• Tidak ada hasil yang ditemukan

MATA PELAJARANPAKET KEAHLIAN MANAJEMEN PEMASARAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "MATA PELAJARANPAKET KEAHLIAN MANAJEMEN PEMASARAN"

Copied!
60
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Murwatiningsih
  • Sekolah: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
  • Mata Pelajaran: Manajemen Pemasaran
  • Topik: Mata Pelajaran/Paket Keahlian Manajemen Pemasaran
  • Tipe: sumber belajar
  • Tahun: 2016

I. Pengelolaan Usaha Pemasaran

Bagian ini membahas pengelolaan usaha pemasaran yang merupakan aspek penting dalam manajemen pemasaran. Kompetensi inti yang harus dikuasai adalah pemahaman terhadap materi, struktur, dan konsep pemasaran yang mendukung tujuan pendidikan. Melalui pengelolaan usaha pemasaran, siswa diharapkan dapat memahami dan menerapkan konsep-konsep pemasaran dalam konteks bisnis yang lebih luas, serta mengembangkan kemampuan analisis dan strategi pemasaran yang efektif.

1.1. Ruang Lingkup Pengelolaan Usaha Pemasaran

Ruang lingkup pengelolaan usaha pemasaran mencakup pemahaman tentang pemasaran dari perspektif kemasyarakatan dan organisasi bisnis. Pemasaran dilihat sebagai proses pertukaran yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia. Teori pemasaran yang dikemukakan oleh Philip Kotler menekankan pentingnya memahami kebutuhan konsumen untuk menciptakan nilai. Hal ini menjadi dasar bagi siswa untuk mengembangkan strategi pemasaran yang relevan dan efektif.

1.2. Tujuan Pengelolaan Usaha Pemasaran

Tujuan pengelolaan usaha pemasaran adalah untuk menciptakan nilai bagi konsumen dan mencapai tujuan bisnis. Siswa diajarkan untuk merumuskan tujuan yang jelas dan terukur dalam konteks pemasaran, serta memahami bagaimana tujuan ini berkontribusi pada keberhasilan organisasi. Dengan memahami tujuan pemasaran, siswa dapat mengembangkan rencana pemasaran yang sesuai dan mencapai hasil yang diinginkan.

1.3. Lingkungan Pemasaran Mikro dan Makro

Lingkungan pemasaran terdiri dari faktor-faktor mikro dan makro yang mempengaruhi strategi pemasaran. Lingkungan mikro mencakup elemen-elemen seperti pemasok, pesaing, dan pelanggan yang langsung berinteraksi dengan perusahaan. Sementara itu, lingkungan makro mencakup faktor-faktor eksternal seperti demografi, ekonomi, dan budaya. Pemahaman tentang lingkungan ini penting agar siswa dapat menganalisis dan merespons perubahan yang terjadi di pasar.

1.4. Jenis-Jenis Pemasaran

Jenis-jenis pemasaran mencakup berbagai pendekatan dan strategi yang dapat diterapkan dalam kegiatan pemasaran. Siswa diajarkan untuk mengenali dan membedakan antara pemasaran tradisional dan digital, serta memahami kekuatan dan kelemahan masing-masing. Pengetahuan ini sangat berguna dalam merancang kampanye pemasaran yang sesuai dengan target audiens dan tren pasar terkini.

1.5. Model-Model Pemasaran

Model-model pemasaran memberikan kerangka kerja untuk merencanakan dan melaksanakan strategi pemasaran. Siswa diperkenalkan pada berbagai model seperti model pemasaran mix dan model perilaku konsumen. Pemahaman tentang model-model ini membantu siswa untuk mengembangkan pendekatan yang sistematis dalam merancang dan mengevaluasi kampanye pemasaran.

II. Strategi Pengelolaan Usaha

Strategi pengelolaan usaha berfokus pada pengaturan dan perencanaan untuk mencapai tujuan bisnis. Siswa belajar untuk mengembangkan strategi yang efektif dengan mempertimbangkan faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi usaha. Melalui pembelajaran ini, siswa diharapkan dapat menciptakan rencana bisnis yang berkelanjutan dan responsif terhadap dinamika pasar.

2.1. Pengelolaan Produksi

Pengelolaan produksi melibatkan perencanaan dan pengaturan sumber daya untuk memastikan ketersediaan produk. Siswa diajarkan untuk memahami pentingnya efisiensi produksi dan kualitas produk dalam mencapai kepuasan pelanggan. Keterampilan ini sangat penting bagi siswa yang ingin berkarir di bidang manajemen produksi dan operasi.

