• Tidak ada hasil yang ditemukan

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR KAJI ULANG MANAJEMEN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR KAJI ULANG MANAJEMEN"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

DIBUAT OLEH DISAHKAN OLEH

KASUBBAG MANAJEMEN MUTU

AULIANSYAH LUBIS, S.I.K., M.H. AKBP NRP 72070520

KA LSP

Drs. SUROTO, M.Si. KOMBES POL. NRP.65040678

1. Tujuan

Untuk memastikan pelaksanaan Kaji Ulang Manajemen (KUM) LSP Polri dapat berjalan secara efektif dan efisien sesuai dengan sistem manajemen mutu yang diterapkan di LSP Polri.

2. Ruang Lingkup

Ruang lingkup SOP ini mulai dari penyusunan program, pendistribusian, pelaksanaan sampai dengan tindak lanjut rekomendasi hasil kaji ulang manajemen.

3. Pedoman/Acuan

3.1. Undang-undang No. 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik

Indonesia.

3.2. Peraturan Kapolri No. 21 tahun 2010 tentang Susunan Organisasi dan

Tata Kerja Satuan Organisasi Pada Tingkat Mabes Polri.

3.4. Pedoman BNSP 201 tahun 2014 tentang Penilaian Kesesuaian Persyaratan Umum Lembaga Sertifikasi Profesi.

3.6. Pedoman BNSP 202 tahun 2014 tentang Pembentukan Lembaga

(2)

3.6. Panduan Mutu LSP Polri.

3.7. Standar Internasional ISO 9001:2008.

4. Pengertian

Kaji ulang manajemen (KUM) adalah suatu proses pengkajian secara

menyeluruh sistem manajemen mutu organisasi untuk memastikan

keberlanjutan, kesesuaian, kecukupan dan efektifitas pelaksanaan sistem manajemen mutu.

5. Alat

5.1. Komputer.

5.2. Mesin scanner, printer dan foto copy.

5.3. Berbagai alat tulis untuk mendukung terlaksananya kaji ulang manajemen

LSP Polri.

6. Prosedur

6.1. Merencanakan program kaji ulang manajemen

6.1.1. Kaji ulang manajemen dilaksanakan minimal sekali dalam satu tahun.

6.1.2. Kasubbag manajemen mutu mengumpulkan dokumen-dokumen untuk bahan pelaksanaan kaji ulang manajemen, meliputi :

a. Hasil audit internal.

b. Hasil tindak lanjut kaji ulang sebelumnya.

c. Hasil tindakan korektif dan pencegahan.

(3)

e. Dokumen yang berkaitan dengan perubahan sumber daya dan ruang lingkup sertifikasi LSP Polri.

f. Dokumen yang berkaitan dengan peraturan atau kebijakan

pimpinan Polri yang berpengaruh terhadap kinerja LSP Polri. 6.1.3. Kasubbag manajemen mutu menyusun rencana kegiatan Kaji

Ulang Manajamen (KUM), meliputi:

a. Penentuan waktu.

b. Penentuan tempat.

c. Penentuan bahan yang akan dikaji ulang.

d. Penentuan peserta.

e. Penentuan jadual.

6.1.4. Kasubbag manajemen mutu melaporkan rencana kaji ulang kepada Ka LSP Polri.

6.1.5. Ka LSP Polri memerintahkan Kasubbag Manajemen mutu untuk menyiapkan pelaksanaan kaji ulang manajemen.

6.2. Melaksanakan Persiapan Kaji Ulang Manajemen:

6.2.1. Kasubbag manajemen mutu membuat Sprin pelaksanaan kaji ulang manajemen.

6.2.2. Kasubbag menajemen mutu mendistribusikan rencana kaji ulang kepada para Kasubbag dan Urmin untuk mempersiapkan bahan kaji ulang sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. 6.2.3. Kasubbag manajemen mutu membuat dan mengirimkan undangan

kepada peserta rapat kaji ulang.

6.2.4 Kasubbag manajemen mutu menyiapkan tempat dan akomodasi pelaksanaan kaji ulang.

(4)

6.3. Melaksanakan kaji ulang manajemen:

6.3.1. Kasubbag manajemen mutu menyiapkan daftar hadir peserta KUM. 6.3.2. Kasubbag manajemen mutu menyiapkan petugas notulen kaji

ulang.

6.3.3. Kasubbag manajemen mutu mengecek kesiapan kaji ulang dan melaporkan kepada Ka LSP Polri.

6.3.4. Ka LSP Polri sebagai penanggungjawab manajemen memimpin pelaksanaan kaji ulang. Hal-hal yang perlu dibahas dalam kaji ulang meliputi :

a. Apakah kinerja LSP Polri telah sesuai dengan tujuan,

sasaran dan program kerja yang telah ditetapkan.

b. Bagaimana tindak lanjut hasil audit internal yang telah

dilaksanakan.

c. Bagaimana tindak lanjut tindakan korektif dan pencegahan

yang telah dilaksanakan.

d. Apakah sistem manajemen mutu yang ditetapkan dapat

dilaksanakan secara efektif dan efisien sesuai dengan pelaksanaan tugas LSP Polri.

e. Apakah pelaksanaan tugas di LSP Polri sudah sesuai

dengan sistem manajemen mutu.

f. Apakah sumber daya organisasi LSP Polri sudah sesuai

dengan kebutuhan yang diharapkan.

g. Apakah LSP Polri sudah memenuhi

(5)

h. Apakah ada perubahan peraturan atau kebijakan pimpinan Polri yang mempengaruhi sistem manejemen mutu LSP Polri dan efektifitas penerapannya.

i. Merumuskan kebijakan organisasi, tujuan dan sasaran yang

ingin dicapai serta menyusun program tindak lanjut hasil kaji ulang.

j. Pada prinsipnya pertanyaan kunci yang harus terjawab

dalam kaji ulang manajemen adalah ”apakah sistem

sudah bekerja dengan baik ?”

