• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tabel I. 1 Critical To Quality ERWP spesifikasi SNI 0039:2013 OD 16 INCH WT 6,4 MM. Need Quality Drivers Critical to Quality Test Method

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Tabel I. 1 Critical To Quality ERWP spesifikasi SNI 0039:2013 OD 16 INCH WT 6,4 MM. Need Quality Drivers Critical to Quality Test Method"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

1

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang

Kualitas merupakan kesesuaian produk atau layanan yang ditawarkan terhadap spesifikasi atau persyaratan (Mitra, 2016, p.8). Dalam menentukan keberhasilan atau kegagalan terhadap produk yang ditawarkan, kualitas produk yang dihasilkan ditentukan oleh proses produksi dan input produksi. Industri manufaktur mengimplementasikan berbagai teknik quality control untuk meningkatkan kualitas proses produksi dan mengurangi variabilitas hasil produksi. (Mitra, 2016, pp.7-12).

PT ABC salah satu badan usaha milik negara (BUMN) yang memiliki spesialisasi dalam memproduksi pipa baja dan aplikasi proses coating di Indonesia.

Dengan menerapkan sistem produksi make-to-order dimana dalam memproduksi pipa baja disesuasikan dengan permintaan konsumen seperti dimensi pipa dan kuantitas pesanan. Salah satu produk pipa baja yang dihasilkan oleh PT ABC secara berkelanjutan adalah produk ERWP spesifikasi SNI 0039:2013 OD 16 INCH WT 6,4 MM (Electric Resistance Water Pipe - grade SNI 0039:2013 dengan dimensi Outside Diameter sebesar 16inch dan Wall Thickness sebesar 6,4 milimeter).

Dalam memproduksi ERWP spesifikasi SNI 0039:2013 OD 16 INCH WT 6,4 MM, perusahaan menetapkan Critical to Quality (CTQ produk) yang disajikan pada tabel I.1, sebagai berikut:

Tabel I. 1 Critical To Quality ERWP spesifikasi SNI 0039:2013 OD 16 INCH WT 6,4 MM

Nomor

CTQ Need Quality Drivers Critical to Quality Test Method

1 Kesesuaian Visual Produk

Tepi sisi kanan dan sisi kiri pipa sejajar pada line marking

Sambungan sisi kiri dan sisi kanan pipa baja rata pada kedua sisi (simetris) dengan keliling pipa sebesar 1290 mm

Inspeksi produk secara

visual

(2)

2

Tabel I. 1 Critical To Quality ERWP spesifikasi SNI 0039:2013 OD 16 INCH WT 6,4 MM (Lanjutan)

Nomor

CTQ Need Quality Drivers Critical to Quality Test Method

2

Kesesuaian Visual Produk

Kelayakan hasil pengelasan pada area fusion welding

Tidak terdapat hasil pengelasan yang terbuka pada penekanan sebesar 50% atau 66% dari diameter luar pipa dan tidak ada retak atau pecah pada penekanan sebesar 33% dari diameter luar pipa pada base material

Inspeksi produk secara

visual

3

Kesesuaian Visual Produk

Pipa baja memiliki serutan yang halus pada area fusion welding

Bagian sisi dalam pada area fusion welding tidak terdapat excess welding

Inspeksi produk secara

visual

4

Kesesuaian Fisik Produk

Panjang pipa sesuai dengan matriks standar

Panjang total pipa sebesar 12,00 m, dengan nilai toleransi sebesar +0.1m

Pengukuran menggunakan

meteran

5

Kesesuaian Fisik Produk

Tebal dinding pipa sesuai dengan matriks standar

Tebal dinding pipa sebesar 6,4 mm, dengan nilai toleransi sebesar (-10%t, +15%t)

Pengukuran menggunakan

thickness gauge

6

Kesesuaian Fisik Produk

Jari-jari pipa bersudut tegak lurus dengan sumbu pipa

Nilai toleransi out of roundness pipa ≤ 2% dari outside diameter (OD) dan nilai toleransi cekungan ≤ 3,2 mm dari kelurusan pipa

Pengukuran menggunakan

sigmat dan penggaris

Hasil produksi pada periode Januari 2018 sampai dengan Desember 2018, disajikan pada tabel I.2, sebagai berikut:

(3)

3

Tabel I. 2 Data Jumlah Produksi dan Jumlah Produk Defect untuk Produk ERWP spesifikasi SNI 0039:2013 OD 16 INCH WT 6,4 MM

Bulan

Jumlah Produksi

(pcs)

Jumlah Produk Defect

(pcs)

Jumlah Produk Diterima

(pcs)

