PROPOSAL
CAHAYA CINTA MASJIDKU
PEMANFAATAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA
UNTUK MASJID
Jl. Terusan Cigadung No 6, Tubagus Ismail Bandung
i DAFTAR ISI
DAFTAR ISI ... i
PROPOSAL CAHAYA CINTA UNTUK M ASJIDKU ... 2
A. PENDAHULUAN ... 2
B. DASAR TEORI ... 5
C. SCHEDULLE PEKERJAAN ... Error! Bookmark not defined. D. ANGGARAN BIAYA ... 6
PROPOSAL CAHAYA CINTA UNTUK MASJIDKU
A. PENDAHULUAN
Allah SWT. berfirman dalam Al-Qur’an :
ﺎ َﻣﱠﻧِ إ ُرُﻣْﻌَﯾ َد ِﺟﺎَﺳَﻣ ِﮫﻠﻟا ْنَﻣ َنَﻣآ ِﮫﻠﻟﺎِﺑ ِم ْوَﯾْﻟا َو ِر ِﺧﻵا َمﺎَﻗَ أ َو َةﻼﱠﺻﻟا ﻰَﺗآ َو َةﺎَﻛ ﱠزﻟا ْمَﻟ َو َشْﺧَﯾﻻِ إﷲ َ◌ ﻰَﺳَ ﻌَﻓ َكِﺋَﻟوُ أ ْنَ أ اوُﻧوُﻛَﯾ َنِﻣ َنﯾِدَﺗْﮭُﻣْﻟا .
Artinya :
“Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan tidak takut kepada siapapun selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang mendapat petunjuk” (Q.S. At-Taubah : 18).
Memakmurkan masjid mempunyai pengaruh positif bagi pembinaan masyarakat dalam rangka peningkatan kualitas hidup masyarakat dan negara. Oleh karena itu setiap muslim perlu untuk berperan dalam kemakmuran masjid sebagaimana firman Allah diatas.
Dalam rangka meningkatkan fungsi masjid sebagai tempat ibadah dan pembinaan masyarakat yang sudah begitu majemuk dan ramai, dan untuk meningkatkan daya tampung dalam melaksanakan ibadah (shalat berjama’ah) dengan sebaik-baiknya serta agar syi’ar keagamaan semakin menggema karena membutuhkan banyak perbaikkan.
Seperti kita pahami bahwa sejak zaman Rasulullah Muhamad SAW, masjid bukan hanya tempat ibadah tetapi merupakan pusat kegiatan berdimensi luas. Tradisi menjadikan Masjid sebagai pusat ilmu pengetahuan dan pusat aktifitas ini diteruskan oleh para Ulama Muslimin dalam mengembangkan Risalah Islam setelah wafatnya Rasulullah Saw.
3 dengan shalat berjama`ah, membaca al-quran, i`tikaf, dan ibadah lainya. Sehingga masjid menjadi pusat kegiatan dan pengembangan masyarakat. Dan disamping itu Masjid juga sebagai wadah pemersatu kaum muslimin.
Permasalahan
Namun terdapat kendala untuk daerah-daerah tertentu terutama di tempat yang belum tersedia listrik PLN. Dengan tiadanya listrik maka peran masjid untuk menjadi pusat kegiatan dan berbagai tujuan diatas menjadi terhambat. Karena itu ada nya listrik untuk penerangan di masjid dan berbagai kebutuhan penunjang masjid menjadi sebuah kebutuhan primer bagi sebuah masjid. Termasuk masjid yang menjadi binaan dari Yayasan Masjid Nusantara (YMN), dimana masjid ini berada di tempat yang tidak teraliri listrik PLN, sehingga keberadaan listrik menjadi sangat vital untuk menunjang berbagai aktifitas di masjid.
Solusi Permasalahan
Saat ini terdapat alternatif energi yang berlimpah dan gratis untuk kita manfaatkan yaitu cahaya matahari yang merupakan anugerah Allah SWT. Melalui sebuah sistem Pembangkit Listrik Tenaga Matahari (PLTS) maka energi listrik dapat dibangkitkan untuk mendukung penerangan dan aktifitas lain di Masjid sehigga tujuan-tujuan mulia diatas dapat direalisasikan.
Yayasan Masjid Nusantara (YMN) sebagai institusi pembangun dan masjid profesional yang telah
membantu melakukan
pembangunan
masjid-masjid di beberapa daerah
di Indonesia bekerja-sama
dengan PT. Sinergi Mitra
Teckindo untuk menjawab
tantangan kelangkaan
listrik di sebuah masjid di
Cimanggung Sumedang
yaitu masjid Al – Hidayah,
melalui sistem PLTS Off Grid atau PLTS Mandiri. Dengan tema “Cahaya Cinta Untuk Masjidku” berharap bahwa cahaya matahari yang Allah berikan untuk manusia bermanfaat untuk masjid.