6.3.5. Kasubbag menejemen mutu selaku wakil manajemen menghimpun hasil pelaksanaan kaji ulang meliputi:

a. Notulen hasil kaji ulang.

b. Dokumentasi kaji ulang.

c. Daftar hadir peserta kaji ulang.

6.4. Kasubbag manajemen mutu selaku wakil manajemen menyusun risalah

kaji ulang manajemen, meliputi:

6.4.1 Hasil tindak lanjut kaji ulang terdahulu.

6.4.2. Evaluasi implementasi sistem manajemen mutu LSP Polri 6.4.3. Evaluasi hasil audit internal.

6.4.4. Evaluasi tindakan korektif dan pencegahan yang belum terselesaikan.

6.4.5. Evaluasi terhadap perubahan peraturan dan kebijakan pimpinan Polri maupun sumbar daya LSP Polri.

6.4.6. Evaluasi, revisi dan penetapan kebijakan, tujuan, sasaran dan program manajemen mutu LSP Polri.

(6)

6.4.7. Penentuan pejabat yang bertanggung jawab terhadap tindak lanjut kaji ulang.

6.4.8. Penentuan target waktu pencapaian tindak lanjut kaji ulang.

6.5. Kasubbag manajemen mutu menyampaikan risalah kaji ulang kepada Ka

LSP Polri.

6.6. Ka LSP memerintahkan Kasubbag manajemen mutu untuk membuat

Sprin untuk menindaklanjuti risalah kaji ulang.

6.7. Kasubbag manajemen mutu mendistribusikan Sprin dan risalah kepada

para Kasubbag dan Urmin LSP Polri.

6.8. Para Kasubbag dan Urmin LSP Polri melaksanakan realisasi tindak lanjut

kaji ulang dan melaporkan hasil pelaksanaannya kepada Ka LSP Polri sesuai dengan target waktu pencapaian yang telah ditetapkan.

(7)

Mekanisme

MERENCANAKAN PROGRAM KAJI ULANG MANAJEMEM

(KUM)

 Ksb. Jemenmutu

mengumpulkan dokumen utk bahan KUM

 Ksb. Jemenmutu menyusun ren KUM

 Ksb. Jemenmutu ren KUM kepada ka LSP

 Ka LSP memerintahkan Ksb. Jemenmutu utk siapkan pelaks KUM

MELAKSANAKAN PERSIAPAN KUM  Ksb. Jemenmutu membuat Sprin pelaksanaan KUM  Ksb. Jemenmutu mendistribusikan ren KUM kdp para Ksb dan Paurmin

 Ksb. Jemenmutu

membuat undangan KUM  Ka LSP memerintahkan

Ksb. Jemenmutu utk siapkan pelaks KUM

MELAKSANAKAN KUM

 Ksb. Jemenmutu menyiapkan daftar hadir peserta KUM

 Ksb. Jemenmutu menyiapkan petugas notulen

 Ksb. Jemenmutu cek kesiapan KUM dan melaporkan kepada Ka LSP

 Ka LSP memimpin pelaksanaan KUM  Ksb. Jemenmutu

menghimpun hasil KUM

KSB. JEMENMUTU MENYUSUN RISALAH KUM KSB. JEMENMUTU MENYAMPAIKAN RISALAH KUM KEPADA KA LSP KA LSP MEMERINTAHKAN KSB. JEMENMUTU UTK MEMBUAT SPRIN TINDAK LANJUT RISALAH KUM KSB. JEMENMUTU MEMBUAT DAN MENDISTRIBUSI-KAN SPRIN TINDAK LANJUT RISALAH KUM KPD PARA KSB DAN URMIN PARA KASUBBAG DAN PA URMIN MELAKSANA-KAN REALISASI TINDAK LANJUT KUM DAN MELAPORKAN HASILNYA KEPADA KA LSP

Referensi

Dokumen terkait

Penyinaran Ultraviolet Dalam Produksi Selulosa Mikrokristalin Dari Bahan Alam (Kaji Ulang Literatur)” dapat terselesaikan dengan baik.. Penyusunan skripsi ini

pada Produksi Selulosa Mikrokristalin dari Bahan Alam (Kaji Ulang Literatur) dengan maksud untuk memenuhi persyaratan mendapatkan gelar Sarjana Farmasi di Fakultas

Dalam penyusunan Standar Operasional Prosedur Penyusunan Peraturan Kepolisian Tentang Hubungan Tata Cara Kerja (HTCK) bertujuan sebagai penjabaran tugas pokok dan

Dalam rangka pelaksanaan kegiatan tugas pokok dan fungsi Satuan Kerja, telah ditetapkan beberapa pos anggaran yang terbagi atas Program, Jenis Belanja, dan Mata

Dalam rangka pelaksanaan kegiatan tugas pokok dan fungsi Satuan Kerja, telah ditetapkan beberapa pos anggaran yang terbagi atas Program, Jenis Belanja, dan Mata Anggaran Kegiatan

Kabag TPD memerintahkan Kasubbag untuk membuat dan mendistribusikan nota dinas Sekretaris kepada Ketua dan Anggota perihal pelaksanaan pengukuhan dan undangan

Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 73 Tahun 2008 tentang Penjabaran Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Jawa Tengah (Berita Daerah Provinsi

Kaji Ulang : Agustus 2027 Paraf : Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen tanpa izin tertulis dari Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan