTERAN

KEDOKTERAN GIGI

GIGI

GIGI

GIGI

UNIVERSITAS

UNIVERSITAS

(2)
(3)

iii ADLN – PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

PENETAPAN

PENETAPAN

PENETAPAN

PENETAPAN PANITIA

PANITIA

PANITIA

PANITIA PENGUJI

PENGUJI

PENGUJI

PENGUJI SKRIPSI

SKRIPSI

SKRIPSI

SKRIPSI

SKRIPSI

SKRIPSI

SKRIPSI

SKRIPSI ini

ini

ini

ini telah

telah

telah

telah diuji

diuji

diuji

diuji pada

pada

pada

pada tanggal

tanggal

tanggal

tanggal 19

19

19

19 Desember

Desember

Desember

Desember 2016

2016

2016

2016

PANITIA

PANITIA

PANITIA

PANITIA PENGUJI

PENGUJI

PENGUJI

PENGUJI SKRIPSI

SKRIPSI

SKRIPSI

SKRIPSI

1.

1.

1.

1. Dr.

Dr.

Dr.

Dr. R.

R.

R.

R. Darmawan

Darmawan

Darmawan

Darmawan Setijanto,

Setijanto,

Setijanto,

Setijanto, drg.,

drg.,

drg.,

drg., M.Kes

M.Kes

M.Kes

M.Kes (Ketua

(Ketua

(Ketua

(Ketua penguji)

penguji)

penguji)

penguji)

2.

2.

2.

2. Dr.

Dr.

Dr.

Dr. Titiek

Titiek

Titiek

Titiek Berniyanti,

Berniyanti,

Berniyanti,

Berniyanti, drg.,

drg.,

drg.,

drg., M.Kes

M.Kes

M.Kes

M.Kes (Pembimbing

(Pembimbing

(Pembimbing

(Pembimbing utama)

utama)

utama)

utama)

3.

3.

3.

3. Dr.

Dr.

Dr.

Dr. Agung

Agung

Agung

Agung Sosiawan,

Sosiawan,

Sosiawan,

Sosiawan, drg.,

drg.,

drg.,

drg., M.Kes

M.Kes

M.Kes

M.Kes (Pembimbing

(Pembimbing

(Pembimbing

(Pembimbing serta)

serta)

serta)

serta)

4.

4.

4.

4. Adi

Adi

Adi

Adi Hapsoro,

Hapsoro,

Hapsoro,

Hapsoro, drg.,

drg.,

drg.,

drg., MS

MS

MS

MS (anggota)

(anggota)

(anggota)

(anggota)

5.

5.

5.

5. Roesanto

Roesanto

Roesanto

Roesanto Heroesoebekti,

Heroesoebekti,

Heroesoebekti,

Heroesoebekti, drg.,

drg.,

drg.,

drg., SU

SU

SU

SU (anggota)

(anggota)

(anggota)

(anggota)

(4)
(5)

v ADLN – PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

UCAPAN UCAPAN UCAPAN

UCAPAN TERIMATERIMATERIMATERIMA KASIHKASIHKASIHKASIH

Pertama-tama saya panjatkan puji syukur pada Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan karuniaNya sehingga skripsi ini dapat diselesaikan. Perkenankanlah saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:

1. Dr. R. Darmawan Setijanto, drg., M.Kes selaku Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga yang telah memberi kesempatan untuk menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga.

2. Dr. Taufan Bramantoro, drg., M.Kes selaku Kepala Departemen yang telah memberi ijin untuk pembuatan skripsi.

3. Dr. Titiek Berniyanti, drg., M.Kes selaku pembimbing utama yang selalu memberi arahan, bimbingan, nasihat, kritik, saran, dan motivasi belajar sampai dengan selesainya skripsi ini.

4. Dr. Agung Sosiawan, drg., M.Kes selaku pembimbing serta yang selalu memberi arahan, bimbingan, nasihat, kritik, saran, dan motivasi belajar sampai dengan selesainya skripsi ini.

6. Dr. R. Darmawan Setijanto, drg., M.Kes selaku ketua penguji, Adi Hapsoro, drg., MS dan Roesanto Heroesoebekti, drg., SU selaku anggota penguji yang atas segala kritik dan saran untuk perbaikan kekurangan skripsi ini.

7. Prof. Dr. Jenny Sunariani, drg., MS selaku dosen wali atas segala bimbingan selama menimba ilmu di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga. 8. Mbak Septi dan Mbak Yofi selaku sekrestaris departemen yang senantiasa

(6)

membantu dalam administrasi perizinan.

