• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANTAGONISME CENDAWAN FILOPLAN PADI TERHADAP PYRICULARIA ORYZAE Angga Rista Dinata H0713023

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "ANTAGONISME CENDAWAN FILOPLAN PADI TERHADAP PYRICULARIA ORYZAE Angga Rista Dinata H0713023"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

ANTAGONISME CENDAWAN FILOPLAN PADI TERHADAP

PYRICULARIA ORYZAE

SKRIPSI

untuk memenuhi sebagian persyaratan guna memperoleh derajat Sarjana Pertanian

di Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret

Oleh:

Angga Rista Dinata H0713023

PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA

(2)

SKRIPSI

ANTAGONISME CENDAWAN FILOPLAN PADI TERHADAP

PYRICULARIA ORYZAE

Angga Rista Dinata

H0713023

Pembimbing Utama

Prof. Dr. Ir. Hadiwiyono, M.Si NIP.196201161990021001

Pembimbing Pendamping

Ir. Susilo Hambeg Poromarto, M.Sc. Ph.D NIP. 196108101986031003

Surakarta, Agustus 2017

Fakultas Petanian Universitas Sebelas Maret

Dekan,

(3)

SKRIPSI

ANTAGONISME CENDAWAN FILOPLAN PADI TERHADAP

PYRICULARIA ORYZAE

yang dipersiapkan dan disusun oleh:

Angga Rista Dinata H0713023

telah dipertahankan di depan Tim Penguji pada tanggal: Agustus 2017 dan dinyatakan telah memenuhi syarat

untuk memperoleh gelar (derajat) Sarjana Pertanian Program Studi Agroteknologi

Susunan Tim Penguji

Ketua

Prof. Dr. Ir. Hadiwiyono, M.Si NIP.196201161990021001

Anggota I

Ir. Susilo H Poromarto, M.Sc. Ph.D NIP. 196108101986031003

Anggota II

(4)

PERNYATAAN

Dengan ini saya Nama: Angga Rista Dinata NIM: H0713023 Program Studi: Agroteknologi menyatakan bahwa dalam skripsi saya yang berjudul

ANTAGONISME

CENDAWAN

FILOPLAN

PADI

TERHADAP

PYRICULARIA ORYZAE

ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar akademik dan sepanjang pengetahuan penulis juga tidak ada unsur plagiarisme, falsifikasi, fabrikasi karya, data, atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh penulis lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.

Pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya dan apabila dikemudian hari terbukti ada penyimpangan dari pernyataan tersebut, maka saya bersedia menerima sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Surakarta, Agustus 2017 Yang menyatakan

(5)

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi dengan judul “

ANTAGONISME CENDAWAN FILOPLAN PADI

TERHADAP

PYRICULARIA ORYZAE

” sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan gelar Sarjana Pertanian di Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Penyusunan skripsi ini tak lepas dari bantuan dan dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis menyampaikan terima kasih kepada :

1. Prof. Dr. Ir. Bambang Pujiasmanto, MS. selaku Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta

2. Prof. Dr. Ir. Hadiwiyono, M.Si. selaku Ketua Program Studi Agroteknologi dan Pembimbing Utama atas segala arahan dan bimbingannya

3. Ir. Susilo Hambeg Poromarto M.Sc.Ph.D. selaku Pembimbing Pendamping atas segala arahan dan bimbingannya

4. Salim Widono, S.P M.P selaku pembahas atas evaluasi dan masukannya. 5. Dr. Ir. Supriyadi, MS. selaku Pembimbing Akademik atas segala arahan,

evaluasi dan masukannya

6. Semua dosen Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret atas pengetahuan serta ilmu yang diberikan

7. Pihak Laboratorium Pengamatan Hama dan Penyakit Tanaman Pangan atas segala dukungan dan fasilitas yang telah diberikan

8. Keluarga saya Bapak Lajiman, Ibu Endang Susilowati, Mbah Buyut Mu’inah, Mbah Masrinah, Mbah Marsih, Septian Ari Nugroho dan Yovy Ferdiansyah yang telah memberikan motivasi, doa, bantuan yang tiadahentinya

9. Sahabat saya Anisyah, Nafi, Anggun, Ayu, Nining, Reni, Roro, Atma, Ami Esty, Wor, Virgiawan, Yoga dan Avie yang telah memberikan waktu, ilmu, kebersamaan, semangat dan bantuannya

10. Teman-Teman Kos merpati Novel, Natasya, Upik, Roma, Mita, Digna dan Santi yang telah memberikan semangat dan bantuan yang telah diberikan 11. Teman-teman dari KLOROPLAS 2013 yang tidak bisa disebutkan satu

persatu atas motivasi, ilmu dan bantuan yang telah diberikan

(6)

Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari dosen maupun pembaca, supaya dikemudian hari penulis dapat memperbaiki. Penulis juga berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi pembaca.

