Vinda Arista Putri
125150209111007
Game Production - B
DESKRIPSI KERJA MASING-MASING TIM DI GAME PRODUCTION Bagian Programmer
Seorang programmer game adalah seorang ahli perangkat lunak yang khusus mengembangkan video game atau perangkat lunak terkait (seperti alat pengembangan game). Pengembangan basis kode permainan ini ditangani oleh programmer. Biasanya ada satu sampai beberapa programmer yang melaksanakan basis kode game awal dan pengembangan gambaran masa depan dan alokasi programmer pada modul individu.
Tugas bagian programmer adalah membuat program untuk game, pada proyek game dengan skala menengah ke atas kadang programmer membuat tool untuk membantu artist membuat efek-efek pada game.
Peran pemrogaman individu meliputi :
Fisik - pemrograman dari mesin permainan, termasuk simulasi fisik, tabrakan, gerakan obyek, dll
AI - memproduksi komputer agen menggunakan teknik permainan AI, seperti scripting, perencanaan, pengambilan keputusan berbasis peraturan, dll
Graphics - yang mengelola pemanfaatan konten grafis dan pertimbangan memori produksi mesin grafis, integrasi model, tekstur untuk bekerja sepanjang mesin fisika Sound - integrasi musik, pidato, efek suara ke lokasi yang tepat dan waktu
Gameplay - pelaksanaan peraturan berbagai permainan dan fitur (kadang-kadang disebut generalis a)
Scripting - pembuatan dan pemeliharaan sistem komando tingkat tinggi untuk tugas-tugas dalam berbagai game, seperti AI, editor tingkat pemicu, dll
UI - produksi elemen antarmuka pengguna, seperti menu pilihan, HUDs, bantuan dan sistem umpan balik, dll
Input pengolahan - pengolahan dan hubungan kompatibilitas perangkat berbagai input, seperti keyboard, mouse, Gamepad, dll
Komunikasi jaringan - yang mengelola input data dan output untuk gameplay internet lokal dan
Bagian Design
Game designer : menerapkan dan memodifikasi desain game untuk mencerminkan visi sebuah game, terlibat dalam berbagai macam aspek dalam pengembangan game.
Level Designer : menciptakan tingkat lanjutan dan kenyamanan mata saat memainkan game tersebut. Fitur dan level seringkali dihapus atau ditambahkan. Gaya seni yang ada bisa dikembangan dan backstory mungkin dirubah. Platform baru mungkin saja menargetkan game dengan demografis baru.
Game Writer : mendesain cerita dalam game, bagaimana pemain mengkontrol karakter dalam game, nama level, judul game, aturan main dalam game, mendesain level, dan lain-lain.
Bagian Seni
Concept Artist : membuat konsep gambar pada pre-produksi ketika membuat proposal untuk dikirim ke penerbit game (atau disebut dengan proses “Pitch” selain itu sebagai pengelola tim seni, penjadwalan dan koordinasi dalam tim pengembangan.
2D Artist : dapat menghasilkan konsep seni, sprite, tekstur, lingkungan atau medan gambar latar belakang, dan user interface
3D Artist : dapat menghasilkan model atau jerat, animasi, 3D lingkungan, dan cinematics.
Texture Artist : berperan sebagai pencipta texture pada game agar saat terlihat texture yang indah saat grafik itu dimainkan.
Animator : Jika sesuatu bergerak dalam game, maka “sesuatu” itu harus dianimasikan. Animator bertugas “menggerakkan” benda-benda yang perlu bergerak dalam game. Mereka juga bertanggungjawab pada cut-scene, lip-sync, sprite karakter dan efek-efek visual dalam game.
Voice Over : merupakan suara pada game yang melebihkan efek dari game itu sendiri dan biasanya itu bergabung dengan background efek.
Sound Effects : merupakan suara-suara seperti suara menekan tombol, suara ketika melakukan aksi, dll.
Composer : teknisi yang bertanggung jawab efek suara dan posisi suara. Mereka kadang-kadang bertindak mengawasi suara dan penciptaan aset lainnya. Komponis yang membuat skor permainan musik juga terdiri dari tim suara permainan, walaupun sering pekerjaan ini outsourcing.
Bagian Manajemen
Game Producer : Produsen game bekerja selama pra-produksi yang umumnya terkait dengan perencanaan jadwal, anggaran & perkirakan tugas dalam tim. Melakukan produser ini bertujuan untuk membuat rencana produksi yang padat sehingga produksi dapat dimulai bila diperlukan tanpa penundaan.