Tujuan
1. Menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan masyarakat (Centre of Activity) 2. Menjadikan masjid sebagai tempat untuk melakukan ibadah terutama sholat
berjamaah secara rutin agar kualitas sholat dapat terjaga dan meningkat. 3. Menjadikan masjid sebagai sarana untuk pencerahan dan pendidikan Agama
Islam secara nonformal
4. Menjadikan masjid sebagai sarana efektif untuk mempererat tali silaturahmi khususnya antar warga muslim dan warga lainnya.
5. Meningkatkan kesadaran masyarakat dan tanggung jawab umat Islam terhadap kepentingan kemajuan syi’ar agama, sebagai wujud keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
6. Menjadikan masjid yang kokoh, nyaman , dan makmur serta modern dengan terintegrasi dengan sistem Energi Baru Terbarukan (PLTS).
7. Dengan masjid terintegrasi dengan sistem sistem Energi Baru Terbarukan seperti PLTS membuat masjid tetap terang, mengema, dan ketersediaan air tetap terjaga tanpa di batasi jarak maupun letak geografis yang tidak terjangkau listrik PLN.
Target & Manfaat
1. Tersedianya listrik yang cukup guna menunjang kebutuhan aktifitas ibadah di masjid berupa penerangan dan air wudhu.
2. Meningkatkan kualitas ibadah di Masjid. 3. Masjid menjadi pusat aktifitas warga.
4. Menambah kenyamanan jamaah untuk selalu berada di dalam masjid. 5. Meningkatnya jumlah jamaah masjid.
5
B. DASAR TEORI & SISTEM
PLTS merupakan Pembangkit listrik yang mengubah energi surya menjadi energi listrik. Pembangkitan listrik bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu secara langsung menggunakan photovoltaic dan secara tidak langsung dengan pemusatan energi surya. PLTS Terdiri 2 macam PLTS:
1. PLTS On Grid
2. PLTS Off Grid
PLTS On Grid
PLTS On Grid adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya yang hanya memberikan energy ketika ada cahaya matahari, dan harus terhubung ke jaringan listrik Grid existing (PLN) serta tidak menggunakan battere sebagai media penyimpan energy.
PLTS On Grid bertujuan untuk mengurangi biaya listrik bulanan rumah tangga/ kantor dan menambah nilai tambah pemiliknya. PLTS On Grid dapat diterapkan di Perkantoran, perumahan, pabrik, masjid dll.
PLTS Off Grid
PLTS Off Grid yaitu Suatu Pembangkit Listrik Tenaga Matahari yang dapat menghasilkan listrik pada siang dan malam hari. PLTS Off Grid merupakan pembangkit listrik mandiri dan tidak memerlukan adanya grid existing atau PLN dikenal dengan system Stand Alone.
PLTS Off Grid bertujuan sebagai Pembangkit Energi Listrik mandiri yang praktis dan flexible. PLTS Off Grid dapat diterapkan di rumah, perkantoran, masjid terutama yang tidak mendapatkan aliran listrik PLN.
Blok Diagram PLTS
Gambar 2. Block Diagram PLTS Off Grid
PLTS Off Grid
PLTS Off Grid terdiri dari beberapa perangkat utama antara lain:
1. Panel Surya (Photovoltaic), adalah perangkat yang mengubah energi matahari menjadi tegangan listrik DC. Tipe panel surya yang digunakan pada sistem ini adalah Monocrystaline dengan kapasitas per modulnya 80 Wp.
2. Charge Controller, adalah perangkat yang mengontrol tegangan listrik dari Panel Surya untuk pengisian energi ke Battery.
3. Battery, adalah perangkat yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan energi listrik.
4. Inverter, adalah perangkat yang mengubah tegangan listrik searah DC 24V menjadi tegangan bolak-balik (AC) 220V sebagai tegangan suplay listrik.
5. Struktur Panel Surya, berfungsi sebagai penyangga panel surya. Struktur ini juga didesain untuk memiliki fungsi lain yaitu :
- Tempat pengumuman atau mading
- Tempat berteduh dari terik panas dan hujan - Tempat duduk para jamaah
- Tempat menyimpan sepatu atau sandal
7 Untuk kondisi di Masjid Al-Hidayah struktur panel surya ini dapat dipasang di depan pelataran masjid, sehingga dapat menambah unik desain masjid tersebut dan terlihat lebih modern. Harapannya dapat membuat masyarakat tertarik untuk datang ke masjid.