.

Surakarta, Agustus 2017

(7)

DAFTAR ISI

D. Potensi Cendawan Filoplan sebagai Agens Hayati ... 7

(8)

DAFTAR ISI (Lanjutan)

Halaman

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN ... 16

A. Hasil Isolasi P. oryzae ... 16

B. Uji Patogenisitas Cendawan Filoplan ... 18

C. Identifikasi Cendawan Filoplan Non-Patogenik ... 19

D. Uji In vitro Cendawan Filoplan terhadap P. oryzae ... 23

E. Uji In vivo Cendawan Filoplan terhadap P. oryzae ... 27

V. KESIMPULAN DAN SARAN ... 33

A. Kesimpulan ... 33

B. Saran ... 33

DAFTAR PUSTAKA ... 34

(9)

DAFTAR TABEL

Nomor Judul Halaman

1. Uji patogenisitas cendawan filoplan ... 18 2. Morfologi makroskopi isolat cendawan filoplan yang non-patogenik ... 19 3. Morfologi mikroskopi isolat cendawan filoplan yang non-patogenik ... 20 4. Pengaruh cendawan filoplan terhadap diameter dan laju pertumbunan

koloni P. oryzae ... 26 5. Pengaruh cendawan filoplan terhadap jumlah daun padi sakit yang

disebabkan oleh P. oryzae ... 28 6. Pengaruh cendawan filoplan terhadap waktu muncul bercak, laju

perkembangan penyakit dan luas bercak P. oryzae ... 29 7. Tabel 7. Pengaruh cendawan filoplan terhadap indeks penyakit dan

penurunan infeksi P. oryzae ... 31 8. Pengaruh cendawan filoplan terhadap presentase hambatan koloni P.

oryzae ... 40

9. Pengaruh cendawan filoplan terhadap luas bercak P. oryzae pengujian in vivo ... 40 10. Analisis ragam pengaruh cendawan filoplan terhadap hambatan koloni

P. oryzae hari ke-7 Isolasi ... 41

11. Analisis ragam pengaruh cendawan filoplan terhadap diameter koloni P. oryzae hari ke-7 Isolasi ... 41

12. Analisis ragam pengaruh cendawan filoplan terhadap laju pertumbuhan diameter koloni P. oryzae ... 41 13. Analisis ragam pengaruh cendawan filoplan terhadap laju

perkembangan penyakit P. oryzae pada pengujian In vivo ... 41 14. Analisis ragam pengaruh cendawan filoplan terhadap laju bercak P.

oryzae pada pengujian in vivo pada hari ke-7 setelah Inokulasi ... 41

15. Analisis ragam pengaruh cendawan filoplan terhadap penurunan infeksi penyakit P. oryzae pada pengujian in vivo hari ke-7 setelah Inokulasi ... 42 16. Analisis ragam pengaruh cendawan filoplan terhadap indeks penyakit P.

(10)

DAFTAR GAMBAR

Nomor Judul Halaman

1. Skema penempatan P. oryzae dan cendawan filoplan pada uji

antagonisme metode kultur ganda ... 12

2. Jaringan daun bergejala blas (A) dan jaringan yang tumbuh dari hasil isolasi pada hari ke-3 (B) ... 16

3. Hasil subkultur Isolat P. oryzae hari ke-3 (A) dan hari ke-7 (B) ... 17

4. Konidia (A dan D), Konidiofor (B), sekat pada konidiofor (C), sekat konidia (D) P. oryzae dengan perbesaran 400kali. ... 17

5. Hasil uji patogenisitas isolat cendawan filoplan pada buah apel: daging buah membusuk menunjukan bahwa cendawan bersifat patogenik (A) dan daging buah tidak membusuk menunjukan bahwa cendawan bersifat non-patogenik (B) ... 19

6. Morfologi makroskopi dan mikroskopi cendawan filoplan padi. ... 23

7. Histogram daya hambat cendawan filoplan terhadap koloni P. oryzae pada hari ke-7 setelah inkubasi ... 24

8. Hasil antagonis isolat B3.2 (1) yang diduga antibiosis dan isolat Aspergillus sp. yang diduga kompetisi (2) terhadap P. oryzae pada hari ke-7 isolasi (A= koloni antagonis, P= koloni patogen) ... 25

