• Tidak ada hasil yang ditemukan

TINGKAT SPIRITUALITAS DAN KECEMASAN IBU (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "TINGKAT SPIRITUALITAS DAN KECEMASAN IBU (1)"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

TINGKAT SPIRITUALITAS DAN KECEMASAN

IBU PRIMIGRAVIDA TRIMESTER TIGA

1

(2)

LATAR BELAKANG

Pada saat melahirkan biasanya timbul reaksi alamiah yaitu perasaan kecemasan dan takut (RSIA, 2003). Perasaan cemas itu muncul akibat adanya perubahan psikologis pada ibu, seperti perasaan tidak enak, takut dan ragu persalinan yang dihadapi lancar atau tidak, takut akan nyeri yang timbul, pikiran akan keberhasilan persalinan dan juga keadaan bayi setelah persalinan (Sumarah, 2009).

Meningkatnya spiritualitas merupakan salah satu respon yang ditimbulkan kecemasan (Hamid, 1999). Spiritualitas merupakan kesadaran dalam diri seseorang dan rasa terhubung dengan sesuatu yang lebih tinggi, alami, atau kepada beberapa tujuan yang lebih besar dari diri sendiri (Mauk dan Schmidt, dalam Potter Perry, 2010). Spiritualitas menawarkan pengertian keterhubungan secara intrapersonal, interpersonal dan transpersonal (Milner-Williams, dalam PotterPerry, 2010). Spiritualitas merupakan rasa terhubung dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan.

2

BAB I

(3)

Dalam penelitian Darwanti, dkk (2007) mengenai pengaruh

bimbingan rohani terhadap penurunan kecemasan persalinan

kala I, didapatkan hasil bahwa ibu yang sedang mengalami

persalinan kala I mengalami kecemasan keseluruhan walaupun

tingkatannya berbeda-beda.

Selain rasa terhubung dengan Tuhan, spiritualitas juga dapat

diartikan dengan hubungan dengan manusia dan lingkungan.

Dalam penelitian Diponegoro (2009), mengenai pengaruh

dukungan suami terhadap lamanya proses persalinan kala II

didapatkan hasil bahwa ibu yang mendapat dukungan dari suami

lebih cepat dalam melewati proses persalinan kala II. Sementara

ibu yang tidak mendapat dukungan dari suami lebih lama dalam

melakukan persalinan kala II.

Berdasar penelitian diatas spiritualitas dan kecemasan dapat

mempengaruhi respon psikologis ibu dalam menghadapi

(4)

PERUMUSAN MASALAH

Berdasarkan latar belakang diatas, maka

dirumuskan masalah penelitian mengenai

Tingkat Spiritualitas dan Kecemasan Ibu

Primigravida Trimester Tiga.

(5)

TUJUAN PENELITIAN

5 3. MENGIDENTIFIKASI

GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU

PRIMIGRAVIDA TRIMESTER TIGA 2. MENGIDENTIFIKASI

TINGKAT

SPIRITUALITAS IBU PRIMIGRAVIDA TRIMESTER TIGA 1. MENGIDENTIFIKASI

TINGKAT KECEMASAN IBU PRIMIGRAVIDA

(6)

MANFAAT PENELITIAN

6 Pendidikan Keperawatan

Sebagai pengetahuan bagi perawat khususnya keperawatan maternitas mengenai Tingkat Kecemasan dan Spiritualitas Ibu Primigravida Trimester Tiga.

Praktik Keperawatan

Sebagai pertimbangan bagi perawat agar mengikutsertakan spiritualitas dalam pelayanan terhadap ibu primigravida trimester tiga

Peneliti Selanjutnya

(7)

BAB 2

Spiritualitas

Definisi Spiritualitas Aspek Spiritualitas

Faktor yang Mempengaruhi Spiritualitas Karakteristik Spiritualitas

Spiritualitas Ibu Hamil

Kecemasan

Defenisi Kecemasan Penyebab KecemasanGejala KecemasanTingkat Kecemasan

(8)

BAB 3

KERANGKA KONSEPTUAL

Ibu Primigravida Trimester Tiga

Skema Kerangka Konsep

8

Tingkat Spiritualitas 1. Tuhan

2. Diri Sendiri 3. Orang Lain

4. Alam

Tingkat Kecemasan 1. Ringan

(9)

Lanjutan

Defenisi Operasional :

(10)

BAB 4

METODOLOGI PENELITIAN

DESAIN PENELITIAN

POPULASI

10

Deskriptif

Bertujuan menggambarkan tingkat spiritualitas dan tingkat kecemasan ibu

primigravida trimester tiga.

