• Tidak ada hasil yang ditemukan

2014-08-26 Garis Besar Standar Kompetensi disampaikan rev pada kunjungan ke PT Timah (Persero) Tbk

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "2014-08-26 Garis Besar Standar Kompetensi disampaikan rev pada kunjungan ke PT Timah (Persero) Tbk"

Copied!
35
0
0

Teks penuh

(1)

Identifikasi Lapangan dan Penyusunan Strategi Pengembangan dan Penerapan

Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI)

Disampaikan oleh Ir. Yunus Triyonggo, MM

HR Practitioner

(2)

S-1 Teknologi Industri Pertanian IPB

S-2 Magister Management UNDIP

S-3 Manajemen Bisnis IPB (on going)

HR Trainee

Manager : PT Indofood Sukses Makmur, Tbk. (9 years)

Personnel & GA Manager : PT HM Sampoerna, Tbk. (1 year)

HRBP : PT Unilever Indonesia, Tbk (8 years)

VP HR : PT Nestle Indonesia (2 years)

Chief of Human Capital Development : PT Sierad Produce, Tbk (until now)

(3)

3

RPJMN

2010-2014

MP3EI

RPJPN

2005-2025

RPJMN

2005-2009

RPJMN

2015-2019

RPJMN

2020-2025

SDM : Berdaya Saing

- Lembaga Pendidikan

- Pengalaman di

tempat Kerja

- Lembaga Pelatihan

(4)

Sentra Produksi dan Pengolahan Hasil

Bumi

Dan Lumbung Energi Nasional

"Pusat Produksi dan Pengolahan Hasil Tambang & Lumbung

Energi Nasional"

''Pusat Produksi dan Pengolahan Hasil Pertanian, Perkebunan,

Perikanan, MIGAS dan Pertambangan Nasional''

Koridor

Sumatera

Koridor Kalimantan

Koridor Sulawesi

''Pintu Gerbang Pariwisata Nasional

dan Pendukung Pangan Nasional'' "Pendorong Industri

dan Jasa Nasional"

Pusat Pengembangan Pangan, Perikanan,

Energi, dan Pertambangan

Nasional"

Koridor Jawa

Koridor Bali - Nusa

Tenggara

(5)

PENYIAPAN

TENAGA

KERJA

KOMPETEN

DAN

(6)

HARMONISASI

REGULASI

PERKUATAN

LEMBAGA DIKLAT

PENGEMBANGAN

STANDAR

KOMPETENSI

(7)

Pembinaan dan Pengendalian

SKKNI,

Standar Khusus,

Standar Internasional

SISTEM STANDARDISASI KOMPETENSI KERJA NASIONAL

Pengembangan

Standar

Penerapan

Standar

Harmonisasi

Standardisasi

Lisensi LSP

Pemberlakuan

Sertifikasi

Kompetensi

SDM

Profesional

Akreditasi LDP

Pelatihan berbasis

kompetensi

(8)

PEMETAAN

KEBUTUHAN SKKNI

PENETAPAN SKKNI

PEMBAKUAN > KONVENSI = RSKKNI - 3

VERIFIKASI

RSKKNI 2

PERUMUSAN RSKKNI

VERIFIKASI RSKKNI = RSKKNI 1

VALIDASI > PRA KONVENSI = RSKKNI 2

PENERAPAN SKKNI

KAJI ULANG SKKNI

KOMITE SKKNI

RIP SKKNI

(9)

Relevan

dengan kebutuhan dunia usaha/industri

di masing-masing sektor atau lapangan usaha;

Valid

terhadap acuan dan/atau pembanding yang

sah;

Akseptabel

oleh para pemangku kepentingan;

Fleksibel

untuk

diterapkan

dan

memenuhi

kebutuhan pemangku kepentingan; dan

Mampu telusur

dan

dapat dibandingkan

dan/atau

disetarakan

dengan standar kompetensi lain, baik

secara nasional maupun internasional.

(10)

Tujuan utama (

main purpose

).

Fungsi kunci (

key function

) dari tujuan utama (

main purpose

).

Fungsi utama (

major function

) dari fungsi kunci (

key function

), dan

Fungsi dasar (

basic function

) dari fungsi utama (

major function

)

dari lapangan usaha pada klasifikasi kategori, golongan pokok,

golongan dan atau sub golongan usaha tertentu.

Fungsi dasar (basic function)

diidentifikasi sebagai

unit kompetensi

(11)

11

Fungsi Dasar

(JudulUnit

Fungsi Dasar

(JudulUnit

PEMETAAN KOMPETENSI RMCS

(Regional Model Competency Standards)

WHAT FOR

WHAT NEEDS TO BE DONE, HOW

SUMBER

(12)

STRUKTUR STANDAR KOMPETENSI

BIDANG

KEAHLIAN ATAU PEKERJAAN

PANDUAN PENILAIAN UNIT-UNIT KOMPETENSI

ELEMEN KOMPETENSI

KRITERIA UNJUK KERJA

BATASAN VARIABEL

KUALI

(13)
(14)
(15)
(16)

Core

Team

SK Tim Perumus

& Tim Verifikasi

23 Dec 13

Pelatihan &

Penyusunan

SKKNI

28 Feb

4 March 14

Pra-Konvensi

29-30 April 14

KONVENSI

21 July 14

Signing SK

Menakertrans

August14

(17)

37

3

HR..?