9. Mbak Ana selaku ketua Persatuan Teknisi Gigi Indonesia atas bantuannya dalam memberikan daftar laboratorium gigi di Surabaya.

10. Insani selaku sahabat saya yang telah mengenalkan saya kepada Mbak Ana. 11. Pak Ratim, Pak Wawan, Pak Iwan, Pak Wasol, Pak Sukoco, Pak Radit, Bu

Alya, Bu Chusnul, Mas Rifai, selaku pemilik laboratorium gigi yang telah mengizinkan berlangsungnya penelitian skripsi ini.

12. Pak Abu, Mbak Dila, dan Mas Hari yang telah banyak membantu dalam berjalannya penelitian ini.

13. Kedua orang tua saya, Ir. Moh. Nasihin dan Dr. Lilik Maslachah, drh., M.Kes yang senantiasa memberikan kasih sayang, doa, dan motivasi untuk keberhasilan putrinya.

14. Smada Squad, sahabat skill labA-3, teman-teman skripsi IKGM dan seluruh teman-teman cementum 2013 yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam penyelesaian skripsi ini. Diharapkan skripsi ini dapat memberi manfaat bagi semua pihak yang memerlukan.

Surabaya, Desember 2016

(7)

vii ADLN – PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

PERILAKU PERILAKU PERILAKU

PERILAKU PEMAKAIANPEMAKAIANPEMAKAIANPEMAKAIAN ALATALATALATALAT PELINDPELINDPELINDPELINDUNGUNGUNGUNG DIRIDIRIDIRIDIRI PADA

PADAPADAPADATEKNISITEKNISITEKNISITEKNISI GIGIGIGIGIGIGIGI TERHADAPTERHADAP PAPARANTERHADAPTERHADAPPAPARANPAPARANPAPARAN BAHANBAHANBAHANBAHAN KIMIAKIMIAKIMIAKIMIA DI

DIDIDI LABORATORIUMLABORATORIUMLABORATORIUMLABORATORIUM GIGIGIGIGIGIGIGI SURABAYASURABAYASURABAYASURABAYA

((((BEHAVIORBEHAVIORBEHAVIORBEHAVIOR USEUSEUSEUSE OFOFOF PERSONALOFPERSONALPERSONALPERSONAL PROTECTIVEPROTECTIVEPROTECTIVEPROTECTIVE EQUIPMENTEQUIPMENTEQUIPMENTEQUIPMENT ON

ONONON THETHETHETHE DENTALDENTALDENTALDENTAL TECHNICIANTECHNICIANTECHNICIANTECHNICIAN TOTOTOTO CHEMICALCHEMICALCHEMICALCHEMICAL EXPOSUREEXPOSUREEXPOSUREEXPOSURE ON

ON

ONON DENTALDENTALDENTALDENTAL LABORATORYLABORATORYLABORATORYLABORATORY SURABAYASURABAYASURABAYASURABAYA))))

ABSTRACT ABSTRACT ABSTRACTABSTRACT Background: Background:

Background:Background: Dental technician should be expose with chemicals in the dental laboratory, which is that exposure have side effects to their health status. Therefore, dental technicians that working in laboratories need to consider using appropriate personal protective equipment (PPE).Purpose:Purpose:Purpose:Purpose:The aim of this study was to know the behavior use of PPE on the dental technician to chemical exposure on dental laboratory Surabaya. Method:Method:Method:Method: This study is observational descriptive with cross sectional approach. 74 dental technicians used as sample by random sampling technique. Data collected through interviews and observations. Analysis of data through two phases, univariate to see the frequency distribution of the variable and cross tabulation between risk factors and behavior use of PPE. Results:Results:Results:Results: The results showed that 51.4% subjects got score of knowledge more than average, 77% subjects worked in a dental laboratory which does not provide a complete PPE, 56.8% subjects worked in a dental laboratory which doesn't enforce regulation, 86.5% subjects worked in a dental laboratory which doesn't enforce supervision, and 51.4% subjects got score of behavior use of PPE more than average.Conlusion:Conlusion:Conlusion:Conlusion:The avarage score of behavior use of PPE is 74,8 which means the behavior use of PPE in dental technician is bad.