(11)

SAMPEL

11

“Total Sampling”, yaitu jika populasi berjumlah <100 maka dilakukan pengambilan sampel dengan keseluruhan jumlah populasi (Arikunto, 2006). Dengan demikian peneliti mengambil keseluruhan sampel ibu primigravida trimester tiga yang kontrol di

PIH Rumah Sakit Umum dr. Pirngadi Medan.

Kriteria sampel yang akan diteliti :

1. Ibu primigravida yang sedang memasuki kehamilan trimester tiga.

2. Dapat berbahasa Indonesia.

(12)

LOKASI DAN WAKTU PENELITIAN

LOKASI

Ruang PIH RSU dr. Pringadi Medan

Lokasinya yang berada di pusat kota dan

mencakup/menjangkau ibu hamil primigravida yang mewakili

populasi dari berbagai tingkat sosial dan ekonomi.

Penelitian mengenai tingkat spiritualitas dan kecemasan ibu

primigravida trimester tiga belum pernah dilakukan di rumah

sakit ini

WAKTU PENELITIAN

Februari

Maret

(13)

Instrumen Penelitian

- Tempat Tinggal - Suku

19 Pernyataan 16 (+) & 3 (-)

Pilihan Jawaban TP KK SR SL

(14)

PERTIMBANGAN ETIK

-

14

Bebas Menentukan Pilihan Bersedia Diteliti atau Tidak

Informed Consent

Tidak Mencantumkan Nama

(15)

UJI VALIDITAS &

RELIABILITAS

1. Uji

Validitas

Uji validitas yang dilakukan adalah validitas isi (content validity) yaitu dengan memberikan instrumen kepada pakar yang menguasai topik yang akan diteliti (Dempsey, 2002). Kemudian dilakukan

penghitungan untuk melihat apakah kuesioner valid atau tidak oleh Pakar.

2. Uji Reliabilitas

Uji reabilitas direncanakan akan dilakukan pada 30 orang

responden yang memiliki kemiripan karakteristik dengan sampel yang akan diteliti diluar lokasi populasi yang akan diteliti. Uji reliabilitas pada penelitian ini menggunakan uji Cronbach Alpha dengan

menggunakan program komputerisasi. Suatu kuesioner dikatakan reliabel jika nilai alpha (α) lebih besar atau sama dengan 0,70 sesuai

(16)

PENGUMPULAN DATA

16 Izin Penelitian

dari Fakultas Keperawatan

Izin Penelitian dari RSU dr.

Pirngadi Menjelaskan

tujuan & Prosedur Penelitian

Bersedia Tanda Tangani Informed Conset

(17)

Analisa Data

17

Editing

Koding (Untuk pernyataan positif pengukurannya dengan skor TP=1, K=2, SR=3, SL=4 untuk pernyataan negatif pengukurannya dengan skor TP=4, KK=3, SR=2, SL=1)

Entry {Kecemasan ringan dengan rentang skor (20-39),

kecemasan sedang dengan rentang skor (40-59) dan kecemasan berat dengan rentang skor (60-80)}.

Spiritualitas tinggi dengan rentang skor (48-76), spiritualitas rendah dengan rentang skor (19-47)}.

(18)

TERIMA KASIH

Referensi

Dokumen terkait

Dalam bagian alasan pemilihan judul ini, tentunya ingin mengutarakan rasionalisasi mengapa judul diatas menjadi pilihan penulis untuk menjadi skripsi, yang mana pada revolusi

Identifikasi masalah merupakan langkah pertama untuk menganalisa masalah-masalah yang ada didalam suatu sistem, dari hal itu dapat diketahui adanya kesalahan, kekurangan

Berdasarkan pengelolaan asuhan keperawatan pada pasien asma dalam pemenuhan kebutuhan oksigenasi dengan masalah keperawatan pola napas tidak efektif berhubungan

Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh cerobong asap dengan kejadian ISPA dengan p value 0,033 dan OR 2,682 artinya responden yang memiliki cerobong asap

Subjek penelitian ini adalah pasien Puskemas Rangkah yang memiliki riwayat hipertensi esensial (primer) maupun sekunder, secara medis mempunyai ketentuan tekanan darah sistolik &gt;

Membantu instansi pemerintahan terutama Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik agar memanfaatkan data masa lalu untuk memutuskan model peramalan terbaik dalam rangka

Barkley,E dkk (2012 :5) menyatakan bahwa dalam pembelajaran kolaboratif semua anggota kelompok harus ikut berperan untuk meraih tujuan yang telah ditentukan. Seandainya

Disamping itu pelayanan lain yang sangat dibutuhkan olah masyarakat Kepulauan Kangean adalah pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Satuan Administrasi Manunggal