Persentase Produk Defect

Persentase Toleransi

Produk Defect

a b c= a-b d = b/a e

Jan-18 203 16 187 7.88% 5%

Feb-18 114 8 106 7.02% 5%

Mar-18 198 13 185 6.57% 5%

Apr-18 204 18 186 8.82% 5%

Mei-18 184 20 164 10.87% 5%

Jun-18 106 14 92 13.21% 5%

Jul-18 155 7 148 4.52% 5%

Aug-18 163 15 148 9.20% 5%

Sep-18 190 16 174 8.42% 5%

Okt-18 175 14 161 8.00% 5%

Nov-18 199 17 182 8.54% 5%

Des-18 118 9 109 7.63% 5%

Total 2.009 167 1.842

Rata-rata 167 14 154

Gambar I. 1 Grafik Perbandingan Persentase Produk Defect dengan Persentase Toleransi Produk Defect ERWP spesifikasi SNI 0039:2013 OD 16 INCH WT 6,4 MM

PT ABC menetapkan toleransi defect sebesar 5% dari jumlah produksi untuk setiap bulannya. Berdasarkan gambar I.1 dapat dilihat, hampir setiap bulan persentase

7.88%

7.02%

6.57% 8.82%

10.87%

13.21%

4.52%

9.20%

8.42%

8.00% 8.54%

7.63%

-1%

1%

3%

5%

7%

9%

11%

13%

15%

Persentase Produk Defect Persentase Toleransi Produk Defect

(4)

4

defect yang terjadi melebihi batas toleransi yang ditetapkan. Selama ini, dalam

mengatasi permasalahan produk cacat yang terjadi, tindakan yang dilakukan oleh perusahaan yaitu melakukan proses rework dan down grade, tanpa melakukan perbaikan proses. Berdasarkan data produksi terdapat 7 (tujuh) jenis defect yang terjadi selama periode Januari 2018 sampai dengan Desember 2018, yang disajikan pada tabel I.3, sebagai berikut:

Tabel I. 3 Informasi Jenis Defect ERWP spesifikasi SNI 0039:2013 OD 16 INCH WT 6,4 MM

Jenis Defect

Deskripsi Visualisasi

Defect Misalignment

(HL)

Sambungan sisi kiri dan sisi kanan pipa baja tidak sejajar atau tidak simetris

Open Weld (O/W)

Terdapatnya crack atau horizontal rupture pada area welding

Inside Trimming

(IT)

Hasil atau excess pada area dalam welding yang tidak terserut secara optimal

Under Length (UL)

Ketidaksesuaian panjang pada pipa berdasarkan toleransi standar yang telah ditetapkan

Under Thickness

(UNT)

Ketidaksesuaian tebal pada dinding pipa berdasarkan toleransi standar yang telah ditetapkan

Oval Diameter pipa tidak bersudut tegak lurus dengan sumbu pipa

Dent Cekungan yang terdapat pada dinding pipa yang disebabkan oleh suatu tekanan

(5)

5

Terdapat 6 (enam) CTQ produk yang harus dipenuhi untuk menghasilkan produk yang sesuai spesifikasi, ketika salah satu CTQ produk tidak terpenuhi maka produk dinyatakan defect. Terdapat jenis defect yang muncul setiap bulannya, frekuensi kemunculan jenis defect setiap bulannya disajikan pada tabel I.4, sebagai berikut:

Tabel I. 4 Frekuensi Jenis Defect ERWP spesifikasi SNI 0039:2013 OD 16 INCH WT 6,4 MM

Bulan Jumlah Produksi

Jumlah Defective

Frekuensi Jenis Defect Nomor CTQ

produk yang tidak terpenuhi

HL O/W IT UL UNT Oval Dent

Jan-18 203 16 10 1 2 2 1 1,2,3,4,5

Feb-18 114 8 3 2 1 1 1 1,3,4,5,6

Mar-18 198 13 9 3 1 1,3,4

Apr-18 204 18 11 1 4 1 1 1,2,4,5,6

Mei-18 184 20 9 2 3 6 1,2,3,4

Jun-18 106 14 7 1 2 4 1,2,3,4

Jul-18 155 7 3 3 1 1,3,4

Aug-18 163 15 7 2 3 3 1,2,3,4

Sep-18 190 16 10 1 2 3 1,2,3,4

Okt-18 175 14 8 1 2 3 1,2,3,4

Nov-18 199 17 9 3 4 1 1,3,4,5

Des-18 118 9 5 2 2 1,3,4

Total 2009 167 91 9 27 34 4 1 1

Melalui penyajian data frekuensi jenis defect setiap bulannya pada tabel di atas, maka dapat dinyatakan terdapat CTQ produk yang tidak dipenuhi disetiap bulannya. Berdasarkan hal tersebut dapat diduga proses produksi ERWP spesifikasi SNI 0039:2013 OD 16 INCH WT 6,4 MM belum berjalan secara optimal.