Keywords Keywords

KeywordsKeywords ::::Personal Protective Equipment, Dental Technician, Behavior, Dental Laboratory

(8)

PERILAKU PERILAKU PERILAKU

PERILAKU PEMAKAIANPEMAKAIANPEMAKAIANPEMAKAIAN ALATALATALATALAT PELINDPELINDPELINDPELINDUNGUNGUNGUNG DIRIDIRIDIRIDIRI PADA

PADAPADAPADATEKNISITEKNISITEKNISITEKNISI GIGIGIGIGIGIGIGI TERHADAPTERHADAP PAPARANTERHADAPTERHADAPPAPARANPAPARANPAPARAN BAHANBAHANBAHANBAHAN KIMIAKIMIAKIMIAKIMIA DI

DIDIDI LABORATORIUMLABORATORIUMLABORATORIUMLABORATORIUM GIGIGIGIGIGIGIGI SURABAYASURABAYASURABAYASURABAYA

((((BEHAVIORBEHAVIORBEHAVIORBEHAVIOR USEUSEUSEUSE OFOFOF PERSONALOFPERSONALPERSONALPERSONAL PROTECTIVEPROTECTIVEPROTECTIVEPROTECTIVE EQUIPMENTEQUIPMENTEQUIPMENTEQUIPMENT ON

ONONON THETHETHETHE DENTALDENTALDENTALDENTAL TECHNICIANTECHNICIANTECHNICIANTECHNICIAN TOTOTOTO CHEMICALCHEMICALCHEMICALCHEMICAL EXPOSUREEXPOSUREEXPOSUREEXPOSURE ON

ON

ONON DENTALDENTALDENTALDENTAL LABORATORYLABORATORYLABORATORYLABORATORY SURABAYASURABAYASURABAYASURABAYA)))) ABSTRAK

ABSTRAK ABSTRAKABSTRAK Latar Latar

LatarLatar Belakang:Belakang:Belakang:Belakang: Paparan bahan kimia didalam laboratorium gigi tidak bisa dipisahkan dengan teknisi gigi. Paparan tersebut dapat menimbulkan efek samping terhadap status kesehatan teknisi gigi. Oleh karena itu, teknisi gigi perlu mempertimbangkan perilaku pemakaian Alat Pelindung Diri (APD). Purpose:Purpose:Purpose:Purpose:

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran perilaku pemakaian APD pada teknisi gigi terhadap paparan bahan kimia di laboratorium gigi Surabaya.

Metode: Metode:

Metode:Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan pendekatancross sectional.Jumlah sampel sebanyak 74 yang diambil secara acak. Data diambil melalui wawancara dan observasi. Analisis data melalui dua tahap, univariat untuk melihat distribusi frekuensi tiap variabel dan tabulasi silang antar faktor resiko dan perilaku pemakaian APD. Hasil:Hasil:Hasil:Hasil:Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51,4% subyek mendapatkan skor pengetahuan lebih dari rata-rata, 77% subyek bekerja di laboratorium yang tidak menyediakan APD lengkap, 56,8% subyek bekerja di laboratorium tanpa ada peraturan pemakaian APD, 86,5% subyek bekerja di laboratorium tanpa ada pengawasan pemakaian APD, dan 51,4% subyek mendapatkan skor perilaku pemakaian APD lebih dari rata-rata.

Kesimpulan: Kesimpulan:

Kesimpulan:Kesimpulan: Rata-rata skor perilaku pemakaian APD adalah 74,8 dan termasuk dalam kategori buruk.

Kata Kata

(9)

ix ADLN – PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

DAFTAR DAFTAR DAFTAR DAFTAR ISIISIISIISI

Halaman Sampul...i

Lembar Pengesahan... ii

Penetapan Panitia Penguji...iii

Surat Pernyataan Tentang Orisinalitas... iv

Ucapan Terima Kasih...v

Abstract...vii

Abstrak...viii

Daftar Isi... ix

Daftar Tabel...xiii

Daftar Gambar... xv

Daftar Lampiran...xvi

BAB I PENDAHULUAN...1

1.1 Latar Belakang Masalah... 1

1.2 Rumusan Masalah...3

1.3 Tujuan... 3

1.3.1 Tujuan umum... 3

1.3.2 Tujuan khusus... 3

1.4 Manfaat... 4

BAB II TINJAUAN PUSTAKA...5

2.1 Bahan Kimia pada Laboratorium Gigi...5

2.1.1 Nikel...5

2.1.2 Kromium...7

2.1.3 Kobalt...8

2.1.4 Monomer akrilik... 9

(10)

2.1.5 Bubuk gipsum...11

2.1.6 Partikel silika bebas... 12

2.2 Konsep Dasar Perilaku...13

2.2.1 Proses adaptasi perilaku...14

2.2.2 Determinan perilaku...14

2.3 Perilaku Pemakaian APD pada Teknisi Gigi...16

2.3.1 Komponen APD pada teknisi gigi...17

2.4 Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Pemakaian APD pada Teknisi Gigi....20