9. Perbandingan pertumbuhan koloni P. oryzae (P) terhadap Fusarium sp. (A) ... 27

10. Gejala blas daun muncul setelah Inokulasi P. oryzae pada isolat P2.1 di rumah kaca pada hari ke-6 ... 30

11. Isolasi cendawan filoplan dari batang padi ... 44

12. Isolasi cendawan filoplan dari daun padi ... 44

13. Uji antagonis in vitro Trichoderma sp. dengan koloni patogen. ... 44

14. Uji antagonis in vitro Aspergillus sp. dengan koloni patogen ... 44

15. Uji antagonis in vitro isolat B3.2 dengan koloni patogen ... 44

16. Uji antagonisi In vitro isolat P2.1 dengan koloni patogen ... 44

17. Uji Antagonis in vitro Botyris sp. dengan koloni patogen ... 45

18. Uji antagonis in vitro isolat D2.1 dengan koloni patogen ... 45

19. Uji Antagonis in vitro Fusarium sp. dengan koloni patogen ... 45

20. Bibit Padi Umur 10 Hari... 45

21. Isolat P. oryzae yang sudah dipotong 5 mm ... 45

22. Miselium disc ditempel ke daun padi langsung ditutup aluminium ... 46

23. Padi setelah di inokulasi di sungkup dengan plastik ... 46

(11)

DAFTAR GAMBAR (Lanjutan)

Nomor Judul Halaman

25. Gejala blas isolat D3.1 hari ke-12 setelah inokulasi ... 46 26. Gejala blas isolat P2.1 hari ke-9 setelah inokulasi ... 46 27. Gejala blas isolat B3.2 hari ke-9 setelah inokulasi ... 46 28. Denah percobaan dengan rancangan acak lengkap pengaruh perlakuan

(12)

DAFTAR LAMPIRAN

Nomor Judul Halaman

1. Hasil Analisis Data ... 37

2. Rekapitulasi Analisis Ragam Peubah Penelitian ... 38

3. Deskripsi Varietas ... 40

4. Dokumentasi Penelitian ... 41

(13)

RINGKASAN

ANTAGONISME CENDAWAN FILOPLAN PADI TERHADAP PYRICULARIA ORYZAE. Skripsi: Angga Rista Dinata (H0713023). Pembimbing: Hadiwiyono dan Susilo Hambeg Poromarto. Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Beras merupakan salah satu makanan pokok bagi masyarakat Indonesia. Hal ini dibuktikan lebih dari 90% penduduk Indonesia mengkonsumsi beras. Akan tetapi produksi padi mengalami penurunan 70,83 juta ton gabah kering giling (GKG) pada tahun 2014. Salah satu penyebab turunnya produksi padi di Indonesia karena adanya penyakit blas yang disebabkan Pyricularia oryzae. Umumnya patogen ini dikendalikan secara kimiawi menggunakan fungisida. Namun, penggunaan fungisida yang berlebihan berdampak buruk bagi lingkungan, kesehatan dan tidak selalu efektif dalam megendalikan patogen ini. Solusi lain yang dapat digunakan dengan memanfaatkan agens hayati berupa cendawan filoplan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cendawan filoplan padi yang berpotensi mengendalikan P. oryzae.

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2016-Juni 2017 bertempat di Laboratorium Pengamatan Hama dan Penyakit Tanaman Pangan Sukoharjo dan Rumah Kaca Fakultas Pertanian UNS. Penelitian ini menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap) baik uji antagonisme in vitro (3 ulangan) maupun uji antagonisme in vivo (4 ulangan). Variabel yang diamati untuk uji antagonisme in vitro meliputi presentase hambatan, diameter koloni, laju pertumbuhan koloni P. oryzae terhadap cendawan filoplan. Sedangkan untuk uji antagonisme in vivo meliputi jumlah padi sakit, waktu muncul gejala, luas bercak, laju perkembangan infeksi dan penurunan infeksi. Selanjutnya data dianalisis menggunakan Anova, jika berpengaruh nyata diuji dengan DMRT 5%. Perhitungan hambatan dengan cara mengurangi jari-jari koloni patogen yang menjahui antagonis dengan jari-jari koloni patogen yang mendekati antagonis dan dibagi jari-jari koloni patogen yang menjahui antagonis serta dikalikan 100%. Luas bercak didapatkan dengan cara mengalikan panjang dan lebar bercak blas yang diukur dengan millimeter grid. Selanjutnya penurunan infeksi dihitung pada hari ke-12 dengan cara luas bercak kontrol positif (P. oryzae) dikurangi luas bercak perlakuan dibagi luas bercak kontrol positif dan dikalikan 100%. Sedangkan untuk laju diameter koloni P. oryzae dan laju perkembangan penyakit dihitung dengan uji linear regresi pada Microsoft Excel yang akan diperoleh persamaan y=a+bx.

