• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI BERBASIS WEBSITE SEBAGAI PENJUALAN PADA PREMIER OUTLET SETURAN YOGYAKARTA NASKAH PUBLIKASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERANCANGAN SISTEM INFORMASI BERBASIS WEBSITE SEBAGAI PENJUALAN PADA PREMIER OUTLET SETURAN YOGYAKARTA NASKAH PUBLIKASI"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI BERBASIS WEBSITE SEBAGAI

PENJUALAN PADA “PREMIER OUTLET”

SETURAN YOGYAKARTA

NASKAH PUBLIKASI

diajukan oleh

Meis Yusrariski Naida

08.12.2797

kepada

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

AMIKOM

YOGYAKARTA

2012

(2)
(3)

DESIGNING WEB BASED INFORMATION SYSTEM FOR SALE AT PREMIER OUTLET SETURAN YOGYAKARTA

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI BERBASIS WEBSITE SEBAGAI PENJUALAN PADA PREMIER OUTLET SETURAN YOGYAKARTA

Meis Yusrariski Naida Kusnawi NIK 190302112 Jurusan Sistem Informasi STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

ABSTRACT

The development of current technologies, especially information technology to develop so rapidly. It now affects all areas of human life and is necessary as a means of support that can support the proper and accurate information. The development of internet technology is currently evolving towards more user friendly, which means users increasingly easier to understand and perform the functions of the internet.

With the internet all transactions can be done without the limited space and time. Internet marketing is one medium that is global so it can be used a medium promotion, booking, providing information for customers, and even provide information for the company it self.

With the web-based sales system, “Premier Outlet” can provide new information and services to consumers that is with the marketing and booking online that can expand the marketing area so as to compete globally.

(4)

1. Pendahuluan

1.1 Latar Belakang Masalah

Pemakaian teknologi internet pada saat ini telah sangat meluas dan memasyarakat. Teknologi internet yang berkembang dengan pesat dirasakan sangat dibutuhkan diberbagai bidang usaha. Internet dapat membantu perusahaan untuk menyediakan informasi secara cepat dan akurat, sehingga perusahaan dapat melakukan penjualan dan pemasaran dengan lebih cepat, tanggap, efektif dan efisien. Dilihat dari peluang pemasaran lewat internet sangat bagus, penulis tertarik untuk membahas permasalahan penjualan produk yang berupa baju pria maupun wanita, tas, sepatu dan jam pada Premier Outlet, sehingga penjualan produk tersebut dapat dilakukan secara online mulai dari melihat informasi produk, sampai dengan memesan produk yang akan dibeli.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan maka penulis membuat rumusan masalah sebagai berikut :

1. Apakah ada pengaruh secara langsung terhadap Premier Outlet dengan adanya teknologi informasi ?

2. Bagaimana meningkatkan penjualan pada Premier Outlet setelah adanya teknologi informasi ?

1.3 Batasan Masalah

Adapun batasan masalah di dalam penulisan ilmiah ini sebagai berikut : 1. Pemesanan produk yang tersedia di halaman catalog.

2. Konfirmasi pembayaran secara online.

3. Data yang diolah berupa data produk, data stok, data pengiriman, data member.

4. Dengan menggunakan data tersebut sistem dapat mengolah data tersebut menjadi laporan pendapatan, laporan transaksi, laporan data konsumen. 5. Adapun software yang digunakan untuk membuat sistem informasi tersebut

adalah, Php, MySql, Apache Web Server, Adobe Photoshop, Macromedia Dreamweaver

(5)

1.4 Tujuan Dan Manfaat Penelitian 1.4.1 Tujan Penelitian

Adapun tujuan penulisan ilmiah ini adalah sebagai berikut :

1. Untuk mengidentifikasi permasalahan yang ada pada sistem yang sedang berjalan agar dapat membantu dalam merancang dan mengembangkan sistem pemesanan dan pemasaran yang lebih efektif dan efisien.

2. Menerapkan ilmu dan teori-teori yang diperoleh selama mengikuti perkuliahan kedalam aplikasi nyata secara praktek guna membantu dan mendukung kemampuan berkualitas dalam menerapkan ilmu yang sudah diperoleh ke dalam kehidupan nyata.