2.4.1 Jenis kelamin...20

2.4.2 Lama kerja... 21

2.4.3 Usia... 22

2.4.4 Jenis pekerjaan...22

2.4.5 Jumlah produk yang dihasilkan... 23

2.4.6 Pengetahuan...23

2.4.6 Sikap... 24

2.4.7 Ketersediaan APD...25

2.4.8 Peraturan dan pengawasan pemakaian APD...26

BAB III KERANGKA KONSEPTUAL...29

3.1 Kerangka Konseptual Penelitian...29

BAB IV METODE PENELITIAN... 31

4.1 Jenis Penelitian...31

4.2 Populasi...31

4.3 Sampel...31

4.4 Kriteria Sampel...32

4.5 Variabel Penelitian... 33

(11)

xi ADLN – PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

4.7 Instrumen Penelitian... 35

4.8 Lokasi dan Waktu Penelitian...38

4.9 Alat dan Bahan Penelitian...39

4.10 Prosedur Pengumpulan Data...39

4.11 Pengolahan dan Analisis Data...40

4.12 Alur Penelitian... 41

BAB V HASIL PENELITIAN...42

5.1 Data Penelitian...42

5.1.1 Karakteristik subyek penelitian...42

5.1.2 Pengetahuan teknisi gigi... 43

5.1.3 Akumulasi paparan yang diterima... 44

5.1.4 Ketersediaan APD...44

5.1.5 Peraturan pemakaian APD... 45

5.1.6 Pengawasan pemakaian APD...45

5.1.7 Perilaku pemakaian APD...45

5.2 Tabulasi Silang Perilaku Pemakaian APD Berdasarkan Faktor Resiko...46

5.2.1 Distribusi perilaku pemakaian APD berdasarkan jenis kelamin...46

5.2.2 Distribusi perilaku pemakaian APD berdasarkan lama kerja... 46

5.2.3 Distribusi perilaku pemakaian APD berdasarkan usia...47

5.2.4 Distribusi perilaku pemakaian APD berdasarkan pengetahuan...47

5.2.5 Distribusi perilaku pemakaian APD berdasarkan akumulasi paparan yang diterima... 48

5.2.6 Distribusi perilaku pemakaian APD berdasarkan ketersediaan APD... 48

5.2.7 Distribusi perilaku pemakaian APD berdasarkan peraturan pemakaian APD... 49

5.2.8 Distribusi perilaku pemakaian APD berdasarkan pengawasan pemakaian APD... 49

(12)

5.2.9 Distribusi pengetahuan berdasarkan pengawasan pemakaian APD...50

BAB VI PEMBAHASAN...51

BAB VII SIMPULAN DAN SARAN... 60

7.1 Simpulan... 60

7.2 Saran... 61

DAFTAR PUSTAKA...63

(13)

xiii ADLN – PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

DAFTAR DAFTAR

DAFTARDAFTAR TABELTABELTABELTABEL Tabel

Tabel

TabelTabel 4.1.4.1.4.1.4.1.Skor frekuensi pemakaian APD...38

Tabel Tabel

TabelTabel 4.2.4.2.4.2.4.2.Skor tata cara pemakaian APD...38

Tabel Tabel

TabelTabel 5.1.5.1.5.1.5.1.Distribusi frekuensi subyek penelitian berdasarkan jenis kelamin...42

Tabel Tabel

TabelTabel 5.2.5.2.5.2.5.2.Distribusi frekuensi subyek penelitian berdasarkan usia...43

Tabel Tabel

TabelTabel 5.3.5.3.5.3.5.3.Distribusi frekuensi subyek penelitian berdasarkan lama bekerja... 43

Tabel Tabel

TabelTabel 5.45.45.45.4Distribusi frekuensi subyek penelitian berdasarkan pengetahuan...43

Tabel Tabel

TabelTabel 5.55.55.55.5 Distribusi subyek penelitian berdasarkan jumlah produk yang dihasilkan per hari... 44

Tabel Tabel

TabelTabel 5.6.5.6.5.6.5.6.Distribusi subyek penelitian berdasarkan ketersediaan APD... 44

Tabel Tabel

TabelTabel 5.7.5.7.5.7.5.7.Distribusi subyek penelitian berdasarkan peraturan pemakaian

APD...45

Tabel Tabel

TabelTabel 5.8.5.8.5.8.5.8.Distribusi subyek penelitian berdasarkan pengawasan pemakaian APD...45