(6)

6

Dalam memproduksi ERWP spesifikasi SNI 0039:2013 OD 16 INCH WT 6,4 MM terdapat 13 (tiga belas) tahapan proses produksi yang dimana pada masing-masing tahapan proses tersebut juga terdapat CTQ proses (Lampiran B) yang harus dipenuhi, seperti disajikan pada gambar I.2, sebagai berikut:

Gambar I. 2 Tahapan Proses Produksi ERWP spesifikasi SNI 0039:2013 OD 16 INCH WT 6,4 MM

Pada setiap tahapan proses terdapat persyaratan yang harus dipenuhi (Lampiran B) untuk memastikan hasil produksi sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan.

Penilaian kinerja proses produksi perusahaan melalui perhitungan stabilitas dan kapabilitas proses (Lampiran C). Berdasarkan hasil perhitungan, disimpulkan bahwa proses produksi ERWP spesifikasi SNI 0039:2013 OD 16 INCH WT 6,4 MM dalam batas kendali dan stabil pada level 3,71 sigma (1,208 ≤ Cpk < 1,25).

Dapat dinyatakan bahwa kinerja proses produksi dalam kategori “capable”(Patel, 2016, p.25), akan tetapi dalam proses produksinya masih terdapat permasalahan dengan munculnya defect. Dalam menganalisis akar penyebab permasalahan pada tahapan proses produksi digunakan tools diagram fishbone dan 5 Whys (Lampiran D).

Berdasarkan uraian permasalahan di atas, penulis melakukan penelitian yang berjudul “PERANCANGAN USULAN PERBAIKAN PROSES PRODUKSI PRODUK ELECTRIC RESISTANCE WATER PIPE (ERWP) SPESIFIKASI SNI 0039:2013 OD 16 INCH WT 6,4 MM DI PT ABC BERDASARKAN PENDEKATAN METODE SIX SIGMA”

(7)

7 I.2 Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang permasalahan yang terjadi, maka perumusan masalah pada penelitian ini yaitu perbaikan apa yang dapat diusulkan untuk memperbaiki proses inside trimming, proses welding (HFRW), proses sizing & straightening, proses squeeze rolling, dan proses rotary cut-off yang teridentifikasi menyebabkan defect produk ERWP spesifikasi SNI 0039:2013 OD 16 INCH WT 6,4 MM?

I.3 Tujuan Penelitian

Berdasarkan perumusan masalah yang telah diuraikan, adapun tujuan penelitian adalah merancang usulan perbaikan untuk memperbaiki proses inside trimming, proses welding (HFRW), proses sizing & straightening, proses squeeze rolling, dan proses rotary cut-off, sebagai upaya meminimasi terjadinya defect produk ERWP spesifikasi SNI 0039:2013 OD 16 INCH WT 6,4 MM.

I.4 Batasan Penelitian

Berikut merupakan uraian batasan penelitian yang bertujuan agar terfokus pada tujuan penelitian yang ingin dicapai, dijelaskan sebagai berikut:

1. Penelitian hanya dilakukan sampai dengan tahapan usulan perancangan perbaikan, tidak disertai dengan tahap penerapan dan pengontrolan.

2. Penelitian tidak membahas studi kelayakan untuk usulan perancangan perbaikan.

I.5 Manfaat Penelitian

Berikut merupakan uraian manfaat penelitian yang didapatkan:

1. Perusahaan dapat melakukan perbaikan pada proses inside trimming, proses welding (HFRW), proses sizing & straightening, proses squeeze rolling, dan

proses rotary cut-off, sebagai upaya meminimasi terjadinya defect produk ERWP spesifikasi SNI 0039:2013 OD 16 INCH WT 6,4 MM.

2. Penelitian ini mengoptimalkan proses inside trimming, proses welding (HFRW), proses sizing & straightening, proses squeeze rolling, dan proses

(8)

8

rotary cut-off produk ERWP spesifikasi SNI 0039:2013 OD 16 INCH WT 6,4 MM.

I.6 Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan pada penelitian ini dapat diuraikan sebagai berikut:

Bab I Pendahuluan

Pada bab pendahuluan memuat informasi dan identifikasi permasalahan secara umum sampai identifikasi permasalahan secara khusus yang terjadi pada proses inside trimming, proses welding (HFRW), proses sizing & straightening, proses squeeze rolling, dan proses rotary cut-off di PT ABC menggunakan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC. Pada latar belakang mengidentifikasi tahapan define, measure, dan analyze. Bab ini juga memuat perumusan masalah penelitian, tujuan penelitian, batasan penelitian, manfaat penelitian, dan sietematika penelitian.