3. Dalam rangka memenuhi persyaratan kelulusan program Sarjana Jurusan Sistem Informasi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer STMIK AMIKOM Yogyakarta.

1.4.2 Manfaat Penelitian

Adapun manfaat penulisan ilmiah ini adalah sebagai berikut : 1. Bagi Mahasiswa :

 Memperoleh gelar Sarjana Komputer

 Menerapkan ilmu dan teori-teori selama mengikuti pendidikan ke dalam

aplikasi nyata secara praktis yang berguna untuk membantu dan mendukung kemampuan beraktualisasi dalam penerapan ilmu di dunia nyata.

 Meningkatkan kreatifitas dalam menciptakan suatu karya ilmiah dengan

memanfaatkan teknologi komputer sebagai solusi dalam dunia internet.

 Mengembangkan pola keilmuan dan membuka wawasan tentang ilmu

pengetahuan baru yang sesuai dengan bidang teknologi informasi 2. Bagi Akademik :

 Menambah khasanah pustaka STMIK AMIKOM Yogyakarta

 Sebagai materi evaluasi bagi pengembangan peningkatan mutu pendidikan

maupun mutu lulusan di masa yang akan datang antara teori-teori yang diberikan dalam kurikulum dan yang dibutuhkan dilapangan kerja

 Menjalin hubungan kerja sama yang baik dengan objek penelitian terkait

yaitu Premier Outlet.

3. Bagi Objek Penelitian :

 Bagi objek penelitian dapat memasarkan dan mempromosikan produknya

dengan lebih efektif dan efisien.

 Memberikan kemampuan serta kesempatan lebih untuk bisa bersaing dalam

(6)

1.5 Sistematika Penulisan

Adapun sistematika dalam penulisan skripsi ini, yaitu: BAB I : PENDAHULUAN

BAB II : LANDASAN TEORI

BAB III : ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BAB IV : IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN BAB V : PENUTUP

2. Landasan Teori

2.1 Definisi Sistem, Informasi, Sistem Informasi 2.1.1 Definisi Sistem

Sistem adalah sekumpulan elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan.

2.1.2 Definisi Informasi

Informasi adalah hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan kejadian-kejadian nyata dan digunakan untuk pengambilan keputusan.

2.1.3 Definisi Sistem Informasi

Sistem informasi adalah suatu sistem terintegrasi yang mampu menyediakan informasi yang bermanfaat bagi penggunanya.

2.2 Konsep Dasar Internet

Internet (interconnected-networking) adalah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung. Internet mampu menyediakan berbagai macam informasi yang kita butuhkan. Semua informasi dapat diperoleh dengan mudah tanpa adanya batasan. Bahkan internet juga banyak membantu manusia dalam bidang komunikasi dan pengiriman data digital.

(7)

2.2.1 Fasilitas Internet

Fasilitas-fasilitas yang tersedia di internet adalah sebagai berikut:

1. www (world wide web)

2. E-mail (Electronic Mail)

3. Search Engine

4. IRC (Internet Relay Chat)

5. Mailing List 6. Video Conference

7. FTP (File Transfer Protocol)

2.2.2 HTTP

HTTP (Hypertext Transfer Protocol) ialah sebuah protokol jaringan yang

terdistribusi, kolaboratif dan menggunakan hypermedia. Fungsi sebuah HTTP

adalah meminta dan menjawab permintaan dalam komputasi model client-server.

. 2.2.3 URL

URL (Uniform Resource Locator) adalah alamat untuk suatu dokumen file

maupun gambar agar dapat diakses secara langsung yang berada di world wide

web. URL digunakan oleh web browser dalam menempatkan dan mengakses

informasi yang ada.