Tabel Tabel

TabelTabel 5.9.5.9.5.9.5.9.Distribusi subyek penelitian berdasarkan perilaku pemakaian APD..46

Tabel Tabel

TabelTabel 5.10.5.10.5.10.5.10. Distribusi frekuensi subyek penelitian antara jenis kelamin dan skor perilaku pemakaian APD... 46

Tabel Tabel

TabelTabel 5.11.5.11.5.11.5.11. Distribusi frekuensi subyek penelitian antara lama kerja dan skor perilaku pemakaian APD... 46

Tabel Tabel

TabelTabel 5.12.5.12.5.12.5.12. Distribusi frekuensi subyek penelitian antara usia dan skor perilaku pemakaian APD... 47

Tabel Tabel

TabelTabel 5.13.5.13.5.13.5.13. Distribusi frekuensi subyek penelitian antara pengetahuan dan skor perilaku pemakaian APD... 47

Tabel Tabel

TabelTabel 5.14.5.14.5.14.5.14.Distribusi frekuensi subyek penelitian antara jumlah produk dan skor perilaku pemakaian APD... 48

Tabel Tabel

TabelTabel 5.15.5.15.5.15.5.15. Distribusi frekuensi subyek penelitian antara ketersediaan APD dan skor perilaku pemakaian APD... 48

(14)

Tabel Tabel

TabelTabel 5.16.5.16.5.16.5.16. Distribusi frekuensi subyek penelitian antara peraturan pemakaian APD dan skor perilaku pemakaian APD...49

Tabel Tabel

TabelTabel 5.17.5.17.5.17.5.17. Distribusi frekuensi subyek penelitian antara pengawasan pemakaian APD dan skor perilaku pemakaian APD...49

Tabel Tabel

(15)

xv ADLN – PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

DAFTAR DAFTAR DAFTAR

DAFTAR GAMBARGAMBARGAMBARGAMBAR

Gambar 2.1. Konsep teori H.L Blum...14

(16)

DAFTAR DAFTAR DAFTAR

DAFTAR LAMPIRANLAMPIRANLAMPIRANLAMPIRAN

Lampiran 1. Kelaiakan etik...69

Lampiran 2. Lembar Persetujuan...70

Lampiran 3. Pedoman Wawancara dan Observasi...71

Lampiran 4. Pemakaian pembobotan dalam penilaian perilaku... 77

Lampiran 5. Hasil uji validitas pedoman wawancara tentang pengetahuan... 80

Lampiran 6. Hasil uji SPSS... 81

Gambar

TabelTabelTabelTabel 5.18.5.18.5.18.5.18. Distribusi frekuensi subyek penelitian antara pengetahuan dan
Gambar 2.1. Konsep teori H.L Blum...................................................................14

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian ini adalah (1) Pengadaan alat dan bahan pada laboratorim kimia merupakan kegiatan merencanakan dan mengadakan kebutuhan alat dan bahan laboratorium Kimia oleh

Preparasi kimia-mekanis adalah tindakan pembuangan jaringan karies gigi dengan cara melunakkan jaringan menggunakan bahan kimia kemudian diikuti tindakan

Hasil penelitian ini menunjukkan kelengkapan peralatan laboratorium kimia SMA di Kabupaten Pacitan pada kriteria lengkap; kelengkapan bahan kimia di laboratorium kimia pada

Jadi setelah kita melaksanakan praktek tentang pengenalan alat dan bahan di laboratorium kimia kita kita dapat mengetahui nama-nama alat dan bahan serta fungsinya.dan kita juga

Metode yang digunakan untuk menekan jumlah bahan kimia kadaluarsa dan rusak kemasan melalui memisahkan bahan kimia tersebut terhadap bahan yang masih layak pakai yang

Dari data dan grafik pemakaian bahan kimia diatas akan dilakukan peramalan kebutuhan bahan kimia untuk periode Januari-Desember 2015 dengan beberapa metode dan menghitung

Dari hasil wawancara dan angket guru, laboran dan siswa diungkapkan bahwa pemakaian laboratorium di dalam proses pembelajaran kimia kelas X SMA A adalah materi

Artikel ini menjelaskan tentang pentingnya memahami bahaya bahan kimia dan hubungannya dengan kesehatan dan keselamatan kerja di laboratorium, termasuk simbol bahaya bahan kimia berdasarkan sifatnya, seperti korosif, mudah meledak, berbahaya, toksik, pengoksidasi, dan berbahaya bagi