Gambar 3. Struktur Panel Surya untuk Masjid Al Hidayah Cimanggung Sumedang
Profile Beban
Masjid Al Hidayah Desa Cimanggung Kabupaten Sumedang merupakan masjid yang baru dibangun oleh Yayasan Masjid Nusantara (YMN). Masjid ini memiliki luas kurang lebih 10 meter x 10 meter dan dapat menampung sekitar 100 jamaah.
Masjid ini dipasang sejumlah lampu LED Downlight sebanyak 10 unit masing-masing lampu sebesar 10 watt yang ditempatkan antara lain di dalam masjid sebanyak 10 unit, di pelataran masjid sebanyak 3 unit dan di
kamar mandi sebanyak 2 unit. Lampu ini akan menyala secara otomatis saat kondisi mulai gelap. Dan untuk sound sistem dipasang 1 unit amplifier (40watt) beserta sebuah pengeras suara (TOA) yang akan digunakan setiap kali mengumandangkan azan 5 kali sehari ditambah untuk kegiatan pengajian acara-acara peringatan hari besar Islam.
Untuk kebutuhan berwudhu maka telah dipasang sebuah pompa air single phase dengan daya sebesar 300watt. Air ini akan ditampung pada sebuah tanki sebesar 500 liter dengan sistem otomatis pengisian pada tanki tersebut.
Spesifikasi Sistem
Dengan kondisi profile beban seperti diatas maka hasil perhitungan konsumsi daya selama sehari untuk Masjid Al Hidayah yaitu 1.880 Wh. Dari kebutuhan daya harian sebesar itu maka berikut spesifikasi dari perangkat utama PLTS Off Grid :
1. Total Kapasitas Panel Surya : min. 830 Wp
Kapasitas panel surya terpasang sebesar 960Wp untuk menyesuaikan dengan kapasitas per module dipasaran.
Brand yang digunakan adalah Solarworld buatan Jerman dengan garansi daya mencapai 25 tahun.
2. Tegangan sistem : 24VDC dalam kondisi cuaca mendung (Otonomy 3 hari).
9
C. SCHEDULLE PEKERJAAN
Pekerjaan pembangunan PLTS Off Grid untuk Masjid Al-Hidayah Desa Cimanggung Kabupaten Sumedang durasi pekerjaan selama 45 hari kalender, mulai dari survey, desain, pengadaan barang hingga testing commissioning.
W 1 W 2 W 3 W 4 W 5 W 6 W 7 W 8
1 Survey, Perencanaan dan Desain
2 Pengadaan Barang
3 Produksi
4 Packing dan Pengiriman Barang
5 Instalasi M ekanikal + Elekt rikal
6 Test ing Commisioning
Bulan 2 TIM E SCHEDULLE PLTS OFF GRID M ASJID AL-HIDAYAH
DESA CIM ANGUNG - KABUPATEN SUM EDANG
No Uraian Pekerjaan
D. ANGGARAN BIAYA
Kapasitas dan nilai investasi dari suatu PLTS bersifat customized sesuai lokasi, banyaknya pekerjaan civil, jenis komponen PLTS yang digunakan dll maka sangat diperlukan proses survey lokasi. Dengan kapasitas sistem yang telah dihitung untuk memenuhi kebutuhan listrik tersebut maka berikut adalah anggaran untuk pengadaan dan pemasangan PLTS Off Grid Masjid Al-Hidayah Desa Cimanggung Kabupaten Sumedang.
PLTS OFF GRID M ASJID AL-HIDAYAH DESA CIM ANGUNG - KABUPATEN SUM EDANG
RAB PLTS M ASJID
11
Catatan :
- Harga belum termasuk PPN 10% dan PPH 2,5%
- Harga tidak termasuk pekerjaan sipil dan pondasi
- Harga Port Bandung.
E. KESIMPULAN & PENUTUP
Masjid adalah tempat sarana umat islam untuk beribadah. Masjid juga dapat menjadi pusat aktifitas bagi warga sekitarnya. Keberadaan masjid sangat penting dalam sebuah lingkungan masyarakat, kehadirannya dapat menjadi penyejuk relung kalbu umat yang berada di sekitarnya. Fasilitas masjid yang baik dan cukup mendukung dapat meningkatkan kualitas ibadah jamaah masjid tersebut. Maka keberadaan listrik dan ketersediaan air menjadi sangant penting untuk menunjang peran masjid dalam masyarakat.
Sangat disayangkan bahwa belum meratanya elektrifikasi di Indonesia menyebabkan beberapa masjid yang tidak teraliri listrik PLN menjadi kurang optimal perannya. Dengan adanya teknologi baru berupa Pembangkit listrik Tenaga Surya dapat menjadi alternatif atas ketersediaan listrik yang dibutuhkan masjid.