2.3 Konsep Pemodelan Sistem 2.3.1 Data Flow Diagram (DFD) 2.3.1.1 Komponen Data Flow Diagram 2.3.1.2 Syarat Pembuatan DFD

Syarat-syarat pembuatan DFD:

1. Pemberian nama untuk tiap komponen DFD 2. Pemberian nomor pada komponen proses

3. Penggambaran DFD sesering mungkin agar indah dilihat 4. Penghindaran penggambaran DFD yang rumit

5. Pemastian DFD yang dibentuk itu konsisten secara logika

2.3.2 Bagan Alir (Flowchart)

Bagan alir (flowchart) adalah bagan (chart) yang menunjukkan alir (flow) di dalam

program atau prosedur sistem secara logika. Bagan alir digunakan terutama untuk alat bantu komunikasi dan untuk dokumentasi.

(8)

2.4 Konsep Dasar Database

Database (basis data) adalah kumpulan file-file yang mempunyai kaitan antara satu file dengan file yang lain. Database merupakan landasan bagi pembuatan dan pengembangan program aplikasi. Oleh sebab itu, database harus dibuat sedemikian rupa sehingga pembuatan program lebih mudah dan cepat.

2.4.1 Tujuan Database

Setiap manajemen dalam merancang dan menyusun database harus mempunyai tujuan, yaitu:

1. Membuat agar user mudah mendapatkan data.

2. Menyediakan tempat penyimpanan data yang relevan.

3. Menghapus data yang berlebihan.

4. Melindungi data dari kerusakan fisik.

5. Memungkinkan perkembangan lebih lanjut di dalam sistem database.

2.4.2 Manfaat Database

Adapun manfaat dari database adalah sebagai berikut.

1. Sebagai komponen utama dalam sistem informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi.

2. Menentukan kualitas informasi yaitu cepat, akurat, dan relevan, sehingga informasi yang disajikan selalu update.

3. Mengatasi kerangkapan data (redundancy data). 4. Menghindari terjadinya inkonsistensi data. 5. Mengatasi kesulitan dalam mengakses data. 6. Menyusun format standar dari sebuah data.

7. Bisa dimanfaatkan sekaligus secara bersamaan oleh banyak pengguna (multiuser).

8. Melakukan perlindungan dan pengamanan data.

2.4.3 Normalisasi Data

Normalisasi merupakan cara pendekatan dalam membangun desain logic basis

data relasional yang tidak secara langsung berkaitan dengan model data, tetapi dengan menerapkan sejumlah aturan dan kriteria standar untuk menghasilkan struktur tabel yang normal.

(9)

2.4.3.1 Bentuk-Bentuk Normalisasi

Aturan-aturan normalisasi dinyatakan dalam istilah bentuk normal. Bentuk normal adalah suatu aturan yang dikenakan pada entitas-entitas dalam database dan harus dipenuhi oleh entitas-entitas tersebut sehingga tercapai normalisasi. Suatu entitas dikatakan dalam bentuk normal apabila entitas tersebut memenuhi aturan pada bentuk normal tersebut.

2.4.4 MySQL

MySQL adalah sebuah sistem manajemen basis data berelasi (relational

database management system/RDBMS) yang bersifat open source dan

menggunakan perintah standar SQL (Structured Query Language). MySQL

sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam basis data yang telah ada sebelumnya, yaitu SQL. SQL adalah sebuah konsep pengoperasian database, terutama untuk pemilihan dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis.

2.5 Pemograman Web 2.5.1 Client Side Scripting

Client side scripting adalah jenis script yang pengolahan dan dieksekusi pada sisi client. Pengolahan yang dimaksud disini yaitu “penerjemahan”, sedangkan yang

bertugas untuk menerjemahkan dan mengeksekusi jenis script tersebut adalah web

browser. Berikut ini beberapa contoh client side scripting: HTML (Hypertext Markup Language), javascript, CSS (Cascading Style Sheet), dan XML (Extensible Markup Language).

2.6 Software yang Digunakan 2.6.1 Macromedia Dreamweaver

Macromedia Dreamweaver adalah sebuah editor HTML profesional untuk

perancangan (design), pengakodean (coding), dan pengembangan situs web,

(10)

2.6.2 XAMPP

XAMPP adalah perangkat lunak bebas yang mendukung banyak sistem operasi dan merupakan kompilasi dari beberapa program. Fungsinya adalah sebagai server

yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri atas program Apache HTTP Server,

MySQL database, dan penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP.

