Pertanggungjawaban Pelaku Usaha Terhadap Konsumen Yang Timbul Atas Kepailitan Maskapai Penerbangan Dikaitkan Dengan UU No.37 Tahun 2004 Tentang Kepailitan & Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang.
Teks penuh
Dokumen terkait
37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang memberikan wewenang kepada kreditur untuk memohonkan PKPU berdasarkan Pasal 222 ayat (1)
Pengangkatan Pengurus dalam putusan PKPU diatur dalam Pasal 225 ayat 2 UU Kepailitan dan PKPU yang berbunyi ; “Dalam hal permohonan diajukan oleh debitur, Pengadilan dalam
1) Sesuai ketentuan dalam Pasal 187 UUK dan PKPU, jika dianggap perlu maka masih tetap dapat dilaksanakan pencocokan utang piutang, walaupun tenggan waktu pencocokan
Dalam hal pembicaraan dan pemungutan suara mengenai rencana perdamaian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 147 ditunda sampai rapat berikutnya, Kurator dalam jangka waktu 7 (tujuh)
Sriwijiastuti, Lembaga PKPU Sebagai Sarana Restrukturisasi Utang Bagi Debitor Terhadap Para Kreditor (Studi Kasus Pada PT. Anugerah Tiara Sejahtera) , Semarang: Tesis Program
Demikian juga sebaliknya jika Debitor dinyatakan pailit maka Kreditor Separatis berada dalam keadaan seolah-olah tidak terjadi kepailitan sebagaimana ketentuan
Untuk meneliti permasalahan tersebut maka digunakanlah penelitian yuridis normatif, yaitu penelitian yang mengacu pada norma hukum yang berkaitan dengan hak suara kreditor
Adapun yang membedakan dari penelitian terdahulu dengan penelitian penulis adalah Judul penelitian penulis terfokus kepada “Batasan Tanggung Jawab Penanggung Dalam Perkara Penundaan