2.2. Pengelolaan Pemasaran

Pengelolaan pemasaran mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian aktivitas pemasaran. Siswa belajar untuk merumuskan strategi pemasaran yang efektif dan menerapkan teknik-teknik pemasaran modern. Pengetahuan ini penting untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan dalam dunia pemasaran yang kompetitif.

2.3. Pengelolaan Distribusi

Pengelolaan distribusi berfokus pada saluran distribusi yang efektif untuk menjangkau pelanggan. Siswa diajarkan untuk merancang strategi distribusi yang sesuai dengan karakteristik produk dan pasar. Keterampilan dalam pengelolaan distribusi sangat penting untuk memastikan produk sampai ke tangan konsumen dengan efisien.

2.4. Pengelolaan Keuangan

Pengelolaan keuangan dalam usaha bisnis mencakup pengaturan dan pengawasan aliran keuangan. Siswa belajar untuk menganalisis laporan keuangan dan membuat keputusan yang berdampak pada keberlangsungan usaha. Keterampilan ini sangat penting untuk memastikan kesehatan finansial perusahaan.

III. Organisasi Pemasaran

Organisasi pemasaran adalah struktur yang mengatur hubungan antar individu dalam mencapai tujuan pemasaran. Siswa diajarkan untuk memahami pentingnya organisasi yang efektif dalam mendukung kegiatan pemasaran. Dengan memahami struktur organisasi, siswa dapat merancang tim pemasaran yang berfungsi secara optimal.

3.1. Struktur Organisasi Pemasaran

Struktur organisasi pemasaran mencakup pembagian tugas dan tanggung jawab dalam tim pemasaran. Siswa belajar untuk merancang struktur yang mendukung efisiensi dan efektivitas dalam pelaksanaan strategi pemasaran. Pemahaman ini penting untuk menciptakan tim yang solid dan terkoordinasi.

3.2. Tanggung Jawab dalam Organisasi Pemasaran

Tanggung jawab dalam organisasi pemasaran mencakup peran dan kontribusi setiap anggota tim. Siswa diajarkan untuk memahami pentingnya kolaborasi dan komunikasi dalam mencapai tujuan pemasaran. Keterampilan ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif.

3.3. Koordinasi dalam Organisasi Pemasaran

Koordinasi dalam organisasi pemasaran diperlukan untuk memastikan semua aktivitas berjalan sesuai rencana. Siswa belajar untuk merancang sistem koordinasi yang efektif agar setiap anggota tim dapat berkontribusi secara maksimal. Pemahaman ini penting untuk menghindari tumpang tindih tugas dan meningkatkan produktivitas.

3.4. Evaluasi Kinerja Organisasi Pemasaran

Evaluasi kinerja organisasi pemasaran bertujuan untuk mengukur efektivitas strategi yang diterapkan. Siswa diajarkan untuk menggunakan berbagai metode evaluasi untuk menilai pencapaian tujuan pemasaran. Keterampilan ini penting untuk melakukan perbaikan berkelanjutan dalam organisasi.

Referensi

Dokumen terkait

Ide bisnis dari kumpulan beberapa orang untuk menawarkan jasa, sehingga membentuk organisasi, baik profit maupun non-profit, besar maupun kecil, berlandaskan hukum

mengenai kinerja keuangan untuk menentukan keberlangsungan bisnis tersebut, dapat membuat para.. pelaku usaha hanya memberikan sedikit perhatian untuk mengevaluasi strategi

Strategi pemasaran Online atau sering disebut dengan Online marketing strategy merupakan segala usaha (bisnis) yang dilakukan untuk melakukan pemasaran suatu produk atau jasa

Pemasaran gerilya merupakan suatu konsep strategi yang unik dan fleksibel untuk dapat diterapkan oleh pelaku usaha tidak hanya ketika penjualan mengalami

Menurut Philip Kotler pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan pada usaha untuk memuaskan keinginan (wants) dan kebutuhan (needs)

Materi yang disampaikan adalah : Ruang lingkup agribisnis, Mengelola organisasi agribisnis, analisis atas laporan keuangan, Pembiayaan agribisnis, Sistim pemasaran

SUMMARIES ISTILAH pemasaran selama ini sering disalahertikan oleh kebanyakan orang dengan merujuk kepada penjualan dan pengiklanan semata-mata.Salah faham seperti ini masih berlaku

"ANALISA STRATEGI BAURAN PEMASARAN 4P PRICE, PRODUCT, PLACE, PROMOTION PADA USAHA PROL TAPE SARI MADU JEMBER DALAM MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN", Jurnal Akuntansi dan Manajemen