3. Analisis dan Perancangan Sistem 3.1 Analisis Sistem

Analisis sistem dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian-bagian atau komponennya dengan maksud

untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan,

kesempatan dan hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan kebaikannya.

3.1.1 Analisis Kelemahan Sistem

Untuk menyelesaikan permasalahan yang ada maka disusun analisis yang digunakan sebagai alat ukur untuk menentukan sebuah sistem yaitu dengan menggunakan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat). Analisis SWOT adalah sebuah bentuk analisa situasi dan kondisi yang bersifat deskriptif (memberi gambaran).

3.1.1.1 Strength (Kekuatan)

Kekuatan yang paling mendukung untuk pengembangan usaha adalah efisiensi dalam proses pemasaran. Jika dihubungkan dengan gaya hidup masyarakat sekarang yang cenderung malas keluar rumah untuk berbelanja kebutuhan, maka dengan adanya e-commerce semuanya akan terasa lebih praktis dan efisien.

3.1.1.2 Weakness (Kelemahan)

Salah satu kelemahan dari e-commerce adalah kurangnya kepercayaan bagi konsumen karena tidak sedikit terjadi tindak penipuan pada transaksi jual beli online.

3.1.1.3 Opportunity (Peluang)

E-commerce dapat meningkatkan pelayanan serta meningkatkan penjualan, tenaga kerja, dan promosi.

(11)

3.1.1.4 Threats (Ancaman)

Kemungkinan-kemungkinan munculnya kejadian yang dapat membahayakan aset-aset yang berharga.

3.1.2 Analisis Kebutuhan Sistem

Analisis kebutuhan sistem ini bertujuan untuk mengetahui sistem yang sesuai untuk diterapkan sehingga dapat meningkatkan kualitas informasi dan pelayanan terhadap perusahaan.

3.1.2.1 Kebutuhan Perangkat Keras

Kebutuhan perangkat keras harus memenuhi spesifikasi minimal dari kebutuhan hardware sistem yang akan diterapkan pada sistem yang baru.

3.1.2.2 Kebutuhan Perangkat Lunak

Analisis perangkat lunak bertujuan untuk mengetahui perangkat lunak apa saja yang dibutuhkan sistem untuk menjalankan suatu aplikasi, agar sistem dapat bekerja semaksimal mungkin.

3.1.2.3 Kebutuhan Informasi

Konsumen tentunya membutuhkan informasi yang akurat serta mudah didapat. Pengguna membutuhkan informasi bertujuan untuk menambah pengetahuannya. Kebutuhan informasi setiap pengguna tentunya berbeda-beda.

3.1.2.4 Kebutuhan Pengguna

Dalam pengoperasiannya, website akan digunakan oleh beberapa pengguna dengan tingkat akses yang berbeda-beda.

3.1.3 Analisis Kelayakan Sistem

Analisis kelayakan sistem merupakan sebuah proses yang mempelajari atau menganalisa permasalahan yang sudah ditentukan sesuai dengan tujuan akhir yang akan dicapai nantinya oleh suatu sistem.

3.1.3.1 Kelayakan Teknologi

Semakin berkembangnya teknologi saat ini, sebuah perusahaan harus mampu melakukan sebuah inovasi dalam melakukan kegiatan promosinya, salah satunya dengan menggunakan media website.

(12)

3.1.3.2 Kelayakan Operasional

Sistem yang akan dibuat nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan dan pengoperasian sistem berdasarkan kebutuhan pengguna dan pengelola sistem pada perusahaan untuk mengakses informasi tersebut.

3.1.3.3 Kelayakan Hukum

Hukum merupakan faktor yang sangat penting, karena jika sebuah website tidak memenuhi syarat secara hukum, maka website tersebut dapat dihentikan aksesnya dan dikenai sanksi hukum yang berlaku.

3.2 Perancangan Sistem

Perancangan sistem merupakan tahapan mengidentifikasi kebutuhan fungsional dalam mempersiapkan rancangan implementasi yang bertujuan untuk merancang dan mendesain sistem yang akan diusulkan.