(18)

Free flow of

skilled labour

Single

Market and

Production

Base

Free flow of goods

Free flow of services

Free flow of investment

Free flow of capital

Free flow of skilled labour

Competitive

Economic

Region

Equitable

Economic

Development

Integration

into the

Global

Economy

1

4

3

(19)
(20)

HRM Profession

Competency Model

HR Practitioners

HR Certification

Institution/ Consultant

Industry

HR Profession

Association

Government

Universities

HR Experts

BNSP

Union/ Society

Competency Standard

Opportunity for competency development

Go global

Competency standard User for licensing LSP and MRA

ASEAN regional alignment

• Workers’ competitiveness • As “Instansi Teknis” of MSDM

Competent HR Professional

Competent HR Professional

Development opportunity

User feedbacks

Synchronize the curriculum

Align with the HR development strategy

Synchronize the curriculum

Align with the HR development strategy

Strengthen HR capability

Refresh HR Expertise

Strengthen HR capability

(21)

Perumusan

Verifikasi

Validasi 1

(Pra-Konvensi)

Penetapan

What

How

Who

Draft SKKNI Rancangan SKKNI-1

Rancangan SKKNI-2

SKKNI

- Studi literatur

- Perbandingan dengan negara lain

- Melibatkan para praktisi dan ahli

-mengacu pada peta kompetensi dan RIP SKKNI - Pelatihan Tim Perumus

Tim Perumus

kualifikasi perumus standar

kompetensi

menguasai substansi teknis

dapat dibantu Narasumber

Verifikasi draft SKKNI

Tim Verifikasi

kualifikasi verifikasi std

kompetensi

menguasai substansi teknis

Validasi SKKNI-1

dihadiri min 2/3 peserta

diteruskan ke Dirjen Standarisasi

Penetapan SKKNI dalam bentuk Surat Keputusan Menteri

Validasi 2

(Konvensi)

Validated SKKNI tahap final

Validasi SKKNI-2

dihadiri min 2/3 peserta

diteruskan ke Dirjen Standarisasi

Komite Standar

Kompetensi & Pemangku kepentingan secara selektif

Komite Standar

Kompetensi & Pemangku kepentingan secara luas

Kemenakertrans Maks 14 hari proses Maks 15 hari proses

(22)

Judul SKKNI dan Kode Unit

SKKNI

Kategori Jasa Profesional, Ilmiah, dan Teknis

Golongan Pokok Kegiatan Kantor Pusat dan Konsultasi

Manajemen

Bidang Manajemen Sumberdaya Manusia

M.701001.xxx.01

KBLI : M.701001

70 : Golongan Pokok

1001 : Kode penomoran KBLI

xxx : nomor urut unit kompetensi

01 : versi

SKKNI Kategori Jasa Profesional, Ilmiah, dan Teknis Golongan Pokok

Kegiatan Kantor Pusat dan Konsultasi Manajemen :

KBLI

Bidang Manajemen Sumberdaya Manusia :

kesepakatan

(23)

Triyonggo, 2014

1. Integrity

2. Leadership

3. Relationship

Management

4. Customer Service

Orientation

5. Consultation

6. Teamwork

7. Communication

8. Business Acumen

Layanan

Administrasi

dan Sistem

Informasi Pekerja

Hubungan

Industrial

Pengelolaan

Kinerja &

Remunerasi

Pengelolaan

Karir

Manajemen

Talenta

Pembelajaran

dan

Pengem-bangan SDM

Pengembangan

Organisasi

Pengadaan

SDM

Strategi dan

Perencanaan

Pengelolaan

Sumberdaya

Manusia

Bahasa Indonesia

proficiency

Bahasa Indonesia

proficiency

Bahasa

Indonesia

proficiency

Bahasa

(24)

Prasyarat

Dasar

Generik

merupakan

persyaratan

kemampuan

yang

harus

dimiliki

pelaksana

dan

(25)

1.

Integritas

(

Integrity

)

2.

Kepemimpinan

(

Leadership

)

3.

Manajemen Relasi

(

Relationship

Management

)

4.

Berorientasi pada pelayanan

(

Customer

Service Orientation

)

5.

Konsultasi

(

Consultation

)

6.

Kerjasama

(

Teamwork

)

7.

Komunikasi

(

Communication

)

(26)

Masing-masing dari kedelapan Prasyarat Dasar

Generik tersebut, dijabarkan secara lebih detail

melalui beberapa bagian antara lain:

1.

Definisi

2.

Sub-komponen

3.

Perilaku yang mendukung

4.