(14)

SUMMARY

ANTAGONISM OF RICE PHYLLOPLANE FUNGI AGAINST PYRICULARIA ORYZAE. Thesis-S1: Angga Rista Dinata (H0713023). Advisers: Hadiwiyono and Susilo Hambeg Poromarto. Study Program of Agrotechnology, Faculty of Agriculture, Sebelas Maret University (UNS) Surakarta.

Rice is one of the primary food for Indonesian. This is proof that more than 90% of Indonesians consuming rice. Production of rice has decreased by 70.83 million tons of grain in 2014. One of the reason of low rice production in Indonesia due to blast disease caused by Pyricularia oryzae. Generally these pathogens are chemically controlled using fungicides. However, the excessive use of fungicides has negative effects for the environment, health and not always effective in controlling these pathogens. Another alternative way can be used by utilizing biocontrol agents in the form of phylloplane fungus. This study aims to determine the phylloplane fungus that potentially controls P. oryzae.

Research was conducted in the Observation Laboratory of Food Crops’s Pest and Disease, Sukoharjo and Greenhouse of Agriculture Faculty of UNS. This study used CRD (Completely Randomized Design) in vitro antagonist test (3 replications) and in vivo (4 replications). Variables observed included in vitro antagonist test, such as inhibition’s percentage, diameter of the colony, and the growth rate of P. oryzae to phylloplane fungus. While, in vivo antagonist test included the number of sick rice, the timing of symptoms, the spotting disease area and the development rate of the spotting disease area. Data were analyzed with Anova at 5% level of significant and followed with DMRT 5% if any significant influences. The calculation of the inhibition is done by reducing the radius of the pathogen colonies that stay away from the antagonists with the radius of the pathogen colonies that approaching the antagonists, then divided by the radius of the pathogen colonies that stay away from the antagonists, and multiply by 100%. The spotting disease area obtanined by multiplying the length and width of blast spots as measured by millimeters of grid. The decrease of the infection was calculated on the 12th day by reducing the positive control spotting disease area’s (P. oryzae) with the treatment spotting disease area’s, then divided by the positive control spotting disease area’s, and multiply by 100%. The rate of diameter colony of P. oryzae and the disease development rate was calculated by linear regression test in Microsoft Excel to obtain the equation y=a+bx.

Gambar

Tabel 7. Pengaruh cendawan filoplan terhadap indeks penyakit dan

Referensi

Dokumen terkait

Lebih lanjut berdasarkan data dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia (2005), stimulasi verbal yang dapat dilakukan orang tua untuk mengembangkan kemampuan bicara

P SURABAYA 03-05-1977 III/b DOKTER SPESIALIS JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH RSUD Dr.. DEDI SUSILA, Sp.An.KMN L SURABAYA 20-03-1977 III/b ANESTESIOLOGI DAN

(2) Pergantian dan pengangkatan pimpinan daerah periode selanjutnya wajib melalui proses musyawarah daerah (musda) dan/atau Musdalub dan hasilnya ditetapkan

Untuk mengetahui hubungan antara pola makan, pengetahuan, sikap dan tindakan dengan karies gigi pada anak usia sekolah di SD Negeri Mongisidi III Makassar tahun

Kemudian dari data yang diperoleh pada menit ke 360 pada penelitian dengan menggunakan beban 60 kg air di mesin satu, didapatkan nilai kerja kompresor sebesar 54,59 kJ/kg

perlu untuk melakukan penelitian tentang Pengaruh Komunikasi, Pengetahuan Patients Safety dan Motivasi Perawat terhadap Pelaksanaan program Patients Safety di Ruang Rawat Inap

UNIVERSITAS MUSLIM NUSANTARA AL WASHLIYAH FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM.. PROGRAM

Ikut mensponsori acara seperti event musik, olahraga, bazar dan ikut serta dalam pameran- pameran teknologi, (2) Sebaiknya manajemen Xiaomi Inc lebih gencar mengiklankan