3.2.1 Perancangan Proses 3.2.1.1 Data Flow Diagram (DFD)

Berikut ini adalah data flow diagram yang menggambarkan sistem website Premier Outlet.

(13)

b. DFD level 1

(14)

3.2.2 Perancangan Basis Data

Basis data merupakan salah satu komponen terpenting dalam sebuah sistem informasi, karena berfungsi sebagai basis penyedia informasi bagi para pengguna. 3.2.2.1 Normalisasi Data

Proses normalisasi merupakan proses yang berkaitan dengan model data rational untuk mengorganisasikan himpunan data dengan ketergantungan dan ketertarikan yang erat.

3.2.2.2 Perancangan Struktur Tabel

Dalam perancangan database Premier Outlet ini terdapat 12 tabel, yaitu: 1. Tabel Admin

2. Tabel Member 3. Tabel Jasa Kirim 4. Tabel Kategori 5. Tabel Kota 6. Tabel Ongkir 7. Tabel Order Detail 8. Tabel Order Temp 9. Tabel Order 10. Tabel Produk 11. Tabel Provinsi 12. Tabel Sub Kategori

3.2.3 Perancangan Interface

Interface atau antar muka merupakan tampilan dari suatu program aplikasi yang berperan sebagai media komunikasi yang digunakan sebagai sarana berdialog

antara program dan user.

4. Implementasi Dan Pembahasan 4.1 Implementasi

Tahapan implementasi merupakan tahap meletakkan sistem agar siap untuk dioperasikan sesuai dengan yang diharapkan. Tujuan dari implementasi sendiri ialah menyiapkan semua kegiatan penerapan sistem sesuai dengan rancangan yang telah ditentukan.

(15)

4.2 Uji Coba Program dan Sistem 4.2.1 Uji Coba Program

Kesalahan program yang mungkin terjadi antara lain:

1. Kesalahan bahasa atau kesalahan penulisan adalah kesalahan dalam penulisan kode program yang tidak sesuai dengan yang diisyaratkan.

2. Kesalahan sewaktu proses adalah kesalahan yang terjadi sewaktu executable program dijalankan.

3. Kesalahan logika adalah kesalahan logika pada program yang dibuat.

4.2.2 Uji Coba Sistem

Dalam pengujian sistem, dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya:

1. Pengujian White Box (White Box Testing)

2. Pengujian Black Box (Black Box Testing)

4.3 Manual Program

Manual program merupakan petunjuk bagaimana suatu program digunakan, manual program berisi tentang file-file yang diperlukan dan juga cara-cara pengoperasian program ini.

4.4 Manual Instalasi 4.4.1 Upload Database 4.4.2 Upload File

4.5 Pemeliharaan Sistem

Pemeliharaan dilakukan untuk perangkat sistem dan sistem itu sendiri, hal ini bertujuan agar sistem akan berjalan dengan baik. Pemeliharaan perangkat sistem sendiri dimulai dari perangkat keras dimana sistem dijalankan dan dikontrol. Pemeliharaan perangkat sistem dapat dilakukan dengan berkala secara teratur. Sedangkan pemeliharaan sistem sendiri dimaksudkan agar masalah-masalah yang terjadi pada saat sistem berjalan dapat terdeteksi dimana kesalahan-kesalahan ini tidak terdeteksi pada saat uji coba sistem. Pemeliharaan sistem dapat dilakukan dengan cara mem-backup seluruh data pada waktu yang telah ditentukan atau secara berkala.

(16)

4.6 Pembahasan

4.6.1 Pembahasan Basis Data

Pembuatan database meliputi penentuan tipe data pada masing-masing field sekaligus pembuatannya. Dalam membangun situs web ini penyusun menggunakan MySQL Server dalam pembuatan database.

4.6.2 Pembahasan Kode Program dan Interface

Interface atau antar muka merupakan tampilan dari suatu program aplikasi yang berperan sebagai media komunikasi yang digunakan sebagai sarana berdialog

antara program dan user. Berikut ini adalah perancangan interface pada sistem yang

akan dibuat baik disisi user maupun admin.

