• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pertanggungjawaban Pelaku Usaha Terhadap Konsumen Yang Timbul Atas Kepailitan Maskapai Penerbangan Dikaitkan Dengan UU No.37 Tahun 2004 Tentang Kepailitan & Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pertanggungjawaban Pelaku Usaha Terhadap Konsumen Yang Timbul Atas Kepailitan Maskapai Penerbangan Dikaitkan Dengan UU No.37 Tahun 2004 Tentang Kepailitan & Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang."

Copied!
13
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang memberikan wewenang kepada kreditur untuk memohonkan PKPU berdasarkan Pasal 222 ayat (1)

Pengangkatan Pengurus dalam putusan PKPU diatur dalam Pasal 225 ayat 2 UU Kepailitan dan PKPU yang berbunyi ; “Dalam hal permohonan diajukan oleh debitur, Pengadilan dalam

1) Sesuai ketentuan dalam Pasal 187 UUK dan PKPU, jika dianggap perlu maka masih tetap dapat dilaksanakan pencocokan utang piutang, walaupun tenggan waktu pencocokan

Dalam hal pembicaraan dan pemungutan suara mengenai rencana perdamaian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 147 ditunda sampai rapat berikutnya, Kurator dalam jangka waktu 7 (tujuh)

Sriwijiastuti, Lembaga PKPU Sebagai Sarana Restrukturisasi Utang Bagi Debitor Terhadap Para Kreditor (Studi Kasus Pada PT. Anugerah Tiara Sejahtera) , Semarang: Tesis Program

Demikian juga sebaliknya jika Debitor dinyatakan pailit maka Kreditor Separatis berada dalam keadaan seolah-olah tidak terjadi kepailitan sebagaimana ketentuan

Untuk meneliti permasalahan tersebut maka digunakanlah penelitian yuridis normatif, yaitu penelitian yang mengacu pada norma hukum yang berkaitan dengan hak suara kreditor

Adapun yang membedakan dari penelitian terdahulu dengan penelitian penulis adalah Judul penelitian penulis terfokus kepada “Batasan Tanggung Jawab Penanggung Dalam Perkara Penundaan