Bab II Landasan Teori

Pada bab landasan teori memuat referensi teori yang relevan terkait dengan permasalahan penelitian. Memaparkan definisi dan metode- metode yang digunakan dalam penelitian dengan tujuan untuk pemahaman dasar terkait permasalahan yang dibahas. Teori yang digunakan untuk mengidentifikasi masalah meliputi Six Sigma, DMAIC, SIPOC, Critical To Quality (CTQ), Peta Kendali-p, Fishbone Diagram, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Kapabilitas Proses, dan 5 Why’s.

Bab III Metodologi Penelitian

Pada bab metodologi penelitian memuat tahapan penelitian secara rinci yang digambarkan dalam bentuk model konseptual serta sistematika pemecahan masalah menggunakan metode Six Sigma yang dimulai dari tahapan identifikasi masalah, pengumpulan dan pengolahan data, dan pendefinisian kesimpulan.

(9)

9

Bab IV Pengumpulan dan Pengolahan Data

Pada bab pengumpulan dan pengolahan data memuat sumber data yaitu data primer yang didapat dari perusahaan yang digunakan dalam proses penelitian, Tahap pengumpulan data dilakukan dengan observasi terhadap objek penelitian yaitu ERWP spesifikasi SNI 0039:2013 OD 16 INCH WT 6,4 MM. Tahap pengolahan data dilakukan dengan memaparkan prioritas perbaikan dan hasil rancangan usulan perbaikan terhadap permasalahan yang telah diidentifikasi.

Bab V Analisis Hasil Rancangan

Pada bab ini memuat hasil analisis dampak terhadap hasil rancangan usulan perbaikan. Pada bab ini juga memaparkan perbedaan antara keadaan aktual perusahaan dengan usulan penyelesaian masalah.

Bab VI Kesimpulan dan Saran

Pada bab ini memuat hasil akhir proses penelitian berupa hasil pengolahan rancangan usulan perbaikan yang dilakukan serta memberikan saran untuk PT ABC sebagai solusi penyelesaian masalah yang dapat dijadikan sebagai pertimbangan dalam menentukan keputusan.

Gambar

Tabel I. 1 Critical To Quality ERWP spesifikasi SNI 0039:2013 OD 16 INCH WT 6,4  MM
Tabel I. 1 Critical To Quality ERWP spesifikasi SNI 0039:2013 OD 16 INCH WT 6,4  MM (Lanjutan)
Tabel I. 2 Data Jumlah Produksi dan Jumlah Produk Defect untuk Produk ERWP  spesifikasi SNI 0039:2013 OD 16 INCH WT 6,4 MM
Tabel I. 3 Informasi Jenis Defect ERWP spesifikasi SNI 0039:2013 OD 16 INCH WT 6,4  MM  Jenis   Defect  Deskripsi  Visualisasi Defect  Misalignment  (HL)
+3

Referensi

Dokumen terkait

Dalam penelitian ini penulis melakukan analisis perusahaan mulai dari analisis bisnis internal dengan analisis value chain dan analisa kekuatan dan kelemahan, analisis bisnis

“Posisikan kedua tangan Anda yang saling menggenggam satu sama lain, seperti orang berdoa, erat tapi santai… sebentar saya akan menghitung satu hingga tiga… dan setiap

Hasil penelitian ini berbeda dengan penelitian RCT yang dilakukan oleh Sinha di India yang menemukan bahwa secara umum rate kegagalan terapi ARV dua kali lebih cepat

Dari hasil pemeriksaan laboratorium terhadap Penyakit Paratuberculosis tahun 2013, ada 23 dari 641 sampel (3,59%) hasilnya seropositf terhadap Paratuberculosis,

Kelompok dari Miogypsinidae dan Miogypsinoides. Bentuk test pipih, segitiga atau asimetris. Kamar embrinik terletak di pinggir atau di puncak, dengan protoconch

Upaya Peningkatan Hasil Belajar Georafi Pada Materi Sebaran Flora Dan Fauna Di Indonesia Dengan Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Trowing

Pencarian atau penggalian informasi arkeologi bagi pengembangan penelitian arkeologi perlu mengembangkan metode atau pendekatan penelitian arkeologi yang bersandar pada

Selanjutnya Muchtadi (1996) menambahkan bahwa dampak dari arus globalisasi yang paling nyata terlihat pada penduduk di perkotaan adalah gaya hidup konsumsi