4.6.2.1 Halaman Home

(17)

4.6.2.3 Halaman Cart

4.6.2.4 Halaman Data Kustomer

4.6.2.5 Halaman Contact Us

(18)

4.6.2.7 Halaman Akses Admin

4.6.2.8 Halaman Order In Admin

4.6.2.9 Halaman Detail Item Order In Admin

(19)

4.6.2.11 Halaman Profil Admin

4.6.2.12 Halaman Upload Gambar Admin

4.6.2.13 Halaman Kategori Produk Admin

(20)

5. Penutup

5.1 Kesimpulan

Dengan adanya sistem informasi yang dibuat ini, diharapkan dapat membantu pihak Premier Outlet dalam mengatasi permasalahan yang ada dan mempermudah dalam melakukan transaksi yang mudah, tepat dan akurat.

5.2 Saran

Untuk admin dan pengembang sistem agar dapat mengembangkan sistem ini dengan lebih baik lagi dan sempurna agar kedepannya dapat berkembang lebih baik lagi dan berkualiatas. Sedangkan kepada pihak Premier Outlet yang akan menerapkan sistem ini agar dapat menindak lanjuti sistem informasi penjualan. Maka pihak Premier Outlet dapat memberikan masukan ataupun kritikan apabila saat menjalankan sistem terdapat kekurangan, baik secara fungsional maupun komponennya, demi pengembangan sistem selanjutnya agar dapat diperbaiki dan dikembangkan.

DAFTAR PUSTAKA

Burhan R, Kamus Dunia Komputer dan Internet, Hal 15, Penerbit Indah Surabaya. E_learning berbasis web dengan PHP dan MySQL hal 2 dan 6 Rosiana Ari Yuana Hasto Suprayogo, 2004. “Mengenal Adobe Photoshop CS, hal 2 s.d. 7, Penerbit Andi

Yogyakarta.

Heri Sismoro, 2005, Pengantar Logika Informatika, Algoritma dan Pemrograman komputer, Andi: hal 33

Jogiyanto. HM, Analisis dan Desaign Sistem Informasi : Pendekatan Terstruktur Teori

dan Praktek Aplikasi Bisnis, Andi Offset, Yogyakarta, 1995, Hal.1

Jogiyanto. HM, Analisis dan Desaign Sistem Informasi Pendekatan Terstruktur Teori

danPraktek Aplikasi Bisnis, Andi Offset, Yogyakarta, Hal. 11 www.blog.its.ac.id

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan penjelasan dan pembahasan yang telah diuraikan sebelumnya diperoleh kesimpulan untuk merancang dan membuat suatu sistem informasi penjualan yang yang

Dalam laporan skripsi ini yang menjadi masalah adalah bagaimana membangun Sistem Informasi Penjualan menggunakan teknologi RFID pada Supermarket Pamella Yogyakarta yang

Hingga saat ini pemasaran yang dikembangkan oleh Keizya Baby Shop hanya sebatas brosur, pamflet, forum jual-beli dan social networking (facebook). Melihat peluang yang

Sistem informasi penjualan Kedai Ngapakz menggunakan sistem konversi parallel ini dengan pertimbangan apabila penerapan sistem baru ditemukan masalah maka sistem lama atau

Kelemahan dari sistem manual pada Apotek Nabila Yogyakarta adalah lemahnya dalam pelayanan transaksi penjualan yang membutuhkan waktu yang relatif lama untuk pencatatan

Berdasarkan pembahasan materi mengenai sistem informasi penjualan website PENGRAJIN KULIT SEMPURNA diatas dan dilihat dari rumusan masalah yang ada maka dapat ditarik kesimpulan

Dalam meningkatkan pelayanan terhadap konsumen untuk mempermudah proses penjualan barang maka dengan adanya sistem informasi penjualan dan pembelian pada Toko

Berdasarkan permasalahan tersebut penulis tertarik untuk melakukan suatu penelitian mengenai perancangan sistem informasi penjualan berbasis website sebagai solusi dari masalah tersebut