Standar Profisiensi masing-masing level

Sources :

Society for Human Resources Management, USA

(2012),

Chartered Institute of Personnel & Development, UK

(2013), dan

(27)

a. Definisi : kemampuan untuk secara efektif bertukar (

exchange

)

dengan para pemangku kepentingan.

b. Sub-kompetensi :

Keterampilan Komunikasi Verbal (

Verbal Communication Skills

)

Keterampilan Komunikasi Tertulis (

Written Communication

Skills

)

Keterampilan Presentasi (

Presentation Skills

)

Persuasi (

Persuasion

)

Diplomasi (

Diplomacy

)

Objektivitas perseptual (

Perceptual Objectivity

)

Mendengar Aktif (

Active Listening

)

Umpan-balik efektif tepat waktu (

Effective Timely Feedback

)

Keterampilan Fasilitasi (

Facilitation Skills

)

Efektivitas Rapat (

Meeting Effectiveness

)

Kecerdasan Teknologi Sosial dan Sosial Media (

Social

Technology and Social Media Savvy

)

(28)

c. Perilaku yang mendukung

Memberikan informasi yang jelas dan ringkas untuk orang lain

dalam lisan, tertulis, elektronik, dan lainnya sebagai format

komunikasi untuk konsumsi publik dan organisasi

Mendengarkan secara aktif dan empati terhadap pandangan

orang lain

Memberikan informasi penting kepada seluruh pemangku

kepentingan

Berusaha mendapatkan informasi lebih lanjut untuk

memperjelas ambiguitas

Memberikan umpan balik yang konstruktif efektif

Memastikan komunikasi yang efektif di seluruh organisasi

Memberikan umpan balik yang bijaksana dalam situasi yang

tepat

Menyediakan komunikasi proaktif

Menunjukkan pemahaman tentang perspektif audien

Memperlakukan umpan balik yang konstruktif sebagai peluang

(29)
(30)

Kemampuan Dasar merupakan persyaratan

yang

wajib

dimiliki pelaksana dan

penanggung jawab MSDM untuk mencapai

unjuk kerja yang dipersyaratkan dalam

pelaksanaan tugas pada unit-unit

kompetensi. Kemampuan Dasar yang

dimaksud adalah

Kemampuan berbahasa

(31)

Kemampuan Dasar ini digali dan dikaji dari UKBI yang dirintis

melalui berbagai peristiwa kebahasaan yang diprakarsai

Badan

Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan

(32)

Triyonggo, 2014

1. Integrity

2. Leadership

3. Relationship

Management

4. Customer Service

Orientation

5. Consultation

6. Teamwork

7. Communication

8. Business Acumen

Layanan

Administrasi

dan Sistem

Informasi Pekerja

Hubungan

Industrial

Pengelolaan

Kinerja dan

Remunerasi

Pengelolaan

Karir

Manajemen

Talenta

Pembelajaran

dan

Pengem-bangan SDM

Pengembangan

Organisasi

Pengadaan

SDM

Strategi dan

Perencanaan

Pengelolaan

Sumberdaya

Manusia

Bahasa Indonesia

proficiency

Bahasa Indonesia

proficiency

Bahasa

Indonesia

proficiency

Bahasa

(33)
(34)

pelatihan kerja

sertifikasi kompetensi

pengembangan

program pelatihan

(disusun Instansi

Teknis)

akreditasi

lembaga

pelatihan kerja

(oleh LALPK)

pengembangan

kurikulum,

silabus dan

modul

evaluasi

hasil

pelatihan

pengembangan

skema sertifikasi

kompetensi

lisensi Lembaga

Sertifikasi Profesi

(oleh BNSP)

asesmen

Pedoman penerapan SKKNI

dalam kaitannya dengan

sertifikasi kompetensi, disusun

oleh BNSP.

(35)

Referensi

Dokumen terkait

(mikrofilaremia asimtomatik). Oleh karena itu penting kiranya mengetahui beberapa teknik pemeriksaan untuk mendeteksi keberadaan mikrofilaria di dalam darah maupun

Bambu adalah jenis material organik yang memiliki tingkat keausan cukup tinggi dibandingkan dengan agregat konvensional split, sehingga semakin tinggi persentase agregat bambu

Dua operator terbesar yaitu Telkom dan Bakrie, tingkat pemanfaatan kapasitas yang relative cukup tinggi khususnya pada tahun 2007 yang hampir mencapai 70%

Sehingga dapat disimpulkan bahwa Quality Management Systems (ISO 9001:2008) adalah Merupakan prosedur terdokumentasi dan praktek - praktek standar untuk manajemen

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor apa yang paling dominan menjadi penyebab keterlambatan pada proyek The 100 Residence dengan mengambil data sekunder dari

Pada putusan nomor 0753/Pdt.G/2018/PA.Kab.Kdr, majelis hakim memutus bagian harta bersama berupa satu bidang tanah sawah seluas kurang lebih 698 m2, yang terletak di

Untuk membahas cara ini perlu dibicarakan lebih lanjut pada bab tersendiri.Kalau tunnel terlalu panjang, sampai 1.000 feet atau 3 kilometer panjangnya, maka diperlukan

Bahwa sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah juncto Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan